Anda di halaman 1dari 13

KOMPLIKASI FRAKTUR

ADAMS SOPHIANO
FAA 114 004

1.Komplikasi

Cepat atau

Segera
2.Komplikasi Awal
3.Komplikasi Lambat

Komplikasi Cepat atau Segera


1. Perdarahan
Perdarahan dapat berupa kehilangan darah dari tulang yang mengalami
fraktur ditambah kehilangan darah dari jaringan disekitar fraktur tersebut.
2. Kerusakan arteri dan saraf
Cedera vascular dapat terjadi pada klien fraktur, terutama pada cedera yang
terbuka. Lokasi yang paling sering mengalami cedera arteri yaitu pada bagian
distal femur atau proksimal tibia.

3. Kerusakan pada jaringan sekitar


Pada terjadi fraktur, jaringan sekitar juga mengalami kerusakan.

Komplikasi Awal
1.

Infeksi Luka

Infeksi luka umumnya terjadi pada fraktur terbuka yang terkontaminasi


bakteri sekitar.
2. Sindrom Emboli Lemak
Hal ini terjadi ketika gelembung-gelembung lemak terlepas dari sumsum
tulang dan mengelilingi jaringan yang rusak. Gelembung lemak ini akan melewati
sirkulasi dan dapat menyebabkan oklusi pada pembuluh-pembuluh darah
pulmonary dan dapat menyebabkan sulit bernapas.

3. Masalah Imobilisasi Umum


Ulkus dekubitus pada klien fraktur dapat terjadi karena penurunan sensitivitas nyeri yang
disebabkan rusaknya jaringan-jaringan sekitar.
Cedera yang menyebabkan imobilisasi dan bed rest dapat menyebabkan thrombosis vena, yang
berotensi menyebabkan kematian pada emboli pulmonal.
4. Sindrom Kompartemen
Dapat terjadi saat peningakatan tekanan jaringan dalam ruang tertutup di otot.

Komplikasi lambat
1.

Penyatuan terlambat (Delayed Union)

Penyatuan fraktur terlambat ialah saat fraktur tidak menyatu pada waktu
yang diperkirakan.
2. Penyatuan yang salah (Malunion)
Hal ini terjadi saat tulang yang fraktur sudah menyatu sepenuhnya tetapi
pada posisi yang salah dan mungkin memerlukan pembedahan tergantung pada
disabilitas dan hasil potensial.

3. Tidak ada penyatuan (Non Union)


Non union merupakan dampak terakhir dari delayed union.

4.

Deformitas
Umumnya terjadi pada cedera tulang belakang.

5. Osteomylitis
Ostemyelitis merupakan infeksi dari jaringan tulang yang mencakup sumsum dan korteks tulang
dapat berupa exogenous (Infeksi masuk dari luar tubuh).

6. Nekrosis asepsks dan/atau avascular


Nekrosis avascular dapat terjadi saat suplai darah ke tulang kurang baik.

PENGERTIAN
MEDIKO LEGAL
Bidang interdisipliner antara ilmu kesehatan/kedokteran dengan ilmu hukum
PELAYANAN MEDIKO LEGAL
Adalah bentuk pelayanan kesehatan yang dilakukan oleh tenaga medis dengan
menggunakan ilmu dan tehnologi kedokteran atas dasar kewenangan yang dimiliki
untuk kepentingan hukum dan untuk melaksanakan peraturan yang berlaku

ASPEK MEDIKOLEGAL
1.

hak dan kewajiban pasien

2.

Hak dan kewajiban provider

3.

Jaminan bahwa pelayanan medik yang diberikan dengan cara dan mutu yang
dapat dipertanggung jawabkan

4.

Sistim dan prosedur menjamin hak dan kewajiban serta menjamin tindakan
yang dilaksanakan di rumah sakit dapat diadakan evaluasinya

5.

Hak dan kewajiban pemilik dan pengelola

Referensi
1.

Pamela, Gita. Komplikasi Fraktur, http://www.scribd.com/

2.

Mediko Legal. http://ikh471.weblog.esaunggul.ac.id/wpcontent/uploads/sites/304/2014/11/Etika-dan-Hukum-KesehatanPertemuan-14.ppt

TERIMA KASIH \m/