Anda di halaman 1dari 29

Ruptur Tendon Achilles

dan Penatalaksanaannya
Lisa Lina Pakel
102012307
F3

Identifikasi Istilah
Gap

Sign : celah pada achilles


tendon

Rumusan Masalah
Laki-laki

25 tahun nyeri pada


tumit kanan sejak 2 jam lalu saat
mendarat setelah melompat
tinggi

Analisis Masalah
Etiologi

Prognosis

Epidemiol
ogi

PF
Rumusan
Masalah

Patofisiolo
gi
Gejala
Klinis

PP

WD
Penatalaksana
an

Edukasi
Medika
Mentosa

DD
Non
Medika
Mentosa

Hipotesis
Laki-laki

tersebut menderita
ruptur tendon achilles

Anamnesis
Dari anamnesis didapatkan bahwa seorang
laki-laki berusia 25 tahun nyeri tumit kanan
sejak 2 jam sebelum masuk UGD. Nyeri
timbul saat mendarat setelah melompat
tinggi sewaktu bermain badminton dimana
tumit kanan tiba-tiba terasa sangat nyeri
seperti terbentur sesuatu. Tungkai kanan
tidak dapatdigunakan untuk berdiri.

Pemeriksaan Fisik
TTV
Look

: gap sign (+),


bengkak pada daerah
achilles

Feel

: Nyeri tekan (+)

Move

: Gerakan
terbatas

Test Thompson
Tidur tengkurap,
kedua kaki di pinggir
tempat tidur.
Kompresi otot betis.
Otot yang normal
terjadi fleksi plantar
kaki, bila terjadi
robekan tidak terjadi
fleksi plantar ( tes
+).

Pemeriksaan
Penunjang
Evaluasi jaringan lunak yang
optimal dapat
dilakukan dengan pemeriksaan
MRI
(Magnetic Resonance Imaging)
karena
kontras jaringan lunaknya sangat
baik

Working Diagnosis
Berdasarkan anamnesa,
pemeriksaan fisik
dan penunjang dapat ditegakkan
diagnosanya sebagai ruptur
tendon Achilles

Etiologi
Penyebab dari rupture tendon
Achilles
trauma
microtrauma yang berulang
pronasi kaki yang berlebihan
dorsofleksi yang tiba-tiba secara
pasif pada keadaan kontraksi
maksimal otot betis

Robekan tendon
achilles dapat
terjadi
pada saat
Berlari
melompat,
main tenis
bola voli
bola basket
badminton.

Ruptur Komplit dan Ruptur Parsial


Tendon Achilles

Derajat Penyakit
Tipe

1
Rupture parsial 50 %
Tipe 2
Ruptur komplit dengan celah tendon 3
cm
Tipe 3
Ruptur komplit dengan celah tendon 3-6
cm
Tipe 4
Ruptur komplit dengan celah tendon lebih
dari 6 cm

Gejala Klinis
Nyeri
Pembengkakan

jaringan lunak
Penderita datang dengan keluhan
tiba-tiba sakit pada daerah
tendon Achilles
Penderita tidak dapat berjalan

Patofisiologi
Tendon

mulai berdegenerasi pada umur


25-30 tahun.
Dengan meningkatnya umur suplai darah
menurun sehingga elastisitasnya
berkurang
Robekan tendon achilles biasanya 2-6 cm
di atas insersinya
Dorsofleksi yang tiba-tiba pada keadaan
kontraksi maksimal otot betis akan
menyebabkan tendon teregang dan
mudah ruptur.

Epidemiologi
Ruptur

tendon Achilles
merupakan rupture tendon ketiga
terbanyak.
Umumnya terjadi pada usia
diatas 30 tahun, yang tersering
30-50 tahun.
Perbandingan antara pria dan
wanita
5-6 : 1.

Terapi non MM
Konsevatif

Operatif

fiksasi

Pada

dengan gips
di sikap plantar
fleksi pergelangan
kaki (3minggu)

Latihan

fleksi
dorsal secara
berangsur-angsur.

ruptur total
dilakukan
penjahitan
tendon Achilles
dan pemasangan
gips

Terapi Konservatif
Keunggulan

Menghindari

bahaya
dari komplikasi
anastesi

Menghindari

komplikasi operasi
berupa infeksi dan
parut

Kelemahan

Atrofi

otot betis
kekakuan sendi
memperlama waktu
rehabilitasi
kehilangan waktu
kerja yang cukup
lama

Terapi MM
Penggunaan

es dan obat-obatan
digunakan untuk membantu
menghilangkan sakit dan inflamasi.

Golongan
Obat

opioid (cedera hebat)

yang dapat digunakan seperti


NSAID yaitu Ibuprofen atau analgetik
yang lebih rendah seperti
Acetaminophen

Edukasi
Pasca

operasi dilakukan
fisioterapi
Memakai sepatu yang tumitnya
ditinggikan selama beberapa
bulan
Olahraga berat tidak boleh
dilakukan selama 6 bulan

Prognosis
Pada terapi operatif kadang
keberhasilan
secara kosmetik tidak terlalu baik,
namun
fungsi faali termasuk kekuatan otot
hampir
selalu sempurna

Differential Diagnosis
(1)
1. Achilles Tendinitis
Peradangan

(menebal,
melebar), bengkak (+)
Proses degeneratif usia
(30-40 tahun)
Nyeri hebat bila
pergelangan kaki dorso
fleksi pasif
Terapi NSAID,
fisioterapi dengan
pemanasan, injeksi
local hidrokortison

Differential Diagnosis
(2)
2. Ruptur Tendon Tibialis
Posterior

Differential Diagnosis
(3)

2. Ruptur Tendon Tibialis


Posterior

Memar

disekitar
pergelangan kaki.
Nyeri hebat dengan
dorsofleksi kaki
Turunnya kekuatan
pergelangan kaki
Kaki menjadi datar

Biasanya

60 tahun
Proses

degeneratif dan
trauma

wanita 50-

Differential Diagnosis
(4)

3. Ruptur Musculus Gastrocnemius


Soleus

gejala

akut dengan nyeri


hebat saat aktivitas
Sering terjadi pada atlet
tenis, lari, dan lompat
(peregangan berlebihan)
Ruptur di daerah medial
head gastrocnemius pada
sambungan otot dengan
tendon yang
berhubungan dengan
otot soleus.
Terjadi pada usia 50
tahun dan tidak spesifik
gender

Kesimpulan
Berdasarkan

anamnesa,
pemeriksaan fisik, pemeriksaan
penunjang dapat ditegakkan
diagnosa Ruptur Tendon
Achilles

Hipotesis

diterima