Anda di halaman 1dari 4

FYI,

Ini ada sekedar sharing untuk memperbaiki masalah SDSR di site yang
masih outstanding. Memang ini masih jauh dari analisis yang mendalam.
Tapi paling tidak, kita bisa menscreening awal site-site yang harus
kita naikkan KPI SDSR nya.
1. Kita fokuskan langsung masalahnya ke counter-counter tersebut agar
kita punya kesimpulan awal yang selanjutnya bisa dilakukan action yang
sesuai.
2. Jika ada masalah bloking SD, langsung saja tambahkan channel SD.
Karena channel SD ibarat gerbang menuju rumah. Kalau gerbangnya saja
sudah diblok, tentunya tidak akan bisa masuk ke rumah tersebut.
3. Jika site-sitenya secara database sudah lama diutak-utik tapi masih
saja belum ok, coba fokuskan sekarang ke masalah fisiknya.
a. Pertama yang dilakukan, coba pindahkan channel SD ke TRX lainnya.
Siapa tau, TRX yang ada SD nya tersebut bermasalah.
b. Jika masih bermasalah, coba pindahkan TRX-0 (TRX yang ada BCCH nya
dan channel sdcchnya (umumnya) ) ke CU yang lain. Minta saja ke OMC
untuk menge-Lock TRX-0 tersebut sebentar. Siapa tau CU yang megang
TRX-0 tersebut bermasalah.
c. Jika masih belum naek juga, pastikan bahwa interferencenya tidak
terlalu tinggi. Kalau memungkinkan, scan frequensi di sector yang
masih rendah SD nya. Jangan lupa range freq yang discan adalah range
freq BCCH nya. Hasil scan tersebut bisa kita gunakan untuk mencari
freq yang yang terbaik dari yang jelek-jelek. Karena kita sudah tau
semua kalau freq TKS sudah sangat crowded. Sekalian juga ketika scan
freq, chek juga semirigidnya apakah ada yang kendor untuk tiap CU dan
DUAMCO. Kalau ada, kencangkan dengan benar. Instalasi juga dipastiin
sudah benar antara main dan diversity. Pastiin juga, Azimutnya apakah
sudah sesuai dengan yang diplan-kan. Kalau memang perlu ada perubahan,
tidak mengapa asalkan kita bisa ngasih justifikasinya yang sesuai.
4. Jika masih belum OK juga, coba propose untuk tilting. Karena
tilting ini sangat membantu di tengah network yang sudah sangat
crowded tapi ketinggian antenna yang menjulang. Tentunya coveragenya
menjadi overlap. Interference meningkat, dan location update juga
meninggi. So, SDSR nya jadi turun. Pengalaman di JATIM, tilting ini
bisa memperbaiki nilai SDSR yang sangat signifikan. Walaupun memang
tergantung kondisi sitenya. Terakhir di 2 site di jatim, kita tilting
+6 menaikkan SDSR dari kisaran 84 an menjadi 98-an persen.
5. Kalau memang sudah dilakukan semua, saya harap temen-temen membuat
justifikasi yang sesuai keadaan site nya. Karena baik secara dbase

maupun fisik, kita sudah lakukan semua. Catatan bahwa apa yang
disebutkan diatas, tidak menutup kemungkinan untuk action lainnya.
Silahkan dicoba.
Saya harap dengan runtutan action tersebut, semoga bisa mengurangi
delay site outstanding yang ada.
Jika ada yang kurang jelas, bisa menghubungi saya. Semoga bisa membantu.
Tetep semangat dan keep smile...:)
note: pastikan tidak ada alarm
---------- Forwarded message ---------From: <ikhsan.ramadhansyah@nsn.com>
Date: 2008/2/11
Subject: SDSR
To: ceppy.wibowo.ext@nsn.com, julia.purnawinata.ext@siemens.com,
sigit.cahyono.ext@nsn.com, ade.irawan.ext@nsn.com,
ellisa.agustina.ext@siemens.com
Cc: ifan.suryatmika@nsn.com, hilda.elizabeth.ext@nsn.com,
arief.santoso.ext@nsn.com, renny.rumyla.ext@nsn.com,
ika.kisworini.ext@siemens.com, rahmad.ngarasan@nsn.com,
ariek.bramantyo.ext@siemens.com, sigit.cahyo.ext@nsn.com,
anggaku@gmail.com, syafrudin@gmail.com, dendi.cahyono@nsn.com
thanks Pak udin atas info counternya.
team coba dicheck tips dibawah ini.
kalau ada tips dan trick lainnya please di share.
(dan jangan lupa, tolong di forward ke tim masing-masing)
BR
ikhsan
________________________________
From: ext Syafrudin [mailto:syafrudin@gmail.com]
Sent: Monday, February 11, 2008 3:16 PM
To: Cahyono Dendi (NSN - ID/Indonesia - MiniMD)
Cc: Suryatmika Ifan (NSN - ID/Indonesia - MiniMD); Elizabeth Hilda
(EXT-Other - ID/Jakarta); Santoso Arief (EXT-Other - ID/Jakarta);
Rumyla Renny (EXT-Other - ID/Jakarta); Kisworini, Ika Wahyu (EXT);
Ngarasan Rahmad (NSN - ID/Indonesia - MiniMD);
ariek.bramantyo.ext@siemens.com; Cahyo Sigit (EXT-Other - ID/Jakarta);
Angga Rahadian; Ramadhansyah Ikhsan (NSN - ID/Jakarta)

Subject: Re: Takeran 2 Site Low Power Measurement Under Lock Value
Maaf ikut nimbrung..
Kalau diliat dari message flow yang ada dan rumus SDSR sendiri. Maka
kita bisa membagi SDSR kira-kira dalam 3 fase:
Sebelumnya saya berikan rumus SDSR, yaitu: SDSR =
(NASUSDPE(1,36)-NRFLSDCC(1,3))/NATTSDPE(1,7)
NASUSDPE = Number of successful SDCCH seizures in a period
NRFLSDCC = Number of lost radio links while using an SDCCH
NATTSDPE = Number of attempted SDCCH seizures in a period
Fase Pertama adalah: ATIMASCA - SUIMASCA
ATIMASCA = Attempted Immediate Assignment Procedure
SUIMASCA = Successfull Immediate Assignment Procedure
Jika ada selisih atau delta, maka kemungkinan loss nya karena:
a. Tidak ada channel SDCCH --> SDCCH attempt meeting blocked
b. Masalah transmisi --> Abis Interface, biasanya masalah pada COBA
yang menyebabkan loss ketika BSC mengirim CHNAV (chanel aktifasi) dan
BTS membalasnya dengan CHNAK (chanel acknowledge).
So, jika tidak ada masalah pada blocking SD atau masalah transmisi di
Abis interface maka biasanya nilai SUIMASCA = ATIMASCA. Silahkan bisa
dicheck di measurment.
Fase kedua adalah: SUIMASCA - NSUCCHPC
Jika ada selisih atau delta, maka kemungkinan loss nya karena:
a. IMASS-Immediate Assignment- (dari BSC ke BTS) atau ESTIN -Establish
Indication- (dari BTS ke BSC) loss alias gak nyampai --> Ini jelas
masalah terjadi di transmisi pada Abis Interface.
b. AGCH overload --> bisa dichek dengan mungurangkan TACBPRO(2) dengan
NACSUCPR(2) atau minta log alarm sama OMC.
c. AGCH loss --> ini terjadi di lingkup Air Interface atau Um
interface bisa karena bad frequency atau short/long fading yang
menyebabkan IMASS dari BTS ke MS loss alias hilang -tidak sampai-.
d. Tidak ada kiriman balasan (SABM) dari MS ke BTS --> karena MS
menggunakan 'Phantom' RACH ketika mengirim CHNREQ (biasanya
kemungkinannya kecil).
e. Kiriman balasan (SABM) dari MS hilang (loss) ketika mengirim ke BTS
--> karena masalah bad freq atau short/long fading.
Fase ketiga adalah: NASUSDPE - SD success release
fase ketika channel SD sudah dipegang. Kemungkinan loss-nya karena
NRFLSDCC -Number of lost radio links while using an SDCCH- sub counter
dari 1 sampe 9. Silahkan dicheck di edoc.

So, kesimpulannya: ada benarnya yang disampaikan pak ifan bahwa


masalah SDSR mungkin karena problem di Abis Interface atau transmisi.
Dan ada benarnya juga masalah SDSR karena bad frequency. Semuanya
harus dilihat case by case.
Maaf kalau ada yang salah.
Correct me if i'm wrong.
Thanks