Anda di halaman 1dari 17

Nurani Wulandari

Astriana
Nurlaela Muchtar
Arief Budiman
Dwi Wahyuni

K11110354
K11110355
K11110356
K11110357
K11110358

Globalisasi
Pergeseran nilai-nilai
Kepentingan nasional Vs kepentingan Internasional

Masalah-masalah internal dan eksternal

Mengancam Prinsip hidup kebangsaan


Pandangan hidup/ FILSAFAT

Hierarki atau Jenjang Pengetahuan


Perbandingan Filsafat dengan Ilmu
pengetahuan
Ilmu Filsafat dan Cabang-cabangnya
Pancasila sebagai sistem Filsafat
Filsafata Pancasila dalam Konteks
Kewarganegaraan

Pengetahuan
Biasa

PENGETAHUAN
MANUSIA

Pengetahuan
Ilmiah atau
Ilmu

Objek
Metode
Sistem
Harus
berlaku
umum

Pengetahuan
Filsafat
Hakikat adalah unsur-unsur (dasar) yang terdalam dari sesuatu hal (benda)
yang mempunyai sifat anstrak, mutlak, tetap tidak berubah

Persamaan

Kedua-duanya
mencari
rumusan yang sebaik-baiknya
menyidik keobjeknya selengkaplengkapnya sampai habis-habisan
Kedua-duanya
memberikan
pengertian mengenai hbungan
atau pertalian yang ada antara
kejaian-kejadian yang kita alami
dan
mencoba
menunjukkan
sebab-sebabnya
Kedua-duanya
hendak
memberikan sintesis yaitu suatu
pandangan yang bergandengan
Kedua-duanya
mempunyai
metode dan sistem
Kedua-duanya
hendak
memberikan penjelasan tentang
kenyataan seluruhnya timbul
dari
hasrat
manusia
akan
kebenaran (onjektifitas), akan
pengetahuan
yang
lebih
mendalam yang mengasas

Perbedaan

Objek material (lapangan) filsafat itu


bersifat universal (umum) yaitu segala
sesuatu yang ada (realita) sedangkan objek
material (lapangan) ilmu pengetahuan
(pengetahuan ilmiah) itu bersifat khusus
dalam arti khusus masing masing bidang
pengelolahannya saja. Inilah yang biasa
disebut disiplin ilmu pengetahuan itu
Obyek formal ( sudut pandangnya) filsafat
itu
bersifat
non-fragmentaris,
karena
mencari pengertian dari segala sesuatu yang
ada itu secara luas, mendalam dan
mengasas. Sedangkan ilmu pengetahuan
bersifat fragmentaris dan abstrak dengan
peninjauan secara ekstensif dan intensif
Filsafat dilaksanakan dalam suatu suasana
pengetahuan yang mementingkan kontrol
atau
pengawasan.
Misalnya
untuk
mengetahui suatu dalanm ilmu pengetahuan
haruslah diadakan riset. Oleh karena itu nilai
ilmu pengetahuan, timbul dari kegunaannya,
sedangkan kegunaan filsafat timbul dari
nilainya
Filsafat membuat pertanyaan lebih jauh
dan
lebih
mendalam.sedangkan
ilmu
pengetahuan dia lebih menguraikan secara
logis

Metafisika
Ontologi dan kosmologi
Epistomologi
Filsafat Biologi
Filsafat Psikologi
Filsafat Antrolpolgi
Etika
Estetika
Agama

a.

Sistem

b.

Filsafat

c.

Pancasila

Pengertian Pancasila sebagai sistem filsafat

KAJIAN ONTOLOGIS
Ontologis kajian pancasila sebagai filsafat yang berarti
upaya untuk mengetahui hakikat dasar dari sila-sila
pancasila.
KAJIAN EPISTEMOLOGI
Epitemologi filsafat pancasila maksudnya upaya untuk
mencari hakikat pancasila sebagai suatu sistem pengetahuan.
KAJIAN AKSIOLOGI
Aksiologi filsafat pancasila hakikatnya membahas
tentang nilai praksis atau manfaat suatu pengetahuan
tentang pancasila.

SILA KETUHANAN YANG MAHA ESA


KEMANUSIAAN YANG ADIL DAN BERADAB
PERSATUAN INDONESIA
KERAKYATAN YANG DIPIMPIN OLEH HIKMAT
KEBIJAKSANAAN DAN PERMUSYAWARATAN
PERWAKILAN
KEADILAN SOSIAL BAGI SELURUH RAKYAT
INDONESIA

d. Fungsi dan Tujuan Filsafat


Pancasila
Filsafat Pancasila sebagai Filsafat
negara
Sebagai Kepribadian Bangsa
Pancasila sebagai sistem filsafat yang
keseluruhan kehidupang bangsa dan
negara berakar dalam nilai-nilai
Pancasila
Sebagai jiwa bangsa Indonesia

Filsafat Pancasila
dalam Konteks
Kewarganegaraan

Pancasila sebagai filsafat


bangsa dan negara republik
Indonesia mengandung makna
bahwa setiap aspek kehidupan
kebangsaan dan kenegaraan
harus berdasarkan pada nilainilai Ketuhanan, kemanusiaan,
kerakyatan, dan keadilan