Anda di halaman 1dari 4

Definisi

Retinopati toksik adalah kelainan pada retina yang disebabkan oleh bahan bahan yang
bersifat toksik atau dapat menyebabkan ganguan pada fungsi fisiologis tubuh.Retinopati
toksik et causa metanol adalah retinopati yang disebakan oleh bahan toksik metanol
Gejala klinis
Pasien akan merasa penglihatan kabur pada pusat penglihatannya yang terus menerus
progresif. Keterlambatan deteksi dini sering berbahaya menyebabkan pengobatan
tertunda. Awalnya, hanya satu mata yg mungkin terlibat, tetapi kabut akhirnya akan muncul
di kedua mata, menyebabkan visus menurun. Jika penurunan visus terjadi unilateral atau jika
perbedaan yang signifikan pada ketajaman visual terjadi di antara 2 mata, diagnosis lain harus
dipertimbangkan. Beberapa pasien mungkin memperhatikan bahwa warna tertentu terlihat
pudar,

atau

mereka

mungkin

mengalami

kehilangan

umum

dari

persepsi

warna. . Dyschromatopsia muncul dini dan mungkin merupakan gejala awal. Beberapa pasien
melihat bahwa warna tertentu (misalnya, merah) tidak lagi terang dan hidup seperti
sebelumnya. Ketika pupil dinilai, pupil menjadi lamban terhadap cahaya. Pada tahap awal,
optik disk mungkin normal atau sedikit hiperemis, perdarahan kecil pada disk mungkin
ada. Selanjutnya, disc temporal pucat diikuti dengan terjadinya atrofi optik. Lebih khusus,
serat bundel papillomacular terpengaruh, defect lapang pandang biasanya ada dan muncul
sebagai scotoma pusat atau ceco-central.
Patofisiologi
Keracunan metanol masih menjadi masalah umum di banyak bagian dunia berkembang,
khususnya di antara anggota kelas sosial ekonomi rendah. Biasanya akibat dari disengaja atau
tidaknya bunuh diri dengan mengkonsumsi produk yang mengandung metanol. Keracunan
dalam industri akibat penyerapan di kulit atau paru-paru.Alkohol dimetabolisme oleh enzim
alkohol dehydrogenase (ADH) dalam hati, melalui formaldehida menjadi asam format,
keduanya bertanggung jawab atas efek samping tersebut. Toksisitas berkembang dari efek
gabungan asidosis metabolik (produksi H + ) dan toksisitas intrinsik dari anion formate itu
sendiri. Gejala signifikan menyebabkan mual, muntah, dan sakit perut. Efek terhadap sistem
saraf pusat (SSP) mirip dengan etanol meskipun dalam dosis rendah tidak memiliki efek
euforia.

Asam format terakumulasi dalam saraf optik dan menyebabkan gejala visual yaitu kilatan
cahaya. Selanjutnya,

hal

ini

dapat

berkembang

menjadi

scotomas

dan

scintillations. Penurunan penglihatan diduga disebabkan oleh gangguan fungsi mitokondria


pada saraf optik yang terjadi akibat toksisitas dari asam format, sehingga menyebabkan
terjadinya hiperemi, edema, dan atrofi saraf optik. Respon pupil terhadap cahaya berkurang
dan kemudian hilang.

Working Diagnosis
Diagnosis definitif dari retinopati akibat toksisitas metanol memerlukan konfirmasi
peningkatan di tingkat serum metanol dengan kromatografi gas (> 20 mg / dl). Puncaknya
yang dicapai 60-90 menit setelah konsumsi, tetapi mereka tidak berkorelasi dengan tingkat
toksisitas dan dengan demikian tidak merupakan indikator yang baik dari prognosis.PH arteri
tampaknya berkorelasi dengan tingkat formate terbaik (<7,2 adalah intoksikasi berat).
Diagnosis Differential
1.Retinopati diabetika
Retinopati diabetika adalah suatu kelainan pada retina karena perubahan pembuluh sara retina
akibat diabetes mellitus,sehingga mengakibatkan gangguan nutrisi pada retina.kelainan
initerjadi pada 40%-50% penderita DM setelah 5-15 tahun,dan 60% pada penderita DM lebih
dari 15 tahun.Retinopati diabetika bisa muncul dari tanpa gejala hingga akkhirnya
menimbulkan gangguan penglihatan sampai kebutaan.

2.Neuritis Optik
Neurirtis optik adalah ganguan penglihatan yang disebabkan karena perdangan pada saraf
optik.Neuritis optik terjadi karena saraf optik yang membawa optik keotak mengalami
perdangan

serta

sarung

miyelin

yang

membungkus

saraf

tersebut

mengalami

kerusakan.Neuritis optik sering disebabkan ole penyakit sklerosis multiple.penyebab lainnya


adalah infeksi virus,jamur,ensefalomyelitis,penyakit-penyakit autoimun atau tumor yang
menekan saraf penglihatan atau penyakit-penyakit pembuluh darah(misalnya radang arteri
temporal).Gejala-gejala neuritis adalah jika ditemukan satu atau lebih gejala berikut ini:
penglihatan kabur,bintik atau bercak buta terutama pertenghan lapang pandang,nyeri saat
pergerakan bola mata,sakit kepala,buta warna mendadak,gangguan penglihatan malam hari
dan gangguan ketajaman penglihatan.
Daftar Pustaka
Suharjo., Hartono., dkk. Ilmu Kesehatan Mata. Edisi Pertama. Cetakan Pertama.
2007. Bagian Ilmu Penyakit Mata Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada.
Yogyakarta.
Anonim.

Nutricional

and

Toxic

Optic

Neuropathy.

Diakses

dari

http://en.wikipedia.org.
Miller, N.R., Newman, N.J., Biousse, Valerie., Kerrison, J.B. Clinical NeuroOphtalmology: The Essentials. Second Edition.2008. Lippincott Williams & Wilkins.
Wolter Kluwer Health. Philadelphia.