Anda di halaman 1dari 13

METODE PENGUKURAN

BAWAH TANAH
METODE PENGUKURAN DI TAMBANG
BAWAH TANAH MELIPUTI, 3 MACAM
KEGIATAN YAITU :
-PENGUKURAN POLIGON
-PENGUKURAN DETAIL (SITUASI), DAN
-PENGUKRAN BEDA TINGGI

PENGUKURAN POLIGON BAWAH TANAH


MENGINGAT SITUASI LUBANG LUBANG TAMBANG
BAWAH TANAH BEBRENTUK MEMANJANG DAN
BERBELOK-BELOK, MAKA METODE POLIGON
MERUPAKAN PILIHAN YANG TEPAT,
RANGKAIAN YANG DIHASILKAN BISA BERBENTUK
POLIGON TERBUKA ATAU POLIGON TERTUTUP,
FAKTOR YANG MENENTUKAN KETELITIAN TITIK
POLIGON BAWAH TANAH ADALAH :
- KETELITIAN DALAM PEMINDAHAN TITIK DARI
PERMUKAAN KE BAWAH TANAH,
- PENGUKURAN SUDUT, DAN
- PENGUKURAN JARAK

PENGUKURAN SUDUT

ADA DUA MACAM SUDUT YANG DIUKUR YAITU :


- SUDUT DATAR (ANGLE RIGHT) UNTUK MENGHITUNG
ASIMUT, DAN
- SUDUT VERTIKAL UNTUK MENGHITUNG BEDA TINGGI DAN
JARAK HORIZONTAL SECARA TRIGONEOMETRI,
GAMBAR,
CARA PENGUKURAN SUDUT DATAR

KETIDAK TEPATAN DALAM MELAKUKAN SENTERING ALAT


PADA TITIK UKUR, MERUPAKAN SALAH SATU PENYEBAB
TERJADINYA KESALAHAN PENGUKURAN SUDUT,
GAMBAR,
SUDUT DATAR KARENA KESALAH SENTERING

PENGUKRAN JARAK

PENGUKAN DI TAMBANG BAWAH TANAH DAPAT DILAKUKAN DENGAN


CARA :
- PENGUKURAN LANGSUNG,
- DENGAN MENGGUNAKAN ALAT,
PENGUKURAN LANGSUNG, YAITU DENGAN PITA UKUR, BAIK YANG
MEDANNYA DATAR MAUPUN MIRING, JIKA ADA KEMIRINGAN, MAKA
DATA SUDUT MIRING TERSEBUT HARUS DIKETAHUI, CARANYA :
- PITA UKUR DIBENTANGKAN DENGAN BANTUAN RAMBU YANG
DILETAKKAN PERSIS DI BAWAH UNTING, KEMUDIAN DIBACA
SKALA PITA,
GAMBAR :
- UNTING DIPROYEKSIKAN KE LANTAI, LALU DIUKUR DENGAN PITA
UKUR, BILA ADA KEMIRINGAN, SUDUTNYA DAPAT DIKETAHUI DARI
PEMBACAAN DUDUT VERTIKAL,
GAMBAR :

DENGAN MENGGUNAKAN ALAT, THEODOLIT, KOMPAS. BTM DAN ALAT


PENYIPAT DATAR, DENGAN PERALATAN TERSEBUT, DAPAT
DIPEROLEH JARAK OPTIS ATAU VERTIKAL, SEHINGGA SUDUT DATAR
BISA DICARI,

PENEMPATAN INSTRUMEN

UMUMNYA TITIK / PATOK UKUR BERADA DI BAGIAN ATAS


LUBANG TAMBANG, DAN HANYA PADA KEADAAN TERTENTU
SAJA TITIK / PATOK UKUR DIPASANG DI BAWAH,

UNTUK TITIK / PATOK YANG TERLETAK DI ATAS, MAKA CARA


PENEMPATAN INSTRUMEN ADALAH :
- SETELAH PLUMB-BOB (UNTING) DIGANTUNGKAN PADA
PAKU DENGAN TALI SIMPUL , AGAR MUDAH DIGESERGESER, MAKA INSTRUMEN DILETAKKAN DI BAWAHNYA DAN
KAKI STATIPNYA DITEKAN KE TANAH,
- MULA-MULA TINGGI INSTRUMEN CUKUP 3-4 INCI DI BAWAH
UNTING, LALU KAKI STATIP DIATUR AGAR TITIK (DI BAGIAN
ATAS INSTRUMEN) TETAP BERADA DI BAWAH UNTING,
SETELAH INSTRUMEN HORIZONTAL, KAKI STATIP DIKUNCI
DAN NIVO DISEIMBANGKAN, KEMUDIAN PEMBACAAN
DIMULAI,

PEMILIHAN LOKASI PATOK


DALAM PEMILIHAN / PENEMPATAN LOKASI TITIK / PATOK
HARUS MEMPERTIMBANGKAN HAL-HAL SEBAGAI BERIKUT :
- TIDAK TERGANGGU OLEH LALU LINTAS TAMBANG,
- TIDAK TERLETAK PADA BATUAN YANG MUDAH RUNTUH,
SEHINGGA AKAN MEMBAHAYAKAN INSTRUMEN BILA
BERADA DI TEMPAT TERSEBUT,
- SEDAPAT MUNGKIN DIBUAT PERMANEN, DIPASANGKAN
PADA KAYU YANG DITANAM PADA DINDING DAN DINDING
DAN DICOR SEMEN,
- POSISINYA SEDEMIKIAN RUPA, SEHINGGA DAPAT MELIHAT
ATAU TERLIHAT KE TITIK / PATOK TERDEKAT,
SEHINGGA DENGAN DEMIKIAN DAPAT MENGURANGI
PERPINDAHAN INSTRUMEN,
GAMBAR,
PENEMPATAN TITIK / PATOK BAWAH TANAH

PENGUKURAN DETAIL (SITUASI)


PENGUKURAN SITUASI / DETAIL PADA
LOKASI-LOKASI TERTENTU DAPAT
DILAKUKAN DENGAN :
- CARA ORDINAT (DENGAN PITA UKUR),
- CARA POLAR (DENGAN INSTRUMEN DAN
PITA UKUR),
WALAUPUN DIGOLONGKAN ATAS 2 MACAM
CARA, BIASANYAN DIDALAM PRAKTEK
KEDUA CARA TERSEBUT DILAKUKAN
BERSAMA SAMA.

CARA ORDINAT

CARA INI ADA YANG MENYEBUTKAN DENGAN OFFSET METHOD,


PEMAKAIAN CARA INI SECARA KHUSUS SANGAT JARANG, APALAGI
DENGAN KETERBATASAN TENAGA KERJA, CARA INI AKAN
MENYULITKAN,
CARANYA :
- BENTANGAN TALI DARI BATAS TEMPAT YANG AKAN DIUKUR,
MISALNYA DARI A KE B,
- PADA TEMPAT TEMPAT TERTENTU DIMANA TERDAPAT
PERUBAHAN, DILAKUKAN PENGUKURAN LEBAR KIRI DAN
KANAN TERHADAP TALI A B TERSEBUT,
- KECENDRUNGANNYA, APABILA PENGUKURAN KIRI KANAN
SEMAKIN RAPAT, MAKA GAMBAR DETAIL SEMAKIN BAIK,
GAMBAR :
PENGUKURAN DETAIL DENGAN CARA ORDINAT

CARA POLAR

SERING DISEBUT PULA DENGAN ANGLE RIGHT METHOD, KARENA


YANG DIUKUR SELALU SUDUT DATAR (KE ARAH JARUM JAM),
PADA CARA INI DIGUNAKAN INSTRUMEN UNTUK PENGUKURAN
SUDUT DAN PITA UKUR UNTUK PENGUKURAN JARAK,
JADI PADA CARA INI SEBENARNYA TERCAKUP PULA CARA ORDINAT
ATAU OFFSET METHOD,
CARANYA :
- THEODOLIT DILETAKKAN DI TITIK II,
- SUDUT DATAR ATAU ANGLE RIGHT DIUKUR DARI TITIK I KE 1, 2, 3,
DAN 4,
- JARAK II 1, II -2, II 3, II 4, DIUKUR DENGAN PITA UKUR,
- SEDANGKAN UNTUK 5,6, 7 DAN SETERUSNYA, DIUKUR DENGAN
PITA UKUR MEMAKAI CARA ORDINAT ATAU OFFSET METHOD,
GAMBAR :
PENGUKURAN DETAIL DENGAN CARA POLAR

PENGUKURAN BEDA TINGGI

PENENTUAN BEDA TINGGI DI TAMBANG BAWAH TANAH, ADA 2


(DUA) CARA YAITU :
- DENGAN INSTRUMEN DAN PITA UKUR,
- DENGAN ALAT PENYIPAT DATAR / WARTEPAS
UMUMNYA, KARENA KONDISI LUBANG TAMBANG RELATIF
KECIL MAKA PEMAKAIAN RAMBU SANGAT JARANG
DIGUNAKAN, OLEH KARENANYA PENENTUAN BEDA TINGGI
SERING DIGUNAKAN CARA INSTRUMEN DAN PITA UKUR ATAU
YANG DISEBUT DENGAN CARA TRIGONOMETRIS,
PADA PENGUKURAN KERANGKA POLIGON, BEDA TINGGI
SEKALIGUS DAPAT DAPAT DICARI YAITU MENGUKUR : SUDUT
VERTIKAL DAN JARAK.

GAMBAR :
PENENTUAN BEDA TINGGI DENGAN INSTRUMEN DAN PITA
UKUR

CARA PENGUKURAN BEDA TINGGI

SETELAH INSTRUMEN DIPASANG DI A, UKUR TINGGI


INSTRUMEN (HI) ATAU HEIGHT OF INSTYRUMEN,
PASANG UNTING DI B, DIMANA TINGGI UNTING (HS) ATAU
HEIGHT OF STATION DIKETAHUI (DIUKUR),
SUDUT VERTIKAL (VERTICAL ANGLE) DIBACA,
SEHINGGA h (BEDA TINGGI) BISA DICARI,

RUMUS UMUM :
ELEVASI FS = ELEVASI IS HI VD HS
DIMANA :
FS = FORRESIGHT
IS = INSTRUMEN
HI = HEIGHT OF INSTRUMENT
VD = VERTICA DISTANCE
HS = HEIGHT OF STATION
HD = HORIZONTAL DISTANCE
SD = SLOPE DISTANCE

UNTUK PENENTUAN BEDA TINGGI DENGAN ALAT PENYIPAT


DATAR / WATERPAS TIDAK DIBICARAKAN PADA KULIAH INI,
JADI KESIMPULANNYA PADA PENGUKURAN TAMBANG BAWAH
TANAH, DATA DATA YANG DIAMBIL ADALAH :
- SUDUT HORIZONTAL (ANGLE RIGHT) KE ARAH DEPAN FS
ATAU FORESIGHT DAN KE BELAKANG BS ATAU BACKSIGHT,
- SUDUT VERTIKAL VA ATAU VERTICAL ANGLE,
- TINGGI INSTRUMEN HI ATAU HIGHT OF INSTRUMEN, DIUKUR
DARI LANTAI MAUPUN DARI ATAP,
- TINGGI UNTING HS ATAU HIGHT OF STATION DARI LANTAI /
ATAP DIKETAHUI (DIUKUR),
- JARAK DARI INSTRUMEN IS KE BELAKANG BS DAN KE
DEPAN FS,
- LEBAR LUBANG TAMBANG, DIUKUR JARAK DARI
INSTRUMEN KE KIRI DAN KANAN,
- PENENTUAN DETAIL BILA DIPERLUKAN.

ASIMUT 2 (DUA) TITIK


UNTUK MENGETAHUI ARAH / ASIMUTH SUATU
GARIS LURUS YANG SEJAJAR DENGAN SUMBU Y
YANG DISEBUT DENGAN GARIS ARAH UTARA,
SEDANG ASIMUT AB IALAH SUDUT YANG DIBENTUK
DARI ARAH UTARA KE ARAH JARUM JAM SAMPAI
GARIS AB,
JADI UNTUK MENGETAHUI ASIMUT AB PERLU
DIKETAHUI TITIK A DAN B,
GAMBAR, MENENTUKAN ASIMUT ANTARA 2 TITIK.