Anda di halaman 1dari 18

ANAK

BERKEBUTUHA
N KHUSUS

Pengertian ABK

Anak dgn karakteristik khusus yg

berbeda dgn anak pd umumnya


Scr fisik, psikologis, kognitif, atau
sosial-emosi terhambat dlm
mencapai tujuan/kebutuhan dan
potensinya scr maksimal
ABK memerlukan pendd. khusus
& pelayanan

Disability/disabilities
Handicaps
Impairment

Penyebab
Disfungsi otak
masa kehamilan
Saat melahirkan
Saat bayi lahir
Setelah kelahiran
Genetika

ABK
Tunanetra
Tunarungu
Tunagrahita (mis. Down syndrome)
Tunadaksa
Tunalaras
Anak lambat belajar (slow leaner)
Anak berkesulitan belajar
Anak berbakat/cerdas istimewa (gifted)
Anak dgn gangguan komunikasi

ABK
Anak Autisme
ADD/ADHD
Cerebral palsy
Tuna ganda

TUNANETRA
Individu yg indera penglihatannya (kedua-

duanya) tdk berfungsi sbg saluran


penerima informasi dlm kegiatan seharihari.
Buta total, low vision, rabun
Faktor penyebab dari dalam diri anak
(gen, kondisi psikis ibu hamil, kekurangan
gizi, keracunan obat, dll) dan faktor dari
luar diri anak (kecelakaan, penyakit siphilis
yg menganai mata saat dilahirkan, vacum,
terkena racun, virus, panas terlalu tinggi,
radang mata krn bakteri atau virus, dll)

CIRI KHAS PERKMBGN KOGNITIF


Kognitif cenderung terhambat
Keterbatasan/ketidakmampuan

menerima rangsangat/informasi dari luar


melalui indera penglihatan
Aktivitas imitasi diperoleh melalui
stimulasi pendengaran/indera yg lain
Pembentukan pengertian/konsep tdk
diperoleh scr utuh karena tdk memiliki
kesan, persepsi, ingatan, pemahaman yg
bersifat visual; hanya scr verbal melalui
pendengaran, sehingga pekmbng bahasa
tertinggal

Klasifikasi Anak Tunanetra


Didasarkan pada usia
Anak tunanetra prasekolah
Anak tunanetra usia sekolah
Didasarkan pada saat terjadinya
ketunanetraan
Sebelum usia 4 thn
Usia 4 6 thn
Usia 7 dewasa awal

Klasifikasi Anak Tunanetra


Didasarkan pada tingkat ketunanetraan
Golongan buta
Hanya memiliki persepsi cahaya
Golongan kurang lihat
Memiliki persepsi benda ukuran besar
Memiliki persepsi benda ukuran

sedang
Memiliki persepsi benda ukuran kecil

CIRI KHAS PERKMBGN PERSONAL


Menutup diri, rendah diri, malu
Cenderung egois, sikap acuh
Mengenal orang lewat suara/rabaan
Antisipasi terhadap org yg pernah

mengecewakannya
Hambatan perkmb. Emosi
Hambatan perkembangan sosial
Konsep diri cenderung negatif

TUNAGRAHITA
Anak yg mempunyai kemampuan

intelektual di bawah rata-rata


Keterbatasan inteligensi,

ketidakcakapan interaksi sosial,


keterbatasan penguasaan bahasa,
kurang mampu
mempertimbangkan baikburuk/benar-salah

KLASIFIKASI TUNAGRAHITA
Ringan/debil/moron/mampu

didik,
IQ 68 52 (Binet), 69 55 (WISC)
Sedang/imbesil/mampu latih, IQ
51 36 (Binet), 54 40 (WISC)
Berat/idiot/mampu rawat, IQ =
32 20 (Binet), 39 25 (WISC)
Sangat berat (profound), IQ < 19
(Binet), < 24 (WISC)

KARAKTERISTIK
Keterbatasan Inteligensi
Keterbatasan Sosial
Keterbatasan Fungsi2

Mental Lainnya

KARAKTERISTIK
Terlambat atau terbelakang dlm

perkembangan mental & sosial


Mengalami kesulitan dlm mengingat

yg dilihat, didengar
berbicara

kesulitan

Mengalami masalah persepsi

kesulitan mengingat bentuk & suara


Tidak dapat berperilaku sesuai usia

KARAKTERISTIK SOSIAL-EMOSI
Bergaul dengan anak yang lebih

muda.
Suka menyendiri
Mudah dipengaruhi
Kurang dinamis
Kurang pertimbangan/kontrol diri
Kurang konsentrasi
Mudah dipengaruhi
Tidak dapat memimpin dirinya
maupun orang lain.

KARAKTERISTIK RM RINGAN
Masih dapat belajar membaca, menulis &

berhitung sederhana
Kurang mampu melakukan penyesuaian

sosial scr independen


Sering berbuat kesalahan
Minim mengalami gangguan fisik
Hambatan psikomotorik halus
Dapat dididik sbg tenaga kerja semi-

skilled
Hambatan sosial & emosi

KARAKTERISTIK RM SEDANG
Kesulitan bahkan tidak mampu untuk

diajarkan membaca, menulis,


berhitung sederhana
Masih mampu menulis secara sosial

(menulis nama, tp tulisan kurang rapi)


Membutuhkan pengawasan terus-

menerus
Masih dapat bekerja di tempat yg

terlindung