Anda di halaman 1dari 32

Skenario

Seorang pria 50 tahun datang ke


RS dengan keluhan bengkak pada
kedua kaki yang makin besar.
Bengkak sudah dirasakan sejak 1
bulan yang lalu. Riwayat demam
hilang timbul. Buang air kecil dan air
besar lancar.

Kata Kunci

Pria 50 tahun
Bengkak pada kedua kaki (1 bulan)
Demam hilang timbul
Buang air kecil dan besar lancar
Bengkak makin membesar

Pertanyaan
1. Apa yang dimaksud edema?
2. Faktor-faktor yang menyebabkan
edema.
3. Organ-organ yang terkait.
4. Morfologi,histologi, dan fisiologi dari
organ-organ yang terkait.
5. Mekanisme dari kaki bengkak.
6. Keadaan normal cairan dan elektrolit
dalam tubuh.

Anatomi Cor

Histologi Cor
Dinding Jantung:
Endokardium: lapisan dalam
jantung
Miokardium: otot jantung
Perikardium: selaput jantung
lapisan parietal dan
lapisan viseral
Serat otot jantung
discus
interkalaris
Serat purkinye trletak di sub
endokardium
desmosom dan
nexus

Fisiologi Cor
Sirkulasi Darah
Sirkulasi sistemik
Ventrikel sinister aorta seluruh jaringan tubuh
vena cava superior dan inferior atrium dexter.
Sirkulasi pulmonal
Ventrikel dexter arteri pulmonalis pulmo vena
pulmonalis atrium sinister
Sirkulasi Koroner
Aorta a. coronaria dexter dan a. coronaria sinister
arteri-arteri
kecil

mengintari
jantung
dan
menghantarkan darah sinus coronaria atrium kanan.

Anatomi Ren

Histologi Ren

Fisiologi Ren
1. Mempertahankan keseimbangan H2O di tubuh.
2. Mengatur jumlah dan konsentrasi sebagian
besar ion CES.
3. Mempertahankan volume plasma yang tepat.
4. Membantu mempertahankan keseimbangan
asam-basa.
5. Mengekskresikan produk-produk akhir
metabolisme tubuh.
6. Mengeluarkan banyak senyawa asing.
7. Fungsi hormonal
8. Aktivasi vitamin D

Anatomi Hepar

Histologi Hepar

Fisiologi Hepar
Fungsi hepar:
1. Detoksifikasi.
2. Metabolisme bilirubin (0,3-1 mg/dl)
3. Metabolisme karbohidrat, protein, dan
lemak.
4. Mensintesis protein plasma dan faktor
pembekuan darah.
5. Tempat penimbunan vitamin dan mineral.
6. Fungsi vaskular: tempat mengalir darah
yang terbesar.

NORMAL

Keseimbangan Cairan

Air

60% berat badan seseorang

1. Cairan intraseluler
40%
2. Cairan ekstraseluler
20%
. Cairan interstisial
15%
. Cairan intravaskular(plasma)
5%
. Cairan transelular
1%-2%

Mekanisme Keseimbangan
cairan
Volume CES
ADH (oleh hipofisis posterior)
Reabsorpsi H2O (tubulus distal)
Pengeluaran urin
Vol. plasma

Mekanisme Renin-AngiotensinAldosteron
vol. CES /

tekanan arteri

Renin
Angiotensin I
Angiotensin II
Aldosteron

tekanan arteri

Reabsorpsi Na tubulus
Vol. CES

Sirosis
hati

Syndro
ma
nefrotik

Cacing
filaria
(filariasi
s)

EDEM
A

malnutri
si

Gagal
jantung

Sindroma Nefrotik

Sirosis hati
Sirosis
Sintesis albumin
Hipoalbuminemia
Cairan keluar ke Interstisial
edema

Gagal Jantung Kiri


Ventrikel kiri tdk dpt
tekanan sistemik menurun
memompa darah dgn baik
mekanis renin-angiotensin- aldosteron
Aliran darah ke ventrikel
kiri menumpuk
edema
Aliran darah ke atrium
menumpuk
Bendungan di sirkulasi paru
Edema pulmonal

Gagal Jantung Kanan


Ventrikel kanan tdk memompa darah
dgn baik
Bendungan vena sistemik
edema

Gizi
Malnutrisi
plasma
(albumin)
Edema

Kadar Protein
protein
tekanan onkotik

FILARIASIS
Merupakan penyakit menular tropis
yang disebabkan oleh cacing filaria
yang ditularkan melalui berbagai jenis
nyamuk.

JENIS-JENIS CACING FILARIA


Subkutan Filariasis
Serosa Rongga Filariasis
Filariasis Limfatik :
- Wuchereria bancrofti
- Brugia malayi
- Brugia timori

SIKLUS HIDUP CACING


FILARIA
Tahap Pertama
Perkembangan cacing filaria dalam
nyamuk sebagai vektor ( 2
minggu)
Tahap Kedua
Perkembangan cacing filaria dalam
tubuh manusia ( 7 bulan)

EPIDEMIOLOGI FILARIASIS
Endemis didaerah tropis dan sub tropis.
Cepat menular karena filariasis dapat
ditularkan oleh 23 spesies nyamuk dari
genus Anopheles, Celux Mansonia,
Aedes dan Armigeres.
Di indonesia ada 3 species cacing yang
menyebabkan filariasis :
- Wuchereria bancrofti
- Brugia malayi
- Brugia timori

Cara Penularan Cacing Filaria

Nyamuk mengisap darah seseorang


yang telah tertular sebelumnya
larva microfilaria stadium III ini ikut
masuk dalam pembuluh darah atau
pembuluh limfe
larva stadium IV
larva stadium V (macrofilaria)
menyumbat pembuluh limfe
edema

DIFERENSIAL DIAGNOSA
Kaki Bengkak
Demam
Unilatera

Bilateral
l
Sirosis Hati

P:L

1:2

1:2

1:1

Malnutrisi

1:1

Filariasis

1:2

Sindrom
Nefrotik
Gagal
Jantung
Kongestif

Anda mungkin juga menyukai