Anda di halaman 1dari 21

KATA PENGANTAR

Assalamualaikum wr.wb.
Puji syukur kami ucapkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan
karunianya sehingga penyusunan makalah ini dapat selesai. Adapun makalah ini di susun
untuk memenuhi tugas mata pelajaran Fiqih sebagai bagian dari tugas di semester 2.
Makalah dengan judul Sistem Pemerintahan di Negara-Negara Islam ini pada
dasarnya kami ambil dari beberapa sumber, baik itu berupa buku maupun media lain seperti
Internet. Kemudian kami menggabungkannya menjadi satu makalah yang Insya Allah mudah
dibaca dan dipahami oleh para pembaca.
Meskipun makalah ini kami ambil dari berbagai sumber, bukanlah berarti makalah ini
telah sempurna.Karena kami pun menyadari masih banyak kekurangan di setiap bagianbagian yang kami susun. Oleh sebab itu, kami mengharapkan kritikan dan masukan yang
bersifat membangun dari pembaca untuk penyempurnaan di masa mendatang. Amin.
Akhirnya , kami ucapkan terima kasih kepada Guru Fiqih (Pak Daud Lubis) yang telah
menugaskan tugas makalah ini kepada kami , semoga kami bisa menjadi lebih baik lagi. Dan
harapan kami, semoga dengan adanya makalah ini dapat memberikan manfaat serta
kemudahan dalam pembelajaran.

Wassalam,
Padangsidimpuan, Oktober 2013

Kelompok III

1 |HALAMAN

(penyusun)

DAFTAR ISI
hal
KATA PENGANTAR............................................................................................. 1
DAFTAR ISI........................................................................................................ 2
BAB I : PENDAHULUAN

Latar Belakang...................................................................................... 3
Rumusan Masalah................................................................................. 3

BAB II : PEMBAHASAN

PAKISTAN................................................................................................
YORDANIA..............................................................................................
IRAN.......................................................................................................
MESIR.....................................................................................................
TURKI.....................................................................................................
MAROKO.................................................................................................

4
6
8
10
12
16

BAB III: PENUTUP

Kesimpulan............................................................................................. 19

DAFTAR PUSTAKA.............................................................................................. 20

2 |HALAMAN

BAB I
Pendahuluan
Latar Belakang
Islam dari pengalaman sejarahnya tidak mengenal negara yang berdasarkan kebangsaan atau etnis.
Sekalipun yang memerintah dari etnis tertentu seperti Arab atau Turki, tetapi umat tidak memandang pada
kebangsaan tersebut. Sampai awal abad ke 20 umat Islam masih berkeyakinan bahwa mereka berada
dibawah sebuah pemerintahan Khalifah yakni pemerintahan yang mendasarkan pada kesatuaan agama
dengan tanpa memperhatikan batas teritorial. Persoalan lainnya yang tidak kalah pentingnya dari sekedar
perdebatan tentang negara adalah bagaimana sebuah negara Islam dapat menerapkan ajaran Islam
(Syariah)
dalam
institusi
negara.
Penerapan syariat Islam merupakan problem kontemporer pada beberapa negara yang
berpenduduk muslim. Syariat Islam diyakini sebagai satu panduan tentang tata cara yang benar dalam
menyelenggarakan kehidupan muslim, termasuk dalam hal bernegara. Namun pada waktu tertentu,
penerapan syariat Islam justru menjadi perdebatan yang panjang khususnya ketika hal itu berkaitan
dengan satu sistem pemerintahan modern yang disebut negara.
Jika syariat Islam sudah menjadi kosa kata yang Islami dalam artian berasal dari khasanah
peristilahan (musthalahat) Islam, maka negara bukanlah peristilahan yang berasal dari Islam. Sebagai
rujukan standar, tidak satupun kata ini ditemukan dalam al-Quran maupun Sunnah Nabi Muhammad
SAW. Apalagi jika menjadi satu frasa Negara Islam.
Meskipun demikian, perkembangan berikutnya, negara Islam setelah mengalami rekonstruksi
sedemikian rupa telah menjadi perbendaharaan bahkan cita-cita tersendiri bagi umat Islam. Tidak heran,
beberapa negeri berpenduduk muslim mulai berupaya mewujudkan suatu pemerintahan yang berdaulat
dengan nama negara Islam. Misalnya, Negara-negara yang menjalankan hokum syariat islam atau Negara
yang penduduknya mayoritas islam dalam makalah ini.
Rumusan Masalah
1. Sebutkan sistem pemerintah di negara-negara Islam atau negara yang mayoritas
penduduknya adalah umat Islam?

3 |HALAMAN

BAB II
PEMBAHASAN
1.PAKISTAN
LAMBANG PAKISTAN
Lambang negara Pakistan resmi digunakan di Pakistan pada
1954.
Lambang ini berwarna hijau dengan bulan sabit dan bintang di
puncaknya yang melambangkan Islam, sebagai agama
mayoritas di Pakistan. Pada bagian tengah terdapat perisai
yang terbagi empat yang menampilkan gambar tanaman
utama Pakistan antara lain tanaman kapas, teh, gandum,
dan yute. Rangkaian bunga di sekililing perisai adalah Melati
Pujangga (bunga nasional Pakistan) dan melambangkan
Kemaharajaan Mughal yang menjadi warisan budaya
Pakistan. Gulungan kertas di bawahnya bertuliskan semboyan
nasional
motto dalam bahasa Urdu, yang diciptakan oleh
Lambang Pakistan
Muhammad Ali Jinnah,
yang
dibaca
dari
kanan
ke
kiri:

(bahasa Urdu: )Iman, Ittehad, Nazm yang berarti "Iman, Persatuan, dan Disiplin".

PEMIMPIN NEGARA
Kepala Negara
Presiden Asif Ali Zardari
Asif Ali Zardari (bahasa Urdu, Sindhi: )
(lahir 26 Juli 1955) adalah Presiden Pakistan sejak 9
September 2008 dari Partai Rakyat Pakistan (Pakistan People's
Party, PPP). Zardari adalah suami dari Benazir Bhutto (alm)
yang pernah menjadi Perdana Menteri Pakistan.
Setelah terpilih menjadi presiden, dia terus dirongrong
kekuasaannya sebagai pemimpin yang tidak bermoral. Dia
terus dicerca, dicemooh, dan dicaci maki. Persoalan yang
paling banyak dihujat ialah yang terkait dugaan korupsi.
Sepanjang sejarah Pakistan, dia akan menjadi kepala negara
yang akan turun dalam kondisi berlumuran kesalahan.
Padahal, dia naik ke kekuasaan dengan janji untuk menegakkan dan memulihkan kembali
undang-undang parlemen yang diperkenalkan ayah mertuanya pada tahun 1973.
4 |HALAMAN

Amandemen Undang-undang ke-18 yang ditandatangani pada Senin tanggal 10 April


2010 akan mengulang kembali empat dekade pelanggaran oleh penguasa militer atas
konstitusi. Perubahan Undang-undang itu akan menyebabkannya terancam dicopot dari
jabatannya dan penunjukan pemimpin baru dari kalangan militer yang berpengaruh. Juga
dapat mengurangi ketegangan politik yang kian memanas sejak dia terpilih menjadi
presiden.
Pada 6 Desember 2011, ia mengalami serangan jantung ringan dan menjalani operasi
di Dubai. Dengan absennya Presiden Asif, Perdana Menteri Yousaf Raza Gillani bertanggung
jawab atas pelaksanaan pemerintahan.
Kepala Pemerintahan
Perdana Menteri Yousaf Raza Gillani
Syed Makhdoom Yousaf Raza Gilani (bahasa Urdu:

( ) lahir 9 Juni 1952) adalah politikus dan


Perdana Menteri Pakistan ke-17. Dia menjabat perdana
menteri sejak tahun 2008. Dia juga Wakil Ketua Partai
Rakyat Pakistan (PPP: Pakistan Peoples Party) sejak tahun
1998. Mulai Senin tanggal 18 April 2010, berdasarkan
konstitusi baru Pakistan, dia memegang kekuasaan bersama
Presiden Asif Ali Zardari.Ia lahir di Karachi dan memiliki
keluarga dari Mutan. Pada 22 Maret 2008, dia terpilih
sebagai perdana menteri.

SISTEM PEMERINTAHAN
Pakistan menerapkan sistem pemerintahan presidensial dengan didasarkan atas UUD
1962 yang berlaku sampai tahun 1969. Berdasarkan UUD tersebut, badan eksekutif terdiri
atas presiden yang beragana Islam beserta para menteri. Perdana menteri merupakan
pembantu dan tidak boleh merangkap menjadi anggota badan legislatif. Presiden
mempunyai wewenang untuk memveto rancangan undang-undang yang telah diterima
badan legislatif. Veto ini oleh badan legislatif dapat dibatalkan kalau rancangan undangundang itu diterima lagi oleh badan legislatif dengan mayoritas 2/3 suara. Sebaliknya,
presiden dapat mengajukan rancangan undang-undang yang dikeluarkan itu pada suatu
referendum.
Selain itu, presiden mempunyai wewenang untuk membubarkan badan legislatif.
Namun, dalam hal ini dia juga harus mengundurkan diri dalam waktu empat bulan dan
mengadakan pemilihan umum baru. Dalam keadaan darurat, presiden berhak mengeluarkan
ordonansi yang harus diajukan pada badan legislatif dalam masa paling lama enam bulan.
Presiden dapat dipecat (impeach) oleh badan legislatif kalau melanggar undang-undang
dasar dalam hal berkelakuan buruk, dengan 3/4 jumlah suara badan legislatif. Akan tetapi,
jika anggota-anggota yang memulai mosi pemecatan itu tidak berhasil memperoleh suara
50% dari suara, maka mereka dikeluarkan dari badan itu.
5 |HALAMAN

2.YORDANIA
, Al-'Urdun), resminya Kerajaan Hasyimiyah Yordania (Bahasa
Yordania ( /drdn/: Bahasa Arab: ,
) , Al-Mamlaka al-Urduniyya al-Hashemiyya) adalah sebuah kerajaan di Tepi Barat Sungai
Arab:
Yordan. Negara ini berbatasan dengan Arab Saudi di timur dan tenggara, Irak di timur-laut, Suriah di utara dan Tepi
Barat dan Israel di barat, berbagi kekuasaan atas Laut Mati. Satu-satunya pelabuhan Yordania adalah di ujung baratdaya, di Teluk Aqaba, yang sebagiannya juga dikuasai oleh Israel, Mesir, dan Arab Saudi. Lebih dari separuh
Yordania diliputi oleh Gurun Arab. Tetapi, bagian barat Yordania berupa hutan dan lahan layak tanam. Yordania
adalah bagian dari Bulan Sabit Subur. Ibu kota dan pusat pemerintahannya adalah Amman.
Yordania didirikan pada tahun 1921, dan diakui oleh Liga Bangsa-Bangsa sebagai sebuah negara di bawah
mandat Britania pada tahun 1922 yang dikenal sebagai Emirat Transyordania. Pada tahun 1946, Yordan
menggabungi Perserikatan Bangsa-Bangsa sebagai negara merdeka yang secara resmi dikenal sebagai Kerajaan
Hasyimiyah Yordania.
LAMBANG NEGARA

Lambang negara Yordania berupa gambar burung yang membentang sayapnya di


dalam tirai yang puncaknya adalah mahkota , ini menggambarkan kerajaan Yordania . Dan
pada kedua sayapnya itu merupakan bendera Negara Yordania.

PEMIMPIN NEGARA
6 |HALAMAN

Raja Abdullah II
As-Sayyid Abdu'llah II bin al-Hussein al Hashimi, Raja Kerajaan
Hasyimiyah Yordania dia lahir pada 30 Januari 1962 di Amman, Yordania).
Diamadalah Raja Hasyimiyah Kerajaan Yordania sejak 7 Februari 1999
menggantikan Raja Hussein.
Abdullah merupakan putra langsung Raja Hussein dengan Putri Muna alHussein, terlahir Antoinette (Toni) Avril Gardiner. Ia memiliki 4 saudara dan
6 saudari. Dia beristrikan Rania Al-Yassin dan memiliki 4 orang anak yaitu
Pangeran Hussein,Putri Iman,Putri Salma, dan Pangeran Hashem.
Perdana Menteri
Nader Dahabi
Nader Dahabi lahir pada 7 Oktober 1946. Dia
diangkat menjadi Perdana Menteri Yordania pada 25
November 2007 menggantikan Perdana Menteri sebelumnya
yaitu Marouf al -Bakhit
Dia

SISTEM PEMERINTAHAN
Sistem pemerintahan Yordania adalah Monarki Konstitusional. Yordania adalah negara
kerajaan turun-temurun dan berparlemen. Islam merupakan agama resmi negara dan
bahasa Arab sebagai bahasa resminya. Semua warga Jordania memiliki kedudukan yang
sama di muka hukum, tanpa perbedaan hak dan kewajiban antara mereka meskipun
berbeda asal keturunan, bahasa, dan agama. Negara menjamin kebebasan menyatakan
pendapat baik lisan, tulisan, dan sebagainya. Dan memberi hak mendirikan organisasi
persekutuan dan partai-partai politik asalkan tujuannya dibenarkan oleh Undang-undang dan
menempuhnya dengan cara damai.
UUD-nya menegaskan bahwa sumber kekuasaan adalah rakyat, dengan kekuasaan legislatif
berada pada parlemen, yang terdiri dari Senat dan Dewan Perwakilan Rakyat, serta Raja.
Kekuasaan eksekutif berada di tangan Raja yang dilaksanakan oleh para menteri. Sedangkan
kekuasaan kehakiman dipercayakan kepada berbagai mahkamah yang mandiri dan yang
menjatuhkan keputusan-keputusan atas nama Raja.Seperti halnya Maroko, di Jordania
hukum perdata dan hukum pidana tidak murni berdasarkan syariah, dan banyak mendapat
pengaruh dari hukum-hukum lain, khususnya hukum barat.

7 |HALAMAN

3.IRAN
Lambang Iran

Lambang negara Iran ( ) berlaku di Iran sejak tahun 1979 Revolusi


Iran menggambarkan stilasi aksara Arab-Persia bertuliskan Allah.
Lambangnya terdiri
atas empat bulan sabit dan sebilah pedang. Empat bulan sabit membentuk tulisan Allah.
Lima bagian keseluruhan melambangkan lima Rukun Islam. Di atas pedang terdapat
lambang shadda: dalam tulisan Arab digunakan untuk menggandakan sebuah huruf. Bentuk
lambang dibentuk menyerupai bunga tulip, untuk mengenang pahlawan yang gugur di Iran:
hal ini karena terdapat kepercayaan purba di Iran, bahwa jika seorang pahlawan muda gugur
secara patriotik maka sekuntum tulip merah akan mekar di makamnya. Belakangan ini
bunga tulip menjadi simbol kesyahidan.
Lambang ini dirancang oleh Hamid Nadimi, dan secara resmi disetujui oleh Ayatollah
Ruhollah Khomeini, pendiri Republik Islam Iran pada tanggal 9 Mei 1980

8 |HALAMAN

Kepala Negara dan Kepala Pemerintahan


Presiden Hassan Rouhani
Hassan Rouhani (juga diterjemahkan sebagai
Rohani dan Rowhani, bahasa Persia: ; lahir 12
November 1948; umur 64 tahun) adalah seorang politikus
Iran, Mujtahid Syiah, rohaniwan muslim, pengacara,
akademisi, diplomat dan Presiden Iran. Ia dipandang
sebagai politikus moderat. Ia telah menjadi anggota Majelis
Ahli sejak tahun 1999, anggota Dewan Kebijaksanaan sejak
tahun 1991, anggota Dewan Keamanan Nasional Agung
sejak tahun 1989, dan kepala Pusat Penelitian Strategis
sejak tahun 1992.
Rouhani juga pernah menjadi wakil ketua Majelis Iran
dan sekretaris Dewan Keamanan Nasional Agung 19892005.[8] Dalam kapasitasnya kemudian, ia juga mantan kepala tim negosiasi nuklir dan
negosiator Iran dengan EU 3 - Inggris, Perancis, dan Jerman - pada program nuklir Iran.
SISTEM PEMERINTAHAN IRAN
Sistem pemerintahan Republik Islam Iran adalah presidensial yang merupakan hasil
elaborasi dari gagasannya tersebut (wilayatul faqih), terbukti jauh lebih viable dibanding
dengan yang diduga oleh banyak orang sebelumnya. Ironisnya Republik Islam Iran adalah
negara pertama dan satu-satunya di antara negara-negara berpenduduk mayoritas Muslim
yang berhasil didirikan dalam masa kontemporer, justru ketika banyak kalangan Islam
cenderung untuk meninggalkan konsep negara Islam.
Dalam banyak segi, Republik Islam Iran adalah bentuk pemerintahan yang paling
mendekati demokrasi yang pernah dimiliki Iran. Republik Islam Iran berdiri dengan
mendapat legitimasi melalui konsensus rakyat dan sebagian besar rakyat Iran tetap
mendukung rezim itu. Di satu pihak, Iran telah memfungsikan pembagian kekuasaan
eksekutif, legislatif, dan yudikatif, namun di pihak lain, Iran menikmati pluralisme terbatas.
Kebebasan untuk mengungkapkan diri dibatasi oleh ideologi Islam Iran dan kepercayaan
bahwa hukum-hukum dan nilai-nilai Islam itulah yang merupakan tuntunan bagi manusia.
Evolusi Islam Iran memiliki perbedaan fundamental dengan revolusi-revolusi lain yang
muncul dalam beberapa dekade terakhir. Proses pembentukan sistem pemerintahan pasca
revolusi juga memiliki beberapa perbedaan prinsipil dengan semua kebangkitan lain.
Hingga sebelum kemenangan Revolusi Islam Iran, tujuan tunggal para pemimpin revolusi di
dunia adalah hanya untuk menumbangkan rezim penguasa dan tidak punya skema untuk
sebuah sistem pemerintahan pasca revolusi. Untuk membentuk sistem pemerintahan,
mereka berkiblat kepada dua model tata kelola negara yaitu sosialis komunis atau liberal
demokrasi.
Islam juga memperkenalkan akal sebagai salah satu dari empat sumber hukum
menyangkut berbagai problema kehidupan. Sementara demokrasi Barat beranggapan
bahwa sesuatu yang ada di alam metafisik, tidak bisa dijadikan sumber hukum dan mereka
9 |HALAMAN

hanya menggunakan akal dan indera sebagai instrumen dalam menyusun regulasi dan
mengatur masyarakat.
Landasan sistem merupakan perbedaan ketiga dan utama antara demokrasi religius
dan liberal demokrasi. Landasan liberal demokrasi dibangun atas tiga pilar yaitu, pertama
humanisme (manusia sebagai poros dan tolok ukur, bukan Tuhan). Nafsu manusia telah
menjadi pusat perhatian untuk perencanaan dan pelaksanaan, bukan sesuatu yang
diturunkan oleh Tuhan untuk kebahagiaan manusia. Landasan kedua dalam liberal
demokrasi adalah pilar kebebasan. Kebebasan tidak memiliki batasan selama tidak
mengancam kebebasan orang lain dan keamanan masyarakat. Pada dasarnya, pemikiran
liberal menilai manusia bebas melakukan apapun kecuali sesuatu yang bertentangan
dengan kebebasan orang lain.

4.MESIR
Lambang Mesir

10 | H A L A M A N

Lambang negara Mesir (Bahasa Arab: ) adalah elang emas dengan kepala
menghadap kanan (sudut pandang elang). Lambang ini disebut "Elang Salahuddin" dengan
cakar tengah menggenggam pita bertuliskan nama resmi negara Mesir Bahasa Arab:
, (Jumhriyyat Mir al-Arabiyyah, "Republik Arab Mesir"). Elang ini mengenakan
perisai di dadanya berwarna merah, putih, dan hitam, warna Bendera Mesir, tetapi dalam
susunan vertikal, sedangkan dalam bendera Mesir warna disusun secara horizontal. Jika
lembang elang ini muncul di atas bendera Mesir, maka warnanya adalah seluruhnya emas
dan putih. Ketika Mesir bersatu dengan Suriah dalam Republik Arab Bersatu (1958-1961),
dan sepuluk tahun sesudahnya, Mesir mempertahankan nama resmi dan dua bintang hijau
bendera persatuan Arab muncul di bagian putih perisai. Pada kurun 1972-1984 elang
Salahuddin digantikan dengan Elang Emas Quraish, sebagai simbol Federasi Republik Arab.
Elang sebagai simbol Salahuddin hingga kini masih diperdebatkan oleh arkeolog.
Simbol elang ditemukan di tembok barat benteng kota Kairo yang dibangun oleh Salahuddin,
sehingga banyak yang menganggapnya sebagai simbol Salahuddin. Lambang Elang
Salahuddin digunakan sebagai simbol gerakan nasionalisme Arab dan muncul dalam
Lambang Irak, Lambang Palestina, dan Lambang Yaman, dan dulu pernah digunakan oleh
Libya. Meskipun demikian elang sebagai simbol sebenarnya bukan hal baru dalam
kebudayaan Mesir bahkan sejak masa Mesir Kuno. Dewa Horus adalah dewa berkepala elang
yang melambangkan kekuatan dan matahari. Lambang kepala Horus juga digunakan
sebagai logo maskapai penerbangan Mesir EgyptAir

Pemimpin Negara
Kepala Negara dan Kepala Pemerintahan
Presiden Adli Mansur
Adli Mansur lahir pada 2 3 D e s e m b 1e 9r 4 5di Kota
Kairo, Mesir. Dia merupakan lulusan dari Univ e r sit a s Kairo
dan
S ekol a h Na sio n al Ad mi nis(ENA)
tr a si Paris, Perancis. Dia menjabat
sebagai presiden pada 3 Juli 2013, menggantikan Presiden
sebelumnya yaitu Muhammad Mursi.
SISTEM PEMERINTAHAN
Mesir menganut sistem pemerintahan semipresidensial jadi Presiden pada esensinya
adalah kepala negara dan kepala pemerintahan. Presiden mengangkat dan memberhentikan
Perdana Menteri dan Menteri-menteri. Menteri-menteri bertanggungjawab kepada People's
Assembly baik secara langsung maupun tidak langsung.
Parlemen terdiri atas (1) Majlis al-Shura yang fungsinya secara tradisi adalah selaku
badan konsultatif dengan sekurangnya 150 kursi dengan mana 1/10-nya ditunjuk oleh
Presiden untuk masa bakti 6 tahun; (2) People's Assembly dipilih lewat Pemilu langsung dan
terdiri atas 454 orang. Consultative Assembly berdiri tahun 1980, di mana ia terdiri atas 264
11 | H A L A M A N

anggota dengan ketentuan 2/3 dipilih lewat Pemilu langsung sementara 1/3 diangkat oleh
Presiden]. Perubahan-perubahan di Mesir masih terus berjalan

5.TURKI
Lambang Turki

12 | H A L A M A N

Lambang Turki adalah sebuah oval merah yang mengandung sebuah bulan sabit
dan bintang dari bendera Turki dan dikelilingi nama resmi negara ini dalam bahasa Turki.
Lambang negara Turki ini sedikit menyerupai lambang Kerajaan Ottoman.
PEMIMPIN NEGARA
Kepala Negara
Abdullah Gl

Gl berkenalan dengan politik sayap kanan di masa SMAnya. Saat duduk di universitas, ia menjadi anggota nasionalisIslamis-Mill Trk Talebe Birlii (Perhimpunan Mahasiswa
Nasional Turki) mengikuti Byk Dou (Timur Agung) Necip
Fazl saat ini. Ia terpilih sebagai anggota parlemen Turki untuk
Refah Partisi (RP, "Partai Kesejahteraan") dari Kayseri pada
1991 dan 1995. Pada 1999, ia mempertahankan krusinay
sebagai anggota Fazilet Partisi (FP, " Partai Kebajikan"),
pengganti Refah Partisi. Ia adalah salah satu pendiri Adalet ve
Kalknma Partisi (AK Parti, "Partai Keadilan dan Pembangunan).
Ia terpilih lagi untuk mewakili Kayseri pada 2002.
Gl dianggap kurang mampu berperan sebagai Perdana Menteri, khususnya dalam
perundingan-perundingan dengan Amerika Serikat menyangkut partisipasi Turki dalam
perang Irak. Namun, ia segera membuktikan kemampuannya sebagai menteri luar negeri,
dan menjadi pemain utama bukan saja dalam upaya Turki untuk mendapatkan tanggal untuk
bergabung dengan Uni Eropa, tetapi juga dalam upaya untuk memperbaiki hubungan
dengan Suriah dan mempertahankan hubungannya dengan negara-negara berbahasa
Turkik di Asia Tengah dan Kaukasus.

Kepala Pemerintahan
Perdana Menteri Recep Tayyip Erdoan
Recep Tayyip Erdoan (lahir 26 Februari 1954) adalah
seorang politikus Turki. Ia menjabat Perdana Menteri Turki sejak
14 Maret 2003. Ia juga seorang pimpinan Adalet ve Kalknma
Partisi (AKP, atau Partai Keadilan dan Pembangunan). Pada
tahun 2010, Erdogan terpilih sebagai muslim 2 paling
berpengaruh di dunia.[1]

13 | H A L A M A N

Erdogan terpilih Sebagai Walikota Istanbul dalam pemilu lokal pada 27 Maret 1994.
Dia dipenjara pada 12 Desember 1997 karena puisinya yang bermasalah. Setelah empat
bulan di penjara, Erdogan mendirikan Partai Keadilan dan Pembangunan (Partai AK) pada
tanggal 14 Agustus 2001. Dari tahun pertama, Partai AK menjadi gerakan politik terbesar
yang didukung publik di Turki. Pada pemilihan umum tahun 2002, Partai AK memenangkan
dua pertiga kursi di parlemen, membentuk pemerintahan partai tunggal setelah 11 tahun.
SISTEM PEMERINTAHAN
Sekalipun secara struktural Turki dikuasai oleh rezim sekuler, masyarakat dengan
ideologi Islam tidak pernah benar-benar hilang. Mereka bergerak di bawah tanah, menjadi
kekuatan kultural, yang setiap saat bisa muncul.
Turki sebagai suatu negara berpenduduk mayoritas muslim. Kita juga mengenal Turki
sebagai bangsa yang pernah memimpin dunia Islam selama tujuh ratus tahun, dari
permulaan abad ke-13 hingga jatuhnya Kekhalifahan Utsmani pada awal abad ke-20.
Fenomena kehidupan masyarakat Turki menjadi menarik ketika negara itu, yang berdiri
tahun 1923, menyatakan diri sebagai sebuah negara sekuler. Islam, yang telah berfungsi
sebagai agama dan sistem hidup bermasyarakat dan bernegara selama lebih dari tujuh
abad, dijauhkan peranannya dan digantikan oleh sistem Barat.
Turki merupakan negara yang mayoritas penduduknya beragama Islam, yaitu sekitar
99,2% dari penduduk, yang berjumlah sekitar 50.207.000 jiwa, dan sebagian besar
bermukim di bagian utara Turki. Sedangkan bagian selatan Turki dikuasai oleh orang-orang
Yunani, yang beragama Kristen, namun belum mendapat pengakuan dari pemerintah, dan
selebihnya adalah Yahudi. Bahasa resminya adalah bahasa Turki dan sebagian berbahasa
Kurdi, Arab, dan Yunani.
Bangsa Turki tercatat dalam sejarah Islam dengan keberhasilannya mendirikan dua
buah dinasti. Yaitu dinasti Turki Saljuk dan dinasti Turki Utsmani. Dinasti Turki Utsmani
terbentuk setelah kehancuran dinasti Turki Saljuk oleh serangan pasukan Mongol.Bangsa
Turki berasal dari sebuah rumpun bangsa Ural Altaic (rumpun bangsa kulit kuning). Mereka
hidup di kaki Pegununan Altaic, bagian barat dari padang rumput Mongolia. Kemungkinan
besar nenek moyang bangsa Turki mempunyai hubungan yang erat dengan bangsa asli yang
mendiami benua Amerika yang berkulit merah (Indian) daripada dengan bangsa yang
berdiam di Cina, bangsa Samoye, bangsa Hungaria, maupun Mongolia. Mereka berkiprah
dan mengukur sejarah tidak dengan sebutan bangsa Turki, tetapi bangsa Hun.
Karena menyadari akan watak bangsa Turki yang suka berpindah-pindah dan
menjarah suku lain yang lebih lemah, kerajaan-kerajaan yang berkuasa di Timur Tengah
mendirikan pertahanan di Transoksania untuk mempertahankan eksistensi mereka dari
ancaman bangsa Turki.
Kelompok bangsa Turki yang menetap di perbatasan dengan Timur Tengah inilah yang
lambat laun berasimilasi dengan budaya setempat (Islam). Dalam proses asimilasinya,
kelompok ini mulai menyukai budaya baru yang mereka kenal tersebut sehingga mereka
berupaya menahan masuknya kawan sesama bangsa Turki yang masih belum berbudaya
dan suka merusak. Dan inilah awal persinggungan bangsa Turki dengan budaya Islam.
Peradaban Islam dengan pengaruh Arab dan Persia menjadi warisan yang mendalam
bagi masyarakat Turki sebagai peninggalan Dinasti Usmani. Islam di masa kekhalifahan
diterapkan sebagai agama yang mengatur hubungan antara manusia sebagai makhluk
14 | H A L A M A N

dengan Allah SWT sebagai Khalik, Sang Pencipta; dan juga suatu sistem sosial yang
melandasi kehidupan bermasyarakat dan bernegara. Islam yang muncul di Jazirah Arab dan
telah berkembang lama di wilayah Persia, berkembang di wilayah kekuasaan Kekhalifahan
Turki dengan membawa peradaban dua bangsa tersebut. Perkembangan selanjutnya
memperlihatkan pengaruh yang kuat kedua peradaban tersebut ke dalam kebudayaan
bangsa Turki. Kondisi ini menimbulkan kekeliruan pada masyarakat awam yang sering
menganggap bahwa bangsa Turki sama dengan bangsa Arab. Suatu anggapan yang keliru
yang selalu ingin diluruskan oleh bangsa Turki sejak tumbuhnya nasionalisme pada abad ke19. Selanjutnya arah modernisasi yang berkiblat ke Barat telah menyerap unsur-unsur
budaya Barat yang dianggap modern. Campuran peradaban Turki, Islam dan Barat, inilah
yang telah mewarnai identitas masyarakat Turki.
Sultan adalah sekaligus khalifah, artinya sebagai pemimpin negara, Ia juga
memegang jabatan sebagai pemimpin agama. Kekhalifahan Turki Usmani didukung oleh
kekuatan ulama (Syeikhul Islam) sebagai pemegang hukum syariah dan kekuatan tentara,
yang dikenal dengan sebutan tentara Janisssari. Kekuatan militer yang disiplin inilah yang
mendukung perluasan Imperium Usmani, dan juga yang menyebabkan keruntuhannya pada
abad ke-20.
Kegagalan pasukan Turki dalam usaha penaklukan Wina pada tahun 1683, merupakan
suatu awal memudarnya kecermelangan Imperium Turki. Kekalahan tersebut dimaknai
sebagai melemahnya kekuatan pasukan Turki dan menguatnya pasukan Eropa. Lebih
disadari lagi bahwa kekalahan itu menandai kelemahan teknik dan militer pasukan Turki.
Inilah yang menjadi awal munculnya upaya mencontoh teknologi militer Barat yang
dianggap telah maju. Selanjutnya kondisi ini membawa Turki Usmani pada suatu masa
pembaruan atau modernisasi.
Setelah Perang Dunia I pada tahun 1918, dengan kekalahan pihak Sentral yang
didukung oleh Turki, Imperium Turki Usmani mengalami masa kemuduran yang sangat
menyedihkan. Satu persatu wilayah kekuasaan yang jauh dari pusat membebaskan diri dari
kekuasaan Turki Usmani. Bahkan lebih buruk lagi negara-negara sekutu berupaya membagibagi wilayah kekuasaan Turki untuk dijadikan negara koloni mereka. Kondisi porak
porandanya Imperium menumbuhkan semangat nasionalisme pada generasi muda Turki
ketika itu. Pemikiran tentang identitasa bangsa dan pentingnya suatu negara nasionalis
yang meliputi bangsa Turki menjadi wacana yang banyak diperdebatkan.
Pada tahun 1919-1923 terjadi revolusi Turki di bawah pimpinan Mustafa Kemal.
Kecemerlangan karier politik Mustafa Kemal dalam peperangan, yang dikenal sebagai
perang kemerdekaan Turki, mengantarkannya menjadi pemimpin dan juru bicara gerakan
nasionalisme Turki. Gerakan nasionalisme ini, yang pada waktu itu merupakan leburan dari
berbagai kelompok gerakan kemerdekaan di Turki, semula bertujuan untuk
mempertahankan kemerdekaan Turki dari rebutan negara-negara sekutu. Namun pada
perkembangan selanjutnya gerakan ini diarahkan untuk menentang Sultan.
Mustafa Kemal mendirikan Negara Republik Turki di atas puing-puing reruntuhan
kekhalifahan Turki Usmani dengan prinsip sekularisme, modernisme dan nasionalisme.
Meskipun demikian, Mustafa Kemal bukanlah yang pertama kali memperkenalkan ide-ide
tersebut di Turki. Gagasan sekularisme Mustafa Kemal banyak mendapat inspirasi dari
15 | H A L A M A N

pemikiran Ziya Gokalp, seorang sosiolog Turki yang diakui sebagai Bapak Nasionalisme Turki.
Pemikiran Ziya Gokalp adalah sintesa antara tiga unsur yang membentuk karakter bangsa
Turki, yaitu ke-Turki-an, Islam dan Modernisasi.
Politik Kemalis ingin memutuskan hubungan Turki dengan sejarahnya yang lalu
supaya Turki dapat masuk dalam peradaban Barat. Oleh karena itulah penghapusan
kekhalifahan merupakan agenda pertama yang dilaksanakan. Pada tanggal 1 November
1922 Dewan Agung Nasional pimpinan Mustafa Kemal menghapuskan kekhalifahan.
Selanjutnya pada tanggal 13 Oktober 1923 memindahkan pusat pemerintahan dari Istanbul
ke Ankara. Akhirnya Dewan Nasional Agung pada tanggal 29 Oktober 1923
memproklamasikan terbentuknya negara Republik Turki dan mengangkat Mustafa Kemal
sebagai Presiden Republik Turki.
Setelah meniadakan kekhalifahan, politik Kemalisme menghapuskan lembagalembaga syariah, meskipun sebenarnya peranan lembaga ini sudah sangat dibatasi oleh
para pembaru Kerajaan Usmani. Bagi Kemalis, syariat adalah benteng terakhir yang masih
tersisa dari sistem keagamaan tradisional. Lebih lanjut lagi Kemalis menutup sekolahsekolah madrasah yang sudah ada sejak tahun 1300-an sebagai suatu lembaga pendidikan
Islam.
Reformasi agama adalah salah satu contoh tindakan ekstrim dari rezim Kemalis
setelah penghapusan khalifah. Reformasi ini bertujuan untuk memisahkan agama dari
kehidupan politik negara dan mengakhiri kekuatan tokoh-tokoh agama dalam masalah
politik, sosial dan kebudayaan. Selain itu Mustafa Kemal juga mengajukan pemikiran tentang
nasionalisme agama. Menurutnya agama merupakan suatu lembaga sosial dan karena itu
harus disesuaikan dengan sosial dan budaya masyarakat Turki.
Reformasi agama, yang bentuknya upaya Turkifikasi Islam atau nasionalisasi Islam ini
merupakan bentuk campur tangan pemerintah Kemalis dalam kehidupan beragama di
masyarakat Turki. Sekularisme yang sejatinya memisahkan hubungan agama dengan
pemerintahan, di mana negara menjamin kebebasan beribadah, bagi warga negara, pada
pelaksanaannya dijalankan dengan semangat nasionalisme yang radikal dan dipaksakan
oleh Kemalis. Namun penerapan nasionalisasi agama ini hanya bertahan hingga akhir
pemerintahan Kemalis (Partai Rakyat Republik). Sejak tahun 1950, azan kembali diucapkan
dalam bahasa Arab. Mesjid-mesjid di Turki pun hingga saat ini tetap menunjukkan bentukbentuk yang umum sebagaimana mesjid di negara-negara lainnya.
Peradaban menurut Mustafa Kemal, berarti peradaban Barat. Tema utama dari
pandangannya tentang pem-Barat-an adalah bahwa Turki harus menjadi bangsa Barat dalam
segala tingkah laku. Untuk itu Pemerintah Kemalis mengeluarkan kebijakan larangan
menggunakan pakaian-pakaian yang dianggap pakaian agama di tempat-tempat umum dan
menganjurkan masyarakat Turki menggunakan pakaian sebagaimana orang-orang Barat
berpakaian (berjas dan bertopi). Peraturan ini mulai efektif pada November 1925 dan hingga
saat ini masyarakat Turki menggunakan pakaian a-la Barat. Sampai saat ini pemakaian jas
sudah menjadi ciri umum dari masyarakat Turki. Sedangkan pemakaian topi menghilang
bersamaan dengan menghilangnya kebiasaan memakai topi itu pada masyarakat Eropa.

16 | H A L A M A N

Mustafa Kemal juga mengkritik pemakaian jilbab oleh wanita-wanita Turki, tapi
semasa hidupnya tidak ada undang-undang yang secara tegas melarang pemakaian jilbab
tersebut. Pelarangan jilbab secara konstitusional baru terjadi pada tahun 1998, sebagai
reaksi militer atas munculnya fenomena kesadaran yang tinggi dari muslimah-muslimah
Turki dalam menggunakan jilbab dan juga reaksi atas kemenangan Partai Islam Refah pada
pemilu tahun 1995. Selain reformasi agama, reformasi yang paling penting dari rezim
Kemalis adalah reformasi bahasa. Tulisan Arab diganti dengan tulisan Latin, berdasarkan
undang-undang yang diputuskan oleh Dewan Nasional Agung pada 3 Novemeber 1928.
Tujuan reformasi bahasa adalah membebaskan bahasa Turki dari belenggu bahasa asing.
Penekanannya adalah pemurnian bahasa Turki dari bahasa Arab dan Persi. Mustafa Kemal
mengadakan kunjungan di banyak tempat untuk mengajar secara langsung tulisan baru
pada rakyat Turki.
Komite ahli hukum mengambil Undang-Undang sipil Swiss untuk memenuhi keperluan
hukum di Turki menggantikan Undang-Undang Syariah, berdasarkan keputusan Dewan
Nasional agung tanggal 17 februari 1926. Undang-Undang Sipil yang mulai diberlakukan
pada tanggal 4 Oktober 1926 ini antara lain tentang: menerapkan monogami; melarang
poligami dan memberikan persamaan hak antara pria dan wanita dalam memutuskan
perkawinan dan perceraian. Sebagai konsekuensi dari persaman hak dan kewajiban ini
hukum waris berdasarkan Islam dihapuskan. Selain itu undang-undang sipil juga memberi
kebebasan bagi perkawinan antar agama.
Pada I Januari 1935, pemerintah mengharuskan pemakaian nama keluarga bagi setiap
orang Turki dan melarang pemakaian gelar-gelar yang biasa dipakai pada masa Turki
Usmani. Mustafa Kemal menambahkan nama Ataturk, yang berarti Bapak Bangsa Turki,
sebagai nama keluarga. Pada tahun 1935 sistem kalender hijriyah diganti dengan sistem
kalender masehi; hari Minggu dijadikan sebagai hari libur menggantikan hari libur
sebelumnya yaitu hari Jumat.
Pada pemilu 1950, kekuasaan tunggal Partai Republik Rakyat berakhir dan digantikan
oleh partai sekuler beraliran liberal, yaitu Partai Demokrat. Partai pimpinan Adnan Menderes
ini mencoba mngoreksi penyimpangan-penyimpangan sekularisasi yang sudah dijalankan
oleh Partai Republik Rakyat sejak berdirinya negara Turki. Namun Adnan menderes juga tidak
ingin Kemalisme digantikan dengan ideologi lain. Sejak masa pemerintahan Partai Demokrat
inilah masyarakat Muslim yang merupakan mayoritas (98 persen dari 70 juta jiwa) penduduk
Turki dapat melakukan shalat di mesjid-mesjid umum, berpuasa dan melakukan ibadah naik
haji, yang pada masa Rezim Kemalis sulit dilakukan. Selain itu madrasah-madrasah kembali
di buka, sehingga para orang tua dapat kembali menyekolahkan anak mereka di sekolah
agama, setelah mereka menyadari bahwa mereka tumbuh sebagai suatu generasi yang
kering dari nilai dan ilmu agama. Madrasah-madrasah ini kembali ditutup pada tahun 1998
setelah dianggap sebagai lembaga yang mendidik kelompok Islam fundamental yang
keberadaannya menguat dan mengancam ideologi sekuler Turki.
6. MAROKO

17 | H A L A M A N


Kerajaan Maroko ( Arab: ) adalah sebuah negara dengan luas daratan 710, 850 km2.
terletakdiujungutarabagianbaratbenuaAfrika.Membentangluasdariutara,berbatasandenganlautMediterania,
dandariBaratolehSamudraAtlantik(dengangarispantaiyangpanjangnyalebihdari3000Km),dandipisahkan
dariBenuaEropaolehSelatGibraltaratauyangduludikenaldenganSelatJabalThoriq(14Kmberseberangan
langsungdenganSpanyol).DanberbatasandenganMauritaniadiSelatan,DanAljazairdiTimur.

BahasaresmiNegaraKerajaanMarokoialahbahasaArab,danbahasaPerancissebagaibahasakeduayang
jugadigunakansecaraluasolehpendudukMaroko.SedangkanbahasaSpanyol,Inggris,Jerman,danItaliajuga
diajarkandisekolahmenengahdanperguruantinggi
SedangkanagamaresmikerajaanialahagamaIslam(sunni).Selainitu,KonstitusiNegarajugamelindungi
praktikkegiaatanagamasamawilainnya,sepertiYahudidanNasrani.
PEMIMPIN NEGARA
Raja Muhammad VI
Raja Muhammad VI (bahasa Arab: ) atau
dikenal dengan Raja Muhammad bin al-Hassan adalah Raja Maroko saat
ini. Ia dinobatkan sebagai raja pada tahun 1999.
Raja Muhammad VI lahir di Rabat (Maroko pada 21 Agustus 1963
sebagai anak kedua pasangan Raja Hassan II dan Lalla Latifa Hammou dari
sebuah keluarga Berber yang penting. Sebelum tampil sebagai raja, ia menyandang gelar Pangeran Mahkota. Ia
menerima gelar mahkota kerajaan pada 23 Juli 1999 setelah sang ayah wafat. Raja muda ini segera dikenal sebagai
generasi modern yang memimpin kerajaan konstitusional. Raja Muhammad VI mencetuskan kantor Perdana Menteri
Moroko.
Tak lama setelah naik tahta, Raja Muhammad VI berpidato mengenai kondisi negara di televisi dan berjanji
menghapuskan dan menangani korupsi serta menciptakan pekerjaan dan meningkatkan penanganan hak asasi
manusia. Muhammad VI secara umum ditentang oleh gerakan Islam konservatif. Dukungannya untuk pluralisme
politik telah membangkitkan kemarahan beberapa kaum fundamentalis.
Seri Baginda Raja Muhammad VI memiliki seorang saudara lelaki bernama Pangeran Moulay Rachid dan
tiga saudara perempuan masing-masing; Puteri Lalla Meryem, Puteri Lalla Asma, dan Puteri Lalla Hasna. Raja
Mohammed VI menikah dengan Salma Benani (Puteri Lalla Salma) yang seorang insinyur komputer dari Fez di
Rabat pada 21 Maret 2002. Puteri Lalla Salma langsung diberikan gelar Puteri setelah menjadi istri raja. Keluarga
kerajaan ini memiliki seorang anak yaitu Pangeran Mahkota Maulay Hassan yang lahir pada 8 Mei 2003.

18 | H A L A M A N

Perdana Menteri
Abbas El Fassi

Abbas El Fassi merupakan perdana menteri Maroko sekarang. Dia dilahirkan pada
18 September 1940 di Kota Berkane, Maroko.Dia mulai menjabat sebagai Perdana
Menteri Maroko pada 19 September 2007 menggantikan Perdana Menteri Maroko
sebelumnya yaitu Driss Jettou.
LAMBANG NEGARA
Lambang Negara Kerajaan Maroko terdiri dari dua ekor singa yang bertengger pada
kursi singgasana yang diatasnya terdapat mahkota dan bintang segi lima

SISTEM PEMERINTAHAN
Maroko merupakan kerajaan konstitusional dengan parlemen yang dipilih oleh rakyat
dalam sebuah pemilihan umum.Kursiparlementerdiridaridari:Dewanperwakilanrakyat(DPR)yang
dipilihmelaluipemilihanumumlangsung,danDewanPertimbanganyangdipilihmelaluipemilihantidaklangsung
Raja Maroko dengan kekuasaan eksekutif dapat membubarkan pemerintah dan
mengerahkan pasukan militer. Partai oposisi dibenarkan secara hukum, dan beberapa di
antaranya berdiri dalam beberapa tahun terakhir.
Sistem politik Maroko berada dalam kerangka kerja parlementer kerajaan
konstitusional, di mana Perdana Menteri menjadi kepala pemerintahan yang dibentuk oleh
sejumlah partai (multi-partai). Kekuasaan eksekutif dimiliki oleh pemerintah. Sementara
kekuasaan legislatif dibagi bersama antara Pemerintah dan dua kamar di parlemen, yakni
Dewan Perwakilan Rakyat Maroko dan Dewan Konsuler.
Pemerintah yang terdiri dari Perdana Menteri dan Menteri, bertanggungjawab kepada
Raja dan DPR. Setelah pengangkatan anggota anggota pemerintah oleh Raja, Perdana
Menteri
menyampaikan
program
yang
akan
dilakukan.
Di dalam Konstitusi juga disebutkan bahwa Raja dapat memberhentikan menteri
kapan saja. Juga disebutkan bahwa Raja dapat membubarkan Parlemen setelah melakukan
konsultasi dengan pimpinan kedua kamar di Parlemen, menunda Konstitusi, menggelar
pemilihan umum baru, atau menerbitkan dekrit. Namun hal itu baru sekali terjadi, yakni
pada tahun 1965.
Raja juga bertindak sebagai panglima tertinggi Angkatan Bersenjata. Raja Hassan II
berkuasa menggantikan ayahnya yang meninggal pada tahun 1961. Setelah memerintah
Maroko selama 38 tahun, Raja Hassan meninggal dunia di tahun 1999. Kekuasaannya pun
dilanjutkan oleh Raja Muhammad V yang disumpah pada bulan Juli 1999.
Dalam pemilihan umum yang digelar tahun 1998, pemerintahan koalisi dipimpin
Abderrahmane Youssoufi yang merupakan ketua kubu oposisi sosialis. Kabinet yang
19 | H A L A M A N

dibentuknya pun terdiri dari mayoritas anggota partai oposisi. Itu juga merupakan pertama
kalinya dalam sistem politik Arab modern di mana kelompok oposisi dapat memimpin.

BAB III
KESIMPULAN
Dari penjelasan diatas dapat kita simpulakan bahwa banyak negara negara Islam ataupun negara
negara yang mayoritas penduduknya beragama Islam belum menjalankan sistem pemerintahan khilafah,
kita sudah melihat beberapa corak pemerintahan yang ada pada negara timur tengah, namun perlu kita
perjelas bahwa walau negara-negara timur tengah menyatakan islam sebagai agama negara. akan tetapi
sistem pemerintahan yang ada di sana belumlah bisa dikatakan sebagai pemerintahan Islam,ada yang
presidensial dan ada juga yang monarki (kerajaan). Islam hanya mengenal satu sistem politik dan
pemerintahan, yaitu sistem Khilafah. Khilafah adalah istilah yang digunakan oleh Nabi saw. untuk
menyebut sistem politik dan pemerintahan yang Baginda wariskan kepada para Sahabat dan generasi
setelah mereka.
20 | H A L A M A N

Sistem ini berbeda dengan sistem pemerintahan manapun. Sebagai sistem pemerintahan, Khilafah
berbeda dengan sistem republik, yang dipimpin oleh seorang presiden, baik yang menganut sistem
presidentil maupun parlementer. Khilafah juga berbeda dengan sistem monarki yang dipimpin oleh seorang
raja, baik yang menganut sistem monarki absolut maupun monarki parlementer. Khilafah juga berbeda
dengan sistem demokrasi yang menyerahkan kedaulatannya di tangan rakyat, juga dengan sistem teokrasi
yang mengakul kedaulatan di tangan Tuhan yang dijalankan oleh titisan-Nya. Khilafah juga berbeda
dengan sistem autokrasi dan diktator, yang memerintah dengan kekuasaan tunggal dan hukum besi. Karena
itu, Khilafah adalah sistem pemerintahan yang khas dan unik. Inilah satu-satunya sistem yang dibangun
dan terpancar dari akidah Islam.

DAFTAR PUSTAKA
http://aligenoberutu.blogspot.com/2012/04/bentuk-negara-dan-sistempemerintahan.html
http://setabasri01.blogspot.com/2012/05/negara-afrika-utara-bentuk-negara-dan.html
http://id.wikipedia.org/wiki/Mesir#p-search
http://id.wikipedia.org/wiki/Iran#p-search
http://id.wikipedia.org/wiki/Pakistan#p-search
http://id.wikipedia.org/wiki/Abdullah_II#mw-navigation

21 | H A L A M A N