Anda di halaman 1dari 2

BAB II

METODE PENELITIAN

2.1 Lokasi Penelitian


Lokasi penelitian mata kuliah ini bertempat di Hutan Pendidikan Universitas
Hasanuddin, Desa Bengo-Bengo, Camba, Kabupaten Maros.
2.2 Waktu Penelitian
Penelitian ini dilaksanakan pada hari Sabtu-Minggu, tanggal 8-9 November 2014.
2.3 Bahan Penelitian
Adapun bahan-bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kloroform, akuades,
etanol, FeCl3, bubuk magnesium, HCl pekat, kertas saring dan tissue.
2.4 Alat Penelitian
Adapun alat-alat yang digunakan dalam penelitian ini adalah tabung reaksi, gelas
kimia 600 mL, pipet tetes, plat tetes, corong, kaki tiga, kawat kasa, pinset, gegep, pisau dan
kompor, lampu spritus, dan lumpang.
2.5 Prosedur Analisis
2.5.1 Preparasi sampel
Sampel sebanyak kurang lebih 2 gram digerus halus dengan menggunakan lumping.
Sampel dimasukkan ke dalam tabung reaksi, kemudian dimaserasi dengan etanol panas
selama

15 menit. Saring panas panas ke dalam tabung reaksi dan dibiarkan seluruh

etanol menguap sampai kering. Tambahkan kloroform dan akuades dengan perbandingan 1:1
masing masing sebanyak 1 mL kemudian dikocok. Selanjutnya dipindahkan ke dalam
tabung reaksi, dibiarkan sejenak hingga terbentuk dua fasa. Lapisan bawah adalah kloroform

digunakan untuk menganilisis senyawa terpenoid dan steroid. Lapisan atas adalah air
digunakan untuk menganalisis kandungan fenolik, flavonoid dan saponin.
2.5.2 Analisis sampel
2.5.2.1 Analisis senyawa fenolik
Sebagian dari lapisan air dipipet kemudian dimasukkan ke dalam plat tetes. Lalu
ditambahkan pereaksi FeCl3. Terbentuknya warna biru/ungu menandakan adanya kandungan
fenolik.
2.5.2.2 Analisis flavonoid (Sianidin test)
Sebagian dari lapisan air dipipet ke dalam tabung reaksi. Kemudian dimasukkan butir
bubuk Mg dan beberapa tetes HCl pekat. Terbentuknya warna orange sampai merah
menandakan adanya flavonoid (kecuali untuk isoflavon).
2.5.2.3 Analisis saponin
Lapisan air dipindahkan ke tabung reaksi lain dan dikocok sekuat-kuatnya.
Terbentuknya busa yang permanen (beberapa menit) menunjukkan adanya saponin.