Anda di halaman 1dari 300

Majalah-Linux Edisi # 1

Majalah-Linux Edisi # 1

Majalah-Linux Edisi # 1

Kata Pe n g a n t a r
Puji syukur redaksi panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa
atas penyertaan dan kelimpahanNya yang memungkinkan
diterbitkannya edisi perdana Majalah-Linux dalam format
PDF ini. Edisi perdana kali ini memuat berita berita dan
artikel dari versi online Majalah-Linux mulai tanggal 6 April
sampai 28 Mei 2007. Dalam edisi ini kami juga
menyediakan DVD special berukuran 4 GB yang memuat
beragam distro menarik seperti Ubuntu Feisty Fawn 7.04 hingga video
tutorial cara membuat antena kaleng ala Pak Onno W. Purbo. Meski
demikian bagi pembaca yang tidak memiliki DVD-ROM tetap dapat
menikmati sebagian isi DVD dalam format CD-ROM biasa.
Versi PDF dari majalah ini bersifat GRATIS dan dapat Anda download serta
sebarluaskan dengan bebas. Anda dapat mendapatkan versi DVD ASLI
Majalah-Linux dengan hanya mengganti biaya sebesar Rp. 25.000,- dan
untuk versi CD-ROM sebesar Rp. 15.000. Untuk pemesanan online
silahkan buka di: http://majalah-linux.baliwae.com/order/
MERDEKA!!
Denpasar, 28 Mei 2007
Budi, S.Kom
Pimpinan Redaksi

Majalah-Linux Edisi # 1

Apa dan Sia p a ?


Majalah-Linux adalah majalah online berbahasa Indonesia
(keempatpuluhdua?) yang selalu menyajikan berita terkini dari dunia Linux
dan open source. Majalah ini diterbitkan secara online oleh Toko.Baliwae
dan diupdate setiap saat (idealnya?!) Saran dan kritik selalu kami nantikan.
Merdeka!
Alamat Redaksi:
Majalah-Linux
d/a Toko Baliwae
Jl. Letda Retta 39 - Denpasar Bali
Email: majalah.linux@gmail.com
Telp. 0361-7456836 | Y!M: online_baliwae

Majalah-Linux Edisi # 1

ISI DVD Majal a h - Linux # 1

Distro Linux Mandriva 200.7 Spring One LiveCD

Distro Linux KDE-Four-en-Live (preview KDE 4.0)

Distro Linux Ubuntu Feisty Fawn 7.04

Distro Linux Ubuntu Studio 7.04

Distro One Laptop Per Child (OLPC) Live CD

Distro Linux ZenCafe 1.0

Video Ceramah Richard M. Stallman (RMS) What is Free Software?

Video Tutorial Cara Membuat Antena Kaleng

PDF Majalah-Linux edisi 1

PDF FullcircleMag edisi #0 Bahasa Indonesia

Puluhan file-file pendukung..


Silahkan lihat di http://majalah-linux.baliwae.com/dvd/

1 keping DVD

Majalah-Linux Edisi # 1

ISI CD Majal a h - Linux # 1

Distro Linux Ubuntu Feisty Fawn 7.04

Video Tutorial Cara Membuat Antena Kaleng

PDF Majalah-Linux edisi 1

PDF FullcircleMag edisi #0 Bahasa Indonesia

Puluhan file-file pendukung..


Silahkan lihat di http://majalah-linux.baliwae.com/dvd/

2 keping CD

Majalah-Linux Edisi # 1
Lisensi
Seluruh teks dan gambar dalam majalah ini diterbitkan di bawah lisensi
Creative Commons Attribution-Noncommercial-Share Alike 3.0. Ini berarti
Anda dapat mengambil, menggandakan, menyebarluaskan dan
menayangkan majalah ini dengan syarat: Anda harus mencantumkan
atribut pengarang asli (setidaknya nama, email, atau alamat web ) dan
menyertakan nama majalah ini (Majalah-Linux) dan url http://majalahlinux.baliwae.com. Anda tidak diijinkan menggunakan hasil pekerjaan ini
untuk tujuan komersial tanpa seijin redaksi. Dan jika Anda menggunakan,
mengubah atau membuat turunan dari pekerjaan ini, Anda harus
menyebarkan hasil pekerjaan tersebut dibawah lisensi yang sama, serupa
atau yang kompatibel.

Majalah ini disponsori oleh:

Majalah-Linux Edisi # 1

Tha n k s to..
Ucapan terima kasih redaksi sampaikan pada Tuhan Yesus Kristus, PapahMamah, Kakak, Adik, serta Keluarga dan Istri tercinta, Toko.Baliwae,
komunitas Ubuntu-ID, komunitas Blankon, Komunitas Igos-Nusantara,
Komunitas Balinux, para pembaca yang sudah memberikan komentarnya
pada artikel yang dimuat di situs majalah, seluruh komunitas Linux di
penjuru Tanah Air yang sudah mendukung terbitnya Majalah ini, dan
khususnya Anda yang sedang membaca :).

Majal a h ini dib u a t de n g a n :


OpenOffice.org 2.1, GIMP, Xara Xtreme, Panic Gnu/Linux 7.5 Beta

Majalah-Linux Edisi # 1

Daft a r Isi

Posting yang pertama


Kernel Linux 2.6.20.5 Released
Free Software Magazine Issue 17 telah terbit
Virus Menyerang iPod yang Menjalankan Linux
CD Gratis Ubuntu 7.04 (Feisty Fawn) !
Ulteo Distro Linux Paling Gampang Sedunia?
Harddisk Porn* siap pakai
Ubuntu Magazine, majalahnya Ubuntu Geeks!
Stiker Ubuntu Gratis
Linux Fund Kehilangan Sumber Pendapatan
OpenBSD dituduh mencuri Kode Terbuka Milik Pengembang Linux
Mandriva Flash 4GB is Coming!
Compiz dan Beryl Bersatu!
Kejutan dari KDE 4.0
11 Juta US$ Untuk Vyatta dari Comcast
Kernel Linux 2.6.20.6 Released
Richard Stalman: Hari gene ga punya handphone
Mozilla Bikin Kandang Ayam
Gaim Berubah Nama Menjadi Pidgin
Debian 4.0 Etch Dirilis
Microsoft, Novell, dan GPL 3
Trend Desktop 2007
KPLI Jakarta Gathering, 6-7 April 2007
BadVista, Kampanye Anti Microsoft, Propaganda Pro Free Software

Majalah-Linux Edisi # 1

Mozilla Merilis Thunderbird 2 RC1


Test Drive One Laptop Per Child (OLPC) via LiveCD
Linux Foundation Mengumumkan Update LSB dan Memperkenalkan
Perangkat Uji Baru
ZenCafe 1.0 Dirilis
Swiftfox, Tatkala Browser Open Source Diselewengkan
Tips: Mencari Perangkat Lunak Bebas Pengganti Yang Komersil
Driver Linux ATI Tidak Support Desktop-3D?
Tips: Membuat server streaming MP3/OGG Instan
Dolphin: Sang File Manager pengganti Konqueror
Palm (Segera) Menghadirkan Smartphone Berbasis Linux
Tux500: Saatnya Linux Unjuk Gigi di Arena Balap
Bubba: Kecil - kecil Cabe Rawit
FSF Buka Lowongan, Gaji Rp.456 juta setahun
Transgaming: Cedega 6.0 Swordfish
Tips: Firefox di dalam Firefox
Opera 9.20!
PCJacking? Tantangan Menjadi Pembajak :)
Centos 5 Dirilis
Pemerintah Korea Selatan Aktif Mendukung Gerakan Open Source
Pendaftaran aKademy 2007 Dibuka
Trik: Batasi Bandwidth Dengan Trickle(d)
Ubuntu 7.10: Gutsy Gibbon
Tutorial Gratis Debian 4 Etch
Linux Rules!
Oleh-oleh dari Pertemuan OSCMS 2007
Wine versi 0.9.35 Dirilis

10

Majalah-Linux Edisi # 1

Tux500 diberitakan di situs resmi indy500.com


Kontes Desain Tux500 Dibuka!
Ditemukan Celah Keamanan Pada Perangkat Wi-Fi di Linux
Onno W. Purbo Diangkat Jadi Menteri Informatika
Game TBS: Battle for Wesnoth 1.2.4 Dirilis
Full Circle Magazine: Majalahnya Ubuntuers, Terbit Edisi Perdana #0
Belasungkawa Untuk Korban Penembakan di Kampus Virginia Tech
Tips: Disk Drive 2 GB Gratis dengan Gmail Filesystem
Apa Motivasi Microsoft dibalik Plugin WMP untuk Firefox?
Mandriva Menerima Suntikan Dana 3 Juta Euro
Mandriva Merilis Mandriva 2007.1 Spring
GIMP 2.2.14 Dirilis
Canonical Resmi Bergabung dalam Dewan Penasihat Yayasan
GNOME
Michael S. Dell: Pakai Ubuntu Feisty Fawn!
Ubuntu 7.04 Feisty Fawn Dirilis!
Thunderbird 2 versi Stabil Dirilis
Feisty Release Party: Pestanya Ubuntu Mania
Paket Windows XP Dijual 3 US$, Strategi Microsoft Meredam Linux?
Funky Feisty Competition: Berhadiah $1500 USD lebih
Pidato Bill Gates Dirusak Pendukung Open Source China
Bali Feisty Release Party, 22 April 2007
Buku Gratis dari Free Software Magazine
Workshop IGOS Nusantara Tingkat Mahir dilangsungkan di Bali
Apa jadinya kalau Vista Ikutan Indy500?
Pemerintah Ghana Kejar Kebijakan Penggunaan Open Source
Google Tawarkan Perubahan Pada MySQL

11

Majalah-Linux Edisi # 1

Tips Firefox: Membuka Hasil Search Pada Tab Baru


Hemat Energi Dengan Kernel Baru Linux 2.6.21
China Umumkan Jawara Kontes Perangkat Lunak Open Source
Adobe Ubah Model Pengembangan Flex Menjadi Open Source
Trik: Mengoptimalkan Ubuntu Feisty 7.04 Biar
Wuussh.wusshh.wushh
Kawan atau Lawan?
Liputan Feisty Release Party Jogja dan Bandung
Liputan: MUBES KPLI Jakarta
Google: Firefox On Earth!
Pidgin 2 Beta 7 Dirilis
Terbit: Majalah PCLinuxOS Edisi Mei 2007
Orang Pintar Pakai Scroogle!
Harga One Laptop Per Child Naik Gara-gara Windows?
Jimbarwana Networking (J-Net) Memakai IGOS Nusantara
Website Baru Untuk Programmer Qt
Qt Jambi Dirilis Dengan Lisensi GPL
Rilis: BugZilla 3.0
Sun Mempertimbangkan Meng-GPL-kan Open Solaris
Juara Kontes Desain Logo Tux500 Diumumkan!
Ubuntu Studio 7.04 Rilis Perdana
Berani Ngadutrafik dengan UbuntuStudio.org?
Knut: Rilis Perdana KDE 4!
Rilis: Wine 0.9.37
Global Desktop: Proyek Baru Red Hat
Janji ATI Untuk Open Source, Akankah Terbukti?
BlankOn 2.0: Pindah Haluan?

12

Majalah-Linux Edisi # 1

Microsoft Tuntut Pengguna Linux Bayar Royalti


Rilis: Samba 3.0.25
Source Code Ubuntu Mobile Dipublikasikan
Novell Tolak Klaim Paten Microsoft
Tanggapan Torvalds terhadap Klaim Paten Microsoft
Fear, Uncertainty and Doubt: Lanjutan Kasus Paten Microsoft
PlayOGG.org: Gunakan OGG, Tinggalkan MP3
Tux500: Sang Pembalap Patah Tulang
Blankon 2.0: Codename Konde
Rilis: Majalah Full Circle #0 Edisi Bahasa Indonesia
Liberation: Font Pembebas dari Red Hat
Rilis: KDE 3.5.7
Bali: Seminar IGOS 24-25 Mei 2007!
Rilis: PCLinuxOS 2007
Tim Ubuntu-Wine: Install Program Windows di Ubuntu
Ubuntu dan Dell, Makin Mesra :)
Donasi Tux500 Ditutup Hari Ini!
Happy Birthday!
POF: Worm Macro di Dokumen OpenOffice.org
Tux500: $18,308.90!
Tips Firefox: Split Browser
Novell dan EFF Bersepakat Mereformasi Peraturan Paten
Resensi Buku: Panduan Menggunakan Linux IGOS Nusantara
Rilis: GIMP 2.2.15
LINA: Program Linux Jalan di Windows

13

Majalah-Linux Edisi # 1

Posting yang pertama


April 6, 2007 | Tag: Lain-lain
Akhirnya setelah lewat 1 jam, selesai juga website ini. Website ini ditenagai
dengan mesin blog Wordpress. Dipakai wordpress karena mudah dalam
pemakaian dan instalasi, serta update. Kini saatnya untuk menyiapkan
artikel dan mencari berita - berita terbaru tentang Linux
Go..go.. go..
doain yah dukung terus website ini supaya senantiasa up to date dalam
memberitakan tentang Linux dan opensource, supaya tidak ketinggalan
berita. Salam.

Kernel Linux 2.6.20.5 Released


April 6, 2007 | Tag: kernel linux
Kemarin (tepatnya beberapa jam yang lalu) tanggal 6 April 2007, telah
dirilis kernel linux versi 2.6.20.5. Silahkan unduh full versionnya disini

14

Majalah-Linux Edisi # 1
Free Software Magazine Issue 17 telah terbit
April 6, 2007 | Tag: Freemag
Free Software Magazine sebagai satu - satunya majalah yang
didedikasikan untuk mempromosikan gerakan free software
secara keseluruhan telah menerbitkan edisinya yang ke tujuh
belas. Artikelnya antara lain ditulis oleh Steve Goodwin,
membahas hal hal buruk yang ada di setiap programmer
dalam artikelnya berjudul Tujuh dosa para programmer.
Terdapat juga OpenOffice.org howto. Anda juga diajarkan
membuat file wave dengan Audacity. Matt Barton membahas tentang "Apa
itu distro linux?". Dapatkan majalahnya gratis disini.

Virus Menyerang iPod yang Menjalankan Linux


April 6, 2007 | Tag: Virus
Kaspersky Lab menemukan virus pertama yang didesain untuk
menginfeksi media player portable iPod. Virus yang diberi nama Podloso ini
bukanlah ancaman berarti dan hanya sekedar proof of concept atau
sebagai pembuktian saja kalau virus juga bisa dibuat dan berjalan di
device portable seperti iPod.

15

Majalah-Linux Edisi # 1
Virusnya sendiri sebenarnya adalah sebuah file yang berjalan karena dipicu
oleh si pemilik sendiri. Syarat agar virus dapat berjalan adalah bahwa si
iPod harus telah terpasang Linux terlebih dahulu. Begitu virus berjalan,
dirinya akan menscan seluruh isi media penyimpanan dan menginfeksi file
file executable berekstensi .elf. Selanjutnya virus akan menampilkan pesan
"You are infected with Oslo the first iPodLinux Virus".
Lihat gambar:

CD Gratis Ubuntu 7.04 (Feisty Fawn) !


April 6, 2007 | Tag: Ubuntu
Tidak seperti Ubuntu Edgy yang hanya disediakan versi downloadnya saja,
Feisty tampaknya akan dibagi bagi gratis dalam bentuk keping cd via

16

Majalah-Linux Edisi # 1
Shipit . Hal ini dapat dibuktikan dari pengumuman yang
terpasang di situsnya. Tampaknya Ubuntu sedang bersiap siap mengcopy ribuan keping cd dan covernya untuk
selanjutnya disebar ke luruh penjuru dunia termasuk
Indonesia

Ulteo Distro Linux Paling Gampang Sedunia?


April 6, 2007 | Tag: Distro
Gael Duval, pencipta Mandrake (kini Mandriva) dan pendiri MandrakeSoft
yang ironisnya dipecat dari perusahaannya sendiri itu, baru - baru ini

17

Majalah-Linux Edisi # 1
merilis proyek distro linux Ulteo. Distro ini diklaim
sebagai distro bahkan operating system termudah
sedunia. Benarkah?
Distro berbasis KUBUNTU ini menurut Duval, lebih
dari sekedar user friendly, Prinsip Ulteo
menawarkan sebuah sistem dimana si user tidak
perlu menghabiskan dan membuang waktu banyak
untuk upgrade, meningkatkan kinerja, dan mengatur sistem yang ada.
Untuk Anda yang ingin mencicipi sedikit "potongan kue" dari distro ini
dapat langsung download di http://www.ulteo.com/main/download.php .
Kebutuhan minimal untuk dapat menjalankan distro ini adalah komputer
x86-32 bit, dengan memori min 256 MB. Memori lebih banyak diperlukan
bila Anda melakukan instalasi via live cd installer.
Rilis terakhir masih dalam versi eksperimen: Ulteo-kde "Sirius" Alpha1
Berikut aplikasi yang diusung dalam rilis terakhir:

Linux kernel 2.6.15


UGD 0.01
Xorg 7.0.0
KDE 3.5.2
Firefox & Thunderbird 1.5.0.8, Enigmail 0.94
Openoffice.org 2.0.2
Gimp 2.2.11

18

Majalah-Linux Edisi # 1

Vlc 0.8.4
amarok 1.3.9
k3b 0.12.14
kmymoney2 0.8.2
inkscape 0.43
scribus 1.2.4.1

Selamat mencoba, dan jangan lupa laporkan setiap bug yang Anda
temukan ke pengembangnya

Harddisk Porn* siap pakai


April 6, 2007 | Tag: Intermezzo
Sebuah perusahaan baru produsen harddisk asal Amerika Serikat, Sextor
mengumumkan akan segera merilis produk harddisk yang sebelumnya
telah diisi dengan konten porno dan MP3. Perusahaan menyebutkan bahwa
ini akan menjadi keuntungan bagi konsumen, karena tidak perlu lagi
menghabiskan dan membuang waktu untuk mengumpulkan /
mendownload materi materi tersebut.
Rencananya harddisk tersebut akan diisi sekurangnya oleh 120 Giga data
yang disusun rapi dalam kategori dan subkategori. Rencananya produk
tersebut akan dipasarkan mulai 9 Oktober 2007, dengan 3 macam materi

19

Majalah-Linux Edisi # 1
pilihan : file - file porno, mp3 serta acara televisi. Belum diketahui berapa
mereka akan menjualnya.

Ubuntu Magazine, majalahnya Ubuntu Geeks!


April 6, 2007 | Tag: Freemag, Ubuntu
Anda pecinta Ubuntu linux and family? Tak lama lagi Anda dapat
menikmati rilis pertama majalah online gratis yang dibuat oleh para ubuntu
geeks yang majalahnya akan dinamai fullcircle . Karena ini adalah majalah
yang dibuat dari, untuk dan oleh komunitas Ubuntu, maka Anda sangat
diharapkan kontribusinya. Caranya? Anda tinggal mengikuti petunjuknya
disini: https://wiki.ubuntu.com/UbuntuMagazine .
Sampai saat ini ada 9 Kategori yang direncanakan:
1. /TheNews
berisi informasi / berita terbaru yang berhubungan dengan Ubuntu
dan turunannya, serta perkembangan Linux secara umum
2. /InstallOfTheMonth
Mengajarkan langkap demi langkah instalasi Ubuntu dan turunannya
3. /ItJustWorks
Berisi cerita pengalaman dari mereka mereka yang telah berhasil
migrasi dan menggunakan Ubuntu Linux.

20

Majalah-Linux Edisi # 1
4. /MonthlyLetters
Berisi surat pembaca, bisa juga diambil dari mailing list atau thread
di forum
5. /MonthlyReviews
Berisi review software atau hardware oleh pembaca.
6. /HowTo
Berisi cara-cara, langkah demi langkah untuk mengatur segala hal di
Ubuntu dan turunannya
7. /MonthlyInterview
Wawancara dengan para pemakai Ubuntu
8. /OpenMic
Berisi alasan mengapa orang - orang pindah ke Linux dan Ubuntu
khususnya
9. /MyDesktop
Berisi screenshot dari para pembaca. Ruang pamer antar Linuxer
khususnya pemakai ubuntu.
Untuk contoh artikel yang sudah masuk ke dapur redaksi fullcircle, silahkan
lihat disini

21

Majalah-Linux Edisi # 1

Stiker Ubuntu Gratis


April 6, 2007 | Tag: Ubuntu, Stuff
Ubuntu Australia sedang berbaik hati. Mereka bagi - bagi
stiker Ubuntu gratis untuk seluruh pecinta dan pengguna
yang merequestnya. Anda tertarik? Caranya cukup
kirimkan amplop balasan yang sudah diisi dengan nama alamat Anda dan perangko balasan ke alamat :
Sticker Offer
PO Box 1412
Lavington, NSW, 2641
Untuk informasi selengkapnya silahkan klik disini

Linux Fund Kehilangan Sumber Pendapatan


April 6, 2007 | Tag: Ekonomi
Linux Fund, organisasi yang mendanai berbagai proyek open source

22

Majalah-Linux Edisi # 1
seperti Blender, Debian Linux, Gentoo, and OpenSSH
memperoleh penghasilan utamanya melalui penawaran kartu
kredit bergambar tux, linux penguin. Namun kini Linux Fund
telah kehilangan sumber pendapatan utamanya tersebut.
Para pemegang kartu kredit Linux Fund menerima surat
resmi dari Bank Amerika, yang menyatakan bahwa program
kartu kredit Linux Funds tidak akan dilanjutkan lagi, dan
peraturan tersebut akan efektif dimulai tanggal30 Juni 2007.
Belum diketahui pasti penyebab ditutupnya layanan kartu kredit ini. Ujar
David Mandel, direktur eksekutif LinuxFund.org, mengatakan bahwa
perusahaannya dan Bank Amerika telah setuju untuk menghentikan
program kartu kreditnya, namun tidak bisa mengungkapkan alasannya
karena telah terikat perjanjian.
Tambahnya lagi, "Linux Fund akan terus eksis, meskipun dengan
penampilan yang sama sekali lain dengan yang sekarang. Linux Fund
berharap dapat membantu komunitas open source dengan informasi
dan peralatan yang mereka butuhkan".
Untuk informasi lengkap mengenai proyek proyek yang didanai oleh Linux
Funds lanjutkan disini

23

Majalah-Linux Edisi # 1
OpenBSD dituduh mencuri Kode Terbuka Milik Pengembang Linux
April 6, 2007 | Tag: Kasus
Di milis OpenBSD minggu ini sedang "hot" dengan threadthread seputar tuduhan pencurian source code milik
developer Linux oleh developer Open BSD. Para developer
linux dengan bersusah payah berhasil melakukan reverse
engineering terhadap chipset wireless Broadcom dan
membuat drivernya. Hal ini terpaksa dilakukan karena
Broadcom tidak berminat untuk berbagi informasi dan
membuka source codenya dengan para developer di Linux, sementara
chipsetnya banyak digunakan di perangkat wireless yang di jual di
pasaran.
Para developer di Linux melisensikan driver tersebut dengan lisensi GPL,
dan diberi nama bcm43xx.
Namun sayangnya, pengembang di OpenBSD dengan gamblang
memasukkan source code berlisensi GPL tersebut ke source code driver
mereka yang dinamai bcw dan mempublikasikannya dengan lisensi BSD.
Michael Buesch, sebagai pimpinan tim developer driver Linux, merasa
gerah dan mengirimkan email ke milis bernada kecaman terhadap para
pengembang di OpenBSD.
Buesch menulis ada kesamaan yang sangat jelas yang membuktikan

24

Majalah-Linux Edisi # 1
bahwa source code di Linux dicuri dan dimasukkan di soure code
OpenBSD. "Kami berusaha untuk menjaga agar code kami bersih dari
masalah hak cipta. Kami mohon Anda juga melakukan hal yang sama",
ketusnya.
Menurut Buesch, driver Linux dipublikasikan dengan lisensi GPL untuk
menghindari vendor proprietary memakai hasil pekerjaan mereka untuk
kemudian selanjutnya dipublikasikan sebagai kode tertutup.
sumber: theinquirer.net

Mandriva Flash 4GB is Coming!


April 6, 2007 | Tag: Gadget, Mandriva
Hari ini Mandriva meluncurkan produk teranyarnya, Mandriva Flash 4 GB.
Nampaknya Mandriva ingin mengulang kesuksesannya yang kedua setelah
sukses pertamanya saat meluncurkan Mandriva Flash 2 GB yang langsung
habis hanya dalam waktu kurang dari 2 minggu.

25

Majalah-Linux Edisi # 1
Mandriva Flash 4 GB adalah sebuah USB 2.0 Flashdisk
berkapasitas 4 GB, yang dilengkapi dengan Sistem
Operasi Mandriva Linux 2007 dengan KDE 32 bit. Produk
seharga US$ 99 atau sekitar Rp. 910 ribu ini dijamin
tahan lama dengan masa garansi selama 5 tahun.
Aplikasi didalamnya mencakup diantaranya:

Kernel 2.6.17
KDE 3.5.4
Mozilla Firefox 1.5.0.10

OpenOffice 2.0.3
The Gimp 2.3.10
AmaroK 1.4.3
KMPlayer 0.9.3
Ekiga 2.0.3
K3b 0.12.17
Flash Player 9.0.31.0
RealPlayer 10.0.8.805

Informasi lengkap dapat Anda baca disini


Salah satu fitur yang diunggulkan adalah kemampuannya untuk
menampilkan desktop 3D dengan halus dan apik.

26

Majalah-Linux Edisi # 1

Sumber: Mandriva.com

Compiz dan Beryl Bersatu!


April 7, 2007 | Tag: Kasus, Desktop
Tanggal 4 April kemarin adalah hari bersejarah bagi para
developer Compiz dan Beryl, karena keduanya kini bersatu
lagi. Perlu diketahui Compiz dan Beryl adalah nama aplikasi
windows manager yang mampu merubah tampilan desktop
linux 2D menjadi tampilan 3 Dimensi. Beryl sendiri adalah
nama proyek pecahan dari Compiz yang dikembangkan oleh
Quinnstorm. Beryl lahir dan diumumkan pada tanggal 19 September
2006 tahun lalu. Eamonn Bell, sang pemimpin tim Beryl merasa kalau
pengembangan dari Beryl telah jauh melampaui dari Compiz itu sendiri

27

Majalah-Linux Edisi # 1
yang di prakarsai oleh Novell. Keputusan pecah ini diambil setelah tim dari
Novell XGL/Compiz, terutama David Reveman menolak usulan
Quinnstrom untuk menggabungkan dan memasukkan perubahanperubahan yang dikembangkan oleh Quinnstrom kedalam Compiz-vanilla.
Sejak saat itu perang syaraf pun tak terelakkan. Beragam komentar saling
bertubi dan berbalas-balasan antara kedua tim tersebut seperti tak ada
hentinya. Orang - orang di proyek Beryl mengejek David Reveman sebagai
tukang coding yang buruk. Gerah dengan serangan dari kubu Beryl
membuat beberapa anggota komunitas Compiz yang frustasi menghack
situs Beryl.

Gambar 01. Screenshot XGL/Compiz

28

Majalah-Linux Edisi # 1

Gambar 02. Screenshot Berly di atas Fedora


Kejadian ini memang cukup memalukan. Mengingat sudah seharusnya
masing-masing pihak saling mengendurkan ego masing-masing, dan
bersatu untuk mencapai hasil yang maksimal. Diperkirakan 95% code Berly
sendiri berasal dari Compiz.
Persepsi kebanyakan pemakai sendiri menganggap kalau Compiz sudah
kuno dan kurang menarik, dibandingkan dengan penampilan Berly yang
segar dan menarik. Meski demikian bukan berarti Compiz buruk. Compiz
memiliki beragam keunggulan yang tidak dimiliki oleh Berly seperti input
redirection dan sebagainya.
Semoga dengan kembali bersatunya Compiz dan Berly ini akan
menciptakan desktop 3D yang tangguh dan tak tertandingi, yang tidak

29

Majalah-Linux Edisi # 1
akan Anda temukan di sistem operasi manapun termasuk Windows dan
Mac.
Isi perjanjian di antara keduanya dapat dilihat disini
Sumber: freedesktop.org, linuxtech daily, wikipedia

Kejutan dari KDE 4.0


April 7, 2007 | Tag: Desktop, Kde
KDE 4.0 yang dijadwalkan akan dirilis pada bulan Oktober 2007,
tampaknya akan menjadi desktop manager yang paling ditunggu-tunggu
oleh pengguna linux tahun ini. Disitus resminya disebutkan bahwa user
akan dimanjakan dengan improvisasi kecepatan dari Qt 4, integrasi
hardware baru dengan Solid, Multimedia dengan Phonon, usability dengan
OpenUsability, Desktop plasma, dan yang pasti ditunggu - tunggu adalah
penampilan artwork baru yang disebut Oxygen. Mari kita tunggu janji dan
pembuktian dari KDE!

30

Majalah-Linux Edisi # 1

Gambar 01. Preview Artwork dari Oxygen untuk KDE 4.0


Sumber: kde.org

11 Juta US$ Untuk Vyatta dari Comcast


April 7, 2007 | Tag: Bisnis
Perusahaan router berbasis open source yang sedang naik daun
Vyata baru - baru ini secara mengejutkan menerima kucuran dana
segar tak tanggung - tanggung 11 Juta US$ atau setara dengan 101
milyar rupiah (kurs 1 US$ = Rp. 9,200) dari Comcast Interactive
Capital (CIC), yang merupakan afiliasi dari Comcast Corporation,
perusahaan cable dan ISP terbesar di Amerika Serikat.
Pengamat industri melihat investasi ini menarik karena didalamnya terjalin
hubungan langsung antara Vyatta sebagai pesaing baru Cisco dengan

31

Majalah-Linux Edisi # 1
Comcast sebagai salah satu customer Cisco yang terbesar. JPMorgan ,
Comventures dan ArrowPath sebelumnya adalah investor yang telah
terlebih dahulu menginvestasikan dananya di Vyatta, sehingga total
keseluruhan investasi di Vyatta tidak kurang dari 18.5 juta US Dollar (170
milyar rupiah lebih).
Perusahaan berbasis di San Mateo ini didirikan pada tahun 2004 oleh Allan
Leinwand yang bertujuan untuk menyediakan produk jaringan berbasis
open source yang lebih murah dan lebih flexibel ketimbang peralatan
jaringan close source yang ditawarkan oleh perusahaan besar seperti Cisco
dan Juniper di pasar router WAN.
"Teknologi Vyatta akan memberikan Comcast potensi bisnis baru yang
dapat ditargetkan untuk pasar enterprise kecil dan menengah", kata
Deepak Sindwani, prinsipal dari Comcast Interactive Capital dalam
konferensi persnya.
Vyatta akan menggunakan dana tersebut kedepannya untuk
pengembangan produk, dan penetrasi pasar serta support yang akan
dimulai untuk Eropa dan Asia pada tahun ini jelas Herrel, CEO Vyatta.
Versi software mutakhir dari Vyatta saat ini adalah versi 2.0 yang keluar
pada bulan Maret lalu, dimana didalamnya tersedia fungsi VPN lengkap
dan kemampuan firewall yang sudah ada sejak versi awal. Selain menjual
support sofware, Vyatta juga menjual hardware jaringan / router / server
yang didalamnya telah tertanam sistem Vyatta produksi dari Dell, Intel,
IBM, dan Sangoma.

32

Majalah-Linux Edisi # 1
Kata Vyatta sendiri berasal dari bahasa Sansekerta yang berarti "Terbuka",
prinsip utama dari gerakan open source yang dianut oleh perusahaan.
"Open source is about cost savings, increased flexibility and choice, and
better security. Vyatta is bringing those qualities to the world of network
infrastructure products."

Kernel Linux 2.6.20.6 Released


April 7, 2007 | Tag: kernel linux
Hari ini telah dirilis kernel linux versi 2.6.20.6. Silahkan unduh full
versionnya disini Lihat changelognya disini.

Richard Stalman: Hari gene ga punya handphone


April 8, 2007 | Tag: Intermezzo, Tokoh
Berbicara di Universitas Lehigh minggu kemarin, pendiri Free Software
Foundation Richard Stallman mendorong audiennya untuk menjadikan
open source tidak hanya prinsip dalam berkomputer, namun juga
menjadikannya sebagai gaya hidup. Memakai software komersial
proprietary menyebabkan "user terpecah karena kita tidak dapat

33

Majalah-Linux Edisi # 1
menggandakannya untuk membantu tetangga kita atau
tidak berdaya karena kita tidak bisa melihat isi source
codenya", imbuh Stallman.Richard Stallman sendiri
mengaku dirinya tidak memiliki MP3 Player bahkan telpon
selular. Kenyataannya, visionaris teknologi sekelas dirinya
bahkan tidak menggunakan program - program komputer
yang hampir kebanyakan orang pakai. Dalam cara pandang Stallman yang
menyebabkan dirinya hanya memakai program free atau bebas copy saja,
memandang file MP3 menjadi bermasalah karena player yang benar-benar
free belum tersedia.
"Saya mendengarkan audio CD", kata Stallman.
Tentang telpon selular yang menggunakan software prorietary dia
mengatakan, "Anda seharusnya tidak memakainya, bukan karena
softwarenya saja, tapi juga karena telpon selular adalah peralatan yang
dapat dilacak, bahkan ketika dimatikan sekalipun".
Ketika dia memulai Free Software Foundation pada tahun 1985, dan
menulis apa yang kemudian disebut manifesto dari Gerakan Free Software,
saat itu gerakannya tidak memiliki musuh. Namun kini keadaannya telah
berubah, ada banyak pencela dan penentang di luar sana. Bahkan di
dalam komunitas GNU/Linux sendiri, ada yang mengkombinasikan
proprietary dan free software dalam paketnya, yang membuat kabur garis
batas etis yang memisahkan antara program free dan proprietary,
tandasnya. Richard Stallman sendiri tidak menyukai hal ini. Baginya hanya
sedikit distribusi GNU/Linux yang benar benar berisi free software tanpa

34

Majalah-Linux Edisi # 1
proprietary software. Tiga diantaranya yg dia sebutkan adalah distro Ututo,
Blag dan gNewSense.
Sumber: LinuxInsider

Mozilla Bikin "Kandang Ayam"


April 8, 2007 | Tag: Browser
The Coop (terjemahan bebas: kandang ayam) adalah nama add-ons*
baru untuk browser Firefox yang sedang dikembangkan oleh para
developer di Mozilla Labs. Kegunaan dari add-ons ini adalah
menambahkan fitur social tool ke dalam web browser Firefox. Dengan addons ini kita dapat dengan mudah saling share informasi dengan temanteman kita, saling berbagi foto, movie, blog dan beragam informasi yang
semuanya dilakukan realtime dalam satu browser.
Contoh apabila ada teman kita yang mengupdate blognya atau
mengupload foto ke flickr atau video ke YouTube misalnya, maka otomatis
panel Coop yang berisi foto wajah teman2 kita tersebut akan berkedip
menunjuk ke teman yang barusan update. Kita juga dapat dengan mudah
saling berbagi foto misalnya cukup dengan klik dan drag foto ke "wajah" si
teman dan dia akan menerima pesan kalau Anda baru saja mengirimkan
foto untuknya.

35

Majalah-Linux Edisi # 1

Gambar 01. Screenshot Firefox yang telah dipasangi add-ons The Coop
Untuk versi prototypenya silahkan download disini. Pastikan Anda
menggunakan browser Firefox versi 2.0 keatas, karena add on ini tidak
dapat diinstall di firefox versi 1.5.x.Sumber: labs.mozilla.com
*Add-ons adalah program kecil yang dapat menambahkan fitur baru atau
improvisasi pada browser Firefox Anda.

36

Majalah-Linux Edisi # 1
Gaim Berubah Nama Menjadi Pidgin
April 8, 2007 | Tag: Kasus, Messenger
Gaim - Instan Messenger open source terkemuka - sejak kemarin ganti
nama menjadi Pidgin. Hal ini menyusul keputusan akhir akibat kasus
sengketa nama dengan pihak AOL.
Gaim sendiri pada awalnya bernama "GTK+ AOL Instant Messenger". AOL
komplain dan kemudian Mark Spencer mengganti namanya menjadi
"Gaim". AOL mereda dan keadaan menjadi tenang. Namun beberapa tahun
kemudian AOL menjadikan program messenger mereka "AIM" sebagai
merek dagang dan kemudian menggugat Gaim kembali. Masalahnya
sempat menjadi topik panas di Slashdot. Gaim pun melalukan pembelaan
resmi, dan pengacaranya menyarankan untuk merahasiakan kasus ini dan
tidak membesarkannya ke publik. Sampai akhir Gaim 2 beta dirilis AOL
kembali melakukan tuntutan dan kali ini lebih serius.
Kasus inilah yang ternyata menjadi salah satu alasan bagi developer Gaim
untuk tidak mengeluarkan versi non beta, sebagai perwujudan niat baik
kepada AOL agar kasus dapat diselesaikan dengan cepat. Namun
tampaknya penyelesaian dengan AOL jauh lebih panjang dari yang mereka
sangka.
Sampai akhirnya diputuskan saat ini nama GAIM menjadi Pidgin. Dengan
perubahan nama ini diharapkan rilis final lanjutan dari Gaim Beta dapat
segera diluncurkan ke publik. Pidgin adalah nama pengganti gaim,

37

Majalah-Linux Edisi # 1
libpurple menjadi nama pengganti libgaim, dan Finch untuk gaim-text.
Untuk versioning sendiri tetap melanjutkan dari Gaim sebelumnya.
Situs utama pindah menjadi pidgin.im dengan server milik sendiri,
sementara situs lama di sourceforge hanya menjadi mirror saja.
"Semoga perubahan nama ini akan membuat developer pidgin lebih
berkonsentrasi pada pengembangan program dan tidak lagi dipusingkan
dengan masalah tuntut menuntut nama lagi.", redaksi
Penasaran dengan nama Pidgin? temukan informasinya disini

Debian 4.0 Etch Dirilis


April 8, 2007 | Tag: Distro
Dalam tempo 12 jam terakhir ini ada 3 kejadian penting sekaligus
dari markas Debian. Yang pertama adalah dirilisnya versi stable
terakhir dari Debian Sarge, yakni versi stable 3.1r6. Yang kedua
dipilihnya Sam Hocevar sebagai Debian Project Leader yang baru.
Dan yang terakhir yang paling ditunggu - tunggu adalah dirilisnya versi
stable Debian 4.0 Etch pada hari ini. Rilis ini sebenarnya dijadwalkan pada
bulan Desember tahun lalu. Namun tampaknya molor dan baru dirilis hari
ini. Iso Debian 4.0 ini (setara dengan 21 keping CD, atau 3 keping DVD)

38

Majalah-Linux Edisi # 1
dapat Anda unduh disini. Untuk versi DVD torrentnya download disini

Microsoft, Novell, dan GPL 3


April 8, 2007 | Tag: Kasus, Lisensi
GPL (GNU Public License) adalah lisensi yang diciptakan dan
dikembangkan untuk pertama kalinya oleh Richard
Stallman, pendiri Free Software Foundation (FSF). Saat ini
lisensi GPL telah memasuki versi 3 dan masih dalam tahap
penyempurnaan. Rencananya versi final GPL 3 ini akan
dipublikasikan pada bulan Juli 2007.
Draft pertama dari GPL versi 3 dikeluarkan pada tanggal 16 Januari tahun
lalu, dan sampai tulisan ini dipublikasikan telah mencapai draft yang
ketiga.
Dorongan seputar penyempurnaan GPL tak terbendung dan makin "panas"
tatkala pada tanggal 2 November 2006 tahun lalu, Novell - produsen dari
Suse Linux - sebagai perusahaan open source dan Microsoft
menandatangani perjanjian pertukaran hak paten untuk produk yang
mereka hasilkan. Mereka juga bekerjasama untuk penyempuranaan
perangkat lunak masing - masing agar dapat saling kompatibel. Perjanjian
ini tentu saja membuat gerah para pendukung perangkat lunak bebas (free

39

Majalah-Linux Edisi # 1
software). Mereka merasa dilecehkan dengan keputusan Novell tersebut.
Pada awal Februari 2007, Reuter melaporkan bahwa FSF akan mereview
hak Novell untuk menjual versi Linux, dan mungkin akan melarang Novell
untuk menjual Linux, sebagai imbas perjanjian tersebut. Namun kemudian
Eben Moglen ketua dari Software Freedom Law Center membantah hal
tersebut, dan menganggap pernyataan tersebut terlalu dilebih-lebihkan
oleh Reuter.
Para pendukung Free Software saling beraksi. Salah satunya grup Samba
memberi peringatan keras kepada Novell untuk membatalkan perjanjian
tersebut. Sementara pendukung lainnya meluncurkan website yang
mengajak komunitas untuk memboikot Novell (Boycott Novell)
Richard Stallman sendiri mengatakan, "GPL didesain untuk memastikan
bahwa semua pemakai program menerima 4 kebebasan utama yang
didefinisikan oleh perangkat lunak bebas, yakni: Kebebasan untuk
menjalankan program yang sesuai, kebebasan untuk mempelajari dan
mengadopsi sesuai kebutuhan sendiri, kebebasan untuk mendistribusikan
salinan, dan kebebasan untuk menghasilkan versi modifikasi program
untuk selanjutnya disebarluaskan ke khalayak ramai. Perjanjian paten
antara Microsoft dan Novell adalah usaha untuk menghancurkan
kebebasan ini. Dalam draft ini kami bekerja keras , guna mencegah
perjanjian - perjanjian semacam itu."
Richard Stallman sendiri mengakui kalau perjanjian patent Novell/Microsoft
tersebut tidaklah melanggar isi dari GPL versi sebelumnya, GPL versi 2

40

Majalah-Linux Edisi # 1
(lihat versi bahasa Indonesianya). Stallman menambahkan, "Barangkali ini
adalah hal yang baik juga kalau Microsoft melakukannya sekarang, karena
sebelumnya kita tidak menemukan teks tertulis di GPL yang dapat
mencegah ini. Belum terlalu terlambat, dan kita akan pastikan bahwa saat
GPL versi 3 telah keluar, perjanjian semacam ini tidak akan terulang
kembali."
sumber: FSF, Linux-Watch, Reuters

Trend Desktop 2007


April 9, 2007 | Tag: Desktop, Acara
Perkembangan desktop komputer di tahun 2007 semakin pesat.
Persaingan antara komunitas opensource yang didukung oleh vendorvendor terkemuka, dengan Microsoft sebagai vendor sistem operasi yang
berpengalaman, serta Apple sebagai vendor MacOS dengan komunitasnya
yang fanatik, bakalan tampak semakin seru.
Di tahun 2007 ini, Linux semakin mantap dengan KDE3, Gnome, dengan
masing-masing fiturnya, ditambah Berryl untuk tampilan desktop 3D-nya;
Kemudian Microsoft mengeluarkan Windows Vista dengan segenap
pembaruan pada tampilan 3D-nya, Apple pun menghentak dengan bersiap
untuk rilis MacOS Leopardnya.

41

Majalah-Linux Edisi # 1
Bagi pengguna, hal ini tentu sangat sayang untuk dilewatkan. Desktop
sangat terkait dengan performa PC. Semakin canggih desktop yang
digunakan menunjukkan semakin tinggi performa PC yang dipakai. Hal ini
terbukti dengan melejitnya penjualan PC yang diakibatkan oleh rilisnya
desktop-desktop menawan di awal tahun 2007 ini.
Untuk mengetahui tentang tren perkembangan desktop ini, UKA ComLabs
USDI-ITB kembali menyuguhkan informasi-informasi menarik seputar
Teknologi Informasi yang dikemas dalam Free IT Saturday Lesson (FSL)
yang mengambil topik "Tren Desktop 2007.
Liputan lengkapnya dapat Anda lihat disini

KPLI Jakarta Gathering, 6-7 April 2007


April 9, 2007 | Tag: Acara, KPLI
Pada tanggal 6 dan 7 April 2007 yang lalu di Cisarua, Bogor telah diadakan
acara KPLI Jakarta Gathering. Acara ini dihadiri tidak kurang dari 15 aktifis
linux/FOSS Jakarta. Mulai dari kalangan mahasiswa STMIK-Indonesia di
Jakarta Barat, STT
PLN, Pak Moefid dari Indolinux, Pak Anom - IT staff di perusahaan
"perparkiran peti kemas" di Cilincing, pak Madjid - aktifis FOSS di SMKN 6
Jakarta hingga Stian - mahasiswa dari Canada yg sedang "PKL" di

42

Majalah-Linux Edisi # 1
Indonesia. Pak Mitchel dan Resza dari KPLI Jakarta, hadir sebagai tuan
rumah dan "EO" dari acara ini.
Acara yg dikemas santai ini dimulai pada makan siang hari Jumat, dengan
mendengarkan presentasi pak Rusmanto tentang "latest update" FOSS di
Indonesia: dibentuknya FOSS-ID dan websitenya http://www.foss-id.web.id/,
helpdesk Linux Nasional, persyaratan peserta tender nasional, dan
berbagai hal menarik seputar InfoLinux - info Linux nya di Indonesia dan
tentu majalah InfoLinux sendiri
- edisi penuh vs edisi ekonomis.
Setelah presentasi Pak Rus, dilanjutkan dng sharing Ruby programming
oleh Stian, warga Norway yg masih kuliah di Canada (jur. hub.
Internasional kalo tdk salah), beliau sedang mengambil praktek lapangan
tugas akhir di Indonesia. Tepatnya aktif di salah satu LSM di Tangerang
(CARE namanya) yg aktif di bidang kesehatan utk masyarakat
tak mampu. Stian memaparkan pengalamannya mengembangkan aplikasi
pelaporan di CARE yg dikembangkan dng Ruby on Rails.. Cukup menggoda
iman para developer yg hadir disitu
Apalagi didemokan dng iBook-nya yang disebutkan bisa tahan 2 minggu tanpa restart.
Menjelang sore giliran Mas Bayu menjelaskan tentang Cidepoks "Behind
the scene". Menceritakan siapa Cidepoks, portofolio; menceritakan
cidepoks dengan edubuntu installfest 1 dan 2, komporisasi linux untuk
pendidikan, pengenalan Internet di pendidikan dasar. Sebagai perwakilan
cidepoks Mas Bayu menceritakan bagaimana Cidepoks bisa mendeliver
acara2 spt itu, bgm resepnya.. beratnya menjaga komitmen, dsb. Juga
dipaparkan plan jangka pendek dan panjang cidepoks,hingga impiannya

43

Majalah-Linux Edisi # 1
untuk menciptakan para profesional IT yang memiliki kompetensi yg tinggi
dan attitude yang baik, juga mencetak para aktifis IT di bumi pertiwi ini seperti yg dipaparkan pak Rus di awal sharingnya (penolakan Stallman utk
mendirikan FOSS Indonesia; dikarenakan belum terbuktinya
ketangguhan/ketekunan para aktifis IT Indonesia menurut dia) Mas Bayu
juga sharing, agar kita harus bisa bermain dengan elegan
memperjuangkan FOSS di Indonesia, jangan sampai menjadi euphoria demam FOSS yg menyebabkan lupa daratan. Setelah presentasi tentang
Cidepoks, dilanjutkan dng pak Toosa, yang menceritakan pengalamannya
sepulang dari acara "Advokasi FOSS" di Bangkok. Bagaimana menyikapi
copyright, intelectual property, opensource / FOSS dan lain sebagainya.
Topik kedua oleh Pak Toosa tentang produk "Enterprise Medical System"
yaitu system informasi rumah sakit yg berbasis bahasa Python (wX
Python). Presentasi ini harus dibreak karena sudah Maghrib, dan
dilanjutkan setelah sholat maghrib berjamaah.
Setelah pak Toosa, Pak Moefid dari Indolinux memperkenalkan tentang
Indolinux sebagai authorized Red Hat training center dan sertifikasi Red
Hat (RHCT, RHCE, RHCA, dll). Cukup menggugah peran sertifikasi ini bagi
profesional IT yg hadir
Presentasi pak Moefid mengakhiri sesi sharing di
hari pertama ini.
Hari kedua - Sabtu.
Setelah sarapan, dilanjutkan presentasi oleh Pak Rus tentang sertifikasi
nasional Linux yang pernah dicanangkan sejak 2002/4 dan mulai digulirkan
kembali plan-nya awal 2007 ini. Mari berdoa semoga program sertifikasi

44

Majalah-Linux Edisi # 1
Nasional Linux ini dapat berjalan sesuai harapan.
Acara selanjutnya sebagai pamungkas adalah pengenalan tentang KPLI
oleh Pak Mitchel - Ketua KPLI Jakarta yg akan berakhir April 2007 ini. Beliau
menceritakan tentang strategi dan konsep KPLI Jakarta. Bagaimana
menghidupkan organisasi komunitas spt ini. Hambatan utama yg dicatat
adalah sumbangsih anggota (feedback) setelah mereka mendapatkan
ilmu2nya dari KPLI. Gerakan LCC (Linux Community Center) yg dipimpin
oleh Resza (mantan Ketua KPLI Jakarta sebelum Mitchel) dinilai cukup
berhasil. Regenerasi dan kelangsungan KPLI Jakarta cukup menarik
perhatian peserta gathering. Presentasi ini juga sebagai persiapan dan
sharing wacana sebelum acara pemilihan pengurus KPLI Jakarta yg
direncanakan pada tanggal 28 April 2007. Go KPLI Jakarta!! Mari dukung
KPLI Jakarta!!!
Sumber: Postingan dari Bp. Bayu Widyasantaya di milis Linux-Aktivist
(linux-aktivis@linux.or.id) dengan sedikit editing disana sini

45

Majalah-Linux Edisi # 1

BadVista, Kampanye Anti Microsoft, Propaganda Pro Free


Software
April 9, 2007 | Tag: Pergerakan
BadVista adalah nama gerakan yang diluncurkan oleh
Free Software Foundation (FSF) sejak akhir tahun lalu.
Tujuan BadVista adalah melindungi kemerdekaan user
dalam berkomputer, menentang pemakaian Microsoft
Windows Vista serta mempromosikan perangkat lunak
bebas sebagai solusi alternatif.
Gerakan ini mengorganisir para pendukung free software
agar aksi-aksi protes mereka terhadap Microsoft - yang
dianggap telah mencuri kebebasan di siang bolong itu dapat berlangsung efektif. Berita - berita baru terus
dilancarkan dan ditembakkan - guna mematahkan
propaganda pemasaran Windows Vista. Dan yang terakhir adalah
menyediakan gerbang akses seluas-luasnya dan informasi yang ramah
bagi pemakai baru yang ingin beralih ke perangkat lunak bebas.
Gerakan BadVista menganggap sistem operasi baru besutan Microsoft
yaitu Windows Vista sebagai langkah mundur bagi kemerdekaan user.
Sudah seharusnyalah apabila muncul perangkat lunak baru, perangkat

46

Majalah-Linux Edisi # 1
tersebut akan membuat user bisa melakukan hal-hal yang lebih dengan
komputernya dibanding sebelumnya. Namun tidak demikian dan justru
sebaliknya, Vista mengekang kebebasan itu. Vista menerapkan fitur baru,
Digital Rights Management (DRM), yang seharusnya lebih tepat bila
disebut "Digital Restriction Management" (Restriction = pembatasan),
karena teknologi ini menyebabkan user tak berdaya atas kendali
komputernya. Kendali yang sebenarnya dipegang oleh para vendor dan
media besar.
Pakar security ternama Bruce Schneir bahkan dengan gamblang
mengatakan, "Windows Vista memiliki fitur yang sebenarnya tidak Anda
perlukan. Fitur - fitur ini membuat reliabilitas dan keamanan komputer
menjadi berkurang. Mereka akan membuat komputer Anda tidak stabil dan
berjalan lambat. Mereka akan menimbulkan permasalahan teknis. Mereka
bahkan mungkin akan meminta Anda untuk mengupgrade perangkat keras
dan perangkat lunak yang ada. Dan fitur-fitur tersebut sebenarnya tidak
mengerjakan hal yang penting. Sebenarnya, mereka justru tidak memihak
pada Anda. Mereka yang dimaksud disini adalah fitur Digital Right
Managagement (DRM) yang ditanam dalam Vista, yang kendalinya ada di
tangan industri besar hiburan. Dan Anda tentu saja tidak dapat
menolaknya."
Oleh BadVista dipaparkan bahwa DRM adalah sumber masalah bagi user
namun justru merupakan senjata pamungkas Microsoft dan Media Besar
dalam mengendalikan komputer Anda guna:

Memutuskan program-program mana yang dapat dan tidak dapat

47

Majalah-Linux Edisi # 1

dipakai
Memutuskan fitur komputer atau software mana yang dapat dipakai.
- Bahkan dapat memaksa user untuk menginstall program baru
meskipun user tidak menginginkannya. (ini sama saja melanggar hak
dan privasi kita).
Membatasi akses user ke beberapa program dan bahkan membatasi
akses user ke data nya sendiri.

Dengan Vista, komputer kitalah yang justru mengawasi apa yang kita
lakukan. Pengawasan yang terus-menerus yang dijalankan oleh komputer
tentu saja memakan resource dan memori, inilah alasan utama kenapa
Microsoft meminta kita untuk membeli perangkat keras baru yang lebih
bertenaga untuk dapat menjalankan Vista. Mereka ingin kita membeli /
mengupgrade perangkat keras baru bukan karena si user
membutuhkannya, namun karena si program pengawas yang
membutuhkannya.
Membeli Vista asli sekalipun, tidak akan menyebabkan kita memiliki Vista
seutuhnya. Windows Vista, sama seperti versi Windows sebelumnya adalah
perangkat lunak proprietary. Itu artinya kita bukan memilikinya namun
hanyalah menyewanya dengan batasan-batasan pemakaian yang diatur
dalam lisensi. Dan buruknya itu semua tanpa disertai kode sumber. Jadi
hanya Microsoft saja yang dapat mengubah dan mengetahui pasti apa
yang sebenarnya berjalan di komputer kita. Microsoft mengatakan bahwa
penerapan lisensi ini adalah yang terbaik, namun TIDAK bagi komunitas
Linux dan opensource yang tidak mau dibodohi dan dibohongi. Mari kita
dukung kampanye BadVista, tolak Vista, gunakan perangkat lunak bebas

48

Majalah-Linux Edisi # 1
(free software).
Merdeka!

Mozilla Merilis Thunderbird 2 RC1


April 9, 2007 | Tag: Software
Baru baru ini (tanggal 6 April 2007 kemarin) Mozilla merilis versi
baru email client besutannya, Thunderbird yang kini telah
mencapai versi 2 Release Candidate 1. Meskipun bukan versi final
namun RC1 ini sudah cukup stabil untuk dapat digunakan sebagai
email client sehari - hari.
RC1 ini kaya akan fitur baru seperti: fitur tag pesan bergaya Gmail, tombol
back/forward yang umum dijumpai pada aplikasi browser untuk navigasi
history, improvisasi terhadap peringatan pesan baru yang kini dilengkapi
informasi seperti subjek, pengirim, dan preview isi email, Pop-up berisi
informasi folder, fitur pencarian yang otomatis mencarikan saat kita
mengetikkan kata kuncinya, user interface yang lebih diimprovisasi guna
kenyamanan pemakaian, kemudahan mengakses akun di Gmail dan .Mac,
serta banyak perbaikan untuk dukungan terhadap Vista.

49

Majalah-Linux Edisi # 1

50

Majalah-Linux Edisi # 1
Rilis ini tersedia dalam platform Linux, MacOs X serta Windows dan dapat
Anda download disini

Test Drive "One Laptop Per Child" (OLPC) via LiveCD


April 10, 2007 | Tag: Distro, Stuff, Pergerakan, Pendidikan
OLPC adalah nama program sekaligus yayasan
nirlaba asal Amerika Serikat yang bergerak di
bidang pendidikan khususnya anak - anak. Sesuai
namanya, program ini bertujuan mendistribusikan laptop murah sebanyak
mungkin kepada anak - anak, 1 laptop untuk 1 anak . Laptop tersebut
direncanakan akan diproduksi massal pada pertengahan tahun 2007 ini
dan akan dijual seharga 100-140 US$. Laptop yang ditenagai prosesor AMD
Geode ini dilengkapi oleh perangkat lunak yang akan mendukung proses
belajar mengajar anak. Dari sisi perangkat keras, laptop ini dilengkapi
dengan fitur wireless untuk memudahkan koneksi ke jaringan lokal dan
internet. Laptop tersebut direncanakan tidak akan dijual untuk pasar bebas
melainkan hanya akan dijual kepada pemerintah dan disalurkan melalui
program pendidikan. Sampai saat ini ada 7 negara yang pasti
memesannya , yakni: Argentina, Brazil, Libya, Nigeria, Rwanda, Thailand
dan Uruguay.

51

Majalah-Linux Edisi # 1

Gambar 01. Prototype Laptop


Redhat sebagai perusahan opensource turut andil dalam pengembangan
sistem operasi laptop tersebut. Sistem operasinya berbasis fedora dengan
user interface desktopnya dinamai Sugar.

Gambar 02. Desktop Sugar berjalan diatas Fedora

52

Majalah-Linux Edisi # 1
Bagi Anda yang ingin menjajal penampilan Sugar ini dapat mengunduh
distro live cdnya disini . Apabila Anda ingin mencoba menyimpan dan
membootnya dari USB Flashdisk, silahkan unduh imagenya disini, lalu ikuti
petunjuknya disini.

Spesifikasi hardware(Update Maret 2007) :

CPU: 433 MHz AMD Geode LX-700 at 0.8 watt, with integrated
graphics controller
1200x900 7.5 diagonal LCD (200 dpi) that uses 0.1 to 1.0 watts
depending on mode. The two modes are:
Reflective (backlight off) monochrome mode for low-power use
in sunlight. This mode provides very sharp images for highquality text.
Backlighted color mode, with an effective resolution that is
asymetricly reduced in complicated ways. See below for details.
256 MiB of Dual (DDR266) 133 MHz DRAM
1024 KiB (1 MiB) flash ROM with open-source LinuxBIOS and
OpenFirmware
1024 MB of SLC NAND flash memory
External SD card slot[26]
Wireless networking using an "Extended Range" 802.11b/g wireless
chipset run at a low bitrate (2 Mbit/s) to minimize power
consumption.

53

Majalah-Linux Edisi # 1

Marvell 8388 wireless chip, chosen due to its ability to autonomously


forward packets in the mesh even if the CPU is powered off. An ARM
processor is included.
Dual adjustable antennae for diversity reception.
Water-resistant membrane keyboard using a fairly conventional
(QWERTY in the US International localization) layout. The
multiplication and division symbols are included.
Dual five-key cursor-control pads; four directional keys plus Enter
Touchpad for mouse control and handwriting input
Built-in color camera, to the right of the display, VGA resolution
(640x480)
Built-in stereo speakers
Built-in microphone
Audio based on the AC97 codec, with jacks for external stereo
speakers and microphones, Line-out, and Mic-in
3 external USB2 ports.
Power sources:
DC input, 10-25 V
5-cell rechargeable NiMH battery pack, 22.8 watt-hour (82 kJ)
capacity

54

Majalah-Linux Edisi # 1
Linux Foundation Mengumumkan Update LSB dan
Memperkenalkan Perangkat Uji Baru
April 10, 2007 | Tag: Software
Linux Foundation, yayasan nirlaba yang didedikasikan untuk
meningkatkan pertumbuhan pengguna Linux, hari Senin
kemarin mengumumkan update Linux Standard Base (LSB)
dan sekaligus memperkenalkan peralatan testing baru. Alat testing ini
ditujukan bagi para pengembang aplikasi dan distribusi. Dengan alat
testing otomatis ini dapat diketahui apakah aplikasi-aplikasi yang
dihasilkan sudah sesuai aturan baku yang diatur dalam LSB atau belum.
Dengan mengikuti kaidah standar LSB, akan menjamin interoperabilitas
aplikasi antar distro Linux yang ada. Hal diharapkan dapat menekan biaya
produksi pembuatan aplikasi di Linux. Efisiensi dapat dilakukan karena
pengembang cukup membuat satu aplikasi yang sesuai standar LSB,
namun dapat dipastikan berjalan dengan baik di platform linux lain yang
sama sama menerapkan LSB. Adanya kepastian ini diharapkan akan
membuat Linux dapat bersaing efektif dengan sistem operasi proprietary
lainnya. Beberapa distro yang telah mengikuti LSB adalah Redhat, Novell,
Debian, Ubuntu, Xandros, dan Mandriva. LSB 3.1 dapat di download disini,
dan peralatan testingnya dapat didownload disini.

55

Majalah-Linux Edisi # 1
ZenCafe 1.0 Dirilis (ON DVD)
April 10, 2007 | Tag: Distro, Software
Zencafe GNU/Linux atau disingkat Zencafe
(sebelumnya bernama LiGOS - Linux for Indonesia
Goes Open Source) adalah salah satu keluarga
Zenwalk (MiniSlack) yang dikhususkan untuk
internet caffe / warnet. Distro ini adalah distro asli
karya anak bangsa sendiri, yang dibuat dan dikembangkan oleh A.
Hardiena.
Distro ini didesain seringan mungkin agar dapat beroperasi di komputer
dengan spesifikasi rendah (pc paling minim yg pernah ditest adalah AMD
K6-2 300 memory 64MB (PC-Chips, seri PC100), tapi untuk kenyamanan
pemakaian disarankan memakai komputer sekelas pentium 3 dengan
memori 128MB. Distro ini menggunakan kernel 2.6.20, gyach enhanced
(yahoo messenger support webcam), CCL billing warnet, program
Autorecovery (seperti deepfreeze). Sebelumnya direncanakan disertakan
support terhadap LTSP di versi 1.0 ini, namun berhubung pihak Zenwalk
ada rencana untuk menyertakan support LTSP di versi terbarunya nanti,
penyertaan tersebut di tunda dulu. Tapi secara umum Zencafe bisa
digunakan untuk LTSP.
ISO nya dapat didownload disini
Sumber: postingan A. Hardiena di milis Linux Aktivis, dengan sedikit

56

Majalah-Linux Edisi # 1
editing

Swiftfox, Tatkala Browser Open Source Diselewengkan


April 11, 2007 | Tag: Kasus, Firefox, Browser, Lisensi, Software
Swiftfox adalah browser Firefox yang telah dimodifikasi
dan di compile ulang sehingga mampu bekerja lebih
cepat ketimbang versi aslinya. Meski bersumber dari
Firefox, ada perbedaan utama yang membedakannya dengan Firefox,
yakni persoalan lisensi. Swiftfox tidak menggunakan lisensi MPL (Mozilla
Public Lisence), melainkan lisensi buatan sendiri, dimana isi lisensi Swiftfox
melarang pengguna untuk memodifikasi dan mendistribusikan
kembali Swiftfox. Itu artinya kita tidak diperkenankan membagi Swiftfox
keteman atau kita letakkan di server kita agar dapat didownload oleh
orang lain. Setiap orang yang ingin memakai Swiftfox diharuskan
mendownloadnya langsung dari situs resmi Swiftfox.
Pengembang Swiftfox sendiri: Jason Halme dalam situsnya berargumentasi,
"Pembatasan yang diterapkan oleh lisensi ini adalah dalam rangka
melindungi para pengguna Swiftfox dari kemungkinan memperoleh
program serupa yang telah dimodifikasi dan diisi program jahat yang
kemudian didistibusikan oleh orang tidak bertanggung jawab". Meski
tujuannya baik, namun hal ini merupakan masalah keamanan yang

57

Majalah-Linux Edisi # 1
memprihatikan. Karena itu sama artinya langsung atau tidak si pemakai
dipaksa untuk percaya dan menyerahkan segala sesuatunya pada si
pengembang tunggal.
Memang pengembang bebas menentukan lisensi apa yang akan digunakan
dalam programnya. Namun yang perlu diingat disini adalah bahwa Swiftfox
adalah hasil build dari program yang sudah dibuat sebelumnya, bukan
pencabangan / fork program yang baru.
Kebanyakan pengguna Linux menyukai perangkat lunak bebas karena
mereka dapat memperoleh kode sumbernya, menggunakan, memodifikasi,
membagi dan menyempurnakannya dengan merdeka. Meski Swiftfox free,
alias gratis dalam arti biaya, namun tidak free dalam hal kemerdekaan.
Namun kalau sudah jadi browser siapa yang akan peduli dengan
lisensinya?
(majalah-linux)

Tips: Mencari Perangkat Lunak Bebas Pengganti Yang Komersil


April 11, 2007 | Tag: Software, Web, Tips
Apakah Anda terbiasa menggunakan perangkat lunak
komersial, dan kini sedang berpikir untuk berpindah
menggunakan perangkat lunak bebas? Silahkan buka
website osalt.com (open source as alternative) untuk

58

Majalah-Linux Edisi # 1
membantu Anda menemukan padanan perangkat lunak bebas yang cocok
sebagai pengganti perangkat lunak komersial.

Gambar 01. Screenshot situs osalt.com, menampilkan daftar


rekomendasi perangkat lunak alternatif pengganti CorelDraw X3
Dalam situs tersebut selain deskripsi singkat program juga dilengkapi
dengan informasi lokasi Anda dapat mendownloadnya, siapa
pengembangnya, fitur - fitur, informasi platform yang disediakan, dan
sebagainya. Silahkan Anda coba..

59

Majalah-Linux Edisi # 1
(majalah-linux)

Driver Linux ATI Tidak Support Desktop-3D?


April 11, 2007 | Tag: Desktop, Hardware
Chipset VGA card komputer Anda berlabel ATI? Anda belum
berhasil menjalankan aplikasi desktop 3D seperti Compiz
atau Berly? Tenang. Bukan hanya Anda saja yang
mengalaminya. Banyak pemakai linux lainnya pun
mengalami hal yang sama seperti Anda.
Dalam situs resminya diumumkan bahwa driver ATI untuk linux tidak
mendukung fitur - fitur yang dipakai oleh:

AIGLX
Beryl
Compiz
MythTV
TV TIME

Sampai tulisan ini diterbitkan belum ada solusi dari AMD/ATI untuk
menyelesaikan permasalahan ini.
(majalah-linux)

60

Majalah-Linux Edisi # 1
Update 13 April 2007:
Dari komentar - komentar yang masuk dari pengguna AMD/ATI tampaknya
tidak sepenuhnya benar kalau graphic card ATI sama sekali tidak bisa
menjalankan aplikasi 3D seperti Berly dan Compiz. Pada kebanyakan kasus
memang ditemukan adanya bug dan trobel yang mengganggu namun
tidak berakibat fatal, masih dapat diatasi dan berjalan dengan baik.
Mungkin yang dimaksud oleh AMD pada pengumuman resminya di website
adalah tidak support dalam artian support 100%
CMIWW

Tips: Membuat server streaming MP3/OGG Instan


April 11, 2007 | Tag: Software, Tips
Pernahkah Anda alami saat Anda chating, Anda ingin berbagi
lagu Mp3 yang sedang Anda dengarkan dengan rekan chat jauh
di seberang sana? Yang Anda pikirkan pertama kali pasti
bagaimana caranya menshare file tersebut, misalnya via
jaringan peer to peer atau mengirim file mp3nya via email
sebagai attachment. Wow itu cara lama dan merepotkan. Lalu bagaimana
pemecahannya?
Pernahkah terbayang oleh Anda untuk mensharenya via streaming? Anda
bisa menjadikan komputer Anda sebagai server streaming dengan cepat
dan mudah. Ya, itu dapat diwujudkan dengan menggunakan aplikasi open

61

Majalah-Linux Edisi # 1
source GNUMP3d. GNUMP3d adalah aplikasi server streaming kecil namun
didesain agar berjalan stabil, dan aman. Karena ditulis menggunakan Perl,
aplikasi ini dapat dijalankan di semua platform berbasis Unix (seperti
Linux, BSD, MacOS) dan termasuk juga Windows. Instalasinya mudah
karena tidak membutuhkan banyak dependensi dan yang utama
konfigurasinya gampang via web based. Server dapat dijalankan dalam
modus root maupun normal user.

62

Majalah-Linux Edisi # 1
Gambar 01. Screenshot GNUMp3d
Untuk mendengarkan audio streaming ini Anda dapat menggunakan
aplikasi populer seperti XMMS, VLC, Real Player, Amarok, WinAmp, Zinf,
iTunes, dsb.
Download aplikasinya disini. Selamat mencoba!
(majalah-linux)

Dolphin: Sang File Manager pengganti Konqueror


April 11, 2007 | Tag: Desktop, Software
Dolphin adalah aplikasi file manager yang dikembangkan untuk KDE.
Dolphin rencananya akan menjadi file manager pengganti Konqueror
pada rilis KDE versi 4 nanti. Sementara pengembangan konqueror
nantinya akan lebih difokuskan pada fungsi sebagai web browser.
Fitur utama Dolphin antara lain:

Navigation bar, yang memungkinkan kita bernavigasi dengan mudah


dan cepat sesuai struktur file yang ada.

63

Majalah-Linux Edisi # 1

Gambar 01. Tampilan Navigation Bar yang mirip punya Thunar/XFCE


View properti yang bisa mengingat masing2 seting folder
Pembagi jendela.
Fungsi undo/redo, dsb

64

Majalah-Linux Edisi # 1

Gambar 02. Tampilan Dolphin keseluruhan


(majalah-linux)

Palm (Segera) Menghadirkan Smartphone Berbasis Linux


April 11, 2007 | Tag: Gadget, Bisnis, Hardware
Sebelum akhir 2007 ini, Palm berjanji akan memperkenalkan platform baru

65

Majalah-Linux Edisi # 1
yang memungkinkan Palm OS berjalan diatas kernel Linux.
Platform baru ini diharapkan dapat membantu meninggkatkan
performa dan stabilitas dari PDA (handheld) serta smartphone
yang kami produksi, ungkap CEO nya Ed Colligan pada hari
Selasa kemarin.
Jika tahun 1996 Palm Pilot menjadi perangkat PDA andalan perusahaan,
kini Palm mengandalkan Treo smartphone sebagai andalan penjualannya.
Dibandingkan dengan penjualan PDAnya, angka penjualan smartphone
Palm telah meningkat dari 28 persen di kuartal ketiga 2004 menjadi 86
persen di tahun 2007, imbuh Colligan
Gambar 01.
Smartphone Treo T700P berbasis PalmOS.

66

Majalah-Linux Edisi # 1
Palm sendiri tidak berencana melisensikan platform
baru berbasis Linuxnya ini ke produsen PDA lainnya,
selain hanya menggunakannya sendiri untuk
mengupgrade kemampuan Palm OS pada produk
miliknya. Perubahan platform tersebut diharapkan
akan mendukung pemasaran produk Palm yang
trennya kini beralih dari pasar enterprise ke pasar
konsumen dan usaha kecil. Palm memperkirakan
pemasukan yang didapat dari sektor perusahaan
enterprise akan turun dari 50% di tahun 2006 menjadi
hanya 30 persen di tahun 2009, dan sebaliknya terjadi
peningkatan pendapatan dari sektor usaha kecil dari
yang tadinya 20 menjadi 30 persen dan pendapatan
dari konsumen langsung dari 30 menjadi 40 persen.
Pada saat yang sama perusahaan membantah kabar
miring seputar akuisisi oleh perusahaan lain. Sempat
beredar rumor yang mengatakan bahwa Motorola
atau Nokia akan membeli perusahaan. Namun kabar angin tersebut hilang
sendirinya tatkala Palm pada tanggal 22 Maret lalu melaporkan penurunan
keuntungannya dari 19.8 juta US$ pada tahun lalu menjadi 16.5 juta US$
kuartal tahun ini. Selain pengumuman tentang platform baru, Palm
mengumumkan rencananya untuk menambah produk baru yang akan
diluncurkan di tahun 2007 dan 2008 ini, kata Mike Farese, Wakil presiden
senior bidang teknis.
Berkaitan dengan produk iPhone besutan Apple, Colligan menganggapnya

67

Majalah-Linux Edisi # 1
sebagai pesaing serius, meski ada sedikit perbedaan pada segmen
pemakai. iPhone mungkin akan lebih menarik untuk konsumen yang
mencari platform hiburan. Pasar konsumennya akan terbatas karena
harganya yang tinggi dan keterbatasan di pasar bisnis karena kekurangan
pada fitur keyboardnya, ucap petinggi Palm tersebut tak mau kalah.
(majalah-linux)
Sumber: PCWorld

Tux500: Saatnya Linux Unjuk Gigi di Arena Balap


April 12, 2007 | Tag: Intermezzo, Acara, Pergerakan

Linux untuk server balap? ah itu sudah biasa. Linux jadi sponsor balap? itu
baru luar biasa. Baru - baru ini sekelompok aktifis Linux asal Amerika
Serikat menawarkan ide gila pada komunitas Linux di seluruh dunia.

68

Majalah-Linux Edisi # 1
Mereka mengajak komunitas untuk mendukung keikutsertaan Linux
menjadi sponsor utama tim peserta balap Indianapolis 500.
Indianapolis 500 atau yang lebih dikenal
dengan sebutan Indy 500 adalah kompetisi
balap mobil paling bergengsi , paling
mahal, tertua sekaligus terbesar di Amerika
Serikat, bahkan dunia. Mungkin mirip
seperti Formula One, hanya saja
kompetisinya adalah kompetisi sekali
tanding. Jadi hanya dilakukan satu hari dan
langsung ditentukan jawaranya. Dalam
situsnya mereka menganggap promosi
Linux dan Opensource melalui event
olahraga seperti balap ini adalah bentuk
promosi yang sangat manjur dalam
mendongkrak popularitas Linux.
Seringkali memasarkan Linux menjadi
permasalahan yang rumit. Mungkin
sebagian besar dari kita berpikir kalau
pemasaran Linux bukan tugas kita karena kita sudah mempercayakan
tugas pemasaran tersebut pada perusahaan - perusahaan besar yang
memang berkepentingan untuk menyebarluaskannya. Namun mulai hari
ini kita memiliki kesempatan untuk mengubah cara pandang tersebut,
dengan memandang bahwa tugas pemasaran Linux bukan hanya
dikerjakan oleh perusahaan namun perlu dilakukan sebagai usaha nyata

69

Majalah-Linux Edisi # 1
kita bersama, sama halnya seperti usaha pengembangan bersama
program di Linux. Dukungan tersebut dapat Anda salurkan dengan mudah
salah satunya melalui proyek Tux 500 ini, cetus mereka di official webnya
tux500.com.
Tujuan proyek ini sederhana, yakni mengumpulkan donasi dari seluruh
komunitas pendukung Linux di dunia, minimal 350 ribu US$ yang
selanjutnya akan digunakan untuk membayar persyaratan menjadi
sponsorship utama tim balap. Kompensasi yang diterima adalah berupa
dicantumkannya logo Linux sebagai sponsor utama pada sisi
samping mobil, dan hak untuk menambahkan kata Linux dibelakang
nama tim pembalap yang dipilih, seperti misalnya "XYZ Motorsports
Team Linux". Nama tim dengan imbuhan kata Linux ini nantinya akan
menjadi nama resmi tim yang akan dipakai dan dipublikasikan oleh seluruh
media resmi pertandingan.
Acara balapnya sendiri akan diselenggarakan tanggal 27 Mei
bulan depan. Karena itu sumbangan harus sudah diterima
selambatnya tanggal 21 Mei. Dari pantauan Majalah-Linux
sampai tulisan ini dibuat sudah terkumpul dana hampir 750
US$. (Info: hari ini adalah hari pertama penerimaan donasi)
Tampaknya masih kurang banyak
Ayoo bagi Anda
penggemar Linux , memiliki deposit lebih di Paypal atau limit kartu
kreditnya masih ada, silahkan ikut menyumbang untuk mensukseskan dan
mewujudkan impian tersebut dan menjadikan Linux sebagai kebanggaan
kita bersama. Selain memberikan sejumlah donasi, Anda juga bisa
membantu program ini dengan mengkampanyekannya melalui banner

70

Majalah-Linux Edisi # 1
yang dipasang di situs Anda. Lihat pilihan bannernya disini.
Merdeka!
(majalah-linux)

Bubba: Kecil - kecil Cabe Rawit


April 12, 2007 | Tag: Intermezzo, Gadget, Hardware
Anda sedang mencari solusi server yang praktis, mudah
digunakan, dan tidak mahal? Mungkin Anda akan tertarik
dengan produk hardware bernama Bubba ini. Bubba
buatan Swedia ini merupakan miniserver berukuran kecil
yakni hanya 184 x 114 x 43 mm, dan beratnya1,7 kg.
Meski kecil namun kaya akan fitur-fitur dan kemampuan yang tidak kalah
dengan server berukuran besar. Didalamnya terkandung fitur siap pakai
yang sangat menarik, diantaranya:
Torrent Downloader: dengan fitur ini Anda dapat mendownload file torrent
langsung oleh Bubba, tanpa perlu anda menghidupkan pc biasa Anda. File
server: sebagai server untuk sharing file, server streaming, server web,
server email dan ftp, print server, dsb. Seluruh konfigurasi di dalam nya
dapat Anda setting via web base dari komputer lain.
Berikut spesifikasinya:

71

Majalah-Linux Edisi # 1
Software
Running Linux 2.6, Debian
Apache web server
Dovecot IMAP server (IMAP, IMAPS)
Postfix SMTP server
Fetchmail (for fetching email from other pop or
imap accounts)
File server (http, samba, ftp)
Download manager (bittorrent, http, ftp)
Printer server, supporting all major brands
Streaming media server (DAAP)
Internal Linux available for advanced users
Hardware
3.5", 7200 rpm IDE disk drive (tersedia dalam 3
pilihan kapasitas: 80, 320 dan 500 Gigabyte)
200 MHz ARM9 CPU
64 MByte internal RAM
LAN standard: 10/100BASE-TX
USB 2.0 (12 Mbps) type A to hub, printer, memory stick or USB disk
Size: 184 x 114 x 43 mm, weight: 1700 g
Noise: < 27 dB
Power: < 10W (active)
Satu hal yang disayangkan dari produk ini adalah tidak tersedianya
hardware hub/router builtin. Seandainya didalamnya sudah builtin port hub
tentu produk ini akan lebih menarik lagi

72

Majalah-Linux Edisi # 1
Produk ini dijual dengan kisaran harga mulai 3.2 juta rupiah dan dapat
Anda peroleh disini: http://www.excito.com/minishop.html

FSF Buka Lowongan, Gaji Rp.456 juta setahun


April 12, 2007 | Tag: Intermezzo
Free Software Foundation (FSF) / Yayasan Perangkat Lunak Bebas baru
- baru ini membuka lowongan pekerjaan untuk posisi Manager Kampanye
FSF. Manager Kampanye bertugas menulis, mengedit, berbicara, dan
melakukan riset berkaitan dengan aktifitasnya, mengkoordinasikan
webmaster GNU dengan webmaster sukarelawan lainnya untuk
mengembangkan website FSF dan GNU , merencanakan dan
mengimplementasikan proposal untuk meningkatkan dana, serta sebagai
perantara utama antara Yayasan dan komunitas perangkat lunak bebas.
Persyaratan yang dibutuhkan yakni kandidat haruslah seorang aktifis
perangkat lunak bebas yang berkomitmen pada kebebasan user dalam
memakai komputer, memiliki kemampuan menulis dan berkomunikasi
yang baik, dapat berbicara dengan baik dan berpengalaman dalam
menangani hubungan dengan pers, berpengalaman dalam mengorganisir
even dan menangani komunitas, mempunyai kemampuan teknis sebagai
seorang webmaster, kandidat harus mendukung prinsip-prinsp dari
perangkat lunak bebas dan mampu mendemonstrasikan pengetahuannya.

73

Majalah-Linux Edisi # 1
FSF menjanjikan gaji pokok sebesar US$ 50,057 atau setara dengan Rp.
456 juta setahun, atau sama dengan Rp. 3.8 juta per bulan. Gaji pokok
tersebut belum termasuk tunjangan - tunjangan dan fasilitas yang menarik.
Anda tertarik ? silahkan apply sekarang sebelum tanggal 22 April 2007 ini.

Transgaming: Cedega 6.0 "Swordfish"


April 12, 2007 | Tag: Software, Games
Hari ini Transgaming resmi mengeluarkan Cedega versi 6.0 - emulator
game terpopuler untuk Linux, berbasis WINE. Pada versi ini diperkaya
dengan beragam fitur-fitur baru, mulai dari penyempurnaan grafik serta
dukungan terhadap jumlah game yang lebih banyak. Game - game populer
seperti Bethesda Softworks Elder Scrolls IV: Oblivion, Electronic
Arts Battlefield 2142 dan Madden 2007 termasuk game yang dipastikan
didukung oleh versi ini, tidak ketinggalan game online multiplayer
Blizzard World of WarCraft

74

Majalah-Linux Edisi # 1

75

Majalah-Linux Edisi # 1

Gambar 01. Cedega memainkan Game World of Warcraft di Linux


Teknologi baru pada versi ini antara lain dukungan terhadap GL Shading
Language, Shader Model 2.0 yang memungkinkan game - game baru dapat
dimainkan dengan grafik yang lebih halus dan detail, Volume textures,

76

Majalah-Linux Edisi # 1
dukungan terhadap ekstensi FBO yang baru , memori allocator yang baru,
penyempurnaan ALSA (termasuk Dmix dan MMap) yang memungkinkan
pemain secara bersamaan tetap dapat mendengarkan musik kesukaan
mereka saat game dimainkan, serta beragam improvisasi yang membuat
performanya lebih baik dibanding versi sebelumnya (seperti: optimalisasi
pada operasi file, dukungan anti alias, penyempurnaan multimedia timer
thread, dukungan terhadap CPU Speed dinamis, penyempurnaan D-BUS,
penyempurnaan fungsi joystik, penyempurnaan ATI fglrx, dll ), terang
Lucas Smiten, Manager Produksi Transgaming - Cedega sebagaimana
dilansir dari situs resminya.
(majalah-linux)

Tips: Firefox di dalam Firefox


April 12, 2007 | Tag: Firefox, Browser, Tips
Membuka banyak web dalam banyak tab dalam satu browser Firefox
adalah hal yang biasa. Tapi membuka banyak browser yang berisi banyak
tab didalam satu tab browser Firefox tentu akan jadi lain. Ingin tahu
bagaimana caranya?
Ketik chrome://browser/content/browser.xul di kolom URL dan tekan
Enter.

77

Majalah-Linux Edisi # 1
Hasilnya akan seperti screenshot dibawah ini :

Gambar 01. Tips Firefox, "browser di dalam browser"


(majalah-linux)

78

Majalah-Linux Edisi # 1
Opera 9.20!
April 12, 2007 | Tag: Browser, Software
Hari ini Opera merilis versi terbaru
browser multiplatformnya, versi 9.20.
Salah satu fitur baru di versi ini
adalah fitur yang dinamakan Speed
Dial. Fitur ini akan otomatis
menampilkan 9 thumbnail berisi
preview dari website favorit yang
paling sering Anda kunjungi pada saat
anda membuka tab baru. Fitur ini
memudahkan Anda membuka banyak
website dengan cepat dalam satu
waktu, disamping kita dapat dengan
cepat berpindah antar situs.
Fitur baru lainnya yang diperkenalkan adalah Developer Tools. Sesuai
namanya fitur ini berisi kumpulan tools yang ditujukan untuk para
developer. Didalamnya terintegrasi tools yang memudahkan developer
mengecek DOM, mengecek Javascript, mengedit CSS dan mengecek
header HTTP. Untuk memanfaatkan fitur ini Anda harus online terhubung
ke internet .

79

Majalah-Linux Edisi # 1

Gambar 01. Speed Dial, fitur andalan opera 9.20


Perubahaan lain yang dilakukan sebagai penyempurnaan dari versi 9.10
sebelumnya yakni adanya perbaikan di user interface (seperti pencarian
otomatis yang dilakukan saat kita memasukkan lebih dari satu kata di

80

Majalah-Linux Edisi # 1
kolom url. Pencarian default menggunakan Google), perbaikan pada Mail,
messaging dan newsfeed, perbaikan pada ukuran thumbnail tab yang kini
lebih besar dan informatif, perbaikan pada display dan scripting,
perubahan shortcut yang lebih gampang, perbaikan celah keamanan
seperti kelemahan yang ditemukan pada plugin adobe flash player, dan
perbaikan-perbaikan minor lainnya seperti Flickr Organizr yang kini sudah
disupport penuh dan perbaikan fitur fullscreen movie dari YouTube. Khusus
pada versi *Nix (Linux, FreeBSD dan Solaris) diperkenalkan fitur
penanganan share memory, penyempurnaan sistem pendeteksi plugin,
perbaikan masalah patch libX11 yang sebelumnya menyebabkan Opera
crash, tombol deadkey yang kini berfungsi dengan baik di Gmail, perbaikan
masalah tampilan transparansi pada beberapa widget, serta
penyempurnaan komunikasi antara plugin dengan Javascript, dengan
menggunakan NSAPI.
Versi 9.20 ini dapat Anda download disini
Lihat Changelog selengkapnya disini
(majalah-linux)

81

Majalah-Linux Edisi # 1

PCJacking? Tantangan Menjadi Pembajak :)


April 13, 2007 | Tag: Intermezzo, Pergerakan
Apa sih PCjacking? PCjacking adalah kegiatan iseng "membajak"
komputer yang dijual pada etalase toko atau pameran komputer dengan
membootnya dan menjalankan Linux Live CD. Tujuannya sekedar untuk
menunjukkan pada para pengunjung/konsumen kalau ada sistem operasi
selain Ms. Windows yang tidak kalah bagusnya
Anda tertantang untuk mencobanya? Resiko sepenuhnya ditanggung Anda
sendiri..

82

Majalah-Linux Edisi # 1

Gambar 01. Screenshot!


Bagian yang dilingkari adalah hasil kerjaan PCJacking
PCjacking aman dilakukan, karena menggunakan Linux Live CD yang
artinya Linuxnya dibooting dan berjalan dari CD dan disimpan sementara di
memori, jadi begitu komputer di reboot dan CD dikeluarkan, maka sistem
akan kembali normal seperti biasa dan tidak akan merubah apalagi
merusak sistem.
Bagaimana melakukan PCJacking? Mudah.Yang pertama perlu Anda
lakukan adalah:

83

Majalah-Linux Edisi # 1
1. Menyiapkan linux live cd Anda. Anda bisa memakai distro-distro live cd
seperti knoppix, slax, ubuntu live, mandriva live, atau mungkin IGOS
Nusantara LiveCD
. Sebelum Anda beraksi Anda bisa menuliskan sedikit
pesan pada permukaan atas cd tersebut, misal dengan kata kata "Ini
adalah CD Linux. Tindakan ini dilakukan untuk memprotes Ms.Windows
yang secara default dipasang di semua komputer disini. Untuk kembali ke
Windows cukup reboot komputer ini dan ambil cd dari drivenya, dan
komputer Anda akan kembali seperti semula." CD ini nantinya akan Anda
tinggalkan pada komputer yang dibajak. Dengan demikian si empunya bisa
mencoba Linux tersebut apabila tertarik nantinya.

Gambar 02.
Contoh Linux Live CD, senjata utama kegiatan PCJacking

84

Majalah-Linux Edisi # 1
2. Tentukan target komputer yang akan Anda bajak. Sebaiknya Anda pilih
toko/stan yang ramai pengunjungnya, agar nantinya banyak yang melihat
Linux pada sistem yang dibajak Tentunya ini menuntut kepintaran dan
kelihaian Anda bagaimana caranya agar tidak menimbulkan kecurigaan
orang banyak pada saat Anda menjalankan aksi ini.
3. Sebelum memasukkan CD, ingat setting resolusi layar monitornya.
Selanjutnya kecilkan volume suara, agar saat Anda merestart tidak
terdengar suara reboot Windows yang bisa mengundang kecurigaan. Lalu
letakkan CD dan restart komputer.
4. Setelah sistem live cd berjalan pastikan resolusi layar yang dipilih sudah
benar.
5. Segera pergi dan menjauh dari target. Sambil menjauh, anda awasi
komputer yang telah dibajak, lalu foto / buat screenshotnya yang
menunjukkan komputer telah sukses menjalankan linux.
6. Pamerkan foto tersebut dalam website Anda atau kirim ke email
pcjacking@manucornet.net agar dimuat di situs pencetus ide gila ini. Tetap
semangat!
Sumber: http://www.manucornet.net/pcjacking/
Catatan: Segala resiko yang diakibatkan baik langsung maupun tidak dari
penerapan artikel ini menjadi tanggung jawab Anda sendiri sepenuhnya.

85

Majalah-Linux Edisi # 1

Centos 5 Dirilis
April 13, 2007 | Tag: Distro
Hanya beberapa minggu setelah dirilisnya Redhat Enterprise versi
5, Community ENTerprise Operating System atau yang biasa
disingkat CentOS hari ini mengumumkan dikeluarkannya CentOS
versi 5, yang merupakan versi gratis turunan dari RHEL5. Saat ini
download via torrent telah tersedia untuk platform i386 dan x86_64. Fitur
baru didalamnya termasuk dukungan terhadap Compiz dan AIGLX,
virtualisasi yang lebih baik dengan Xen, dan dukungan terhadap thinclient.
Update didalamnya termasuk disertakannya Apache-2.2, Kernel-2.6.18,
Gnome-2.16, KDE-3.5, PHP-5.1.6, OpenOffice.org-2.0, Evolution-2.8,
Firefox-1.5, Thunderbird-1.5, MySQL-5.0, dan PostgreSQL-8.1.

86

Majalah-Linux Edisi # 1

Gambar 01. Centos 5 dengan desktop Gnome -2.16


Screenshot lainnya dapat Anda lihat disini
(majalah-linux)

87

Majalah-Linux Edisi # 1
Pemerintah Korea Selatan Aktif Mendukung Gerakan Open Source
April 13, 2007 | Tag: Pergerakan, Politik
Dilansir dari Korean Times, Pemerintah Korea Selatan
merencanakan akan menghabiskan dana 4 milyar Won sama dengan 4.29 juta US$ atau 39 milyar rupiah (1 US$ =
Rp.9,100) - pada tahun ini sebagai dukungan nyata
terhadap pelaksanaan program open-souce.
Kementerian Informasi dan Komunikasi Korea Selatan kemarin
mengatakan akan memberikan dukungan finansial pada universitasuniversitas dan pemerintah daerah, yang mengadopsi platform dan
perangkat lunak open source. Komputer pribadi juga akan menjadi
perhatian utama pada tahun ini.
"Kami telah menyebarluaskan pemakaian perangkat lunak open source
untuk server sejak bertahun-tahun lalu. Namun, untuk platform PC saat ini
masih didominasi oleh perangkat lunak proprietary, dan kami ingin
mengubah keadaan tersebut", kata Park Sung-woo, direktur pada
kementerian.
"Awal bulan depan ini, kami akan memilih para calon penerima dana
tersebut diantara para mereka yang sudah mendaftar. Kita berharap
sejumlah besar model kota atau universitas akan muncul melalui proyek ini
", imbuh Park.

88

Majalah-Linux Edisi # 1
Seperti Park katakan, pasar server lokal telah terbagi oleh banyak
kompetitor termasuk para pemain open-source. Namun untuk pasar
komputer pribadi (PC), sistem operasi Windows masih menguasai hampir
99 persen pasar lokal.
Keseriusan pemerintah Korea untuk mendukung program open source
telah cukup dibuktikan dengan kenyataan kalau mereka telah
menghabiskan total dana mencapai 96 milyar won dalam 3 tahun terakhir.

Gambar 01.
Kota Gwangju di Korea Selatan, Kota Linux pertama di Asia
Kementerian Informasi sebelumnya telah menunjuk Kota Kwangju sebagai
Kota Linux dan Universitas Propinsi Gangwon sebagai universitas Linux
pada tahun lalu. Dalam situs resminya Kota Kwangju disebutkan sebagai
sister city -nya kota Medan di Indonesia.
(majalah-linux)

89

Majalah-Linux Edisi # 1
Pendaftaran aKademy 2007 Dibuka
April 14, 2007 | Tag: Kde, Acara
aKademy adalah pertemuan tahunan dari komunitas KDE sedunia.
Tahun ini pertemuan akan diselenggarakan di Departemen Ilmu
Komputer dan Informasi di Universitas Strathclyde, Glasgow, Skotlandia.
Acara akan berlangsung selama 8 hari, dari tanggal 30 Juni sampai 7 Juli
2007. Acara akan diisi antara lain dengan diskusi dan presentasi program
dari para developer KDE, pengembangan, session coding dan perbaikan
bug, workshop untuk semua kontributor KDE, desain dan usability, dll. KDE
4 tampaknya akan menjadi topik utama sepanjang pertemuan kali ini.
aKademy akan dibuka dengan Konferensi Kontributor KDE selama 2 hari
yang akan diikuti oleh para anggota majelis dari KDE e.V. KDE e.V. adalah
organisasi resmi nonprofit yang mewakili KDE Project dalam urusan hukum
dan finansial. Jadwal acara Konferensi dapat Anda lihat disini
Seperti biasa, meski peserta tidak dipungut biaya, peserta harus
mendaftarkan diri terlebih dahulu. Pendaftaran harus sudah masuk
sebelum akhir bulan ini (30 April 2007), bila anda menginginkan panitia
aKademy membantu membookingkan akomodasi untuk Anda.

90

Majalah-Linux Edisi # 1
Trik: Batasi Bandwidth Dengan Trickle(d)
April 14, 2007 | Tag: Software, Tips
Apabila Anda sedang mencari aplikasi pembatas bandwidth internet yang
kecil, mudah digunakan, dapat diterapkan untuk konfigurasi berbeda beda per aplikasi maka berarti Anda baru saja menemukan artikel yang
tepat
Untuk membatasi bandwidth upload dan download koneksi
internet/jaringan, Anda bisa menggunakan aplikasi pembatas bandwidth
yang ringan dan portable yang bernama Trickle. Anda dapat mendownload
sourcenya disini dan selanjutnya anda compile (versi terakhir saat ini
1.06). Meski Trickle ini dikembangkan di sistem OpenBSD namun telah
ditest dan dapat berjalan di sistem Linux juga. Adapun lisensi dari aplikasi
ini menggunakan lisensi BSD.
Trickle ini berjalan sepenuhnya di user space, sehingga dapat dijalankan
dalam modus user tanpa harus menjadi root. Berikut contoh pemakaian
Trickle:
$ trickle -u 10 -d 20 ncftp
Artinya jaankan ncftp dan batasi kapasitas uploadnya menjadi 10 KB/s, and
download menjadi 20 KB/s.
Apabila Anda inginkan menjalankannya sebagai daemon, dan konfigurasi

91

Majalah-Linux Edisi # 1
batasan upload dan downloadnya dapat disimpan dalam file konfiguras,
maka bisa menjalankan trickled (ada tambahan d dibelakangnya).
Sementara file konfigurasinya disimpan sebagai trickled.conf .
Untuk menjalankannya Anda cukup menjalankan perintah
$trickle -u 10 -d 20
Jangan lupa edit file trickled.conf bila anda ingin mengatur manual batasan
banwidth per aplikasi yang ada.
Selamat mencob
Merdeka! (majalah-linux)

Ubuntu 7.10: Gutsy Gibbon


April 14, 2007 | Tag: Distro
Tanggal 12 kemarin Mark Shuttleworth, memperkenalkan nama
baru untuk Ubuntu 7.10 penerus Ubuntu 7.04 Feisty Fawn yang bila tidak ada halangan akan dirilis tanggal 19 April ini dengan nama Ubuntu 7.10 Gutsy Gibbon. Versi 7.10 ini
nantinya adalah versi Ubuntu non-LTS, alias tidak akan memiliki

92

Majalah-Linux Edisi # 1
support jangka panjang seperti Ubuntu 6.06 yang disupport sampai tahun
2009.
Pada versi Gutsy Gibbon ini sedianya akan dibuat dalam 2 rilis. Pada rilis
"normal" adalah versi ultra-free, yang didalamnya hanya terdiri dari
aplikasi yang murni free sesuai kaidah free software. Versi ini akan
dikembangkan bersama - sama dengan tim dari Free Software Foundation
yang sebelumnya telah membuat distro gNewSense.
Sementara pada rilis lainnya, Mark Shuttleworth berharap Ubuntu akan
memiliki dukungan terhadap Composite secara default. Untuk informasi
Composite adalah nama baru penggabungan dari desktop 3D Berly dan
Compiz. Mark Shuttleworth melihat tampilan GUI yang transparan, lunak
dan memiliki dimensi ekstra akan menjadi kesempatan nyata bagi
komunitas free software untuk mengambil alih kepemimpinan dalam
bidang inovasi desktop.
Versi final Gutsy Gibbon dijadwalkan akan di rilis pada tanggal 18 Oktober
2007.

93

Majalah-Linux Edisi # 1

Tutorial Gratis Debian 4 Etch


April 14, 2007 | Tag: Stuff, Web, Tips
Debian adalah salah satu distribusi linux yang paling
terkemuka di dunia. Dengan jumlah installer sebanyak 21 CD,
distro ini sekaligus menyandang predikat sebagai distro
terbesar dalam hal ukuran. Meski demikian distribusi Debian
tidak bisa dikatakan sebagai distribusi yang paling mudah.
Untuk itulah diperlukan tutorial berisi panduan untuk
memperkenalkan Debian khususnya bagi para pemula.
Panduang gratis kali ini memang tidak terlalu detail, namun setidaknya
sudah cukup untuk mengantarkan Anda mengenal kelebihan Debian
khususnya versi terbarunya versi 4. Tutorial tersebut dapat Anda temukan
gratis disini.

Linux Rules!
April 14, 2007 | Tag: Intermezzo

94

Majalah-Linux Edisi # 1

Disunting dalam bahasa Indonesia oleh Majalah-Linux


diambil dari: http://folk.uio.no/hpv/linuxtoons/

95

Majalah-Linux Edisi # 1
Oleh-oleh dari Pertemuan OSCMS 2007
April 14, 2007 | Tag: Acara, Web
Pada tanggal 22-23 Maret yang lalu,
telah diadakan pertemuan OSCMS 2007
(Open Source Content Management
System Summit 2007) yang
dilangsungkan di Kampus Yahoo, di
Sunnyvale, California. Pertemuan ini
adalah acara bertemunya para developer dan pengguna Content
Management System Open Source. Konferensi yang terbuka untuk semua
jenis pengguna CMS ini membawahi beberapa pertemuan sub-conference
termasuk didalamnya DrupalCon untuk para developer dan pengguna CMS
Drupal. Pertemuan yang tidak dipungut biaya dan disponsori tunggal oleh
Yahoo ini memiliki animo yang sangat besar dari para peserta.
Pertemuan dibuka dengan topik yang dibawakan oleh Rasmus Lerdorf,
bapak PHP. Beliau membahas topik performa serta keamanan dari sebuah
aplikasi CMS yang belakangan sering mendapat ancaman populer dari
teknik serangan seperti XSS dan XSRF. Pertemuan juga membahas tentang
CMS Drupal, Yahoo API, Joomla, Alfresco ECM (Enterprise Content
Management), Plone, Desain interface CMS, dsb. Termasuk diantaranya
topik yang menarik adalah pembuatan Video Delivery dan kolaborasi
pembuatan film dengan menggunakan Drupal.

96

Majalah-Linux Edisi # 1

Foto 01. Rasmus Lerdorf saat mempresentasikan makalah


Performa dan Keamanan pada acara OSCMS 2007 yang lalu
Sumber: http://flickr.com/photos/amystephen/430468767/
Silahkan lihat foto-foto lain dari para peserta yang diletakkan di Flickr..
Download:

97

Majalah-Linux Edisi # 1

Makalah Rasmus Lerdorf: Performance and Security


Makalah dan video DrupalCon

(majalah-linux)

Wine versi 0.9.35 Dirilis


April 14, 2007 | Tag: Software
Hari ini WineHQ di situs resminya
mengumumkan dirilisnya versi final Wine 0.9.35
. Beberapa perubahan utama pada versi ini
diantaranya:
Dihilangkannya driver suara aRts yang rusak,
banyak perbaikan untuk mendukung fitur suara
Quartz DLL, improvisasi pada performa pengelolaan I/O file, banyak
perbaikan pada Direct3D, dan perbaikan bug-bug yang ditemukan pada
versi sebelumnya. Rilis ini bisa Anda download disini, dan dokumentasinya
dapat dilihat di sini | (majalah-linux)

98

Majalah-Linux Edisi # 1
Tux500 diberitakan di situs resmi indy500.com
April 15, 2007 | Tag: Acara, Pergerakan, Web
Apabila Anda belum membaca artikel Tux500: Saatnya Linux Unjuk
Gigi di Arena Balap , silahkan dibaca terlebih dahulu.
Dalam blog yang ditulis beberapa jam yang lalu Bob Moore (=orang di
belakang komunitas linux yang mencetuskan ide untuk mengikutkan Linux
sebagai sponsor tim Chastain Motorsport - peserta balapan Indy500)
mengumumkan kalau baru saja Situs Resmi penyelenggara kompetisi
balap Indianapolis 500 itu memberitakan tentang kegiatan
penggalangan dana untuk menjadi sponsorship oleh komunitas Linux
melalui tux500.com .
Dalam berita resmi indy500.com disebutkan bahwa Linux adalah sistem
operasi yang unik karena dibuat oleh komunitas open source yang berasal
dari berbagai belahan dunia. Programmer dari dunia lain dapat dengan
bebas mengakses source code dari sistem operasi dan dapat menulis kode
dan aplikasi untuk selanjutnya disempuranakan dan dikembangkan
menjadi sistem operasi yang lebih baik.
Lihat beritanya disini:
http://www.indy500.com/news/story.php?story_id=8602

99

Majalah-Linux Edisi # 1

Gambar 01. Bob Moore dan Linux Car


Ingin tahu seperti apa itu Indy 500? Lihat video cuplikan dari YouTube
berikut ini:

100

Majalah-Linux Edisi # 1

Kontes Desain Tux500 Dibuka!


April 15, 2007 | Tag: Acara, Pergerakan, Web
Mulai hari ini Anda dapat mengirimkan desain hasil karya
Anda ke Tux500.com. Desain Anda ini nantinya apabila terpilih
akan digunakan sebagai desain yang akan dipasang di salah
satu mobil balap peserta kompetisi Indianapolis 500. Seluruh
desain harus bertemakan Linux, dan disimpan dalam format
vector seperti .svg, dan .eps
Hasil karya selambatnya diterima tanggal 30 April. Ayooo buruan..
Kirim ke http://tux500.com/contest_submit.php
(majalah-linux)

Ditemukan Celah Keamanan Pada Perangkat Wi-Fi di Linux


April 15, 2007 | Tag: Security

101

Majalah-Linux Edisi # 1
Celah keamanan ini ditemukan di hampir sebagian
besar driver perangkat Wi-Fi di linux yang
memungkinkan penyerang untuk mengambil alih
laptop, bahkan ketika perangkat Wi-Fi nya tidak diaktifkan.
Tampaknya ini adalah bug remote Wi-Fi 802.11 yang pertama di Linux. Bug
ini berpengaruh luas pada para pengguna Linux yang menggunakan driver
kernel Linux MadWifi dengan chipset Wi-Fi berbasis Atheros - yang
digunakan pada hampir sebagian besar perangkat WiFi saat ini - , kata
Laurent Butti, peneliti keamanan senior yang bekerja di Telecom Orange
Perancis, penemu kelemahan ini yang dipresentasikannya pada
konferensi Black Hat di Amsterdam bulan lalu.
"Anda kemungkinan akan mudah diserang jika tidak menambal secara
manual driver MadWi-Fi Anda", imbuh Butti. Sebelum mengumumkannya
ke publik, dia telah membagikan informasi kelemahan ini pada tim
pengembang MadWi-Fi, yang sudah merilis penambalnya. Meski demikian,
tidak semua distribusi linux telah menyertakan tambalan ini pada kode
mereka, kata Butti.
Bug Kernel stack-overflow mengijinkan penyerang untuk menjalankan kode
jahat, yang bahkan dapat dijalankan pada mesin target yang sedang tidak
aktif di jaringan Wi-Fi, kata Butti. Butti dalam peragaannya menggunakan
teknik "Fuzzing" yang sebelumnya pernah diterapkan oleh David Maynor
dan "Johnny Cache" Jon Ellch, pada konferensi Black Hat tahun lalu di
Amerika Serikat, yang digunakan untuk mengeksploitasi kelemahanpada
sistem Windows dan Macintosh.

102

Majalah-Linux Edisi # 1
Fuzzing adalah sebuah berkat, menurut Butti. Karena dengan teknik ini
memungkinkan seorang periset keamanan menemukan bug yang mungkin
terabaikan dan diekploitasi oleh hacker, dengan biaya rendah . Di masa
depan, dia mengharapkan fuzzing akan mengungkap banyak bugs pada
teknologi nirkabel lainnya, seperti WiMax, dan usb wireless.
Perangkat Lunak bebas untuk fuzzing dapat didownload disini:
http://www.infosecinstitute.com/blog/2005/12/fuzzers-ultimate-list.html
sumber: darkreading.com
(majalah-linux)

Onno W. Purbo Diangkat Jadi Menteri Informatika


April 16, 2007 | Tag: Intermezzo, Tokoh, Pergerakan, Pendidikan, Politik
Onno W. Purbo, pakar teknologi informasi Indonesia yang
dikenal sebagai pelopor VoiP Rakyat dan RT/RW Net, baru baru ini diangkat menjadi Menteri Informatika. Tidak
tanggung - tanggung yang mengangkatnya adalah Presiden
Republik Mimpi :). Republik Mimpi / Republik BBM adalah
republik maya yang dikemas dalam acara News dot Com
milik stasiun televisi MetroTV. Republik ini merupakan versi

103

Majalah-Linux Edisi # 1
"plesetan / parodi" dari Republik Indonesia.
Dalam acara yang ditayangkan di televisi tersebut (tanggal 8 dan 15 April
2007) Onno W. Purbo hadir sebagai pembicara menjelaskan cara membuat
Internet murah dengan menggunakan Wajan Bolic dan Antena Kaleng
(Cantenna). Ya, Antena yang seharusnya berharga diatas 500ribu rupiah
itu kini dapat Anda buat dengan menggunakan wajan dan kaleng. Kaleng
dari roti atau susu tersebut dilubangi pada bagian sisinya, lalu ditengahnya
dipasang USB Wireless LAN sebagai transceiver sekaligus receiver yang
selanjutnya disambungkan dengan kabel USB ke komputer client
(diperagakan dengan laptop). Antena kaleng tersebut kemudian di arahkan
ke antena server. Antena server yang bentuknya seperti kotak panjang
yang biasa kita lihat di menara BTS itu kemudian disambungkan dengan
kabel ke antena router ADSL portable. Router ini berfungsi untuk menshare
saluran internet dari ISP kita ke banyak client. Antena kaleng tersebut
dijelaskan dapat menjangkau jarak sampai 1 km, jangkauan yang cukup
untuk membuat satu RT/RW warganya saling terhubung dengan internet.
Penjelasan yang sangat simpel, dan mudah dipahami oleh orang umum.

104

Majalah-Linux Edisi # 1

Gambar 01. Contoh Antena Kaleng


Diambil dari dhegleng.or.id
Hal menarik pada acara tersebut adalah ucapan dari Pak Menteri (Onno W.
Purbo - red) yang dengan optimis yakin apabila bangsa Indonesia dapat
dengan sukses menerapkan konsep RT/RW Net maka Indonesia akan dapat
mengalahkan Malaysia dan Australia (kurang jelas dalam hal apa,
kemungkinan besar dalam hal tingkat penetrasi internet) . Analisa
sederhananya berdasarkan fakta jumlah sekolah di Indonesia 200 ribu
lebih. Apabila seluruh sekolah tersebut terhubung ke internet maka akan
menambahkan 42 juta pemakai internet baru di Indonesia. Luar biasa

105

Majalah-Linux Edisi # 1
bukan?
Pada acara di "istana negara" tersebut, Pak Menteri Onno juga membagi
artikel detail tentang cara pembuatan dan kalkulasi biayanya yang dapat
Anda download disini
Video cara membuat antena kaleng dapat Anda lihat streamingnya disini:
http://voiprakyat.or.id/videoblog/Antena+Kaleng+2.4Ghz/player/id/43/f/wat
ch.html
Tutorial Antena kaleng oleh M. Salahuddien:
http://www.oke.or.id/tutorial/StepByStep.zip
Program kalkulator Cantenna:
http://kioan.users.uth.gr/wireless/cantenna/
Update 7 Mei 2007:
Karena banyaknya pembaca yang menanyakan alamat email Pak Onno,
berikut ini email beliau: onno _AT__ indo.net.id
(majalah-linux)

106

Majalah-Linux Edisi # 1
Game TBS: Battle for Wesnoth 1.2.4 Dirilis
April 16, 2007 | Tag: Software, Games
Versi stabil 1.2.4 dari game Battle for Wesnoth - game
TBS (Turn Based Strategy) berlisensi GPL - telah dirilis
kemarin. Rilis kali ini berisi perbaikan beberapa bug
seperti bug saat menyimpan permainan, dan bug pada
saat mereply game. Disamping itu kini skenario TSG
(The South Guard campaign) juga sudah dapat
dimainkan lagi. Lihat changelognya disini.
Selain dalam bentuk source code untuk Linux, game ini
juga tersedia dalam bentuk binary untuk platform
Windows dan MacOSX.
Tertarik untuk mengupgrade atau memainkannya atau mungkin malah
ingin mengembangkannya sendiri dari source code yang ada? Download
disini sekarang!
(majalah linux)

107

Majalah-Linux Edisi # 1
Full Circle Magazine: Majalahnya Ubuntuers, Terbit Edisi Perdana
#0
April 16, 2007 | Tag: Freemag, Ubuntu
Komunitas Ubuntu hari ini baru saja meluncurkan edisi
perdana majalahnya yang dinamakan Full Circle.
Majalah setebal 17 halaman ini dapat Anda download
gratis dalam format digital PDF . Edisi pertama kali ini
penuh dengan warna dan merupakan edisi khusus
perkenalan bagi para pemula Ubuntu.
Edisi pertama ini - disebut edisi #0 terinspirasi dari 0
dalam pemrograman yang merupakan bilangan awal,
memiliki nilai dan bukan kosong - menceritakan
tentang sejarah Ubuntu dan cerita dibalik versiversinya yang memakai nama nama lucu binatang dari
versi pertama Warty Warthog yang dirilis di bulan Oktober 2004, Hoary
Hedgehog, Breezy Badger, Dapper Drake, Edgy Eft sampai dengan Fiesty
Fawn yang sedianya akan dirilis pada hari Kamis tanggal 19 April esok.
Khusus untuk rubrik Fiesty Fawn menempati isi halaman terbanyak,
membahas berbagai keunggulan, kemudahan dan fitur baru yang
ditawarkannya.
Pada halaman akhir berisi ajakan kepada para komunitas Ubuntu untuk
ikut berkontribusi mengisi edisi mendatang. Kontribusi dapat dilakukan
dengan menuliskan artikel langsung ke wikinya di

108

Majalah-Linux Edisi # 1
http://wiki.ubuntu.com/UbuntuMagazine atau email ke articles _at_
fullcirclemagazine _dot_ org.

Gambar 01. Screenshot daftar isi dan halaman pendahuluan


Majalah Full Circle edisi perdana #0
Anda penasaran majalah ini dibuat dengan aplikasi apa di Linux? Dalam
forum ubuntu Ronnie Tucker, sang editor yang berprofesi sebagai pelukis
ini mengatakan beliau membuatnya menggunakan aplikasi Scribus.

109

Majalah-Linux Edisi # 1
"Scribus is what I use to create the entire magazine in. I"m no expert with
it - i admit - but i know enough about it to output a PDF magazine (as you
can probably tell by now!"
Dapat Anda baca selengkapnya disini
Download Majalah #0:
http://files.fullcirclemagazine.org/uploads/issue0.pdf (2.5 MB)
Baca juga:

Ubuntu Magazine, majalahnya Ubuntu Geeks


CD Gratis Ubuntu 7.04 (Feisty Fawn)

Referensi buku tentang aplikasi Scribus:


Desktop Publishing dengan Scribus, GIMP, Inkscape +1CD

Belasungkawa Untuk Korban Penembakan di Kampus Virginia Tech


April 17, 2007 | Tag: Lain-lain, Kasus
Kampus Virginia Tech hari Senin pagi, 16 April
kemarin (Selisih 11 jam dengan WIB/12 jam
dengan WITA) dihebohkan dengan penembakan

110

Majalah-Linux Edisi # 1
brutal yang dilakukan oleh seorang bersenjata - yang belakangan diketahui
mahasiswa tahun keempat asal Korea Selatan - kepada para mahasiswa di
kampus Virginia Tech. Peristiwa ini adalah yang terburuk sepanjang
sejarah Amerika dari kasus - kasus penembakan di sekolah yang terjadi
sebelumnya. Dilaporkan 33 orang tewas termasuk si pelaku yang bunuh
diri dan 29 lainnya luka-luka. Polisi menduga pembunuhan tersebut
kemungkinan telah direncanakanoleh si pelaku dan ada kaitannya dengan
terror bom pada tanggal 2 dan 13 April sebelumnya. Timeline kejadian bisa
dibaca disini.
Virginia Tech atau Virginia Polytechnic Institute and State University
adalah kampus di Amerika Serikat yang dikenal karena kontribusinya yang
besar bagi perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, termasuk
perkembangan di bidang perangkat / perkakas praktis (gadget).
Virginia Tech dikenal juga sebagai salah satu kampus yang pada tahun
2003 telah berhasil menciptakan sendiri superkomputer tercepat ke tiga di
dunia yang dinamai System X. Sistemnya kala itu dibuat dari 1100 dual
prosesor Power Macintosh G5 yang menelan dana "hanya" 5.2 juta US$,
jauh lebih murah dibandingkan dengan super komputer tercepat kala itu
"Earth Simulator" yang menghabiskan dana 400 juta US$. Videonya dapat
dilihat disini.

111

Majalah-Linux Edisi # 1

Gambar 01. Superkomputer System-X yang dibangun dari


clustering 1100 pc "Power Macintosh G5
Kembali ke topik utama, Jack Thompson,
pengacara yang terkenal sebagai aktifis anti
video game pada stasiun televisi Fox hari ini
menyalahkan video game sebagai sumber
motivasi dari si pelaku pembunuhan. Entah
benar atau tidak atau tuduhan yang terlalu dini ..
Semoga kejadian ini adalah yang terakhir dan

112

Majalah-Linux Edisi # 1
tidak terulang kembali di masa yang akan datang.
(majalah-linux)

Tips: "Disk Drive" 2 GB Gratis dengan Gmail Filesystem


April 18, 2007 | Tag: Stuff, Firefox, Software, Tips
Pernahkah terbayang oleh Anda untuk menjadikan akun
Gmail yang berkapasitas 2GB lebih itu sebagai "Disk
Drive" virtual Anda? Disk Drive yang bahkan dapat
diakses langsung dari komputer Linux Anda - dapat di
"mount" - selayaknya drive di harddisk lokal? Anda bisa lakukan semuanya
dengan Gmail Filesystem (GmailFS). GmailFS adalah aplikasi berbasis
python yang memanfaatkan Filesystem FUSE sebagai infrastruktur untuk
membantu menciptakan lingkungan filesystem GmailFS ini, dengan
bantuan libgmail untuk perantara komunikasi dengan server Gmail di
internet.
Apabila dituliskan dengan singkat, alurnya seperti ini:
Anda (mount) <=> FUSE <=> Gmail Filesytem <=> libgmail <=>
(Internet) <=> Server Gmail
GmailFS mendukung operasi file pada umumnya seperti, baca, tulis, buka,

113

Majalah-Linux Edisi # 1
tutup, stat, symlink, link, unlink, trucate dan rename. Itu berarti Anda
dapat menggunakan perintah-perintah Unix favorit pada file yang
tersimpan di Gmail (seperti cp, ls, mv, rm, ln, grep, dll).
GmailFS dibuat oleh Richard Jones yang berprofesi sebagai programmer
(Software Engineer). Rilis pertamanya versi 0.1 dimulai pada tanggal 28
Agustus 2004, dan kini GmailFS telah berkembang mencapai versi 0.7.3
seiring kemajuan Gmail itu sendiri.

114

Majalah-Linux Edisi # 1

Gambar 01.
GmailFS di mount dari console Linux
Cara Kerja
Konsepnya sederhana, seluruh informasi file (metafile) oleh GmailFS
disimpan sebagai judul/subjek email yang dikirim oleh akun Gmail ke
dirinya sendiri (email ke diri sendiri). Pemakaian subjek ini memiliki
kelemahan yakni adanya keterbatasan jumlah karakter yang dapat
disimpan oleh subjek, namun memiliki keunggulan yakni proses dapat
berlangsung cepat karena pada instruksi tertentu tidak perlu membuka isi
email. File data yang sebenarnya disimpan sebagai attachment dalam
email. Untuk file yang berukuran besar, file tersebut akan dipecah menjadi

115

Majalah-Linux Edisi # 1
beberapa bagian sesuai ukuran maksimal attachment yang Gmail
perbolehkan.
Untuk menginstall GmailFS Anda diwajibkan memiliki Python minimal versi
2.3 dan FUSE versi 2.x. Anda juga harus mengintegrasikan terlebih dahulu
Python FUSE ke dalam FUSE Anda. Selanjutnya copy libgmail ke sistem
Anda, dan terakhir download file gmailfs itu sendiri. Untuk mengakses
GmailFS ini anda dapat melakukan perintah mount dengan perintah:
mount -t gmailfs /usr/local/bin/gmailfs.py /path/of/mount/point -o
username=gmailuser, password=gmailpass, fsname=zOlRRa
selanjutnya Anda dapat melakukan operasi file layaknya seperti
mengakses lokal disk di direktori /path/of/mount/point tersebut.
Untuk selengkapnya baca petunjuk instalasinya disini.
Apabila cara diatas diinstall dalam modus console, dan
tergantung pada Python, Fuse dan libgmail, ada cara
lain yang lebih praktis dan memiliki keunggulan utama
yakni dapat berjalan di berbagai platform selain Linux.
Getgspace.com telah menciptakan plugin/ekstensi untuk browser Firefox
yang mengijinkan Anda untuk mengakses dan menggunakan akun Gmail
Anda layaknya sepert disk drive online. Basisnya yakni menggunakan
session browser untuk login ke akun Gmail. Sementara prinsip kerja
pengelolaan file sama persis dengan GmailFS yakni memanfaatkan fitur
attachment untuk penyimpanan file dan subjek untuk informasi file.

116

Majalah-Linux Edisi # 1

Gambar 2.
Gspace extension memanfaatkan Subject dan
attachment untuk menyimpan file dan informasinya di Gmail.
Pilihan modus yang disediakan oleh Gspace:

File Transfer: untuk mengatur file, seperti upload, download,


hapus, rename file
Player Mode: untuk mendengarkan file lagu langsung dari Gspace.
Photo Mode: untuk melihat koleksi foto yang langsung ditampilkan
gambarnya
Gmail Drive: untuk mengatur drive.

117

Majalah-Linux Edisi # 1
Ekstensi ini dapat didownload di:
http://www.getgspace.com/download/gspace-0.5.5.xpi

118

Majalah-Linux Edisi # 1

Gambar 3.
Tampilan Gspace extension di browser Firefox
yang berjalan di sistem Linux milik redaksi
Bagaimanapun "oprekan" ini bukanlah fitur resmi dari Google. Jadi apabila
suatu saat ada perubahan sistem oleh Google, tidak ada jaminan kalau
Anda masih dapat mengakses file-file yang disimpan dengan aplikasi

119

Majalah-Linux Edisi # 1
diatas. Tapi untuk sekedar pengujian dan untuk menyimpan file-file yang
tidak urgent Anda bisa manfaatkan layanan ini. Saran redaksi Anda buat
terlebih dahulu akun gmail khusus untuk mempraktekkan tips ini, terpisah
dengan akun email utama Anda.
Merdeka!
(majalah-linux)

Apa Motivasi Microsoft dibalik Plugin WMP untuk Firefox?


April 19, 2007 | Tag: Stuff, Firefox, Browser, Software
Hari Selasa lalu (waktu Indonesia) Microsoft melalui situs lab
perangkat lunak open sourcenya, Port 25 merilis plugin
Windows Media Player untuk browser open source Firefox
versi 2.0, browser yang kini menjadi pesaing utama Internet
Explorer. "Saya sangat bangga dapat mengumumkan bahwa
kami baru saja merilis plugin baru lainnya", kata Hank Janssen, pimpinan
proyek di Port 25. " Plugin baru ini hanya dapat dijalankan pada platform
Ms. Windows XP dan Vista.
Plugin tersebut, menurut Colin Teubner, seorang analis di Lembaga Riset
Forrester, bukanlah perangkat lunak opensource (cat: sampai saat ini
redaksi belum menemukan source code dari plugin tersebut, termasuk di

120

Majalah-Linux Edisi # 1
situs resminya). "Saya kira
kebanyakan orang di komunitas
open source akan melihat plugin ini
sebagai gerakan Microsoft untuk
mendukung WMP, bukan gerakan
mendukung Firefox ataupun
gerakan mendukung open source",
imbuhnya seperti dikutip oleh LinuxInsider.
Teubner memperkirakan tindakan ini Microsoft lakukan dengan didasari
kenyataan bahwa dominasi pasar WMP tidak akan cukup untuk
mengendalikan dominasi pasar Internet Explorer, yang merupakan satusatunya browser yang terintegrasi dengan WMP. Karena itu, untuk
mempertahankan dominasi WMP sebagai formatmedia web terpopuler
saat ini dari ancaman format lain seperti format video Adobe Flash yang
sedang naik daun, Microsoft merasa perlu bertindak dengan membuka
WMP agar tidak terbatas hanya dapat dijalankan di browser Internet
Explorer saja.

121

Majalah-Linux Edisi # 1

Gambar 1.
Instalasi Plugin WMP untuk Firefox
"Kita telah melihat Firefox mendapatkan keuntungan yang besar dari pasar
minoritas", jelas Teubner, "dan kini para pengembang web umumnya telah
memastikan bahwa website yang dibuat dapat berjalan sempurna di
Firefox. Seandainya plugin WMP untuk Firefox yang baru saja dikeluarkan
ini tidak ada, tentunya para developer kemungkinan besar akan
menghindari format WMP dan lebih memilih Adobe Flash Player atau
RealMedia - yang pluginnya lebih dulu tersedia luas untuk beragam

122

Majalah-Linux Edisi # 1
platform termasuk untuk Firefox dan Internet Explorer.
(majalah-linux)

Mandriva Menerima Suntikan Dana 3 Juta Euro


April 19, 2007 | Tag: Distro, Mandriva, Bisnis
Mandriva, perusahaan asal Perancis yang terus bertahan
menjual sistem operasi Mandriva Linuxnya hingga kini,
dilaporkan sedang menerima suntikan dana segar,
sekurang-kurangnya 3 Juta Euro, atau setara dengan 4.1
Juta US$. Dana tersebut terutama akan digunakan untuk
keluar dari bayang-bayang perlindungan kepailitan (bankruptcy protection)
dan menyelesaikan akuisisi dengan perusahaan perangkat lunak khusus
server Linbox, yang sempat tertunda sejak September 2006.
Dana tersebut paling besar datangnya dari OCCAM, investor dari Eropa
yang memfokuskan diri di pasar komputer dan telekomunikasi, yang
menyumbangkan 2 juta euro dan mendapatkan jatah 2 kursi di jajaran
direksi Mandriva. Dana selebihnya berasal dari investor sebelumnya,
termasuk diantaranya Millenium Partner, Windhurst, dan dua orang
eksekutif, Jacques Le Marois dan Francois Bancilhon.

123

Majalah-Linux Edisi # 1
sumber: cnet
(majalah-linux)

Mandriva Merilis Mandriva 2007.1 "Spring"


April 19, 2007 | Tag: Distro, Mandriva
Mandriva pada hari Rabu kemarin dengan bangga merilis
distribusi linux terbarunya yang dipasarkan dengan nama:
Mandriva Linux 2007 Spring. Mandriva Linux 2007
Spring ini mengintegrasikan inovasi terbaru di bidang
aplikasi office, internet, multimedia dan teknologi
virtualisasi.
Distro ini juga menawarkan fitur baru yang istimewa seperti:

WengoPhoe, perangkat lunak Voip open source yang dibuat oleh


OpenWengo
Google Picasa, Google Earth
Kompatible dengan remote Wii (remote controllernya console game
buatan Nintendo).
Drakvirt, aplikasi Mandriva untuk memudahkan konfigurasi
virtualisasi.

124

Majalah-Linux Edisi # 1

Metisse

Gambar 01.
Mandriva 2007 Sprint disebelah kiri menjalankan virtualisasi
Windows Vista dan disebelah kanan menjalankan aplikasi Google Earth
Metisse merupakan kunci utama inovasi baru pada Mandriva Linux 2007
Spring ini. Metisse adalah window manager yang dibuat oleh proyek
Perancis In Situ. Metisse disini bukanlah desktop 3D, tapi merupakan
desktop yang sudah diimprovisasi sehingga lebih useable (lihat
screenshotnya disini atau videonya disini). Mandriva 2007 Spring juga
dilengkapi dengan versi terbaru dari Compiz dan Berly, akselerator desktop
3D.
Mandriva kali ini juga mendukung FON, yakni komunitas WiFi terbesar di
dunia dimana anggotanya saling berbagi gratis akses wirelessnya.
Dukungan tersebut dalam bentuk disertakannya aplikasi DrakFON. Dengan

125

Majalah-Linux Edisi # 1
aplikasi ini akan memudahkan user untuk menginstall perangkat
FON dan router WiFi untuk kemudian dijadikan sebagai FONspot.
Router yang digunakan untuk FON ini sering juga disebut sebagai
social router, karena memungkinkan user untuk membagikan
koneksi WiFi nya gratis antar sesama anggota komunitas FON.
DrakFON ini dapat Anda download terpisah di sini.
Berikut aplikasi utama unggulan pada distro ini:
*
*
*
*
*
*
*

Kernel 2.6.17
X.org 7.2
KDE 3.5.6
GNOME 2.18
OpenOffice.org 2.1
Mozilla Firefox 2.0
Mozilla Thunderbird 2.0

Mandriva Linux 2007 Spring ini sama seperti versi - versi distro Mandriva
sebelumnya disediakan dalam 5 edisi: Free (versi gratis Mandriva Linux
yang dapat didownload bebas), One (verssi gratis live/install cd yang
dikemas hanya dalam 1 cd), Discovery (versi komersial untuk pengguna
linux pemula), Powerpack (versi komersial untuk pengguna linux level
atas) dan Powerpack+ (versi komersial untuk usaha kecil-menengah).
Minimal spesifikasi komputer yang dibutuhkan untuk menginstall Mandriva
ini dapat Anda lihat disini

126

Majalah-Linux Edisi # 1
(majalah-linux)

GIMP 2.2.14 Dirilis


April 19, 2007 | Tag: Software, Graphic
GNU Image Manipulation Program atau yang
lebih dikenal dengan singkatan GIMP baru - baru
ini merilis versi stabil 2.2.14. Rilis ini berisi
banyak perbaikan dari bug yang ditemukan pada
versi 2.2 sebelumnya (Dapat Anda lihat
changelog-nya disini). Source code dapat
didownload ftp.gimp.org. Sementara versi binary untuk berbagai platform
akan tersedia segera.

Canonical Resmi Bergabung dalam Dewan Penasihat Yayasan


GNOME
April 19, 2007 | Tag: Ubuntu, Pergerakan
Canonical Ltd, perusahaan komersial yang menjadi penyokong dana di
belakang Ubuntu, pada tanggal 18 April lalu secara resmi bergabung di

127

Majalah-Linux Edisi # 1
dalam dewan penasihat Yayasan Gnome.
Dewan Penasihat Yayasan GNOME berasal dari perwakilan
perusahaan-perusahaan yang bersahabat dengan
pengembangan perangkat lunak bebas, dari perusahaan kecil
sampai perusahaan besar yang ikut membantu bertumbuhnya
komunitas perangkat lunak bebas. Dewan penasihat akan
menjadi kendaraaan masing-masing anggota untuk menyuarakan
kepentingan dan masukan bagi perkembangan GNOME kepada dewan
direksi.
Ubuntu adalah salah satu distribusi yang dikenal menggantungkan
desktopnya pada desktop GNOME. Versi terakhir dari Ubuntu yang akan
dirilis besok tanggal 19 April, Ubuntu 7.04 diketahui memakai GNOME versi
terakhr 2.18 sebagai antar muka desktopnya.
Jane Silber, direktur operasional Canonical menyatakan, "Penerimaan
komunitas adalah faktor terbesar dari kesuksesan Ubuntu, dan kami
melanjutkan berbagai cara untuk memberikan kembali dan menyediakan
dukungan kepada komunitas dan proyek-proyek utama, seperti GNOME.
Bergabung di dalam dewan penasihat akan memberikan kesempatan pada
kami untuk melakukan keduanya", imbuh Silber yang akan duduk di
dewan sebagai perwakilan dari Ubuntu.
Dave Neary, pimpinan dari Yayasan GNOME menambahkan, "Sejak
diluncurkannya distribusi Ubuntu, Canonical telah menjadi pendukung
terbesar dari Desktop GNOME dan partner komunitas. Perubahan yang

128

Majalah-Linux Edisi # 1
telah Ubuntu berikan pada proyek, telah memberikan pengalaman yang
lebih baik bagi pengguna perangkat lunak bebas, semua pengguna
GNOME".
"Kini, kehadiran Canonical di dewan penasihat, akan memperkuat
dukungan industri pada proyek GNOME sebagai perangkat lunak bebas
terkemuka yang menyediakan lingkungan Desktop. Bersama Debian,
Novell, dan RedHat yang sebelumnya sudah bergabung, perusahaan dan
komunitas di belakang seluruh distribusi GNU/Linux populer kini telah
menjadi sponsor Yayasan GNOME", simpul Neary.

Michael S. Dell: Pakai Ubuntu Feisty Fawn!


April 19, 2007 | Tag: Ubuntu, Distro, Intermezzo, Tokoh
Dalam situs biografinya, baru baru ini Michael S. Dell, "bos"
sekaligus pendiri dari Dell Computer memamerkan koleksi
perangkat komputer dan gadget miliknya. Dari 5 komputer
koleksinya, salah satu yang menarik adalah laptop yang
digunakan di rumahnya, Dell Precision M90 yang diinstall
dengan sistem operasi Ubuntu 7.04 Feisty Fawn, lengkap
dengan aplikasi VMWare, OpenOffice.org 2.2, Automatix2,
Firefox 2.0.0.3, dan Evolution Groupware 2.10.

129

Majalah-Linux Edisi # 1
Default pabrikannya sendiri hanya mengijinkan konsumen untuk memilih 2
OS pilihan, Windows XP atau Vista. Mungkinkah ini pertanda Dell akan
menggunakan Ubuntu Linux sebagai OS pilihan ketiga untuk
desktop/laptop yang akan dipasarkannya?
Apabila ya, mungkin nantinya pilihan customize akan jadi seperti Gambar
01 dibawah ini..
Kita tunggu saja..

130

Majalah-Linux Edisi # 1

Gambar 01.
Pilihan Ubuntu Feisty sebagai alternatif OS Linux
foto Michael S. Dell : Courtesy of Dell Inc.
(majalah-linux)

131

Majalah-Linux Edisi # 1

Ubuntu 7.04 "Feisty Fawn" Dirilis! (ON DVD)


April 19, 2007 | Tag: Ubuntu, Distro
Saat yang ditunggu - tunggu oleh para Ubuntu Freak di seluruh dunia
akhirnya datang. Download disini isonya (link international) . Untuk mirror
di Indonesia dapat download disini. Dikeluarkannya Ubuntu 7.04, disusul
juga dengan dirilisnya Kubuntu 7.04, Edubuntu 7.04 dan Xubuntu 7.04

Thunderbird 2 versi Stabil Dirilis


April 20, 2007 | Tag: Software
Setelah hampir 2 minggu sejak rilis RC 1 pada tanggal 6 April yang
lalu, Mozilla akhirnya merilis versi stabil dari email client
besutannya Thunderbird 2. Versi ini memiliki banyak fitur seperti
pengaturan folder yang lebih canggih (dilengkapi dengan fasilitas
rss reader, lihat gambar 01.) , tag pesan, history pesan, improvisasi fitur
search yang lebih mempercepat pencarian, dukungan terhadap layanan
webmail populer seperti gmail, dan dukungan terhadap beragam add-on
tambahan.

132

Majalah-Linux Edisi # 1

Gambar 01.
Fitur Advanced Folder
Mail client lintas platform berbasis open source ini juga telah
diterjemahkan ke dalam 35 bahasa di dunia. Anda dapat men-download
disini
Baca berita sebelumnya:
Mozilla Merilis Thunderbird 2 RC1
(majalah-linux)

Feisty Release Party: Pestanya Ubuntu Mania


April 20, 2007 | Tag: Ubuntu, Acara, Pergerakan

133

Majalah-Linux Edisi # 1
Seiring dirilisnya Ubuntu 7.04 "Feisty Fawn" dan
keluarganya (Edubuntu, Xubuntu, Kubuntu), tak
pelak menimbulkan kegembiraan yang luar
biasa diantara para penggemarnya.Hampir di
semua blog, milis, dan media linux khususnya
pengguna ubuntu memberitakan "kabar
sukacita" ini. Bahkan situs resmi Ubuntu.Com sempat down beberapa saat
setelah diumumkannya rilis final 7.04 dan pada halaman mukanya hanya
berisi pengumuman agar pengunjung mendownload iso distro dari server
mirror lainnya.
Beragam cara dilakukan komunitas Ubuntu untuk mengekspresikan
kegembiraannya, salah satunya dengan cara menyelenggarakan apa yang
dinamakan Feisty Release Party (FRP), atau Pesta Peluncuran Feisty
(mengikuti nama beken Ubuntu 7.04 ini).
FRP ini bisa diisi beragam kegiatan, bisa seminar, acara install bersama,
atau sekedar kumpul bagi-bagi CD installer dan stiker, tergantung rencana
panitia masing-masing komunitas. Namun intinya adalah saat bertemunya
sesama pengguna Ubuntu untuk saling berbagi dengan tujuan memperluas
penggunaan distro Ubuntu sebagai sistem operasi sehari-hari.
Pihak Ubuntu sendiri sangat mendukung kegiatan komunitas ini dengan
menyediakan media publikasi untuk setiap acara FRP yang diadakan di
masing-masing negara / komunitas di situs resminya:
https://wiki.ubuntu.com/FeistyReleaseParties

134

Majalah-Linux Edisi # 1
Untuk Indonesia misalnya, FRP akan diadakan diantaranya oleh komunitas
di Bandung dan komunitas di Yogyakarta pada tanggal 28 April 2007, dan
komunitas di Denpasar pada tanggal 22 April 2007. Komunitas Yogya
bahkan merencanakan untuk memecahkan rekor MURI dengan melakukan
instalasi Linux di 1000 notebook dalam satu hari. Bagaimana dengan
komunitas Ubuntu di kota-kota lainnya? Tentunya tidak mau ketinggalan
bukan.. ?
Bagi komunitas di kota lainnya yang berminat menyelenggarakan FRP
jangan lupa menginformasikannya ke
https://wiki.ubuntu.com/FeistyReleaseParties dan apabila telah
berlangsung acaranya, jangan lupa beri minimal tag "Ubuntu" pada fotofoto yang diupload ke Flickr, siapa tahu muncul di The Fridge
Apabila baru pertama kali atau berminat mengenal Ubuntu lebih dalam,
Anda bisa membaca informasi lebih banyak disini , bergabung di forum
komunitas Ubuntu Indonesia disini serta membaca artikel - artikel tentang
Ubuntu dari para pengguna disini
(majalah-linux)
CD Ubuntu 7.04 dapat Anda peroleh disini

135

Majalah-Linux Edisi # 1
Paket Windows XP Dijual 3 US$, Strategi Microsoft Meredam
Linux?
April 20, 2007 | Tag: Bisnis, Pergerakan, Politik
Di Beijing, minggu ini Bill Gates mengumumkan
kalau Microsoft melalui program "Potensi Tanpa
Batas"-nya akan menawarkan paket perangkat
lunak yang disebut "Paket Inovasi Siswa" dengan
harga hanya 3 $ (=Rp. 27.300). Paket ini nantinya
akan dipasarkan untuk pemerintah dan siswasiswi di negara berkembang.
Paket yang akan tersedia pada semester kedua tahun 2007 tersebut,
terdiri dari Windows XP starter Edition, Microsoft Office Home and Student
2007, Microsoft Math 3.0, Learning Essentials 2.0 untuk Microsoft Office,
dan Windows Live Mail.
Menurut sumber resmi disebutkan tujuan program ini adalah dalam rangka
memerangi kesenjangan digital antara negara maju dan negara
berkembang, serta meningkatkankehidupan sosial dan harapan ekonomi
yang lebih baik di negara berkembang.
Namun benarkah demikian? Apakah apa yang dilakukan Microsoft ini murni
gerakan membangun bangsa atau membangun pemasaran? Steven J.
Vaughan-Nichols seperti dilansir LinuxWatch berpendapat lain. Menurutnya
tujuan utama Microsoft adalah membunuh dan memberantas habis open

136

Majalah-Linux Edisi # 1
source sampai keakar-akarnya. Microsoft ingin memastikan bahwa para
pemuda di negara berkembang tersebut dicuci otaknya sehingga
mengikuti sistem Microsoft dan berpikiran Microsoft Minded yang akhirnya
menciptakan ketergantungan pada Microsoft.
Itu adalah kenyataan yang terjadi. Microsoft melihat bahwa Program Satu
Anak Satu Laptop (OLPC) sudah berjalan. Itu artinya dalam waktu dekat,
jutaan anak - anak yang baru pertama kali menggunakan komputer, akan
menggunakan aplikasi Sugar, aplikasi desktop inovatif yang berjalan diatas
Linux Red Hat Fedora yang tak lain adalah perangkat lunak open source.
Tentu ini ancaman awal bagi Microsoft.
Microsoft juga melihat bagaimana perkembangan Linux yang luar biasa
jauh diatas pemakaian Windows di Afrika, dimana Ubuntu menjadi begitu
populer, bagaimana Mandriva berjaya di Amerika Selatan, dan bagaimana
China berhasil menciptakan ekosistem linux yang powerfull dengan
menciptakan perusahaan Red Flag dan Sun Wah Linux nya.
Seperti yang baru baru ini pendiri Ubuntu, Mark Shuttleworth katakan,
"Kami melihat Ubuntu dipakai di Asia, Russia, Ukraina dan Amerika
Selatan. Tempat - tempat itu menjadi fokus nyata bagi kami. Disamping itu
desktop linux tampak sangat menarik di negara berkembang.
Mengapa? Sederhana saja, Linux tidak mahal, murah namun tetap memiliki
kinerja yang baik. Tidak seperti Amerika Utara dan beberapa negara di
Eropa Barat, hampir sebagian besar penduduk dunia berpikir untuk tidak
tergantung pada penawaran Microsoft. Mereka dapat melihat dengan

137

Majalah-Linux Edisi # 1
pandangan yang lebih jernih, bahwa Windows bukanlah satu-satunya
sistem operasi yang ada.
Faktor lain dibanyak negara, adalah keinginan untuk tidak terikat dengan
Microsoft. Mengapa membantu Bill Gates jadi tambah kaya di Amerika,
kalau Anda dapat membantu mengembangkan perangkat lunak di negara
sendiri, membuat Silicon Valley versi lokal dengan basis linux dan open
source? Anda dapat mencontoh Perancis dimana Majelis Nasionalnya baru
baru ini berpindah ke Linux, dan di Korea Selatan dimana pemerintahnya
membantu bisnis perangkat lunak lokal.
(majalah-linux)

Funky Feisty Competition: Berhadiah $1500 USD lebih


April 21, 2007 | Tag: Ubuntu, Intermezzo, Acara
Dalam rangka merayakan peluncuran Ubuntu 7.04
Feisty Fawn yang disambut dengan antusiasme luar
biasa dari komunitas, Ubuntu baru-baru ini
menyelenggarakan kompetisi yang pesertanya
ditujukan untuk komunitas di seluruh dunia.
Kompetisinya sederhana, Anda cukup mengirimkan
foto diri sendiri atau group dalam pose merayakan rilis

138

Majalah-Linux Edisi # 1
Feisty yang bisa diekspresikan dengan beragam cara, terserah imajinasi
Anda atau group. Foto selambatnya diterima tanggal 19 Mei 2007.
Kompetisinya sendiri dibagi dalam 2 kelompok, kelompok perorangan dan
kelompok group.
Untuk perorangan caranya mudah, upload ke Flickr foto diri sendiri dengan
logo salah satu kelurga distribusi Ubuntu yang memiliki rilis versi Feisty
(Ubuntu, Kubuntu, Xubuntu, Edubuntu). Pastikan untuk tidak lupa
memberikan tag "feistyphotocompetitionindividual" pada foto yang
diupload tersebut!
Hadiah untuk pemenang pertama berupa uang $500 USD, cd Feisty yang
ditandatangani Mark Shuttleworth, Tshirt Ubuntu serta buku Ubuntu.
Sementara untuk pemenang kedua mendapatkan $250, Tshirt Ubuntu, dan
buku ubuntu.
Untuk group , caranya juga sama hanya saja foto yang diambil haruslah
berupa formasi dari anggota group yang membentuk salah satu logo dari
keluarga Ubuntu yang memiliki rilis versi Feisty. Hadiahnya juga sama
dengan hadiah untuk perorangan.
Informasi lebih lanjut silahkan buka:
https://wiki.ubuntu.com/TheFunkyFeistyCompetition
(majalah-linux)

139

Majalah-Linux Edisi # 1
Pidato Bill Gates "Dirusak" Pendukung Open Source China
April 21, 2007 | Tag: Ubuntu, Kasus, Acara, Pergerakan, Politik
Beijing: Dilansir dari harian Herald Tribune Asia, Seorang pemrotes yang
menyuarakan kemerdekaan perangkat lunak komputer dan open source,
kemarin tanpa disangka "mengganggu" acara pidato yang dibawakan oleh
Pemimpin Microsoft, Bill Gates di salah satu universitas terkemuka di
China.

140

Majalah-Linux Edisi # 1

Foto 01.
Bill gates, sesaat setelah penyerahan hadiah
Gates, yang namanya sangat populer di kalangan kampus China, saat itu
baru saja menyelesaikan pidatonya dan menyerahkan hadiah kepada
mahasiswa di Universitas Peking, ketika tiba - tiba seorang pemuda China
berlari ke panggung dan membentangkan spanduk bertuliskan "Free
Software, Open Source" yang dituliskan dalam bahasa Inggris.
Tak pelak kejadian tersebut membuat Gates dan hampir banyak orang
yang menyaksikan sangat terkejut. Insiden tersebut berakhir dengan

141

Majalah-Linux Edisi # 1
digiringnya si "pendemo" keluar acara oleh pihak keamanan. Dalam
insiden tersebut dilaporkan tidak ada seorangpun yang terluka.

Foto 02.
Sang "pendemo" dengan spanduk "free software, open source"
berlari masuk panggung, disaksikan oleh banyak mata.
Gates berada di China dalam rangka memeriksa perkembangan kegiatan
Microsoft dan ikut bagian dalam beberapa forum bisnis. Para pendukung
pemrograman open source mengatakan bahwa pengguna seharusnya
diijinkan untuk melihat dan mengedit kode program didalamnya, termasuk

142

Majalah-Linux Edisi # 1
Microsoft. Menurut Soho.com, sang pendemo dibawa oleh polisi untuk
dimintai keterangan.

Foto 03.
Gambar Close up..
Rekaman peristiwa tersebut dapat Anda saksikan disini:
http://www.youtube.com/watch?v=c9ghEaJxEVs
(majalah-linux)

143

Majalah-Linux Edisi # 1
Bali Feisty Release Party, 22 April 2007
April 22, 2007 | Tag: Ubuntu, Acara, Pergerakan
Pada hari ini, 22 April 2007 telah dilangsungkan untuk
pertama kalinya pembentukan sub komunitas (sub
LoCo) Ubuntu Kota Denpasar di markas Majalah-Linux.
Pembentukan komunitas ini sekaligus sebagai acara
penyambutan dirilisnya Ubuntu versi terbaru Ubuntu
7.04 (Feisty Fawn), atau yang dikenal sebagai Feisty
Release Party. Feisty Release Party (FRP) yang
berlangsung di Denpasar, Bali kali ini sekaligus
merupakan FRP yang pertama di Indonesia yang selanjutnya akan
dilangsungkan juga oleh komunitas di Jogja dan Bandung pada tanggal 28
April minggu depan.

144

Majalah-Linux Edisi # 1

Foto 01: Yang ikutan "party, dari kiri ke kanan:


Putu De, Erik, Budi, Tony, Naser, Devin, dan Irfan
Acara FRP di Denpasar bisa dikatakan jauh dari kesan formal. Acara yang
berlangsung dari jam 10.30 sampai pukul 3 sore, di markas redaksi
Majalah-Linux ini dihadiri oleh delapan orang, mereka diantaranya adalah
saudara Agung Purbayana, Naser Jawas, Tony Hadisiswanto, Erik, Putu De,
Devin, Irfan M.A, dan Budi. Acara dibuka dengan saling berkenalan satu
sama lain dalam suasana akrab penuh kekeluargaan. Berlanjut dengan
tanya jawab dan berdiskusi mulai dari pengalaman masing - masing

145

Majalah-Linux Edisi # 1
selama menggunakan linux, kendala - kendala yang ada di linux, bisnis
support linux, sampai topik-topik yang nyerempet igos dan pemerintah
juga dibahas
Sambil ngobrol-ngobrol acara dilanjutkan dengan
pembagian cd installer Ubuntu 7.04 Desktop i386 free ke masing - masing
peserta, hasil download 2 malam sebelumnya.

146

Majalah-Linux Edisi # 1

Foto 02.
Anggota komunitas saling bercanda
Acara intipun dimulai tepat pukul 12 siang. Pada "pesta" kali ini ada 3
komputer yang dijadikan ajang praktek, 2 laptop dan 1 pc. Masing - masing

147

Majalah-Linux Edisi # 1
terhubung dalam jaringan. Ketiganya adalah satu laptop intel merek dell,
satu laptop amd64 Turion, dan satu pc dengan spek Pentium 4 1.8 Ghz
memori 512+128 MB. Selama instalasi ada hal-hal menarik yang bisa
dicatat dan "dikenang". Seperti kekaguman salah satu peserta yang baru
saja tahu kalau instalasi Ubuntu ternyata ada dalam bahasa Indonesia :).
Terjemahan bahasa Indonesia dalam proses instalasi tersebut tak jarang
jadi bahan guyonan dan plesetan diantara sesama peserta, karena
beberapa terdengar asing dan lucu.
Yang baru pada proses instalasi Ubuntu versi Feisty ini adalah adanya fitur
migrasi. Fitur ini memungkinan installer mendeteksi otomatis OS lain yang
sebelumnya sudah ada didalam komputer. Bila ditemukan maka
selanjutnya akan dicari file file yang bisa diimport ke dalam sistem Ubuntu
yang baru, seperti bookmark dari browser OS lama, setting email dsb.
Kebetulan pada pc sebelumya telah terpasang distro Vector Linux yang
oleh Ubuntu dibaca sebagai Slackware 10.1. Total waktu yang diperlukan
untuk instalasi Ubuntu kali ini kurang lebih 25 menit.

148

Majalah-Linux Edisi # 1

Foto 03.
Tampak antusiasisme anggota komunitas mengikuti pertemuan
Setelah instalasi selesai eksplorasi sistem pun dimulai. Disamping versi
aplikasi yang up to date, fitur yang sangat menarik peserta adalah adanya
fitur Desktop Effects, yang membuat penampilan desktop Ubuntu menjadi
luwes, "kenyal", dan cantik.

149

Majalah-Linux Edisi # 1

Foto 04.
Desktop Effects, fitur baru yang dikenalkan di Ubuntu Feisty Fawn
Seperti efek jendela yang bisa ditarik ulur seperti karet, efek rotasi seperti
kubus, dan efek berpindah jendela dengan alt+tab yang keren. Dan
semuanya itu dapat dijalankan dengan smooth dan ringan pada PC berVGA onboard biasa. Tonton aksinya disini..

150

Majalah-Linux Edisi # 1

Foto 05.
Salah satu anggota komunitas berdecak kagum dengan
kemampuan Ubuntu Feisty Fawn.Beliau berencana mengimplementasikan
Linux di lab komputer salah satu sekolah yang diajarnya.

151

Majalah-Linux Edisi # 1
Tepat pukul 1 peserta break sejenak minum teh manis hangat sambil tetap
ngobrol dan
mensetting agar Ubuntu masing2 tersambung ke internet.
Setelah tersambung internet satu persatu peserta bergabung
mendaftarkan diri menjadi anggota di situs resmi forum komunitas Ubuntu
yang berlokasi di http://ubuntu-id.org/forum/.

152

Majalah-Linux Edisi # 1

Foto 06.
Menyambungkan diri ke situs ubuntu-id.org
Acara ditutup dengan dikenalkannya proyek distro linux salah satu peserta.
Proyek distro ini sebenarnya sudah dimulai sejak akhir tahun lalu namun
sampai kini belum dirilis-rilis
Dari sini topik bergulir ke pembahasan
seputar bagaimana pembuatan distro, upgrade dan kompilasi kernel,

153

Majalah-Linux Edisi # 1
seting jaringan, aplikasi grafis, sampai meluas ke antena kaleng dan
impian pembentukan rt-rw net untuk masyarakat pedesaan dengan harga
semurah mungkin. Topik kompetisi Ubuntu berhadiah total $1500 lebih tak
ketinggalan juga dibahas

Foto 07.
Ubuntu, Ubuntu, dan Ubuntu
Demikian kabar yang bisa dilaporkan dari FRP kali ini. Semoga pertemuan
hari ini dapat menjadi sumber inspirasi dan memanaskan geliat Linux dan
perangkat lunak merdeka di Bali khususnya dan Indonesia umumnya.

154

Majalah-Linux Edisi # 1
Merdeka!
Video singkat pertemuan dapat ditonton disini:

http://www.youtube.com/watch?v=wu-5VEHTM-E
http://youtube.com/watch?v=hYxM1U3eBrQ

(Majalah Linux)

Buku Gratis dari Free Software Magazine


April 23, 2007 | Tag: Freemag, Stuff, Acara
Free Software Magazine mulai hari ini (subuh tadi
tepatnya) mengadakan lomba berhadiah dua buah
buku berjudul "Wicked Cool Java" karangan Brian D.
Eubanks dan "Mapping Hacks" karangan Shuyler Erle, Rich Gibson dan Jo
Walsh. Untuk mendapatkannya yang harus Anda lakukan hanyalah
mendaftar menjadi anggota Free Software Magazine (FSM) (gratis), dan
login untuk menuliskan komentar di sembarang artikel atau polling yang
Anda suka. Komentar terbaik dalam 2 minggu penyelenggaraan akan
dipilih sebagai pemenang. Komentar yang dimaksud adalah komentar
yang oleh pihak FSM dianggap informatif, menarik, lucu atau berwawasan
luas.

155

Majalah-Linux Edisi # 1

Gambar 01. Buku yang dilombakan


Lomba akan berakhir pada tanggal 2 Mei 2007, jadi buruan saja ikut
sebelum terlambat
(majalah-linux)

Workshop IGOS Nusantara Tingkat Mahir dilangsungkan di Bali


April 23, 2007 | Tag: Acara, Pergerakan

156

Majalah-Linux Edisi # 1
Hari ini, bertempat di kampus STMIK Bandung Bali,
Denpasar telah dilangsungkan workshop pelatihan
IGOS Nusantara tingkat mahir untuk hari pertama.
Acara yang sedianya dimulai pukul 10 namun mundur
satu jam tersebut diikuti oleh setidaknya 13 orang.
Masing - masing mewakili dari kalangan Pemerintahan,
swasta, pers, dan pendidikan. Diantaranya adalah
perwakilan dari Kabupaten Jembrana (Dinas Informasi
Komunikasi, Pelayanan Umum, Perhubungan dan
Data), Kabupaten Banyuwangi (Kantor Arsip dan PDE), kabupaten Gianyar,
Dosen STMIK Bandung Bali, LP3i, Koran Denpost, serta Toko.Baliwae.
Acara yang terselenggara berkat kerjasama STMIK Bandung Bali dengan
Kementerian Negara Riset dan Teknologi ini rencananya akan berlanjut
esok hari. Acara dibuka dengan pengantar dari Ketua P3M STMIK Bandung
Bali Ir. I Gede Made Karma, MT. Beliau mengatakan kalau Negara Indonesia
saat ini menduduki peringkat kedua negara pembajak (perangkat lunak)
terbesar di dunia setelah China (redaksi: rasanya kurang tepat pernyataan
beliau ini. Yang betul Indonesia masuk peringkat ke tiga pembajak
software setelah Zimbabwe dan Vietnam. Jadi nomor satu bukan China.) .
Guna menurunkan peringkat tersebut salah satunya adalah dengan cara
memasyarakatkan penggunaan perangkat lunak yang legal dan murah,
seperti IGOS Nusantara - distro linux berbasis Fedora - yang hadir sebagai
salah satu solusi hemat biaya karena sifatnya yang bebas lisensi yang
akhirnya dapat menghemat devisa negara dari pembelian perangkat lunak
proprietary yang tidak perlu.

157

Majalah-Linux Edisi # 1

158

Majalah-Linux Edisi # 1

Foto 01. Tampak para peserta yang baru saja memasuki laboratorium
Dalam workshop ini peserta dianggap telah punya pengalaman dalam
menggunakan atau menginstalasi Linux. Selepas dari acara ini diharapkan
peserta dapat mengajarkan ilmunya pada orang lain. Acara utama
workshop bertempat di lab komputer kampus. Laboratorium ini telah
dilengkapi dengan komputer berprosesor Intel Pentium Dual Core serta

159

Majalah-Linux Edisi # 1
monitor LCD. Praktikum dibuka dengan sesi pelatihan instalasi IGOS
Nusantara. Sebelumnya peserta telah diberi modul kit yang berisi Buku
Panduan instalasi IGOS Nusantara, Makalah seminar, dan CD Installer IGN
Release 5.

Foto 02. Instalasi IGOS Nusantara (IGN), Win$? Babat habis..


Acara pelatihan dipandu oleh instruktur berpengalaman dari tim IGOS yang
diwakili oleh Bapak Nana Suryana. Hal yang menarik pada saat pelatihan

160

Majalah-Linux Edisi # 1
adalah saat sesi latihan menggunakan console, yang mana salah satu
peserta dari kabupaten Gianyar tampaknya lupa dengan password root
yang dia masukkan pada saat instalasi. Bapak Nana Suryana kemudian
menjadikan kasus kehilangan password root tersebut sebagai materi
troubleshooting.

Foto 03. Coffee Break..


Ternyata untuk mengganti password root bukanlah hal yang sulit. Tidak
memerlukan program tambahan apapun. Caranya yakni dengan merestart

161

Majalah-Linux Edisi # 1
komputer, lalu pada saat muncul GRUB tekan esc untuk melihat daftar
kernel yang akan digunakan. Pilih salah satu kernel lalu tekan "e" untuk
edit. Selanjutnya pilih kernel lagi dan tekan e, akan masuk ke menu
GRUB. Pada akhir baris perintah kernel tambahkan kata single.
Selanjutnya tekan enter dan tekan huruf "b". Selanjutnya IGOS Nusantara
akan masuk sebagai Linux Single. Dari console yang tersedia ketikkan
"passwd" untuk mengganti password lama yang kita lupa dengan password
yang baru. Lihat videonya disini: Hack Root Password, Workshop IGOS
Nusantara, Bali Setelah makan siang acara dilanjutkan dengan pengenalan
penggunaan aplikasi RPM dan Yum untuk instalasi program tambahan.
Dalam sesi ini peserta dibagikan "CD Igos Nusantara Extra RC1 yang
berisi repositori dan manual IGOS. CD Repositori inilah yang selanjutnya
digunakan untuk berlatih instalasi program dengan menggunakan Yum.
Lihat videonya disini: Sdr. Nana menunjukkan CD IGOS Nusantara Extra
RC1 Meski dalam waktu yang singkat, namun berkat bimbingan yang sabar
dari Bapak Nana, peserta dapat memahami dengan mudah dan bertambah
wawasannya tentang cara - cara menginstall aplikasi di linux
menggunakan Yum. Esok (tanggal: 24 April) rencananya peserta akan
berlatih mensetting jaringan dengan aplikasi server Apache, membuat FTP
server termasuk database server, disamping pelatihan optimasi
penggunaan IGN. Lihat video lainnya disini: Workshop IGOS Nusantara, Bali
(majalah-linux)

162

Majalah-Linux Edisi # 1

Apa jadinya kalau Vista Ikutan Indy500?


April 24, 2007 | Tag: Intermezzo, Pergerakan
Dalam blognya, Bob (penggagas situs dan gerakan Tux500)
menuliskan tentang adanya seseorang yang mencoba melobi
Microsoft untuk ikut menjadi sponsor dalam kontes Indy 500
untuk menyaingi apa yang sedang diusahakan oleh komunitas
Linux dengan Tux500. Orang tersebut menyebutnya sebagai
Vista500 :). Bob sendiri tidak yakin kalau lobi tersebut akan
berhasil. Meski demikian Bob menerima tantangan tersebut, 20 juta
pemakai Linux akan berhadapan dengan salah satu perusahaan terbesar di
dunia, untuk menentukan mobil siapa yang terbaik di lapangan
"Ayo tunjukkan Microsoft, kami tidak bercanda!", ucap Bob.

163

Majalah-Linux Edisi # 1

Foto 01.
Mobil "Microsoft Windows Vista"
Mungkin untuk mematikan mobil ini harus menekan tombol "Start" ya..
hehe
(majalah-linux)

164

Majalah-Linux Edisi # 1
Pemerintah Ghana Kejar Kebijakan Penggunaan Open Source
April 25, 2007 | Tag: Pergerakan, Politik
Pemerintah Ghana tampak serius untuk
menerapkan penggunaan perangkat lunak
bebas dan open source di negaranya. Hal
ini tampak dari ucapan menteri
komunikasinya, Mike Oquaye saat
berbicara di depan peserta konferensi
workshop perangkat lunak dan open
source untuk media yang diselenggarakan di ibu kota Ghana, Accra.
kemarin.
Oquayem yang berbicara di workshop yang diselenggarakan oleh Free
Software & Open Source Foundation for Africa (FOSSFA) tersebut
mengatakan bahwa pemerintah telah meminta Pusat Unggulan ICT GhanaIndia Kofi Annan untuk memelopori proses pembahasan perancangan
kebijakan open source, dengan menyediakan draft yang nantinya akan
dijadikan sebagai bahan pertimbangan.
Sang menteri juga menyebutkan kalau Badan legislatif Ghana, dimana
beliau adalah salah satu anggotanya telah menggunakan Linux pada
fasilitas komputer yang berada di Gedung Parlemen.
Menteri Qouaya mengatakan bahwa pemakaian perangkat lunak bebas
dan opensource menjadi penting bagi pemerintah Ghana, bukan saja

165

Majalah-Linux Edisi # 1
karena dapat menekan pengeluaran biaya namun juga memungkinkan
pengalihan kepemilikan dari teknologi tersebut.
"Dalam beberapa hal keputusan untuk berinvestasi dalam
membangun pengetahuan tentang solusi open source memiliki
kesamaan dengan keputusan kami untuk merebut kemerdekaan
50 tahun silam. Sekali lagi kami melihat inti persoalan adalah
pada kepemilikan dan kontrol. Kami ingin memiliki teknologi yang
kami gunakan. Kami ingin memiliki kontrol atas pilihan teknologi
kami", kata Oquaya.
Oquaya juga melaporkan adanya peningkatan penggunaan perangkat
lunak bebas dan open source di sektor pengguna pribadi dan pendidikan.
"Makin banyak institusi yang mengeksplorasi penggunaan opensource,
diantaranya adalah sektor perbankan. Saya sangat senang bahwa Pusat
Unggulan ICT Ghana-India Kofi Annan telah berhasil memigrasikan seluruh
servernya menggunakan perangkat lunak open source, sehingga dapat
mengurangi pengeluaran disamping meningkatkan keamanannya".
Workshop yang diselenggarakan oleh FOSSFA ini sedianya akan
berlangsung sampai Jumat pekan ini. Workshop tersebut ditujukan
khususnya untuk kalangan wartawan IT, praktisi media, pengembang
perangkat lunak, perwakilan pemerintah, dan masyarakat pada umumnya.
(majalah-linux)

166

Majalah-Linux Edisi # 1
Google Tawarkan Perubahan Pada MySQL
April 26, 2007 | Tag: Stuff, Software, Web
Google yang sejak lama diketahui sebagai salah satu
pengguna aplikasi database MySQL, didalam blognya
http://code.google.com, menawarkan perubahan yang
mereka lakukan pada database MySQL. Perubahan tersebut memperkaya
kemampuan MySQL khususnya pada kemampuan untuk mendukung high
availability dan manageability. High Availability berkaitan dengan
kemampuan untuk menjaga agar layanan komputer tetap berjalan
meskipun terjadi kegagalan pada layanan tersebut.
Pihak Google sendiri berharap agar perubahan yang mereka lakukan dapat
dimasukkan pada rilis resmi MySQL berikutnya. Google merilis perubahan
yang mereka kerjakan tersebut dibawah naungan lisensi GPL agar
komunitas MySQL dapat memakai dan memeriksanya.
Pada masa-masa sebelumnya MySQL dianggap kurang berminat terhadap
kontribusi dari pihak luar, namun kini perusahaan mencoba untuk mengikis
pandangan tersebut dengan mulai menampung partisipasi dari luar, kata
CEO-nya Marten Mickos saat diwawancara hari Selasa lalu.
General Public License (GPL) mengijinkan semua orang untuk melihat,
memodifikasi dan menyebarluaskan source code dari perangkat lunak
yang dinaunginya. Lisensi ini mewajibkan agar setiap perubahan yang
dilakukan pada kode asli harus diberitahukan sesegera mungkin

167

Majalah-Linux Edisi # 1
bersamaan dengan disebarluaskannya karya modifikasi tersebut ke
khalayak umum, namun hal ini tidak diperlukan apabila perubahan yang
dilakukan hanya dipakai untuk keperluan internal saja.
Patch MySQL ini dapat Anda temukan disini
(majalah-linux)

Tips Firefox: Membuka Hasil Search Pada Tab Baru


April 26, 2007 | Tag: Firefox, Tips
Biasanya ketika kita tekan kombinasi tombol Ctrl+K,
Firefox otomatis akan memindahkan cursor ke kolom
search Google yang ada di pojok kanan atas.
Selanjutnya saat kita masukkan kata kunci dan tekan
enter, maka hasilnya otomatis akan ditampilkan pada
tab yang sedang aktif. Seringkali hal ini mengganggu
karena kita sebenarnya ingin agar hasil pencarian
tampil pada tab baru saja dan tidak mengganti tab yang
sudah ada isinya. Agar hasil pencarian otomatis terbuka di tab baru, kita
dapat lakukan dengan menambah sedikit "oprekan" di Firefox.
Caranya ketik about:config di address bar, lalu pada bagian filter box

168

Majalah-Linux Edisi # 1
ketikkan: browser.search.openintab. Klik dua kali pada kolom Value yg
defaultnya bernilai false agar nilainya berubah menjadi true.

Gambar 01.
Konfigurasi Firefox tersimpan disini.
Kini tes firefox Anda. Masukkan kata kunci pada kolom search, dan violla,
hasil pencarian kini otomatis tampil pada tab baru!
Catatan: Tips ini hanya berlaku untuk Firefox versi 2
(majalah-linux)

169

Majalah-Linux Edisi # 1
Hemat Energi Dengan Kernel Baru Linux 2.6.21
April 27, 2007 | Tag: kernel linux
Kernel Linux 2.6.21 baru saja dirilis. Linus Torvalds si
pencipta mengatakan "Perubahan besar yang dimulai di
versi 2.6.21 ini adalah diubahnya seluruh timer agar
mendukung sistem tanpa detak (tickless) - atau yang
dikenal dengan istilah Dynticks (red). Perlu pembaca
ketahui, fitur multitasking pada kernel sebelumnya
menggunakan sistem tradisional untuk timernya dimana
interupsi timer dijalankan dalam jumlah tertentu setiap
detiknya, bahkan termasuk saat sistem sama sekali tidak melakukan
apapun alias idle. Sementara dengan sistem Dynticks ini interupsi timer
hanya dilakukan pada saat dibutuhkan saja. Dengan penggunaan sistem
baru ini akan sangat menguntungkan khususnya pada perangkat seperti
laptop yang menggunakan batere, karena dapat menghemat penggunaan
energi listrik oleh CPU hingga beberapa Watt pada saat tidak dipakai/ idle.
Fitur ini juga sangat berguna pada aplikasi virtualisasi, karena dapat
mengurangi kelebihan beban pada sistem akibat eksekusi notifikasi timer
yang berlebih yang dilakukan secara bersamaan khususnya pada sistem
yang menjalankan banyak virtual cpu.
Kernel versi ini juga memiliki kemampuan virtualisasi VMI-nya yang makin
baik dibanding versi sebelumnya. Fitur lainnya adalah, command line
kernel yang lebih besar, opsi tambahan untuk ZONE_DMA, dukungan untuk

170

Majalah-Linux Edisi # 1
CPU PA SEMI untuk arsitektur berbasis Cell dari Toshiba, dukungan untuk
PS3 yang lebih baik, dukungan terhadap NFS IPv6, dukungan penulisan
pada filesystem UFS2, fitur enksripsi yang lebih disempurnakan, dan
tambahan berbagai driver baru.
Daftar fitur baru selengkapnya dapat Anda lihat di sini dan download
kernelnya disini..
(majalah-linux)

China Umumkan Jawara Kontes Perangkat Lunak Open Source


April 28, 2007 | Tag: Acara, Pergerakan, Pendidikan, Politik
Pada acara Konferensi Tingkat Tinggi Perangkat Lunak Open
Source China tanggal 27 kemarin, China Co-Create Software
League (Cosoft) - organisasai perangkat lunak yang dibiayai
pemerintah China - menganugerahkan penghargaan kepada
25 pemenang Kontes Perangkat Lunak Open Source China
yang kedua. (Kontes pertama diselenggarakan pada tahun
2004)
Dalam kontes tersebut Liu Xiao dari CnPack keluar sebagai juara pertama,
meraih medali emas untuk kategori profesional atas aplikasi CNPack IDE
Wizard (CnWizard) buatannya. Aplikasi tersebut merupakan satu set plugin

171

Majalah-Linux Edisi # 1
open source untuk Delphi/C++ Builder yang bermanfaat untuk
meningkatkan efisiensi saat mengembangkan program dengan
pemrograman tersebut. CnPack sendiri dibentuk pada tahun 2002 oleh
para programmer China, dan kini telah memiliki anggota 200 orang lebih.
Cosoft juga menganugerahkan medali perak untuk aplikasi FlexPortlet
yang dibuat oleh Ray Guo, aplikasi OpenKETA oleh Tan Yusong, dan
platform untuk menginput tulisan China Shuangjie yang dibuat oleh Sun
Changzheng.
Sementara untuk kategori pelajar tidak ada yang berhasil memenangkan
medali emas. Namun tiga pelajar diputuskan berhak atas medali perak.
Ketiganya adalah Guo Ruijie dari Institut Teknologi Komputer dan Akademi
Ilmu Pengetahuan China (CAS) yang membuat Platform Pencarian Tingkat
Tinggi FirteX , Lighning Flash IDE berbasis Eclipse oleh Gao Che dari
Universitas Industri Haerbin, dan Sistem Proxy Server berbasis
penyeleksian agen secara dinamis oleh Luo Yuangchun dari Universitas
Industri Haerbin juga.
Ada total 53 aplikasi yang dipertandingkan pada babak final yang terbagi
dalam 9 kategori tersebut.
Pada acara penyerahan medali, perwakilan resmi dari Cosoft dan
pemerintah mengatakan bahwa kontes ini setidaknya telah berhasil
mendorong terjadinya komunikasi antar perusahaan Linux, antar
komunitas open source, profesional dan pelajar; disamping
mempromosikan perangkat lunak open source, dan mendorong banyak

172

Majalah-Linux Edisi # 1
orang untuk ikut ambil bagian dalam industri open source.
Meski mendapat banyak pujian, kontes ini juga tidak lepas dari kritikan.
Eric, salah seorang aktifis open source China yang enggan nama aslinya
disebutkan, tidak setuju dengan penilaian Cosoft. "Kontes ini memang
bagus untuk mempromosikan industri open source di China, tapi saya tidak
tertarik dengan kontes open source yang diadakan oleh organizer yang
justru melanggar prinsip open source itu sendiri", tukas Eric.
Cosoft adalah cabang semi resmi dari Asosiasi Industri Perangkat Lunak
China (CSIA). CSIA dalam hal ini adalah regulator yang yang mengeluarkan
regulasi Sertifikasi Perangkat Lunak Ganda (Double Software Certification DSC). Menurut regulasi tersebut, jika suatu perangkat lunak belum
memiliki DSC yang diterbitkan oleh CSIA, maka perangkat lunak tersebut
tidak diijinkan untuk dijual di China. "Sangat sulit bagi kami untuk
memperoleh sertifikat DSC tersebut. Hal ini akan menjadi penghambat
bagi pertumbuhan industri open source China", imbuh Eric.
"Disamping itu, mereka tidak memahami tentang apa itu sebenarnya
perangkat lunak open source. Open Source tidak seperti proyek
pemerintah yang mereka pakai, perangkat lunak open source datang
sebagai hasil usaha bersama komunitas. Kita menyempurnakannya melalui
timbal balik dari para programmer dan pengguna. Sedangkan di kontes
tersebut, penyelenggara nampaknya hanya mengadakannya untuk
mencari perangkat lunak yang sudah jadi saja", ketus Eric.
Kapan nih pemerintah Indonesia mengadakan kontes semacam ini?

173

Majalah-Linux Edisi # 1
(majalah-linux)

Adobe Ubah Model Pengembangan Flex Menjadi Open Source


April 28, 2007 | Tag: Stuff, Pergerakan, Software
Adobe pada tanggal 26 kemarin mengumumkan rencananya untuk
meng-opensource-kan aplikasi Adobe Flex ke publik yang sedianya
akan dirilis bulan Juni depan. Keputusan ini akan membuat para
developer dari seluruh dunia dapat berpartisipasi bersama-sama
menyempurnakan framework yang dipakai untuk membuat aplikasi kaya
fitur berbasis internet (Rich Internet Applications - RIAs) itu. Rencananya
Flex SDK dan dokumentasinya akan tersedia dibawah lisensi Mozilla Public
License (MPL).
Open source yang tersedia nantinya tidak hanya kode sumber untuk
komponen ActionScript dari Flex SDK yang sebelumnya telah tersedia di
Flex 2, namun juga kode sumber Java dari ActionScript dan kompiler MXML,
Actionscript debugger, serta pustaka inti ActionScript dari SDK. Perlu
diketahui Flex SDK berisi seluruh komponen yang dibutuhkan untuk
membuat aplikasi internet berbasis Flex yang dapat dijalankan di berbagai
browser, baik di Mac OS X, Windows, Linux, maupun kini desktop berbasis
runtime yang sedang dikembangkan sendiri oleh Adobe: Apollo.

174

Majalah-Linux Edisi # 1

175

Majalah-Linux Edisi # 1

Gambar 01.
Adobe Flex Builder, aplikasi IDE komersial yang membantu pembuatan
aplikasi berbasis Flex menjadi lebih mudah dan cepat. Saat ini hanya
tersedia untuk platform Windows dan Macintosh. Diharapkan nantinya
akan tersedia versi alternatif yang free, open source dan dapat dijalankan
di gnu/linux

176

Majalah-Linux Edisi # 1
"Keputusan untuk meng-opensource-kan Flex adalah sungguh langkah ke
depan yang wajar. Saya begitu bergairah untuk dapat berkolaborasi secara
mendalam dengan para komunitas pengembang Flex" kata David Mendels,
wakil presiden senior di unit bagian pengembang bisnis dan enterprise
Adobe.
Semenjak Juni 2006, Adobe Flex SDK telah disediakan untuk dapat
didownload dan dipakai gratis, hanya saja belum di opensource kan. SDK
ini berisi teknologi yang para pengembang butuhkan untuk membuat
aplikasi berbasis Flex, seperti compiler MXML dan pustaka Action Script
3.0. Flex sebelumnya telah dipakai oleh perusahaan-perusahaan besar
seperti BMC Software, eBay, Salesforce.com, Scrapblog, dan Samsung
untuk menciptakan aplikasi internet kaya fitur yang mereka gunakan
bersama-sama dengan aplikasi Flash Player.
Meng-opensource-kan lisensi Flex adalah bagian dari upaya Adobe untuk
merangkul komunitas open source guna membantu memajukan dan
memperluas penggunaan teknologi Flex di dunia. Adobe percaya dengan
dirilisnya kode sumber dari Flex, akan menciptakan kolaborasi yang makin
erat antara perusahaan dengan komunitas pengembang. Kolaborasi ini
diharapkan akan melahirkan banyak proyek open source yang
memanfaatkan kemampuan framework Flex ini.
Developer dapat mendownload gratis SDK ini, menggunakan dan
memperluas pemakaiannya, termasuk untuk berkontribusi atas kode
sumber kompiler, komponen dan aplikasi framework Flex. Adobe sendiri
akan tetap melanjutkan penjualan Flex SDK dan produk Flex versi

177

Majalah-Linux Edisi # 1
komersial yang sudah ada lisensi sebelumnya. Dengan cara ini konsumen
dapat memilih lisensi mana yang paling cocok untuk mereka pakai, yang
komersial atau yang free dan open source.
Apabila Anda berminat untuk berkontribusi pada proyek ini, silahkan
lanjutkan disini
www.adobe.com/go/opensourceflex
Saksikan video wawancara dengan tim pengembang Flex disini
(Wawancara dengan David Wardhwani, Wakil Presiden dari Engineer Flex
dan Ely Greenfield, Arsitek Flex mendiskusikan seputar diubahnya Flex
menjadi open source)
Lihat contoh aplikasi yang dibuat dengan Flex disini
(majalah-linux)

Trik: Mengoptimalkan Ubuntu "Feisty" 7.04 Biar


Wuussh.wusshh.wushh
April 28, 2007 | Tag: Ubuntu, Tips, Tutorial
Kali ini redaksi majalah linux akan bagi-bagi tutorial untuk meningkatkan
performa desktop Ubuntu Anda, agar berjalan lebih responsif dan lebih

178

Majalah-Linux Edisi # 1
kencang dibanding instalan defaultnya. Dalam tutorial ini
redaksi menggunakan Distro Linux Ubuntu "Feisty" 7.04
yang baru saja dirilis minggu lalu.
Lihat video Ubuntu Feisty yang sudah dioprek disini..
Spek komputer yang redaksi gunakan:
PC Intel Pentium 4 Celeron 1.8 GHz, Memori 512+128 MB, VGA Intel i810
onboard.
Yang perlu Anda pahami dalam tutorial ini adalah apabila menemukan
kode seperti ini:
1 $ sudo apt-get update
itu artinya jalankan perintah tersebut dengan mengetikkannya pada
jendela konsol. (Applications > Accecories > Terminal). Dalam tutorial ini
redaksi menggunakan aplikasi nano untuk mengedit file konfigurasi di
konsol. Untuk menyimpan file gunakan kombinasi tombol Ctrl + O, dan
untuk keluar Ctrl + X (Lihat Gambar 01)

179

Majalah-Linux Edisi # 1

Gambar 01.
Contoh editing file dengan aplikasi nano
Trik pertama adalah menghilangkan delay saat kita mengklik menu.
Caranya:
1 $ cd
2 $ nano -w .gtkrc-1.2-gnome2
tambah di akhir baris: (lihat gambar 01.)

180

Majalah-Linux Edisi # 1
gtk-menu-popup-delay = 0
==============
Optimasi Sistem File
1 $ sudo nano -w /boot/grub/menu.lst
Cari baris berikut ini dan tambahkan sehingga menjadi:
# defoptions=quiet rootflags=data=writeback elevator=cfq
# altoptions=(recovery mode) single rootflags=data=writeback
(pastikan anda tidak menghilangkan tanda # pada awal baris
diatas)
2 $ sudo update-grub
3 $ sudo nano -w /etc/fstab
tambahkan pada baris disk utama di file fstab diatas sehingga menjadi
seperti ini:
defaults,errors=remount-ro,data=writeback,noatime 0
Untuk memastikan kalau fitur journal_data_writeback telah terpasang
dengan baik jalankan perintah ini:

181

Majalah-Linux Edisi # 1
4 $ sudo tune2fs -o journal_data_writeback /dev/yourdrive
ganti /dev/yourdrive dengan drive utama Anda, misal /dev/sda4
============
Optimasi CPU
Aktifkan fitur pemrosesan paralel khususnya pada prosesor dual core atau
yang mendukung hyperthreading dengan cara:
1 $ sudo nano /etc/init.d/rc
Tambahkan / cari baris berikut sehingga isinya menjadi:
CONCURRENCY=shell
===========
Apabila memori Anda diatas 512MB atau lebih, Anda bisa memaksa linux
Anda untuk mengurangi pembacaan swap di harddisk, dan sebaliknya
mengutamakan swap di memori fisik langsung, dengan cara ini akan
diperoleh respon sistem yang lebih cepat karena sistem langsung
membaca dari RAM.
Anda bisa mengisi nilai variabel dibawah ini dengan angka 0 untuk tidak
memeriksa swap sama sekali. Semakin besar maka semakin sering sistem
akan memeriksa swap diharddisk. Default di Feisty adalah 60

182

Majalah-Linux Edisi # 1
Anda bisa mengeceknya dengan menjalankan perintah:
1 $ sysctl -q vm.swappiness
Agar nilainya permanen setiap kali kita booting, tambahkan variabel
vm.swappiness di file sysctl.conf
2 $ sudo nano /etc/sysctl.conf
Tambahkan pada baris terakhir:
vm.swappiness=0
=======
Matikan fitur IPv6 apabila tidak digunakan.
1 $ sudo nano /etc/modprobe.d/bad_list
tambahkan:
alias net-pf-10 off
============
Matikan bootsplash (logo Ubuntu) pada saat booting ganti dengan tampilan

183

Majalah-Linux Edisi # 1
teks di konsol seperti biasa.
Caranya edit file grub:
1 $ sudo nano /boot/grub/menu.lst
Pada baris seperti ini:
title
root

Ubuntu, kernel 2.6.20-15-generic


(hd0,3)

kernel
/boot/vmlinuz-2.6.20-15-generic root=UUID=92bf1252-8b174819-a702-31cac7907b6b ro splash quiet=vga=791 elevator=cfg
rootflags=data=writeback
initrd

/boot/initrd.img-2.6.20-15-generic

quiet
savedefault
Hapus kata splash sehingga menjadi:
kernel
/boot/vmlinuz-2.6.20-15-generic root=UUID=92bf1252-8b174819-a702-31cac7907b6b ro quiet=vga=791 elevator=cfg
rootflags=data=writeback

184

Majalah-Linux Edisi # 1
======================
Percepat eksekusi program dengan mengedit file /etc/hosts
1 $ sudo nano /etc/hosts
Anda akan melihat isi seperti dibawah ini:
127.0.0.1 localhost
127.0.1.1 ubuntu
(dan beberapa baris IPV6 dibawahnya)
Sekarang ubah baris tersebut sehingga menjadi seperti dibawah ini:
127.0.0.1 localhost ubuntu
127.0.1.1 ubuntu
(ganti "ubuntu" dengan nama hostname Anda)
Simpan dan keluar. Sekarang seharusnya program akan terasa lebih cepat
dan responsif saat dibuka dibandingkan sebelumnya)
======================
Hemat memori dengan mendisable fitur Pango

185

Majalah-Linux Edisi # 1
1 $ sudo nano /etc/environment
Tambahkan di baris terakhir variabel ini:
MOZ_DISABLE_PANGO="1"
================
Install Preload
Percepat waktu startup aplikasi dengan meload librarinya terlebih dahulu
ke memori.
Caranya, install aplikasi preload
1 $sudo apt-get install preload
=========
Matikan servis - servis yang tidak dipakai
System > Administration > Services
Seperti: anacron, atd, alsa-utils, apport, bluetooth, brltty, powernowd,
samba, hotkey-setup, avahi-daemon, apmd, cupsys, hplip, dan screen
===========
Trik mempercepat akses internet di Mozilla Firefox
pada address bar ketik
1 about:config

186

Majalah-Linux Edisi # 1

lalu enter
selanjutnya pada filter ubah nilai variabel berikut
1
2
3
4

network.dns.disableIPv6 = true
network.http.pipelining = true
network.http.pipelining.maxrequests = 8
network.http.proxy.pipelining = true

=====
Disable Icon
Apabila Anda kurang menyukai penggunaan icon pada menu, Anda bisa
menghilangkannya sekaligus menghemat pemakaian memori dengan cara,
klik:
system > preference > menu and toolbars
Hilangkan pilihan "show icon in menu"
=====
Hemat memori, Disable Animasi
Pada saat anda meminimize aplikasi biasanya akan muncul animasi
minimize sebelum aplikasi turun ke taskbar. Untuk menghilangkan animasi
tersebut anda bisa set melalui aplikasi gconf-editor.

187

Majalah-Linux Edisi # 1
caranya, jalankan dalam modus user:
1 $ gconf-editor
Pilih Apps -> Metacity -> General
Beri tanda centang pada "Reduced resources".
Hilangkan juga pilihan pada:
Desktop -> Gnome -> Inteface -> enable animations
==========
Disable Wacom
Matikan servis wacom, apabila Anda tidak menggunakannya.
1 $ sudo nano -w /etc/X11/xorg.conf
beri tanda comment (#) pada baris yang berisi tulisan Driver "wacom"
sehingga tampak seperti ini:
# Section "InputDevice"
# Driver "wacom"
# Identifier "stylus"

188

Majalah-Linux Edisi # 1
# Option "Device" "/dev/input/wacom"
# Option "Type" "stylus"
# Option "ForceDevice" "ISDV4" # Tablet PC ONLY
# EndSection
#Section "InputDevice"
# Driver "wacom"
# Identifier "eraser"
# Option "Device" "/dev/input/wacom"
# Option "Type" "eraser"
# Option "ForceDevice" "ISDV4" # Tablet PC ONLY
#EndSection
#Section "InputDevice"
# Driver "wacom"
# Identifier "cursor"
# Option "Device" "/dev/input/wacom"

189

Majalah-Linux Edisi # 1
# Option "Type" "cursor"
# Option "ForceDevice" "ISDV4" # Tablet PC ONLY
jangan lupa beri tanda comment pada 3 baris terakhir sehingga menjadi:
Section "ServerLayout"
# InputDevice "stylus" "SendCoreEvents"
# InputDevice "cursor" "SendCoreEvents"
# InputDevice "eraser" "SendCoreEvents"
================
Hacking Kernel

190

Majalah-Linux Edisi # 1

Gambar 02.
Kompilasi kernel
Langkah ini bisa Anda lewatkan bila Anda merasa sistem Anda sudah
cukup cepat namun bila Anda penasaran atau sekedar ingin belajar
mengkompail, Anda bisa lakukan langkah-langkah berikut ini:

191

Majalah-Linux Edisi # 1
Sebelumnya install dulu aplikasi-aplikasi yang diperlukan untuk
mengkompail di ubuntu
1 $ sudo apt-get install kernel-package libncurses5-dev fakeroot wget bzip2
Ubuntu Feisty menggunakan kernel versi 2.6.20
Download source kernel linux 2.6.20.9 disini:
2 $ wget http://www.kernel.org/pub/linux/kernel/v2.6/linux-2.6.20.9.tar.bz2
ekstrak di direktori /usr/src/
3 $ sudo tar jxvf linux-2.6.20.9.tar.bz2 -C /usr/src/
4 $ cd /usr/src/linux-2.6.20.9
copy file config kernel bawaan default dari ubuntu feisty ke direktori
tempat source kernel diekstrak, beri nama nama .config
5 $ sudo cp /boot/config-2.6.20-15-generic .config
Download patch agar kernel lebih optimal untuk penggunaan di desktop:
http://www.kernel.org/pub/linux/kernel/people/ck/patches/2.6/2.6.20/2.6.20
-ck1/patch-2.6.20-ck1.bz2
selanjutnya terapkan patch tersebut pada source kernel

192

Majalah-Linux Edisi # 1
6 $ sudo bzcat patch-2.6.20-ck1.bz2 |patch -p1
lakukan konfigurasi ulang pada kernel:
7 $ make menuconfig
Dibagian "General Setup" aktifkan fitur:

Support for paging of anonymous memory (swap)


Support for prefetching swapped memory

Dibagian "Processor type and features":

Processor family: pilih sesuai tipe prosesor yang Anda pakai, misal
Pentium4. (Lihat gambar 02)
Set Preemption Model menjadi Voluntary Kernel Preemption
(Desktop)
High Memory Support
off - bila memori RAM < 1 GB
1GB - bila memori RAM = 1 GB
4GB - bila memori RAM > 1 GB
set Timer frequency menjadi 1000 Hz
Dibagian "Kernel hacking" hilangkan pilihan "Kernel debugging".

8 $ sudo make-kpkg clean

193

Majalah-Linux Edisi # 1

9 $ sudo make-kpkg -initrd --revision=ml01 kernel_image kernel_headers modul


ganti ml01 dengan nama Anda sendiri (pastikan tetap mengandung unsur
angka)
selanjutnya bila proses kompilasi telah selesai dan tidak ada error silahkan
cek di folder /usr/src
seharusnya akan ada 2 file .deb seperti ini:

linux-headers-2.6.20-ck1_ml01_i386.deb
linux-image-2.6.20-ck1_ml01_i386.deb

install keduanya dengan perintah:


10 $ sudo dpkg -i linux-headers-2.6.20-ck1_ml01_i386.deb
11 $ sudo dpkg -i linux-image-2.6.20-ck1_ml01_i386.deb
Restart komputer Anda, seharusnya akan muncul pilihan kernel baru pada
menu Grub.
========
Langkah terakhir..
Jalankan proses profile ulang via grub. Proses ini akan mengindeks ulang
seluruh file yang diperlukan pada saat booting/startup sehingga pada
booting selanjutnya grub akan lebih cepat menemukan file-file tersebut.

194

Majalah-Linux Edisi # 1
Caranya pada saat grub pertama kali muncul tekan escape. Menu pilihan
booting akan tampil. Sorot pada kernel default yang dipilih sebagai booting
pertama, selanjutnya tekan tombol "e". Selanjutnya pilih baris kedua,
tekan "e" lagi. Pada baris paling akhir tambahkan kata "profile". Simpan,
lalu tekan tombol "b" untuk memboot dengan setting yang baru.
Saat booting pertama kali mungkin prosesnya akan memakan waktu lebih
lama, karena sistem mengindeks ulang. Namun pada booting selanjutnya
prosesnya akan lebih cepat. Langkah ini perlu Anda lakukan setiap kali
Anda mengupdate kernel atau melakukan perubahan besar pada sistem
yang mungkin berpengaruh pada file file yang dipakai untuk booting
tersebut.
=========
sumber:
http://tvease.net/wiki/index.php?title=Tweak_ubuntu_for_speed
http://onlyubuntu.blogspot.com/2007/03/performance-tip-for-ubuntu-edgyand.html
http://xlntsolution.blogspot.com/2007/03/feisty-performance-fly-likebutterfly.htm
http://www.linuxquestions.org/questions/showthread.php?t=436426
Selamat Ngoprek
Apabila Anda memiliki tips lainnya untuk meningkatkan performa Ubuntu
Feisty, silahkan posting pada kolom komentar di bawah ini.
(majalah-linux)

195

Majalah-Linux Edisi # 1

Kawan atau Lawan?


April 29, 2007 | Tag: Intermezzo

Sumber: http://www.novell.com/coolsolutions/tools/17936.html

196

Majalah-Linux Edisi # 1
Liputan Feisty Release Party Jogja dan Bandung
April 30, 2007 | Tag: Ubuntu, Acara, Pergerakan
Hari Sabtu, tanggal 28 April kemarin telah
berlangsung Feisty Release Party (FRP) di dua
kota sekaligus, Bandung dan Jogjakarta.
Pesertanya tak bisa dikatakan kecil, lebih dari 50 orang. Minggu
sebelumnya FRP telah berlangsung di kota Denpasar, Bali dan rencananya
akan disusul kota Semarang pada tanggal 6 Mei minggu depan.

197

Majalah-Linux Edisi # 1

Foto 01.
Andi Darmawan dan Budi Rahardjo saat membawakan presentasi
di depan para peserta Ubuntu Feisty Release Party Bandung
Berikut link yang berisi liputan tentang pelaksanaan acara tersebut:

198

Majalah-Linux Edisi # 1
Jogjakarta

Komunitas Ubuntu Indonesia: Liputan Jogjakarta Feisty Party

Bandung

Komunitas Ubuntu Indonesia: Liputan Feisty Release Party Bandung


Arif Syamsudin: Feisty Release Party
Andi "Belutz" Darmawan: Bandung Feisty Fawn Release Party
Budi Rahardjo: Ubuntu - Launching Feisty Fawn
Ikhlasul Amal: Semarak TI di Bandung (2) - KLuB

199

Majalah-Linux Edisi # 1

Foto 02.
Aksi para Ubuntu asal Jogja, setelah menerima CD Gratis Feisty Fawn
(majalah-linux)

Liputan: MUBES KPLI Jakarta


April 30, 2007 | Tag: Ubuntu, Bisnis, Acara, KPLI, Pergerakan

200

Majalah-Linux Edisi # 1
Pada hari Sabtu, tanggal 28 April 2007 KPLI Jakarta
menggelar Musyawarah Besar untuk kepengurusan tahun
2006-2007. Acara ini dihadiri sekitar 15 orang. Acara yang
seharunya dimulai pukul 10:00 ini sempat telat hingga 10
menit, karena menunggu peserta lain hadir.
Agenda pertama yaitu pembacaan Laporan Pertanggung
Jawaban yang dibawakan oleh Mitchel Maturity sebagai
ketua KPLI Jakarta tahun 2006-2007. Setelah pembacaan LPJ para peserta
MUBES banyak memberikan saran dan amanat untuk kepengurusan
berikutnya.

201

Majalah-Linux Edisi # 1

Foto 01.
Tampak salah satu kegiatan KPLI Jakarta,
dalam rangka mensosialisasikan Linux di kalangan mahasiswa
Amanat tersebut lebih banyak bertujuan untuk meningkatkan kegiatan
KPLI Jakarta agar semakin aktif. Para peserta MUBES juga menyetujui LCC
tetap ada karena dari LCClah Kegiatan KPLI Jakarta dibiayai. Amanat
tersebut juga menjurus kepada LCC. "LCC harus terpisah dari KPLI biarlah
KPLI Jakarta dengan kegiatan-kegiatan sosialnya dan LCC tetap murni
Bisnis. Orang yang menangani LCC pun harus berbeda biar menjalankan
LCC lebih serius agar mendapatkan keuntungan sebanyak-banyaknya

202

Majalah-Linux Edisi # 1
sehingga acara KPLI Jakarta pun bisa dibiayai" kata Pak Noprianto.
Setelah itu pelepasan jabatan Ketua KPLI Jakarta tahun 2006-2007 yaitu
Mitchel maturity yang berakhir dengan ditandainya pemukulan palu 2 kali.
Agenda selanjutnya pencalonan untuk Ketua KPLI Jakarta yang baru.
Berhubung belum ada yang mencalonkan diri, akhirnya para peserta
MUBES lah yang mencalonkan calon-calonnya.
Terpilihlah 3 kandidat antara lain Ahmad Fachri (Mahasiswa Univ.Al Azhar)
, Arifin (Mahasiswa Al Azhar, dan Abdul Rohim (Mahasiswa STT PLN).
Setelah mereka mendemokan Visi dan Misinya menjadi ketua,
Pengambilan suara baru dimulai. Hasil dari Pengambilan suara tersebut
Ahmad Fachri mendapatkan kemenangan mutlak dengan memperoleh
suara lebih dari setengah jumlah peserta MUBES yang hadir.
Dengan begitu Ahmad Fachri resmi diangkat menjadi Ketua KPLI Jakarta
yang baru. Semangat Fachri semoga visi dan misimu membawa KPLI
Jakarta menjadi lebih baik lagi. Sukses dan berjuang selalu.
Dikutip
langsung
dari
situs
KPLI
Jakarta:
http://www.jakarta.linux.or.id/index.php?option=com_content&task=view&i
d=22
(majalah-linux)

203

Majalah-Linux Edisi # 1

Google: Firefox On Earth!


May 1, 2007 | Tag: Intermezzo, Firefox, Web

204

Majalah-Linux Edisi # 1

205

Majalah-Linux Edisi # 1

sumber: google map


(majalah-linux)

206

Majalah-Linux Edisi # 1
Pidgin 2 Beta 7 Dirilis
May 1, 2007 | Tag: Software
Hari ini Tim Pidgin - nama baru dari aplikasi messenger Gaim
- merilis versi terbarunya, beta 7. Versi ini akan menjadi versi beta
terakhir sebelum versi final yang direncanakan rilis dalam minggu
ini. Pihak pengembang mengatakan kemungkinan versi terakhir ini
masih kurang stabil dibandingkan versi sebelumnya. Versi ini dibuat
sebagai rilis pertama sejak Gaim berubah nama menjadi Pidgin.
Pastikan Anda mem-backup folder ~/.gaim sebelum update ke versi ini.
Pada rilis ini lebih banyak didominasi pada perubahan
penampilan,khususnya pada nama.Pengembang berharap mendapatkan
masukan-masukan dari pengguna, khususnya apabila menemukan bug.
Silahkan download source codenya disini
(majalah-linux)

Terbit: Majalah PCLinuxOS Edisi Mei 2007


May 2, 2007 | Tag: Freemag, Stuff

207

Majalah-Linux Edisi # 1
PCLinuxOS (PLOS) awal minggu ini, baru saja
meluncurkan edisi ke-9 majalah onlinenya
PCLinuxOS Magazine. Majalah yang dikemas
dalam format PDF ini dapat Anda download gratis
di situs resminya pclinuxos.com. Majalah ini bisa
disetarakan dengan Fullcircle nya Ubuntu, sama - sama merupakan
majalah yang dikembangkan oleh komunitas.
PCLinuxOS sebelumnya dikenal sebagai salah satu distro Linux terpopuler.
Distro yang dikembangkan oleh Tim Robinson ini adalah distro live CD
berbasis Mandriva, dengan tambahan fitur apt-get dari Synaptic yang
memudahkannya untuk melakukan instalasi / update program tambahan
melalui repository. Saat tulisan ini dibuat peringkatnya menduduki
peringkat 3 dibawah Ubuntu dan openSuSE dalam daftar distro terpopuler
versi DistroWatch. Luar biasa! (lihat Gambar 01)

208

Majalah-Linux Edisi # 1

Gambar 01.
"Rangking 3 (update 2 Mei 2007)

Artikel yang diangkat pada edisi kali ini antara lain: lanjutan Panduan KDE
seri 2, 10 alasan menggunakan Linux, Mensetting DVD-RAM di PCLOS, dsb
(Lihat Gambar 02)

209

Majalah-Linux Edisi # 1

Gambar 02.
Cover depan edisi Mei 2007 "PCLinuxOS Magazine"
Meski penampilan grafisnya kurang, namun majalah setebal 41 halaman ini
cukup berbobot isinya dan sangat cocok untuk pemula yang baru
bermigrasi ke Linux. Pembahasan dalam artikel ini juga tidak spesifik

210

Majalah-Linux Edisi # 1
hanya untuk distro PCLinuxOS, namun juga dapat diterapkan pada distro
lainnya khususnya yang berbasis KDE.
Selamat membaca
Lihat artikel serupa:

Full Circle Magazine: Majalahnya Ubuntuers, Terbit Edisi Perdana #0


Ubuntu Magazine, majalahnya Ubuntu Geeks!

(majalah-linux)

Orang Pintar Pakai Scroogle!


May 2, 2007 | Tag: Stuff, Bisnis, Web, Tips
Semua orang pasti tahu Google (Nasdaq: GOOG).
Ya, search engine nomor satu dunia. Namun
sadarkah Anda saat Anda melakukan aktifitas
seperti pencarian di Google, semua gerak-gerik
Anda dicatat dan disimpan? Sistem mereka akan
mengirimkan cookie ke komputer tempat Anda mengakses. Selanjutnya
mencatat beragam informasi seperti IP komputer, asal Anda, kata kunci
yang dicari, web yang dikunjungi, dan banyak informasi lain yang kita tidak

211

Majalah-Linux Edisi # 1
sadari . Entah dipakai untuk apa saja data-data tersebut, yang pasti dan
utama tentunya untuk tujuan bisnis. Bagi mereka yang mengutamakan
privasi, tentu hal ini sangat mengganggu kenyamanan. Selain itu Google
juga menampilkan banyak iklan teks di hampir setiap hasil pencarian, yang
mungkin untuk kebanyakan pengakses mengganggu.
Nah karena itulah Scroogle hadir. Scroogle sebenarnya adalah proxy
server, alias perantara antara kita dengan Google. Setiap pencarian yang
kita inputkan akan diteruskan oleh Scroogle ke Google dan hasilnya
dikembalikan ke kita. Dengan cara ini identitas kita akan anonim dan
rahasia karena Google hanya tahu kalau akses berasal dari server Scroogle
dan bukan dari komputer kita.

Gambar 01.
Prinsip kerja Scroogle
Prinsip kerjanya sederhana. Saat kita memasukkan kata kunci yang akan

212

Majalah-Linux Edisi # 1
dicari, Scroogle akan meneruskannya secara random ke salah satu server
Google. Selanjutnya Google akan mengirimkan cookie dengan ID baru
sekalian mengirimkan hasil pencarian ke server Scroogle. Oleh Scroogle
cookie tersebut dibuang, dan hanya hasilnya yang diambil dan disimpan
sebagai file yang setiap jamnya dihapus. Hasil file ini yang kemudian
diteruskan ke komputer yang kita lihat. Google sendiri dalam kasus ini
mencatat IP Scroogle, kata kunci pencarian, tanggal dan waktu pencarian.
Disebutkan di situsnya, Scroogle sama sekali tidak menyimpan cookie di
komputer pengakses, tidak menyimpan hasil pencarian dan semua log
yang tercatat dihapus otomatis dalam 48 jam.
Dari hasil uji coba Redaksi, situs Scroogle hanya membuat satu cookie, dan
itupun hanya berisi PHP_Session, dan disimpan sementara saja saat sesi
berlangsung, saat kita tutup otomatis dihapus. Hal ini sangat berbeda
dengan cookies dari Google yang umurnya bisa diset mulai dari 6 bulan,
bahkan ada yang umurnya diset sampai 31 tahun!!) (lihat Gambar 02)

Gambar 02.
Cookies dari Google memang tahan lama, awet dari kadaluwarsa
Untuk hasil pencarian Scroogle sama persis dengan Google (lihat Gambar

213

Majalah-Linux Edisi # 1
03). Hanya bedanya dengan Scroogle privasi Anda akan lebih terjamin,
tampilan lebih cepat, dan satu lagi bebas iklan
- 99% pendapatan
Google diyakini berasal dari iklan. Dalam kurun satu tahun sejak Google
beriklan, kapitalnya langsung melonjak menyamai kapital dari Time
Warner. Bahkan kini hampir dua kali lipatnya. Pengelola Scroogle
menganggap iklan di Google sering dimanfaatkan oleh para spammer
untuk mengiklankan produk mereka. Bahkan seringkali antara kata kunci
dengan iklan yang ditawarkan sangat berlainan. Google dianggap tidak
peduli dengan konten iklan dan hanya mengejar pendapatan. Semakin
banyak spam di google, semakin kaya Google
, begitu kata mereka.

Gambar 03.
Tampilan akhir dari hasil pencarian antara Google dan Scroogle

214

Majalah-Linux Edisi # 1
Perlu diperhatikan bahwa hasil pencarian Scroogle adalah result dari
Google.com, jadi mungkin akan berbeda dengan hasil pencarian yang Anda
lakukan via pencarian lokal seperti di Google.co.id. Selain Google, Scroogle
juga support untuk pencarian di Yahoo!. Satu hal yang menarik dan
mungkin berguna bagi para webmaster adalah, Scroogle sama sekali tidak
mencantumkan logo atau nama Scroogle pada halaman hasil pencarian!
Dalam situsnya mereka juga menawarkan gambar kecil yang dapat
dipasang oleh para pemilik situs disitusnya, yang menunjukkan angka
kapital dari Google, yang diupdate setiap hari. Gambar tersebut dapat
Anda lihat seperti dibawah ini:

Angka tersebut dalam satuan milyar US Dollar.


Berikut petikan dari Wiki tentang apa itu kapital pasar (market cap):
"Kapitalisasi pasar, sering kali disingkat kap pasar, adalah sebuah
istilah bisnis yang menunjuk ke harga keseluruhan dari sebuah
saham perusahaan yaitu sebuah harga yang harus dibayar
seseorang untuk membeli seluruh perusahaan. Besar dan
pertumbuhan dari suatu kapitalisasi pasar perusahaan seringkali
adalah pengukuran penting dari keberhasilan atau kegagalan
perusahaan terbuka.

215

Majalah-Linux Edisi # 1
Kapitalisasi pasar dihitung dengan mengalikan jumlah saham
perusahaan tersebut dengan harga sekarang dari saham
tersebut. Istilah kapitalisasi kadangkala digunakan sebagai
sinonim dari kapitalisasi pasar; dan dapat juga kapitalisasi pasar
dan hutang jangka panjang."
Yang pasti untuk saat ini, angka kapital Google baru setengah dari kapital
Microsoft
(majalah-linux)

Harga One Laptop Per Child Naik Gara-gara Windows?


May 5, 2007 | Tag: Gadget, Bisnis, Pendidikan
Dalam minggu belakangan ini marak beredar
rumor tak sedap tentang OLPC, sejak
diumumkan kalau harganya naik menjadi 175
US$, bukan lagi 100 US$ seperti saat
dicanangkan pertama kali. Digosipkan juga
kalau OLPC nantinya akan menjalankan
Windows bukan lagi Linux.
Kenaikan tersebut juga disebut - sebut sebagai

216

Majalah-Linux Edisi # 1
imbas dinaikkannya spesifikasi komponen yang dipakai.
Antonie Van Gelder salah satu pengembang laptop ini yang berasal dari
Afrika Selatan mengklarifikasi kebenaran rumor-rumor tersebut. Untuk
model laptop yang akan dijual, dia mengatakan kalau nantinya hanya akan
ada satu konfigurasi laptop saja. Dan harganya sebesar 175 US$. Harga ini
diharapkan akan turun setelah produksi pertama dimulai.
Menjawab pertanyaan seputar rumor dinaikkannya spesifikasi OLPC agar
dapat mengakomodir Windows, dibantah oleh Antonie. Menurutnya
spesifikasi komputer dinaikkan bukan dengan alasan agar dapat
menjalankan Windows namun karena alasan lain. Diantaranya:

Desktop Sugar yang berbasis Linux tidak dapat berjalan sempurna


apabila tetap menggunakan prosesor Geode GX karena cache L1 nya
kecil, dan tidak adanya cache L2, serta keterbatasan akselerasi
grafis yang dimiliki.
Negara negara yang tertarik dengan OLPC lebih memilih memori
yang besar meskipun akan mengakibatkan kenaikan harga, dengan
alasan agar tidak perlu upgrade lagi dimasa mendatang.

Perlu dicatat bahwa tim OLPC di Amerika memang pernah mengirimkan


sample laptop yang diberi nama XO ini ke para pengembang Microsoft.
Namun jangan disalah artikan. Tidak ada keistimewaan apapun. Bantuan
yang diberikan adalah sama untuk siapa saja yang mau mendukung
terlaksananya proyek ini.

217

Majalah-Linux Edisi # 1
Adapun spesifikasi CPU sebelumnya: AMD Geode GX-700 366Mhz, memory
clock 266MHz . 32Kb L1 cache, tanpa L2 cache. Konsumsi energi 3w
dengan kemampuan akselerasi grafis yang terbatas
akan digantikan dengan:
Prosesor AMD Geode LX-700 433Mhz, memory clock 333Mhz. 64Kb L1
cache, 128Kb L2 cache. Konsumsi energi 1.5 w. Memiliki kemampuan
akselasi grafis yang lebih baik, kemampuan menampilkan tingkat warna
yang lebih tinggi dan memiliki fungsi composite.
Kapasitas RAM 128 Mb dinaikkan jadi 256 Mb, dan daya tampung datanya
dinaikkan dari Flash NAND 512 Mb menjadi 1 Gb.
Jadi sudah bisa memberi jawaban sendiri kan atas pertanyaan Judul berita
diatas ?
Lihat berita sebelumnya:
10 April 2007: Test Drive "One Laptop Per Child" (OLPC) via LiveCD
(majalah-linux)

Jimbarwana Networking (J-Net) Memakai IGOS Nusantara


May 7, 2007 | Tag: Pergerakan, Pendidikan, Politik, Pemerintah

218

Majalah-Linux Edisi # 1
Pada tanggal 2 Mei yang lalu, Pemerintah
Kabupaten Jembrana - Bali, telah meresmikan
proyek Jimbarwana Networking atau yang lebih
dikenal dengan istilah J-Net. J-Net ini adalah jaringan yang
mengintegrasikan Kecamatan,desa-desa, sekolah dll se-Kabupaten
Jembrana di Bidang Teknologi Informasi Komunikasi. Jaringan ini dibangun
menggunakan jaringan berbasis wireless. Tujuannya adalah untuk
mengoptimalan pemanfaatan ICT bagi pemerintahan, pendidikan dan
pelayanan publik.
Secara detail tujuannya ada 4:

Peningkatan kwalitas pelayanan masyarakat melalui komputerisasi


administrasi pemerintahan di tingkat Kecamatan, Desa dan
Kelurahan (31 Jenis Surat Keterangan).
Peningkatan kemampuan SDM dilingkungan Pemerintah Kabupaten
Jembrana.
Penggunaan Perangkat Lunak (Software) Legal (UU Hak Cipta
No. 19 Tahun 2002) dalam mendukung administrasi
Pemerintahan Kabupaten Jembrana.
Meniadakan kesenjangan digital (Digital Devide) di lingkungan
Pemerintahan Kabupaten Jembrana.

Untuk melaksanan proyek tersebut pemerintah kabupaten Jembrana telah


menetapkan langkah-langkah yang harus ditempuh, diantaranya:

Mempersiapkan sumberdaya manusia dilingkungan Kecamatan, Desa

219

Majalah-Linux Edisi # 1

dan Kelurahan di Kabupaten Jembrana yang mampu mengoperasikan


dan mempergunakan aplikasi-aplikasi yang telah disediakan dalam
rangka peningkatan kualitas pelayanan terhadap masyarakat.
Menggunakan aplikasi-aplikasi open source dalam Pemerintahan
kabupaten Jembrana.

Pemerintah Kabupaten Jembrana sendiri dalam hal ini Dinas Informasi dan
Komunikasi Pelayanan Umum (Inkom Yanum) Perhubungan dan Data
Kabupaten Jembrana memutuskan untuk menggunakan distro Linux IGOS
Nusantara yang dikembangkan oleh Kementerian Negara Riset dan
Teknologi (Ristek) sebagai sistem operasi komputernya.
Penggunaan distro IGOS Nusantara ini diwujudkan dengan instalasi di
komputer masing-masing client di kecamatan/desa disertai dengan
pelatihan pengoperasian desktop Linux tersebut bagi para pegawai
pemerintah yang mengoperasikannya.
Sebelumnya Kabupaten Jembrana pernah menyabet penghargaan dari
Pemerintah, Citra Pelopor Inovasi Pelayanan Prima dan Piala Citra
Pelayanan Prima yang diberikan pada Dinas Inkom Yanum Perhubungan
dan Data.
Berita terkait:
Workshop IGOS Nusantara Tingkat Mahir dilangsungkan di Bali
(majalah-linux)

220

Majalah-Linux Edisi # 1

Website Baru Untuk Programmer Qt


May 8, 2007 | Tag: Software, Web
Pengelola website KDE-Apps.org dan KDE-Look.org baru baru
ini bekerja sama dengan Trolltech -pencipta Qt Toolkit- merilis
dua website baru: Qt-Apps.org dan Qt-Prop.org. Qt-Apps akan
difokuskan sebagai web katalog kumpulan aplikasi - aplikasi
opensource yang dibuat dengan QT (baca dalam bahasa
inggris: cute). Sementara Qt-Prop ditujukan untuk aplikasi proprietary /
komersil.

Gambar 01.

221

Majalah-Linux Edisi # 1
Logo web Qt-Apps dan Qt-Prop
Nantinya KDE-Apps.org akan dikhususkan hanya untuk aplikasi KDE,
sementara semua aplikasi khusus Qt akan dipindahkan ke Qt-Apps.org
atau Qt-Prop.org.
Bagi pembaca yang belum mengetahui, Qt adalah toolkit untuk
pengembangan aplikasi grafis (GUI) yang bersifat lintas-platform. Sejak
versi Qt 4, Qt juga dapat dipakai untuk merancang aplikasi non-GUI seperti
tool untuk konsol dan server. Qt dipakai luas diantaranya untuk membuat
KDE, web browser Opera, Google Earth (versi linux) dan Skype

222

Majalah-Linux Edisi # 1

Gambar 02.
Screenshot Qt Designer, aplikasi untuk merancang tampilan grafis (GUI)
program
Trolltech menggunakan skema dual-license untuk Qt, yaitu lisensi GPL dan
lisensi komersil. Qt dengan lisensi GPL hanya dapat digunakan untuk
mengembangkan aplikasi open-source yang dirilis dengan lisensi GPL atau
yang kompatibel. Contoh penggunaan Qt GPL yang paling umum adalah

223

Majalah-Linux Edisi # 1
KDE, lingkungan grafis yang populer di Linux. Untuk mengembangkan
aplikasi yang bukan open-source, dibutuhkan lisensi komersil dari
Trolltech.
Saat tulisan ini dibuat aplikasi yang nongkrong di Qt-Prop masih baru 4,
salah satunya Google Earth. Sementara di Qt-Apps yang notabene open
source jumlahnya sudah puluhan. Namun demikian, dari pantauan redaksi
belum satupun diantaranya dari Indonesia. Kapan nih aplikasi Qt buatan
anak bangsa nongkrong di salah satu website tersebut?
(majalah-linux)

Qt Jambi Dirilis Dengan Lisensi GPL


May 8, 2007 | Tag: Pergerakan, Software
Di akhir bulan April lalu Trolltech - pencipta Qt - merilis versi
beta kedua dari Qt Jambi, Qt API untuk Java. Yang
menggembirakan pada rilis kali ini adalah Qt Jambi dilisensikan
dengan lisensi GPL. Meskipun tidak dapat bekerja dengan gcj,
Qt Jambi dapat bekerja dengan baik dengan aplikasi runtime
dan virtual machine besutan Apache, Harmony.
Tertarik untuk mencobanya? Silahkan download disini

224

Majalah-Linux Edisi # 1
(majalah-linux)

Rilis: BugZilla 3.0


May 11, 2007 | Tag: Software, Web
Setelah hampir 8 tahun sejak versi 2.0 dari aplikasi
open source untuk penanganan bug ini
diluncurkan, Bugzilla 3.0 resmi dirilis kemarin.
Aplikasi ini bisa Anda download gratis disini.
Dengan aplikasi penanganan bug open source ini akan memungkinkan tiap
individu atau kelompok pengguna aplikasi untuk mengatur dan menjaga
alur dari bug-bug yang ditemukan, mencatat perubahan atas kode sumber
yang ada , mencatat tambalan dan komentar selama pengembangan
perangkat lunak bersangkutan.
Pada versi baru ini, tim pengembang mengatakan kalau kode dasar dari
Bugzilla telah banyak mengalami penyempurnaan, sejak versi 2.16
Beberapa fitur baru diantaranya field field yang dapat dikustomisasi,
dukungan terhadap mod_perl, adanya interface untuk XML-RPC,
pembuatan dan modifikasi bug melalui email, dan peringatan apabila ada
pelaporan bug yang rangkap.

225

Majalah-Linux Edisi # 1
Bagi yang ingin upgrade sangat disarankan membaca panduan upgrade
disini
Penasaran? Lihat demonya disini
(majalah-linux)

Sun Mempertimbangkan Meng-GPL-kan Open Solaris


May 11, 2007 | Tag: Stuff, Pergerakan, Software
Sun Microsystem saat ini sedang mempertimbangkan untuk merilis
sistem operasi OpenSolaris dibawah lisensi General Public License
(GPL), seperti yang diutarakan oleh pendiri sekaligus bos Sun, Scott
McNealy. Sebelumnya perlu diketahui, kalau Sun telah merilis
secara resmi mayoritas kode sumber Java dibawah lisensi GPL hari
Selasa lalu.
OpenSolaris, adalah sistem operasi open source buatan Sun yang saat ini
berada dilisensikan dibawah Common Development and Distribution
License (CDDL), salah satu lisensi yang telah disetujui, diakui dan disahkan
oleh Open Source Initiative (OSI).
"Ada argumen argument yang baik atas keduanya, dan kita mungkin akan

226

Majalah-Linux Edisi # 1
menerapkan keduanya (GPL dan CDDL)", imbuh McNealy. "Ada beberapa
masyarakat yang lebih menyukai CDDL ketimbang GPL. CDL sendiri
mengijinkan sebuah negara seperti India untuk mengembangkan hak
kekayaan intelektualnya sendiri, memproteksinya dan menghasilkan
pendapatan darinya, tambah dia.
Pada satu kesempatan McNealy berbicara dengan wartawan India sebelum
melakukan kunjungan nya ke India yang direncanakan Minggu depan. Di
India Sun juga memiliki pusat pengembangan sendiri. Selain India, China
juga adalah pasar yang perkembangannya paling pesat bagi Sun.
McNealy mengatakan tantangan saat ini adalah membawa pesan keluar.
Ibaratnya Sun memiliki titinada sendiri namun belum terdengar oleh dunia.
Itulah mengapa beliau berencana melakukan perjalanan ke India dan
negara - negara lain, yakni untuk menyampakan agar pesan tersebut
tercapai dan dipahami oleh pendengar, katanya.
Dalam dua tahun belakangan ini OpenSolaris telah didownload sebanyak
hampir 8 juta kali, dan 900 sistem telah tersertifikasi menjalankan Solaris.
(majalah-linux)

227

Majalah-Linux Edisi # 1
Juara Kontes Desain Logo Tux500 Diumumkan!
May 11, 2007 | Tag: Acara, Pergerakan, Web
Kontes desain logo Tux500 yang dibuka tanggal 15 April lalu, akhirnya
kemarin resmi ditutup dan telah ditentukan pemenangnya. Pilihan jatuh
pada Landy DeField yang mengirimkan hasil karyanya berupa gambar logo
tux dengan tulisan Linux dibawahnya (gambar 01) dan disamping (gambar
02). Desainnya sendiri dipilih oleh panitia karena simple namun tetap
elegan.

228

Majalah-Linux Edisi # 1

229

Majalah-Linux Edisi # 1
Gambar 01. - (Lihat gambar lebih besar disini)
Tux500 masuk koran Tampak logo Tux500 yang baru sedang ditempel
pada moncong kendaraaan yang akan dibalapkan pada acara Indy500
Perlu diketahui bahwa hingga saat ini donasi yang masuk telah mencapai
12.000 US Dollar lebih atau tak kurang dari Rp. 110 juta. Donasi ini
setidaknya sudah cukup untuk mengamankan posisi Linux agar dapat ikut
serta sebagai sponsor dalam acara balap bergensi Indy 500 ini. Dengan
dana tersebut meski bukan sebagai sponsor utama, namun Tux500 sudah
dapat menempelkan logo Linux kecil pada hidung mobil atau bagian
lainnya. Dan seandainya pada akhir nanti bisa terkumpul 350.000 US
Dollar (= 3.2 Milyar rupiah), maka Tux500 dapat menjadi sponsor utama,
dan berhak untuk menempelkan logo Linux besar pada sisi samping
kendaraan. Selamat berjuang!

Gambar.02
Gambar diatas akan terpampang pada sisi kendaraan
apabila Tux500 bisa goal menjadi sponsor utama sang pembalap
Lihat berita lainnya terkait TUX500 disini

230

Majalah-Linux Edisi # 1
(majalah linux)

Ubuntu Studio 7.04 Rilis Perdana


May 11, 2007 | Tag: Ubuntu
Setelah sempat tertunda hampir 3 minggu,
akhirnya Ubuntu Studio hari ini resmi dirilis.
Ubuntu Studio adalah distro resmi turunan
GNU/Linux Ubuntu yang dirancang agar
dapat digunakan untuk melakukan editing audio, video dan grafis
(multimedia) pada komputer desktop. Didalamnya berisi paket-paket
aplikasi open source yang sering digunakan untuk mengolah suara, video,
dan grafis. Dengan lahirnya distro ini diharapkan dapat mendorong para
penggemar termasuk para profesional multimedia untuk beralih ke sistem
operasi Linux.
Aplikasi grafis didalamnya diantaranya: Inkscape, Blender, GIMP, Scribus.
Aplikasi Video Editing: Pitivi, Kino, Cinelerra, DVGrab. Aplikasi Audio:
Ardour, Jack, Beast, XMMS, ALSA Tools. Daftar paket yang lebih lengkap
dapat Anda baca disini.

231

Majalah-Linux Edisi # 1

Gambar 01.
Ubuntu Studio sedang menjalankan aplikasi pengolah suara, Ardour
Dari sesi tanya jawab perihal Ubuntu Studio pada Ubuntu Open Week yang
lalu, pengembang Ubuntu Studio menyatakan kalau Ubuntu Studio rilis
perdana ini telah menggunakan low latency kernel. Low latency cocok
untuk desktop terutama dalam segi multimedia, salah satunya latency
yang lebih rendah untuk suara. Rencananya pada rilis berikutnya, "Gutsy
Gibbon" Ubuntu Studio akan menggunakan real time kernel, untuk
performa editing multimedia yang lebih baik.

232

Majalah-Linux Edisi # 1
Untuk menjalankan Ubuntu Studio ini membutuhkan spesifikasi minimum
yang sama dengan Ubuntu 7.04. Hanya saja semakin berat tugas yang
harus dilakukan misalnya untuk rendering video tentu saja dibutuhkan
spesifikasi hardware yang tinggi demi kinerja terbaik.
Distro berukuran DVD ini dapat Anda download disini. Majalah Linux juga
menyediakan mirrornya disini
Di Indonesia DVD nya dapat Anda peroleh disini
Selamat Mencoba dan berkreasi!
(majalah-linux)

Berani Ngadutrafik dengan UbuntuStudio.org?


May 12, 2007 | Tag: Ubuntu, Web
Tak kurang dari 12 jam sejak rilis perdana Ubuntu Studio 7.04 website
resmi ubuntustudio.org sudah menunjukkan tanda-tanda "kelelahan".
Banjir trafik akibat antusiasme pengunjung yang membuka websitenya
sekadar ingin tahu saja atau memang serius ingin menjajalnya tak dapat
tertahankan. Tak dapat dipungkiri maraknya pemberitaan yang begitu
gencar di mailing-list, blog, slashdot, digg, dan sebagainya menjadi salah

233

Majalah-Linux Edisi # 1
satu penyebab lonjakan trafik yang luar biasa ke server utama mereka.

Gambar 01.
Situs utama ubuntustudio.org tidak aktif
Hal ini dibuktikan dengan susahnya mengakses situsnya pada beberapa
jam lalu, yang meski kini sudah lancar namun tak ada isi alias kosong
(Lihat Gambar 01). Bahkan situs-situs mirrornya juga kena dampak. Dari
lima situs mirror resmi yang terpampang di websitenya utama, hanya

234

Majalah-Linux Edisi # 1
tinggal satu saja yang masih bertahan hingga tulisan ini dibuat (Lihat
Gambar 02).

Gambar 02.
Salah satu situs mirror tidak lagi melayani request download
Meski demikian hal ini bisa menjadi indikator yang positif: menunjukkan
kalau minat pengguna intenet terhadap distro gnu/linux multimedia sangat
tinggi. Selamat untuk tim pengembang Ubuntu Studio. Sukses!

235

Majalah-Linux Edisi # 1
Bagi yang kesusahan mendownload dari mirror utama, bisa mencoba
mirror dari Majalah-Linux di:
http://majalah-linux.baliwae.com/mirror/ubuntustudio/
Atau pesan DVDnya dengan harga terjangkau disini
(majalah-linux)

Knut: Rilis Perdana KDE 4!


May 12, 2007 | Tag: Kde
Hari ini adalah hari yang membahagiakan untuk penggemar
KDE, khususnya yang sudah menanti-nantikan rilis perdana
-versi alpha- dari dedengkotnya desktop manager open source
yang satu ini. KDE 4 versi alpa 1 yang diberi nama "Knut" ini
pengembangannya difokuskan pada pengintegrasian teknologi
baru sebagai landasan dan pondasi untuk kelanjutan KDE 4
versi final nantinya. Hal yang paling utama disini adalah, dengan dirilisnya
versi alpha yang pertama ini proyek pengembangan KDE telah memasuki
tahapan pemantapan dari pustaka / library KDE. Tahapan ini akan masuk
masa pembekuan yang direncanakan selesai dalam minggu ini. Itu artinya
dalam waktu kedepan tidak akan dilakukan perubahan pada pustaka yang
ada. Dengan selesainya pengerjaan pustaka sebagai inti KDE 4 ini,

236

Majalah-Linux Edisi # 1
diharapkan fokus para developer bisa bergeser ke masalah pengembangan
aplikasi serta pengembangan lingkungan desktop KDE.
Beberapa fitur utama yang ditonjolkan dirilis kali ini diantaranya:

Tampilan desktop yang baru dengan Oxygen-nya


Kerangka aplikasi yang baru, yang menawarkan improvisasi
perangkat keras yang lebih luas, dan integrasi dengan multimedia
yang lebih baik (dengan Solid dan Phonon nya)
Pembuatan Aplikasi baru dititikberatkan pada peningkatan kualitas
pengalaman pengguna (jadi lebih smooth), seperti misalnya
penggunaan aplikasi file manager Dolphin, dan document viewer
Okular.

237

Majalah-Linux Edisi # 1

Gambar 01.
Preview KDE 4, menjalankan "Dolphin" sang file manager
Rilis final KDE 4.0 direncanakan jatuh pada akhir bulan Oktober 2007.
Sembari menunggu rilis finalnya yang dijadwalkan jatuh pada akhir bulan
Oktober 2007, ada baiknya Anda menjajah preview dari KDE 4.0 ini dengan
versi live cd nya. Dengan versi live ini Anda tidak perlu susah dan repot

238

Majalah-Linux Edisi # 1
menginstallnya. Versi live ini salah satunya dinamakan: "KDE Four Live".
LiveCD ini berbasis distro openSuSE. Anda dapat mendownloadnya disini
atau mendapatkan CDnya di Indonesia disini.
Selain LiveCD, kini juga sedang disiapkan paket KDE siap siap pakai untuk
diinstall di Kubuntu, openSuSE, OS X dan Gentoo.
(majalah-linux)

Rilis: Wine 0.9.37


May 13, 2007 | Tag: Software
Rilis baru Wine kali ini mengusung beberapa hal baru seperti: dukungan
otomatisasi MSI dengan JScript/VBScript, berbagai penyempurnaan
MSHTML, perbaikan Direct3D, dukungan terhadap beberapa skema
perlindungan exe, dan banyak perbaikan bug pada versi sebelumnya.
Source codenya dapat Anda download disini.
Bagi yang belum mengetahui, Wine adalah aplikasi open source di Linux
yang memungkinkan aplikasi Windows dapat berjalan tanpa memerlukan
sistem operasi Ms. Windows.

239

Majalah-Linux Edisi # 1
Global Desktop: Proyek Baru Red Hat
May 13, 2007 | Tag: Distro, Desktop, Acara
Red Hat pada acara Red Hat Summit 2007 di San
Diego minggu ini mengumumkan rencana mereka
untuk berkompetisi dengan Microsoft pada pangsa
pasar desktop dengan membuat apa yang mereka
sebut "Global Desktop": Sebuah sistem desktop modern yang ditujukan
untuk memberikan pengalaman baru bagi pengguna dengan
mengintegrasikan antara data lokal dengan layanan online dan aplikasi
kelas enterprise. Global Desktop ini sebenarnya merupakan versi
modifikasi dari distro RHEL Desktop 5, dimana jumlah aplikasi yang tadinya
sebanyak 1500 dipangkas tinggal 700 saja.
Chief Technologi Office (CTO) Red Hat, Brian Stevens berpendapat, "Bagi
kita metafora desktop tradisional telah mati, ibarat dinosaurus. Kami tidak
percaya bahwa menciptkan ulang paradigma Windows dalam sebuah
model open source adalah segalanya untuk meningkatkan produktifitas
pemakai. Model yang baru harus tentang pengguna, berpusat pada
kegiatan dan tidak berdasar hanya pada dokumen dan aplikasinya saja.
Pemakai tidak lagi duduk dalam keterkungkungan. Paradigma Windows
tidak memiliki sesuatu apapun yang dapat menambah pengalaman
pemakai"
Untuk platformnya Red Hat akan bekerjasama dengan Intel, dan perakitan
sistem yang sebenarnya akan dikerjakan oleh industri lokal. Nantinya

240

Majalah-Linux Edisi # 1
komputer ini akan ditargetkan untuk pasar usaha kecil dan pemerintahan
di negara berkembang. Perangkat lunaknya juga akan dibuat tersedia
untuk PC Intel Classmate - komputer notebook murah dari Intel untuk
pelajar.
Perangkat lunak akan dipinjam sebagian besar dari proyek One Laptop Per
Child (OLPC). Seperti diketahui OLPC menggunakan versi Redhat Fedora
Linux sebagai sistem operasinya. Meski demikian Global Desktop tidak
akan menggunakan antarmuka "Sugar" milik OLPC. Versi pertama yang
akan dirilis pada bulan Juni ini sementara akan menggunakan antar muka
tradisional, dimana didalamnya akan disertakan juga aplikasi seperti
Firefox, OpenOffice dan Evolution. Pada update berikutnya, model yang
ada akan diubah dimana aplikasi tradisional akan diintegrasikan dengan
layanan online, imbuh Brian Stevens. Layanan online itu salah satunya
adalah layanan MugShot - layanan jaringan open source - yang
diperkenalkan RedHat sejak tahun lalu.
Mengintegrasikan layanan online dengan data lokal adalah hal yang
diperlukan untuk menciptakan desktop generasi mendatang, katanya.
Nantinya data akan ditarik ke client menggunakan dasar arsitektur
berorientasi pada layanan (service oriented architecture / SOA)
Steven juga mengungkapkan proyek ini akan mengusahakan untuk
membuat sistem operasi yang dapat berjalan di USB stick.
Sementara itu pimpinan eksekutif Red Hat, Matt Szulik saat
membawakan kata sambutan menekankan bahwa menemukan

241

Majalah-Linux Edisi # 1
ulang model desktop yang baru adalah hal yang krusial bagi
perusahaan untuk masuk ke pasar desktop. Jika hanya menjiplak
Windows saja, proyek akan berujung pada kegagalan, menurut
pendapatnya.
"Mencoba untuk menjadi bagian dari penguasa yang ada hanya
akan menghasilkan solusi yang gagal."
Sampai saat tulisan ini dibuat belum ada pengumuman resmi dari Red Hat,
apakah Global Desktop ini akan tersedia free atau komersial.
(majalah-linux)

Janji ATI Untuk Open Source, Akankah Terbukti?


May 13, 2007 | Tag: Ubuntu, Bisnis, Lisensi, Acara, Pergerakan
Juru bicara pemasaran AMD ATI (AMDs Chief Sales and
Marketing Officer), Henri Richard dalam acara Red Hat
Summit 2007 minggu ini mengemukakan komitmen ATI
untuk memperbaiki masalahnya dengan open source,
khususnya masalah dukungan driver produk graphic card nya terhadap
linux. Henri menegaskan kalau AMD akan segera menjadikan driver
graphic cardnya menjadi open source. Ucapan Henri ini otomatis mendapat
applause yang meriah dari para hadirin yang menyaksikannya saat itu.

242

Majalah-Linux Edisi # 1
"Saya berada disini untuk berkomitmen pada Anda bahwa hal ini akan
segera dilaksanakan". Dia juga berjanji kalau AMD akan lebih proaktif
dalam berhubungan dengan komunitas Linux.

Gambar 01.
Richard M. Stallman saat memprotes kebijakan ATI yang tidak memihak
komunitas open source dengan tidak membuka kode sumber graphic

243

Majalah-Linux Edisi # 1
cardnya
(peristiwa tahun lalu)
Sejak AMD mengakuisi produsen grafik card ATI tahun lalu, pengumuman
kalau AMD akan membuka source code dari driver graphic cardnya
memang telah dinanti-nantikan. Namun kini pertanyaannya adalah kapan
itu akan terjadi? Richard pun belum bisa menjawabnya. Hanya waktu yang
mungkin bisa menjawab. Kita tunggu dan buktikan apakah janji AMD itu
akan segera terealisasi atau hanya sekedar lip service dari strategi
pemasarannya
(majalah-linux)
Baca berita sebelumnya:
Driver Linux ATI Tidak Support Desktop-3D?

BlankOn 2.0: Pindah Haluan?


May 14, 2007 | Tag: Ubuntu, Distro, Pergerakan
BlankOn Linux, distro Linux berbasis Fedora Core yang dikembangkan oleh
Yayasan Penggerak Linux Indonesia (YPLI) dalam 3 hari ini namanya naik
daun lagi di kancah per-linux-an tanah air. Tampak mulai menunjukkan
tanda-tanda kehidupan, setelah sebelumnya tidak pernah terdengar alias

244

Majalah-Linux Edisi # 1
mati suri sejak rilis perdana versi 1.0 tahun 2005 an silam.
Adalah Mohammad DAMT, developer sekaligus mantan
koordinator proyek BlankOn 1.0 yang melemparkan umpan
ke komunitas Ubuntu Indonesia di milis id-ubuntu. Isi
umpannya adalah menawarkan pada komunitas Ubuntu
Indonesia untuk melanjutkan proyek distro BlankOn yang
terhenti itu. Umpan yang dilemparnya tampaknya bukan main-main. Selain
di milis umpan tersebut dijabarkan oleh beliau juga dalam artikel bertopik
proyek "Distro Baru" yang ditulis di wiki ubuntu-id.

Gambar 01.
Mantan koordinator yang udah capek jadi koordinator .. capedeh!

245

Majalah-Linux Edisi # 1
Umpan dilempar, umpanpun jadi rebutan
alias brainstorming-pun
dimulai. Sementara di milis id-ubuntu tampai ramai membahas soal
pembuatan distro baru ini, di milis blankon linux tampak tenang-tenang
saja, hanya tampak Mohammad DAMT dan beberapa simpatisan saja yang
tampak sibuk cross posting

246

Majalah-Linux Edisi # 1

Gambar 02.
Salah satu postingan MDAMT di milis blankon linux,
terkait rencana mengembangkan distro baru berbasis ubuntu

247

Majalah-Linux Edisi # 1
Akankah Blankon dilanjutkan dengan basis Ubuntu, atau komunitas Ubuntu
Indonesia membuat distro baru dengan nama lain? Kita tunggu saja aksi
kudeta di dunia maya ini

Gambar 03.
Desperate?

(majalah-linux)
Artikel menarik lainnya:
Linux.or.id: Meningkatkan Performa Blankon

248

Majalah-Linux Edisi # 1
Microsoft Tuntut Pengguna Linux Bayar Royalti
May 15, 2007 | Tag: Ekonomi, Kasus, Bisnis, Lisensi, Pergerakan, Software,
Politik
Baru-baru ini Microsoft dilaporkan menginginkan agarsetiap pengguna
perangkat lunak open source termasuk Linux membayarkan royalti atas
pelanggaran 235 hak paten yang diklaim miliknya.
Dalam sebuah wawancara dengan majalah Fortune, Brad Smith,
perwakilan dari Microsoft dan Horacio Guierrez, wakil presiden Microsoft
yang mengurusi masalah lisensi mengatakan bahwa perangkat lunak open
source termasuk Linux telah melanggar 235 paten Microsoft. Karenanya
Microsoft ingin agar para distributor dan pengguna perangkat lunak
tersebut membayar ganti rugi berupa royalti atas pelanggaran tersebut.
Smith mengungkapkan bahwa Microsoft menemukan setidaknya 42
pelanggaran atas paten Microsoft yang ditemukan di dalam kernel Linux,
65 selanjutnya pada tampilan antar muka pemakai. Dia juga mengklaim
kalau aplikasi Open Office telah melanggar 45 paten, aplikasi email 15
paten, dan perangkat lunak open source lainnya sebanyak 68 paten.
Microsoft tampaknya selalu menggunakan isu hak paten untuk menyerang
lawan-lawannya khususnya kubu Linux dan open source sejak dulu. Namun
belakangan ini Microsoft tampak lebih intens menggalang kekuatan untuk
menekan dominasi open source, diataranya melalui perjanjian dengan
Novel - yg notabene perusahaan pembuat distro suse linux - pada akhir

249

Majalah-Linux Edisi # 1
tahun lalu, yang isinya mengijinkan pertukaran penggunaan paten antar
masing-masing pihak. Didalamnya juga dinyatakan perusahaan mengganti
rugi klaim hak paten Microsoft atas Linux. selanjutnya pada bulan April
tahun ini Microsoft melakukan perjanjian serupa dengan salah satu
produsen perangkat keras Samsung Electronic, yang isinya juga tentang
persetujuan penggunaan silang lisensi, masing-masing, yang didalamnya
termasuk klausa yang menyatakan ganti rugi Samsung atas klaim
terhadap paten di Linux. Dan minggu lalu Dell, ikut bergabung dalam
perjanjian tersebut, menjadikannya vendor perangkat keras dan perakit
komputer pertama yang melakukannya.

Gambar 01.
Steve Ballmer (kiri) pendukung paten perangkat lunak,
sementara Richard M. Stallman (kanan) pembenci hak paten
Steve Ballmer yang kini menjabat pimpinan Microsoft berargumentasi "Kita
hidup didunia yang menghargai dan mendukung penghargaan atas
kekayaan intelektual". Jadi sudah selayaknya komunitas FOSS mengikuti

250

Majalah-Linux Edisi # 1
aturan bisnis yang berlaku.
Sementara itu dari kubu FOSS, Eben Moglen - pakar hukum, pimpinan
Software Freedom Law Center, organisasi yang memayungi perlindungan
hukum atas Yayasan perangkat Lunak Bebas - berpendapat bahwa
perangkat lunak adalah algoritma matematika, jadi seharusnyalah tidak
boleh dipatenkan.
Kubu FOSS sendiri memiliki banyak pendukung dari perusahaan besar.
Seperti misalnya ditahun 2005, 6 diantaranya IBM, Sony, Philips, Novell,
Red Hat dan NEC bersekutu membuat perusahaan yang dinamakan Open
Invention Network (OIN). Perusahaan ini tugasnya adalah mengumpulkan,
membeli dan menaungi semua paten-paten yang yang dapat dipakai untuk
kemajuan linux yang nantinya dapat bebas pakai oleh semua orang tanpa
perlu membayar royalti. Tujuannya jelas yakni untuk untuk melindungi
sistem Linux dari ancaman paten pihak luar.
Jadi seandainya Microsoft berani menuntut distributor Linux seperti Red
Hat atas pelanggaran hak paten misalnya, OIN bisa balik membalas
Microsoft dengan melarang/menghambat distribusi Windows. Bila ini terjadi
maka perang dingin antara Microsoft dan Open Source tak akan pernah
berkesudahan.
(majalah-linux)

251

Majalah-Linux Edisi # 1
Rilis: Samba 3.0.25
May 15, 2007 | Tag: Software
Hari ini Samba merilis versi baru dari alikasi protokol
jaringan nya. Beberapa fitur utama yang ada dalam
versi 3.0.25 kali ini dapat Anda lihat disini

"Source Code" Ubuntu Mobile Dipublikasikan


May 15, 2007 | Tag: Ubuntu, Gadget
Diumumkan pertama kali tanggal 5 Mei minggu lalu dan
diresmikan peluncurannya di Spanyol minggu kemarin, proyek
Ubuntu Mobile dan Embedded (UME) awal minggu ini dibuka
dengan ajakan kepada para pengembang di seluruh dunia agar
ikut bergabung. Ajakan ini disampaikan langsung oleh Pimpinan
Teknis Ubuntu (CTO) Matt Zimmerman dalam emailnya tertanggal 14
kemarin di mailing list Ubuntu-devel-announce. Disebutkan oleh beliau
bahwa mailing-list dan halaman wiki untuk Ubuntu mobile telah selesai
dibuat, dan beberapa source code telah diupload dan dapat dilihat di
internet.
Rilis perdana Ubuntu Mobile ini dijadwalkan akan berbarengan dengan rilis

252

Majalah-Linux Edisi # 1
Ubuntu 7.10. Adapun platform yang akan digunakan adalah platform
berbasis prosesor Intel, untuk desktopnya menggunakan lingkungan
GNOME dan Framework Hildon.

Gambar 01.
Preview perkiraan dari Ubuntu Mobile yang masih dirancang.
Bagi yang belum mengetahui, Proyek Ubuntu Mobile adalah
proyek kerjasama antara Canonical (pemilik resmi Ubuntu)
dengan Intel sebagai sponsor utama. Proyek ini bertujuan untuk
menciptkan sistem operasi turunan Ubuntu yag dapat dijalankan

253

Majalah-Linux Edisi # 1
pada perangkat internet bergerak (mobile), bersifat bebas dan
open source.
Link terkait:

Untuk blueprint dari proyek ubuntu mobile ini bisa Anda lihat disini
Roadmap nya bisa Anda baca dari postingan Matt disini
Source code: https://code.launchpad.net/~ubuntu-mobile/
Wiki: https://wiki.ubuntu.com/MobileAndEmbedded

(majalah-linux)

Novell Tolak Klaim Paten Microsoft


May 17, 2007 | Tag: Kasus, Bisnis, Pergerakan, Politik
Novell, yang menandatangani perjanjian kerjasama dengan Microsoft,
November tahun lalu, menyatakan menolak klaim paten yang dilakukan
Microsoft baru - baru ini. Dalam sebuah wawancara dengan majalah
Fortune Microsoft mengklaim bahwa Linux dan perangkat lunak open
source telah melanggar 235 paten miliknya.
Novell dalam pernyataan resminya kemarin dengan tegas menolak klaim
tersebut. "Meskipun jumlahnya baru, namun klaim atas pelanggaran itu

254

Majalah-Linux Edisi # 1
bukanlah hal yang baru. Yang terpenting, perjanjian kami dengan Microsoft
tidak ada sangkut pautnya dengan masalah tuduhan pelanggaran Linux
atas hak kekayaan intelektual Microsoft. Ketika kami memulai kerjasama
paten dengan Microsoft, Novell tidak setuju ataupun menerima bahwa
Linux atau produk lain yang Novell tawarkan melanggar paten Microsoft."
"Seperti yang kami katakan sejak awal perjanjian ini, fokus kami adalah
pada interoperabilitas dan membuat kemudahan bagi pelanggan kami
yang menggunakan Linux dan Windows agar keduanya dapat saling
bekerja sama." tegas Bruce Lowry kepala bagian public relation Novell.
Dalam pernyataannya Bruce Lowry juga menegaskan bahwa :
pernyataan media yang sering menyebutkan bahwa
perjanjian paten antara Novell dan Microsoft sebagai
perjanjian lisensi silang (cross license) adalah tidak benar.
"Novell tidak pernah melakukan lisensi silang dengan paten apapun milik
Microsoft. Novell dan Microsoft hanya membuat perjanjian untuk tidak
menuntut konsumen satu sama lain apabila di kemudian hari
ditemukan permasalahan akibat paten. Jadi kami tidak memiliki hak
untuk menggunakan paten Microsoft dalam teknologi Novell, begitu juga
sebaliknya Microsoft tidak berhak menggunakan paten yang dimiliki Novell.
Kami juga tidak akan pernah mengubah komitmen kami tentang paten
sebelumnya, termasuk komitmen untuk memakai hak paten guna melawan
siapapun yang menyerang produk open source kami, atau keterlibatan
kami dalam Open Invention Network, yang dibentuk guna memberdayakan

255

Majalah-Linux Edisi # 1
paten untuk mempromosikan inovasi dalam open source."
(majalah-linux)

Tanggapan Torvalds terhadap Klaim Paten Microsoft


May 17, 2007 | Tag: Bisnis, Lisensi, Pergerakan
Linus Torvalds, pencipta sekaligus pimpinan para
pengembang Kernel Linux menanggapi dengan pedas
dan tajam terhadap pernyataan eksekutif Microsoft
dalam majalah Fortune yang menyatakan Linux dan
aplikasi perangkat lunak open source lainnya telah
melanggar 235 paten milik Microsoft.
"Pasti ada lebih banyak pelanggaran paten yang dilakukan Microsoft
ketimbang Linux. Apabila source code Windows dapat dijadikan pokok
persoalan sama seperti review yang telah dilakukan terhadap linux, maka
Microsoft akan menemukan dirinya sendiri telah melakukan pelanggaran
terhadap paten perusahaan lain", ungkap Torvalds
"Microsoft seharusnya menyebutkan paten mana yang diklaim telah
dilanggar tersebut, sehingga klaim dapat dibuktikan di pengadilan atau
para pengembang open source dapat menulis ulang kode tersebut untuk

256

Majalah-Linux Edisi # 1
menghindari pelanggaran", imbuh Torvalds.
Microsoft tampaknya tidak akan menuntut siapapun, khususnya pemakai
Linux yang juga adalah pelanggan Microsof. "Microsoft harus menyebutkan
paten-patennya, dan mereka barangkali lebih bahagia dengan kondisi fear,
uncertainty, doubt (FUD) daripada segala perkara hukum", tebak Torvalds.
(majalah-linux)

Fear, Uncertainty and Doubt: Lanjutan Kasus Paten Microsoft


May 18, 2007 | Tag: Kasus, Bisnis, Lisensi, Pergerakan
Dikutip oleh Majalah-Linux dari e-Week,
pernyataan CEO Microsoft Steve Ballmer yang
menyatakan kalau Linux telah melanggar lebih
dari 200 paten perangkat lunak miliknya,
tampaknya hanya dikutip dari laporan
independen yang dipublikasikan ahir tahun
2004 lalu oleh Open Source Risk Management
(OSRM) yang sempat menimbulkan kontroversi
juga kala itu. Si peneliti, Dan Ravicher mengatakan bahwa laporan yang
dibuatnya itu bertentangan dengan apa yang Microsoft klaim. Dan laporan
itu juga tidak menyatakan kalau perangkat lunak open source menghadapi

257

Majalah-Linux Edisi # 1
masalah legalitas.
Dalam laporannya, Ravicer menekankan perbedaan antara potensi
pelanggaran hak paten dan pelanggaran yang sebenarnya itu sendiri.
Microsoft seperti biasa menggunakan Fear, Uncertainty and Doubt (FUD)
-nya, kata Dan Ravicher yang juga seorang pengacara dan direktur
eksekutuf dari Public Patent Foundation (PUBPAT).
Tidak ada alasan untuk meyakini kalau GNU/Linux memiliki resiko
pelanggaran paten yang lebih besar daripada Windows, sistem berbasis
UNIX atau sistem operasi lainnya yang serupa. Mengapa? Karena paten
dilanggar oleh suatu struktrur khusus yang mengerjakan suatu fungsi
tertentu, kata Ravicher.
Ravicher mengatakan perbedaan krusial antara laporannya dan apa yang
Ballmer pakai dalam ucapannya adalah pada kata kata potensial dan
pelanggaran paten yang sebenarnya.
"Ballmer menyatakan dengan sangat jelas dengan mengatakan bahwa
Linux telah melangar ratusan paten", kata Ravicher. "Itu akan sangat
berbeda apabila dikatakan Linux berpotensi melanggar x patent, karena
persyaratan untuk membuktikan adanya pelanggaran adalah lebih sulit
daripada menduganya.
Ravicher adalah pendiri dari Yayasan Patent Publik (Public Patent
Foundation) dan seorang ahli dalam masalah hukum paten.

258

Majalah-Linux Edisi # 1
(majalah-linux)

PlayOGG.org: Gunakan OGG, Tinggalkan MP3


May 18, 2007 | Tag: Software, Web, Multimedia
Yayasan Perangkat Lunak Bebas / Free Software Foundation
(FSF) yang dipimpin oleh Richard M. Stallman baru-baru ini
meluncurkan situs baru PlayOGG.org. Situs ini dibuat dalam rangka
mengkampanyekan penggunaan format audio OGG Vorbis, format audio
yang bebas paten dan bebas lisensi, serta dapat digunakan sebagai
alternatif pengganti format proprietary MP3. Kampanye ini tidak hanya
ditujukan untuk para distributor file audio namun juga untuk para
pengguna akhir.
Saat ini format MP3 adalah format audio yang paling terkenal dan paling
banyak digunakan. Namun banyak yang tidak menyadari kalau setiap
orang yang mendistribusikan musiknya dalam format MP3 diwajibkan
untuk membayar biaya lisensi kepada pemegang paten MP3 ini. Paten ini
tidak hanya berlaku untuk distributor saja namun juga untuk para
pengembang perangkat lunak dan bahkan termasuk pengguna akhir.
Pengguna MP3 bisa saja sewaktu-waktu dituntut karena menggunakanhak
paten MP3 secara ilegal. Bahkan Microsoft pun harus membayar 1.5 juta
US$ untuk membayar biaya lisensi ganti rugi penggunaan paten MP3.

259

Majalah-Linux Edisi # 1
Salah satu eksekutif FSF Peter Brown mengatakan, "OGG adalah pilihan
paling aman untuk anda untuk bebas dari perkara paten ketika
menggunakan kompresi audio. Berpindah ke Ogg adalah solusi terbaik saat
ini, sembari berusaha menghapuskan paten atas perangkat lunak"
Dengan semakin banyaknya player musik digital yang mendukung Ogg
Vorbis, dan banyaknya perangkat lunak penyetel, encoder dan plugin yang
tersedia diberbagai platform sistem operasi, tidak mustahil format Ogg
nantinya akan menggantikan dominasi MP3 saat ini.
(majalah-linux)

Tux500: Sang Pembalap Patah Tulang


May 18, 2007 | Tag: Tokoh, Acara, Pergerakan
Dikutip dari situs tux500.com, Stephan Gregiore, pembalap utama Tim
Chastain yang rencananya akan tampil mengendarai kendaraan balap
berlogo "Tux" Linux dalam adu balap Indianapolis 500 tampaknya harus
mengubur dalam-dalam cita-citanya. Dalam sesi latihan kemarin
kendaraannya menabrak pagar pembatas dengan keras, sempat berputar
sampai akhirnya berhenti. Akibatnya dia mengalami luka - luka dan patah
tulang belakang. Meski demikian menurut Ted Woerner dari Acceleration
Marketing keadaannya kini telah membaik dan diharapkan nantinya dapat

260

Majalah-Linux Edisi # 1
pulih seperti sedia kali, meski akibatnya dia tidak akan dapat mengikuti
kejuaraan balap tahun ini.
Tom Chastain sang pemiliki tim, mengatakan kalau program akan tetap
berjalan. Dia sedang membicarakannya dengan pengemudi pengganti
lainnya, yang rencananya akan diumumkan segera. Dalamsesi latihan
tersebut waktu yang ditempuh kendaraan Stephen adalah yang tercepat
untuk jenis kendaraan non-kualifikasi. Sayang dia kehilangan kendali saat
putaran pertama. Stephan meyakini ini akibat tiupan angin kencang yang
menghempas kendaraannya dan mengakibatkan spin.

261

Majalah-Linux Edisi # 1

Gambar 01.
Stephan (kiri) saat diwawancarai oleh Bob (penggagas Tux500.com)
sebelum mengalami musibah kecelakaan
Bagi yang berminat menyampaikan dukungan, pesan, ataupun salam
dapat mengirim email ke: stephan_@_tux500.com
Semoga lekas sembuh

262

Majalah-Linux Edisi # 1
(majalah-linux)

Blankon 2.0: Codename "Konde"


May 19, 2007 | Tag: Ubuntu, Desktop, Pergerakan, Software
Melalui serangkaian diskusi di mailing-list id-ubuntu dan
blankon akhirnya pada tanggal 15 Mei yang lalu kedua
komunitas (Blankon dan Ubuntu Indonesia)
menyepakati untuk merilis distro Blankon selanjutnya
dengan menggunakan basis Ubuntu. Ubuntu dipilih
karena kemudahan perawatan serta dukungan yang
besar dari komunitas pengguna linux di Indonesia.
Nama kode (codename) dari proyek pengembangan
Blankon 2 ini sendiri ditetapkan memakai nama Konde terhitung sejak 16
Mei lalu. Nama kode ini diusulkan pertama kali oleh Mohammad DAMT
dalam postingnya berjudul Konde ke mailing list Blankon. Selanjutnya
nama tersebut disempurnakan oleh Pak Rusmanto - ketua Yayasan
Penggerak Linux Indonesia (YPLI) sekaligus salah satu anggota di tim
Blankon 1 yang lalu - sebagai kepanjangan dari KOde-Nama-DEbianubuntu BlankOn 2 dan disetujui oleh mayoritas kedua komunitas.
Untuk situs tempat pengembangan dan kolaborasi ditetapkan di

263

Majalah-Linux Edisi # 1
https://launchpad.net/konde/ dan http://wiki.ubuntu-id.org/Konde.
Sementara situs resmi tetap menggunakan alamat blankonlinux.or.id.
Apabila Anda berminat bergabung dalam proyek ini Anda dapat
melakukannya dengan cara bergabung di mailing list ubuntu-id dan
Blankon serta mendaftarkan diri ke situs launchpad diatas. Sampai saat ini
anggota tim dibagi dalam 4 kelompok yakni: Artis Konde, Infrastruktur
Konde, Pemaket Konde, dan yang terakhir Tester Konde.
Konde ini merupakan distro turunan Ubuntu artinya dapat diinstal di atas
Ubuntu aslinya (dengan apt-get) atau dengan CD. Karena pada prinsipnya
Konde hanya menyediakan paket-paket tambahan saja.
Distro ini nantinya akan menggunakan salah satu dari 3 desktop manager
berikut ini: KDE, GNOME, atau XFCE. Distro akan menggunakan bahasa
Indonesia sebagai bahasa utama dan dirancang agar sesuai dengan
kebutuhan pengguna di Indonesia diantaranya dengan penambahan paketpaket multimeda seperti codec, player, tema bernuansa Indonesia, dan
sebagainya.
Rencananya distro ini akan dibuat dalam format live cd yang dapat
diinstall. Paket-paketnya nantinya diambil dari paket yang akan digunakan
pada rilis Ubuntu Gutsy. Untuk waktu rilisnya ditetapkan setiap 12 bulan.
Sementara untuk logo tetap menggunakan loga Blankon lama sebagai ciri
khas distro ini.
catatan:
Tutorial penggunaan Launchpad dapat dilihat di:

264

Majalah-Linux Edisi # 1
http://wiki.ubuntu-id.org/Launchpad
(majalah-linux)

Rilis: Majalah Full Circle #0 Edisi Bahasa Indonesia


May 21, 2007 | Tag: Freemag, Stuff
Majalah Komunitas Ubuntu: Full Circle hari ini merilis edisi #0 dalam
Bahasa Indonesia. Majalah ini dapat Anda download gratis di situs
resminya: www.fullcirclemagazine.org

265

Majalah-Linux Edisi # 1
Liberation: Font Pembebas dari Red Hat
May 22, 2007 | Tag: Stuff, Desktop, Pergerakan, Software, Graphic
Perusahaan Linux, Red Hat baru baru ini
melepas ke publik font (huruf) yang dinamakan
Liberation yang dapat dipakai dengan bebas
sebagai pengganti font truetype Microsoft yang saat ini dipakai hampir di
kebanyakan komputer.
Font Liberation terdiri dari 3 set model dan dapat dipakai sebagai
pengganti gratis dari font utama Windows: Arial, Courier New, dan Times
New Roman. Font yang didesain oleh Ascender Corp ini, dibuat agar
memiliki ukuran yang serupa dengan font Microsoft. Dengan cara tersebut
sebuah dokumen dapat dijaga formatnya tanpa berantakan akibat masalah
perbedaan ukuran.
Red Hat memiliki sejarah yang panjang dalam kaitannya dengan
penggunaan font berkualitas tinggi yang memungkinkan interoperabilitas
antar sistem operasi. Menurut Mark Wibbing, sekretaris di Red Hat, versi
Redhat yang didistribusikan di akhir 1990 masih menyertakan font Arial,
Courier New dan Times New Roman sampai suatu ketika pihak Microsoft
menggugat karena melanggar hak cipta mereka.
Perselisihan kemudian diputuskan melalui jalan pengadilan. "Di tahun
2004, Red Hat mengumumkan melisensi tiga font proprietary dari Agfa
Monotype : Albani, Cumberland, dan Thorndale yang memiliki ukuran sama

266

Majalah-Linux Edisi # 1
dengan font utama Windows. Font ini didistribusikan dalam CD Extra yang
disertakan pada Red Hat versi komersial, namun mereka tidak gratis dan
tidak terbuka, dan hal itu sempat membuat kami frustasi", ungkap
Webbink.
Font Liberation ini diumumkan pada acara Red Hat Summit tanggal 9 Mei
lalu. Ada tiga set font didalamnya, yakni: Sans (pengganti untuk Arial,
Albany, Helvetica, Nimbus Sans L, dan Bitstream Vera Sans), Serif
(pengganti Times New Roman, Thorndale, Nimbus Roman, dan Bitstream
Versa Serif) serta Mono (pengganti untuk Courier New, Cumberland,
Courier, Nimbus Mono L, dan Bitstream Vera Sans Mono).
Pengguna Red Hat Enterprise atau Fedora dapat memperolehnya via Red
Hat Network (RHN) System, sementara yang lain dapat mendownloadnya
disini. Red Hat mengijinkan Anda menggunakan font ini di sembarang
sistem operasi. Anda bebas mendistribusikannya dibawah lisensi GPL.
Meski demikian Anda tidak perlu khawatir, karena menggunakan font ini
tidak berarti akan membuat berkas Anda menjadi GPL juga. Dengan
penggunaan font ini diharapkan dapat menghindarkan pengguna dari
klaim atau tuntutan dari pemegang hak cipta font proprietary. Pihak Red
Hat sendiri melakukan hal ini sebagai bentuk ucapan terima kasih pada
komunitas yang telah mendukung dan menjadikan mereka berhasil seperti
sekarang ini.
(majalah-linux)

267

Majalah-Linux Edisi # 1
Rilis: KDE 3.5.7
May 23, 2007 | Tag: Desktop, Kde, Software
Hari ini KDE mengumumkan rilis terbaru dari desktop manager
GNU/Linuxnya yang bebas namun powerfull: KDE 3.5.7. Desktop manager
dengan dukungan terhadap 65 bahasa di dunia tersebut membawa fokus
baru untuk aplikasi KDE-PIM (KDE Personal Information Manager,
didalamnya antara lain: Kmail, kaddressbook, akregator, kedutainment,
dsb). Kaddressbook, Korganizer dan Kalarm mendapat perhatian pada
perbaikan bug, sementara KMail dipoles dengan fitur baru dan
penyempurnaan pada dukungannya terhadap IMAP.

Gambar 01.
Aplikasi-aplikasi yang masuk kelompok KDE-PIM
Beberapa aplikasi lain yang disempurnakan diantaranya:

268

Majalah-Linux Edisi # 1

KPDF kini menunjukkan tooltip untuk link saat cursor digerakkan


diatasnya, perbaikan saat menampilkan dokumen PDF yang
kompleks (contoh Iklan Firefox ini)
Umbrello kini dapat menghasilkan dan mengekspor kode C# dan
telah ditambahkan dukungan umumterhadap Java 5
KDevelop naik versi jadi 3.4.1. Fitur baru diantaranya improvisasi
pada Pelengkap Kode otomatis dan Navigasi, antarmuka debugger
yang lebih baik, dukungan terhadap Qt4, Ruby, dan KDE 4 yang
disempurnakan.

Selain fitur baru juga terdapat banyak perbaikan terhadap beragam


bug/cacat yang ditemukan pada versi sebelumnya, khususnya pada
kelompok Edutainment, Game serta Kopete. Kopete khususnya
mendapatkan penyempuraan dari segi performa/kecepatan.
Pada versi kali ini KHTML dan KJS - mesin pengolah HTML dan Javascript
milik KDE - mendapat penyempurnaan. Hal yang menarik darinya adalah
fitur dari KHTML yang akan menunjukkan pada user apakah sebuah link
apabila di klik akan membuka di jendela baru atau tidak.
Paket biner saat ini telah tersedia untuk Arch Linux, Debian Unstable,
Kubuntu Feisty, Mandriva 2007.1, Pardus dan openSuSE. Untuk source
code dan kompilasi dengan Konstruct dapat Anda peroleh disini.
Detail perubahan yang lebih lengkap silahkan lihat disini
(majalah-linux)

269

Majalah-Linux Edisi # 1

Bali: Seminar IGOS 24-25 Mei 2007!


May 23, 2007 | Tag: Acara, Pergerakan, Pendidikan, Pemerintah
Sejak di deklarasikan pada tanggal 30 Juni 2004 oleh lima
Departemen/Kementerian inisiator, Program Indonesia, Go Open Source!,
perlahan tapi pasti mulai dikenal masyarakat. Berbagai kegiatan yang
telah dilakukan seperti: Seminar dan Pelatihan, mendapat respon yang
baik dari pengguna maupun pemerhati Teknologi Informasi di Indonesia.
Hal ini sangat menggembirakan kita semua. Lebih lanjut diharapkan dapat
lebih menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk meraih kemandirian
bangsa dalam memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi,
khususnya pengguna perangkat lunak (software) legal. Dari beberapa
alternatif yang ada, pilihan untuk mengunakan dan mengembangkan open
source software (OSS) merupakan pilihan cerdas baik dari segi ekonomi
(karena sangat rasional) maupun keamanan (open source software sangat
handal).
Melihat sisi positif manfaat OSS maka pengembangan aplikasi dan
sosialisasi penggunaan OSS harus terus didukung dengan memanfaatkan
teknologi informasi berbasis open source. Berkaitan dengan hal tersebut
maka Kementerian Negara Riset dan Teknologi bekerjasama dengan Badan
Pengkajian dan Penerapan Teknologi serta Pemerintah Kabupaten
Jembrana akan menyelenggarakan Seminar dan Lokakarya dengan tema

270

Majalah-Linux Edisi # 1
"Melalui IGOS (Indonesia, Go Open Source!) Kita Tingkatkan Daya Saing
Bangsa", pada tanggal 24 dan 25 Mei 2007 di Hotel Sanur Paradise Plaza
Bali. Acara tersebut akan berlangsung mulai Pukul 9 pagi sampai pukul 3/4
sore WITA
Rencananya beberapa pejabat tinggi negara termasuk Menteri Riset dan
Teknologi (Menristek) akan hadir sebagai pembicara.

Gambar 01.
Undangan resmi acara seminar IGOS di Bali

271

Majalah-Linux Edisi # 1
Dalam seminar dan lokakarya ini, pengguna dan pengembang aplikasi OSS
akan berbagi pengalaman terkait dengan penggunaan dan pengembangan
OSS, sekaligus memperkenalkan aplikasi Desktop berbasis OSS kepada
seluruh instansi pemerintah daerah di Indonesia dan masyarakat Bali. Pada
kesempatan ini juga akan dilakukan demo aplikasi IGOS. Seluruh rangkaian
acara seminar/lokakarya ini akan disiarkan secara Teleconference ke 40
(empat puluh) perguruan tinggi di Indonesia yang tergabung dalam
jaringan INHERENT ( Indonesian Higher Education Network). Dan
sebagai sumber pemancar adalah Universitas Udayana Denpasar yang
merupakan salah satu simpul dari jaringan INHERENT tersebut.
Dengan semangat "Kreativitas tanpa Batas" dan maju bersama Indonesia,
Go Open Source! kita galang semangat berinovasi kemandirian di kalangan
masyarakat Indonesia.
Dikutip dengan sedikit modifikasi:

Ristek: Seminar/Lokakarya IGOS 24-25 Mei di Bali


Ristek: Jadwal Acara

Update: Untuk mengikuti acara ini peserta dipungut biaya Rp. 200.000,untuk mengganti biaya makan di hotel.
(majalah-linux)

272

Majalah-Linux Edisi # 1
Rilis: PCLinuxOS 2007
May 23, 2007 | Tag: Distro, Desktop
Hari minggu kemarin PCLinuxOS merilis versi final
terbarunya yang diberi nama PCLinuxOS 2007. Distro yang
saat ini nangkring di urutan ketiga distro terpopuler versi
Distrowatch ini memiliki segudang fitur, diantaranya
menggunakan kernel linux 2.6.18.8, KDE 3.5.6, Open Office
2.2.0, Firefox 2.0.0.3, Thunderbird 2.0, Frostwire, Ktorrent,
Amarok, Flash, Java JRE, Berly 3D dan banyak lagi. Hampir 2 Giga
perangkat lunak dikompres dan disimpan dalam live cd yang dapat di boot
dan diiinstall ke harddisk kapan saja Anda mau
Lebih dari 5000 aplikasi
tambahan dapat diinstall dari jaringan internet dengan aplikasi Synaptic.
Perlu diperhatikan PCLinuxOS tidak menyertakan codec Win32code dan
aplikasi dekripsi DVD
Driver proprietary Nvidia dan ATI tersedia setelah
sistem operasi terpasang di harddisk.

273

Majalah-Linux Edisi # 1

Gambar 01.
Tampilan desktop 3 Dimensi, salah satu kemampuan PCLinuxOS 2007
Bagi Anda yang di Indonesia, dapat memperoleh cd distro populer ini
disini.
Screenshot dapat dilihat disini
(majalah-linux)

274

Majalah-Linux Edisi # 1

Tim Ubuntu-Wine: Install Program Windows di Ubuntu


May 24, 2007 | Tag: Ubuntu, Stuff, Pergerakan, Software, Web
Stephan Hermann salah satu member Launchpad yang aktif
di proyek Wine, baru - baru ini mengumumkan di situs
blognya tentang pembentukan tim wine baru di Launchpad
yang dia beri nama tim Ubuntu-wine. Tim Ubuntu Wine
nantinya akan bertugas mengembangkan, mengelola dan
memberikan dukungan terhadappenggunaan aplikasi WINE
khususnya di keluarga Ubuntu (Ubuntu, Xubuntu, Kubuntu, Edubuntu, dsb)

275

Majalah-Linux Edisi # 1

Gambar 01.
Aplikasi Wine-doors? you know lah apa itu..

276

Majalah-Linux Edisi # 1
Dia juga telah membuat launchpad untuk proyek aplikasi wine-doors aplikasi yang dibuat untuk memudahkan pengguna di Linux, Solaris atau
sistem berbasis Unix lainnya untuk menginstall apliksi Windows. Bisa
dibilang sebagai pengelola paket aplikasi Windows di Linux - Apabila Anda
berminat untuk bergabung silahkan join. Pastikan Anda telah membuat
akun di Launchpad sebelumnya
(majalah-linux)

Ubuntu dan Dell, Makin Mesra :)


May 26, 2007 | Tag: Ubuntu, Distro, Intermezzo, Bisnis, Software, Hardware
Ubuntu, ibarat cewek yang baru saja "ditembak" ma cowok yang
ditaksirnya.. Sekali tembak senangnya bukan kepalang.. apalagi kalau
bukan karena DELL yang pada hari Kamis 24 Mei lalu, secara resmi
mengumumkan ikatan tali kasih 3 produknya dengan sistem operasi
Ubuntu GNU/Linux

277

Majalah-Linux Edisi # 1
ubuntu.com: 23 Mei 2007

Gambar 01.
Ada yang punya kaosnya? Coba cek cover cd ubuntu kiriman shipit Anda.
Apakah Anda menemukan perbedaanya? gambar diatas bisa dilihat disini..

278

Majalah-Linux Edisi # 1
ubuntu.com: 24 Mei 2007

Gambar 02.
Masih malu-malu

279

Majalah-Linux Edisi # 1
ubuntu.com: 25 Mei 2006 sampai kini..

Gambar 03.
Terang - terangan. dijual - dijual - dijual siapa mau beli

280

Majalah-Linux Edisi # 1
dell.com: 26 Mei 2007

Gambar 04.
3 produk DELL mendukung Ubuntu

281

Majalah-Linux Edisi # 1

Gambar 05.
Hanya untuk Ubuntu
bukan untuk yang lain..

(majalah-linux)

Donasi Tux500 Ditutup Hari Ini!


May 26, 2007 | Tag: Acara, Pergerakan

282

Majalah-Linux Edisi # 1
Hari ini, 26 Mei adalah hari terakhir pengumpulan donasi untuk
mensponsori keikutan sertaan Tux - si penguin maskot gnu/linux - dalam
ajang bergengsi balap mobil Indy500. Indy sendiri akan berlangsung esok
hari tanggal 27 Mei 2007, selama satu hari saja. Kita berharap "Tux" dapat
menjuarai kompetisi ini
Sebagai informasi, jumlah donasi yang telah
terkumpul sejak awal kegiatan sampai artikel ini dibuat telah mencapai
US$ 16.800 atau setara dengan 146 juta lebih (Kurs 1 US$ = Rp. 8700).

Gambar 01.
Tux Car saat sesi latihan kemarin. Perhatikan baik-baik pada moncong
kendaraan

283

Majalah-Linux Edisi # 1
(majalah-linux)

Happy Birthday!
May 26, 2007 | Tag: Ubuntu, Intermezzo, Acara

284

Majalah-Linux Edisi # 1

POF: Worm Macro di Dokumen OpenOffice.org


May 26, 2007 | Tag: Virus, Kasus, Security
Perusahaan anti virus terkemuka Sophon mengklaim telah
menemukan virus pertama yang menular melalui
dokumen OpenOffice.org. Virus tersebut disebut mampu
beraksi di platform Windows, Mac, dan Linux sekaligus.
Meski demikian Sophos menyatakan bahwa sampai saat
ini virus tersebut bukanlah ancaman karena belum
menyebar dan mengganas di luar sana. Disebutkan kalau
virus ini hanyalah proof-of-concept (pembuktian).
Worm yang diberi nama SB/Badbunny-A tersebut, memanfaatkan script
macro StarBasic -yang terintegrasi dalam OpenOffice- untuk menjalankan
aksinya dengan membuat script lain di komputer korban.
"Worm tersebut akan mencoba untuk mendownload dan menampilkan
gambar JPEG tidak senonoh dari seorang pria yang mengenakan pakaian
bunny sambil bergaya sedang melakukan kegiatan hubungan seksual",
menurut APC.
Worm SB/Badbunny-A akan menginfeksi korban saat mereka membuka file
OpenOffice Draw dengan nama badbunny.odg. Macro yang bersembunyi

285

Majalah-Linux Edisi # 1
didalam file tersebut akan menjalankan aksi berbeda tergantung platform
mana yang digunakan saat itu (Windows, MacOS atau Linux):

Windows: Worm akan membuat file dengan nama drop.bad yang


kemudian akan disalinkan ke file system.ini pada folder mIRC (bila
ditemukan pada komputer korban) dan membuat serta menjalankan
file badbunny.js yang merupakan sebuah virus JavaScript yang akan
bertugas sebagai duplikator file worm.
MacOS: Worm akan membuat dua buah file script virus
menggunakan bahasa Ruby (filenya diberi nama badbunny.rb atau
badbunnya.rb)
Linux: Worm akan membuat file badbunny.py sebagai script XChat
dan juga membuat file badbunny.pl yang merupakan virus kecil
berbasis bahasa Perl yang bertugas menularkan pada file Perl
lainnya.

File script XChat dan mIRC bertugas sebagai virus yang menduplikasi dan
mendistribusikan file OpenOffice yang telah terjangkit worm:
badbunny.odg melalui protokol DCC lewat jalur internet / chatting irc.
Meski demikian tampaknya virus ini akan sulit untuk berkembang karena
masih diperlukan terlalu banyak interaksi user dan masih tergantung pada
beberapa kondisi tertentu. Contoh: di MacOS X dan Linux virus masih
mengandalkan interaksi user untuk memutuskan akan mengeksekusi script
Ruby/script Xchat atau tidak, yang tentu akan dibatalkan bagi kebanyakan
pengguna yang sadar tentang masalah keamanan. Namun di Windows
eksekusi Javascript dapat dilakukan oleh worm secara otomatis tanpa

286

Majalah-Linux Edisi # 1
interaksi dengan user yang tentu akan menjadi ancaman yang berbahaya.
SB/Badbunny-A adalah worm proof-of-concept yang tampaknya di kirimkan
melalui email langsung ke tim Sophos dengan tujuan hanya untuk
menunjukkan pembuktian ketimbang niatan untuk menyebarluaskan dan
melakukan aksi merusak.
Untuk amannya, sebaiknya Anda tidak menjalankan makro yang ada dalam
sebuah file OpenOffice.org sampai benar - benar yakin kalau file tersebut
bersih dan berasal dari sumber yang terpercaya.
Tertarik? download badbunny.odg disini
(majalah-linux)

Tux500: $18,308.90!
May 27, 2007 | Tag: Ubuntu, Acara, Pergerakan, Web
Penggalangan dana untuk Tux500 hari Sabtu kemarin resmi
ditutup. Sebanyak US$18,308.90 (157.5 juta rupiah,
1US$=Rp.8600) berhasil dikumpulkan dari komunitas linux
diseluruh dunia sejak diumumkan pertama kali 40 hari yang
lalu. Pada hari ini tepatnya pukul 11 malam Waktu Indonesia

287

Majalah-Linux Edisi # 1
Barat (WIB) nanti akan menjadi ajang balap Indianapolis 500 yang
bersejarah bagi komunitas linux diseluruh dunia, karena untuk pertama
kalinya mereka menjadi sponsor dalam event olahraga bergengsi tersebut.
Rencananya logo Tux Linux akan menempel pada kendaraan balap milik
Chastain Motorsport dengan nomor #77. Dikemudikan oleh Roberto
Moreno sedikitnya kendaraan akan dipacu di kecepatan 220 mil per jam.

Gambar 01.
Jumlah dana yang berhasil dikumpulkan

Great!

Salah satu yang menarik dari statistik di website Tux500.com adalah


sumbangan dari penggemar Linux From Scratch yang melesat hingga di

288

Majalah-Linux Edisi # 1
urutan ke dua penyumbang terbesar setelah Ubuntu.
Sponsor utama Chastain Motorsport kali ini adalah Z-Line Design,
perusahaan furniture asal California. Sebenarnya mereka adalah sponsor
dari PDM yang dikemudikan oleh Jimmy Kite, namun karena tidak lulus
kualifikasi akhirnya berpindah.

Gambar 02.
Tampak logo Tux Linux terpampang di depan pintu garasi dan pada body
kendaraan
Kabar gembira lainnya adalah perihal logo Tux yang rencananya akan

289

Majalah-Linux Edisi # 1
mendapatkan porsi ukuran yang lebih besar ketimbang saat sesi latihan
terakhir yang tampak kecil di bagian hidung kendaraan. Rencananya logo
besar Tux ini nantinya akan ditempatkan dekat pintu lubang masuk angin.
Sukses untuk Tux500!
(majalah-linux)

Tips Firefox: Split Browser


May 27, 2007 | Tag: Stuff, Firefox, Browser, Tips
Split Browser adalah ekstensi Firefox yang memungkinkan pengguna
membagi halaman web menjadi dua bagian atau lebih. Setelah diinstall
pengguna bisa membagi halaman web hanya dengan mengklik kanan dan
memilih menu "Split window to", dan memilih above untuk membagi
diatas, below: dibawah, right: kanan, dan left: dikiri. Batas antara jendela
yang dibagi dapat dengan mudah diubar lebar dan ukurannya. Kelebihan
dari ekstensi ini adalah dapat membagi jendela berapapun termasuk
membagi didalam hasil jendela yang displit. Meski demikian ekstensi ini
masih memiliki kelemahan, diantaranya fitur tab browser yang hanya bisa
dilakukan pada jendela aslinya, sedangkan pada hasil split tidak dapat
dilakukan.

290

Majalah-Linux Edisi # 1

Gambar 01.
Hasil ekstensi Split Browser yang berhasil diinstall pada Firefox bawaan
distro Xubuntu oleh redaksi.
Ekstensi ini sangat berguna misal untuk mereka yang perlu melihat dua
atau lebih halaman web secara bersamaan dalam satu tab.

291

Majalah-Linux Edisi # 1
Silahkan klik disini untuk menginstallnya pada browser Firefox yang Anda
gunakan.
Selamat mencoba
(majalah-linux)

Novell dan EFF Bersepakat Mereformasi Peraturan Paten


May 28, 2007 | Tag: Kasus, Lisensi, Acara, Pergerakan, Software, Politik
Pada Konferensi Bisnis Open Source (Open
Source Business Conference) di San Fransisco
minggu lalu (23 Mei 2007), Novell dan Electronik
Frontier Foundation (EFF) mengumumkan secara
resmi kerja sama mereka untuk mereformasi aturan tentang paten
perangkat lunak. - EFF adalah organisasi pendukung kemerdekaan hak sipil
yang telah berjuang sejak tahun 1990 guna melindungi hak-hak sipil di era
dunia digital. EFF secara aktif mendorong dan menantang dunia industri
dan pemerintahan untuk mendukung kebebasan berekspresi dan
melindungi hak privasi online. Salah satu yang terkenal dari organisasi ini
adalah perjuangannya membela hak - hak blogger.
"Tampak makin jelas kalau paten perangkat lunak kini bukan lagi patokan

292

Majalah-Linux Edisi # 1
untuk mengukur sebuah inovasi" kata Jeff Jaffe, wakil presiden eksekutif
dan kepala teknologi di Novell. "Kami percaya bahwa reformasi sistem
paten perangkat lunak diperlukan untuk mendorong terciptanya inovasi
pengembangan perangkat lunak itu sendiri kedepannya", tambahnya.
Bersama sama keduanya berencana melobi pemerintah, organisasi
nasional serta internasional untuk menyusun kebijakan dan undangundang baru seputar paten yang lebih mendukung upaya memajukan
inovasi perangkat lunak. Salah satu target utama dari kegiatan mereka
adalah Organisasi Dunia untuk Kekayaan Intelektual / World Intellectual
Property Organization (WIPO).
Sebagai wujud kerjasama tersebut, Novell akan menyediakan sumber daya
untuk mendukung salah satu proyek EFF: Patent Busting, yang telah
diluncurkan sejak tahun 2004 untuk menyerang hak paten khususnya yang
mengganggu dan membebani para pengembangperangkat lunak serta
pengguna internet. Hal ini dilakukan dengan mengenali peraturan dan
ketentuan yang dapat dipakai guna membuat hak paten tersebut menjadi
tidak berlaku atau mengupayakan adanya peninjauan kembali
terhadapnya.
Direktur eksekutif EFF Shari Steele mengatakan mereka berharap langkah
yang diambil oleh Novell ini dapat ditiru juga oleh perusahaan lain.
Sementara itu Nat Friedman, kepala strategi dan teknologi open source
Novell mengatakan kerjasama tersebut sebagai "sebuah langkah logis
berikutnya dari Novell dalam upayanya untuk menjadikan hak paten bukan
sebagai masalah bagi komunitas perangkat lunak"

293

Majalah-Linux Edisi # 1
"Paten perangkat lunak membuat penerapan standar terbuka dan
interoperabilitas menjadi pincang, menghalangi kemajuan inovasi, menjadi
ancaman serta mengakibatkan efek yang mengerikan bagi pengembangan
perangkat lunak bebas dan terbuka. Kerjasama kami dengan EFF adalah
upaya untuk menciptakan dunia dimana pengembang perangkat lunak dan
pengguna tidak perlu lagi mengkhawatirkan perihal paten", simpulnya.
(majalah-linux)

Resensi Buku: Panduan Menggunakan Linux IGOS Nusantara


May 28, 2007 | Tag: Distro, Pergerakan, Pemerintah, Buku
Indonesia, Go Open Source! (IGOS) adalah gerakan pemerintah untuk
memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi berbasis Open Source
Software dan sistem terbuka lainnya seperti Open Document Format
(ODF), Open Standards, dan lain-lain. Sementara Linux IGOS Nusantara
adalah distro yang dirilis pemerintah RI melalui Kementerian Negara Riset
dan Teknologi.

294

Majalah-Linux Edisi # 1
Baru baru ini InfoLinux menerbitkan buku baru
berjudul: Panduan Menggunakan Linux IGOS
Nusantara. Buku setebal 106 halaman yang ditulis
oleh Bapak Rusmanto bersama Bapak Supriyanto ini
mengupas tuntas perihal instalasi dan penggunaan
Linux IGOS Nusantara untuk penggunaan desktop
sehari-hari. Dalam buku mini ini diterangkan cara
instalasinya termasuk cara untuk membuat sistem dual
boot (satu komputer menggunakan dua sistem operasi
misal Linux dan Windows), setting perangkat keras
(printer, ethernet, wireless, modem, CDMA/GSM, usb),
manajemen paket (yum dan repositori, pirut, command
di yum, seting server web), aplikasi perkantoran (office, internet, grafis),
aplikasi multimedia (memutar video, memutar audio digital, memutar
audio-cd, mengubah format lagu seperti mp3 ke ogg dan sebaliknya,
merekam cd dan dvd).
Dalam buku seharga Rp. 35.000,- ini disertakan juga dua buah CD. CD
pertama adalah cd utama berisi distro Linux IGOS Nusantara. Sementara
CD kedua berisi extra IGOS Nusantara yang berisi paket-paket update yang
dibahas dalam buku, seperti paket multimedia pemutar video, mp3, audio
cd, paket perekam CD/DVD, paket program pendidikan kdeedu, wine untuk
menjalankan aplikasi Windows, thunderbird untuk email, dan lain-lain.
Buku ini sangat tepat untuk dibaca sebagai panduan bagi pengguna Linux
pemula, khususnya yang akan atau baru bermigrasi ke sistem Linux.
Pembahasan yang to the point, singkat dan dilengkapi dengan bantuan

295

Majalah-Linux Edisi # 1
gambar screenshot dari topik yang dibahas menjadi nilai tambah buku ini
disamping bahasa yang mudah dipahami. Bagi yang membutuhkan
support atau memiliki pertanyaan seputar IGOS Nusantara dan belum
mendapatkan solusinya dalam buku ini, tidak perlu khawatir, karena Anda
dapat bergabung dan menanyakannya langsung ke mailing list resminya di
http://groups.yahoo.com/group/igos-nusantara
Bagi Anda yang kesulitan mendapatkan buku ini dapat memesannya
secara online disini.
Sebagai informasi, distro IGOS Nusantara merupakan distro linux yang
disupport langsung oleh Pemerintah. Karenanya selain digunakan pada
komputer perorangan distro ini banyak juga dipakai oleh instansi
pemerintah. Salah satu Kabupaten di Indonesia yang secara resmi
menggunakan distro ini di lingkungan pemerintahannya adalah Kabupaten
Jembrana, Bali.
(majalah-linux)

Rilis: GIMP 2.2.15


May 28, 2007 | Tag: Software, Graphic
Setelah lebih dari satu bulan sejak rilis terakhirnya, aplikasi pengolah grafik
di Linux, GNU Image Manipulation Program (GIMP) akhirnya merilis versi

296

Majalah-Linux Edisi # 1
2.2.15. Beberapa perbaikan bug dan perubahan
yang terjadi dapat dilihat disini. Untuk sementara
baru tersedia source codenya yang dapat Anda
download dan compile sendiri disini.

LINA: Program Linux Jalan di Windows


May 28, 2007 | Tag: Desktop, Software, Web
Serupa dengan Wine yang memampukan aplikasi Windows
berjalan di Linux, kini hadir LINA aplikasi yang memungkinkan
aplikasi Linux dapat berjalan di Windows
, Mac OS X dan
sistem operasi UNIX lainnya, bahkan tanpa perlu menulis atau
mengkompail ulang programnya. Dengan kata lain LINA
memungkinkan program yang dibuat oleh programmer di Linux dapat
berjalan sempurna di semua sistem operasi lainnya. LINA menjanjikan
tidak hanya aplikasi GUI, namun juga aplikasi berbasis command line dan
web dapat berjalan. LINA memungkinkan aplikasi open source yang
kebanyakan berjalan di Linux dapat berjalan juga di sistem operasi
komersial (Windows dan Mac OS X).

297

Majalah-Linux Edisi # 1

Gambar 01.
Dengan LINA, aplikasi Linux dapat juga berjalan di Windows

298

Majalah-Linux Edisi # 1
LINA akan dirilis dalam dua versi, versi GPL dan komersial. Versi gratisnya
tersedia dibawah lisensi GNU GPL versi 2. Rencananya rilis pertama
dijadwalkan akan tersedia pada bulan Juni 2007 untuk platform Windows,
Mac OS X, dan beberapa distribusi Linux seperti Ubuntu, Fedora dan
openSuSE.
(majalah-linux)

Selesai
Nantikan edisi #2 berikutnya :)
Untuk pemesanan silahkan lihat di
http://majalah-linux.baliwae.com/order/

This work is licensed under a Creative Commons AttributionNoncommercial-Share Alike 3.0 License.
majalah-linux is powered by baliwae webhosting and maintained by
Toko.Baliwae, Indonesia - the shop of linux maniac
Entries and comments feeds.

299

Majalah-Linux Edisi # 1

300