Anda di halaman 1dari 1

Meningkatkan Nafsu Makan si Kecil

Di usia buah hati 0-3 tahun, perkembangan fisik dan otak anak berlangsung paling
pesat, oleh karena itu tubuh membutuhkan gizi yang banyak, sehingga biasanya
anak memiliki nafsu makan yang baik. Lalu, setelah usia 3 tahun, perkembangan
tubuh tidak lagi sepesat sebelumnya, kebutuhan tubuh akan menurun dan biasanya
diikuti nafsu makan anak yang juga menurun. Jadi dibutuhkan kejelian dan
kreativitas kita agar anak jangan sampai kekurangan gizi akibat tidak mau makan.
Berikut tips yang bisa dipraktikkan:
• Amati porsi yang sesuai untuk si kecil, lalu mulailah dengan porsi makan
kecil. Beri kesempatan si kecil untuk menambah makan jika dia
menginginkan.
• Buat suasana makan yang menyenangkan.
• Sajikan makanan yang variatif dengan gizi seimbang.
• Beri makanan selingan tapi tetap perhatikan asupan gizinya. Jangan beri si
kecil permen, cemilan / snack asin yang mengandung penyedap, minuman
bersoda. Jika si kecil terlalu kenyang makan makanan selingan, dia tidak mau
makan makanan utama lagi. Jadi beri si kecil makanan selingan yang
menyehatkan, misalnya buah-buahan, sayuran.
• Jangan memaksa si kecil jika dia tidak lapar. Pemaksaan akan membuat si
kecil merasa kesal, dan marah, dan dia justru semakin tidak menyukai saat
makan.
• Jangan menakut-nakuti si kecil.
• Ajak si kecil makan bersama keluarga. Pengalaman makan bersama ini akan
menyenangkan si kecil.
• Jika si kecil merasa lapar, dia akan mudah marah, dan rewel.
• Ajak si kecil menentukan menu makan yang akan dimakannya. Ini
mengajarkannya untuk membuat pilihan.
• Ajari si kecil untuk makan sendiri. Pada awalnya mungkin masih berceceran,
dan mengotori sekitar. Biarkan saja, ini menjadi bagian dari proses
belajarnya.
• Beri pujian jika si kecil berhasil menghabiskan makanannya.
• Hindari makanan yang berbau terasa menyengat.

For More Information Please Visit:


www.4sharedknowledge.com