Anda di halaman 1dari 71

PTM KELOMPOK 1

Rahmat Subarkah
Sarah Pramiarsih
Renhard Halomoan
Lily Septarina
Annisa Azzahra
Almatrisa Musthika

Chapter 2
Equipment Economics

Why important?
Biaya peralatan konstruksi merupakan
salah satu pengeluaran terbesar dalam
RAB
Peralatan konstruksi ini merupakan
pembiayaan dengan variabel yang tak
menentu
Biaya peralatan ini dibagi menjadi dua
yaitu Ownership Cost dan Operation Cost
(O&O cost)

Equipments Payment
Single Payment
Adalah pembayaran terhadap biaya alat berat
dengan satu kali pembayaran sesuai dengan
jangka waktu yang ditentukan
F = future amount of money
P = present amount of money
i = interest
n = number of time periods

Equipments Payment
Uniform series of Payment
Adalah pembayaran terhadap biaya alat berat
dengan beberapa kali pembayaran sesuai
dengan jangka waktu yang ditentukan

A = continuous end of period payment

Equipment
Cost
Ownership
Cost

Operation
Cost

Biaya
Pembelian

Pajak Properti

Salvage Value

Ownership
Cost
Asuransi

Maintenance

Biaya
Penyimpanan

Tax Saving
Depresiasi

Bensin

Perbaikan

Oli

Operation
Cost

Suku
Cadang

Roda
Kendaraan

Pemenuhan kebutuhan alat


berat
Membeli sendiri (ownership)
Menyewa (rent)
Sewa beli (lease)

Ownership Decision
Suatu perhitungan biaya dalam pembelian alat
berat sangat bergantung terhadap harga
pembelian mesin dan salvage value mesin
tersebut di masa mendatang.
Kedua komponen tersebut tergantung dari nilai
depresiasi dari mesin tersebut
Depresiasi ini adalah suatu alat ukur dari yang
awalnya bernilai sebesar harga pembelian
namun sesuai berjalannya suatu period waktu
maka mesin tersebut bernilai salvage value

Perhitungan Besar Depresiasi


Time Value Method
Metode sederhana yang hanya
memperhitungkan waktu
Depresiasi = Ppurchase - Psalvage

Average Annual Investment Method


Metode perhitungan rata-rata biaya
kepemilikan secara keseluruhan

Replacement Decision
Suatu mesin pasti memiliki suatu batas kerja akibat
kelelahan dan batas nilai akibat depresiasi.
Oleh sebab itu penting bagi pemilik alat berat untuk
mengganti mesinnya setiap period waktu dengan yang
baru.
O&O cost akan berubah seiring waktu

Contoh Kasus Replacement


Decision

JAWABAN
Year

$106000

$106000

$106000

$106000

$106000

Salvage

$79500

$63600

$76320

$74200

$63600

Cost
Cumulative
operating hours
Ownership cost
($/hr)
Cumulative
operating cost
Operating cost
($/hr)

$26500

$42400

$29680

$31800

$42400

1850

3450

4850

6050

6850

$14.32432

$12.28986

$6.119588

$5.256198

$6.189781

$3340

$7240

$11700

$16700

$23300

$1.805405

$2.098551

$2.412371

$2.760331

$3.40146

Total $/hr

$16.12973

$14.38841

$8.531959

$8.016529

$9.591241

Purchase

Rental Decision
Kebutuhan diambil ketika pihak penyewa hanya
membutuhkan alat dalam waktu singkat
Biaya lebih mahal dari ownership namun tidak
kontinuitas
Biasanya digunakan untuk meng-evaluasi kinerja mesin
sebelum akhirnya membeli mesin tersebut
Pihak penyewa memiliki kewajiban atas biaya perbaikan
apabila terjadi kerusakan
Penyewa juga memiliki kewajiban atas operating cost

Lease Decision
Lease adalah penggunaan suatu asset
dalam jangka waktu panjang
Walaupun penggunaan jangka panjang,
manajemen peralatan masih menjadi
tanggung jawab owner

Kesimpulan

Chapter 5
Compaction and Stabilization Equipment

Peralatan pemadatan harus disesuaikan dengan


jenis bahan yang akan dipadatkan dan di stabilisasi.
Dalam rekayasa konstruksi, stabilisasi dilakukan
dengan penambahan dan pencampuran bahan aditif
(bahan kimiawi) yang dikerjakan sebelum proses
pemadatan.

COMPACTION OF SOIL AND ROCK


Mencegah dan mengurangi kerusakan
pada daerah pemukiman khususnya
kerusakan tanah.
Meningkatkan kekuatan tanah
Meningkatkan daya dukung tanah
Mengurangi perubahan volume tanah
Menurunkan permeabilitas

TYPES OF COMPACTING EQUIPMENT


COMPACTION METHODS

1. Impact sharp blow

2. Pressure static weight

3. Vibration shaking

4. Kneading manipulation or rearranging

Soil types VS The method of


compaction
Material

Impact

Pressure

Vibration

Kneading

Gravel

Buruk

Baik

Sangat Baik

Sand

Buruk

Sempurna

Baik

Silt

Baik

Baik

Buruk

Sempurna

Clay

Sangat Baik

Sangat Baik

Baik

COMPACTION EQUIPMENTS

1. Tamping Rollers

2. Smooth-drum vibratory

3. Pad-drum vibratory

4. Pneumatic-tired rollers

Compactor
type

Impact

Tamping rollers

Vibration

Pad-drum

Smooth-drum

Pneumatic

Pressure

Kneading
X

X
X
X

X
X

Tamping Rollers
Berfungsi untuk memadatkan tanah yang berkarakteristik
lempung atau campuran pasir dan lempung. Alat ini terdiri
atas drum baja berongga yang dilapisi dengan kaki-kaki
baja yang tegak lurus dengan las. Metode pemadatan yang
digunakan oleh alat ini adalah kneading atau peremasan,
yang bertujuan agar permukaan tanah diharapkan dapat
dilalui tanpa mengalami banyak hambatan.

Vibrating Compactors
Smooth-Drum Vibratory Soil Compactors
Merupakan alat penggilas yang memiliki roda getar dengan
permukaan halus. Alat ini sangat baik dipakai untuk
memadatkan material berbutir seperti pasir, krikil dan batu
pecah.
Padded-Drum Vibratory Soil Compactors
Merupakan alat dengan roda depan dan belakang yang terbuat
dari besi digunakan untuk pemadatan aspal. Alat ini mampu
untuk memadatkan lapisan berkisar pada kedalaman antara
7,5 sampai 15 cm. Akan tetapi, vibrating steel drum roller yang
besar dapat melakukan pemadatan hingga mencapai
kedalaman 1 meter.

Pneumatic-Tired Rollers
Proses pemadatan alat ini menggunakan
gabungan antara metode kneading action dan
static weight. Tekanan alat pada permukaan tanah
diatur dengan cara mengatur berat alat,
menambah atau mengurangi tekanan ban,
mengatur lebar ban, dan mengatur tekanan ban.

Towed Impact Compactors


Alat pemadat ini dapat digunakan untuk pemadat berbagai
macam bahan bangunan seperti batu, pasir, kerikil, lumpur
dan tanah liat. Pemadat tersebut dapat mengangkat bahan
setinggi 3 kaki.

Vibratory-Plate Compactors and


Rammer Compactor

Vibratory-Plate Compactors and Rammer


Compactor
Impact vibratory-plate compactor: 200 sampai 900 ft-lb/sec atau 28
kgm/sec sampai 70 kgm/sec
Impact rammer compactor: 300 sampai 900 ft-lb/sec atau 41.5
kgm/sec sampai124.5 kgm/sec
Dapat melakukan pemadatan optimum saat:
Tanah granular, agregat kasar
Ketebalan dari pemedatan biasanya 3 sampai 4 in atau 7.62 sampai
10.16 cm
Kadar air pada yang di-compact-nya dijaga dengan hati-hati

Case Study
Peralatan pemadatan yang digunakan pada sebuah proyek harus
memiliki kemampuan produksi cocok dengankegiatan excavation,
hauling, dan spreading.
Compacted (ccy/hr)
W = lebar compacted (ft)
S = kecepatan rata-rata (mph)
L = ketebalan compacted (in)
n = jumlah yang dibutuhkan untuk terjadinya pemadatan

16.3W S L efficiency
Compacted
n

Case Study
Self-propelled tamping foot compactor akan digunakan untuk
melakukan pemadatan dengan kondisi lapangan yang merupakan
tanah berjenis clay. S = 3 mph. L = 6 in. n = 4 passes. W = 7 ft.
Asumsikan 50 menit/jam sebagai efisiensi. Dan estimasi untuk
melakukan proyek ini adalah 510 bcy/hr.

Compacted

16.3 7 3 6 50
4

Yg dibutuhkan hanya satu


self-propped tamping foot
compactor

60 428cby/ hr

428
516bcy/ hr
0.83

510bcy/ hr
0.99
516bcy/ hr

Soil Stabilization
Stabilisasi tanah adalah pencampuran tanah
dengan bahan tertentu, sehingga didapatkan
sifat-sifat teknis tanah yang diinginkan.
Prosesnya dengan mencampurkan tanah
dengan tanah, atau tanah dengan bahan
tambah kimia.
Tipe stabilisasi: mekanis dan kimiawi

Stabilizing Soils with Chemical


Pertimbangan dalam pemilihan bahan tambah:
1.
2.
3.
4.
5.
6.

Jenis tanah yang akan distabilisasi


Jenis struktur yang akan distabilisasi
Ketentuan kekuatan tanah yang harus dicapai
Tipe dari perbaikan tanah yang diinginkan
Dana yang tersedia
Kondisi lingkungan

Contoh:
Semen lebih cocok untuk tanah granuler, kapur untuk tanah
lempung dengan keplastisan sedang sampai tinggi, aspal
untuk pasir berlanau dan material granuler

Stabilizing Soils with Lime


Mekanisme dasar stabilisasi dengan kapur:
1. Adanya ikatan ion Ca, Mg dan Na yang
menyebabkan bertambahnya ikatan antara
partikel tanah
2. Adanya proses sementasi (antara kapur dan
tanah sehingga kekuatan geser/daya dukung
tanah menjadi naik)
3. Stabilitas tanah dengan campuran kapur
hanya efektif digunakan untuk tanah lempung
dan tidak efektif untuk tanah pasir

Basic Steps in Lime Stabilization Const. and


Cement-Soil Stabilization

Project Site

Spreading

Dalam pengerjaan stabilisasi


semen-tanah, perlunya
diperhatikan dan dipertimbangkan
kondisi daerah proyek, serta APD
yang dibutuhkan saat proyek
dijalankan

Menyebarkan campu

Scarifying

Curing
Lapisan stabilisasi tanah harus
dirawat untuk mencegah
kehilangan kadar air selama 4
hari
Tidak boleh dilewati lalu lintas
atau alat-alat berat.

Compaction

Mixing

Lime Types for Stabilization Soil


Unsur

Kapur
Kapur Kembang (CaO)

Kapur Padam (Ca(OH)2)

Magnesium oksida
(MgO) dan kalsium
oksida (CaO)

>92%

>95%

Karbon dioksida (CO2)

3-10%

5-7%

Kehalusan butir

<12% (2 mikron)

Berdasarkan:
SNI 03-4147-1996

Kandungan Kapur yang


Disarankan
Tipe Tanah

Untuk Modifikasi

Untuk Stabilisasi

Batu pecah halus

2-4%

Tidak disarankan

Kerikil lempung
bergradasi baik

1-3%

3%

Pasir

Tidak disarankan

Tidak disarankan

Lempung berpasir

Tidak disarankan

5%

Lempung berlanau

1-3%

2-4%

Lempung padat

1-3%

3-8%

Lempung sangat padat

1-3%

3-8%

Tanah organik

Tidak disarankan

Tidak disarankan

Case Study:
Stabilisasi Tanah Ekspansif dengan Penambahan Kapur (Lime):

Tanah ekspansif: tanah yang mempunyai sifat


kembangsusut sangat tinggi
Pengujian yang dilakukan: CBR
Hasil yang didapat:
Besarnya stabilitas (CBR) namun telah melakukan compaction,
CBR=2,316 %
Ditambahkan kapur dengan presentase kapur optimum 4-6%
didaptkan CBRoptimum=12,5 %.

CHAPTER 11
FINISHING EQUIPMENT

PERALATAN FINISHING
Operator Finishing meliputi operasi
penggalian atau pemadatan tanggul.
Gradall adalah mesin utilitas
Graders merupakan mesin
yang menggabungkan fitur
serbaguna yang digunakan
operasi cangkul , garis drag,
untuk menyelesaikan dan
dan mesin perata . itu
membentuk untuk keperluan
dirancang sebagai mesin
perataan permukaan,
serbaguna bagi penggalian
secara mekanis
dan pekerjaan finishing

Graders

Sebagai bagian dari alat berat, Grader berfungsi sebagai alat


perata yang biasanya digunakan untuk meratakan dan
membentuk permukaan tanah. Selain itu, dimanfaatkan pula
untuk mencampurkan dan menebarkan tanah dan campuran
aspal. Pada umumnya pengoperasian Motor Grader
digunakan untuk grading, shaping (pemotongan untuk
mendapatkan bentuk atau profil/tanah), bank shoping
(pemotongan dalam pembuatan talud), scarifying
(penggarukan untuk pembuatan saluran), ditching
(pemotongan untuk pembuatans aluran), serta mixing dan
spreading (mencampur dan menghamparkan material di
lapangan).

Khusus pada pembuatan jalan


raya, Grader selain dapat
membentuk permukaan jalan,
dapat pula membentuk bahu
jalan sekaligus saluran drainase
pada tepi sepanjang jalan dalam
bentuk V atau bentuk lainnya.
Selain itu juga dapat difungsikan
untuk mencampur material dan
menghamparkan gundukan tanah
yang baru diletakkan. Sedangkan
pada pembuatan landasan
terbang, Motor Grader dapat
meratakan tanah dalam skala
luas. Perataan ini tidak hanya
pada permukaan yang se level
akan tetapi pada permukaan
yang tidak sebidang.

Komponen Graders

Operasi Graders

Planing Surface
Ditch Cut
Spreading

untuk melakukan hal ini moldboard diatur pada sudut untuk mengikis
material yang tinggi dan mengisi tempat yang rendah . operator juga
mencoba untuk menjaga agar material yang dipotong di depan moldboard
mencapai sampai yang diperlukan

Pada pemotongan parit ini dilakukan di gigi dua dengan kecepatan


penuh . untuk kontrol yang lebih baik dan parit tegak 3 sampai 4 in

Grader sering digunakan untuk menyebarkan dan campuran, karena


operasi grader yang efektif

Haul Road
Mantenance

Grading adalah komponen utama dari setiap sistem pemeliharaan jalan


angkut . memrsihkan bahan tumpah dan memelihara sistem drainase ,
parameter desain jalan , dan dasar jalan semua bergantung pada operasi
grader.

Kecepatan Kerja
yang Tepat

selalu beroperasi secepat keterampilan operator dan kondisi izin grader .


grader harus dioperasikan dengan kecepatan penuh di setiap gigi . jika
kurang kecepatan yang dibutuhkan , lebih baik menggunakan grear lebih
rendah , daripada berjalan pada kurang dari kecepatan penuh

Turns
Ketika membuat putaran dengan jarak pendek,
mengembalikan grader ke titik awal biasanya lebih
efisien daripada mengubahnya kembali dan
melanjutkan pekerjaan dari ujung. Putaran tidak boleh
dilakukan pada permukaan aspal yang baru.

Number of Passes ( jumlah lintasan)

Efisiensi grader adalah proporsi langsung


dengan jumlah lintasan yang dibuat.
Keterampilan operator, ditambah dengan
perencanaan yang paling penting dalam
menghilangkan lintasan yang tidak perlu.
Contoh : Jika empat lintasan akan
melengkapi sebuah pekerjaan, setiap
lintasan tambahan meningkatkan biaya
dan waktu pekerjaan

Tire Inflation ( inflasi ban )

Kelebihan angin menyebabkan kurang


kontak antara ban dan permukaan jalan,
mengakibatkan hilangnya traksi.
Perbedaan tekanan udara di ban
belakang menyebabkan roda selip dan
grader hilang kendali.
Untuk mencapai hasil yang bagus, yang
diperlukan adalah menjaga ban dengan
benar setiap saat.

Time Estimates ( estimasi waktu )


Total time =
P = jumlah lintasan yang dibutuhkan
D= jarak yang ditempuh di setiap pas jalan
(miles/feet)
S = kecepatan grader, dlm mph/ft per menit
(1mph = 88 fpm)
E = faktor efisiensi grader

Factors in Formula
speedgrader adalah faktor yang paling
sulit dalam rumus untuk memperkirakan
secara akurat.
Faktor efisiensi faktor yang masuk akal
untuk operasi grade adalah 60%

Produksi perataan halus


Untuk menyelesaikan pekerjaan dan
perataan halus seperti membentuk akhir
dari lapisan permukaan, produksi pada
halaman persegi per jam dasar dapat
dihitung dengan menggunakan rumus :
production (sy/hr) =
S = kecepatan grader
W = lebar efektif per grader (ft)
E = Faktor efisiensi grader

Grader GPS control


Teknologi GPS banyak digunakan untuk membantu
operator grade dalam mengendalikan posisi
moldboard.

Dua jenis utama dari GPS yang


digunakan dalam konstruksi
Kinematik
Diferensial

Grader Safety
Aturan khusus untuk operasi grade:
Saat mengoperasikan grader perlahan di jalan
raya
Menampilkan bendera merah atau lampu berkedip
pada staf minimal 6 ft di atas roda belakang kiri.
Tidak pernah membiarkan personil lainnya naik di
tandem, moldboard, atau belakang grade tersebut.
Menjaga sudut moldboard baik di bawah mesin
saat tidak digunakan

Gradalls
Gradall adalah mesin utilitas yang
menggabungkan fitur operasi cangkul,
dragline, dan mesin perata.

Macam-Macam Gradalls

Safety
Seperti excavator lain yang mengandalkan penyeimbang
belakang untuk menyeimbangkan lengan penggalian,
bahaya ada pada personil yang hancur antara
penyeimbang dan objek tempat kerja.
Bahkan dengan terpasang dengan baik spion belakang,
operator tidak bisa selalu melihat kerja pribadi di belakang
mesin.
Pelatihan keselamatan yang baik yang membuat operator
menyadari bahaya ini adalah tanggung jawab manajemen.

Trimmes
Dalam kasus proyek linear, berbagai
mesin besar yang khusus tetapi sangat
serbaguna yang tersedia untuk melakukan
pemangkasan dengan baik.

Cara Kerja :

Grade Control
Pemangkas otomatis menggunakan
sistem kontrol sensor yang menetapkan
ketinggian dan kemiringan lintas
pemotongan.

Production
Dalam kasus pemangkas satu jalur yang
lebih kecil, kecepatan operasi meningkat
secara signifikan.

TERIMA KASIH
<3

Pertanyaan
Nadhira : biaya operasional knp ada
perbaikan? Dan biaya ownership knp ada
maintenance? Perbedaan cara kerja
graders?
Ilham : kelebihan membeli drpda lease?
Decision making dalam alat compact?
Fauzi : cara kerja dan spek tiap alat
compaction?
Amira : Pneumatic, ada berapa macam
roda yg bisa dipakai?