Anda di halaman 1dari 12

Daftar Kapal Perang TNI AL

Semua kapal perang TNI


Angkatan Laut didahului dengan
inisial KRI yang berarti Kapal Perang
Republik Indonesia. TNI AL memiliki
kurang lebih 148 kapal perang berbagai
kelas dan jenis, belum termasuk 2 kapal
layar tiang tinggi yang ada di TNI AL. Jumlah kapal perang dibawah ini belum
termasuk kapal patroli yang panjangnya kurang dari 36 meter yang biasa
disebut KAL atau kapal angkatan laut yang berjumlah 317 unit.
Di bawah ini adalah daftar kapal perang TNI Angkatan Laut:

A.

Frigat (10 kapal masih bertugas, 2


masih dalam pembangunan, 3 dalam
tahap negosiasi dan perbaikan)
1. Kelas Ahmad Yani
Tipe : Perusak Kawal Rudal
Nama Kapal :
- KRI Ahmad Yani (351)
- KRI Slamet Riyadi (352)
- KRI Yos Sudarso (353)
- KRI Oswald Siahaan (354)
- KRI Abdul Halim
Perdanakusuma (355)
- KRI Karel Satsuit Tubun (356)
Merupakan kapal eks kelas van Speijk milik AL Kerajaan Belanda, yang
telah dimodifikasi baik navigasi maupun persenjataannya, salah
satunya dengan memasang rudal
P-800 Oniks/Yakhont dan C802.
2. Kelas Fatahillah
Tipe : Frigat Ringan Berpeluru
Kendali
Nama Kapal :
- KRI Fatahillah (361)
- KRI Malahayati (362)
- KRI Nala (363)

3. Kelas Ki Hajar Dewantara


Tipe : Frigat Latih
Nama Kapal : KRI Ki Hajar
Dewantara (364)
4. Kelas SIGMA

Tipe : Perusak Kawal Rudal


Nama Kapal : Sigma 10514
Kapal ini masih dalam tahap pembangunan dan direncanakan
akan mulai beroperasi pada tahun 2017.

5. Kelas Bung Tomo


Tipe : Korvet
Nama Kapal :
- KRI Bung Tomo (357)
- KRI John Lie (358)
- KRI Usman-Harun (359)
Berdasarkan pernyataan resmi
dari Pejabat TNI AL, ke 3 kapal
akan diakuisisi mulai tahun 20132014.

B.

Korvet ( 20 Kapal masih bertugas)


1. Korvet Kelas Sigma
Tipe : Korvet Berpeluru Kendali
Nama Kapal :
- KRI Diponegoro (365)
- KRI Sultan Hasanuddin (366)
- KRI Sultan Iskandar Muda
(367)
- KRI Frans Kaisiepo (368)
Merupakan Korvet jenis SIGMA
(ShipIntegrated Geometrical Mod
ularityApproach). Mulai bertugas
2007-2009.

2. Korvet Kelas Parchim


Tipe : Korvet Anti Kapal Selam
Nama Kapal :
- KRI Kapitan Patimura (371)
- KRI Cut Nyak Dien (375)
-

KRI Sultan Thaha Syaifuddin


(376)
KRI Imam Bonjol (383)
KRI Pati Unus (384)
KRI Teuku Umar (385)
KRI Silas Papare (386)
KRI Hasan Basri (382)
KRI Untung Suropati (372)
KRI Nuku (373)
KRI Lambung Mangkurat (374)
KRI Sutanto (377)

KRI Sutedi Senoputra (378)


KRI Wiratno (379)
KRI Tjiptadi (381)

Merupakan bagian dari


pembelian 39 kapal eks AL Jerman
Timur oleh B.J. Habibie pada tahun
1990-an pada masa pemerintahan
Presiden Suharto.

C.

Kapal Selam ( 2 Masih bertugas, 3 dalam proses pembangunan)


1. Kelas Cakra
Tipe : Kapal Selam
Nama Kapal :
- KRI Cakra (401)
- KRI Nanggala (402)
Merupakan Kapal selam tipe
209/1300 buatan Jerman.

2. Kapal selam kelas Changbogo


Tipe : Kapal Selam
Nama Kapal : Type 209/1400
Kapal Selam kelas Changbogo dari Korea Selatan, akan dikirim
antara tahun 2015-2018.

D.

Kapal Cepat Rudal


1. Kelas Clurit
Tipe : Kapal Cepat Rudal 40 Meter
Nama Kapal :
- KRI Clurit (641)
- KRI Kujang (642)
- KRI Beladau (643)
- KRI Alamang (644)
Merupakan KCR yang dibuat oleh
galangan lokal PT Palindo yang
dipersenjatai rudal C-705.
2. Kelas Mandau
Tipe : Kapal Cepat Rudal
Nama Kapal :
- KRI Mandau (621)
- KRI Rencong (622)
- KRI Badik (623)
- KRI Keris (624)

3. KCR-60
Tipe : Kapal Cepat Rudal 60 Meter
Nama Kapal :
- KRI Sampari (628)
- KRI Tombak (629)
- KRI Halasan (630)
Merupakan kapal cepat rudal yang mempunyai panjang 60 meter,
dibangun oleh PT PAL, kapal pertama yang diberi nama KRI Sampari
628 telah selesai dibuat dan masih
dalam penyempurnaan dalam hal
persenjataan, kapal kedua akan
segera diserahterimakan dan telah
di beri nama KRI Tombak 629.

E.

Kapal Patroli Cepat 57 Meter (Fast


Patrol Boat 57 m/FPB-57)
FPB-57 atau Fast Patrol Boat 57 m atau PB-57 (karena tidak
semuanya berkecepatan tinggi) adalah sebuah rancangan kapal
patroli yang dibuat oleh Lrssen, Jerman. Pada perjanjiannya PT. PAL yang
awalnya hanya merakit kapal ini di Surabaya, juga memperoleh hak untuk
memproduksi rancangan kapal ini. Selanjutnya, kapal ini sudah buatan
Surabaya.
Di Jerman berawal dari Kapal patroli cepat kelas Albatros, dimana di
Jerman sendiri pada tahun 2005, sebagian kapal pada kelas ini sudah
dipensiunkan atau dijual ke Tunisia.

1. Kelas Kakap
Tipe : Kapal Patroli Cepat VIP(FPB 57 Nav I)
Nama Kapal :
- KRI Kakap (811)
- KRI Kerapu (812)
- KRI Tongkol (813)
- KRI Barakuda (814)
Kapal jenis FPB-57 generasi
pertama buatan Lrssen, BremenVegesack, Jerman yang
dilisensikan ke PT PAL. Memiliki
fasilitas helipad seukuran
helikopter NBO.

2. Kelas Singa
Tipe : Kapal Torpedo(FPB 57 Nav II)
Nama Kapal :
- KRI Andau (650)
- KRI Singa (651)
- KRI Tongkak (652)
- KRI Ajak (653)
Kapal jenis FPB-57 generasi kedua
buatan Lrssen, Bremen-Vegesack,
Jerman yang dilisensikan ke PT PAL. Mempunyai kemampuan sebagai
antikapal selam dipersenjatai dengan torpedo.

3. Kelas Pandrong
Tipe : Kapal Patroli Cepat (FPB 57 Nav
IV)
Nama Kapal :
- KRI Pandrong (801)
- KRI Sura (802)
Kapal jenis FPB-57 generasi IV
buatan Lrssen, Bremen-Vegesack,
Jerman yang dilisensikan ke PT PAL.
Pada KRI Pandrong telah dipersenjatai dengan rudal C-802.

4. Kelas Todak
Tipe : Kapal Patroli Cepat (FPB 57
Nav V)
Nama Kapal :
- KRI Todak (803)
- KRI Hiu (804)
- KRI Layang (805)
- KRI Lemadang (806)
Kapal jenis FPB-57 generasi V
buatan Lrssen, Bremen-Vegesack,
Jerman yang dilisensikan ke PT PAL. Dipersenjatai dengan rudal C-802
pada KRI Layang.

F.

Armada Patroli
1. Kelas Boa
Tipe : Patroli cepat 36 meter
Fiberglass
Nama Kapal :
- KRI Boa (807)
- KRI Welang (808)
- KRI Suluh Pari (809)
- KRI Katon (810)

KRI
KRI
KRI
KRI
KRI

Sanca (815)
Warakas (816)
Panana (817)
Kalakay (818)
Tedong Naga (819)

Seluruh kapal dibuat oleh Fasilitas


Pemeliharaan dan Perbaikan (Fasharkan)
TNI AL, mempunyai panjang 39-40
meter.
2. Kelas Viper
Tipe : Patroli cepat 40 meter Fiberglass
Nama Kapal :
- KRI Viper
- KRI Piton (820)
- KRI Weling(822)
- KRI Metacora(823)
- KRI Tedung Selar(824)
Seluruh kapal dibuat oleh Fasilitas
Pemeliharaan dan Perbaikan
(Fasharkan) TNI AL, mempunyai panjang 39-40 meter.
3. Kelas Kobra
Tipe : Patroli cepat 36 meter Fiberglass
Nama Kapal :
- KRI Kobra (867)
- KRI Anakonda (868)
- KRI Patola (869)
- KRI Taliwangsa (870)
- KRI Kalagian
Seluruh kapal dibuat oleh Fasilitas
Pemeliharaan dan Perbaikan
(Fasharkan) TNI AL.
4. Kelas Tarihu
Tipe : Patroli cepat 40 meter
Fiberglass
Nama Kapal :
- KRI Tarihu (829)
- KRI Akura (830)
- KRI Birang (831)
- KRI Mulga (832)
Seluruh kapal dibuat oleh Fasilitas
Pemeliharaan dan Perbaikan
(Fasharkan) TNI AL.
5. Kelas PC-43
Tipe : Patroli Cepat 43 meter
Nama Kapal :
- KRI Pari (849)
- KRI Sembilang (850)

Dibuat oleh galangan kapal PT Palindo Marine Shipyard, Batam.

6. Kelas Krait
Tipe : Patroli cepat 40 meter Aluminium
Nama Kapal : KRI Krait (827)
Seluruh kapal dibuat oleh
Fasilitas Pemeliharaan dan Perbaikan
(Fasharkan) TNI AL.

7. Kelas Badau
Tipe : Kapal Patroli (Attack Patrol Boat)
Nama Kapal :
KRI Badau (841)
KRI Selawaku (842)
Kapal patroli hibah dari Brunei
Darussalam. Kapal-kapal ini awalnya
merupakan kapal rudal, namun seluruh
persenjataan rudal dilucuti sebelum
diserahkan ke Indonesia. TNI AL
mengoperasikan kapal-kapal ini sebagai kapal patroli.
8. Kelas Sibarau
Tipe : Kapal Patroli (Attack Patrol Boat)
Nama Kapal :
- KRI Sibarau (847)
- KRI Siliman (848)
- KRI Sigalu (857)
- KRI Silea (858)
- KRI Siribua (859)
- KRI Waigeo (961)
- KRI SIada (862)
9. Kelas Cucut
Tipe : Kapal Patroli
Nama Kapal :
- KRI Cucut (886)
- KRI Tenggiri (885)

G.

Armada Pendukung
1. Kelas Makassar
Tipe : Bantu Angkut Personel
Nama Kapal :
- KRI Makassar (590)

KRI Surabaya (591)

Kedua kapal tersebut dibangun di Korea Selatan.

2. Kelas Banjarmasin
Tipe : Bantu Angkut Personel
Nama Kapal :
- KRI Banjarmasin (592)
- KRI Banda Aceh (593)
Kedua kapal tersebut dibangun oleh PT PAL Indonesia.

3. Kelas Dalpele
Tipe : Kapal Bantu Rumah Sakit (BRS)
Nama Kapal : KRI dr. Soeharso (990)
Kapal ini dulunya bernama KRI
Tanjung Dalpele yang difungsikan
sebagai LPD. Pengubahan nama dilakukan setelah fungsinya berubah
menjadi rumah sakit terapung.

H.

Kapal Amfibi
1. Kelas Gilimanuk
Tipe : Kapal Angkut Tank
Nama Kapal :
- KRI Teluk Gilimanuk (531)
- KRI Teluk Celukan Bawang (532)
- KRI Teluk Cendrawasih (533)
- KRI Teluk Berau (534)
- KRI Teluk Peleng (535)
- KRI Teluk Sibolga (536)
- KRI Teluk Manado (537)
- KRI Teluk Hading (538)
- KRI Teluk Parigi (539)
- KRI Teluk Lampung (540)
- KRI Teluk Jakarta (541)
- KRI Teluk Sangkulirang (542)
- KRI Teluk Cirebon (543)
- KRI Teluk Sabang (542)
Merupakan bagian dari pembelian
39 kapal eks AL Jerman Timur oleh B.J.
Habibie pada tahun 1990-an pada masa
pemerintahan Presiden Suharto.

2. Kelas Teluk Semangka


Tipe : Kapal Angkut Tank
Nama :
- KRI Teluk Semangka (512)
- KRI Teluk Penyu (513)
- KRI Teluk Mandar (514)
- KRI Teluk Sampit (515)
- KRI Teluk Banten (516)
- KRI Teluk Ende (517)

3. Kelas LST 117 meter (LST)


Tipe : Kapal Angkut Tank
Nama Kapal : belum ditentukan
Kemenhan memesan 2 LST buatan
PT. Dok dan Perkapalan (DKB) Kodja
Bahari, Jakarta. Kemenhan juga
memesan 1 LST ke PT. Daya Radar
Utama. Direncanakan akan rampung tahun 2014 ini.

I.

Kapal Penyapu Ranjau


1. Kelas Kondor
Tipe : Kapal Penyapu Ranjau
Nama Kapal :
- KRI Pulau Rote (721)
- KRI Pulau Raas (722)
- KRI Pulau Romang (723)
- KRI Pulau Rimau (724)
- KRI Kelabang (826)
- KRI Pulau Rondo
- KRI Pulau Rusa (726)
- KRI Pulau Rangsang (727)
- KRI Kala Hitam (828)
- KRI Pulau Rempang (729)
Merupakan bagian dari pembelian
39 kapal eks AL Jerman Timur oleh B.J.
Habibie pada tahun 1990-an pada
masa pemerintahan Presiden Suharto.
2. Kelas Pulau Rengat
Tipe : Kapal Penyapu Ranjau
Nama Kapal :
- KRI Pulau Rengat (711)
- KRI Pulau Rupat (712)

3. Kapal Komando
Tipe : Kapal Komando
Nama Kapal : KRI Multatuli (561)

J.

Armada Kapal Lain


1. Kapal Tanker
000 KRI Bantu Cair Minyak (BCM) 122 meter buatan PT Dok dan
Perkapalan (DKB) Kodja Bahari
000 KRI Bantu Cair Minyak (BCM) 95 meter buatan PT Anugrah
Buana Marine
2. Kapal Tanker Kelas Khobi (AOTL)
901 KRI Balikpapan
902 KRI Sambu
3. Kapal Tanker Kelas Rover (AORLH)
903 KRI Arun (eks RFA Green Rover (A268)

4. Kapal Tanker kecil


906 KRI Sungai Gerong
5. Kapal Tanker (AOTL)
911 KRI Sorong
6. Kapal Tunda
922 KRI Rakata (eks USS Menominee (ATF-73))
923 KRI Soputan (kelas Ocean Cruiser)
924 KRI Leuser
7.

Kapal Hidro Oseanografi


932 KRI Dewa Kembar (ex-HMS
Hydra)

8.

Kapal Bantu
952 KRI Nusa Telu
959 KRI Teluk Mentawai (kelas
Telaud/Tisza)
960 KRI Karimata (kelas
Telaud/Tisza)
961 KRI Wagio (kelas Telaud/Tisza)

9. Kapal Angkut Personel (eks Kapal Ferry)


972 KRI Tanjung Oisina (eks MV Princess Irene)
973 KRI Tanjung Nusanive (eks KM Kambuna)
974 KRI Tanjung Fatagar (eks KM Rinjani)
981 KRI Karang Pilang
982 KRI Karang Tekok (eks KFC Mahakam)
983 KRI Karang Banteng

10.

Kapal Latih
KRI Dewaruci
KRI Dewaruci (baru)