Anda di halaman 1dari 3

PENGETAHUAN BAHAN MAKANAN

Bahan makanan adalah apa yang, kita masak dan yang kita susun menjadi
hidangan. Contohnya: beras, jagung, sayur, daging dan telur. Sedangkan yang
dimaksud dengan Zat makanan adalah satuan yang menyusun bahan makanan
tersebut. Contoh-contoh Zat makanan menurut ilmu gizi yang kita kenal adalah
Karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral dan air.
Dalam susunan hidangan di masyarakat berbagai jenis bahan makanan dapat
dikelompokan dalam :
1. Bahan makanan pokok;
2. Bahan makanan lauk pauk;
3. Bahan makanan sayuran;
4. Bahan makanan buah-buahan.
BAHAN TAMBAHAN MAKANAN
Bahan tambahan makanan (food additive) merupakan bahan yang di tambahkan
pada makanan dalam jumlah sedikit sesuai tujuan penambahan. Adapun
macam-macam food additive dapat dikelompokan sebagai berikut :
1. pewarna makanan
Pewarna makanan dapat dikelompokkan menjadi 2 (dua) yaitu :
a. Alami: Daun suji, kunyit, cabai dan tomat.
b. Sintetis: food colour kimiawi yang di buat oleh industri .
2. penambah rasa makanan
Penambah rasa makanan dapat dikelompokkan menjadi 2 (dua) yaitu :
a. Kimia: siklamat, sakarin.
b. MSG: Vitsin, sasa.
3. penambah aroma
Penambah aroma yang biasa digunakan adalah penambah aroma yang berupa
essence rasa buah-buahan.
4. bahan pengawet
Bahan pengawet dapat dikelompokan menjadi 2 yaitu :
a. Kimia: asam benzoat dan natrium benzoate.
b. Alami: gula dan garam.
5. bahan pengembang
Bahan pengembang adonan dapat di bagi menjadi 2 yaitu :
a. Bahan pengembang mikro organisme: yeast.
b. Bahan pengembang kimiawi: soda kue dan baking powder.
6. bahan pengemulsi
Bahan pengelmusi dapat membantu hasil kue menjadi lebih terasa enak.
Contohnya: ovalet dan TBM.
7. bahan pengempur daging
Bahan pengempur daging dapat di bagi menjadi 2 yaitu :
a. Alami: papaya muda dan nanas muda.
b. Kimia: meat terderizer.

TEHNIK MEMASAK (COOKING METHODS)

1. Metode Panas basah (Moist Heat Cooking Metods)


Metode panas basah adalah panas yang dihantarkan ke dalam makanan
melalui bahan cair, seperti stock, saus, atau susu atau dapat juga uap air.
Yang termasuk dalam metode panas basah sebagai berikut :
a. To Boil (merebus)
Boiling adalah cara memasak dalam cairan yang sedang mendidih ,
biasanya air atau kaldu (stock), gelembung cairan hingga memecah
dipermukaan.
b. To simmer
Simmering adalah proses boiling (merebus) yang dilakukan pelan-pelan
(70 C), ditandai oleh gelembung air yang tidak memecah di permukaan.
c. To Poach
Poaching berarti memasak dalam sedikit cairan dengan panas yang
diatur agar jangan sampai mendidih.
d. To Blanch
Memasak makanan dengan cepat. Blanching biasanya dilkukan dengan air
dingin atau air panas.
e. To Stewing
Stewing adalah proses memasak yang dilakukan perlahan-lahan dalam
cairan atau saus dalam jumlah hampir sama dengan bahan yang
dimasak.
f. To Steam (mengukus)
Mengukus adalah mengolah makanan dengan uap air panas secara
langsung.
g. To Braise (menyemur atau mengungkep)
Adalah memasak dengan menggunakan sedikit bahan cair dan ditutup.

2. Metode Panas kering ( Dry Heat Cooking Methods)


1. metode panas kering tanpa lemak)
a. Roast
Sebagai suatu proses masak kering dan sumber panas berasal dari
segala jurusan didalam oven .
b. Baking
Baking juga merupakan proses memasak kering yang juga dilakukan
dalam oven dan sumber panas berasal dari segala jurusan, tetapi :
Tidak menggunakan minyak untuk basting

digunakan untuk proses memasak adonan yang terbuat dari


tepung, potatoes.
c. Grilling
Dikerjakan di atas grill yang terletak di atas sumber panas. Sumber
panas dapat berupa arang, elemen elektrik, ataupun elemen yang
dipanaskan dengan gas. Daging yang diolah secara grilling sebaiknya
dibalik agar memperoleh tanda bekas grill.
d. Griddling
Dikerjakan pada alat pengolahan yang memiliki permukaan keras.
menggunakan sedikit lemak atau tanpa lemak. Tujuannnya agar

bahan makanan tidak lengket. alat ini tidak memiliki aroma seperti
halnya untuk grill yang menggunakan sumber panas arang. Aroma
dimunculkan dengan adanya asap yang keluar dari lemak yang
terbakar.
e. Pan Broilling
Cara kerja seperti griddle, kecuali jika dikerjakan diatas saute pan
atau wajan lain. Alat ini menggantikan gridlle. Lemak dapat dituangi
sampai tergenang, dalam proses ini sama dengan pan fraying, tidak
memerlukan bahan cair dan tidak ditutup. Jika ditutup maka bahan
makanan diolah secara braising.