Anda di halaman 1dari 58

10/9/2015

ri.blogspot.comimamzuh

imamzuhri.blogspot.com
Thisblogisaboutcivilengineering.

HOME

Ebook

Bahasa

MUSIC

PHOTO

SMSGratis

Selasa,18Septem ber2012

Translation

MEKANIKATANAH
Printpage

TANAH
1.Umum
PandanganTeknikSipil,tanahadalahhimpunanmineral,bahan
organik,danendapanendapanyangrelatiflepas(loose),yang
terletakdiatasbatuandasar(bedrock).Ikatanantarabutiranyang
relatiflemahdapatdisebabkanolehkarbonat,zarorganik,atau
oksidaoksidayangmengendapdiantarapartikelpartikel.Ruangdi
antarapartikelpartikeldapatberisiair,udara,ataupunkeduanya.
Prosesterjadinyatanah.
Prosespelapukanbatuanatauprosesgeologilainnyayangterjadidi
dekatpermukaanbumimembentuktanah.
Prosespembentukantanahdaribatuaninduknya:prosesfisik
maupunproseskimia.
a. Prosessecarafisik:prosesbatuanmenjadipartikelpartikel
yanglebihkecil,dapatterjadiakibatadanyapengaruherosi,
angin,air,manusia,atauhancurnyapartikeltanahakibat
perubahansuhuataucuaca.Partikelpartikeldapatberbentuk
bulat,bergerigimaupunbentukbentukdiantaranya.
b. Prosessecarakimia:prosespelapukanterjadiolehpengaruh
oksigen,karbondioksida,air(terutamayangmengandungasam
ataualkali)danprosesproseskimiayanglain.
Jenistanahberdasarletakhasilpelapukan
a. TanahResidual:hasilpelapukanmasihberadaditempat
asalnya(residualsoil)
b. Tanahterangkut:hasilpelapukantelahberpindah
tempatnya(transportedsoil).
Istilahjenistanah
a. Istilahjenistanahyangmenggambarkanukuranpartikel:kerikil,
http://imamzuhri.blogspot.co.id/2012/09/tnh1.html

TeknikSipilUntagSem arang

EntriPopuler

MEKANIKATANAH

EbookSTATIKA
DANMEKANIKA
BAHAN

EbookILMU
UKURTANAH

1/58

10/9/2015

ri.blogspot.comimamzuh

pasir,lempung,lanau,ataulumpur.
b. Istilahjenistanahyangmenggambarkansifattanahyang
khusus.Sebagaicontoh,lempungadalahjenistanahyang
bersifatkohesifdanplastis,sedangpasirdigambarkansebagai
tanahyangtidakkohesifdantidakplastis.
Dalamkondisialam,kebanyakanjenistanahterdiridaribanyak
campuranlebihdarisatumacamukuranpartikelnya.

Ebook
STATISTIKDAN
PROBABILITAS

FISIKAI
Ebook
MANAJEMEN
KONSTRUKSI

Ukuranpartikeltanahdapatbervariasidarilebihbesardari100mm
sampaidenganlebihkecildari0,001mm.Gambar1.menunjukkan
batasintervaldariukuranbutirantanahlempung,lanau,pasir,dan
kerikildariBureauofsoilUSDA,ASTM,M.I.T,danInternational
Nomenclature.

EbookANALISA
STRUKTUR

Ebook
REKAYASA
PONDASI

Ebook
SOFTWARE
TEKNIKSIPIL

PemakaianTulanganSpiral
untukPerbaikanKolomBeton
yangRusakAkibatGempa

ArsipBlog

ArsipBlog
Label

analisa struktur (2) bahasa (1)

belanda(101) beton (6) china


(1)
chinese (100) civil
engineering (8) download
(40) drainase kota (1) ebok teknik
sipil

(1)

Ebook (135)

emagazine(1)EQTsunami Presentation

free
(25) games (1) geologi teknik (4)
(1) fisika (2) fisika dasar (1)

gratis(32) hidrolika(1) hidrologi


(2) hidrologi kuliah 1 (1) hidrologi
kuliah 2 (1) hidrologi kuliah 3 (1)
hidrologi kuliah 4(1)hidrologi kuliah 5
(1) hidrologi kuliah 6 (1) hidrologi
penelusuranbanjir(1)hidrologiterapan

inggris
(101) irigasi dan bangunan air
(4) italia (101) jalan baja (1)
japanese (100) jepang (1)
jerman (101) kewirausahaan
(1) ilmu ukur tanah (1)

(2) kimia dasar (1) Konstruksi Kayu


(1) korea (1)

korean (100)
library

lapangan terbang (2)

(100)

majalah (1)

konstruksi
properti

manajemen

(15)

(3)

manajemen

matematika

(7)

mekanikafluida(1) mekanikatanah

(11) menggambar rekayasa (7)


modul analisa struktur (1)

FaseTanah
http://imamzuhri.blogspot.co.id/2012/09/tnh1.html

mp3

(222)

music
Panduan

2/58

10/9/2015

ri.blogspot.comimamzuh

Secaraumum,tanahdapatterdiridariduaatautigabagian,kemungkinantersebut
adalah:
a) Tanahkering,hanyaterdiridariduabagian,yaitubutirbutirtanahdanpori
poriudara.
b)Tanahjenuhjugaterdapatduabagian,yaitubagianpadatataubutirandanair
pori.
c)Tanahtidakjenuhterdiridaritigabagian,yaitubagianpadatataubutiran,pori
poriudara,danairpori.
Bagianbagiantanahdapatdigambarkandalambentukdiagramfase,sepertiyang
ditunjukkanGambar2.

Geoteknik 1 (1) Panduan Geoteknik 2


(1) Panduan Geoteknik 3 (1) Panduan
Geoteknik 4 (1) pelabuhan

perancis (101)

(2)

perenc anaan

transportasi (2) pondasi (3) PSDA


(4) PTM dan Alat berat (1) rekayasa
gempa (6) rekayasa hidrologi (1)
rekayasa lalulintas (1)

rekayasa

lingkungan (5) rekayasa pondasi

(9) rekayasa transportasi (8)

rusia(101)SNI0317262002(1)
softwaretekniksipil(1)song lyric (2)

spanyol (101)

statika dan

mekanika bahan (5) statistik dan


probabilitas (2) struktur baja

(12) struktur beton (4) struktur


beton bertulang (5) struktur
jalan (8) struktur jembatan (5)
struktur kayu (1) teknik penulisan dan
presentasi (1) teknik sipil (40)

teknologi bahan konstruksi (3)


ukurtanah(1)

Link

www.sipiluntag.co.vu

Gambar2Diagramfasetanah
Gambar2amemperlihatkanelementanahyangmempunyaivolumeVdanberat
totalW,sedangGambar2bmemperlihatkanhubunganberatdanvolumenya.
Darigambartersebutdapatdibentukpersamaanberikut:
W=WS+WW(1)
dan
V=Vs+Vw +Va(2)

www.imamzuhri.co.vu
DetikNew s

YaAllahTolong,Bencana
AsapdiPalangkaraya
Menakutkan10/9/2015
JokowiSutrisnoBachirBahas
JatahMenteriuntuk
PAN?10/9/2015
IdePolitikdanEkonomi
IndonesiaDiterimadiSidang
JoinCommunique
AIPA10/9/2015

Vv=Vw +Va(3)
dengan:
Ws=beratbutiranpadat

EksekutorPembunuhBos
AsabaGugatUUkeMK,
Bagaimana
Dalangnya?10/9/2015

Vw =beratair
Vs=volumebutiranpadat

MisteriPenyebabKematian
YoshimiTerkuakLewatHasil
AutopsiSore
Ini10/9/2015

Vw =volumeair
Va=volumeudara
Wa(beratudara)dianggapsamadengannol.

MengenaiSaya

imamzuhri

Hubunganhubungan antar parameter tanah tersebut di atas adalah sebagai


berikut:
Kadarair(w),yakniperbandinganantaraberatair(Ww )denganberatbutiran(

Lihatprofil
lengkapku

Ws )dalamtanahtersebut,dinyatakandalampersen.
Visitors

VisitorInfo

(4)

Porositas ( n ), yakni perbandingan antara volume rongga ( Vv )


dengan volume total ( V ). dapat digunakan dalam bentuk persen
maupundesimal.

(5)
http://imamzuhri.blogspot.co.id/2012/09/tnh1.html

83918
3/58

10/9/2015

ri.blogspot.comimamzuh

Angka pori ( e),perbandinganvolumerongga(Vv ) dengan volume


butiran(Vs).Biasanyadinyatakandalamdesimal.

(6)
Berat volume basah ( gb ), adalah perbandingan antara berat butiran
tanahtermasukairdanudara(W)denganvolumetanah(V).

(7)
dengan
W=Ww+Ws+Wv(Wv=beratudara=0).Bilaruangudaraterisi
olehairseluruhnya(Va=0),makatanahmenjadijenuh.
Beratvolumekering(gd),adalahperbandinganantaraberatbutiran(Ws
)denganvolumetotal(V)tanah.

(8)
Berat volume butiran padat ( gs ), adalah perbandingan antara berat
butiranpadat(Ws)denganvolumebutiranpadat(Vs).

(9)
Berat jenis ( specific gravity ) tanah ( Gs ), adalah perbandingan antara
berat volume butiran padat ( gs ) dengan berat volume air ( gw ) pada
temperatur4oC.

(10)
Gs tidak berdimensi. Berat jenis dari berbagai jenis tanah berkisar
antara 2,65 sampai 2,75. Nilai berat jenis sebesar 2,67 biasanya
digunakan untuk tanahtanah tak berkohesi. Sedang untuk tanah
kohesif tak organik berkisar di antara 2,68 sampai 2,72. Nilainilai
beratjenisdariberbagaijenistanahdiberikandalamTabel1.
Tabel1.Beratjenistanah
MacamTanah

BeratJenisGs

Kerikil

2,652,68

Pasir

2,652,68

Lanautakorganik

2,622,68

Lempungorganik

2,582,65

Lempungtakorganik

2,682,75

Humus

1,37

Gambut

1,251,80

Derajat kejenuhan ( S ), adalah perbandingan volume air ( Vw ) dengan volume


totalronggaporitanah(Vv).Biasanyadinyatakandalampersen.

(11)
Tanahjenuh,makaS =1.Berbagaimacamderajatkejenuhantanahditampilkan
padaTabel2dibawahini.
http://imamzuhri.blogspot.co.id/2012/09/tnh1.html

4/58

10/9/2015

ri.blogspot.comimamzuh

Tabel2.Derajatkejenuhandankondisitanah
KeadaanTanah

DerajatKejenuhanS

Tanahkering

Tanahagaklembab

>00,25

Tanahlembab

0,260,50

Tanahsangatlembab

0,510,75

Tanahbasah

0,760,99

TanahJenuh

Dari persamaanpersamaan tersebut di atas dapat disusun hubungan antara


masingmasingpersamaan,yaitu:
(a)Hubunganantaraangkaporidenganporositas.

(12)

(13)

(b)Beratvolumebasahdapatdinyatakandalamrumusberikut

(14)
(c)Untuktanahjenuhair(S=1)

(15)
(d)Untuktanahkeringsempurna

(16)
(e)Bilatanahterendamair,beratvolumedinyatakansebagaig,dengan

g=gsat gw (17)

Bilagw =1,makag=gsat 1(18)


Nilainilai porositas, angka pori dan berat volume pada keadaan asli di alam
dariberbagaijenistanahdiberikanolehTerzaghi(1947)sepertiterlihatpada
Tabel3.
Tabel3.Nilain,e,w,gddangbuntuktanahkeadaanaslilapangan.
Macamtanah
Pasirseragam,tidakpadat

http://imamzuhri.blogspot.co.id/2012/09/tnh1.html

n
(%)
46

E
0,85

w
(%)

gd(g/

gb(g/

cm3)

cm3)

32

1,43

1,89

5/58

10/9/2015

ri.blogspot.comimamzuh
Pasirseragam,padat

34

0,51

19

1,75

2,09

Pasirberbutircampuran,tidak
padat

40

0,67

25

1,59

1,99

30

0,43

16

1,86

2,16

Pasirberbutircampuran,padat

66

1,90

70

1,58

Lempunglunaksedikitorganis

75

3,0

110

1,43

Lempunglunaksangatorganis

(f)Kerapatanrelatif(relativedensity)

(19)
dengan
emak=kemungkinanangkaporimaksimum
emin=kemungkinanangkaporiminimum
e=angkaporipadakeadaanaslinya
Angkaporiterbesarataukondisiterlonggardarisuatutanahdisebutdenganangka
pori maksimum ( emak ). Angka pori maksimum ditentukan dengan cara
menuangkan pasir kering dengan hatihati dengan tanpa getaran ke dalam
cetakan ( mold ) yang telah diketahui volumenya. Dari berat pasir di dalam
cetakan,emakdapatdihitung.
Angka pori minimum ( emin ) adalah kondisi terpadat yang dapat dicapai oleh
tanahnya. Nilai emin dapat ditentukan dengan menggetarkan pasir kering yang
diketahuiberatnya,kedalamcetakanyangtelahdiketahuivolumenya, kemudian
dihitungangkaporiminimumnya.
Padatanahpasirdankerikil,kerapatanrelatif(relativedensity)digunakanuntuk
menyatakan hubungan antara angka pori nyata dengan batasbatas maksimum
dan minimum dari angka porinya. Persamaan ( 19 ) dapat dinyatakan dalam
persamaanberatvolumetanah,sebagaiberikut:

(20)
atau

(21)
Dengancarayangsamadapatdibentukpersamaan:

(22)
dan

(23)
dengan gd (mak), gd (min), dan gd berturutturut adalah berat volume kering
maksimum,minimum,dankeadaanaslinya.Substitusipersamaan(20)sampai
(23)kedalampersamaan(19)memberikan,

(kerapatanrelatifbiasanyadinyatakandalam%)(24)
gd=0beratvolumekeringgd(min)
gd gd(mak)
http://imamzuhri.blogspot.co.id/2012/09/tnh1.html

6/58

10/9/2015

ri.blogspot.comimamzuh

e= angkaporiemak
eemin
relatif

0100
kerapatan

Dr(%)

0 kepadatan relatif Rc (%) Rc


80 100
Gambar3.Perbedaankerapatanrelatifdankepadatanrelatif
Kepadatanrelatif(relativecompaction)adalahperbandinganberatvolumekering
padakondisiyangadadenganberatvolumekeringmaksimumnyaatau,

(25)
PerbedaanantarakerapatandankepadatanrelatifdiberikandalamGambar3.
Hubunganantarakerapatanrelatifdengankepadatanrelatifadalah:

(26)
denganR0=gd(min)/gd(mak)
Lee dan Singh (1971) memberikan hubungan antara kepadatan relatif dan
kerapatanrelatifsebagai:
Rc =80+0,2Dr(27)
denganDrdalampersen
Contohsoal1:
Padakondisiaslidilapangan,tanahmempunyaivolume10cm3danberatbasah
18gram.Berattanahkeringovenadalah16gram.Jikaberatjenistanah2,71,
hitungkadarair,beratvolumebasah,beratvolumekering,angkapori,porositas,
danderajatkejenuhannya.
Penyelesaian:
(a)Kadarair
(b)Beratvolumebasah:gb=W/V=18/10=1,8gram/cm3
(c)Beratvolumekering:gd=Ws/V=16/10=1,60gram/cm3
(d)Angkapori

Vv=VVs=105,90=4,10gram/cm3
e=4,10/5,90=0,69
(e)Porositas:
(f)Derajatkejenuhan:S=Vw /Vv
http://imamzuhri.blogspot.co.id/2012/09/tnh1.html

7/58

10/9/2015

ri.blogspot.comimamzuh

Vs=Ww /gw =(1816)/1=2cm3


jadi,S=2/4,10=0,49=49%
Contohsoal2:
Tanahmempunyaiangkapori=0,70,w=20%danberatjenis=2,65.Hitung
n,gb,gd dan
S.=4,10/5,90=0,69
(a)Porositas:
(b)Beratvolumebasah:=1,87gram/cm3
(c)Beratvolumekering:
(d)Derajatkejenuhan:S=ww Gv/e=0,20x2,65/0,70=76
%
Perhatikan,saattanahmenjadijenuheS=wGs.
Contohsoal3
Tanahpadakondisin=0,45,Gs=2,68danw=12%.Tentukanberatair
yangharusditambahkanuntuk12m3tanah,supayamenjadijenuh.
Penyelesaian:
e=n/(1n)=0,45/(10,45)=0,82

Beratairyangharusditambahkanpermeterkubik:
gsat gb=1,921,65=0,27ton/m3
Jadiuntukmembuattanahmenjadijenuh,harusditambahkanairsebesar:
0,27x12,1=3,24
Contohsoal4:
Datadaripengujiandilaboratoriumpadabendaujijenuhmenghasilkanangkapori
=0,45danberatjenis=2,65.Untukkeadaanini,tentukanberatvolumebasah
dankadarairnya.
Penyelesaian:
Bendaujidalamkondisijenuh.Jadi,seluruhruangporiterisidenganair.
e=Vv/Vs=0,45
TapiVvdanVsbelumdiketahui,PadaGambarC.1,anggapVs=1.Karenaitu,
untukkondisijenuhVv=eVs
V=Vv+eVs=1+0,45x1=1,45

http://imamzuhri.blogspot.co.id/2012/09/tnh1.html

8/58

10/9/2015

ri.blogspot.comimamzuh

GambarC.1
Ws=Vs Gsgw =1x2,65x1=2,65ton
Ww =Vw gw =0,45x1=0,45ton
W=Ws+Ww =2,65+0,45=3,1ton
gb=W/V=3,1/1,45=2,14t/m3
w=Ww /Ws=0,45/2,65=17%
jadi,tanahinimempunyaiberatvolumebasah2,14t/m3dankadarairsebesar17
%
Contobsoal5:
Padacontohbendaujiasli(undisturbedsample),0,027m3tanahyangdiperoleh
dari lapangan mempunyai berat 51,6 kg. Berat kering tanah = 42,25 kg.
Berapakahberatvolumeefektiftanahini,jikatanahterendamdibawahmukaair
tanah?Diketahuipulaberatjenis=2,70.
Penyelesaian:
Vs=Ws Gsgw =42,25x103/(2,7x1)=0,0156m3
Vv=VVs=0,0270,0156=0,0114m3
e=Vv/Vv=0,0114/0,0156=0,73
g=(Gs1)/(l+e)=(2,71)/(l+0,73)=0,98t/m3
Jadi,beratefektiftanahini=g=0,98t/m3.
Contobsoal6:
Suatu contoh tanah tak jenuh yang diambil dari lokasi tanah timbunan,
mempunyai kadar air 20% dan berat volume basah 2 g/cm3. Dengan
menganggapberatjenistanah2,7danberatjenisair1,hitungderajatkejenuhan
dari contoh tersebut., Jika tanah kemudian menjadi jenuh, hitung berat
volumenya.
Penyelesaian:
Denganmengambilberatbutiranpadat=1gram=Ws,
Makaberatair=Ww =wxWs=0,2x1=0,2gram
Berattotal=W=Ww +Ws=1+0,2=1,2gram.
Beratvolumebasah=W/V=2gram/cm3
Makavolumetotal=V=1,2/2=0,6cm3
Volumeudara=Vv=0,6(Vw Vs)
=0,6(0,2+1/2,7)=0,03cm3
http://imamzuhri.blogspot.co.id/2012/09/tnh1.html

9/58

10/9/2015

ri.blogspot.comimamzuh

DerajatkejenuhanS=Vw /Vs=0,2/(0,2+0,03)=87%
Angkaporie=Vv/Vs=0,23/0,37=0,62

Contohsoal7:
Dari lokasi pengambilan bahan timbunan, diperoleh data bahwa angka poritanah
tersebut1,2.Kalaujumlahmaterialyangdibutuhkanuntuktimbunan15.000m3
dengan angka pori0,8, berapakah jumlah material yang harus disediakan pada
lokasipengambilan?
Penyelesaian:
Keadaandilokasipengambilane2=1,2
Keadaanlokasipenimbunane1=0,8
JikaV1,adalahvolumepadalokasipenimbunandanV2adalahvolumepadalokasi
pengambilan,maka:
V1/V2=(1+el)/(l+e2)
IngatbahwaV=Vs+Vv=Vs(1+e).DalamhaliniVstetapkonstan.
Jadi,tanahyangharusdisediakanpadalokasipengambilan=18.333m3.
Contohsoal8:
Proyek bendungan memerlukan tanah padat 200.000 m3 dengan angka pori
0,60.Daripetaterlihatdualokasiyangmemungkinkanuntukpengambilantanah
ini.Darisurvaidikedualokasi,diperolehdatasebagaiberikut:
Lokasi
pengambilan

Angkapori

Upahangkutanperm3

0,90

Rp.3000

II

1,65

Rp.2500

Penyelesaian:
Jika,V1=volumeyangdibutuhkanpadalokasiI.
V2=volumeyangdibutuhkanpadalokasiII
Vs, di kedua lokasi sama, maka biaya pengambilan tanah pada lokasi
pengaambilanIdapatdihitungdengan:
V1/V=(1+el)/(l+e)

Upahangkutantotal=237.500xRp.3000=Rp.712.500.000
LokasipengambilanII:

Upahangkutantotal=331.250xRp.2500=Rp.828.125.000.Jadi,lokasiI
lebihekonomis,walaupunupahangkutanperm3lebihmahal.
Contohsoal9:
http://imamzuhri.blogspot.co.id/2012/09/tnh1.html

10/58

10/9/2015

ri.blogspot.comimamzuh

Buktikan:
(a)Persamaan(16)
(b)Persamaan(14)
(c)Persamaan(15)
Penyelesaian:
DenganmelihatfaseGambarC.3.DianggapVs=1

GambarC.3
(a)Persamaan(16):
gd=Ws /V
Karena,Ws =GsVs gw
maka:

(b)Persamaan(14):

KarenaWs =wWs danWs =Gsgw Vs ,maka


(c)Persamaan(15):
Volumeair:Ws =SVv =Se
Beratair:Ws =gw Vw =wWs =wGsgw
Vs
atau gw Se=wGsgw
Vs
KarenaVs=1dangw
=1,makaSe=wGs
Persamaan ini merupakan persamaan yang sangat penting untuk hitungan
hitungan.Daripersamaantersebutdapatdibentukpersamaanlain,yaitu:
http://imamzuhri.blogspot.co.id/2012/09/tnh1.html

11/58

10/9/2015

ri.blogspot.comimamzuh

Dari

Padawaktutanahmencapaijenuh,S=1

Contobsoal10:
Tanah pasir yang akan digunakan untuk urugan kembali (back fill) mempunyai
beratvolume2t/m3dankadarair10%.Angkaporidalamkeadaanpalinglonggar
( e mak ) = 0,64 dan dalam keadaan paling padat ( e min ) = 0,39. Tentukan
angkaporitanahurugankembalidankerapatanrelatifnya!Diketahuipulatanah
urugankembalimempunyaiberatjenis2,65.
Penyelesaian:
Beratvolumebasah:

Kerapatanrelatif:

Jadi,angkaporitanahurugankembalie=0,46dankerapatanrelatifDr=
0,72.

1.3MineralLempung
1.3.1SusunanTanahLempung
Pelapukan akibat reaksi kimia menghasilkan susunan kelompok partikel
berukuran koloid dengan diameter butiran lebih kecil darl 0,002 mm, yang
disebut mineral lempung. Partikel lempung dapat berbentuk seperti lembaran
yang mempunyai permukaan khusus. Karena itu, tanah lempung mempunyai
sifat sangat dipengaruhi oleh gayagaya permukaan. Umumnya, terdapat kira
kira 15 macam mineral yang diklasifikasikan sebagai mineral lempung ( Kerr,
1959). Di antaranya terdiri dari kelompokkelompok : montmorillonite, illite,
kaolinite, dan polygorskite. Kelompok yang lain, yang perlu diketahui adalah:
http://imamzuhri.blogspot.co.id/2012/09/tnh1.html

12/58

10/9/2015

ri.blogspot.comimamzuh

chlorite,vermiculite,danhalloysite.
Susunankebanyakantanahlempungterdiridarisilikatetrahedradanaluminium
oktahedra (Gambar 1a). Silika dan aluminium secara parsial dapat digantikan
olehelemenyanglaindalamkesatuannya,keadaaninidikenalsebagalsubstitusi
isomorf. Kombinasi dari susunan kesatuan dalam bentuk susunan lempeng
disajikandalamsimbol,dapatdilihatpadaGambar1b.

Gambar1.Mineralminerallempung
Bermacammacam lempung terbentuk oleh kombinasi tumpukan dari susunan
lempengdasarnyadenganbentukyangberbedabeda.
Kaolinite merupakan mineral dari kelompok kaolin, terdiri dari susunan satu
lembaransilikatetrahedradengansatulembaranaluminiumoktahedra,dengan
satuansusunansetebal7,2Ao(1angstrom=1010m)(Gambar2a). Kedua
lembaranterikatbersamasama,sedemikianrupasehinggaujungdarilembaran
silika dan satu dari lapisan lembaran oktahedra membentuk sebuah lapisan
tunggal.Dalamkombinasilembaransilikadanaluminium,keduanyaterikatoleh
ikatan hidrogen (Gambar 2b). Pada keadaantertentu, partikel kaolinite
mungkinlebihdariseratustumpukanyangsukardipisahkan.Karenaitu,mineral
inistabildanairtidakdapatmasukdiantaralempengannyauntukmenghasilkan
pengembanganataupenyusutanpadaselsatuannya.
Halloysitehampirsamadengankaolinite,tetapikesatuanyangberturutanlebih
acakikatannyadandapatdipisahkanolehlapisantunggalmolekulair.jikalapisan
tunggal air menghilang oleh karena proses penguapan, mineral ini akan
berkelakuan lain. Maka, sifat tanah berbutir halus yang mengandung halloysite
akan berubah secara tajam jika tanah dipanasi sampai menghilangkan lapisan
tunggal molekul airnya. Sifat khusus lainnya adalah bahwa bentuk partikelnya
menyerupai silindersilinder memanjang, tidak seperti kaolinite yang berbentuk
pelatpelat.

http://imamzuhri.blogspot.co.id/2012/09/tnh1.html

13/58

10/9/2015

ri.blogspot.comimamzuh

Gambar2(a)Diagramskematikstrukturkaolinite(Lambe,1953)
(b)Strukturatomkaolinite(Grim,1959)

http://imamzuhri.blogspot.co.id/2012/09/tnh1.html

14/58

10/9/2015

ri.blogspot.comimamzuh

Gambar3(a)Diagramskematikstrukturmontmorillonite(Lambe,1953)
(b)Strukturatommontmorillonite(Grim,1959)
Montrnorillonite, disebut juga dengan smectite, adalah mineral yang dibentuk
olehdualembaransilikadansatulembaranaluminium(gibbsite)(Gambar3a).
Lembaran oktahedra terletak di antara dua lembaran silika dengan ujung
tetrahedra tercampur dengan hidroksil dari lembaran oktahedra untuk
membentuk satu lapisan tunggal (Gambar 3b). Dalam lembaran oktahedra
terdapatsubtitusiparsialaluminiumolehmagnesium.Karenaadanyagayaikatan
van der Waals yang lemah di antara ujung lembaran silika dan terdapat
kekurangan muatan negatif dalam lembaran oktahedra, air dan ionion yang
berpindahpindah dapat masuk dan memisahkan lapisannya. jadi, kristal
montmorillonitesangat kecil, tapi pada waktu tertentu mempunyai gaya tarik
yang kuat terhadap air. Tanahtanah yang mengandung montmorillonitesangat
mudah mengembang oleh tambahan kadar air, yang selanjutnya tekanan
pengembangannyadapatmerusakstrukturringandanperkerasanjalanraya.
Illiteadalahbentukminerallempungyangterdiridarimineralmineralkelompok
illite.Bentuksusunandasarnyaterdiridarisebuahlembaranaluminiumoktahedra
yang terikat di antara dua lembaran silika tetrahedra. Dalam lembaran
oktahedra, terdapat subtitusi parsial aluminium oleh magnesium dan besi, dan
dalam lembaran tetrahedra terdapat pula subtitusi silikon oleh aluminium
(Gambar4).Lembaranlembaranterikatbersamasamaolehikatanlemahion
ionkaliumyangterdapatdiantaralembaranlembarannya.Ikatanikatandengan
ion kalium (K+) lebih lemah daripada ikatan hidrogen yang mengikat satuan
kristal kaolinite, tapi sangat lebih kuat daripada ikatan ionik yang membentuk
http://imamzuhri.blogspot.co.id/2012/09/tnh1.html

15/58

10/9/2015

ri.blogspot.comimamzuh

kristal montmorillonite. Susunan illite tidak mengembang oleh gerakan air di


antaralembaranlembarannya.

Gambar4.Diagramskematikstrukturillite(Lambe,1953)

1.3.2PengaruhAirpadaTanahLempung
Air biasanya tidak banyak mempengaruhi kelakuan tanah nonkohesif. Sebagai
contoh, kuat geser tanah pasir mendekati sama pada kondisi kering maupun
jenuh air. Tetapi, jika air berada pada lapisan pasir yang tidak padat, beban
dinamis seperti gempa bumi dan getaran lainnya sangat mempengaruhl kuat
gesernya. Sebaliknya, tanah butiran halus khususnya tanah lempung akan
banyakdipengaruhiolehair.Karenapadatanahberbutirhalus,luaspermukaan
spesifik menjadi lebih besar, variasi kadar air akan mempengaruhi plastisitas
tanahnya. Distribusi ukuran butiran jarangjarang sebagai faktor yang
mempengaruhi kelakuan tanah butiran halus. Batasbatas Atterberg digunakan
untukkeperluanidentifikasitanahini.
Partikelpartikellempung,mempunyaimuatanlistriknegatif.Dalamsuatukristal
yang ideal, muatanmuatan negatif dan positif seimbang. Akan tetapi, akibat
substitusi isomorf dan kontinuitas perpecahan susunannya, terjadi muatan
negatif pada permukaan partikel lempungnva. Untuk mengimbangi muatan
negatiftersebut,partikellempungmenarikionmuatanpositif(kation)darigaram
yang ada di dalam air porinya. Hal ini disebut dengan pertukaran ionion.
Selanjutnya,kationkationdapatdisusundalamurutanmenurutkekuatandaya
tarikmenariknya,sebagaiberikut:
Al3+>Ca2+ >Mg2+>NH4+>K+>H+>Na+>Li+
UrutantersebutmemberikanartibahwaionAl3+dapatmenggantiionCa2+,ion
Ca2+dapat mengganti Na+, dan seterusnya. Proses ini disebut dengan
pertukarankation.Sebagaicontoh:Na(lempung)+CaCl2Ca( lempung )
+NaCl
Kapasitas pertukaran kation tanah lempung didefinisikan sebagai jumlah
pertukaran ionion yang dinyatakan dalam miliekivalen per 100 gram lempung
kering.Beberapagaramjugaterdapatpadapermukaanpartikellempungkering.
Pada waktu air ditambahkan pada lempung, kationkation dan anionanion
mengapungdisekitarpartikelnya(Gambar5).

http://imamzuhri.blogspot.co.id/2012/09/tnh1.html

16/58

10/9/2015

ri.blogspot.comimamzuh

Gambar5.Kationdananionpadapartikel
Molekulairmerupakanmolekulyangdipolar,yaituatomhidrogentidaktersusun
simetri di sekitar atomatom oksigen (Gambar 6a). Hal ini berarti bahwa satu
.molekulairmerupakanbatangyangmempunyaimuatanpositifdannegatifpada
ujungyangberlawananataudipolar(dobelkutub)(Gambar6b).

Gambar6.Sifatdipolarair
Terdapat3mekanismeyangmenyebabkanmolekulairdipolardapattertarikoleh
permukaanpartikellempungsecaraelektrik(Gambar7):
(1)Tarikanantarapermukaanbermuatannegatifdaripartikellempungdengan
ujungpositifdarldipolar.

Gambar7.Molekulairdipolardalamlapisanganda
(2)Tarikanantarakationkationdalamlapisangandadenganmuatannegatif
dariujungdipolar.Kationkationinitertarikolehpermukaanpartikellempung
yangbermuatannegatif.
http://imamzuhri.blogspot.co.id/2012/09/tnh1.html

17/58

10/9/2015

ri.blogspot.comimamzuh

(3)Andilatomatomhidrogendalammolekulair,yaitudenganikatanhidrogen
antara atom oksigen dalam partikel lempung dan atom oksigen dalam
molekulmolekulair.
Airyangtertariksecaraelektrik,yangberadadisekitarpartikellempung,disebut
air lapisan ganda (doublelayer water). Sifat plastis tanah lempung adalah akibat
eksistensidariairlapisanganda.Ketebalanairlapisangandauntukkristalkaolinite
danmontmorillonitediperlihatkandalamGambar8.

Gambar8.Airpartikellempung
(a)Kaolinite
(b)Montmorillonite(T.W.Lambe,1960).
air lapisan ganda pada bagian paling dalam, yang sangat kuat melekat pada
partikeldisebutairserapan(adsorbedwater).Pertalianhubunganmineralmineral
dengan air serapannya, memberikan bentuk dasar dari susunan tanahnya. Tiap
tiap partikel saling terikat satu sama lain, lewat lapisan air serapannya. Maka,
adanyaionionyangberbeda,materialorganik,bedakonsentrasi,danlainlainnya
akan berpengaruh besar pada sifat tanahnya. Partikel lempung dapat tolak
menolakantarasatudenganyanglainsecaraelektrik,tapiprosesnyabergantung
pada konsentrasi ion, jarak antara partikel, dan faktorfaktor lainnya. Secara
sama, dapat juga terjadi hubungan tarikmenarik antara partikelnya akibat
pengaruh ikatan hidrogen, gaya van der Waals, macam ikatan kimia dan
organiknya. Gaya antara partikel berkurang dengan bertambahnya jarak dari
permukaan mineral seperti terlihat pada Gambar 9. Bentuk kurva potensial
sebenarnya akan tergantung pada valensi dan konsentrasi ion, larutan ion dan
padasifatdarigayagayaikatannya.
Jadi, jelaslah bahwa ikatan antara partikel tanah yang disusun oleh mineral
lempung akan sangat besar dipengaruhi oleh besarnya jaringan muatan negatif
padamineral,tipe,konsentrasi,dandistribusikationkationyangberfungsiuntuk
mengimbangkan muatannya. Schofield dan Samson (1954) dalam penyelidikan
pada kaolinite, Olphen (1951) dalam penyelidikan pada montmorillonite,
menemukan bahwa jumlah dan distribusi muatan residu jaringan mineral,
bergantung pada pH airnya. Dalam lingkungan dengan pH yang rendah, ujung
partikel kaolinite dapat menjadi bermuatan positif dan selanjutnya dapat
menghasilkan gaya tarik ujung ke permukaan antara partikel yang berdekatan.
Gayatarikinimenimbulkansifatkohesifnya.

http://imamzuhri.blogspot.co.id/2012/09/tnh1.html

18/58

10/9/2015

ri.blogspot.comimamzuh

Gambar9.Hubunganpotensialelektrostatis,kimia,dansebagainya,denganjarak
permukaanlempung

1.4SusunanTanahGranuler
Butirantanahyangdapatmengendappadasuatularutansuspensisecaraindividu
takbergantungpadabutiranyanglain(butiranlebihbesar0,02mm)akanberupa
susunantunggal.Sebagaicontohnya,tanahpasir,kerikil,ataubeberapacampuran
pasir dan lanau. Berat butiran menyebabkan butiran itu mengendap. Susunan
tanah (Gambar 10) mungkin tidak padat (angka pori tinggi atau kerapatan
rendah) atau padat (angka pori rendah atau kerapatan tinggi). Angka pori
tergantungpadadistribusiukuranbutiran,susunan,sertakerapatanbutirannya.

Gambar10.Susunanbutirantanahgranuler
Tanah granuler dapat membentuk hubungan sarang lebah (honeycomb)
(Gambar11)yangdapatmempunyaiangkaporiyangtinggi.Lengkunganbutiran
dapat mendukung beban statis, tapi susunan ini sangat sensitif terhadap
longsoran,getaran,ataubebandinamis.Adanyaairdalamsusunanbutiranyang
sangattidakpadatdapatmengubahsifatsifatteknisnya.
Kerapatanrelatifsangatberpengaruhpadasifatteknistanahgranuler.Karenaitu,
diperlukanpengujianterhadapcontohcontohtanahpasirpadakondisikerapatan
relatif yang sama seperti kondisi lapangannya. Akan tetapi, pengambilan contoh
benda uji untuk tanah pasir yang longgar di lapangan, sangat sulit. Material ini
sangat sensitif terhadap getaran, sehingga sangat sulit untuk menyamakan
kondisinya, sama seperti kondisi asli di lapangan. Karena itu, dalam praktek
digunakan beberapa macam alat penetrasi untuk mengetahui sifatsifat tanah
granuler.Pada cara ini, nilai tahanan penetrasi secara kasar dihubungkan dengan
nilaikerapatanrelatifnya.

http://imamzuhri.blogspot.co.id/2012/09/tnh1.html

19/58

10/9/2015

ri.blogspot.comimamzuh

Gambar11.Susunansaranglebah
Perlu diperhatikan bahwa dalam banyak masalah teknis, karakteristik tanah
granuler tidak cukup hanya ditinjau kerapatan relatifnya saja. Sebab, ada
kemungkinanduatanahpasirdenganangkaporidankerapatanrelatifyangsama,
mempunyaisusunanbutiranyangberbeda.Kondisidemikianakanmengakibatkan
perbedaan pada sifat teknisnya. Pada Gambar 12, kedua tanah pasir identik,
keduanya mempunyai distribusi ukuran butiran yang sama dan angka pori yang
sama, tapi susunannya jelas sangat berbeda. Sejarah tegangan yang pernah
dialami pada waktu yang lampau, merupakan suatu faktor yang harus
dipertimbangkan. Lapisan tanah granuler yang pernah mengalami pembebanan
yang lebih besar dari tekanan yang ada sekarang,. akan mempunyai sifat
teganganregangandanpenurunanyangsangatberbedadarijenistanahgranuler
yangbelumpernahmenderitabebanyanglebihbesardarisekarang(Lambrecbts
danLeonard,1978).

Gambar12.Tanahdengankerapatanrealtifyangsama,tapisusunan
butirannyaberbeda(Leonard,1978)
1.5PenyesuaianantaraPartikelpartikel
Tinjauan struktur tanah meliputi pertimbangan komposisi mineral dan sifatsifat
elektrik dari partikel padatnya. Demikian juga mengenai bentuk, penyesuaian
terhadapyanglain,sifatdankelakuannyaterhadapairtanah,komposisiion,serta
gayatarikantarapartikelnya.Gayatarikantarapartikelpadatanahtanahberbutir
kasar sangat kecil. Pada tanah jenis ini, bentuk partikel akan sangat
mempengaruhi sifat teknisnya. Sebagai contoh, pada sedimen pasir, khususnya
butiran yang besar, sedikit perubahan dari bentuk bulat ke bentuk kubus cukup
menyebabkan variasi yang besar pada karakteristik permeabilitas dalam arah
paralel maupun tegak lurusnya. Selanjutnya, posisi butiran relatif juga akan
berpengaruh besar terhadap stabilitas, permeabilitas dan karakteristik perubahan
bentuknya,danjugaakanberpengaruhpadadistribusitegangandidalamlapisan
tanahnya.jarakantarapartikeljugamempengaruhiikatanantarpartikelnya.

http://imamzuhri.blogspot.co.id/2012/09/tnh1.html

20/58

10/9/2015

ri.blogspot.comimamzuh

Gambar13.Skemasusunanpartikel(Rosenqvist,1959)
Susunanpartikeldapatdibagiatas2macam(Rosenqvist,1959), yaitu: susunan
terflokulasi (flocculated) (hubungan tepi partikel yang satu dengan permukaan
partikel yang lain) dan susunan terdispersi (dispersed) (hubungan permukaan
partikel yang satu dengan permukaan partikel yang lain) (Gambar 13). Sifat
endapan lempung akan mempunyai lebih atau kurang susunan terflokulasi,
tergantungdarilingkungandimanatanahtersebutberada.
Pada peristiwa konsolidasi, cenderung terjadi penyesuaian partikel ke bentuk
susunan terflokulasi atau paralel. Dalam hal konsolidasi satu dimensi (one
dimensionalconsolidation),seluruhpartikelkadangkadangmenyesuaikansendiri
kedalambidangparalel(Hvorslev,1938Lambe,1958)(Gambar14a).

Gambar14.Skemapenyesuaianpartikellempung
Pembentukan tanah secara acak menghasilkan pengelompokan penyesuaian
susunan partikel yang sejajar secara acak (Michaels, 1959) (Gambar 14b).
Regangan geser juga cenderung untuk menyusun partikel dalam tipe susunan
terdispersi(SeeddanCban,1959)(Gambar14c).
1.6AnalisisUkuranButiran
Sifatsifat tanah sangat bergantung pada ukuran butirannya. Besarnya butiran
dijadikandasaruntukpemberiannamadanklasifikasitanahnya.Olehkarenaitu,
analisisbutiraninimerupakanpengujianyangsangatseringdilakukan.
Analisisukuranbutirantanahadalahpenentuanpersentaseberatbutiranpadasatu
unitsaringan,denganukurandiameterlubangtertentu.
1.6.1TanabBerbutirKasar
Distribusi ukuran butir darl tanah berbutir kasar dapat ditentukan dengan cara
menyaringnya. Tanah benda uji disaring lewat satu unit saringan standar untuk
pengujiantanah.Berattanahyangtinggalpadamasingmasingsaringanditimbang
http://imamzuhri.blogspot.co.id/2012/09/tnh1.html

21/58

10/9/2015

ri.blogspot.comimamzuh

dan persentase terhadap berat kumulatif pada tiap saringan dihitung. Contoh
nomornomor saringan dan diameter lubang dari standar Amerika dapat dilihat
dalamTabel4.
Tabel4.SaringanstandarAmerika
NomerSaringan

DiameterLubang,mm

6,35

4,75

3,35

2,36

10

2,00

16

1,18

20

0,85

30

0,60

40

0,42

50

0,30

60

0,25

70

0,21

100

0,15

140

0,106

200

0,075

270

0,053

1.6.2TanahBerbutirHalus
Distribusi ukuran butiran dari tanah berbutir halus atau bagian berbutir halus dari
tanah berbutir kasar, dapat ditentukan dengan cara sedimentasi. Metode ini
didasarkan pada hukum Stokes yang berkenaan dengan kecepatan butiran
mengendap pada larutan suspensi. Menurut Stokes, kecepatan mengendap
butirandapatditentukanolehpersamaan:

(28)
dengan
v=kecepatan,samadenganjarak/waktu(L/t)
gw =beratvolumeair(g/cm3 )
gs=beratvolumebutiranpadat(g/cm3)

m=kekentalanairabsolut(gdet/cm2)
D=diameterbutirantanah(mm).
Persamaan(28)dapatdiubahdalambentuk,

Denganmenganggapgw =1gr/cm3,

http://imamzuhri.blogspot.co.id/2012/09/tnh1.html

22/58

10/9/2015

ri.blogspot.comimamzuh

(29)

dengan

(30)

NilaiKmerupakanfungsidariGs,danmyangtergantungpadatemperaturbenda
uji. Butiran yang lebih besar akan mengendap lebih cepat dan sebaliknya butiran
lebihhalusakanmengendaplebihlamadidalamsuspensinya.HukumStokestidak
cocok untuk butiran yang lebih kecil dari 0,0002 mm, karena gerak turunnya
butiran akan dipengaruhi oleh gerak Brownian. Ukuran butiran diberikan sebagai
diameter bola yang akan mengendap pada kecepatan yang sama, pada besar
butiranyangsama.
Tanah benda uji sebelumnya harus dibebaskan dari zat organik, selanjutnya
dilarutkan ke dalam air destilasi yang dicampur dengan agen pendeflokulasi
(deflocculatingagent)agarpartikelnyamenjadibagianvangterpisahsatudengan
yang lain. Kemudian, larutan suspensi ditempatkan pada tabung sedimentasi.
Dengan Hukum Stokes, hubungan waktu ( t ) untuk ukuranukuran butiran
tertentu ( D ) ( diameter pengendapan ekivalen ) pada kedalaman suspensinya
dapatditentukan.Padawaktutertentu(t1)bendaujidiambildenganpipetpada
kedalamantertentudibawahpermukaan.Bendaujiyangterambiliniakanberisi
hanyabutiranyanglebihkecildaridiametertertentuD1.Jikabendaujidiambildarl
kedalaman tertentu pada waktuwaktu yang dihubungkan dengan pemilihan
butiran yang lain, maka distribusi ukuran butirannya dapat ditentukan dari berat
endapannya.
Carahidrometerjugabiasadigunakan,yaitudenganmemperhitungkanberatjenis
suspensi yang tergantung dari berat butiran tanah dalam suspensi pada waktu
tertentu. Pengujian laboratorium dilakukan dengan menggunakan gelas ukuran
.'engan kapasitas 1000 ml yang diisi dengan larutan air, bahan pendispersi dan
tanahyangakandiuji.Gambar15menunjukkanskemaalatujihidrometer.

Gambar15.Alatpengujianhidrometer
Selanjutnya dari cara yang dipilih, yaitu salah satu dari cara sedimentasi atau
hidrometer, distribusi ukuran butir tanah digambarkan dalam bentuk kurva semi
http://imamzuhri.blogspot.co.id/2012/09/tnh1.html

23/58

10/9/2015

ri.blogspot.comimamzuh

logaritmis.Ordinatgrafikmerupakanpersentaseberatdaributiranyanglebihkecil
daripadaukuranbutiranyangdiberikandalamabsisnya.Untuktanahyangterdiri
dari campuran butiran halus dan kasar, gabungan antara analisis saringan dan
sedimentasi dapat digunakan. Dari hasil penggambaran kurva yang diperoleh,
tanah berbutir kasar digolongkan sebagai gradasi baik bila tidak ada kelebihan
butiran pada sembarang ukurannya dan tidak ada yang kurang pada ukuran
butiransedang.Umumnya,tanahbergradasibaikjikadistribusiukuranbutirannya
meluas pada ukuran butirannya. Tanah berbutir kasar digambarkan sebagai
gradasi buruk, bila jumlah berat butiran sebagian besar mengelompok di dalam
batas interval diameter butir yang sempit (disebut dengan tanah seragam). Dan
jugadikatakanbergradasiburukjikabutiranbesarmaupunkecilada,tapidengan
pembagianbutiranyangrelatifrendahpadaukuransedang(Gambar15).
Nilal D10 didefinisikan sebagai 10% dari berat butiran total yang mempunyai
diameterbutiranlebihkecildariukuranbutirantertentu.D10=0,45mm,artinya
10% dari berat butiran total berdiameter kurang dari 0,45 mm. Ukuranukuran
yang lain seperti D30, D60 dapat didefinisikan seperti cara di atas. Ukuran
D10didefinisikansebagaiukuranefektif(effectivesize).
Kemiringan dan bentuk umum dari kurva distribusi dapat digambarkan oleh
koefisien keseragaman (coefficient of uniformity), Cu, dan koefisien gradasi
(coefficientofgradation),Cc ,yangdiberikanmenurutpersamaan:

(31)

(32)

TanahbergradasibaikjikamempunyaikoefisiengradasiCc antara1dan3dengan
Culebih besar 4 untuk kerikil dan lebih besar 6 untuk pasir, selanjutnya tanah
disebutbergradasisangatbaikbilaCu>15.
Contobsoal11:
DaridiagramdistribusibutiranGambar16.TentukanD10,CudanCc ,untuktiap
kurvanya.
Penyelesaian:
TanahA:
Tanahinitermasukbergradasibaikterlihatdaribentukkurvanya.D10=0,02
mmD30=0,6mmD60=8,5mm

Gambar16.Analisisdistribusiukuranbutiran

http://imamzuhri.blogspot.co.id/2012/09/tnh1.html

24/58

10/9/2015

ri.blogspot.comimamzuh

KarenaCu>15danCuantara1dan3,tanahinibenarbergradasibaik.
(b)TanahB:
Tanahinibergradasiburukkalaudilihatdaribentukkurvanya.
D10=0,021mmD60=1mm

Walaumenurutkriteriakoefisienkeseragamantanahinibergradasibaik,tapi
karenatidakmemenuhikriteriakoefisiengradasi(Cc =0,076<1),maka
tanahinimasukgolongangradasiburuk.
(c)TanahC:
Tanah ini termasuk tanah seragam (uniform) kalau dilihat dari bentuk
kurvanya.
D10=0,35mmD60=0,80mm

Walaupun Cc < 1 , tapi karena Cu sangat kecil, maka tanah ini masuk
golongangradasiburuk.

http://imamzuhri.blogspot.co.id/2012/09/tnh1.html

25/58

10/9/2015

ri.blogspot.comimamzuh

Contohsoal12:
Hasilpengujiananalisissaringanadalahsebagaiberikut:
Diameterlubang
(mm)

Beratbutiranyangtinggal
(gram)

4,75
2,36
1,18
0,60
0,30
0,21
0,15
0,075

0,0
8,0
7,0
11,0
21,0
63,0
48,0
14,0

Daripengujianhidrometerdiperolehdatasebagaiberikut:
Diameterbutiran
(mm)

Beratbutiran
(gram)

0,060,02
0,020,006
0,0060,002
lebihkecil0,002

2
1
0
0

Gambarkankurvadistribusiukuranbutiran,D10dannilaikoefisienkeseragaman(
Cu)!Bagaimanadengangradasinya?
Penyelesaian:

GambarC.4
Diameterlubang
(mm)

Beratbutiran
yangtinggal(
gram)

4,75
2,36
1,18
0,60
0,30
0,21
0,15
0,075
0,02
http://imamzuhri.blogspot.co.id/2012/09/tnh1.html

%tinggal

%lolos

0,0
8,0
7,0
11,0
21,0
63,0
48,0
14,0

0,0
4,6
4,0
6,3
12,0
36,0
27,4
8,0

100
95,4
91,4
85,1
73,1
37,1
9,7
1,7

2,0

1,1

0,6
26/58

10/9/2015

ri.blogspot.comimamzuh

0,006
0,0060,002
lebihkecil0,002

1,0
0
0

0,6

Daridiagramdistribusibutirandapatdilihat:
D10=0,15mm
D30=0,18mm
D60=0,26mm

Maka,tanahbergradasiburuk.

1.7.BatasbatasAtterberg
Suatu hal yang penting pada tanah berbutir halus adalah sifat plastisitasnya.
Plastisitas disebabkan oleh adanya partikel mineral lempung dalam tanah. Istilah
plastisitas digambarkan sebagai kemampuan tanah dalam menyesuaikan
perubahanbentukpadavolumeyangkonstantanparetakretakatauremuk.
Tergantungpadakadarairnya,tanahmungkinberbentukcair,plastis,semipadat,
atau padat. Kedudukan kadar air transisi bervariasi pada berbagai jenis tanah.
Kedudukanfisiktanahberbutirhaluspadakadarairtertentudisebutkonsistensi.
Konsistensi tergantung pada gaya tarik antara partikel mineral lempungnya.
Sembarang pengurangan kadar air menghasilkan berkurangnya tebal lapisan
kation dan terjadi penambahan gaya tarik antarpartikelnya. Bila tanah dalam
kedudukan plastis, besarnya jaringan gaya antarpartikel akan sedemikian hingga
partikelnya bebas untuk relatif menggelincir antara satu dengan yang lainnya,
dengan kohesi antaranya tetap terpelihara. Pengurangan kadar air juga
menghasilkan pengurangan volume tanah. Sangat banyak tanah berbutir halus
yangadadialamdalamkedudukanplastis.

Gambar20.BatasbatasAtterberg
Atterberg (1911), memberikan cara untuk menggambarkan batasbatas
konsistensi dari tanah berbutir halus dengan mempertimbangkan kandungan
kadar airnya. Batasbatas tersebut adalah batas cair, batas plastis, dan batas
susut. Kedudukan batas konsistensi dari tanah kohesif disajikan dalam Gambar
20.
1.7.1BatasCair(LiquidLimit)
Batascair(LL),didefinisikansebagaikadarairtanahpadabatasantarakeadaan
cairdankeadaanplastis,yaitubatasatasdaridaerahplastis.
http://imamzuhri.blogspot.co.id/2012/09/tnh1.html

27/58

10/9/2015

ri.blogspot.comimamzuh

Gambar21.Skemaalatpengujianbatascair
Batas cair biasanya ditentukan dari pengujian Casagrande (1948). Gambar
skematis dari alat pengukur batas cair dapat dilihat pada Gambar 21. Contoh
tanah dimasukkan dalam cawan. Tinggi contoh tanah dalam cawan kirakira 8
mm.Alatpembuatalur(groovingtool)dikerukkantepatditengahtengahcawan
hingga menyentuh dasarnya. Kemudian, dengan alat penggetar, cawan diketuk
ketukkanpadalandasannyadengantinggijatuh1cm.Persentasekadarairyang
dibutuhkanuntukmenutupcelahsepanjang12,7mmpadadasarcawan,sesudah
25kalipukulan,didefinisikansebagaibatascairtanahtersebut.
Karena sulitnya mengatur kadar air pada waktu celah menutup pada 25 kali
pukulan, maka biasanya percobaan dilakukan beberapa kali, yaitu dengan kadar
airyangberbedadandenganjumlahpukulanyangberkisarantara15sampai35.
Kemudian, hubungan kadar air dan jumlah pukulan, digambarkan dalam grafik
semilogaritmisuntukmenentukankadarairpada25kalipukulannya.
1.7.2BatasPlastis(PlasticLimit)
Batasplastis(PL),didefinisikansebagaikadarairpadakedudukanantaradaerah
plastisdansemipadat,yaitupersentasekadarairdimanatanahdengandiameter
silinder3,2mmmulairetakretakketikadigulung.
1.7.3BatasSusut(ShrinkageLimit)
Batas susut (SL), didefinisikan sebagai kadar air pada kedudukan antara daerah
semipadatdanpadat,yaitupersentasekadarairdimanapengurangankadarair
selanjutnya tidak mengakibatkan perubahan volume tanahnya. Percobaan batas
susutdilaksanakandalamlaboratoriumdengancawanporselindiameter44,4mm
dengan tinggi 12,7 mm. Bagian dalam cawan dilapisi dengan pelumas dan diisi
dengan tanah jenuh sempurna. Kemudian dikeringkan dalam oven. Volume
ditentukan dengan mencelupkannya dalam air raksa. Batas susut dinyatakan
dalampersamaan:

http://imamzuhri.blogspot.co.id/2012/09/tnh1.html

28/58

10/9/2015

ri.blogspot.comimamzuh

(33)
dengan:
m1=berattanahbasahdalamcawanpercobaan(gr)
m2=berattanahkeringoven(gr)
vl=volumetanahbasahdalamcawan(cm3)
v2=volumetanahkeringoven(cm3)
gw =beratjenisair
Gambar22menyajikanhubunganvariasikadarairdanvolumetotaldaritanah
pada kedudukan batas cair, batas plastis dan batas susutnya. Batasbatas
Atterberg sangat berguna untuk identifikasi dan klasifikasi tanah. Batasbatas ini
seringdigunakansecaralangsungdalamspesifikasi,gunamengontroltanahyang
digunakanuntukstruktururupantanah

Gambar22.Variasivolumedankadarairpada
kedudukanbatascair,batasplastis,dan
batassusutnya
1.7.4IndeksPlastisitas(PlasticityIndex)
Indeksplastisitas(PI)adalahselisihbatascairdanbatasplastis.
PI=LLPL
Indeks plastisitas akan merupakan interval kadar air di mana tanah masih
bersifat plastis. Karena itu, indeks plastis menunjukkan sifat keplastisan
tanahnya. jika tanah mempunyai interval kadar air daerah plastis yang kecil,
maka keadaan ini disebut dengan tanah kurus. Kebalikannya, jika tanah
mempunyai interval kadar air daerah plastis yang besar disebut tanah gemuk.
Batasanmengenaiindeksplastis,sifat,macamtanah,dankohesinyadiberikan
olehAtterbergterdapatdalamTabel5.
Tabel5.NilaiIndeksplastisitasdanmacamtanah
PI

Sifat

Macamtanah

Kohesi

Nonplastis

Pasir

Nonkohesif

<7

Plastisitas
rendah

Lanau

Kohesif
sebagian

http://imamzuhri.blogspot.co.id/2012/09/tnh1.html

29/58

10/9/2015

ri.blogspot.comimamzuh

717

Plastisitas
sedang

Lempung
berlanau

Kohesif

>17

Plastisitas
tinggi

Lempung

Kohesif

1.7.5IndeksCair(LiquidityIndex)
Kadar air tanah asli relatif pada kedudukan plastis dan cair dapat didefinisikan
olehindekscair(liquidityindex),LI,menurutpersamaan:

(35)
denganWNadalahkadarairaslinya.Dapatdilihatdaripersamaan(35)bahwa
jikaWN=LL,makaindekscairakansamadengan1.Sedang,jikaWNa=PL,
indeks cair akan sama dengan nol. jadi, untuk lapisan tanah asli yang dalam
kedudukanplastis,nilaiLL>WN>PL.Nilaiindekscairakanbervariasiantara0
dan1.LapisantanahaslidenganWN>LLakanmempunyaiLI>1.
1.8.Aktivitas
Ketebalan air mengelilingi butiran tanah lempung tergantung dari macam
mineralnya.jadi,dapatdiharapkanplastisitastanahlempungtergantungdari:

1. Sifatminerallempungyangadapadabutirannya.
2. Jumlahmineralnya.
Berdasarkan pengujian laboratorium pada beberapa tanah (Skempton, 1953),
diperoleh bahwa indeks plastisitas berbanding langsung dengan persen fraksi
ukuranlempungnya(yaitupersendariberatyangle.bihkecildariukuran0,002
mm),sepertiyangdiberikandalamGambar23.

Gambar23.Variasiindeksplastisdenganpersenfraksilempung(Skempton,
1953)
Dari hasil pengamatan ini, Skempton (1953) mendefinisikan parameter A yang
disebutaktivitassebagai:

http://imamzuhri.blogspot.co.id/2012/09/tnh1.html

30/58

10/9/2015

ri.blogspot.comimamzuh

Dengan C adalah persentase berat dari fraksi ikuran lempung.


Aktivitas tanah yang diuji akan merupakan fungsi dari macam mineral lempung
yangdikandungnya.
Contohsoal13:
Beberapa percobaan penentuan batasbatas konsistensi, menghasilkan data
sebagaiberikut:
Bendauji

Jumlahpukulan

12

17

23

28

+cawan(
gram)

28,15

23,22

23,20

23,18

Berattanahkering

24,20

20,89

20,89

20,90

+cawan(
gram)

15,30

15,10

15,20

15,00

Berattanahbasah

Beratcawan(gram
)
Tentukan batas cair, indeks plastis ( PI ) dan indeks ( LI ) tanah tersebut !
AnggapPL=20%,WN=38%.
Penyelesaian:
Contohbendauji

Hasil kadar air ( w ) dan jumlah pukulan digambarkan pada diagram batas cair
padaGambarC.5.darigambardiagramini,pada25xpukulandiperolehkadar
air39%.Jadi,batascairLL=39%.
Indeksplastis(PI)=LLPL=(3920)%=19%.

Indekscair(LI)=

http://imamzuhri.blogspot.co.id/2012/09/tnh1.html

31/58

10/9/2015

ri.blogspot.comimamzuh

GambarC.5.Hubungankadarairdanjumlahpukulan
Contohsoal14:
Daripengujianbatassusutdilaboratorium,diperolehdatasebagaiberikut:Berat
tanah dalam cawan mulamula = 47 gram dengan volume 16,25 cm3. Setelah
dikeringkan dalam oven, beratnya tinggal 30 grain. Volume ditentukan dengan
mencelupkantanahkeringinikedalamairraksa.Airraksayangtumpahseberat
150,96gram.Hitunglahbatassusuttanahini.
Penyelesaian:

GambarC.6
Dihitungvolumetanahsetelahkering:
Beratjenisairraksa13,6gram/cm3
Volumetanahkeringoven:V2=150,96/13,6=11,lcm3
Batassusutditentukandenganmenggunakanpersamaan:

Jadi,batassusut(SL)tanahiniadalah39,5%.
Contobsoal15:
Lempungjenuhberbentukkubusmempunyaivolume1m3denganberatjenis=
2,7 dan batas susut (SL) = 12%. Lempung mempunyai kadar air 20%,
dikeringkan di bawah sinar matahari sampai mencapai kadar air 3%. Anggap
http://imamzuhri.blogspot.co.id/2012/09/tnh1.html

32/58

10/9/2015

ri.blogspot.comimamzuh

lempunginiadalahhomogendanisotropis,tentukantinggikubuslempungsetelah
kering.
Penyelesaian:
Karena batas susut adalah batas kadar air di mana tanah tidak mengalami
pengurangan volume lagi, maka tinggi kubus setelah kering akan diperhitungkan
terhadapkadarairpadabatassusutnya,yaitupadakadarair12%.
Kondisisebelumdikeringkan:
Kadarairw=20%
Ww /Ws=0,20Ww =0,20Ws(1)
BeratjenisGs=Ws/(Vsgw )=2,7Ws=2,7Vs(2)
Dari(1)dan(2)diperolehhubungan,(gw =1):
Ww /Ws=0,2x2,7Vs =0,54Vs
Untuk1m3tanahjenuh(tanparonggaudara),
Volumepadat:

Volumecair:

Kondisisetelahdikeringkan:
Kadarairyangd.iperhitungkan,w=12%.
Ww /Ws=0,12Ww =0,12Ws
Ws=2,7VsVw =0,12x2,7Vs=0,32Vs
Kondisisebelumdansesudahdikeringkan,Vstetapsama.
Makavolumeair=Vw2=0,32x0,65=0,21m3
Perubahanvolumeair=Vw1Vw2=0,14m3.
Volumetanahsetelahkering=10,14=0,86m3
jadi,tinggikubussetelahkering=(0,86)1/3=0,95m.

1.9.KlasifikasiTanah
Umumnya, penentuan sifatsifat tanah banyak dijumpai dalam masalah teknis
yang berhubungan dengan tanah. Hasil dari penyelidikan sifatsifat ini kemudian
dapatdigunakanuntukmengevaluasimasalahmasalahtertentu,seperti:
(1)Penentuanpenurunanbangunan,yaitudenganmenentukankompresibilitas
tanahnya..Darisiniselanjutnyadigunakandalampersamaanpenurunanyang
didasarkanpadateorikonsolidasidariTerzaghi.
(2) Penentuan kecepatan air yang mengalir lewat benda uji, guna menghitung
koefisien permeabilitasnya. Dari sini kemudian dihubungkan dengan Hukum
Darcy dan jaring arus untuk menentukan debit aliran yang lewat struktur
tanahnya.
(3)Untukmengevaluasistabilitastanahyangmiring,denganmenentukankuat
gesertanahnya.Darisinikemudiandimasukkandalamrumusstatika.
Dalam banyak masalah teknis (semacam perencanaan perkerasan jalan,
bendungan dalam urugan, dan lainlainnya), pemilihan tanahtanah ke dalam
kelompok ataupun subkelompok yang menunjukkan sifat atau kelakuan yang
sama akan sangat membantu. Pemilihan ini yang kemudian disebut klasifikasi.
Klasifikasi tanah sangat membantu perencana dalam memberikan pengarahan
melalui cara empiris yang tersedia dari hasil pengalamari yang lalu. Tetapi,
http://imamzuhri.blogspot.co.id/2012/09/tnh1.html

33/58

10/9/2015

ri.blogspot.comimamzuh

perencanaharusberhatihatidalam.penerapannyakarenapenyelesaianmasalah
stabilitas,kompresi(penurunan),aliranairyangdidasarkanpadaklasifikasitanah
seringmenimbulkankesalahanyangberarti.
Kebanyakan klasifikasi tanah menggunakan indeks tipe pengujlan yang sangat
sederhana untuk memperoleh karakteristik tanahnya. Karakteristik tersebut
digunakan untuk menentukan kelompok klasifikasinya. Umumnya, klasifikasi
tanah didasarkan atas ukuran partikel yang diperoleh dari analisis saringan (dan
percobaansedimentasi)danplastisitasnya.
Sekarang,terdapatduasistemklasifikasiyangdapatdigunakan.Keduanyaadalah
Unified Soil Clasification System dan AASHTO. Sistemsistem ini menggunakan
sifatsifatindekstanahyangsederhanasepertidistribusiukuranbutiran,batascair
dan indeks plastisitasnya. Klasifikasi tanah dari sistem Unified mula pertama
diajukan oleh Casagrande (1942), kemudian direvisi oleh kelompok teknisi dari
USBR (United State Bureau of Reclamation). Dalam bentuk yang sekarang,
sisteminibanyakdigunakanolehberbagaiorganisasikonsultangeoteknik.

1.10.SistemKlasifikasiUnifified
Pada sistem Unified, suatu tanah diklasifikasikan ke dalam tanah berbutir kasar
(kerikil dan pasir) jika lebih dari 50% tinggal dalam saringan nomer 200, dan
sebagai tanah berbutir halus (lanau dan lempung) jika lebih dari 50% lewat
saringan nomer 200. Selanjutnya, tanah diklasifikasikan dalam sejumlah
kelompokmdansubkelompokyangdapatdilihatTabel1.

Simbolsimbolyangdigunakantersebutadalah:
G=kerikil(gravel)
http://imamzuhri.blogspot.co.id/2012/09/tnh1.html

34/58

10/9/2015

ri.blogspot.comimamzuh

S=pasir(sand)
C=lempung(clay)
M=lanau(silt)
O=lanauataulempungorganik(organicsiltorclay)
Pt=tanahgambutdantanahorganiktinggi(peatandhighlyorganicsoil)
W=gradasibaik(wellgraded)
P=gradasiburuk(poorlygraded)
H=plastisitastinggi(highplasticity)
L=plastisitasrendah(lowplasticity).
Berikut ini diterangkan penggunaan Tabel 1. Misalnya, dari hasil pengujian
laboratoriumdiperolehdata:batasplastis(PL)=16%batascair(LL)=42%,
sedangdarianalisissaringandiperoleh:
Nomersaringan

%lolos

100,0

10

93,2

40

81,0

200

61,5

Karena persentase lolos saringan nomer 200 adalah 61,5%, yang berarti
lebihbesardari50%,makadalamTabel1 harus digunakan kolom bawah yaitu
butiran halus. Karena nilai LL = 42% (lebih kecil dari 50%), maka termasuk CL
atau ML. Selanjutnya, dicari nilai indeks plastisnya, PI = LL PL. Dari sini
ditemukannilaiPI=42%16%=26%.NilainilaiPIdanLLkemudiandiplotpada
diagram plastisitas, sehingga akan ditemukan letak titik di atas garis A, yang
menempati zone CL. Jadi, jenis tanah tersebut diklasifikasikan sebagai CL
(lempunginorganikberplastisitasrendah).
ProseduruntukmenentukanklasifikasitanahsistemUnifiedadalahsebagaiberikut
:
(1) Tentukan apakah tanah berupa butiran halus atau butiran kasar secara
visualataudengancaramenyaringnyadengansaringannomer200.
(2)Jikatanahberupabutirankasar:
(a)Saringtanahtersebutdangambarkangrafikdistribusibutirannya.
(b) Tentukan persen butiran lolos saringan no. 4. Bila persentase butiran
yangloloskurangdari50%,klasifikasikantanahtersebutsebagaikerikil.
Bilapersenbutiranyangloloslebihdari50%,klasifikasikansebagaipasir.
(c) Tentukan jumlah butiran yang lolos saringan no. 200. Jika persentase
butiranyangloloskurangdari5%,pertimbangkanbentukgrafikdistribusi
butiran dengan menghitung Cudan Cc . Jika termasuk bergradasi baik,
maka klasifikasikan sebgai GW (bila kerikil) atau SW (bila pasir). Jika
termasukbergradasiburuk,klasifikasikansebagaiGP(bilakerikil)atauSP
(bilapasir).
(d) Jika persentase butiran tanah yang lolos saringan no. 200 di antara 5
sampai12%,tanahakanmempunyaisimboldobeldanmempunyaisifat
keplastisan(GWGM,SWSM,dansebagainya).
(e) Jika persentase butiran tanah yang lolos saringan no. 200 lebih besar
12%, harus diadakan pengujian batasbatas Atterberg dengan
menyingkirkan butiran tanah yang tinggal dalam saringan no. 40.
Kemudian, dengan menggunakan diagram plastisitas, tentukan
klasifikasinya(GM,GC,SM,SC,GMGCatauSMSC).
(3)Jikatanahberbutirhalus:
(a)KerjakanpengujianbatasbatasAtterbergdenganmenyingkirkanbutiran
tanah yang tinggal dalam saringan no. 40. Jika batas cair lebih dari 50,
klasifikasikan sebagai H (plastisitas tinggi) dan jika kurang dari 50,
klasifikasikansebagaiL(plastisitasrendah),
(b) Untuk H (plastisitas tinggi), jika plot batasbatas Atterberg pada grafik
plastisitas di bawah garis A, tentukan apakah tanah organik (OH) atau
http://imamzuhri.blogspot.co.id/2012/09/tnh1.html

35/58

10/9/2015

ri.blogspot.comimamzuh

anorganik(MH)!JikaplotnyajatuhdiatasgarisA,klasifikasikansebagai
CH.
(c)UntukL(plastisitasrendah),jikaplotbatasbatasAtterbergpadagrafik
plastisitas di bawah garis A dan area yang diarsir, tentukan klasisifikasi
tanahtersebutsebagaiorganik(OL)atauanorganik(ML)berdasarwarna,
bau, atau perubahan batas cair dan batas plastisnya dengan
mengeringkannyadidalamoven.
(d)JikaplotbatasatasAtterbergpadagrafikplastisitasjatuhpadaareayang
diarsir, dekat dengan garis A atau nilai LL sekitar 50, gunakan simbol
dobel.
1.11.SistemKlasifikasiAASHTO
Sistem klasifikasi AASHTO (American Association of State Highway and
TransportationOfficialsClassification)bergunauntukmenentukankualitastanah
guna perencanaan tibunan jalan, subbase dan subgrade. Karena sistem ini
ditujukan untuk maksudmaksud dalam lingkup tersebut, penggunaan sistem ini
dalamprakteknyaharusdipertimbangkanterhadapmaksudaslinya.
SistemklasifikasiAASHTOmembagitanahkedalamtanah8kelompok,A1
sampai A8 termasuk subsubkelompok. Tanahtanah dalam tiap kelompoknya
dievaluasi terhadap indeks kelompoknya yang dihitung dengan rumusrumus
empiris. Pengujian yang digunakan hanya analisis saringan dan batasbatas
Atterberg.SistemklasifikasiAASHTO,dapatdilihatdalamTabel2.
Indeks kelompok (group index) digunakan untuk mengevaluasi lebih lanjut
tanahtanahdalamkelompoknya.Indekskelompokdihitungdenganpersamaan:
GI=(F35)[0,2+0,005(LL40)]+0,01(F15)(PI10)(1.37)
dengan
GI=indekskelompok(groupindex)
F=persenmateriallolossaringanno.200
LL=batascair
PI=indeksplastisitas
Bilanilaiindekskelompok(GI)semakintinggi,semakinberkurangketepatan
penggunaan tanahnya. Tanah granuler diklasifikasikan ke dalam klasifikasi A1
sampai A3. Tanah A1 granuler yang bergradasi baik, sedang A3 adalah pasir
bersih yang bergradasi buruk. Tanah A2 termasuk tanah granuler (kurang dari
35%lewatsaringanno.200),tetapimasihterdiriataslanaudanlempung.Tanah
berbutir halus diklasifikasikan dari A4 sampai A7, yaitu tanah lempunglanau.
Perbedaan keduanya didasarkan pada batasbatas Atterberg, Gambar 1. dapat
digunakan untuk memperoleh batasbatas antara batas cair (LL) dan indeks
plastis(PI)untukkelompokA4sampaiA7danuntuksubkelompokdalamA2.

Gambar1.NilainilaibatasbatasAtterberguntuksubkelompokA4,A5,A6,dan

http://imamzuhri.blogspot.co.id/2012/09/tnh1.html

36/58

10/9/2015

ri.blogspot.comimamzuh
A7

Dalam Gambar 1, garis A dari Casagrande dan garis U digambarkan bersama


sama. Tanah Organik tinggi seperti tanah gambut (peat) diletakkan dalam
kelompokA8.HubunganantarasistemklasifikasiUnifieddanAASHTOditinjaudari
kemungkinankemungkinan kelompoknya, diperlihatkan dalam Tabel 2a dan
Tabel 2b. Cara penggunaan sistem klasifikasi AASHTO dinyatakan dalamcontoh
soalberikut:Analisisbutirandarisuatutanahtakorganikditunjukandalamtabel
dibawahini:
Ukuransaringan
(mm)
2,000(no.10)

%lolos
100

0,075(no.200)

75

0,050

65

0,005

33

0,002

18

Datatanahlainnya,LL=54%,PI=23%,
Penyelesaian dari data di atas dengan sistem klasifikasi AASHTO adalah sebagai
berikut:
F=75%,lebihbesardari35%lolossaringanno.200,makatermasuk
jenislanauataulempung
LL=54%,kemungkinandapatdikelompokkanA5(41%minimum),A75
atauA76(41%minimum).
PI=23%,untukA5PImaksimum10%.Jadi,kemungkinantinggalsalah
satuA75atauA76.
Untukmembedakankeduanya,dihitungPL=LLPI=5423=31,lebihbesar
30.Jikadihitungindekskelompoknya,
GI=(7535)[0,2+0,005(5440)]+0,01(7515)(2310).
=19(dibulatkan)
MengingatPL>30%,makatanahdiklasifikasikanA75(19).
Perhatikan,nilaiGIbiasanyadituliskanpadabagianbelakangdengantandakurung.
TerdapatbeberapaaturanuntukmenggunakannilaiGI,yaitu:
(1)BilaGI<0,makadianggapGI=0.
(2) NilaiGIyangdihitungdaripersamaan(1.37),dibulatkankeangkayang
terdekat.
(3)NilaiGIuntukkelompoktanahA1a,A1b,A25,danA3selalunol.
(4) Untuk kelompok tanah A26 dan A27, hanya bagian dari persamaan
indekskelompokyangdigunakanGI=0,01(F15)(PI10).
(5)TakadabatasatasnilaiGI.

Tabel1.7.KlasifikasitanahsistemAASHTO

Catatan:KelompokA7dibagiatasA75danA76bergantungpadabatasplastisnya(PL).
UntukPL>30,klasifikasinyaA75
UntukPL<30,klasifikasinyaA76
np=nonplastis

Contohsoal1.16:
Analisis saringan dan plastisitas pada 2 contoh tanah ditunjukkan seperti pada
Tabelberikutini.

http://imamzuhri.blogspot.co.id/2012/09/tnh1.html

37/58

10/9/2015

ri.blogspot.comimamzuh

No.Saringan

Diameter
butiran(mm)

TanahI
(%lolos)

TanahI
(%lolos)

4,75

100

96

10
40

2,00
0,425

92
87

89
41

100

0,15

78

200
LL

0,075

61
21

PL

15

PI

Nonplastis

Klasifikasikeduajenistanahtersebut.
Penyelesaian:
GunakanTabel1.6
Gambarkankurvadistribusibutiranuntukkeduacontohtanahini(GambarC1.7).
UntuktanahI,dapatdilihatdarigambarnya,lebihdari50%lolossaringanno.200
Atterbergdibutuhkanuntukklasifikasinya.DarinilaiLL=21danPI=6,menurut
diagramplastisitas,tanahtermasukCLML.
TanahIItermasuktanahberbutirkasar,hanya5%lolossaringanno.200.Karena
96% tanah lolos saringan no. 4, tanah ini termasuk pasir (bukan kerikil).
Perhatikan bahwa material lolos saringan no. 200 = 5%. Dari Tabel 1.6 dapat
dibacabahwatanahmempunyaidobelsimbol,yaituSPSMbergantungpadanilai
CudanCc nya.DarigrafikdistribusibutirandiperolehD60=0,73mm,D30= 0,34
mm,D10=0,15mm.
Koefisienkeseragaman:

Gambar2
Koefisiengradasi:

http://imamzuhri.blogspot.co.id/2012/09/tnh1.html

38/58

10/9/2015

ri.blogspot.comimamzuh

Tanahtermasukbergradasibaik,jikaCc diantara1dan3,sedangCu>6,Karena
tanahinitakmasukkriteriatersebut,tanahadalahSPSMdengangradasiburuk.
Karenabutiranhaluslanau(nonplastis),tanahadalahSM.
Contohsoal1.17:
Analisissaringanpada2contohtanahPdanQmenghasilkandatasebagaiberikut
:
Perkiraan diameter butiran ( mm )

0,6

0,2

0,06

0,02

0,002

Persentase berat

100

34

24

20

14

Lolos saringan (%)

95

72

60

41

34

19

Tanah P dengan berat volume basah di lapangan 1,70 t/m3, kadar air 21% dan
berat jenis 2,65. Tanah Q diperoleh dari contoh asli (undisturbed sample)
menghasilkannilaiberatvolumebasah2,0t/m3,kadarair23%,danberatjenis
2,68. Klasifikasikan tanahtanah tersebut. Tanah mana yang mempunyai
kemungkinan kuat geser dan tahanan terhadap deformasi (penurunan) yang
tinggi.
Penyelesaian:
Penyelesaian dengan menggunakan kurva distribusi sangat tepat. Tapi, ada satu
cara yang lain yaitu dengan membagibagi kelompok butirannya. Dari klasifikasi
butiranmenurutMIT:
(a)TanahP
Butiranukuranpasir:(10020)=80%
Butiranukuranlanau:(200)=20%
Dari hitungan ini, dapat disimpulkan bahwa tanah P adalah pasir berlanau (SM),
karenaunsurpasirlebihbanyak.
Beratvolumekering:

http://imamzuhri.blogspot.co.id/2012/09/tnh1.html

39/58

10/9/2015

ri.blogspot.comimamzuh

Dari nilai porositas yang diperoleh, dapat


diketahuibahwatanahPdalamkondisisangattidakpadat.Olehkarenaitu,kuat
geserdantahananterhadapdeformasisangatrendah.
(b)TanahQ
Butiranukurankerikil:(10095)=5%
Butiranukuranpasir:(9541)=54%
Butiranukuranlanau:(4119)=22%
Butiranukuranlempung:(190)=19%
Total=100%
Disini,terlihatsejumlahmaterialbutiranhalus.Pengujianplastisitasdiperlukanpada
ukuran butiran halus untuk mendapatkan data yang dapat dipercaya. Dari
pembagian ukuran butiran, tanah ini termasuk pasir berlanauberlempung (SC)
karena19%butiranukuranlempungakanmemberikannilaikohesiyangberarti.

Karena terdapat butiran ukuran lempung, maka perlu ditinjau kadar airnya.
Beratairdalam1m3tanah=21,63=0,37m3.
Volumeair=0,37m3(BJair1t/m3).
Kadarair(w)telahdiketahui23%.
Volumeronggadalam1m3=0,39m3.

Tanah ini hampir mendekati jenuh, maka diharapkan tanah ini tidak akan
menderitakehilangankuatgeseryangberartipadawaktujenuhsempurna.Kadar
airnya (w = 23%) relatif rendah bila ditinjau dari segi plastisitasnya. Tanah ini
relatif akan mempunyai kuat geser yang tinggi dan tahanan yang baik terhadap
deformasi (penurunan). Karena itu, tanah Q lebih ideal untuk keperluan
perencanaanbangunan.
Analisis di atas berguna sebagai pertimbangan awal. Karena, estimasi sifat
sifat tanah akan menjadi bahan pertimbangan untuk melanjutkan penyelidikan
tanahsecaradetail.Haliniterutamauntukkeperluanproyekproyekyangbesar.
Untuk mengetahui sifat tanah tersebut secara detail harus diadakan penyelidikan
lebihlanjut.
Contobsoal1.18:
http://imamzuhri.blogspot.co.id/2012/09/tnh1.html

40/58

10/9/2015

ri.blogspot.comimamzuh

Uraikan karakteristik tanahtanah yang diberikan oleh sistem klasifikasi Unified di


bawahini:

Tanah

LL

PI

Klasifikasi

GW

42%

41%

CL

Penyelesaian:
(a)TanahA
TanahAadalahkerikilbergradasibaik,sepertiyangterlihatdalamsimbolW.
Tanahiniakanmemberikandrainasiyangbaikdansudutgesekdalamyang
tinggi.jadi,tanahinimerupakanbahanpendukungpondasiyangsangatbaik
kalautidakterletakdiataslapisanyangkompresibel(mudahmampat).
(b)TanahB
Tanah B adalah lempung (C), tapi dengan batas cair (LL) di bawah 50%
(ditanda dengan L dalam klasifikasi). Untuk memperoleh plastisitas yang
rendah, lempung in harus dicampur dengan pasir halus atau lanau atau
campuran keduanya. Pengujian yang saksama dibutuhkan untuk
merencanakan pondasi bangunan atau bila akan digunakan untuk bahan
timbunan. jika lempung ini dekat dengan permukaan tanah, kemungkinan
pengaruhkembangsusutharusdipertimbangkan.
Contohsoal1.19:
Berapakah nilai perkiraan batas cair (LL) yang diharapkan pada tanah X dan Y.
Kemudian,jikadrainasialamsangatpentingdalampelaksanaanteknisproyeknya,
tanahmanayanglebihcocokuntukitu?
DiketahuidatatanahXdanYsebagaiberikut:

Tanah

LL

PI

Klasifikasi

21%

SP

42%

CH

Penyelesaian:
Tanah X adalah pasir bergradasi buruk, terlihat dalam huruf P dan S dalam
klasifikasi. Drainasi pasir ini akan sangat baik, walaupun gradasinya buruk. Batas
cairakannoldannilaiindeksplastisitas21%pastilahmerupakankesalahan.Atau,
jikanilaiPIbenar,makapastiadapartikellempungdidalamtanahnya,walaupun
disebutkanbahwatanahadalahSP.Pengecekanlebihlanjutharusdilakukanuntuk
menentukanapakahtanahtersebutdapatdiklasifikasikansebagaiSCatauCL.
Tanah Y mempunyai indeks plastis yang sesuai dengan klasifikasinya. Batas
cair(LL)akankirakirasebesar60%.Tanahinidiharapkankedapair.Maka,pada
kondisiyangdiberikandalamsoalini,tanahXlebihcocok.
Contohsoal1.20:
Dua jenis tanah kohesif diuji menurut standar pengujian batas plastis dan batas
cair. Batas plastis dari tanah X adalah 22% dan tanah Y adalah 32%. Jelaskan
tanahtanah ini dan berikan kemungkinan klasifikasinya. Jika benda uji Y
mempunyai kadar air asli lapangan 60% dan kandungan lempung 25%,
bagaimana pula dengan indeks cair dan aktivitasnya ? Apakah yang dapat
disimpulkan dari nilai terakhir ini ? Tabel di bawah ini menunjukkan hasil yang
diperolehdaripengujianbatascairnya.

Jumlahpukulan
http://imamzuhri.blogspot.co.id/2012/09/tnh1.html

Kadarair(w)
41/58

10/9/2015

ri.blogspot.comimamzuh

TanahX
7
9

0,52
0,49

14

0,47

16
19

0,78
0,75

21
28
30

0,73
0,35
0,33

31
34

TanahY

0,66
0,32

38
45

0,62
0,60

Penyelesaian:
Plotdatapadatabelkedalamdiagrambatascair.HasilnyasepertiGambar3.Dari
gambardiagrambatascair,dapatdilihatbahwatanahXmempunyaibatascairLL
=37%,sedangbatascairtanahY=69%.
(a)TanahX:
PI=LLPL=(3722)%=15%.
PI15%danLL37%.DaridiagramplastisitasTabel1.6,tanahadalahlempung
Tanah,inorganikdenganplastisitasrendah(CL).
(b)TanahY:
PI=(6932)%=37%.
KarenaPI37%danLL=32%,makatanahadalahlempunginorganikdengan
plastisitastinggi.

Dari nilai aktivitasnya, dapat ditentukan bahwa lempung Y cenderung


mengandunglebihbesarmineralmontmorillonite.

Gambar3

http://imamzuhri.blogspot.co.id/2012/09/tnh1.html

42/58

10/9/2015

ri.blogspot.comimamzuh

PEMADATAN
2.1Umum
Tanah, kecuali berfungsi sebagai pendukung pondasi bangunan, juga
digunakan sebagai bahan timbunan seperti tanggul, bendungan, dan jalan.
Untuk situasi keadaan lokasi aslinya membutuhkan perbaikan guna
mendukung bangunan di atasnya, ataupun karena digunakan sebagai bahan
timbunan, maka pemadatan sering dilakukan. Maksud pemadatan tanah
antaralain:
(1)Mempertinggikuatgesertanah.
(2)Mengurangisifatmudahmampat(kompresibilitas).
(3)Mengurangipermeabilitas.
(4)Mengurangiperubahanvolumesebagaiakibatperubahankadarair,dan
lainlainnya.
Maksud tersebut dapat tercapai dengan pemilihan tanah bahan timbunan,
carapemadatan,pemilihanmesinpemadat,danjumlahlintasanyangsesuai.
Tanahgranulerdipandangpalingmudahpenanganannyauntukpekerjaan
lapangan. Material ini mampu memberikan kuat geser yang tinggi dengan
sedikit perubahan volume sesudah dipadatkan. Permeabilitas tanah granuler
yangtinggidapatmenguntungkanmaupunmerugikan.
Tanah lanau yang dipadatkan umumnya akan stabil dan mampu
memberikan kuat geser yang cukup dan sedikit kecenderungan perubahan
volume.Tapi,tanahlanausangatsulitdipadatkanbiladalamkeadaanbasah
karenapermeabilitasnyarendah.
Tanah lempung yang dipadatkan dengan cara yang benar akan
memberikankuatgeseryangtinggi.Stabilitasterhadapsifatkembangsusut
tergantung dari jenis kandungan mineralnya. Sebagai contoh, lempung
montmorillonite akan mempunyai kecenderungan yang lebih besar terhadap
perubahanvolumedibandingdenganlempungleniskaolinite.Lempungpadat
mempunyai permeabilitas yang rendah dan tanah ini tidak dapat dipadatkan
denganbaikpadawaktubasah.Bekerjadengantanahlempungyangbasah
akanmengalamibanyakkesulitan.
Peristiwabertambahnyaberatvolumekeringolehbebandinamisdisebut
pemadatan.Adaperbedaanyangmendasarantaraperistiwapemadatandan
peristiwa konsolidasitanah. Konsolidasi adalah pengurangan pelanpelan
volumeporlyangberakibatbertambahnyaberatvolumekeringakibatbeban
statis yang bekerja dalam periode tertentu. Sebagai contoh, pengurangan
volumeporitanahakibatberattanahtimbunanataukarenabebanstrukturdi
atasnya.Dalamtanahkohesifyangjenuh,proseskonsolidasiakandiikutioleh
penguranganvolumeporidankandunganairdalamtanahnyayangberakibat
pengurangan volume tanahnya. Pemadatan adalah proses bertambahnya
berat volume kering tanah sebagal akibat memadatnya partikel yang diikuti
olehpenguranganvolumeudaradenganvolumeairtetaptidakberubah.
2.2PengujianPemadatan
Untuk mencari hubungan kadar air dan berat volume, dan untuk
mengevaluasi tanah agar memenuhi persyaratan kepadatan, perlu diadakan
pengujianpemadatan.
Proctor(1933)telahmengamatibahwaadahubunganyangpastiantara
kadarairdanberatvolumekeringsupayatanahpadat.Selanjutnva,terdapat
satu nilai kadar air optimum tertentu untuk mencapai nilal berat volume
keringmaksimumnya.
Derajatkepadatantanahdiukurdariberatvolumekeringnva.Hubungan
beratvolumekering(gd)denganberatvolumebasah(gb)dankadarair(w),
dinyatakandalampersamaan:

http://imamzuhri.blogspot.co.id/2012/09/tnh1.html

43/58

10/9/2015

ri.blogspot.comimamzuh

Berat volume tanah kering setelah pemadatan bergantung pada jenis


tanah, kadar air, dan usaha yang diberikan oleh alat pemadatnya..
Karateristikkepadatantanahdapatdinilaidaripengujianstandarlaboratorium
yang disebut dengan Pengujian Proctor. Prinsip pengujiannya diterangkan di
bawahini.
Alatpemadatanberupasilindermouldyangmempunyaivolume9,44x
104m3(Gambar2.1),Tanahdidalammoulddipadatkandenganpenumbuk
yangberatnya2,5kgdengantinggijatuh30,5cm.Tanahdipadatkandalam
tiga lapisan dengan tiap lapisan ditumbuk 25 kali pukulan (tanah dengan
diameter>20mmlebihduludisingkirkan).Didalam"pengujianberat",mould
yang digunakan masih tetap sama, hanya berat penumbuk diganti dengan
yang 4,5 kg dengan tinggi jatuh penumbuk 40,8 cm. Pada percobaan ini,
butiran tanah dengan diameter > 20 mm juga harus disingkirkan dengan
ditumbukdalam5lapisan.

Gambar2.1.AlatPengujianProctor
Dalam pengujian pemadatan, percobaan diulang paling sedikit 5 kali dengan
kadar air tiap percobaan divariasikan. Selanjutnya, digambarkan sebuah grafik
hubungan kadar air dan berat volume keringnya. Sifat khusus kurvanya dapat
dilihatpadaGambar2.2.

Gambar2.2Kurvahubungankadarairdanberatvolumekering.
http://imamzuhri.blogspot.co.id/2012/09/tnh1.html

44/58

10/9/2015

ri.blogspot.comimamzuh

Kurva yang dihasilkan dari pengujian memperlihatkan nilai kadar air yang
terbaikuntukmencapaiberatvolumekeringterbesarataukepadatanmaksimum.
Kadarairpadakeadaaninidisebutkadarairoptimum.
Padanilaikadarairyangrendah,untukkebanyakantanah,tanahcenderung
bersifatkakudansulitdipadatkan.Setelahkadarairditambah,tanahmenjadilebih
lunak. Pada kadar air yang tinggi, berat volume kering berkurang. Bila seluruh
udara di dalam tanah dapat dipaksa keluar pada waktu pemadatan, tanah akan
berada dalam kedudukan jenuh dan nilai berat volume kering akan menjadi
maksimum.Akantetapi,dalampraktek,kondisiinisangatsulitdicapai.
Kemungkinan berat volume kering maksimum dinyatakan sebagai berat
volumekeringdengantanparonggaudaraatauberatvolumekeringjenuh,dapat
dihitungdaripersamaan:

BeratvolumekeringsetelahpemadatanpadakadarairwdengankadarudaraA
dapatdihitungdenganpersamaan:

Hitunganhubunganberatvolumekeringdengantanparonggaudaradankadarair
untukG,=2,65diberikandalamGambar2.3.

Gambar2.3.Beratvolumekeringdankadarairuntukberbagaibentuk
pemadatan

2.3SifatsifatTanahLempungyangDipadatkan
Sifatsifat teknis tanah lempung setelah pemadatan akan bergantung pada
caraatauusahapemadatan,macamtanah,dankadarairnya.Sepertisudah
diterangkan di muka, pada percobaan Proctor, usaha pemadatan yang
dilakukandenganlimalapisanakanmemberikanhasiltanahyanglebihpadat.
daripada yang tiga lapisan. jadi, dengan usaha pemadatan yang lebih besar
akan diperoleh tanah yang lebih padat. Biasanya, kidar air tanah yang
http://imamzuhri.blogspot.co.id/2012/09/tnh1.html

45/58

10/9/2015

ri.blogspot.comimamzuh

dipadatkan didasarkan pada posisiposisi kadar air sisi kering optimum (dry
side of optimum), dekat optimum atau optimum, dan sisi basah optimum
(wetsideofoptimum).Keringoptimumdidefinisikansebagaikadarairyang
kurang dari kadar air optimumnya, sedang basah optimum didefinisikan
sebagaikadarairyanglebihtinggidaripadakadarairoptimumnya.Demikian
juga dengan dekat optimum atau optimum, yang berarti kadar air vang
kuranglebihmendekatioptimumnya.
Penyelidikanpadatanahlempungyangdipadatkanmemperliliatkanbahwabila
lempung dipadatkan pada kering optimum, susunan tanah akan tidak
bergantungpadamacampemadatannya(SeeddanChan,1959).Pemadatan
tanahdengankadarairpadabasahoptimumakanmempengaruhisusunan,
kekuatan geser, serta sifat kemampatan tanahnya. Pada usaha pemadatan
yang sama. dengan penambahan kadar air, penyesuaian susunan butiran
menjadi bertambah. Pada kering optimum, tanah selalu terflokulasi.
Sebaliknya, pada basah optimum susunan tanah menjadi lebih terdispersi
beraturan.DalamGambar2.4,susunantanahpadatitikClebihteraturdari
pada A. Jika usaha pemadatan ditambali, susunan tanah cenderung untuk
lebih beraturan penyesuaiannya, bahkan berlaku juga pada kondisi kering
optimumnya.DenganmelihatGambar2.4,contohdalamtitikElebihteratur
daripadatitikA.Sedangpadakondisibasahoptimum,susunanpadatitikD
akanlebihteraturdaripadatitikC.

Gambar2.4.Pengaruhpemadatanpadasusunantanah(Lambe,1958)

http://imamzuhri.blogspot.co.id/2012/09/tnh1.html

46/58

10/9/2015

ri.blogspot.comimamzuh

Gambar2.5.Perubahanpermeabilitasdengankadarairyangdiberikan(Lambe,1958)

Permeabilitastanahakanberkurangdenganpenambahankadarairnyapada
usaha pemadatan yang sama dan mencapai minimum pada kirakira kadar air
optimumnya. jika usaha pemadatan ditambah, koefisien permeabilitas akan
berkurang, sebab angka pori berkurang. Perubahan permeabilitas ini, bersama
denganpembentukankadarairnya,dituniukkanpadaGambar2.5.Disini,terlihat
bahwa permeabilitasnya kirakira lebih tinggi bila tanah dipadatkan pada kering
optimumdaripadabilatanahdipadatkanpadabasahoptimum.
Kompresibilitas atau sifat mudah mampat lempung yang dipadatkan adalah
fungsidaritingkattekanan.yangdibebankanpadatanahnya.Padatingkattekanan
yang relatif rendah, lempung yang dipadatkan pada basah optimum akan
mempunyai sifat lebih mudah mampat atau kompresibel. Sedang pada tingkat
tekananyangtinggiadalahkebalikannya(tidakmudahmampat).DalamGambar
2.6telihatbahwa
perubahan (pengurangan) angka pori yang lebih besar terjadi pada tanah yang
dipadatkanbasahoptimumuntukpenambahantekananditerapkan.
Sifatpengembangantanahlempungyangdipadatkan,akanlebihbesarpada
lempungyangdipadatkanpadakeringoptimumdaripadayangdipadatkanpada
basah optimum. Lempung yang dipadatkan pada kering optimum relatif
kekuranganair.Olehkarenaitu,lempunginimempunyaikecenderunganyanglebih
besaruntukmeresapair.Sebagaihasilnyaadalahsifatmudahberkembang.Tanah
lempung kering optimum umumnya lebih sensitif pada perubahan lingkungan
sepertikadarair.Halinikebalikanpadatinjauanpenyusutan(Gambar2.7).Tanah
yangdipadatkanpadabasahoptimumakanmempunyaisifatmudahsusutyang
lebihbesar.

http://imamzuhri.blogspot.co.id/2012/09/tnh1.html

47/58

10/9/2015

ri.blogspot.comimamzuh

(a)Konsolidasitekananrendah

Gambar2.6Perubahankemampatanpadakadarairyangdiberikan(Lambe,
1958).

Pada tinjauan kuat geser tanah lempung, tanah yang dipadatkan pada kering
optimum akan mempunyai kekuatan yang lebih tinggi daripada yang dipadatkan
pada basah optimum. Kuat geser tanah lempung pada basah optimum agak
bergantungpadatipepemadatannyakarenaperbedaanyangterjadipadasusunan
tanahnya.Kurvakekuatantanahlempungberlanauyangdipadatkandengancara
remasan (kneading) untuk usaha pemadatan yang berbeda diperlihatkan dalam
Gambar 2.8. Gambar ini menunjukkan tekanan yang dibutuhkan untuk
memberikan 25% regangan dan 5% regangan untuk tiga usaha pemadatan.
Kekuatantanahkirakirasamapadakondisibasahoptimumdanbertambahpada
sisi kering optimum. Perhatikan bahwa pada kadar air basah optimum yang
diberikan, tekanan pada regangan 5%, ternyata kurang pada energi pemadatan
yanglebihtinggi.KenyataaninidilukiskandalamGambar2.9,dimanakekuatan
didasarkan pada pengujian CBR (California Bearing Ratio). Dalam pengujian ini,
tahananpenetrasipistondenganluaspenampang3inci2diterapkandalamcontoh
yang dipadatkan, kemudian dibandingkan dengan tahanan penetrasi dari contoh
standarnemadatankerikilyangdipecah.CBRadalahpengujianuntukperkerasan
jalan.
Dalam Gambar 2.9, usaha pemadatan yang lebih besar menghasilkan CBR
kering optimum yang lebih besar. Tapi, perhatikan, CBR berkurang pada basah
http://imamzuhri.blogspot.co.id/2012/09/tnh1.html

48/58

10/9/2015

ri.blogspot.comimamzuh

optimum untuk usaha pemadatan yang lebih tinggi. Kenyataan ini penting dalam
perencanaan, dan harus dipertimbangkan pada penanganan tanah timbunan.
Tabel 2.1 merupakan kesimpulan dari pengaruh kadar air kering optimum dan
basahoptimumterhadapbeberapasifatteknisnya(Lambe,1958).

http://imamzuhri.blogspot.co.id/2012/09/tnh1.html

49/58

10/9/2015

ri.blogspot.comimamzuh

(a)Kuatgeser(tekananyangmeyebabkan25%regangan)terhadapkadarair

(b)Kuatgeser(tekananyangmeyebabkan25%regangan)terhadapkadarair

(c)Beratvolumekeringterhadapkadarair

http://imamzuhri.blogspot.co.id/2012/09/tnh1.html

50/58

10/9/2015

ri.blogspot.comimamzuh

Gambar2.9.KuatgeserdiukurdenganCBRdanberatvolumekering,
terhadapkadarairuntukpemadatandilaboratorium(Turnbulldan
Foster,1956).
Tabel.2.1Perbandingansifattanahpadapemadatankeringoptimumdanbasah
optimum(Lambe,1958)

http://imamzuhri.blogspot.co.id/2012/09/tnh1.html

51/58

10/9/2015

ri.blogspot.comimamzuh

2.4SpesifikasiPemadatanTanahdiLapangan
Tujuan pemadatan adalah untuk memperoleh stabilitas tanah dan
memperbaikisifatteknisnya.Olehkarenaitu,sifatteknistimbunansangatpenting
diperhatikan, tidak hanya kadar air dan berat volume keringnya. Prosedur
pelaksanaandilapanganpadaumumnya,diterangkandibawahini.
Percobaan laboratorium dilaksanakan pada contoh tanah yang diambil dari
borrowmaterial(lokasipengambilanbahantimbunan),untukditentukansifatsifat
tanah yang akan diterapkan dalam perencanaan. Sesudah bangunan dari tanah
(tanggul,jalan,dansebagainya)direncanakan,spesifikasidibuat.Pengujiankontrol
pemadatandilapangandispesifikasikandanhasilnyamenjadistandarpengontrolan
proyek.Terdapatduakategorispesifikasiuntukpekerjaantanah:
(1)Spesifikasihasilakhirdaripemadatan.
(2)Spesifikasiuntukcarapemadatan.
Untuk kategori pertama, kepadatan relatif atau persen kepadatan tertentu
dispesifikasikan (kepadatan relatif adalah nilai banding dari berat volume ke
lapangan dengan berat volume kering maksimum di laboratorium menurut
percobaanstandar,sepertipercobaanstandarProctorataumodifikasiProctor).
Dalam spesifikasi hasil akhir (banyak digunakan pada proyekproyek jalan raya
dan pondasi bangunan), sepanjang kontraktor mampu mencapai spesifikasi
kepadatanrelatifnya,alatmaupuncaraapasajayangakandigunakan,diizinkan.
Untuk kategori kedua, yaitu spesifikasi untuk cara pemadatan, macam dan
berat mesin pemadat, jumlah lintasan serta ketebalan tiap lapisan ditentukan.
Ukuran butiran maksimum bahan timbunan pun juga ditentukan. Hal ini banyak
untukproyekpekerjaantanahyangbesarsepertibendungantanah.

http://imamzuhri.blogspot.co.id/2012/09/tnh1.html

52/58

10/9/2015

ri.blogspot.comimamzuh

2.5KontrolKepadatandiLapangan
Ada dua macam cara untuk mengontrol kepadatan di lapangan, yaitu
pemindahan tanah dan cara langsung. Cara dengan pemindahan tanah adalah
berikut:
(1)Digalilubangpadapermukaantanahtimbunanyangdipadatkan.
(2)Ditentukankadarairnya.
(3)Ukurvolumedaritanahyangdigali.Teknikyangbiasadipakaiuntukmetode
kerucut pasir (sand cone) dan balon karet (rubber baloon). Dalam cara
kerucutpasir,pasirkeringyangtelahdiketahuiberatvolumenyadituangkan
keluar lewat kerucut pengukur ke dalam lubangnya. Volume lubang dapat
ditentukan dari berat pasir di dalam lubang dan berat volume keringnya.
Dalam cara balon karet, volume ditentukan secara langsung dari
pengembanganbalonyangmengisilubangnya.
(4) Dihitung berat volume basahnya (gb). Karena berat dari tanah yang di
ditentukan dan volume telah diperoleh darl butir (3), maka

gb dapat

ditentukan. Dengan kadar air yang telah ditentukan di laboratorium, berat


volumelapangandapatditentukan.
(5) Bandingkan berat volume kering lapangan dengan berat volume kering
maksimumnya,kemudianhitungkepadatanrelatifnya.
Gambar secara skematis dari percobaan kerucut pasir dan balon karet dapat
dilihat pada Gambar 2.10a dan Gambar 2.10b. Cara langsung pengukuran
kepadatan di lapangan dengan pengujian yang menggunakan isotop radioaktif,
disebut dengan metode nuklir. Dalam cara ini pengujian kepadatan di lapangan
dapat dilaksanakan dengan cepat. Gambar skematis alat ini dapat dilihat pada
Gambar2.10c.

http://imamzuhri.blogspot.co.id/2012/09/tnh1.html

53/58

10/9/2015

ri.blogspot.comimamzuh

Gambar2.10c
Contohsoal2.1:
Untukmengetahuiberatvolumetanahdilapangan,dilakukanpercobaankerucut
pasir(sandcone).Tanahseberat4,56kgdigalidarilubangdipermukaantanah.
Lubangdiisidengan3,54kgpasirkeringsampaimemenuhilubangtersebut.
(a) Jika dengan pasir yang sama membutuhkan 6,57 kg untuk
mengisi cetakan dengan volume 0,0042 m3, tentukan berat
volumebasahtanahtersebut.
(b) Untukmenentukankadarair,tanahbasahseberat24gram,dan
berat kering 20 gram dipakai sebagai benda uji. Jika berat jenis
tanah2,68,tentukankadarair,beratvolumekering,danderajat
kejenuhannya.
Penyelesaian:
(a)Volumelubang=

Beratvolumebasahgb=

http://imamzuhri.blogspot.co.id/2012/09/tnh1.html

54/58

10/9/2015

ri.blogspot.comimamzuh

(b)Daripenentuankadarair=

Beratvolumekeringgb=

Jadi,derajatkejenuhantanahtersebutS=90%

Contohsoal2.2:
DalampengujianpemadatanstandarProctor,diperolehdatasebagaiberikut:
Beratvolumebasah(g/cm3):2,062,132,152,162,14
Kadarair(%):12,9014,3015,7016,9017,90
(a)Gambarkangrafikhubunganberatvolumekeringdankadarair,dantentukan
besarnyaberatvolumekeringmaksimumdankadarairnya.
(b)Hitungkadarairyangdibutuhkanuntukmembuattanahmenjadijenuhpada
beratvolumekeringmaksimum,jikaberatjenistanah2,73.
(c)Gambarkangarisronggaudaranol(zeroairvoid)danronggaudara5%.
Penyelesaian:
(a)Daripersamaan:
w:0,1290,1430,1570,1690,179
gb:2,062,132,152,162,14
gd:1,821,861,861,851,82

DariGambarC2.1, diperoleh berat volume kering maksimum gd = 1,87


t/m3dankadarairoptimumwopt =14,9%

(b)Padaberatvolumekeringgd=1,87t/m3.
Untuk1m3bendauji:
Volumepadat=

http://imamzuhri.blogspot.co.id/2012/09/tnh1.html

55/58

10/9/2015

ri.blogspot.comimamzuh

Volumeairuntukpenjenuhan=10,683=0,317m3
Beratair=0,317x1=0,317ton
Kadarairw=0,317/1,87x100=17%
(c)Pilihlahnilainilaikadarair:

w%
:

14

15

16

17

(1+wG2
):

1,38

1,41

1,44

1,49

1,98

1,94

1,90

1,83

1,88

1,84

1,80

1,74

Untukronggaudara
no,1A=1Gs g w =
2,73
d:
Untuk 5% rongga
udara1A=0,95Gsg
w(1A)=2,60
d:

GambarkurvanyadapatdilihatpadaGambarC.21.

Contohsoal2.3:
(a) Buktikan persamaan hubungan berat volume kering, untuk sembarang
derajat kejenuhan S, sebagai fungsi dari kadar air, berat jenis, dan berat
volumeair,adalah:

http://imamzuhri.blogspot.co.id/2012/09/tnh1.html

56/58

10/9/2015

ri.blogspot.comimamzuh

(b)Buktikanpersamaanhubunganberatvolumekeringterhadapkadarair
untukpersenronggaudaratertentuadalah:
Penyelesaian:
(a)Derajatkejenuhan:

(1)
Volumeairdalamtanah:
(2)

Dengankadarairwdalamdesimal.
Volumeronggapori:

(3)

Substitusipersamaan(2)dan(3)kepersamaan(1),

Penyelesaiandaripersamaanini:
(terbukti)

(b)Persenronggaudara
Persamaan(1)dibagidenganVv,diperoleh
A=n(1S)
(2)

dalamtanahjenuhsebagian,berlakueS=wGS,
DengansubstitusinilaiSkedalampersamaan(2),diperoleh
(3)
Karena
(4)
Substitusipersamaan(3)ke(4),

Diperoleh,
http://imamzuhri.blogspot.co.id/2012/09/tnh1.html

57/58

10/9/2015

ri.blogspot.comimamzuh

(terbukti)

UntukyangingindownloadmodulMekanikaTanah1ini,SilahkanKlik
Disini > Mektan_1.rar , Atau Klik Disini untuk jenis file pdf
>Mektan_1.pdf.

Diposkanolehimamzuhridi00.05
Label:mekanikatanah

Tidakadakomentar:
PoskanKomentar
MasukkankomentarAnda...

Berikomentarsebagai:

Publikasikan

GoogleAccount

Pratinjau

PostingLebihBaru

Beranda

PostingLama

Langganan:PoskanKomentar(Atom)

imamzuhri.blogspot.com.TemplateSimple.Gambartemplateolehgaffera.DiberdayakanolehBlogger.

http://imamzuhri.blogspot.co.id/2012/09/tnh1.html

58/58