Anda di halaman 1dari 4

8/30/2015

hrd.indika.net.id/sop/TataTertib.htm

TATA TERTIB
A. PENDAHULUAN
Dalam melakukan kegiatan operasional Perusahaan, karyawan diwajibkan untuk mematuhi peraturan tata
tertib yang ditetapkan Perusahaan.
Agar ada keseragaman dalam melaksanakan tata tertib, maka Perusahaan memandang perlu untuk
membuat kebijakan standar yang dapat dijadikan pedoman Perusahaan.

B. APLIKASI
Kebijakan ini berlaku bagi seluruh karyawan Indika Multi Media.

C. KETENTUAN UMUM
1. Hari Dan Jam Kerja.
a. Hari kerja adalah hari-hari karyawan masuk kerja dan melakukan tugas-tugas yang
dibebankan Perusahaan.

b. Jam kerja adalah jam-jam dimana karyawan berada di tempat kerja atau di tempat lain
untuk melakukan pekerjaan yang ditugaskan Perusahaan.

c. Jam kerja terbagi menjadi:


Jam Kerja Normal:
Jam kerja yang ditetapkan untuk suatu kegiatan usaha yang relatif sudah diatur.

Apabila dibutuhkan, karyawan dapat diminta kehadirannya pada hari Sabtu / Minggu
baik untuk menyelesaikan tugas yang mendesak, mengikuti seminar/training dan atau
meeting yang telah dijadwalkan.
Ketentuan diatas berlaku bagi semua karyawan.
Jam Kerja Shift:
Jam kerja yang karena sifat pekerjaannya harus bekerja secara terus menerus
melebihi 8 (delapan) jam sehari dan dilakukan secara bergilir.
Jam kerja operasional unit.
Bagi Unit yang mengingat kekhususan tugas pada bagian tertentu, dapat
menyesuaikannya dan menentukan jam kerja sepanjang tidak menyimpang dari
aturan yang ditetapkan oleh Depnaker, termasuk penggunaan sistem shift dan wajib
memberitahukan secara tertulis ke HRD

http://hrd.indika.net.id/sop/TataTertib.htm

1/4

8/30/2015

hrd.indika.net.id/sop/TataTertib.htm

2. Waktu Istirahat.
Karyawan tidak dibenarkan istirahat melebihi dari waktu istirahat yang ditetapkan. Pelanggaran terhadap
ketentuan tersebut diklasifikasikan sebagai pelanggaran terhadap peraturan tata tertib kerja.

3. Pencatatan Datang dan Pulang kerja.


a. Karyawan diwajibkan mencatat datang dan pulang kerja pada alat absensi yang disediakan.
b. Karyawan dilarang mencatatkan datang atau pulang kerja karyawan lainnya dengan alasan apapun.
Pelanggaran terhadap ketentuan tersebut diklasifikasikan sebagai pelanggaran terhadap peraturan
tata tertib.

c. Karyawan diharuskan memberitahukan secara tertulis jam mulai atau pulang bekerja dan
dimintakan paraf atasan langsungnya, apabila :
Bertugas di luar kantor dan berangkat langsung dari rumah karyawan.
Karyawan langsung pulang setelah menjalankan tugas di luar kantor.

4. Datang terlambat
a. Karyawan datang terlambat, harus menghadap Pimpinan Unit kerja atau atasannya dan
memberikan alasan yang dapat dipertanggungjawabkan untuk mendapatkan approval. Alasan
dicatat pada Request of absent dan ditanda-tangani oleh Pimpinan unit kerja, untuk diserahkan ke
HRD

b. Karyawan dinyatakan datang terlambat apabila datang ke tempat kerja lebih dari 08.30 wib.
c. Keterlambatan hadir karyawan lebih dari 30 menit akan dipotong uang makan dan transport .
5. Pakaian Kerja
a. Karyawan pria diharuskan memakai pakaian formal, sopan, rapi dan bersih. Yang dimaksud dengan
pakaian formal adalah pakaian kantor yang terdiri dari paduan celana panjang formal dengan
kemeja lengan panjang/pendek

b. Karyawan wanita diharuskan berpakaian formal, sopan, rapi, dan bersih


c. Pakaian hari Jumat.
Karyawan diperbolehkan memakai pakaian informal tetapi tetap memperhatikan kesopanan dan
norma-norma yang berlaku, kecuali jika pada hari tersebut ada jadwal kerja yang mengharuskan
tetap berpenampilan formal.
Yang dimaksud dengan pakaian informal :
Untuk pria, dapat terdiri dari paduan celana panjang (jeans/cotton) dengan Tshirt, kaos ber-krah atau kemeja santai dan dilarang menggunakan kaos
oblong
Untuk wanita, dapat terdiri dari paduan celana panjang (jeans/cotton) atau
celana kulot/bermuda atau rok dengan T-shirt atau kemeja santai.

d. Pakaian Seragam.
Apabila Perusahaan memberikan pakaian seragam kepada karyawan, maka pakaian
seragam tersebut harus dipakai pada hari-hari kerja.
Bagi karyawan yang tidak mengenakan pakaian seragam dengan alasan yang tidak dapat
diterima, akan diberikan sanksi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

e. Sepatu.
Sepatu bisa bertali ataupun tidak bertali
http://hrd.indika.net.id/sop/TataTertib.htm

2/4

8/30/2015

hrd.indika.net.id/sop/TataTertib.htm

Model formal maupun semi formal


Karyawan dilarang menggunakan sandal pada saat bekerja
Catatan khusus : untuk pakaian kerja fungsional tertentu diperkenankan menggunakan pakaian
sesuai dengan etika bisnis yang berlaku.

6. Kartu Nama
a. Karyawan yang karena sifat pekerjaannya, akan diberikan kartu nama Perusahaan oleh Pimpinan
unit kerjanya dengan ukuran dan bentuk yang standar sesuai dengan yang telah ditetapkan.

b. Karyawan tidak dibenarkan untuk membuat/memiliki kartu nama yang ukuran dan bentuknya
sama/serupa dengan yang disediakan oleh Perusahaan walaupun atas biaya sendiri.

c. Pengadaan kartu nama harus melalui bagian General Affairs.


7. Tidak Hadir Kerja
a. Karyawan yang tidak dapat masuk kerja, sedapat mungkin hari itu juga memberitahukan tentang
ketidakhadirannya pada atasannya, baik melalui telepon atau melalui surat.

b. Karyawan yang tidak dapat hadir kerja karena alasan apapun, harus membuktikan kepada Pimpinan
unit kerjanya dengan surat keterangan/alasan yang dapat diterima. Hal ini dilakukan pada saat
masuk kerja kembali dan selambat-lambatnya pada hari berikutnya

c. Karyawan yang tidak dapat membuktikan ketidakhadirannya ditempat kerja dengan surat
keterangan atau alasan yang dapat diterima, dianggap telah mangkir dan akan diberikan sanksi
sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Mangkir adalah perbuatan yang melanggar peraturan tata tertib kerja.

8. Lingkungan Perusahaan dan Tempat Kerja.


a. Karyawan harus sudah hadir di tempat kerjanya masing-masing pada hari dan jam kerja yang telah
ditetapkan, maupun di kantor mitra kerja ( dengan menginformasikan terlebih dahulu kepada
atasan ).

b. Karyawan berkewajiban mentaati semua instruksi kerja dan peraturan yang ditetapkan oleh
Perusahaan,

c. Karyawan selama jam kerja harus tetap berada di ruang kerjanya masing-masing, kecuali bila ada
soal-soal dinas yang perlu diselesaikan di luar lingkungan kerjanya. Karyawan yang tidak ada pada
tempat kerjanya tanpa sepengetahuan/ijin dari atasannya, ataupun pulang sebelum jam kerjanya
berakhir, dianggap melalaikan kewajibannya.

d. Karyawan tanpa ijin dari atasannya, dilarang membawa barang-barang milik Perusahaan keluar
lingkungan Perusahaan, baik itu berupa inventaris, peralatan kantor, peralatan lainnya, dokumen,
catatan confidential, pekerjaan yang tertunda dan lain sebagainya yang ada hubungannya dengan
kegiatan Perusahaan.

e. Karyawan yang menemukan barang-barang berharga milik orang lain dalam lingkungan
Perusahaan, wajib menyerahkannya kepada Perusahaan melalui HRD untuk diproses dan
dikembalikan ke pemiliknya.

f. Setiap karyawan dilarang menyalahgunakan alat-alat perlengkapan milik Perusahaan atau fasilitasfasilitas yang ada di tempat kerja untuk kepentingan pribadi.

http://hrd.indika.net.id/sop/TataTertib.htm

3/4

8/30/2015

http://hrd.indika.net.id/sop/TataTertib.htm

hrd.indika.net.id/sop/TataTertib.htm

4/4

Anda mungkin juga menyukai