Anda di halaman 1dari 19

Macam contoh media dari klasifikasi media di atas yang menjabarkan komposisi serta

fungsinya antara lain:

a.
b.
c.
d.
e.
f.
g.
h.
i.
j.
k.

1. Salmonella Shigella (SS) Agar


Merupakan media selektif yang digunakan untuk mengisolasi Enterobacteriaceae
patogen khususnya Salmonella spp. dan Shigella spp. dari makanan, alat-alat
kesehatan lain dan bahan percobaan klinik. Komposisi dari Salmonella Shigella (SS)
Agar ini antara lain:
8,5 gram Bile salt atau garam bile
0,33 gram Brilliant green
5 gram Beef extract
2,5 gram Pancreatic Digest of Casein
2,5 gram Peptic Digest of Animal Tissue
10 gram Lactose
8,5 gram Sodium Citrate
8,5 gram Sodium Thiosulfate
1 gram Ferric Citrate
0,025 gram Neutral Red
13,5 gram Agar

a.
b.
c.
d.

2. PDA (Potato Dextrose Agar)


Merupakan media komplek dan media diferensiasi untuk pertumbuhan jamur dan yeast
sehingga sering digunakan sebagai uji untuk menentukan jumlah jamur dan yeast
dengan menumbuhkan mikroba pada permukaan sehingga akan membentuk koloni
yang dapat diikat dan dihitung (Fardiaz, 1993). Selain itu PDA (Potato Dextrose Agar)
juga digunakan untuk pertumbuhan, isolasi dan enumerasi dari kapang serta khamir
pada bahan makanan dan bahan lainnya. Komposisi medianya adalah:
20% Kentang
Agar
1 liter Aquades
2% Peptone

a.
b.
c.
d.
e.
f.
g.

3. VRBA (Violet Red Bile Agar)


Merupakan media untuk menghitung jumlah bakteri gram negatif dengan
menambahkan komponen yang dapat menghambat pertumbuhan bakteri gram positif
kedalam medium. Dengan menambahkan bile salt maka VRB digunakan untuk
menyeleksi anggota dari famili Enterobacteriaceae (Fardiaz, 1993). Komposisinya
antara lain:
3 gram Ekstrak yeast
1 gram Pepton
9 gram NaCl
1,5 gram Bile Salt
10 gram Laktosa
0,03 gram Neutral Red
0,002 gram Violet Kristal

h. 12 gram Bacteriocal Agar


Mekanisme kerjanya yaitu dengan violet kristal dan bile salt dapat menghambat
pertumbuhan primer dari bakteri gram positif. Degradasi laktosa menjadi asam
diindikasikan oleh pH indikator neutral red yang mengubah warna menjadi merah dan
mengendapkan asam bile.
4. Strach Agar (SA)
Merupakan media sintetik terdefinisi yang digunakan untuk menumbuhkan
mikroorganisme amilolitik dimana terdiri dari pati 1%. Pati yang ada pada media SA
dipecah oleh amylase yang ditandai dengan warna yaitu coklat jika hidrolisis pati tidak
berlangsung sempurna, sedangkan warna kuning atau transparan jika berlangsung
dengan sempurna dan warna biru jika tidak memecah pati (Winarto, 2002).
Komposisinya yaitu:
a. 0,5 gram KNO3
b. 1 gram K2HPO4
c. 0,2 gram MgSO4.7H2O
d. 0,1 gram CaCl2
e. FeCl2
f. 10 gram Pati Kentang

a.
b.
c.
d.
e.

5. Skim Milk Agar


Merupakan media yang terdiri dari PCA steril dan susu skim. Susu skim digunakan
sebagi sumber substrat. Susu skim merupakan susu yang mengandung protein tinggi
sekitar 3,7% dan lemak sekitar 0,1% (Jay, 1991). Susu skim mengandung kasein yang
dapat dipecah oleh mikroorganisme proteolitik menjadi senyawa nitrogen terlarut
sehingga pada koloni dikelilingi area bening, sehingga kejadian tersebut menunjukkan
bahwa mikroba tersebut mempunyai aktivitas proteolitik (Fardiaz, 1992). Komposisi dari
media skim milk agar adalah:
5 gram Kasein
2,5 gram Ekstrak yeast
1 gram Skim milk agar
1 gram Glukosa
10,5 gram Agar

6. MacConkey Agar
Merupakan media selektif dan diferensial yang mempunyai keistimewaan memilah
bakteri enteric gram negatif dari campuran bakteri yang memfermentasikan laktosa,
karena dalam MacConkey agar ini terdapat laktosa, crystal violet dan neutral red bile
salt. Sehingga media ini dapat membedakan bakteri yang memfermentasi laktosa
berupa koloni berwarna merah muda dan nonfermentasi yang tidak berwarna. Media ini
bisa disimpan dengan suhu antara +15C hingga +25C dan pH 6,9 sampai 7,4.
Komposisi dari media macConkey agar antara lain:
a. 17 gram/L Pancreatic Digest of Gelatin
b. 10/L Lactose

c.
d.
e.
f.
g.
h.
i.

13,5/L Agar
1,5/L Pancreatic Digest of Casein
1/L Crystal Violet
1,5/L Peptic Digest of Animal Tissue
5/L Sodium Chloride
30 mg/L Neutral Red
1,5/L Bile Salt Mixture

7. Eosin Methylene Blue


Merupakan media selektif dan diferensial, media ini tidak boleh digunakan jika ada
tanda-tanda kontaminasi, kemerosotan yang dapat berupa menyusut, retak, atau
perubahan warna serta jika sudah masuk kadaluarsanya. Fungsi dari media ini yaitu
dapat menentukan jenis bakteri E.coli dengan mendapatkan hasil positif dalam tabung
saat penelitian. Media Eosin Methylene Blue dapat disimpan pada suhu +15C hingga
+25C dengan pH kisaran 7,0 sampai 7,2. Komposisi dari media ini adalah:
a. Metilen blue
b. Eosin
c. Karbohidrat Laktosa
8. Media Thiosulfat Citrate Bile Salt Sucrose Agar (TCBSA)
Media ini digunakan untuk menumbuhkan jenis bakteri Vibrio sp. Contoh-contoh bakteri
yang dapat tumbuh dalam media TCBSA serta ciri khas bakterinya antara lain, Vibrio
cholerae (koloni bewarna kuning), Vibrio parahaemolticus (koloni bewarna hijau dengan
pusat biru), Vibrio mimicus dan Vibrio damsela (koloni bewarna hijau), Vibrio vulnificus
(hijau: 85% atau kuning: 15%), Vibrio hollisae (hijau). Komposisi dari media ini berupa:

a.
b.
c.
d.

9. Na + 1% Margarin
Merupakan media selektif, media ini dpat digunakan untuk mengidentifikasi mikroba
lipolitik. Media yang ditambah dengan Na, 1% margarine (lemak) dan indikator sebagai
substrat yang dirombak oleh mikroba lipolitik sehingga menghasilkan asam lemak dan
gliserol. Indikator yang digunakan yaitu indikator phenol red, yang mana indikator ini
akan menunjukkan perubahan warna merah menjadi kuning dalam suasana asam
dengan kisaran pH 6,9 dan akan berubah menjadi warna biru jika ber-pH 8,5 (Ferdiaz,
1992). Komposisi dari media ini adalah:
5 gram Peptone
3 gram beef ekstrak
10 gram agar
1 liter aquades
10. Nutrient Agar
Media Nutrient Agar ini mengandung banyak sumber nitrogen dengan jumlah yang
cukup. Media ini dapat digunakan sebagai uji air dan produk dairy. Selain itu juga
digunakan untuk pertumbuhan mayoritas dari mikroba yang tidak selektif, atau kata lain
berupa mikroorganisme heterotrof serta digunakan dalam prosedur bakteriologi seperti
uji biasa dari air, sewage, produk pangan, untuk membawa stok kultur, untuk
pertumbuhan sample pada uji bakteri dan untuk mengisolasi organisme dalam kultur

a.
b.
c.
d.
e.

murni.di dalam Nutrient Agar tidak mengandung sumber karbohidrat sehingga baik
digunakan untuk pertumbuhan bakteri, namun kapang tidak dapat tumbuh dengan baik.
Komposisi dari nutrient agar adalah:
0,3% ekstrak daging sapi
0,5% peptone
5 gram NaCl
1 liter air destilat
15 gram/L Agar

11. Plate Count Agar (PCA)


PCA dapat mengisolasi organisme dalam susu dan diary product lainnya. Tryptone
menyediakan substansi asam amino dan nitrogen kompleks yang lain, sedangkan yeast
ekstrak menyuplai vitamin B kompleks. Mikroorganisme yang tumbuh yaitu E. Coli, B.
subtilis, L. lactis, Lysteria monocytogenes, S. Aureus, S. Agalatus, dan L. achidophilus.
Komposisi dari media plate Count Agar (PCA) antara lain:
a. Tryptone
b. Dekstrose
c. Agar
d. Yeast Ekstract
12. VRB (Violet Red Bile) Agar
Merupakan media selektif atau penghambat, aplikasinya dalam enumerasi bakteri
coliforms di dalam produk susu. Komposisi media VRB Agar adalah:
a. 5 gram/L Sodium Chloride
b. 7 gram/L Peptone
c. 10 gram/L Lactose
d. 3 gram/L Yeast Extract
e. 15 gram/L Agar
f. 0,003 gram/L Neutral Red
g. 1,5 gram/L Bile Salts No. 3
h. 2 mg/L Crystal Violet
13. APDA
Media ini berguna guna menumbuhkan dan menghitung jumlah dari khamir beserta
yeast dalam suatu sample. Komposisi dari media APDA ini adalah:
a. Asam tartarat
b. Kentang
c. Agar
d. Air
e. Glukosa
Yeast dan khamir akan tumbuh dengan baik jika dengan media yang sesuai.
14. Lactose Broth (LB)
Media ini digunakan untuk mendeteksi kehadiran koliform dalam air, makanan, dan
produk susu. Selain itu juga sebagai kaldu pemerkaya atau pre-enrichment broth untuk

Salmonellae serta dalam mempelajari fermentasi laktosa oleh bakteri pada umumnya.
Komposisi dari media Lactose Broth ini antara lain:
a. 0,3% ekstrak beef
b. 0,5% peptone
c. 0,5% laktosa
Dalam media ini peptone dan ekstrak beef menyuplai nutrien esensial untuk melakukan
metabolisme dari bakteri. Sedangkan laktosa digunakan untuk penyedia sumber
karbohidrat yang dapat difermentasikan untuk orgaisme koliform. Pertumbuhan mikroba
dengan membentuk gas merupakan presumtive test untuk koliform.
15. MRSA (deMann Rogosa Sharpe Agar)
MRSA merupakan media yang dapat memperkaya, menumbuhkan dan mengisolasi
jenis Lactobacillus dari seluruh jenis bahan. Komposisi yang dikandung di dalam media
MRSA ini adalah:
a. 10 gram/L protein dari kasein
b. 8 gram/L ekstrak daging
c. 4 gram/L ekstrak ragi
d. 14 gram/L agar
e. 0,2 gram/L magnesium sulfat
f. 5 gram/L natrium asetat
g. 20 gram/L D (+) glukosa
h. 0,004 gram/L mangan sulfat
i. 1 gram/L tween80
j. 2 gram/L dipotassium hidrogen phosphate
k. 2 gram/L diamonium hidrogen sitrat
MRSA terdapat polysorbat, asetat, magnesium, dan mangan yang diketahui untuk
bekerja sebagai faktor pertumbuhan bagi Lactobacillus. MRSA merupakan media yang
diperkaya dan tidak selektif sehingga ada kemungkinan Pediococcus dan jenis
Leuconostoc serta bakteri yang lainnya dapat tumbuh.
16. Trypticase Soy Broth (TSB)
Merupakan media yang diperkaya, fungsinya antara lain untuk isolasi dan penumbuhan
bermacam mikroorganisme. Namun media ini banyak digunakan untuk mengisolasi
bakteri dari spesimen laboratorium dan akan mendukung pertumbuhan mayoritas
bakteri patogen. Komposisi dari Trypticase Soy Broth yaitu:
a. 3 gram peptone soymeal
b. 5 gram sodium chloride
c. 17 gram peptone casein
d. 2,5 gram dipottasium hydrogenophosphate
e. 2,5 gram D (+) glukosa
f. Dikalium fosfat
Media TSB mengandung kasein dan pepton kedelai yang menyediakan asam amino
dan substansi nitrogen lainnya yang membuatnya menjadi media bernutrisi untuk
bermacam mikroorganisme. Dextrosa adalah sumber energi dan natrium klorida
mempertahankan kesetimbangan osmotik. Dikalium fosfat ditambahkan sebagai buffer
untuk mempertahankan pH.

17. Nutrient Broth (NB)


Merupakan media selektif yang digunakan oleh mikroorganisme yang berbentuk cair.
Namun sebenarnya nutient broth ini intinya sama saja dengan nutrient agar. Komposisi
dari nutrient broth antara lain:
a. 5 gram pepton
b. 1,85 L air destilasi atau aquades
c. 3 gram ekstrak daging
18. PGYA
Media ini merupakan media yang minimalis dan selektif dan berguna untuk isolasi,
enumerasi, dan menumbuhkan sel khamir. Komposisi yang terkandung dalam media
PGYA ini adalah:
a. Dextrosa
b. 0,5 gram CaCO3
c. Aquades
19. TEA (Tauge Ekstrak Agar)
Komposisi dari media TEA adalah:
a. 100 gram Bean sprouts atau tauge
b. 60 gram sukrosa
c. 15 gram agar
d. 1 liter aquades
20. GDP (Dekstrak Potato Broth)
Kandungan yang dimiliki dari media PDB ini yaitu:
a. 4 gram kentang
b. 20 gram glukosa
c. 1 liter aquades
21. BBLTM TrypticaseTM Soy Agar with Lecithin and Polysorbate 80
Media ini merupakan salah satu media selektif dan diferensial yang mempunyai aplikasi
sebagai pendeteksi serta enumerasi mikroorganisme kepentingan kebersihan.
Komposisi dari media ini adalah:
a. 0,7 gram/L Lecithin
b. 15 gram/L agar
c. 5 gram/L papaic digest of soybean meal
d. 5 gram/L polysorbate
e. 15 gram/L pancreatic digest of casein
f. 5 gram/L sodium chloride
22. DifcoTM Tryptic Soy Agar with Lecithin and Polysorbate 80 (Microbial Content Test Agar)
Merupakan jenis media yang selektif dan diferensial. Berfungsi sama seperti BBL TM
TrypticaseTM Soy Agar with Lecithin and Polysorbate 80 yaitu dalam pendeteksian serta
enumerasi mikroba demi kepentingan kebersihan. Komposisi medianya berupa:
a. 5 gram/L soy pepton

b.
c.
d.
e.
f.

15 gram/L pancreatic digest of casein


0,7 gram/L lecithin
5 gram/L sodium chloride
15 gram/L agar
5 gram/L polysorbate 80

23. BBL Trypticase Soy Agar


Merupakan media selektif yang dapat mengisolasi dan mengkultivasi mikroorganisme
yang kritis serta non kritis. Komposisi media ini adalah:
a. 15 gram/L agar
b. 15 gram/L pancreatic digest of casein
c. 5 gram/L sodium chloride
d. 5 gram/L papaic digest of soybean meal
24. Difco Thermoacidurans Agar
Merupakan media selektif dengan aplikasi dapat mengisolasi dan mengkultivasikan
Bacillus coagulans (Bacillus thermoacidurans) dari makanan. Komposisi dari media ini
adalah:
a. 20 gram/L agar
b. 5 gram/L dextrose
c. 5 gram/L yeast extract
d. 4 gram/L dipotassium phosphate
e. 5 gram/L proteose peptone
25. Difco Tryptic Soy Agar
Merupakan media diferensial yang mampu mengisolasi dan mengkultivasi mikroba
yang kritis maupun yang non kritis seperti BBL Trypticase Soy Agar. Komposisi dari
media ini yaitu:
a. 15 gram/L agar
b. 5 gram/L enzymatic digest of soybean meal
c. 15 gram/L pancreatic digest of casein
d. 5 gram/L sodium chloride
26. Thayer-Martin Selective Agar
Merupakan media selektif yang berfungsi untuk isolasi patogen Neisseria dari spesimen
campuran yang berasal dari tanaman, bakteri, dan fungi. Komposisi dari media ini
antara lain adalah:
a. 20 gram/L agar
b. Trimethoprim
c. Chocolate II agar dengan vancomycin, colistin, dan nystatin
d. 1,5 gram/L dextrose
27. BBL Seven H11 Agar Base
Merupakan media selektif dengan apikasinya sebagai prosedur isolasi dan kultivasi
mikrobakteri, khususnya Mycobacterium tuberculosis dari spesimen klinis dan non
klinis. Komposisinya yaitu:

a. 0.5 g/900 mL Monosodium Glutamate


b. 0.5 g/900 mL Ammonium Sulfate
c. 13.5 g/900 mL Agar
d. 0.5 mg/900 mL Calcium Chloride
e. 1.0 g/900 mL Pancreatic Digst of Casein
f. 0.5 mg/900 mL Biotin
g. 1.5 g/900 mL Monopotassium Phosphate
h. 1.0 mg/900 mL Zinc Sulfate
i. 0.4 g/900 mL Sodium Citrate
j. 0.04 g/900 mL Ferric Ammonium Citrate
k. 0.25 mg/900 mL Malachite Green
l. 0.05 g/900 mL Magnesium Sulfate
m. 1.0 mg/900 mL Pyridoxine
n. 1.5 g/900 mL Disodium Phosphate
o. 1.0 mg/900 mL Copper Sulfate
28. Difco Tetrathionate Broth Base
Merupakan media selektif dan diperkaya yang dapat mengisolasi Salmonella dari feses,
urine dan makanan. Komposisi medianya yaitu:
a. 1.0 g/L Oxgall
b. 10 g/L Calcium Carbonate
c. 2.5 g/L Pancreatic Digest of Casein
d. 2.5 g/L Proteose Peptone
e. 30.0 g/L Sodium Thiosulfate
29. Difco Muller Kauffmann Tetrathionate Broth Base
Merupakan median diperkaya yang berguna untuk memperkaya Salmonella dari air dan
bahan makanan. Komposisinya adalah:
a. 38.1 g/L Sodium Thiosulfate (anhydrous)
b. 3.0 g/L Sodium Chloride
c. 5.0 g/L Beef Extract
d. 45.0 g/L Calcium Carbonate
e. 4.7 g/L Oxgall
f. 10.0 g/L Peptone
30. Difco Mycobacteria 7H11 Agar
Merupakan media selektif yang berupa prosedur isolasi dan kultivasi mikrobakteri,
khususnya Mycobacterium tuberculosis dari spesimen klini dan non klinis.
Komposisinya adalah:
a. 0.04 g/900 mL Ferric Ammonium Citrate
b. 1.5 g/900 mL Monopotassium Phosphate
c. 0.5 mg/900 mL Biotin
d. 0.4 g/900 mL Sodium Citrate
e. 15.0 g/900 mL Agar
f. 0.5 g/900 mL Ammonium Sulfate
g. 1 g/900 mL Pancreatic Digest of Casein

h.
i.
j.
k.
l.

0.05 g/900 mL Magnesium Sulfate


1.0 mg/900 mL Pyridoxine
0.5 g/900 mL L-Glutamic Acid
1.0 mg/900 mL Malachite Green
1.5 g/900 mL Disodium Phosphate

31. Difco MR-VP Medium


Merupakan media diferensial yang dapat membedakan bakteri dengan cara pemberian
metil merah dan pereaksi Voges-Proskauer. Komposisinya antara lain:
a. 5.0 g/L Dextrose
b. 7.0 g/L Buffered Peptone
c. 5.0 g/L Dipotassium Phosphate
32. BBL MR-VP Broth
Merupakan media diferensial, fungsinya sama saja dengan Difco MR-VP Medium.
Yang mana komposisinya adalah:
a. 3.5 g/L Peptic Digest of Animal Tissue
b. 5.0 g /L Dextrose
c. 3.5 g/L Pancreatic Digest of Casein
d. 5.0 g/L Potassium Phosphate
33. Ogye Agar Base
Merupakan media selektif yang dapat menyeleksi dan mengisolasi ragi serta cetakan
dari makanan. Komposisinya adalah:
a. 20 g/L Dextrose
b. 5 g/L Yeast Extract
c. 10 mL sterile solution
d. Supplement 100 mg oxytetracycline
e. 12 g/L Agar
34. BBL M-PA-C Agar
Merupakan media selektif yang dapat menyembuhkan dan enumerasi Pseudomonas
aeruginosa drai air. Komposisinya adalah:
a. 1.25 g/L Xylose
b. 0.08 g/L Phenol Red
c. 37.0 mg/L Nalidixic Acid
d. 5.0 g/L Sodum Thiosulfate
e. 2.0 g/L Yeast Extract
f. 1.25 g/L Sucrose
g. 1.25 g/L Lactose
h. 12.0 g/L Agar
i. 5.0 g/L Sodium Chloride
j. 5.0 g/L L-Lysine HCl
k. 1.5 g/L Magnesium Sulfate
l. 0.8 g/L Ferric Ammonium Citrate
m. 8.0 mg/L Kanamycin

35. Vancomycin Screen Agar


Merupakan media selektif yang dapat menyaring Enterococci yang bersifat
menghambat Vancomycin. Komposisi medianya adalah:
a. 5.00/L Peptic Digest of Animal Tissue
b. 2.00/L Dextrose
c. 0.56/L FD & Yellow #5 Dye
d. 5.00/L Sodium Chloride
e. 8.00 /L Brain Heart Infusion
f. 2.50/L Disodium Phosphate
g. 13.50/L Bacteriological Agar
h. 16.00/L Peptic Digest of Casein
36. Difco Mannitol Salt Agar
Merupakan media selektif yang mampu mengisolasi dan enumerasi Staphylococci dari
material klinis dan non klinis. Komposisinya antara lain:
a. 75.0 g/L Sodium Chloride
b. 1.0 g/L Beef Extract
c. 15.0 g/L Agar
d. 10.0 g/L Proteose Peptone No. 3
e. 25.0 mg/L Phenol Red
f. 10.0 g/L D-Mannitol
37. BBL Mannitol Salt Agar
Merupakan media selektif yang fungsinya sama dengan Difco Mannitol Salt Agar.
Komposisinya yaitu:
a. 5.0 g/L Peptic Digest of Animal Tissue
b. 15.0 g/L Agar
c. 10.0 g/L D-Mannitol
d. 25.0 mg/L Phenol Red
e. 5.0 g/L Pancreatic Digest of Casein
f. 75.0 g/L Sodium Chloride
g. 1.0 g/L Beef Extract
38. Difco Oxford Antimicrobic Supplement
Merupakan media selektif dan diferensial yang mampu
mendiferensiasi Listeria monocytogenes. Komposisi media ini:
a. 400.0 mg/10 mL Vial Cycloheximide
b. 5.0 mg/10 mL Vial Acriflavine
c. 20.0 mg/10 mL Vial Colistin Sulfate
d. 10.0 mg/10 mL Vial Fosfomycin
e. 2.0 mg/10 mL Vial Cefotetan

mengisolasi

dan

39. Difco MIO Medium


Merupakan media selektif yang dapat menunjukkan pergerakan dan kegiatan
dekarboksilasi ornithine untuk membedakan dari Enterobacteriaceae. Komposisi
bahannya:
a. 2.0 g/L Agar

b.
c.
d.
e.
f.
g.

10.0 g/L Tryptone


3.0 g/L Yeast Extract
0.02 g/L Bromcresol Purple
5.0 g/L L-Ornithine HCl
10.0 g/L Peptone
1.0 g/L Dextrose

40. Difco Modified Oxford Antimicrobic Supplement


Merupakan media selektif dan diferensial yang berguna seperti Difco Oxford
Antimicrobic Supplement. Komposisinya:
a. Colistin Sulfate 10.0 mg/10 mL Vial
b. 20.0 mg/10 mL Vial Moxalactam
41. Difco Oxford Medium Base
Merupakan media selektif dan diferensial yang sama-sama berfungsi seperti Difco
Oxford Antimicrobic Supplement serta Difco Modified Oxford Antimicrobic
Supplement. Komposisinya adalah:
a. 2.7 g/L Tryptic Digest of Beef Heart
b. 1.0 g/L Esculin
c. 4.4 g/L Yeast Extract
d. 15.3 g/L Agar
e. 4.4 g/L Proteose Peptone No. 3
f. 0.5 g/L Ferric Ammonium Citrate
g. 0.9 g/L Starch
h. 8.9 g/L Pancreatic Digest of Casein
i. 15.0 g/L Lithium Chloride
j. 4.4 g/L Sodium Chloride
42. Difco XLT4 Agar Supplement
Merupakan media selektif yang dapat mengisolasi Salmonella non-typhi. Sedangkan
komposisi yang terkandung dalam media ini adalah A 27% solution (approximate) of the
surfactant TergitolTM** 4 (7-ethyl-2-methyl-4-undecanol hydrogen sulfate, sodium salt).
43. Difco Bordet Gengou Agar Base
Merupakan media selektif dan diferensial yang menjadi perosedur kualitatif untuk
mendeteksi dan mengisolasi Bordetella pertussis dari spesimen klinis. Komposisinya
adalah:
a. 20.0 g/L Agar
b. 4.5 g/L Potato, Infusion from 125 g
c. 5.5 g/L Sodium Chloride
44. Bordet Gengou Agar Base
Merupakan media selektif dan diferensial yang berfungsi sama dengan Difco Bordet
Gengou Agar Base. Komposisinya adalah:
a. Darah segar
b. Gliserol

45. BCP Glucose Agar


Merupakan media diferensial yang dapat membedakan Enterobacteriaceae yang
terdapat di dalam air seni, air, dan makanan. Perbedaan yang ada ini karena jenis
fermentasi dextrosa. Komposisi media ini antara lain:
a. 5.00 g/L Sodium Chloride
b. 10.00 g/L D-glucose
c. 15.00 g/L Bacteriological Agar
d. 10.00 g/L Tryptone
e. 0.015 g/L Bromocresol Purple
f. 1.50 g/L Yeast Extract
46. Difco Bordet Gengou Agar Base
Merupakan media selektif dan diferensial yang kemampuannya sama dengan Bordet
Gengou Agar Base dan Bordet Gengou Blood Agar. Komposisi yang terdapat di dalam
media ini adalah:
a. 20.0 g/L Agar
b. 4.5 g/L Potato, Infusion from 125 g
c. 5.5 g/L Sodium Chloride
47. Difco XLT4 Agar Base
Merupakan media selektif yang dapat mengisolasi Salmonella non-typhi. Komposisi
bahan-bahan yang terkandung antara lain:
a. 7.5 g/L Lactose
b. 18.0 g/L Agar
c. 1.6 g/L Proteose Peptone No. 3
d. 7.5 g/L Saccharose
e. 5.0 g/L Sodium Chloride
f. 3.0 g/L Yeast Extract
g. 6.8 g/L Sodium Thiosulfate
h. 0.8 g/L Ferric Ammonium Citrate
i. 0.08 g/L Phenol Red
j. 5.0 g/L L-Lysine
k. 3.75 g/L Xylose
48. Difco XLD Agar
Merupakan media selektif dan diferensial yang mampu mengisolasi
mendiferensiasikan patogen di dalam perut. Komposisinya adalah:
a. 3.0 g/L Yeast Extract
b. 7.5 g/L Lactose
c. 3.75 g/L Xylose
d. 5.0 g/L L-Lysine
e. 7.5 g/L Saccharose
f. 0.8 g/L Ferric Ammonium Citrate
g. 6.8 g/L Sodium Thiosulfate
h. 0.08 g/L Phenol Red

serta

i. 2.5 g/L Sodium Desoxycholate


j. 5.0 g/L Sodium Chloride
k. 15.0 g/L Agar
49. XLD (Xylose Lysine Desoxycholate)
Merupakan media selektif dan diferensiasi yang man dapat menyembuhkan Salmonella
sp dan Shigella sp. Komposisi yang terkandung adalah:
a. Yeast Extract
b. Xylose
c. Lysine
d. Lactose
e. Sucrose
f. Sodium Chloride
g. Phenol Red
h. Sodium Desoxycholate
i. SodiumT
j. Ferric Ammonium Sulphate
k. Agar
50. BBL XLD Agar
Merupakan media selektif dan diferensiasi yang fungsinya sama dengan Difco XLD
Agar yaitu dapat mengisolasi dan mendiferensiasikan patogen di dalam perut.
Sedangkan komposisinya terdiri dari:
a. 3.0 g/L Yeast Extract
b. 0.08 g/L Phenol Red
c. 3.5 g/L Xylose
d. 5.0 g/L L-Lysine
e. 5.0 g/L Sodium Chloride
f. 2.5 g/L Sodium Desoxycholate
g. 7.5 g/L Lactose
h. 7.5 g/L Sucrose
i. 13.5 g/L Agar
j. 6.8 g/L Sodium Thiosulfate
k. 0.8 g/L Ferric Ammonium Citrate
51. BBL Kligler Iron Agar
Merupakan media diferensial yang mampu mendiferensiasikan kelompok dari
Enterobacteriaceae berdasarkan akan kemampuannya dalam memfermentasikan
dekstrosa dan laktosa serta dalam pembebasan sulfida. Komposisi yang terkandung
adalah:
a. 1.0 g/L Dextrose
b. 15.0 g/L Agar
c. 5.0 g/L Sodium Chloride
d. 10.0 g/L Lactose
e. 10.0 g/L Pancreatic Digest of Casein
f. 0.5 g/L Sodium Thiosulfate
g. 10.0 g/L Peptic Digest of Animal Tissue

h. 25.0 mg/L Phenol Red


i. 0.5 g/L Ferric Ammonium Citrate
52. BBL XL Agar Base
Merupakan media selektif dan diferensial yang mirip fungsinya dengan Difco XLD
Agar dan BBL XLD Agar yaitu dapat mengisolasi dan mendiferensiasikan patogen di
dalam perut. Komposisi yang ada adalah:
a. 3.0 g/L Yeast Extract
b. 7.5 g/L Sucrose
c. 3.5 g/L Xylose
d. 0.08 g/L Phenol Red
e. 7.5 g/L Lactose
f. 5.0 g/L L-Lysine
g. 13.5 g/L Agar
h. 5.0 g/L Sodium Chloride
53. Difco Triple Sugar Iron Agar
Merupakan media diferensial yang dapat bakteri gram negatif berdasarkan fermentasi
karbohidrat dan produksi hidrogen sulfida. Komposisi media ini antara lain:
a. 1.0 g/L Dextrose
b. 10.0 g/L Lactose
c. 10.0 g/L Sucrose
d. 15.0 g/L Pancreatic Digest of Casein
e. 0.3 g/L Sodium Thiosulfate
f. 0.2 g/L Ferrous Sulfate
g. 3.0 g/L Beef Extract
h. 3.0 g/L Yeast Extract
i. 12.0 g/L Agar
j. 5.0 g/L Proteose Peptone No. 3
k. 24.0 mg/L Phenol Red
l. 5.0 g/L Sodium Chloride
54. BBL TSI Agar
Merupakan media diferensial yang fungsinya sama dengan Difco Triple Sugar Iron
Agar. Komposisi media ini adalah:
a. 1.0 g/L Dextrose
b. 10.0 g/L Lactose
c. 10.0 g/L Sucrose
d. 0.2 g/L Sodium Thiosulfate
e. 10.0 g/L Pancreatic Digest of Casein
f. 0.2 g/L Ferrous Ammonium Sulfate
g. 13.0 g/L Agar
h. 5.0 g/L Sodium Chloride
i. 10.0 g/L Peptic Digest of Animal
j. 25.0 mg/L Phenol Red
55. Difco Tomato Juice Agar

a.
b.
c.
d.

Merupakan media selektif yang mampu mengkultivasi dan dapat pula melakukan
proses enumerasi Lactobacillus. Komposisi dari media ini adalah:
10.0 g/L Peptone
20.0 g/L Agar
20.0 g/L Tomato Juice (from 400 mL)
10.0 g/L Peptonized Milk

56. Difco Tomato Juice Broth


Merupakan media selektif yang fungsinya sama dengan Difco Tomato Juice Agar
Special. Komposisi dari Difco Tomato Juice Broth adalah:
a. 0.1 g/L Magnesium Sulfate
b. 10.0 g/L Dextrose
c. 20.0 g/L Tomato Juice (from 400 mL)
d. 0.01 g/L Manganese Sulfate
e. 0.5 g/L Dipotassium Phosphate
f. 0.01 g/L Sodium Chloride
g. 10.0 g/L Yeast Extract
h. 0.01 g/L Ferrous Sulfate
i. 0.5 g/L Monopotassium Phosphate
57. BBL Brain Heart CC Agar
Merupakan media selektif yang berguna mengisolasi fungsi patogen dari spesimen
yang mencemarinya dengan bakteri dan jamur saprophytic. Komposisinya yaitu:
a. 5.0 g/L Peptic Digest of Animal Tissue
b. 0.5 g/L Cycloheximide
c. 2.0 g/L Dextrose
d. 16.0 g/L Pancreatic Digest of Casein
e. 13.5 g/L Agar
f. 5.0 g/L Sodium Chloride
g. 8.0 g/L Brain Heart, Infusion from (solids)
h. 0.05 g/L Chloramphenicol
i. 2.5 g/L Disodium Phosphate
58. Difco Brain Heart Infusion Agar
Merupakan media selktif yang dapat isolasi dan kultivasi mengenai suatu spesies fungi,
termasuk sistem fungi dari sumber klinis dan non klinis. Komposisi media ini yaitu:
a. 9.8 g/L Beef Heart, Infusion from 250 g
b. 5.0 g/L Sodium Chloride
c. 15.0 g/L Agar
d. 7.7 g/L Calf Brains, Infusion from 200 g
e. 2.5 g/L Disodium Phosphate
f. 10.0 g/L Proteose Peptone
g. 2.0 g/L Dextrose
59. BBL Brain Heart Infusion Agar, Modified

a.
b.
c.
d.
e.
f.
g.

Merupakan media selektif yang berfungsi sama dengan Difco Brain Heart Infusion
Agar. Komposisinya yaitu:
10.0 g/L Pancreatic Digest of Casein
2.5 g/L Disodium Phosphate
15.0 g/L Peptic Digest of Animal Tissue
15.0 g/L Agar
2.0 g/L Dextrose
Brain Heart, Infusion from (solids) 3.5 g/L
5.0 g/L Sodium Chloride

60. BBL Brain Heart Infusion Agar


Merupakan media selektif yang kemampuannya sama dengan BBL Brain Heart
Infusion Agar Modified dan Difco Brain Heart Infusion Agar. Komposisi dari BBL
Brain Heart Infusion Agar adalah:
a. Brain Heart, Infusion from (solids) 8.0 g/L
b. 2.0 g/L Dextrose
c. 13.5 g/L Agar
d. 16.0 g/L Pancreatic Digest of Casein
e. 2.5 g/L Disodium Phosphate
f. 5.0 g/L Peptic Digest of Animal Tissue
g. 5.0 g/L Sodium Chloride
61. Lysine Agar
Merupakan media diferensial yang dapat membantu identifikasi organisme dalam famili
Enterobacteriacea, tetapi boleh juga digunakan untuk membedakan bakteri gram
negatif lain. Komposisi dari media yang digunakan adalah:
a. 5.00 g/L Peptic Digest of Animal Tissue
b. 5.00/L Pyridoxal
c. 0.50/L Dextrose
d. 5.00/L Beef Extract
e. 5.00 mg/L Cresol Red
f. 0.01/L Bromcresol Purple
g. 10.0 g/L of L-Lysine HCl
62. Arginine Agar
Merupakan media diferensial yang memiliki kemampuan sama dengan Lysine Agar,
komposisi yang terkandung dalam arginine agar ini adalah:
a. 0.50/L Dextrose
b. 10.0 g/L L-Arginine HCl
c. 5.00/L Beef Extract
d. 5.00/L Pyridoxal
e. 5.00 g/L Peptic Digest of Animal Tissue
f. 0.01/L Bromcresol Purple
g. 5.00 mg/L Cresol Red
63. Ornithine Agar

a.
b.
c.
d.
e.
f.
g.

Merupakan media diferensial yang berfungsi sam dengan arginine agar serta lysine
agar. Sedangkan komposisi yang dimiliki antara lain:
5.00/L Pyridoxal
5.00/L Beef Extract
0.50/L Dextrose
10.0 g/L L-Ornithine HCl
5.00 g/L Peptic Digest of Animal Tissue
0.01/L Bromcresol Purple
5.00 mg/L Cresol Red

64. Difco Tellurite Glycine Agar


Merupakan media selektif yang mampu mengisolasi
Staphylococci. Sedangkan komposisinya adalah:
a. 5.0 g/L Dipotassium Phosphate
b. 10.0 g/L Tryptone
c. 6.5 g/L Yeast Extract
d. 17.5 g/L Agar
e. 10.0 g/L Glycine
f. 5.0 g/L Lithium Chloride
g. 3.5 g/L Soytone
h. 5.0 g/L D-Mannitol

koagulasi

positif

dari

65. Difco Baird-Parker Agar EY Tellurite Enrichment


Merupakan media diperkaya yang mampu mengisolasi dan mengenumerasi dari
koagulasi Staphylococci dari makanan, kulit, minyak, udara dan material lain serta
identifikasi Staphylococci atas dasar kemampuannya untuk membersihkan kuning telur.
a. 5.0 g/950 mL Beef Extract
b. 20.0 g/950 mL Agar
c. 12.0 g/950 mL Glycine
d. 1.0 g/950 mL Extract Yeast
e. 5.0 g/950 mL Lithium Chloride
f. 10.0 g/950 mL Pancreatic Digest of Casein
g. 10.0 /950 mL g Sodium Pyruvate
66. Nitrate Broth
Merupakan media selektif yang dapat mendeteksi reduksi nitrat dengan komposisi yang
terkandung antara lain:
a. 1.0 g/L Potassium Nitrate
b. 5.0 g/L Peptone
c. 3.0 g/L Meat Extract/Beef Extract
d. 1.0 g/L Proteose Peptone No. 3
67. Cetrimide Agar
Merupakan media selektif yang dapat mengisolasi dan mengidentifikasi Pseudomonas
aerugonisa, komposisi dari media ini adalah:
a. 0.3 g/L Cetrimide (Cetyltrimethylammonium Bromide)
b. Supplement /Liter : Glycerol 10 mL

c.
d.
e.
f.

1.4 g/L Magnesium Chloride


13.6 g/L Agar
20 g/L Enzymatic Digest of Gelatin
10 g/L Potassium Chloride

68. Orange Serum Agar


Merupakan media selektif yang berfungsi untuk mengisolasi dan enumerasi
mikroorganisme yang berhubungan dengan cacat produk buah jeruk. Komposisi media
ini yaitu:
a. 10.0 g/L Pancreatic Digest of Casein
b. 15.5 g/L Agar
c. 4.0 g/L Dextrose
d. 2.5 g/L Dipotassium Phosphate
e. 10.0 g/L Orange Serum
f. 3.0 g/L Yeast Extract
69. Chapman Stone Medium
Merupakan media selektif yang dapat mengisolasi dan mengidentifikasi Staphylococci
berdasarkan pada fermentasi mannitol dan aktivitas gelatin. Komposisi yang
terkandung di dalam media ini antara lain:
a. 10.0 g/L Pancreatic Digest of Casein
b. 15.0 g/L Agar
c. 55.0 g/L Sodium Chloride
d. 2.5 g/L Yeast Extract
e. 75.0 g/L Sulfate Ammonium
f. 5.0 g/L Dipotassium Phosphate
g. 30.0 g/L Gelatin
h. 10.0 g/L D-Mannitol
70. Lactose Agar with Bromthymol Blue and Crystal Violet
Merupakan media selektif, berfungsi untuk isolasi bakteri gram negatif dari urine, feses,
dan spesimen klinis lainnya. Komposisinya antara lain:
a. 3.00 g/L Yeast Extract
b. 12.00 g/L Bacteriological Agar
c. 7.50 g/L Casein Peptone
d. 7.50 g/L Meat Peptone
e. 15.00 g/L Lactose
f. 0.08 g/L Bromothymol Blue
g. 1.00 g/L Sodium Thiosulfate
h. 0.005 g/L Crystal Violet
i. 1.00 g/L Sodium Desoxycholate
j. 3.00 g/L Beef Extract
71. BBL Simmons Citrate Agar
Merupakan media diferensial yang mampu mendiferensiasikan bakteri gram negatif
berdasarkan pemakaian sitrat. Komposisi:

a.
b.
c.
d.
e.
f.
g.

15.0 g/L Agar


5.0 g/L Sodium Chloride
1.0 g/L Ammonium Dihydrogen Phosphate
0.08 g/L Bromthymol Blue
1.0 g/L Dipotassium Phosphate
0.2 g/L Magnesium Sulfate
2.0 g/L Sodium Citrate

72. Simmons Citrate Agar


Merupakan media diferensial yang dapat
berdasarkan utilisasi sitrat. Komposisinya adalah:
a. 0.2 g/L Ammonium dihydrogen Phosphate
b. 0.8 g/L Sodium ammonium phosphate
c. 14.0 g/L Agar A (RM10)
d. 2.5 g/L Tri-sodium citrate
e. 5.0 g/L Sodium chloride
f. 0.080 g/L Bromo-thymol blue
g. 0.2 g/L Magnesium sulphate

membedakan

Enterobacteriaceae

73. Potassium Tellurite Cystine Agar


Merupakan media diferensial untuk menyembuhkan Corynebacterium diptheriae
spesimen klinis dan membantu membedakan Corynebacterium diptheriae dari bakteri
diphteriae lainnya. Komposisi yang ada dalam media ini adalah:
a. 2.0/L Yeast Extract
b. 11.0 g/L Pancreatic Digest of Casein
c. 44.0 mg/L L-Cystein
d. 50.0/L Sheep blood
e. 5.0/L Sodium Chloride
f. 5.0/L Peptic Digest of Animal Tissue
g. 50.0 mg/L Potassium Tellurite
h. 15.0/L Agar
i. 2.0/L Beef Heart Infusion Solids