Anda di halaman 1dari 6

BAB II

PROFIL PERUSAHAAN
2.1 Sejarah Umum Perusahaan
Sejarah singkat perkembangan PT. Indah Kiat Pulp & Paper Tbk. Perawang
adalah perusahaan swasta Nasional yang bergerak dalam bidang industri pulp &
kertas dengan status penanaman modal asing.
PT. Indah Kiat Pulp & Paper Tbk. Perawang pertama kali dipelopori oleh
Soetopo Jananto (Yap Sui Kei) yang saat itu memimpin Berkat Group. Ditahun 1975,
Berkat Group yang memiliki banyak anak angkat tersebut memulai kerja sama
dengan perusahaan Chung Hwa Corporation, Taiwan dan Yueng Foong Yu Paper
Manufacturing, Taiwan untuk kemudian melakukan survey pertama studi kelayakan
usaha dengan mendirikan berbagai macam pabrik di Jawa Tengah, Jambi, Riau serta
tujuh daerah lainnya.
Pada tanggal 11 september 1976, Presiden RI memberikan surat rekomendasi
pendirian pabrik pulp dan kertas yang selanjutnya didirikan suatu perseroan dengan
status Penanaman Modal Asing (PMA). Akhirnya tanggal 23 september 1976,
Menteri Perindustrian memberikan surat izin pendirian pabrik tersebut, pada tanggal
1 Desember di undang Notaris Ridwan Susulo, SH. untuk dibuat akta pendirian
perusahaan dengan nama PT. Indah Kiat Pulp & Paper Corporation.
Pada tahun 1977 perencanaan pabrik dan studi kelayakan dilanjutkan untuk
menentukan proses, teknologi dan kapasitas produksi. Setelah itu dilakukan
pembangunan kertas budaya(Wood Printing and Writing Paper) fase 1 dengan
memasang 2 unit mesin kertas yang masing-masing berkapasitas 50 ton/hari. Mesin
ini dibeli dari Chung Hua Pulp(CHP) Corporation dari Taiwan yang sudah setengah
pakai (bekas) dan pabrik ini berlokasi di jalan raya serpong Km 8, Tanggerang, Jawa
Barat ditepi sungai cisadane. Kemudian dipilih tanggal kelahiran Bapak Soetopo
Jananto sebagai awal produksi komersial dengan kapasitas 100 ton/hari di tahun 1979
dan sekaligus hari ulang tahun pabrik yang ada di Tangerang.
Pada tahun 1980, pembangunan pabrik kertas Tangerang fase II dilakukan
dengan memasang mesin kertas unit ketiga berkapasitas 50 ton/hari. Setelah
melakukan survey lokasi-lokasi mana saja yang dapat menyediakan bahan baku
II-1

II-2

utama yang cukup untuk menunjang produksi pulp serta mempertimbangkan data
studi kelayakan lokasi pada tahun1975, khusus pabrik sesuai dengan sumber bahan
baku, pengangkutan, dan lain sebagainya maka studi lanjutan dilakukan didesa
Tualang Perawang Kecamatan Pinang Sebatang Kabupaten Siak Indra Pura, Propinsi
Riau.(Km 26 jalan raya minas).
Dipilihnya Riau sebagai lokasi pabrik dengan mempertimbangkan yaitu bahan
baku yang cukup dekat dengai sungai siak, harga tanah relatif murah, pengembangan
sangat memungkinkan, dekat dengan pemasaran (Singapura dan Malaysia), sudah
adanya jalan minyak dari PT Caltex Pasifik Indonesia(CPI), dan dekat dengan kota
Pekanbaru (Ibu kota propinsi Riau).
Pada tahun 1982 dilakukan pengoperasian mesin kertas unit ketiga di
Tangerang sedangkan di Riau sendiri dilakukan pembukaan lahan dengan
membangun dermaga khusus yang dapat melayani berlabuhnya kapal yang berbobot
6000 ton. Pada lokasi yang berjarak 1,5 Km dari areal pabrik, sedangkan untuk
mengontrol barang yang keluar masuk dari pelabuhan dilakukan oleh Bea dan Cukai
yang di tempatkan pada areal tersebut dan pada saat ini juga di pesan 2 unit mesin
dari Taiwan.
Pada tahun 1983 setelah di bangun pondasi pabrik dan di pasang 2 unit mesin.
Namun sebelum beroperasi, Bapak Soetopo Jananto meninggal dunia akibat penyakit
kanker dan pucuk kepemimpinan beralih kepada putra beliau yang bernama Boediono
Jananto.
Pada tanggal 24 mei 1984, perawang berproduksi komersial dan kapasitas 300
ton/hari sekaligus merupakan hari ulang tahun PT. Indah Kiat Pulp & Paper Tbk.
yang berada di Perawang. Jenis produksi yang dihasilkan adalah Laubholz Bleach
Craft Pulp (LBCP) yaitu pulp yang berasal dari pohon/kayu yang berserat pendek dan
proses secara craft. Dengan kapasitas tersebut, kebutuhan untuk pabrik kertas di
Tangerang tidak perlu di impor lagi, melainkan dipenuhi dari pasokan dari Riau.
Sedangkan bahan baku di peroleh dari konsesi hutan PT. Arara Abadi lebih kurang
300.000 Ha dengan jenis kayu mixed tropical hard (MTH) dan untuk Hutan Tanaman
Industri (HTI) di tanam Accacia mangium dan Eucalyptus Urophyla.

II-3

Pada tahun 1985 harga pulp dan kertas turun drastis sehingga perusahaan rugi
besar dan untuk menanggulanginya diundang PT. Satria Agung milik Sinar Mas
Group untuk bergabung. Sebagai president direktur dipegang oleh bapak Teguh
Ganda Wijaya di bawah bendera Sinar Mas Group. Produksi 250 ton per/hari dicapai
dan perancangan pembangunan Hutan Tanaman Industri (HTI) tahap kedua di
lakukan.
Pada april 1987, pabrik di Tanggerang menambah kapasitas menjadi 300 ton
perhari dilakukan modifikasi fasilitas produksi. Pada tahun 1988, pembangunan fase
1 pabrik kertas di mulai memasang mesin budaya yaitu wood printing dan writing
paper dari Itali pada tanggal 14 desember 1989 mulai berproduksi komersial dengan
kapasitas 150 ton/hari dan merupakan pabrik kertas dan pulp terpadu. Pada tahun
1989 juga dibangun fase II pabrik di Perawang dimulai. Pada januari 1990 pabrik II
di Perawang telah berproduksi komersial dengan kapasitas 500 ton/hari yang
merupakan salah satu mesin kertas budaya terbesar di asia.
Pada tahun 1992, persiapan pembangunan pabrik dimulai dengan uji coba
pada 1993 sehingga pada april 1994 pabrik ke-8 berproduksi komersial dengan
kapasitas 1300 ton/hari. Kemudian pada bulan November 1994 pabrik pertama dan
kedua digabung dan di modifikasi menjadi kapasitas 1200 ton/hari yang sehingga
total produksi menjadi 2500 ton/hari.
Pada tahun 1995 pembangunan fase IV pabrik dilakukan, pada tanggal 16
november 1995. PT. Indah Kiat Pulp & Paper Tbk. dipercaya memegang sertifikat
ISO 9002 tentang system management mutu yang berlaku sampai pada 15 november
1998 dan akan di audit setiap bulan sekali sampai batas yang di tentukan (3 tahun)
dan untuk tahun ke tiga akan di audit lagi keseluruhan untuk memperpanjang setifikat
tersebut. Kemudian pada Desember 1996 pabrik kesembilan (fase V) berproduksi
komersial dengan kapasitas 1600 ton/hari.
Pada bulan November 199 PT. Indah Kiat Pulp & Paper Tbk. di percaya
kembali untuk memperoleh ISO 14001 tentang masalah sistem lingkungan dan pada
tanggal 25 juni 1998 ditetapkan wajib memakai helmet jika memasuki lokasi pabrik
sehingga 11 september 1998 PT. Indah Kiat Pulp & Paper Tbk. di percaya

II-4

memperoleh sertifikat SMK3 tentang

system management Kesehatan dan

Keselamatan kerja dari PT .Sukofindo serta penghargaan zero accident (Nihil


Kecelakaan Kerja) dari Presiden RI. Pada bulan itu juga pabrik kertas fase II (pabrik
Kertas kesembilan) beroperasi dengan kapasitas 1300 ton/hari. Dengan demikian
PT . Indah Kiat Pulp & Paper Tbk. saat itu telah berproduksi 2.025 ton perhari

2.2 Organisasi Perusahaan


1. Bentuk Perusahaan
Bentuk badan perusahaan ini adalah perseroan yaitu suatu perusahaan yang
status hukum nya sebagai hukum perdata yang berbentuk perseroan Terbatas
(PT).
2. Struktur Organisasi
PT . Indah Kiat Pulp & Paper Tbk. ini di pimpin oleh seorang president
director yang berkedudukan di Jakarta. PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk
Perwang dalam pelaksanaannya dipimpin oleh vice predisent director yang
membawahi pulp production division, engineering division, power division,
quality assurance division, vice president staff, dan President director.
A. Perawang Head Mill
Dipimpin seorang vice president director yang membawahi 4 divisi dan
satu department,yaitu :
1) Pulp Production Division (Divisi Produksi Pulp)
Divisi produksi pulp ini merupakan bagian yang khusus menangani
tentang produk produk pulp yang dihasilkan suatu plant. Pada divisi
ini di bagi menjadi 3 Department :
a. Pulp making 1 department
b. Pulp making 2 department
c. Pulp machine department
2) Engineering Division
a. Project department
b. Workshop department
c. Electrical & instrument fiber line department
d. Supporting corrective department

II-5

e. Mechanical corrective maintenance department


3) Power Division
Divisi ini membawahi tiga department, yaitu:
a. Recovery boiler department
b. Power boiler department
c. Power generator department
4) Chemical Division
Divisi ini 3 departement, yaitu:
a. Chemical making department
b. Chorlin alkali department
c. Recausticizing department
5) Water & Environment Protection
Devisi ini membawahi 3 departement, yaitu:
a. WTD
b. WEMT (Water & Environment Preventive & Corrective
Maintenance)
c. EPD
6) Quality Assurance Department
a. Laboratory section
b. Quality system section
7) Vice Presiden Staff.
B. Administration Division
Divisi ini membawahi 9 department, yaitu:
a. General affairs department
b. Industry security & risk management department
c. Informasion teknologi department
3. Kegiatan Kegiatan Perusahaan
Adapun kegiatankegiatan di PT. Indah Kiat Pulp & Paper Tbk.
Perawang adalah melakukan proses produksi kertas dari bahan mentah seperti
kayu dan dilakukan pengelolahan melalui beberapa macam proses sehingga
menghasilkan kertas yang berkualitas dan memiliki nilai komersil yang tinggi.
Beberapa produk yang dihasilkan PT. Indah Kiat Pulp & Paper Tbk.
Untuk di ekspor dan dipasarkan pada masyarakat yaitu: lotte canon, fine
paper, white plus, sinar brite, paper line, copy paper, Mr paper, galaxy brite
dan masih banyak brand yang lain beredar di pasaran.

II-6