Anda di halaman 1dari 14

ARSIP CAIRAN 2014

1. Seorang wanita mengalami penyakit gagal ginjal kronis sehingga terjadi pengeluaran
protein yang berlebihan di urin. Kadar albumin serum wantia tersebut 2g/dl (N = 3,4
4,8 g/dl). Gangguan yang mungkin terjadi pada wanita terebut adalah:
a. Udem seluruh tubuh karena peningkatan permeabilitas kapiler
b. Udem seluruh tubuh karena penurunan tekanan onkotik plasma
c. Udem seluruh tubuh karena peningkatan tekanan onkotik plasma
d. Udem seluruh tubuh karena penurunan tekanan hidrostatik kapiler
e. Udem seluruh tubuh karena peningkatan tekanan hidrostatik kapiler
2. Seorang pria Tn. Z menderita penyakit hati. Pada pemeriksaan laboratorium, kadar serum
protein pasien tersebut adalah 4 g/dL (Normal = 6,5 8,5 g/dL). Pada pemeriksaan fisik
terdapat asites abdomen. Mekanisme udem pada abdomen Tn. Z tersebut terjadi karena:
a. Peningkatan tekanan hidrostatik kapiler
b. Penurunan tekanan hidrostatik kapiler
c. Peningkatan tekanan onkotik plasma
d. Penurunan tekanan onkotik plasma
e. Peningkatan permeabilitas kapiler dan interstitial
3. Setelah berolahraga, seorang atlet mengalami kehausan dan minum 500 ml air. Kondisi
menyebabkan atlet tersebut segera minum adalah:
a. Berkurangnya volume ekstrasel
b. Berkurangnya volume intrasel
c. Bertambahnya volume interstitial
d. Berkurangnya konsentrasi ekstrasel
e. Meningkatnya konsentrasi natrium intravaskular
4. Seorang ibu penderita hipertensi mengeluh kakinya bengkak pada sore hari. Mekanisme
edema pada pasien tersebut terjadi karena:
a. Peningkatan tekanan osmotik plasma
b. Peningkatan tekanan osmotik interstitial
c. Peningkatan tekanan hidrostatik kapiler
d. Peningkatan tekanan hidrostatik interstitial
e. Peningkatan permeabilitas kapiler
5. Plasmolisis dapat terjadi pada sel darah merah bila terdapat perbedaan tekanan onkotik di
dalam sel dengan di luar sel bila kedalam sampel darah dimasukkan larutan NaCl, maka
larutan mana yang dapat menyebabkan peristiwa tersebut?
a. Larutan NaCl 1,8 %
b. Laurutan NaCl 0,9 %
c. Larutan glukosa 0,18 %
d. Larutan NaCl 0,09 %
e. Larutan NaCl 0,018 %

6.
7. Apa yang terjadi bila seorang minum air berlebih?
a. Diuresis berkurang
b. Sistem ANP terhambat
c. Sistem aldosteron meningkat
d. Sekresi ADH dari hipofisis posterior akan meningkat
e. Rangsangan baroreseptor di sinus karotikus, sinus aorta dan dinding atrium kanan
Seorang anak laki-laki mengalami gangguan saluran cerna yaiitu sering buang air besar
berupa cairan selama 3 hari. Hasil pemeriksaaan laboratorium menunjukkan kadar
natrium 148 mEq/L (normal = 135-147 mEq/L), kalium 4,1 mEq/L (normal = 3,5-5,5
mEq/L), dan klorida 100 mEq/L (normal = 100-106 mEq/L).
8. Jika volume cairan total tubuh banyak keluar tetapi tanpa kehilangan eletrolit, keadaan
apa yang akan terjadi?
a. Terjadi homeostatis cairan
b. Osmolaritas cairan ekstraselular menurun
c. Terajdi peningkatan volume cairan intraselular
d. Cairan ekstraselular dan intraselular lebih pekat
e. Terjadi proses osmosis dari intraselular ke ekstraselular
9. Pada keadaan tersebut kasus diatas dinamakan:
a. Dehidrasi
b. Diuresis
c. Diare
d. Deplesi
e. Homeostatis
10. Banyak negara menjatuhkan hukuman mati dengan suntikan KCl. Bagaimana mekanisme
suntikan tersebut sehingga menyebabkan kematian?
a. Hipernatremia menyebabkan dehidrasi sel otot
b. KCl punya resepetor adrenergik
c. Hipernatremia menyebabkan asidosis letal
d. Hipernatremia menyebabkan kekacauan potensial listrik otot jantung
e. Kenaikan ion kalium menyebabkan polarisasi membran sel
11.
12. Asam yang bisa dikeluarkan melewati sistem respirasi?
a. Asam karbonat
b. Urea
c. Asam sulfat
d. Asam hidroksi-butirat dan asam aseto-asetat
e. Asam lambung

13. Hasil makroskopis yang menyatakan benar eksudat adalah


a. Rivalta +/b. Protein
c. Glukosa 40
d. e.
14. Seorang pasien menderita sirosis hepatitis. Dari pemeriksaan fisik ditemukan: asites (+).
Apakah teknik pengambilan cairan untuk penyakit ini?
a. Thoracocentesis
b. Pericardiocentesis
c. Paracentesis
d. Arthrocentesis
e. Lumbal pungsi
Seorang pasien mengalami diare masif, dengan hasil pemeriksaan elektrolit sebagai
berikut: Natrium 125 mEq/L (normal = 132-145 mEq/L), kalium 2 mEq/L (normal = 3,55,5 mEq/L), klorida 90 mEq/L (normal = 100-106 mEq/L)
15. Pergeseran cairan yang terjadi pada pasien adalah?
a. Cairan dikeluarkan oleh ginjal
b. Cairan pindah dari interstitial ke intrasel
c. Cairan pindah dari intrasel ke interstitial
d. Cairan akan pindah dari intravaskular ke intrasel
e. Cairan akan pindah dari intrasel ke intravascular
16. Bila keadaan pasien tersebut dibiarkan tanpa terapi elektrolit maka pada sel pasien akan
terjadi:
a. Udem sel
b. Dehidrasi sel
c. Hipovolemia
d. Hipolovemia
e. Udem interstitial
17. Bagaimana patofisiologi terjadi hipervolume berupa udem anasarka pada penderita gagal
ginjal?
a. Sintesis albumin berkurang
b. Sintesis ADH meningkat
c. Sintesis aldosteron menurun
d. Pengeluaran albumin melalui urin meningkat
e. Pengeluaran ADH dari hipofisis posterior meningkat
18. Ketika konsentrasi kadar natrium di ekstraselular turun, maka terjadi..
a. Pelepasan ADH
b. Pengkatan ras haus
c. Stimulasi osmoreseptor

d. Pelepasan hormon ANP


e. Peningkatan kadar aldosterone
19. Tujuan penambahan glukosa pada garam oralit dimaksudkan untuk
a. Mengganti nutrisi yang hilang
b. Menambah osmolalitas cairan
c. Meningkatkan penyerapan ion Na dan air
d. Mempercepat penyembuhan luka
e. Menambah aktivitas transporter glut-4
20.
21. Keseimbangan asam basa dalam tubuh diatur oleh beberapa sistem yaitu:
a. Sistem buffer, sistem reproduksi, sistem renal
b. Sistem buffer, sistem respiratori, sistem reproduksi
c. Sistem buffer, sistem respiratori, sistem reproduksi
d. e. 22. Sistem buffer apakah yang paling utama dan terkuat dalam tubuh manusia?
a. Sistem buffer asam karbonat-bikarbonat
b. Sistem buffer protein
c. Sistem buffer fosfat
d. Sistem buffer asam karbonat
e. Sistem buffer HB
23. Melalui sistem apakah asam dapat dikeluarkan dari tubuh?
a. Sistem renal
b. Sistem respiratorik
c. Sistem pencernaan
d. Sistem eksresi
e. Sistem sekresi
24. 25. Pada percobaan ketonusan, dibuat larutan hipertonus didalam tabung reaksi, kemudian
ditambah beberapa tetes darah. Apa yang terjadi?
a. Sel darah merah mengkerut
b. Tidak terjadi perubahan
c. Cairan di dalam tabung reaksi berwarna merah
d. Perpindahan air dari cairan di dalam tabung reaksi kedalam sel darah merah
e. Perpindahan air dan beberapa solut tertentu dari cairan tabung reaksi ke dalam sel
darah

26. Kebutuhan mineral sangat penting bagi kesehatan tubuh manusia, karena mendukung
sejumlah reaksi enzimatis & metabolisme selular. Manakah pernyataan dibawah ini yang
menunjukan bahwa mineral tersebut penting bagi pertumbuhan jaringan?
a. Mineral berada dalam keadaan bebas di dalam cairan tubuh
b. Mineral terikat secara kompleks koordinasi terhadap bio molekul
c. Defisiensi mineral tidak dapat menyebabkan gangguan fungsional tubuh
d. Defisiensi mineral terkait dengan konsentrasi mineral tersebut di dalam darah
e. Mineral adalah bahan penyusun jaringan tubuh
27. Proses absorbsi besi (Fe) yang berasal dari makanan berkisar 5%. Setelah diabsorbsi ion
Fe selanjutnya terikat pada protein Hb di dalam sel darah merah dan sebagian
dipindahkan ke myoglobin, ke jaringan otot sebagai cadangan. Apakah pengaruh ion Fe
di dalam membran sel?
a. Kekurangan ion Fe menyebabkan anemia
b. Mengoksidasi asam lemah menjadi Peroksidasi
c. Defisiensi ion besi menyebabkan infeksi jaringan
d. Menjadi agen pembentuk reaksi keton
e. Sebagai inhibitor terhadap reaksi enzimatik
28. Seorang pria 40 tahun datang ke klinik dengan pernafasan dangkal dan cepat. Hasil AGD,
Na: 142, K: 3,6, Cl: 100, HCO 3: 12, pH: 7,28, PCO 2 : 26. Berapakah tekanan CO 2 yang
seharusnya terjadi setelah kompensasi untuk gangguan ini?
a. 30
b. 16
c. 22
d. 26
e. 44
29. Sesuai dengan data di atas, berapak anion gapnya?
a. 30
b. 25,4
c. 54
d. 42
e. 66
30. Titrasi umum menggunakan indikator timol biru digunakan untuk mencari?
a. Asidimetri
31. Dari Suatu Sempel darah diperoleh bahwa kadar molaritas potassium dalam serum 5
mEq/L. Maka kadar molaritas potassium adalah
a. 5 mM
b. 10 mM
c. 15 mM
d. 0,5 M
e. 0,1 M

32.
33.
34. Hemolisis dapat terjadi pada sel darah merah bila terdapat perbedaan tekanan osmosis di
dalam sel dengan di luar sel. Diantara larutan NaCl berikut, manakah yang dapat
menyebabkan peristiwa tersebut?
a. NaCl 18 %
b. NaCl 9%
c. NaCl 1,8 %
d. NaCl 0,9 %
e. NaCl 0,18 %
35. Diare berat menyebabkan hilangnya ion bikarbonat. Penurunan kadar ion bikarbonat ini
menyebabkan pergeseran keseimbangan asam-basa pada buffer bikarbonat
HCO3- + H+
H2CO3
H2O + CO2
Diantara Pernyataan berikut, manakah yang menggambarkan pergeseran?
a. Jumlah H2CO3 yang terbentuk bertambah
b. Jumlah H2CO3 yang terion bertambah
c. Jumlah H2O yang terbentuk bertambah
d. Jumlah CO2 yang terbentuk bertambah
e. Jumlah CO2 yang terbentuk berkurang
36.
37. Jika larutan asam kuat dengan basa lemah dicampur, maka larutan apa yang akan
terbentuk?
a. Basa kuat
b. Asam kuat
c. Garam pH < 7
d. Garam pH > 7
e. Garam pH = 7
38.
39. Dalam 100 ml Larutan bikarbonat, terdapat 0,05 M H 2CO3 (pKa = 6,1) dan 0,5 M
NaHCO3. Berapakah pH larutan buffer tersebut?
a. 6,1
b.
c. 7,1
d. 7,3
e. 7,4
40.
41. Sistem buffer manakah yang paling efektif?

a.
b.
c.
d.
e.

Fosfat
Format
Protein
Bikarbonat
Hb

42. Buffer fosfat berperan dalam mempertahankan perubahan pH dalam sel, terdapat
keseimbangan antara NaH2PO4 dan Na2HPO4. Bila dalam darah terdapat kenaikan
asam/basa, buffer tersebut bekerja mentranslasikan ketidakseimbangan asam/basa tsb.
Dibawah ini, manakah yang berperan mentranslasikan asam berlebihan?
a. Na+
b. H2O+
c. PO43d. HPO42e. H2PO443. Konstanta keseimbangan buffer bergantung pada pH buffer. Kapasitas maksimum buffer
adalah?
a. pH buffer > pKa
b. pH buffer - pKa
c. pH buffer < pka
d. pH buffer > pOH
e. pH buffer < pOH
44. Buffer bikarbonat bekerja menyangga pH darah dengan cara mempertahankan
perbandingan konsentrasi HCO3- : PCO2 pada komposisi normal. Jika pH naik/turun
perbandingan yang menyebabkan ^ pH adalah
a. [HCO3- : PCO2] 1:1
b. [HCO3- : PCO2] 4:1
c. [HCO3- : PCO2] 10:1
d. [HCO3- : PCO2] 20:1
e. [HCO3- : PCO2] 40:1
45. Berikut ini adalah sifat sol liofob, yaitu:
a. Mengalami gerak brown
b. Bersifat tidak stabil sehingga sulit mengendap
c. Mempunyai sikap suka pada fasa terdispersinya
d. Tidak mempunyai efek tyndal
e. Di dalam air tidak dapat menghantarkan listrik
46. Jika suatu larutan ditambahkan solute, maka:
a. Kenaikan tekanan uap larutan
b. Kenaikan titik beku larutan
c. Kenaikan titik didih larutan
d. Penurunan tekanan osmosa
e. Ketonusan

47. C3PO4 didalam darah tidak mengendap karena adanga koloid pelindung berupa:
a. Hb
b. Protein
c. Hati
d. H2CO3
e. H3PO4
48.
49.
50. Diantara kation berikut yang paling mudah mengendapkan suatu sol liofob adalah:
a. K
b. Na
c. Li
d. Ca
e. Mg
51.
52.
53.

54. Sumber intake H2O yang berasal dari hasil metabolisme karbohidrat pada...
a. Rantai pernapasan
b. Siklus krebs
c. Glikolisis
d. Glikogen
e. Gluconeogenesis
55.
56.
57. Asri BB=55 kg. Berapakah jumlah CES dan CIS asri?
a. 33
58.
59.
60. Dokter membuat pemeriksaan darah, lalu meneteskan suatu cairan, lalu sediaan darah
terlihat dibawah mikroskop pecah. Maka cairan yang diberikan adalah

a.
b.
c.
d.
e.

Hipotonik
Isotonik
Hipertonik

61. Overhidration/hypotonus dapat terjadi pada keadaan-keadaan


a. Pasien gagal jantung
b. Pasien gangguan fungsi hati
c. Syndrome of innapropiate vasopressin secretion
d. Pasien dengan gangguan fungsi hati
e.
62. Pada seseorang yang mengalami sekresi kelenjar keringat berlebihan maka di dalam
tubuhnya terjadi
a. Cairan ekstraseluler meningkat
b. Air dan cairan intraseluler berpindah keluar sel
c. Osmolaritas cairan intra dan ekstraseluler tetap seimbang
d. sekresi aldosterone menurun
e.
63. Seorang mahasiswa kedokteran ingin mengetahui bagaimana pengaruh pemberian infus
cairan isotonic saline pada seorang yang normal. Setelah pemberian cairan isotonic
tersebut maka perubahan yang dapat terjadi adalah
a. Osmolaritas cairan ekstrasel lebih tinggi
b. Osmolaritas cairan intrasel lebih rendah
c. Volume cairan ekstrasel meningkat
d. Volume cairan intrasel meningkat
e. Volume cairan ekstrasel dan intrasel sama-sama meningkat
64. Pada seornag pasien dewasa yang mengalami diare sedang, maka dapat terjadi beberapa
hal fisiologis sebagi berikut:
a. Peningkatan cairan ekstraseluler
b. Penurunan rangsangan terhadap osmoreseptor di hipothalamus
c. Sekresi hormone vasopressin meningkat
d. Peningkatan eksresi urine
e. Penurunan jumlah volume plasma
65. Seorang bapak BAB cair, keluhan lain mual, muntah & demam. Pada pemeriksaan mata
cekung, perut kembung & turgor menurun. Bapak tersebut menderita:
a. Hiponatremia
b. Hipokalemia
c. Hipomagnesemia
d. Hipofosfatemia
e. Hipokloremia

66.
67.
68. Cairan transeluler yang paling banyak ada di dalam tubuh?
a. Plasma
b. Cairan serebrospinal
c. Cairan interstitial
d. Cairan Edematous
e. Cairan Intravaskuler
69. Pada pasien yang mengalami gangguan alkalosis respiratorik akut akan dapat
diidentifikasi sebagai berikut
a.
b.
c.
d. e. CO3 menurun 2 mEq/L untuk setiap penurunan PCO2 sebesar 10 mmHg
70.
71. Hasil pemeriksaan penunjang menunjukkan kadar pH turun bikarbonat natrikus menurun,
karbon dioksida menurun, yang terjadi pada pasien adalah
a. Asidosis metabolic
b. Asidosis respiratorik
c. Alkalosis metabolic
d. Alkalosis respiratorik
e. Asidosis terkompensasi
72. Anak 12 bulan dehidrasi berat, dilakukan resusitasi cairan namun belum berhasil. Hasil
pemeriksaan elektrolit: Na= 170, K= 4. Bagaimana tatalaksana rehidrasinya?
a. Koreksi hipernatremia dengan cairan NaCl 0,5% 8 jam dengan kalium
b. Koreksi hipernatremia dengan cairan NaCl selama 8 jam tanpa M. Kalium
c. Koreksi hipernatremia dengan cairan Nacl 0,5% & dextrose 0,05% 12 jam kalium
d. Koreksi hipernatremia dengan cairan Nacl 0,9% & dextrose 0,05% 24-48 jam
kalium
e. Koreksi hipernatremia dengan cairan dextrose 10% 24-48 jam dgn main kalium
73.
Anak laki2, 15 bulan dibawa ke IGD RS karena diare sejak 7 hari. BAB cair tanpa lendir
ataupun darah lebih dari 10 kali sehari. Pada saat dibawa ke RS anak sudah 6 jam tidak
BAK. Pemeriksaan fisik tampak sakit berat, somnolen, ubun-ubun besar cekung, mata
cekung, bibir dan mukosa mulut kering, turgor, elastisitas kulit menurun, perfusi perifer
masih baik, frekuensi nafas 40x/menit dalam. Frekuensi nadi 150x/menit. BB 10kg. Anak
didiagnosis sebagai diare akut dehidrasi berat.

74. Defisit cairan pada anak sebesar


a. Kurang dari 7.5%
b. Antara 7.5-10%
c. Kurang dari 15%
d. Antara 10-12.5%
e. Lebih dari 10%
75.
76. BB 10kg dirawat dengan dugaan infeksi, pasien tidak mau minum, kalium normal, cairan
maintenance yang diberikan dengan pemberian KCl?
a. 5 mEq/L, 1250 cc
b. 15 mEq/L, 1250 cc
c. 25 mEq/L, 1250 cc
d. 20 mEq/L, 1000 cc
e. 35 mEq/L, 1250 cc
77. Akibat klinis dari komplikasi kekurangan kalium adalah
a. Hiperperistaltik usus
b. Hipoperistaltik usus
c.
d.
e.
78.
79.
80. Kebutuhan maintenance kalium/kgbb/24 jam pada anak tersebut adalah
a. 17 20 mEq/L
b. B. 7 10 mEq/L
c. 8 9 mEq/L
d. 3 5 mEq/L
e. 1 2 mEq/L
81. Kebutuhan maintenance cairan pada anak usia 8 bulan dngan berat badan 9 kg adalah?
a. 700
b. 900
c. 500
d. 300
e. 200
82. Seorang anak 3 tahun dirawat intesif kerena kelainan jantung 3 hari sebelum masuk
rumah sakit. pH: 7,1; HCO3: 20 dan PCO2: 32. Apakah kondisi pasien terebut?
a. Asidosis metaolik sudah terkompensasi
b. Asidosis metabolik belum terkompensasi
c. Alkalosis metabolik

d. Asidosis respiratorik
e. Asidosis metabolik
83. Tanda klinik dari dehidrasi hipertonis (Na > 150 mEq/1) adalah hiperosmolaritas yang
berat dapat mengakibatkan kerusakan otak, dengan pendarahan yang tersebar luas dan
trombsit atau efusi subdural. Kerusakan serebral ini dapat mengakibatkan kerusakan
syaraf menetap. Tanda klinis ditemukan?
a. Kejang
b. BB turun
c. BB naik
d. Gerakan otot tidak ada
e. Kejang demam
84. Ciri ciri penanganan dehidrasi berat yaitu:
a. Somnolen dan penanganan: cairan intravena
b. Somnolen dan penanganan: cairan oral
c. Somnolen dan penangan: dextrosa 5 %
d. Somnolen dan penanganan
e.
85. Kram otot terjadi kerena?
a. Jumlah Na di CES & CIS sebanding
b. Kekurangan Na di CES & CIS sama besar
c. Kadar Na CES kurang sedangkan kadar Na CIS normal
d. Kadar NaCES turun sehingga CIS meningkat keluar ke CES
e. Kadar Na CES meningkat sehingga CIS masuk ke CES
86. Seorang laki2 30 tahun dibawa ke R kerena kram otot jam yang lalu ikut marathon.
Berdasarkan anamnesis, selama marathon penderita meminum air putih yang banyak
terutama setelah finish. Pemeriksaan fisik komposmentis lemah, TD 100/90, Nadi 110 x
menit pernafasan 24x permenit hasil lab Na = 210, K= 4,2 dan Cl = 90.
Pemeriksaan apa yang diberikan untuk memastikan diagnosis?
a. Darah lengkap
b. Osmolaritas darah dan elektrolit urine
c. Kadar elektrolit darah dan urine
d. Osmolaritas darah dan urine
e. Kadar ADH dan AND
87. Seorang laki laki datang kerumah sakit dengan keluhan mual muntah hipertensi
kesadaran komposmentis TD 140/90 nadi 110, nafas cepat dalam. Na = 120, K = 4,22, Cl
= 105, pH = 7,17, PCO2 = 18, HCO3 = 6,5
Dari skenario tersebut, salah satu gangguan yang dialami pasien adalah
a. Asidosis metabolik
b. Asidosis respiratorik
c. Asidosis metabolik
d. Alkalosis metabolik

e. Mixed acid base disorder


88. Berapa jumlah anion gap pasien tersebut?
89. Berdasarkan anion gap, pasien mengalami?
a. Ketohidrosis
b. Asidosis laktat
c. Asidosis uremitum
d. Asidosis hipokloremik
e. Campuran asidosis metabolit dan respiratorik
90. Apakah sudah terjadi kompensasi dan apa alasannya?
a. Belom, PCO2 rendah
b. Sudah, PCO2 rendah
c. Belum, PCO2 normal
d. Sudah, PCO2 normal
e. Sudah, PCO2 tinggi
91. Seorang perempuan 45 tahun, dirawat di RS karena mengeluh badan lemas sehingga
tidak bisa berjalan sejak 2 hari yang lalu. Pen derita sudah sering meraskan keluhan
seperti ini, tapi setelah berobat mebaik dan tidak lama kemudian kan berulang lagi. Tidak
ada riwayat hipertensi dan DM. [K = 2,3 , Cl = 95]
Permasalahan pada pasien ini adalah?
a. Paraplegi karena hiponatremia
b. Paraplegi karena hipernatremia
c. Tetraplegi karena hipokalemia
d. Tetraplegi karena hiperkalemia
e. Tetraplegi karena hypokalemia
92. Unsur elektrolit yang berperan untuk otot lurik?
a. K
b. Ca
c. Cl
d. Na
e. Mg
93.
94. Sesudah hasil lab, kita melakukan pendekatan diagnosis dengan menghitung kadar
gradient yang disebut:
a. Defisit cairan
b. Elektrolit
c. Gradient albumin
d. Gradient tubular ginjal
e. TTKG

95. Disediakan kasus: Diare, muntah, Na = normal, K = 3, Cl = normal. Apa yang terjadi
pada pasien tersebut?
a. Dehidrasi
b. Hipokalemi
c. Edema
d. Hipervolemi
e. Hidrasin
96. Untuk mengatasi masalah diatas, pasien diberi?
a. Koreksi K+ oral
b. Koreksi K+ parental
c. Rehidrasi cairan isotonik
d. Rehidrasi cairan hipotonik
e. Menyeimbangkan cairan tubuh
97.
98. Seorang perempuan 57 tahun mengalami sesak nafas sejak 3 hari yang lalu disertai perut
membesar sejak 2 minggu yang lalu. Pasien mempunyai riwayat suka mengkomsumsi
obat herbal yang dijual bebas di pasaran, PF: kompomentis lemas, TF 140/80 mmHg nadi
100 x permenit pernafasan 24x/menit didapatkan palmar eritem, ada caput edusa.
Berdasarkan gambaran diatas, dokter menduga pasien menderita sirosis hati. Hal ini
terjadi kerena ada?
a. Hipertensi portal
b. Defisit cairan
c. Hipertensi puponat
d. Hipertensi urgensi
e. Kongesti atrium kanan
f. Kongesti ventrikel kiri
99. kriteria air yang layak di minum menurut pandangan islam?
a. Bebas bakteri
b. Air yang jernih
c. Air yang bening
d. Air yang dimasak
e. Halal thayyiban
100.

Banyak kosong kan? Makanya jangan lupa ya kasih ke pengumpul OK?


Semangat 2014!