Anda di halaman 1dari 1

ABSTRAK

Sambo, M.Abdurrohman. 2015. Uji Efektivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Daun Tapak
Liman (Elephantopus scaber L.) Terhadap Staphylococcus aureus Secara In
Vitro. Tugas Akhir, Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya, Program Studi
Pendidikan Dokter. Pembimbing: (1) Dr.dra. Sri Winarsih, Apt, M.Si, (2) dr. Nanik
Setijowati, M.Kes.
Resistensi antimikroba masih menjadi persoalan bagi masalah kesehatan di dunia.
Bakteri Staphylococcus aureus merupakan patogen yang dapat menyebabkan berbagai
infeksi telah mengalami resistensi terhadap berbagai agen antimikroba. Oleh karena itu
diperlukan antibakteri alternatif. Salah satunya daun Tapak Liman (Elepahantopus scaber)
yang memiliki kandungan lupeol. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh
ekstrak daun Tapak Liman (Elephantopus scaber) terhadap pertumbuhan bakteri
Staphylococcus aureus secara in vitro. Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian
eksperimental laboratorik dengan post-test only control group design. Metode yang
digunakan adalah uji dilusi tabung untuk menentukan Kadar Hambat Minimum (KHM). Uji
dilusi agar dilakukan untuk mengetahui Kadar Bunuh Minimum (KBM). Konsentrasi Ekstrak
yang dipakai yaitu 0%; 10%; 12%; 14%: 16%; 18%; 20%; 22%. Pada penelitian ini KHM
adalah pada konsentrasi 20%. Sedangkan KBM diperoleh dari penelitian adalah 22%. Hasil
statistik One-way ANOVA menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan pada perubahan
konsentrasi ekstrak daun Tapak Liman (Elephantopus scaber) terhadap jumlah koloni
Staphylococcus aureus (p<0,05). Uji korelasi menunjukkan adanya hubungan negatif sangat
kuat antara konsentrasi ekstrak dengan jumlah koloni (Korelasi, r = -0.982; p,0,05).
Berdasarkan penelitian ini, dapat disimpulkan bahkwa ekstrak etanol daun Tapak Liman
mempunyai efek antibakteri terhadap Staphylococcus aureus dengan KHM pada
konsentrasi 20% sedangkan KBM pada konsentrasi 22%.

Kata Kunci : ekstrak daun Tapak Liman, Staphylococcus aureus, antibakteri