Anda di halaman 1dari 17

PILES & PILE-DRIVING

EQUIPMENT

Pemilihan Jenis Pile


1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
11.

Tipe, ukuran, beban struktur yang didukung.


Sifat fisik tanah pada penempatan.
Kedalaman Penempatan.
Perbedaan kedalaman untuk penempatan.
Ketersedian material Pile
Jumlah yang diperlukan.
Alat yang tersedia
Biaya
Ketahanan
Permukaan air tanah
Tipe struktur disekitar proyek

Penelitian Lapangan & Pile Tes

Untuk projek skala menengah ketas dibutuhkan


penelitian lapangan untuk meningkatkan efektifitas.

Penelitian lapangan digunakan untuk mengetahui


karaktreistik dan daya dukung tanah, dapat dengan
test boring, sondir, dsb.

Jumlah pukulan per-foot dapat diketahui dengan


penetration test, kemudian tipe, ukuran, dan kapasitas
dapat ditentukan.

Setelah jenis tiang pancang ditentukan, diperlukan


pengujian tiang pancang.

LOAD TEST

Pengetesan Beban dapat


dilakukan dengan hydraulic
Jack yang digunakan untuk
mengetahui reaksi pada
balok atau kolom terhadap
tiang pancang.

Hydraulic jack diletakan


diantara balok dan tiang
pacang, sebagai beban yang
memberikan tekanan dan
tarikan.

TIMBER PILES
KEUNTUNGAN

KEKURANGAN

1. Lebih Murah
2. Mudah didapatkan
3. Mudah dipotong setelah
dipasang
4. Mudah diangkat kembali (Jika
diperlukan).
5. Mudah ditangani/diangkat ,
dengan sedikit resiko
kerusakan
6. Lebih tahan jika timber pile
basah (di bawah permukaan
air)

1. Panjang piles terbatas


2. Tidak cocok untuk tanah
terlalu keras
3. Sulit untuk disambung.
4. Tidak cocok sebagai endbearting piles untuk beban
sangat berat.
5. Mudah terdeteriorasi oleh
bakteri fungi dan serangga

PRECAST-PRESTRESSED
CONCRETE PILES
KEUNTUNGAN

KEKURANGAN

1. Ketahanan yang tinggi


terhadap faktor kimia dan
biologi.
2. Kekuatan yang tinggi.
3. Instalasi dapat diletakan pada
pusat pipa

1. Sulit untuk
meningkatkan/menurunkan
kekuatan.
2. Ukuran besar, lebih berat,
membutuhkan peralatan
yanng lebih mahal.
3. Kemunginan rusak/patah saat
pengangkatan dan
penanaman.

CAST-IN-PLACE CONCRETE
PILES
KEUNTUNGAN

KEKURANGAN

1. Kerangka yang ringan memudahkan


pengangkatan dan pendorongan.
2. Ketinggian dapat disesuaikan dengan
ketinggian kerangka.
3. Stress/ kerusakan/patah akibat
pengangkatan tiang pancang dapat
dihindarkan.
4. Tambahan tiang pancang mudah
didaptkan.

1. Pergerakan tanah dapat menyebabkan


patah tiang pancang yang tidak diperkuat.
2. Gaya keatas yang bekerja pada bagian
tulangan pada uncased and unreinforced
piles dapat menyebabkan kegagalan tarik.
3. Bagian bawah tiang pancang dapat
berbentuk tidak simetris.

Terdapat 2 metode pembuatan Cast-in-Place concrete , yaitu:


1. Menanam rangka dan ditinggalkan ditanah kemudian di isi
dengan beton.
2. Memasukan rangka, kemudian di-isi beton seiring rangka diagkat

STEEL PILES
1. Cocok untuk kedalaman yang sangat dalam dibanding jenis lain.
2. Tiang panjang Baja H cocok untuk menembus materal keras dan menghindari
kegagalan.
3. Steel-pipe piles, jika diinginkan bagian dalama dapat diisi dengan beton, ujung
bawah pipa dilapisi piringan.

Steel Piles

COMPOSITE PILES
Disarankan untuk digunakan pada daerah laut, dengan bagian concrete pile tahan
terhadap deteriorasi dan bagian ujung baja mampu menembus lapisan tanah keras

SHEET PILES
1. biasanya digunakan untuk menahan bagian tanah dan sebagai penghalang
antara bagian tanah dan air.
2. Terbuat dari beton, baja, atau kayu.
3. Bisa digunakan dengan atau tanpa pengikat (disesuaikan dengan beban).

Composite
piles

PILE HAMMER
Tipe hammer yang biasa digunakan, sebagai berikut:
1.
Drop
2.
Single-acting steam or compressed air
3.
Double-acting steam or compressed air
4.
Differential-acting steam or compressed air
5.
Diesel
6.
Hydraulic
7.
Vibration drivers
VIBRATORY HAMMER

Diesel Hammer

PILE HAMMER
DIESEL HAMMER

1.

2.

3.

4.

5.

Piston dinaikan
keatas.
Injeksi diesel dan
tekanan.
Tumbukan dan
ledakan.
Lubang exhausted
dibuka dan
melepaskan gas.
Udara masuk
melalui lubang
exhaust

METODE MEMPOSISIKAN TIANG


PANCANG
Berikot metode yang digunakan untuk
memposisikan tiang pancang:
Fixed leads
Swing Leads
Hydraulic leads
Templates

PILE DRIVING EQUATIONS

Contoh

MEMILIH HAMMER
PEMANCANG
Untuk memlih tiang
pancang yang cocok
dipengaruhi beberapa
faktor, yaitu:

Ukuran dan tipe pile


Jumlah pile
Karakteristik tanah
Lokasi proyek
Topografi lokasi
Jenis lokasi (di tanah atau di
air)

Hammer dipilih dengan baiya


praktikal yang termurah.

Sebagian kontraktor memiliki


hammer yang terbatas sesuai
dengan kondisi yang sering
ditemui.

Akibat gesekan, Energi neto


yang dihasilakan lebih kecil dari
perhitungan secara teoritis.
Efisiensi energi sebesar 50100%

MEMILIH HAMMER
PEMANCANG

SPESIFIKASI HAMMER