Anda di halaman 1dari 2

Pada status faali manusia, setelah melakukan kegiatan yanitu berupa lari- lari kecil

segala halnya meningkat mulai dari denyut jantung, denyut nadi, respirasi, dan temperatur.
Hal ini disebabkan tubuh mengalami serangkaian aktivitas fisik dan kimiawi, yang
menyebabkan tubuh akan menjaga kestabilandalam dirinya. Maka jantung bekerja lebih keras
untuk menyalurkan asupan nurtrisi ke saluruh tubuh guna pembentukan energi. Karena
jantung bekerja lebih cepat maka pembuluh blaik juga akan mengalirkan darah kotor ke
jantung dengan lebih cepat pula, untuk keseimbanagn tubuh, yang akan menyebabkannaiknya
denyut nadi. Begitu pula dengan respirasi udara dalam pau- paru, karena tubuh memerlukan
energi yang banyak, maka diperlukan oksigen yang banyak pula, dan menghasilkan karbon
yang banyak, sehingga kerja paru- paru meningkat dari keadaan normal. Dengan
meningkatnya keseluruhan kerja organ-organ tubuh maka akan menghasilkan panas tubuh
yang berlebih yang nantinya kan dikeluarkan oleh tubuh, melalui keringat dan uap udara
lewat mulut dan hidung, sehingga temperatur tubuh pun naik.
Pada thermoregulasi atau pengaturan suhu tubuh pada manusia dan katak. Terdapat
perbedaan pengaturan suhu tubuh antara kedua objek ini. Pada manusia,suhu tubuh normal
dan suhu tubuh ketika diberikan rangsangan berupa air hangat dan air dingin hambir tidak
berubah. Sedang pada katak, antara suhu tubuh normal dan suhu tubuh setelah diberi
rangsangan ada perubahan suhu tubuh, pada saat diberi air dingin maka suhu tubuh katak
akan menurun, dan pada saat diberi air hangat suhu tubuh katak akan naik.
Kesimpulan

Denyut jantung, denyut nadi, dan respirasi saling berkaitan satu sama lain.
Suhu tubuh manusia akan meningkat setelah melakukan pekerjaan.
Suhu tubuh akan kembali normal pada jangka waktu tertentu.

Manusia merupakan organisma homoioterm


Katak merupakan organisma polikioterm.