Anda di halaman 1dari 3

Klasifikasi

Klasifikasi Reese-Ellsworth adalah metode penggolongan retinoblastoma intraokular


yang paling sering digunakan. Namun, klasifikasi ini tidak menggolongkan retinoblastoma
ekstraokular. Klasifikasi diambil dari perhitungan jumlah, ukuran, lokasi tumor, dan dijumpai
atau tidak dijumpai adanya vitreous seeding.
Klasifikasi Reese-Ellsworth

Group I
a. Tumor Soliter, ukuran kurang dari 4 diameter disc, pada atau dibelakang equator
b. Tumor Multipel, ukuran tidak melebihi 4 diameter disc, semua pada atau
dibelakang equator

Group II
a. Tumor Soliter, ukuran 4-10 diameter disc, pada atau dibelakang equator
b. Tumor Multipel, ukuran 4-10 diameter disc, dibelakang equator

Group III
a. Ada lesi dianterior equator
b. Tumor Soliter lebih besar 10 diameter disc dibelakang equator.

Group IV
a. Tumor Multipel, beberapa besarnya lebih besar dari 10 diameter disc
b. Ada lesi yang meluas ke anterior ora serrata

Group V
a. Massive Seeding melibatkan lebih dari setengah retina
b. Vitreous seeding
Klasifikasi Internasional
berdasarkan Childrens Oncology Group (COG)

Group A Kecil, ukuran < 3mm


Group B Besar, ukuran >3mm
a. Lokasi di macula (< 3 mm dari Foveola)

b. Lokasi di Juxtapapillary (< 1.5 mm dari papil)


c. Dengan cairan sub retina, 3 mm dari margin
Group C Penyebaran local, Retinoblastoma dengan :
a. Penyebaran sub retina < 3mm dari RB
b. Penyebaran Vitreous < 3 mm dari RB
c. Penyebaran sub retina dan vitreous < 3 mm dari RB
Group D Penyebaran difus RB dengan :
a. Cairan sub retina > 3mm dari RB
b.

Penyebaran sub retina > 3mm dari RB

c.

Penyebaran vitreous > 3 mm dari RB

d. Penyebaran sub retina dan vitreous > 3 mm dari RB


Group E Penyebaran Ekstensif Melibatkan > 50% dari bola mata atau :
a. Glaukoma Neovaskular
b. Media opaque akibat perdarahan bilik mata depan, vitreous atau ruang sub-retina
c. Invasi nervus optic post laminar,koroid (>2mm),sclera,orbit dan bilik mata depan
d. Pthisis bulbi post RB
e. Selulitis orbita yang merupakan tumor nekrosis aseptik

Stadium
Tumor mata ini terbagi atas 4 stadium, yaitu :

Stadium I : menunjukkan tumor masih terbatas pada retina (stadium tenang)

Stadium II : tumor terbatas pada bola mata

Stadium III : terdapat perluasan ekstraokuler regional, baik yang melampaui ujung
nervus optikus yang dipotong saat enukleasi

Stadium IV: ditemukan metastase jauh ke dalam otak.

(Sukmaningtyas,Monica.2013.Retinoblastoma.)

Shinder

R, Esmaeli B.

Primary

orbital

cancer

editor. Ophthalmic oncology. New York: Springer; 2011.

in

adults.

Dalam: Bita

Esmaeli,