Anda di halaman 1dari 11

plts

pembuat solar panel , penjual solar panel, produsen solar panel, supplier solar
panel, pabrik solar panel, distributor solar panel, pembangkit listrik tenaga
matahari, agen solar panel murah, Hub META PRATIWI 0813 1485 6768
Menyediakan Solar Panel dengan kualitas dan penawaran harga yang terbaik dan
istimewa.
- Diproduksi oleh pabrik dengan peralatan yang terstandarisasi dan lengkap
- Telah teruji oleh konsumen di berbagai negara
- Harga kompetitif dan sesuai dengan kualitas produknya
Solar Panel
Solar Panel atau Solar Module atau orang Indonesia biasa menyebutkannya sebagai
Panel Surya, adalah komponen terpenting dari sebuah Pembangkit Listrik Tenaga
Surya ( PLTS) . Solar panel mengkonversikan tenaga matahari menjadi listrik. Solar
Panel terdiri dari sejumlah Sel silikon ( disebut juga solar cells PV) yang disinari
matahari/ surya, yang lalu menghasilkan photon yang membangkitkan arus listrik.
Sekumpulan Solar Panel dalam satu system disebut Array. Banyaknya jumlah modul
yang dapat disusun secara seri atau parallel- akan menentukan besarnya total
output energi listrik yang dihasilkan.
Apa itu PLTS?
PLTS adalah singkatan dari Pembangkit Listrik Tenaga Surya. Ini adalah sebuah
singkatan/ istilah yang biasa digunakan di Indonesia untuk menyebutkan sebuah
sistem pembangkit listrik independen, yang bersumber bahan baku untuk
membangkitkan energi listriknya berasal dari sinar matahari.
Saya sering menemukan tulisan WP dalam kaitan dengan Panel Surya. Apa itu WP?
WP, singkatan dari Watt-Peak, adalah istilah yang memang biasa digunakan dalam
dunia solar energy. WP menggambarkan besarnya nominal Watt tertinggi yang
dapat dihasilkan dari sebuah solar system. Ini dikarenakan karena energi dari sinar
matahari yang bisa berubah-ubah dalam satu hari. Yang bila digambarkan dalam
sebuah grafik dari hasil pengukuran laboratorium tentang ukuran kekuatan daya
listriknya per satuan waktu, akan tampak seperti gelombang. Ada puncak ( Peak)
dan ada lembahnya, berdasar data-data yang diperoleh dari pengukuran dalam
jangka waktu tertentu.
Contoh :
Sebuah lampu penerang jalan bertenaga solar panel memiliki daya 60wp. Ini artinya
seberapa kuatnya sinar matahari pada saat itu sekalipun, maksimal daya yang
dapat diserap atau output energi yang dihasilkan oleh perangkat tersebut hanya
60watt.
Apa Kelebihan Listrik dari Tenaga Surya Dibanding Sumber Energi Lain?
* Energi yang terbarukan ( renewable energy) , tidak memerlukan BBM lagi
* Bersih, ramah lingkungan
* Umur panel surya panjang ( investasi jangka panjang) : 20-25 tahun

* Praktis. Mudah & murah dalam perawatan


* Sangat cocok untuk daerah tropis seperti Indonesia
Dalam nilai ke-ekonomian, pembangkit listrik tenaga surya memiliki nilai yang lebih
tinggi, dimana listrik dari PT. PLN tidak dimungkinkan, ataupun instalasi generator
listrik bensin ataupun solar. Misalnya daerah terpencil: pertambangan, perkebunan,
perikanan, desa terpencil, dll. Dari segi jangka panjang, nilai ke-ekonomian juga
tinggi, karena Panel Surya memiliki daya tahan 20 - 25 tahun. Baterai dan beberapa
komponen lainnya dengan daya tahan 3 - 5 tahun.
Apakah Solar Panel produksi China dapat dipercaya kualitasnya?
Untuk merk dan asal negara pembuat, khusus di industri solar panel global, sudah
tidak berpengaruh lagi. Selain kualitas produksi, kemampuan teknologi & riset yang
dikuasai sudah sama, ini juga dikarenakan hampir semua bahan baku & bahan
setengah jadi yang diperlukan oleh manufaktur solar panel di seluruh dunia, berasal
dari satu negara saja. Seperti wafer, ingot, PhotoVoltaic Cell, dll. Jadi pada saat ini,
sudah tidak ada lagi perbedaan yang signifikan dalam soal harga dan kualitas
antara buatan Jepang, Eropa, China, maupun USA.
Bahkan untuk beberapa manufaktur solar panel terbesar dunia, sudah memiliki
setiap sertifikasi kualitas baku mutu & green product tingkat international maupun
lokal di negara tempat dimana produknya dipasarkan.
Siapakah LDK SOLAR itu?
LDK Solar adalah produsen solar energy products ( hulu-hilir) terbesar di dunia
Silahkan buka official website-nya di www.ldksolar.com
Apakah Sistem Panel Surya tetap dapat menghasilkan listrik bahkan ketika hari
sedang mendung?
Ya. Pada hari berawan/ mendung yang normal tetap akan ada cukup cahaya yang
dapat diserap untuk menghasilkan listrik, meskipun tentu tidak sebesar ketika pada
saat sinar terik. Teknologi Panel Surya saat ini pada umumnya sudah memiliki
kemampuan menyerap energi yang baik dari intensitas cahaya yang berbeda-beda.
Apakah pada malam hari sebuah PLTS masih dapat menghasilkan listrik?
Tentu saja dapat. Karena energi matahari yang diserap di siang hari akan disimpan
dalam baterai. Energi yang disimpan dalam baterai inilah yang digunakan pada
malam hari.
Bagaimana Cara Kerja Sebuah Pembangkit Listrik Tenaga Surya ( PLTS) ?
Dari gambar diatas, beberapa solar panel di-paralel-kan untuk menghasilkan arus
listrik yang lebih besar. Combiner pada gambar diatas menghubungkan kaki positif
panel surya satu dengan panel surya lainnya. Kaki/ kutub negatif panel satu dan
lainnya juga dihubungkan. Ujung kaki positif panel surya dihubungkan ke kaki positif
charge controller, dan kaki negatif panel surya dihubungkan ke kaki negatif charge
controller. Tegangan panel surya yang dihasilkan akan digunakan oleh charge
controller untuk mengisi baterai. Untuk menghidupkan beban perangkat AC

( alternating current) seperti Televisi, Radio, komputer, dll, arus baterai disupply
oleh inverter.
Charge controller
Digunakan untuk mengatur pengaturan pengisian baterai. Tegangan maksimun
yang dihasilkan solar cells panel pada hari yang terik akan menghasilkan tegangan
tinggi yang dapat merusak baterai.
Inverter
Adalah perangkat elektrik yang mengkonversikan tegangan searah ( DC - direct
current) menjadi tegangan bolak balik ( AC - alternating current) .
Baterai
Adalah perangkat kimia untuk menyimpan tenaga listrik dari tenaga surya. Tanpa
baterai, energi surya hanya dapat digunakan pada saat ada sinar matahari.
Ada berapa macam jenis/ tipe panel surya ?
Ada berbagai macam jenis. Ada yang disebut Morpheus dan Compound. Namun
yang paling popular saat ini adalah Polycrystal dan Monocrystal.
Polikristal ( Poly-crystalline)
Merupakan panel surya / solar cell yang memiliki susunan kristal acak. Type
Polikristal memerlukan luas permukaan yang lebih besar dibandingkan dengan jenis
monokristal untuk menghasilkan daya listrik yang sama, akan tetapi dapat
menghasilkan listrik pada saat mendung.
Monokristal ( Mono-crystalline)
Merupakan panel yang paling efisien, menghasilkan daya listrik persatuan luas yang
paling tinggi. Memiliki efisiensi sampai dengan 15% . Kelemahan dari panel jenis ini
adalah tidak akan berfungsi baik ditempat yang cahaya mataharinya kurang
( teduh) , efisiensinya akan turun drastis dalam cuaca berawan.
Catatan tambahan :
Monocrystaline type lebih terutama lebih banyak diproduksi di China dibanding di
negara lain.
--> Daya serap tinggi di kala terik, namun dikala mendung/ berawan agak kurang
optimal menyerap cahayanya
Polycrystaline diproduksi oleh hampir semua Negara produsen besar solar panel
seperti China, Jepang & Negara-negara Eropa.
--> Berlawanan dengan Monocrystalline, daya serap tipe poly berada dibawah type
mono di kala matahari terik, namun tetap dapat menyerap energy dengan baik di
kala mendung/ berawan.
--> Biasanya harganya lebih mahal dibanding type monocrystaline. Namun untuk di
Indonesia, harganya relatif sama
Berapa perkiraan besarnya biaya yang harus saya keluarkan untuk sebuah PLTS?
Harga panel surya tergantung dari beberapa faktor:
* Type panel/ teknologi/ efisiensi
* Ukuran panel dan daya dalam Watt yang dihasilkan per jam

Sebagai komponen utama dari sebuah PLTS, mari kita lihat dari sisi solar panelnya
dulu.
Biasanya dalam penentuan harga sebuah solar panel didasarkan pada perhitungan
harga per watt peak ( wp) . Kita misalkan saja, harga solar panel per watt-peak
adalah Rp 1. Jadi harga solar panel 60 wp adalah Rp.60. Demikian seterusnya.
Walupun misalnya kapasitas terpasang mencapai hitungan MegaWattPeak
( 1.000.000 WP) , tetap digunakan harga satuan yang sama per WPnya. Kalaupun
ada perbedaan, harga antara yang ber-WP besar dengan yang ber-WP kecil, tidak
akan terlalu jauh per WPnya.
Kembali ke soal berapa besarnya biaya yang diperlukan, harga di tahun 2009
diperkirakan untuk harga solar panelnya sendiri di Jakarta adalah rata-rata sekitar
Rp.30.000/ wp atau USD3/ wp ( kalau di LDK Indonesia, harganya dibawah
IDR27.500/ wp) .
Harga ini tentu saja belum termasuk:
Battery
Charge Controller
Inverter
Penambahan kabel ( diluar paket standar) dan asessoris-asesoris lainnya
Biaya instalasi
Biaya delivery ke daerah
Pajak, perijinan dan lain-lain
Bagaimana cara memanfaatkan energi listrik dari PLTS secara lebih efektif &
efisien?
Karena PLTS sangat tergantung kepada sinar matahari, maka perencanaan yang
baik sangat diperlukan. Perencanaannya terdiri dari:
1. Jumlah daya yang dibutuhkan dalam pemakaian sehari-hari ( Watt-hour) .
2. Berapa jumlah panel surya yang harus dipasang.
3. Berapa unit baterai yang diperlukan untuk kapasitas yang diinginkan dan
pertimbangan penggunaan tanpa sinar matahari.
Dari sini kita lalu menentukan, apakah kita menginginkan FULL OUTPUT atau
PEAK energy saja. Bila yang kita butuhkan adalah FULL OUTPUT, maka akan
diperlukan banyak battery & untuk perhitungan-perhitungan kebutuhannya nanti,
akan ada semacam Faktor-faktor Angka Pengali yang digunakan.
Jika kebutuhannya hanya PEAK saja, artinya ini akan meminimalisir penggunaan
battery ( atau tanpa battery sama sekali) & energi yang dihasilkan terutama untuk
penggunaan di siang hari saja ( Hybrid System. Dikombinasikan dengan listrik PLN,
genset atau sumber energy lain) . Tipe PEAK ini jauh lebih ekonomis dengan ROI
yang lebih cepat. Cocok sekali untuk kalangan Industry ( Pabrik, UKM, dll) ,
Commercial ( Mall, Gedung Perkantoran, dll) serta Telecommunication ( BTS) .
Untuk lebih jelasnya, berikut contoh perhitungannya :
Perhitungan kebutuhan 2200watt FULL OUTPUT:
Asumsi 1 :

Dibutuhkan untuk dapat menyala 24jam


Maka jumlah daya yang dibutuhkan untuk pemakaian sehari-hari adalah :
2200wp x 24jam = 52.800 watt-hour per hari
Asumsi 2 :
Menggunakan Solar panel @ 100wp
Asumsi 3 :
Lama penyinaran dalam 1 hari adalah 4 jam
--> Ini berdasarkan perhitungan energi surya dari jam 7 pagi s/ d jam 5 sore ( 10
jam ) dan asumsi konversi energi minimal 4 jam sehari ( menggunakan konstruksi
solar panel terpasang fixed menghadap 1 arah mata angin saja)
Asumsi 4 :
Menggunakan battery kering type 12volt 100ah ( ah = ampere hour)
Dalam tataran ideal, digunakan faktor angka pengali 2 & 3 untuk menghitung
kebutuhan battery, atau secara total angka pengalinya adalah 6 ( dari 2 x 3) .
Angka pengali 2 ( dua) , timbul karena battery tidak boleh lebih dari 50% kehilangan
kapasitasnya bila ingin battery-nya tahan lama, terutama untuk battery kering
seperti type gel dan AGM. Dengan kata lain diusahakan agar DOD ( Depth of
Discharge ) tidak melampaui 50% karena akan sangat mempengaruhi life time dari
battery itu sendiri.
Faktor angka pengali 3 ( tiga) adalah untuk kebutuhan Battery. Angka 3 ini adalah
kemungkinan terburuk dari jumlah hari yang diasumsikan terjadi hujan/ mendung/
tidak ada sinar matahari selama 3 hari berturut-turut
Namun ada juga yang menghitung langsung faktor angka pengalinya 4 atau 5
saja
Maka berdasar asumsi 1, 2 , 3 & 4, diperoleh perhitungan untuk :
1. Banyaknya solar panel yang diperlukan :
1. Banyaknya solar panel yang diperlukan :
52.800 = 132 pcs
100wp x 4jam
2. Banyaknya Battery yang diperlukan :
52.800 x 2 x 3 = 316.800
316.800 = 264 pcs
1200 ( dari 12v x 100ah)
Harga panel surya tergantung dari beberapa faktor:
Type panel/ teknologi/ efisiensi
Ukuran panel dan daya dalam Watt yang dihasilkan per jam
Berapa perkiraan besarnya biaya yang harus saya keluarkan untuk sebuah PLTS?

Sebagai komponen utama dari sebuah PLTS, mari kita lihat dari sisi solar panelnya
dulu.
Biasanya dalam penentuan harga sebuah solar panel didasarkan pada perhitungan
harga per watt peak ( wp) . Ini juga yang berlaku di pasar internasional untuk
penentuan harga sebuah solar panel.
Kita misalkan saja, harga solar panel per watt-peak adalah Rp 2. Jadi harga solar
panel 60 wp adalah Rp120. Demikian seterusnya. Walupun misalnya kapasitas
terpasang mencapai hitungan MegaWattPeak ( 1.000.000 WP) , tetap digunakan
harga satuan yang sama per WPnya. Kalaupun ada perbedaan, harga antara yang
ber-WP besar dengan yang ber-WP kecil, tidak akan terlalu jauh harga per WPnya.
Kembali ke soal berapa besarnya biaya yang diperlukan, saat ini ( November 2011)
diperkirakan untuk harga solar panelnya sendiri di Jakarta adalah rata-rata sekitar
Rp.30.000/ wp atau USD3/ wp ( kalau di LDK Indonesia, harganya dibawah
IDR27.500/ wp) .
Harga ini tentu saja belum termasuk:
Battery
Charge Controller
Inverter
Penambahan kabel ( diluar paket standar) dan asessoris atau additional options
lainnya
Biaya instalasi
Biaya delivery ke daerah
Pajak, dan lain-lain
Tapi biasanya harga yang berlaku di Indonesia, sudah termasuk Import duty &
delivery cost dari negara asalnya.
Solar Home System ( SHS) merupakan sistem PLTS ( Pembangkit Listrik Tenaga
Surya) yang sangat sederhana. Paket Solar Home System ( SHS) 10Wp ini
diperuntukan bagi penduduk di pedesaan yang belum mendapatkan koneksi ke
jaringan listrik. Didesain untuk pemakaian di rumah-rumah di pedesaan untuk
lampu penerangan.
Untuk perumahan skala menengah, aplikasi Solar Home System ( SHS) dapat
diperluas untuk peralatan rumah tangga lainnya, seperti komputer, Kulkas, Pompa
air, dll, dengan cara meningkatkan kapasitas daya dari Solar Panel dan Baterainya,
dan juga menambahkan perangkat Inverter untuk menghasilkan tegangan AC.
Manfaat Menggunakan Solar Home System :
- Daya Tahan Lama
- Ramah Lingkungan
- Tidak Menghasilkan Gelombang Elektromagnetik

Pemasangan Mudah
Peralatan Sederhana
Sistem Bekerja Baik
Tidak Menggunakan Bahan Bakar
Tidak Ada Pengoperasian Khusus

Listrik Tenaga Surya Skala Rumah Tangga


Untuk listrik tenaga surya skala rumah tangga ada beberapa hal yang perlu
diperhatikan dalam pemasangan panel surya agar diperoleh daya yang optimum,
diantaranya:
1.Jumlah radiasi cahaya matahari
Untuk Indonesia ini tidak menjadi masalah karena Indonesia adalah negara tropis
yang menerima cahaya matahari sepanjang tahun.
2. Sudut panel / kemiringan panel
Yang terbaik adalah meletakan panel tegak lurus dengan dengan arah sinar
matahari. Untuk daerah sebelah selatan katulistiwa, panel diletakan menghadap ke
utara dengan kemiringan besarnya tergantung pada posisinya pada garis bujur.
3. Temperatur panel
Biasanya panel dirancang untuk menghasilkan energi optimum pada suhu ruangan
25 derajat celcius. Jika panel tidak beroperasi pada temperatur tersebut, maka
efisiensinya berkurang. Karena itu biasanya diletakan ditempat yang sejuk dan
banyak angin.
Perancangan Untuk Skala Rumah Tangga
Berikut ini adalah langkah-langkah yang harus dilakukan untuk merancang
pembangkit tenaga surya di rumah anda:
1. Definisikan kebutuhan listrik anda.
2. Tentukan berapa banyak daya yang akan disuplai dengan energi surya.
3. Klasifikasikan mana yang yang bisa disuplai dengan arus DC dan mana yang bisa
disuplai dengan arus AC.
4. Bersasarkan langkah ketiga, hitunglah berapa jumlah panelsurya, baterai,
inverter, titik lampu dan stop kontak yang dibutuhkan
5. Rancanglah penempatan panel untuk memperoleh hasil yang optimum.
6. Hitunglah jumlah kabel yang dibutuhkan.
7. Hubungi toko penjual panel surya dan konsultasikan hasil rancangan anda, siapa

tahu mereka mempunyai saran untuk memperoleh desain yang lebih ekonomis
8. Nilai kondisi keuangan anda dan ambilah keputusan.
9. Pasanglah instalasinya
Perhitungan Teknis
Daya yang dihasilkan oleh panel surya maksimum diukur dengan besaran Wattpeak
( WP ) , yg konversinya terhadap Watthour ( WH ) tergantung intensitas cahaya
matahari yang mengenai permukaan panel. Selanjutnya daya yang dikeluarkan oleh
panelsurya adalah daya panel ( WP ) dikalikan lama penyinaran.
Misalnya sebuah panel dengan berkapasitas 50WP disinari matahari dengan
intensitas maksimum selama 8 jam maka daya yang dihasilkan adalah 50 kali 8 WH
= 400 WH. Daya sebanyak ini dapat digunakan untuk menyalakan 4 buah lampu 25
watt selama 4 jam atau sebuah lampu 40 watt selama 10 jam.
Untuk listrik tenaga surya skala rumah tangga dengan daya 250 watt dibutuhkan
panel surya dengan kapasitas 50wp. Daya 500 watt diperlukan panel surya dengan
kapasitas 100wp, dengan catatan sinar matahari terik. Pada cuaca mendung 50wp
menghasilkan 150watt dan 100wp menghasilkan 300watt.
Panel panel surya dapat disusun secara seri atau paralel. Rangkaian paralel
digunakan pada panel-panel dengan tegangan output yang sama untuk
memperoleh penjumlahan arus keluaran. Tegangan yang lebih tinggi diperoleh
dengan merangkai panel-panel dengan arus keluaran yang sama secara seri.
Misalnya untuk memperoleh output sebesar 12 volt dan arus 12 ampere, kita bisa
merangkai 4 buah panel masing-masing dengan output 12 volt dan 3 ampere
secara paralel. Sementara kalau dirangkai secara seri akan diperoleh output
tegangan sebesar 48 volt dan arus 3 A.
Cara Instalasi Listrik Tenaga Surya ( PLTS)
Untuk melakukan instalasi listrik tenaga surya ( PLTS) sebenarnya sangat mudah
dan bisa dilakukan sendiri tanpa tenaga ahli. Untuk langkah awal instalasi listrik
tenaga surya diperlukan beberapa komponen. Komponen tersebut antara lain:
Panel surya/ solar cells
Controller
Inverter
Battery
Sebelum melakukan instalasi tentunya anda harus tahu fungsi dari komponenkomponen yang sudah disebutkan diatas. Sehingga akan lebih memudahkan dalam
melakukan instalasilistrik tenaga surya ( PLTS) .

1. PANEL SURYA/ SOLAR CELLS


Panel surya adalah alat yang dipasang dibagian atas. Fungsinya untuk merubah
tenaga matahari menjadi listrik. Sel silikon ( disebut juga solar cells) yang disinari
matahari/ surya, membuat photon yang menghasilkan arus listrik. Sebuah solar
cells menghasilkan kurang lebih tegangan 0.5 Volt. Jadi sebuah panel surya 12 Volt
terdiri dari kurang lebih 36 sel ( untuk menghasilkan 17 Volt tegangan maksimun) .
Jenis- jenis panel surya
Polikristal ( Poly-crystalline)
Merupakan panel surya yang memiliki susunan kristal acak. Type Polikristal
memerlukan luas permukaan yang lebih besar dibandingkan dengan jenis
monokristal untuk menghasilkan daya listrik yang sama, akan tetapi dapat
menghasilkan listrik pada saat mendung.
Monokristal ( Mono-crystalline)
Merupakan panel yang paling efisien, menghasilkan daya listrik persatuan luas yang
paling tinggi. Memiliki efisiensi sampai dengan 15% . Kelemahan dari panel jenis ini
adalah tidak akan berfungsi baik ditempat yang cahaya mataharinya kurang
( teduh) , efisiensinya akan turun drastis dalam cuaca berawan.
2. CONTROLLER
integrated dengan Box Batere, merupakan perangkat elektronik berbentuk kotak
yang mengatur aliran listrik dari Modul Surya ke Batere/ Accu dan aliran listrik dari
Batere/ Accu ke Lampu, TV atau Radio/ Tape anda.Charge-Discharge pengontrol
melindungi baterei dari pengisian berlebihan dan melindungi dari korsleting atau
pengiriman muatan arus berlebih ke input terminal. Alat ini juga mempunyai
beberapa indikator yang akan memberikan kemudahan kepada pengguna PLTS
dengan memberikan informasi mengenai kondisi baterai sehingga pengguna PLTS
dapat mengendalikan konsumsi energi menurut ketersediaan listrik yang terdapat
didalam baterai. Selain itu terdapat 3 indikator lainnya yang mengimformasikan
status pengisian, adanya muatan berlebih dan pengisian otomatis pada saat baterai
kosong.
3. INVERTER
INVERTER merupakan rangkaian ELEKTRONIK yang di gunakan untuk mengubah
arus DC ( Direct curent) menjadi arus AC ( alternating curent) .INVERTER dapat di
gunakan pada berbagai macam jenis paralatan elektronika mulai dari laptop,
komputer, tv, mesin fax, play station, dll.dan juga dapat di gunakan untuk sebagai
back up energy bila terjadi pemadaman di suatu aerah oleh pihak PLN. Selain dari
fungsi di atas, INVERTER juga banyak kegunaan lainya, yaitu; dapat di aplikasikan
dengan PLTS( pembangkit listrik tenaga surya) , PLTA( pembangkit listrik tenaga air
atau angin/ bayu) , atau pun jenis pembangkit listrik alternatif lainya.
4. BATERAI
Baterai, adalah perangkat kimia untuk menyimpan tenaga listrik dari tenaga surya.
Tanpa baterai, energi surya hanya dapat digunakan pada saat ada sinar matahari.

Untuk lebih jelasnya akan saya jelaskan dengan bantuan diagram untuk instalasi
listrik tenaga surya. Pada diagram pembangkit listrik tenaga surya dibawah,
beberapa panel surya di paralel untuk menghasilkan arus yang lebih besar.
Combiner pada gambar dibawah menghubungkan kaki positif panel surya satu
dengan panel surya lainnya. Kaki/ kutub negatif panel satu dan lainnya juga
dihubungkan. Ujung kaki positif panel surya dihubungkan ke kaki positif charge
controller, dan kaki negatif panel surya dihubungkan ke kaki negatif charge
controller. Tegangan panel surya yang dihasilkan akan digunakan oleh charge
controller untuk mengisi baterai. Untuk menghidupkan beban perangkat AC
( alternating current) seperti Televisi, Radio, komputer, dll, arus baterai disupply
oleh inverter.
Perhitungan biaya yang dibutuhkan untuk memasang listrik tenaga surya matahari
di rumah / perumahan.
1. Kita mulai dengan perhitungan dulu. Berapakah kebutuhan jumlah total beban di
rumah yang akan menggunakan tenaga dari solar panel? Dari tagihan listrik, bisa
dilihat tingkat konsumsinya dalam bentuk kWh ( kilowatt per jam) setiap bulan
misalnya. Nah dari situ kita bisa identifikasikan berapa kWh yang dibutuhkan tiap
hari, misalnya 200 watt.
2. Pertanyaan selanjutnya adalah : Berapa lama beban yang totalnya 200 watt ini
akan dihidupkan dengan menggunakan sistem solar panel ? Boleh kita ambil
misalnya 12 jam. Jika 12 jam, berarti total konsumsi daya beban dalam sehari
adalah 12 x 200 kWh = 2.400 watt.
3. Tentunya lebih diuntungkan jika beban yang menggunakan solar panel
dinyalakan pada malam hari. Dengan begini, penggunaan baterai relatif tidak berat
dan dimungkinkan jumlah baterai dapat pula dikurangi jumlahnya, karena listrik
yang disupply tidak hanya oleh baterai tetapi sinar matahari masih turut
memberikan supply.
Mari kita ambil contoh penggunaan sistem solar panel adalah pada pukul 18.00 s/ d
06.00 ( 12 jam) .
4. Sekarang kita hitung berapa besar dan jumlah baterai yang dibutuhkan untuk
mensupply beban sejumlah total 2.400 watt:
Jumlah total 2.400 watt perlu ditambahkan sekitar 20% yang adalah listrik yang
digunakan oleh perangkat selain panel surya, yakni inverter sebagai pengubah arus
DC ( searah) menjadi AC ( bolak - balik) ( karena pada umumnya peralatan rumah
tangga menggunakan arus AC) , dan controller ( sebagai pengatur arus) yakni
menutup arus ke baterai jika tegangan sudah berlebih di baterai dan
memberhentikan pengambilan arus dari baterai jika baterai sudah hampir kosong.
Sehingga jika ditambahkan 20% , maka total daya yang dibutuhkan adalah 2.400 x (
2.400 x 20% ) = 2.880 watt.
5. Dari 2.880 watt tersebut, jika dibagi 12 V ( tegangan umum yang dimiliki baterai)
maka kuat arus yang dibutuhkan adalah 240 Ampere. Maka, jika kita menggunakan
baterai yang sebesar 65 Ah 12 V, maka kita membutuhkan 4 baterai ( 65 x 12 x 4 =
3.120 watt) .
6. Dengan mendapatkan 3.120 watt ini, kita akan mendapatkan jumlah panel yang
kita butuhkan, termasuk besarannya yakni sebagai berikut. Jika menggunakan

ukuran panel yang 100 wp ( watt peak) , maka dalam sehari panel ini kurang lebih
menghasilkan supply sebesar 100wp x 5 ( jam) = 500 watt.
Adapun 5 jam didapat dari efektivitas rata-rata waktu sinar matahari bersinar di
negara tropis seperti Indonesia, dan 5 jam ini sudah menjadi semacam perhitungan
rumus baku efektivitas sinar matahari yang diserap oleh panel surya. Maka jika 1
panel yang 100 wp mampu memberikan listrik sejumlah 500 watt, didapatkan total
panel yang dibutuhkan adalah sejumlah 3.120 watt / 500 watt = 7 panel ( baiknya
kita lebihkan) .
7. Kita sekarang sudah berhasil mendapatkan kombinasi antara jumlah panel surya
dan baterai untuk mensupply listrik sejumlah total 3.120 watt yang dinyalakan
selama 12 jam sehari dimana beban yang menggunakannya dinyalakan pada
malam hari antara pukul 18.00 s/ d 06.00 yakni : 7 PANEL SURYA YANG 100 WP DAN
4 BUAH BATERAI 65Ah 12 V.
Perihal harga per wattnya berubah-ubah mengikuti harga solar cell dunia. Jadi jika
menggunakan 7 panel yang 100 wp ( sehingga totalnya = 7 x 100 wp) , maka
estimasi biaya kurang lebihnya bisa ditanyakan ke kami.
CS pembuat solar panel
META PRATIWI
HP : 0813 1485 6768
Telp : 021-75817195
Email : pembuatsolarpanel@ yahoo.co.id
ADE HASTRIDA
PIN : 211046B7
Alamat : Ruko Fatmawati Festival Commercial Area Jl. RS Fatmawati Blok D 6 No.50
Cilandak Jakarta Selatan
Jakarta 12420, Jakarta
Indonesia