Anda di halaman 1dari 3

PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA

JUDUL PROGRAM

Kapal Perintis Penjaring Sampah dan Penjernih Air Sungai dengan


Sistem Penyaringan Sederhana
BIDANG KEGIATAN:
PKMT(PKM
TEKNOLOGI)

Diusun oleh :
Rinaldi Eko Sarjono

(4415100023)

Candra Dita Mumpuni

(4415100033)

Fachrul Nizar Exact

(4415100050)

INSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOPEMBER


SURABAYA

2015

A. JUDUL PROGRAM

Kapal Perintis Penjaring Sampah dan Penjernih Air Sungai


dengan Sistem Penyaringan Sederhana

B. LATAR BELAKANG

Dewasa ini sampah organik maupun non-organik banyak


mencemari lingkungan. Hal ini dikarenakan tidak tersedianya tempat
untuk menampung sampah dan kurangnya kesadaran dari tiap individu
tentang pentingnya membuang sampah pada tempatnya, sehingga
masyarakat membuang sampah tidak pada tempatnya. Dan sungailah
yang menjadi sasaran untuk membuang sampah rumah tangga. Akibat
dari tindakan tersebut adalah tersumbatnya saluran air yang dapat
menyebabkan banjir sewaktu musim hujan tiba, dan juga dapat
menyababkan berbagai macam penyakit bagi masyarakat yang tinggal di
sekitar sungai yang tercemar sampah. Disini kami mahasiswa ITS
menawarkan solusi nyata. Kami ingin mengkreasikan Kapal perintis yang
dapat mengarungi sungai-sungai yang tercemarm khususnya di daerah
Keputih. Kapal ini di desain untuk menyaring sampah-samapah yang
memenuhi sungai dengan jarring yang terdapat di bagian depan kapal.
Selain itu kapal ini juga mampu menyaring air sungai yang kotor dan
tidak layak digunakan menjadi layak untuk MCK dengan sistem
penyaring sederhana dibagian bawah kapal. Sistem penjernih air ini mirip
dengan sistem penjernih air pada alat Pure It. Menggunakan sistem yang
sederhana dengan bahan dan alat yang sederhana seperti wadah/drum
untuk menampung air kotor dan air hasil saringan, pipa atau selang untuk
menyedot air kotor dari sungai, arang atau tempurung kelapa, ijuk atau
serabut kelapa,batu dan kerikil, juga pasir halus. Mungkin kedepannya
dapat dibuat alat yang lebih efisien untuk penjernih air, sehingga air hasil
penjernihan di kapal ini dapat didistribusikan ke masyarakat untuk
memenuhi kebutuhan air bersih MCK. Hal ini diharapkan dapat memberi
hasil positif terhadap lingkungan. Selain fungsi kapal untuk menjaring
sampah, kapal ini juga dapat menjernihkan air sungai yang kotor menjadi
air yang layak untuk MCK, sehingga masyarakat dapat menghemat

penggunaan air bersih dari PDAM. Dan sungai pun menjadi bersih dari
sampah-sampah.