Anda di halaman 1dari 3

TEORITIS MEDIS

1.

Definisi
Dengue Haemorhagic Fever (DHF) atau Demam Berdarah Dengue (DHF) adalah

penyakit yang disebabkan oleh virus dengue, sejenis virus yang tergolong arbovirus dan
masuk ke dalam tubuh penderita melalui gigitan nyamuk aedes aegypti (betina)
(Perawatan Pasien DHF, Christantie, Skp).
DHF adalah penyakit yang terutama terdapat pada anak dan remaja atau oarang
dewasa dengan gejala demam, nyeri otot dan sendi yang biasanya memburuk selama dua
hari pertama. (indrawan, 2001)
2.

Etiologi
Virus dengue yang masuk ke dalam tubuh penderita melalui gigitan nyamuk aedes

aegypti (betina).
Ciri khas nyamuk aedes aegyti memiliki bintik-bintik putih dan lebih kecil dari
biasanya. Tumbuh dan berkembang di genangan air yang bersih seperti penampungan air,
bak mandi, pot bunga. Tidak suka tempat jorok dan kotor. Nyamuk aedes aegyti
menggigit dan menularkan virus dengue. Menggigit pada siang hari ( jam 09.00 -10.00
wib) atau soere hari (jam 16.00 - 17.00wib).
3.

Tanda dan gejala


1) Mendadak panas tinggi selama 2-7 hari
2) Mual dan muntah
3) Nyeri kepala
4) Nyeri ulu hati dan perut terasa kembung
5) Nyeri otot dan persendian
6) Pada bayi demam tinggi dapat menyebabkan kejang
7) Perdarahan berupa:
-

Tampak bintik-bintik merah pada kulit, seperti bekas gigitan nyamuk

Purpura (penarahan di kulit)

Epistaksis (mimisan)

4.

Pendarahan di gusi

Hematemesis (muntah darah) nyeri otot dan sendi

Ciri-ciri demam DBD


Demam pada DBD mempunyai siklus demam yang khas yang disebut demam

pelana kuda.
o Hari 1-3 fase demam tinggi
Demam mendadak tinggidan disertai sakit kepalahebat, sakit dibelakang
mata, badan ngilu dan nyeri,serta mual/ muntah, kadangdisertai bercak merah dikulit
o

Hari 4-5 fase kritis


Demam turun draktis dan sering mengoceh seolah terjadi kesembuhan.

Hari 6-7 fase penyembuhan


Demam kembali tinggi

5.

Penanganan pertama pada penyakit DBD


1. Beri munum sebanyak-banyaknya dengan air yang sudah dimasak seperti air
susu, teh atau air minum lainnya, dapat juga dengan oralit.
2. Beri kompres air dingin/ es
3. Beri obat penurun panas misalnya parasetamol.
4. Hati mimilih obat demam, pastikan mengandung parasetamol
5. Bawa segera ke Rumah Sakit
Penanganan yang baikdan tepat dapat menyelamatkan banyak jiwa

6.

Pemeriksaan penunjang
1. Pemeriksaan darah lengkap (trombosit/ PLT < 150 103 U/L mmHg)
2. Urine
3. Serologi
4. Pemeriksaan yang lainnya yaitu thorax mungkin di jumpai pleural efusion dan
5. USG. Pemeriksaan USG hepatomegali dan spelenomed

7.

Cara pencegahan
1. Pertahankan daya tahan tubuh dengan istirahat yang cukup dan konsumsi
makanan yang cukup gizi.
2. Selalu lakukan 4M Plus
1. Menguras
Menguras wadah air yang terdapat dalam bangunan seperti bak mandi,
tempayan, ember, vas bunga, tempat minum burung, perangkat sumur,
penampung air, kulkas agar telur dan jentik aedes aegyti mati.
2. Menutup
Menutup rapat semua wadah airagar nyamuk aedes aegypti tidak dapat
masuk dan bertelur
3. Mengubur
Mengubur/ menanm semua barang bekas yang ada disekitar rumah yang
dapat menampung air hujan seperti ban bekas, kaleng bekas, pecahan
botol agar tidak menjadi tempat bersarang/ bertelur nyamuk aedes aegypti.
4. Memantau
Semua wadah air yang berpotensi sebagai tempat perindukan nyamuk
aedes aegepty
Plus
-

Jangan menggantung baju

Memelihara ikan

Membubuhkan larvasida (abate)

Tidur menggunakan kelambu