Anda di halaman 1dari 43

SISTEM RANGKA

Bag III
Win Darmanto, Peer

Rangka sumbu / Tulang belakang


Tulang belakang dibangun oleh seurutan vertebra
(ruas tulang belakang) yang terentang dari
tengkorak hingga ujung ekor, dan berfungsi
melindungi spinal cord/ medula spinalis
Vertebra dibangun oleh tiga struktur dasar yaitu:
1. Badan vertebra atau sentrum (corpus vertebrae),
2. Lengkung (arcus);
3. Taju (processus), yang "terpancar" dari lengkung
atau badan vertebra.

Vertebrae mempunyai dua buah


permukaan, disebut fasies terminalis
anterior dan fasies terminalis posterior.
Jenis badan vertebra, seperti:
Amfisel (Amphicoel), bila kedua facies
terminalnya cekung,
pada pisces dan amfibia;
Prosel (Procoel), bila facies anterior
cekung dan facies posterior cembung,
pada anura dan reptilia

Opistosel (Ophitocoel), bila fasies


cembung dan posterior cekung
pada urodela dan leher ungulata.
Amplipati : Anterio dan posterior datar,
pada mammalia
Heterosel, bila fasies berbentuk pelana,
dijumpai hanya bangsa burung.

Lengkung: Lengkung neural (arcus neuralis)


dibentuk oleh dua buah keping tulang yang
bertemu di daerah mediodorsal.
Berfungsi melindungi medula spinalis.
Rongga tempat medulla spinalis disebut
foramen vertebra dan saluran disebut canalis
Neuralis / vertebralis.
Lengkung hemal (arcus haemalis) dibentuk
oleh dua buah keping tulang daerah medioventral, berfungsi melindungi arteri dan vena
kaudalis.

Tulang belakang ikan terdiri atas vertebra


badan (abdominalis) dan vertebra ekor
(caudalis).
Vertebra kaudalis memperlihatkan adanya
lengkung hemal.
Badan vertebra pada kebanyakan ikan
adalah amfisel.
Taju neural sering sangat panjang
membentuk duri dan dari badan vertebra
maupun lengkung vertebra mencuat
bermacam-macam taju.

Pada tetrapoda terestrial, gerakan kepala


menjadi terpisah dari gerakan tulang
belakang, hal ini untuk memudahkan
mobilitas kepala, maka terjadi reduksi rusuk
vertebra tubuh yang anterior dan
selanjutnya disebut vertebra leher (v.
servikalis).

Adanya kehidupan di darat terbentuknya


empat buah anggota tubuh (ekstremitas) dan
modifiikasi dari beberapa vertebra tubuh yang
posterior menjadi vertebra sakralis untuk
berartikulasi dengan gelang panggul .
Vertebrae sakralis mempunyai processus
transversus yang menjembatani gelang
panggul dengan tulang belakang dan
merupakan penunjang untuk menekan ke
tanah pada waktu berjalan atau merangkak.

Dalam keadaan primitif, vertebra kaudalis


jumlahnya dapat 50 buah atau lebih, tetapi
pada tetrapoda jumlahnya jauh berkurang.
Vertebra kaudalis pada kera dan manusia
yang jumlahnya 4 atau 5 buah, tidak
berkembang dengan baik.
Lengkung neural dan taju neuralnya tidak
terdapat.
Dua atau tiga buah verterbra bersatu
membentuk tulang coccyx.

Semua hewan tetrapoda mempunyai


vertebra servikalis, dorsalis (v. tubuh),
sakralis dan kaudalis. pada reptilia, semua
burung dan mammalia, vertebra dorsalis
terbagi lebih lanjut menjadi vertebra
torakalis dan vertebra lumbalis.

Vertebra reptilia yang memperlihatkan tajutaju dan lengkung-lengkung. Vertebra tubuh


tampak dari pandangan sefalik.

Rusuk
Rusuk berartikulasi sebelah median
dengan vertebra dan meluas ke arah
lateral ke dalam dinding tubuh.
Pada pisces, semua vertebra
abdominalnya mempunyai rusuk.
Rusuk ventral di ekor pada beberapa jenis
ikan bertemu di daerah ventral untuk
membangun lengkung hemal.

Rusuk pada, tetrapoda khas berkepala dua


(bicipital).
Kepala rusuk yang dorsal disebut tuberculum
costae dan yang ventral capitulum costae.
Tuberculum costae berartiiculasi dengan
diapofisis, sedang capitulum costae dengan
parapofisis atau badan vertebra

Rusuk toraks
Pada amniota, rusuk toraks dapat dibagi menjadi
dua bagian, yakni bagian vertebra (dorsal) dan
bagian sternum (ventral) yang biasanya terdiri atas
rawan (cartilago
costalis).
Pada burung bagian sternum biasanya menulang.
Beberapa rusuk toraks yang posterior ada yang
berhubungan dengan rusuk sebelumnya, disebut
costa spurium.
Bahkan ada pula yang sama sekali bebas atau
melayang, disebut costa fiuctutans.
Rusuk toraks burung dan beberapa jenis kadal
mempunyai taju pipih, disebut "uncinate process"
tempat melekatnya otot skapula

Sternum
Merupakan struktur yang khas tetrapada..
Tidak dijumpai pada urodela rendah, ular,
kadal tidak berkaki dan kura-kura.
Kelas pada anura bagian anterior dibangun
oleh episternum dan omosternum, sedang
yang posterior oleh sternum dan xifisternum.

Sternum burung yang dapat terbang, di


daerah medio ventralnya tumbuh suatu
pematang yang disebut Karina, tempat
melekatnya otot-otot terbang.
Sternum mammalia terdiri atas segmensegmen tulang yang disebut sternebra.
Sternebra yang paling posterior,
xifisternum, berujungkan suatu keping
rawan yang disebut prosesus xifoid
(processus xiphotdeus)

Rangka anggota
Terdiri : Gelang bahu dan gelang panggul, serta
rangka anggota membangun rangka apendikular.
Gelang bahu (gelang pectoral )
Gelang bahu yang terdapat pada" semua
vertebrata merupakan modifikasi dari suatu pola
dasar yang dimiliki teleostei dini, yang terdiri atas
tiga pasang tulang endokondral, yaitu: tulang
koraikoid, skapula dan supraskapula;
Dan tulang derma yang terdiri atas klavikula,
kleitrum, suprakleitrum dan posttemporai

Pada teleostei yang hidup sekarang, korakoid dan


skapula menyatu membentuk tulang
korakoslcapula, sedang tulang kleitrum menjadi
tulang utama dari gelang pektoral.
Gelang bahu pada mamalia terdiri dari tulang
skapula, dengan korakoid yang sudah terreduksi
menjadi taju korakoid, dan klavikula.
Lekukan antara tulang skapula dan korakoid
tempat berartikulasinya tulang humerus disebut
fossa glenoidales.

Gelang panggul (gelang pelvis)


Pada tetrapoda gelang, pelvis berartikulasi
dengan tulang belakang (columna
vertebralis) pada ketinggian vertebra
sakralis.

Pada t.etrapoda gelang pelvis dibangun


oleh tiga elemen tulang yaitu: sebelah
ventral dan anterior adalah pubis, sebelah
posterior ischium dan sebelah dorsal
ilium.
Asetabulum terletak pada pertemuan
ketiga tulang tersebut tempat
berartikulasinya femur.
pada kebanyakan tetrapoda tulang pubis
dan ischium bertemu di daerah medioventral membentuk simfisis ischiopubis.

Rangka anggota,tetrapoda terdiri atas


lima segmen yaitu: propodium, epipodium,
mesopodium, metapodium dan falanks.
Pada anggota depan segmen tersebut
berkorelasi dengan tulang lengan atas,
lengan bawah, pergelangan tangan,
telapak tangan dan jari, tiga yang terakhir
membangun manus

Adaptive modifications of the manus

Femur

Humerus

Origin of limbs - derived from


paired fins of ancient fishes: