Anda di halaman 1dari 13

Survei diet atau penilaian konsumsi makanan adalah salah satu metode

yang digunakan dalam penentuan status gizi perorangan atau kelompok. Di


Indonesia, survey konsumsi sudah sering digunakan dalam penelitian di bidang
gizi.
Pencatatan pangan dilakukan dengan mencatat segala makanan dan
minuman serta suplemen vitamin dan mineral maupun suplemen makanan
lainnya yang dikonsumsi dari pagi sampai menjelang pagi (24 jam) dengan porsi
atau ukuran rumah tangga yang dikonsumsi.
Metode ini disebut juga food record atau diary records, yang digunakan
untuk mencatat jumlah yang dikonsumsi. Pada metode ini responden diminta
untuk mencatat semua yang ia makan dan minum setiap kali sebelum makan
dalam Ukuran Rumah Tangga (URT) atau menimbang dalam ukuram ukuran berat
(gram) dalam periode tertentu (2-4 haru berturut-turut), termasuk cara persiapan
dan pengolahan makanan tersebut. Bila memungkinkan makanan dan minuman
kemasan termasuk suplemen dicatat dan URT nya.
Tahapan Pencatatan Pangan
1. Reponden mencatat segala makanan dan minuman yang dikonsumsi
beserta ukuran rumah tangga atau porsi makanan secara rinci
termasuk suplemen yang dikonsumsi. Pencatatan dilakukan dilembar
kertas

yang

disediakan

(nama

masakan,

cara

persiapan

dan

pemasakan)
2. Pencatatan makanan selama satu hingga tujuh hari secara berurutan
maupun tidak berurutan harinya yang mewakili satu atau beberapa hari
kerja (Senin, Selasa, Rabu, Kamis, Jumat) dan hari libur (Sabtu, Minggu)
atau hari libur nasional/hari raya keagamaan.
3. Hasil pencatatan makanan dan minuman termasuk suplemen beserta
ukuran rumah tangga dari masing-masing makanan dan minuman yang
dikonsumsi dikonversi dulu ke berat makanan.
4. Kemudian

diolah

Komposisi Bahan

secara
Makanan

manual

dengan

(DKBM) dan

menggunakan

kalkulator atau

Daftar
dengan

menggunakan software nutrisoft maupun nutrisurvey sehingga akan


diperoleh nilai energy dari masing-masing makanan dan minuman yang
dikonsumsi seseorang setiap hari dengan komputer. Bila hasil tiap
induvidu dirata-rata maka akan dihasilkan niali zat gizi masyarakat atau
kelompok penilaian rata-rata.
5. Kemudian membandingkan hasil pencatatan dengan AKG.

Metode ini dapat memberikan informasi konsumsi yang mendekati


sebenarnya (true intake) tentang jumlah energy dan zat gizi yang
dikonsumsi oleh induvidu.

Kelebihan metode estimated food records :


a) Metode ini relatif murah dan cepat
b) Dapat menjangkau sampai dalam jumlah besar
c) Dapat diketahui konsumsi zat gizi sehari
d) Hasil nya relatif lebih akurat

Kekurangan metode estimated food records :


a) Metode

ini

terlalu

membebani

responden,

sehingga

sering

menyebabkan reponden merubah kebiasaan makanannya.


b) Tidak cocok untuk reponden yang buta huruf
c) Sangat tergantung pada kejujuran dan kemampuan responden dalam
mencatat dan memperkirakan jumlah konsumsi.

FORMULIR FOOD RECORD

Nama Responden

: Dhea Chitarizka

BB Responden

: 60 kg

No Kode Responden

: 01

TB Responden

: 160 cm

Nama Puskesmas

: -

Nama Enumerator : Deayu

No Hp Responden

: 0856-5581-4189

Hari/Tanggal

Jam (Waktu)

: Kamis, 6-11-14

Satuan

Menu
Nama Makanan

Bahan
Makanan

URT

Gram

Nasi

Nasi beras giling

gls

100

Bayam

2 gls

200

Jagung muda

gls

50

Tempe

2 ptg sdg

50

Tepung terigu

1 sdm

10

Minyak kelapa

10 sdt

50

Mi basah

2 gls

200

Ayam

1/3 ptg sdg

13,33

Minyak kelapa

5 sdt

25

Daun bawang

1/7 gls

14,3

Bihun

gls

50

Bakso daging

5 bj bsr

85

Sayur bayam
Sarapan Pagi
Tempe goreng
tepung
Jam

07.00 AM

Snack
Jam

Makan Siang

Mi ayam

Jam

13.00 PM

Snack
Jam

Makan Malam
Jam

Bakso daging

20.00 PM

A. Menu Makan Pagi


a. Persiapan

Nasi
Sebelum dimasak, beras dicuci menggunakan air mengalir yang sebanyak 2
kali

Sayur bayam
Sebelum dimasak, sayur bayam dicuci bersih menggunakan air mengalir
dipisahkan antara batang dan daunnya dan diambil daunnya saja.

Tempe goreng tepung


Sebelum dimasak, tempe dipotong-potong terlebih dahulu.

b. Cara membuat

Nasi
1. Setelah dicuci sebanyak 2x, masukkan beras dalam wadah rice cooker
2. Isi dengan air, ukur hingga air berada ruas jari kedua dari beras yang
berada di permukaan paling atas.
3. Beri air perasan jeruk nipis sedikit
4. Nyalakan rice cooker pada posisi cook dan tunggu hingga tuas naik
pada posisi warm.
5. Tunggu sekitar 5-10 menit hinga air terserap sempurna pada nasi. Nasi
siap disantap.

Sayur bayam
1. Didihkan air, masukkan bumbu dan jagung muda
2. Masukkan daun bayam, didihkan kembali sebentar. Angkat sayur dan
sajikan hangat.

Tempe goreng tepung


1. Campur tepung terigu dengan ari secukupnya
2. Campur potongan tempe dengan tepung
3. Panaskan minyak secukupnya

B. Menu Makan Siang


a. Persiapan
Pada sayur bayam dan daun bawang, sebelum diolah docuci terlebih dahulu
menggunakan air mengalir sampai bersih. Lalu pisahkan bagian yang dapat

dimakan dengan kulit atau bonggolnya. Lalu potong-potong kecil sesui keinginan.
Selanjutnya untuk ayam pisahkan bagian daging dengan kulit lalu cuci bersih
dengan air mengalir. Giling menggunakan penggiling daging hingga menjadi
kecil-kecil.
b. Cara membuat
a. Ayam
1. Panaskan minyak
2. Setelah panas masukkan bumbu, masak hingga wangi
3. Setelah wangi, masukkan ayam. Masak hingga matang
b. Mi Ayam
1. Didihkan air secukupnya. Setelah mendidih masukkan mi basah. Tunggu
hingga mie basah matang
2. Setelah cukup matang, angkat dan tiriskan
3. Campur dengan bumbu dan tambahkan ayam dan daun bawang. Sajikan.
C. Menu Makan Malam
Makan malam tidak disiapkan oleh responden sendiri tapi membeli dari luar sehingga
tidak dapat dijelaskan bagaimana persiapan dan cara membuatnya.

FORMULIR FOOD RECORD

Nama Responden

: Dhea Chitarizka

BB Responden

: 60 kg

No Kode Responden

: 01

TB Responden

: 160 cm

Nama Puskesmas

: -

Nama Enumerator : Deayu

No Hp Responden

: 0856-5581-4189

Hari/Tanggal

Jam (Waktu)

Menu
Nama Makanan

Bahan
Makanan

: Jumat, 7-11-14

Satuan
URT

Gram

Makan Pagi
Jam
Snack
Jam
Nasi

Makan Siang

Lalapan Ayam

Jam
Snack
Jam

Pisang

Nasi
Bumbu pecel
Makan Malam

Telur ceplok
Tahu goreng
Sayur

Jam

Nasi beras giling


gls
Ayam
1 ptg sdg
Minyak
10 sdt
Ketimun
1 gls
Sawi
gls
Kacang panjang
gls
Labu siam
gls
14.00 PM

100
40
50
100
50
50
50

Pisang ambon
2 bh kcl
17.00 PM

100

Nasi beras giling

gls

Telur ayam
1 btr
Minyak kelapa
10 sdt
Tahu
bj bsr
Taoge
gls
Sawi
gls
20.00 PM

100

50
105
50
50

A. Menu Makan Siang


a. Persiapan

Nasi
Sebelum dimasak, beras dicuci menggunakan air mengalir yang sebanyak 2
kali.

Ayam
Ayam dicuci bersih menggunakan air mengalir sampai bersih lalu dipisahkan
bagian kulit dan dagingnya. Setelah bersih, lumuri ayam dengan bumbu
diamkan selama 5 menit.

Sayur
Cuci bersih semua sayur dengan air mengalir. Setelah bersih, kupas kulit atau
buang bagian yang tidak dapat dimakan. Potong sesuai keinginan.

b. Cara Membuat

Nasi
6. Setelah dicuci sebanyak 2x, masukkan beras dalam wadah rice cooker
7. Isi dengan air, ukur hingga air berada ruas jari kedua dari beras yang
berada di permukaan paling atas.
8. Beri air perasan jeruk nipis sedikit
9. Nyalakan rice cooker pada posisi cook dan tunggu hingga tuas naik
pada posisi warm.
10. Tunggu sekitar 5-10 menit hinga air terserap sempurna pada nasi. Nasi
siap disantap.

Ayam
1. Panaskan minyak diatas wajan
2. Goreng ayam yang telah dibumbui sampai berwarna kuning kecoklatan
3. Setelah matang, angkat dan tiriskan

Sayuran
1. Didihkan air secukupnya
2. Setelah air mendidih, masukkan sayur sbentar lalu angkat dan tiriskan.
3. Untuk labu siam, dimasak dengan cara steaming.
4. Sedangkan untuk timun tidak perlu dimasak

B. Menu Makan Malam


a. Persiapan

Bumbu pecel
Bumbu pecel didapatkan dengan membeli tidak membuat sendiri sehingga
tidak dapat diperkirakan persiapan dan cara membuatnya.

Telur ceplok
Disiapkan telur 1 btr, minyak dan garam secukupnya

Tahu goreng
1. Disiapkan tahu dan minyak sesuai yang dibutuhkan
2. Campurkan bawang putih, garam secukupnya dan sedikit air lalu haluskan
3. Rendam tahu yang sudah dipotong sebentar
4. Tiriskan tahu dari bumbu

Sayur
Sebelum diolah, taoge dan sawi dicuci menggunakan air mengalir. Setelah
bersih, kupas kulit atau buang bagian yang tidak dapat dimakan lalu potong
sesuai keinginan.

b. Cara Membuat

Telur ceplok
1. Panaskan wajan, tuang minyak goreng secukupnya
2. Pecahkan sebutir telur dan masukkan ke dalam wajan
3. Taburkan garam diatas permukaan telor
4. Balik sebentar, kemudian angkat dan siap disajikan

Tahu goreng
1. Panaskan wajan, tuang minyak goreng secukupnya
2. Goreng tahu yang telah dibumbui sampai berwarna kuning kecoklatan
3. Balik sebentar, kemudian angkat dan siap disajikan

Sayur
1. Didihkan air secukupnya
2. Setelah air mendidih masukkan sawi terlebih dahulu. Diamkan sebentar,
angkat lalu tiriskan
3. Jangan buang air bekas godokan sawi, pakai kembali untuk memasak taoge
dengan cara yang sama.
4. Setelah setengah matang, angkat lalu tiriskan dan siap disajikan

FORMULIR FOOD RECORD

Nama Responden

: Dhea Chitarizka

BB Responden

: 60 kg

No Kode Responden

: 01

TB Responden

: 160 cm

Nama Puskesmas

: -

Nama Enumerator : Deayu

No Hp Responden

: 0856-5581-4189

Hari/Tanggal

Jam (Waktu)

Menu
Nama Makanan

Bahan
Makanan

: Sabtu, 8-11-14

Satuan
URT

Gram

Makan Pagi
Jam
Snack
Jam
Makan Siang
Jam
Snack
Jam

Makan Malam

Jam

Salad Buah

Semangka
2 ptg sdg
Apel
1 bh kcl
Nenas
bh sdg
Agar-agar
1 ptg sdg
Pepaya
1 ptg bsr
Yoghurt
gls
Mayonaise
2 sdm
Keju
1 ptg kecil
Susu kental
gls
manis
18.00 PM

NB : Responden sedang puasa dan sebelumnya tidak sahur

180
85
95
50
110
100
35
25

Makan Malam
a. Persiapan
1. Semua buah dicuci bersih menggunakan air mengalir
2. Kupas kuliat dan buang bagian yang tidak dapat dimakan
3. Potong kotak-kotak ukuran sedang
b. Cara Membuat
1. Siapkan wadah untuk membuat saus mayonaise.
2. Campurkan mayonaise dengan mayonaise, aduk rata. Lalu masukkan susu kental
sedikit demi sedikit. Simpan.
3. Masukkan buah yang sudah dipotong-potong dalam wadah
4. Tambahkan saus mayonaise diatas buah
5. Tambahkan pula parutan keju diatas saus mayonaise. Hidangkan

Perhitungan Tingkat Konsumsi


Evaluasi penilaian konsumsi makanan, yaitu dengan menilai kualitas makanan yang
didasarkan sumber-sumber nutrien dengan menggunakan sistem skoring tertentu. Selain itu,
dinilai pula kuantutas makanan meliputi total energi maupun nutrien lain yang dikonsumsi
dibandingkan dengan kebutuhan/ruquirement pasien tersebut.

Tingkat Konsumsi =

Asupan Zat Gizi


Kebutuhan Zat Gizi

x 100%

Kritetia tingkat konsumsi ditentukan menurut empat cut off point berdasarkan Depkes RI
(1996), sebagai berikut :

Dia atas kebutuhan

: > 120%

Normal

: 90 - 119

Defisit ringan

: 80 89%

Defisit sedang

: 70 79%

Defisit berat

: < 70%

Nama responden

: Dhea Chitarizka

Usia

: 20 tahun

Berat badan

: 60 kg

Tinggi badan

: 160 cm

Data

MENU
Hari ke-1

Hari ke-2

Hari ke-3

1.666,7
kkal

1.848,3
kkal

449,8 kkal

Nutrisurvei
AKG

2.200 kkal

Asupan zat gizi =


=

1.666,7+ 1.848,3+ 449,8


3
3.964,8
3

= 1.321,6 kkal

Tingkat Konsumsi

Asupan Zat Gizi


Kebutuhan Zat Gizi

1.321,6
2.200

60,07% (Defisit berat)

x 100%