Anda di halaman 1dari 12

PERAWATAN TALI PUSAR

Rusiawati
SMF ANAK, RSU DR SOEDARSO
PONTIANAK

Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan


Universitas Tanjungpura

PENTINGNYA PERAWATAN TALI


PUSAR

Infeksi masih menjadi penyebab


utama kesakitan dan kematian
bayi.
Tali pusar yang tidak terawat
dapat menjadi jalan masuk
kuman, terutama kuman tetanus
yang dapat menyebabkan infeksi
tali pusat bahkan kematian bayi.

TALI PUSAR (UMBILICAL CORD)


adalah saluran kehidupan bagi
janin selama dalam kandungan
karena saluran inilah yang
selama
dalam
kandungan
menyuplai zat-zat gizi dan
oksigen ke janin. Tetapi begitu
bayi lahir, saluran ini sudah tak
diperlukan
lagi
sehingga
dipotong dan diikat atau
dijepit.

Sisa potongan tali pusat yang


menempel di perut bayi ini disebut
umbilical stump.
Biasanya bagian ini akan mengering
kemudian menyusut dan akan
terlepas dengan sendirinya.

CARA PERAWATAN TALI PUSAR


Siapkan alat-alat untuk
perawatan tali pusar (air
bersih, cotton bud/kapas
bertangkai, kasa alkohol,
kasa kering) dan
perlengkapan mandi (air
hangat, sabun, handuk
bersih).
Mandikan bayi seperti
biasanya dengan air
hangat, lalu keringkan
bayi.

Bersihkan tali pusar


dengan alkohol,
menggunakan cotton
bud/kapas bertangkai
atau dengan kasa
alkohol, atau bersihkan
tali pusar dengan kasa
yang dibasahi air.
Sisa air atau alkohol
dikeringkan dengan
kasa.

Setelah bersih, bungkus tali pusar


dengan kasa kering.
Jika bayi menggunakan popok atau
pampers, lipat di bawah tali pusar
agar tali pusar tidak tertutup dan
lembab.
Lakukan perawatan tali pusar 2 kali
sehari, setiap mandi.

PERHATIKAN
Tali pusar sebaiknya dibiarkan lepas dengan
sendirinya. Jangan memegang-megang atau
menariknya. Bila tali pusar belum juga lepas
setelah 4 minggu, atau adanya tanda-tanda
infeksi, seperti: pangkal tali pusar dan
daerah sekitarnya berwarna merah, keluar
cairan yang berbau, ada darah yang keluar
terus- menerus, dan/atau bayi demam tanpa
sebab yang jelas maka segera bawa ke
dokter.

Tali pusar jangan ditutup selain dengan kasa


karena akan lembab dan menyebabkan tali pusar
lama lepas.
Lama penyembuhan tali pusat dikatakan cepat
jika kurang dari 5 hari, normal jika antara 5
sampai dengan 7 hari, dan lambat jika lebih dari
7 hari.
Merawat tali pusar berarti menjaga agar luka
tersebut tetap bersih, tidak terkena air kencing
atau kotoran bayi.
Pastikan tali pusar dan area sekelilingnya selalu
bersih dan kering

Timbulnya infeksi pada tali pusar,


karena tindakan atau perawatan
yang tidak memenuhi syarat
kebersihan, misalnya pemotongan
tali pusar dengan bambu/gunting
yang tidak steril, atau setelah
dipotong tali pusat dibubuhi abu,
tanah, minyak daun-daunan, kopi
dan sebagainya.

TERIMA KASIH