Anda di halaman 1dari 19

Dinamika Sosial

(DINAMIKA
MASYARAKAT )

Setiap kehidupan masyarakat manusia


senantiasa mengalami perubahan,
dimana perubahan-perubahan pada
kehidupan masyarakat tsb merupakan
suatu fenomena.

Perubahan-perubahan akan nampak


setelah tatanan social dan kehidupan
masyarakat yg lama dpt dibandingkan dgn
tatanan dan kehidupan masyarakat yg
baru.
Misalnya :

Kehidupan masyarakat desa


dibandingkan dgn sebelum dan
sesudah mengenal surat kabar,
listrik, TV, Internet, tlpn, hp dsbnya.
Perubahan yg terjadi bisa
merupakan kemajuan atau
kemunduran dilihat dr bbrp aspek
kehidupan.

C. Definisi Perubahan Sosial.


Gillin dan Gillin.

Perubahan-perubahan social adl suatu


variasi dr cara-cara hidup yg telah diterima
yg disebabkan baik krn perubahanperubahan kondisi, geografis, kebudayaan
material, komposisi penduduk, ideology
maupun krn adanya difusi ataupun
penemuan-penemuan baru dlm
masyarakat.

2). Samuel Koening.


Perubahan-perubahan social
menunjuk pada modifikasi-modifikasi
yg terjadi dlm pola-pola kehidupan
manusia.
3) Kingsley Davis.

Perubahan social sbg perubahanperubahan yg terjadi dlm struktur dan


fungsi masyarakat.

4) Bruce.J. Cohen.
Perubahan social adl
perubahan struktur social dan
organisasi social.
5) Raucek dan Waren.
Perubahan social adl
perubahan dlm proses social
atau dlm struktur masyarakat.

6) Selo Soemardjan dan Soelaiman


Soemardi.

Perubahan-perubahan social adl


segala perubahan-perubahan pd
lembaga kemasyrakatan didlm suatu
masyarakat yg mempengaruhi
system sosialnya, termasuk
didlmnya : Nilai-nilai, sikap-sikap dan
pola perikelakuan diantaraklpk-klpk
dlm masyarakat.

7) Soedjono Dirdjosisworo.
Perubahan social sbg
perubahan fundamental yg
terjadi dlm struktur social,
system social dan organisasi
social.

Unsur-unsur pd masyarakat yg
mengalami perubahan itu adl :
1. Nilai-nilai social >>> nilai-nilai kesehatan dll.
2. Norma-normasocial>>>norma-norma
kesehatan dll.
3. Pola-pola perilaku>>>> Perilaku kesehatan.
4. Organisasi social.
5. Lembaga-lembaga kemasyarakatan.
6. Stratifikasi social.
7. Kekuasaan, tanggung jawab, kepemimpina

Faktor-faktor yg mendorong individu utk


mencari penemuan baru

Kesadaran dari orang perorangan


akan kekurangan dlm
kebudayaannya.
Kualitas dr ahli-ahli dlm suatu
kebudayaan.
Perangsang bagi aktifitas-aktifitas
penciptaan dlm masyarakat.

D. Factor-Faktor Penyebab
Perubahan Sosial.
Ada 3 faktor :
1) Akumulasi ( timbunan ) kebudayaan dan
penemuan baru.

Suatu kebudayaan semakin lama


semakin beragam dan bertambah scr
akumulatif dimana bertimbunya
kebudyaan ini oleh krn adanya penemuan
baru dr anggota masyarakat pd umumnya.

2)Perubahan Jumlah Penduduk


Bertambahnya jmlh penduduk pd suatu
tempat akan merubah struktur
masyarakat.
Perubahan pola kerja pddk pendatang
akan mempengaruhi pola kerja penduduk
asli.
Pada penduduk yg heterogen akan
mengalami perubahan yg amat pesat

3) Konflik ( Pertentangan )
Pada masyarakat yg heterogen
akan timbul suatu persaingan,
maka puncaknya akan terjadi suatu
pertentangan ( konflik )
Dgn adanya pertentangan itu
maka memacu pddk utk melakukan
perubahan dlm segala hal.

E.Bentuk-Bentuk Perubahan Sosial


( Dinamika Masyarakat.)
1. Perubahan Evolusi dan Perubahan
Revolusi.
Perubahan Evolusi :
Perubahan-perubahan social yg terjadi
dlm proses yg lambat, dlm waktu yg cukup
lama dan tanpa ada kehendak t3 dr
masyarakat yg bersangkutan sesuai dgn
tingkat kebutuhan dan perkembangan
masyarakat tsb.

Perubahan Revolusi.
Perubahan berlangsung scr cepat
dan tidak ada kehendak atau
perencanaan sebelumnya pd seluruh
seluruh aspek atau unsure-unsur
kebudayaan atau lembaga-lembaga
kemasyarakatan.
Perubahan revolusi sering diawali
dgn adanya konflik dimasyarakat.

Syarat-syarat perubahan social :


1. Ada keinginan umum utk
mengadakan suatu perubahan spt :
- Perasaan tidak puas thdp keadaan.
- Keinginan melakukan perbaikan.
2. Adanya seorang pemimpin atau klpk
yg dianggap mampu memimpin
masyarakat tsb.

3. Pemimpin tsb dpt menampung


keinginan-keinginan masyarakat
tsb.
4. Pemimpin tsb harus menunjukkan
suatu tujuan pd masyarakat tsb yg
kongkrit maupun abstrak spt suatu
ideology.

2. Perubahan yg Direncanakan dan


perubahan yg Tidak Direncanakan.
Perubahan yg direncanakan :
Terhadap lembaga-lembaga
kemasyarakatan didasarkan pd
perencanaan yg matang oleh pihak yg
menghendaki perubahan itu ( Agent of
Change )
Perubahan yg direncanakan itu sll
dibawah pengendalian Agent of Change

Perubahan yg tidak direncanakan


- Merupakan perubahanperubahan yg berlangsung diluar
kehendak dan pengawasan
masyarakat dan akhirnya banyak
menimbulkan pertentangan