Anda di halaman 1dari 3

Tugas Farmakologi

Bhekti Pratiwi
11612006
1. Superinfeksi = infeksi baru selain yang sudah terjadi
2. Indeks kemoterapi = perbandingan antara dosis toleansi maksimum dan dosis efektif
minimum zat kimia dalam kemoterapi
3. Resistensi = Perubahan kemampuan bakteri hingga menjadi kebal terhadap antibiotik.
Resistensi terhadap antibiotic terjadi akibat berubahnya sifat bakteri sehingga tidak
lagi dapat dimatikan atau dibunuh. Kemampuan obat menjadi melemah atau hilang.
4. Resistensi silang transduksi = Merupakan cara perpindahan resistensi dari satu
bakteri ke bakteri yang lain dengan memanfaatkan virus bakteriofage. Virus
bakteriofage akan menyerang bakteri yang resisten dan virus akan berkembang biak
di dalam bakteri tersebut dengan membawa materi genetic resistensi yang dimiliki
bakteri. Kemudian virus akan menyerang bakteri lain yang peka dan gen resistensi
yang dibawa oleh virus akan dimasukan ke bakteri yang belum resisten sehingga
bakteri yang peka ini akan memiliki sifat resistensi
Translasi = Bakteri yang memiliki resistensi akan mengalami lisis dan materi genetik
resistensi akan pindah ke bakteri peka
Konjugasi = Resistensi ditularkan dari satu bakteri ke bakteri lain dengan jalan
menempel membentuk jembatan plasma
5. Persisten = kondisi yang berlangsung dalam waktu yang sangat lama
6. Eradikasi = membasmi bakteri dengan antibiotik
7. Infeksi = proses invasif oleh mikroorganisme dan berproliferasi di dalam tubuh yang
menyebabkan sakit ( potter &Perry 2005 ). Menurut Smeltzer & Brenda ( 2002 )
Infeksi adalah beberapa penyakit yang disebabkan oleh pertumbuhan organisme
patogenik dalam tubuh.
8. Sinergis = campuran obat atau obat yang diberikan bersama-sama dengan aksi yang
sama, menimbulkan efek yang lebih besar dari jumlah efek masing-masing obat
secara terpisah pada pasien.
9. Aditif = Campuran obat atau obat yang diberikan bersama-sama menimbulkan efek
yang merupakan jumlah dari efek masing-masing obat secara terpisah
Antagonis = Campuran obat atau obat yang diberikan bersama-sama pada psien
menimbulkan efek yang berlawanan aksi dari salah satu obat, mengurangi efek dari
obat yang lain.
Indiferen = aktivitas suatu obat tidak menurunkan atau menaikkan ligan endogen
atau obat lain

10. Potensiasi = campuran obat atau obat yang diberikan bersama-sama dengan aksi-aksi
yang tidak sama diberikan pada pasien menimbulkan efek lebih besar daripada jumlah
efek masing-masing secara terpisah.
11. Toksisitas selektif = antibiotik harus bersifat toksik untuk mikroba tetapi relative
tidak toksik untuk hospes.
12. MIC (KHM) = konsentrasi terendah dari antibiotik yang dapat menghambat
pertumbuhan mikroba setelah inkubasi semalam
13. MBC (KBM) = konsentrasi terendah dari antibiotik yang dapat membunuh mikroba
14. Antiseptik = bahan kimia yang dapat menghambat atau membuhun jasad renik
seperti bakteri dan jamur
15. Desinfektan = bahan kimia yang digunakan untuk mencegah terjadinya infeksi atau
pencemaran jasad renik seperti bakteri dan virus, serta untuk membunuh atau
menurunkan jumlah mikroorganisme atau kuman
16. Antibiotik = bahan kimia yang dihasilkan oleh mikroba yang dalam konsentrasi
tertentu mempunyai kemampuan menghambat atau membunuh mikroba lain.
17. Khemoterapeutik = bahan kimia aktif yang mempunyai manfaat terapeutik
18. Bakterisid primer = antimikroba yang langsung membunuh mikroba dengan cara
destuksi protein atau sel contoh antiseptic dan desinfektan
19. Bakterisid sekunder = antimikroba yang bekerja dengan cara mencampui proses
aktif mikroba dengan proses menghambat sintesis dinding sel atau mengganggu
membrane sitoplasma dan tidak langsung membunuh baktei
20. Kapan digunakan bakterisid dan bakteriostatik ?
Pada kondisi tubuh yang sangat lemah diperlukan bakterisid baik itu pada infeksi akut
atau kronis karena langsung membunuh bakteri. Sedangkan bakteriostatik digunakan
hanya pada infeksi ringan atau sedang dan akan efektif bila dibantu dengan
pertahanan tubuh (antibodi).
21. Jelaskan kelebihan/kekurangan bakterisid dan bakteriostatik !
Jenis Antibiotik
Bakterisid

Kelebihan
Melibatkan sistem
tubuh

Kekurangan
imun Tidak membunuh bakteri
Tidak dapat digunakan pada
kondisi tubuh yang lemah
Relatif lebih lambat dalam
menghilangkan

infeksi

bakteri dari tubuh karena


perlu adanya respon tubuh
Bakteriostatik

Langsung
menghilangkan

dan

cepat Tidak ada peran tubuh dalam


infeksi melawan infeksi bakteri

bakteri
Dapat digunakan

apabila

tubuh dalam kondisi lemah

Sumber :
http://e-journal.uajy.ac.id/365/3/2BL01005.pdf
http://jac.oxfordjournals.org/content/48/suppl_1/5.abstract
http://repository.usu.ac.id/bitstream/123456789/27412/4/Chapter%20II.pdf
http://www.antimicrobialtestlaboratories.com/minimum_bactericidal_concentration_test.htm
http://www.scribd.com/doc/145499049/Bakterisid-bakteriostatik#scribd