Anda di halaman 1dari 18

ASUHAN KEPERAWATAN

PADA PASIEN DENGAN


VARIOLLA

OLEH : Hilwatus Saadah

Review Anatomi fisiologi


kulit
Kulit adalah lapisan jaringan yang terdapat
pada bagian luar yang menutupi dan
melindungi permukaan tubuh. Pada
permukaan kulit bermuara kelenjar keringat
dan kelenjar mukosa.(Syaifuddin, 2006).
Kulit manusia tersusun atas tiga lapisan,
yaitu epidermis, dermis dan subkutis.
Epidermis dan dermis dapat terikat satu
sama lain akibat adanya papilare dermis
dan rabung epidermis.

Epidermis

Melanosit
Sel Langerhans
Sel Merkel
Keratinosit

Dermis
Stratum papilare
Stratum retikulare

Lapisan Subkutan
Lapisan ini mengandung sejumlah sel
lemak yang beragam, bergantung
pada area tubuh dan nutrisi individu,
serta berisi banyak pembuluh darah
dan ujung saraf.

Fungsi Integumen antara lain sebagai berikut :

1.
2.
3.
4.
5.

Perlindungan;
Pengatur suhu tubuh;
Ekskresi;
Metabolisme;
Komunikasi ( Ethel, 2003).

Pengertian Variola
Variola (smallpox) adalah penyakit
menular pada manusia yang disebabkan
oleh virus variola major atau variola
minor. Penyakit ini dikenal dengan nama
Latinnya, variola atau variola vera, yang
berasal dari kata Latin varius, yang
berarti berbintik, atau varus yang
artinya jerawat. Variola muncul pada
pembuluh darah kecil di kulit serta di
mulut dan kerongkongan

Etiologi
Agent penyebab penyakit cacar
adalah virus Variola, anggota dari
Genus Orthopoxvirus, Subfamili
Chordopoxviridae dari Famili
Poxviridae.
penyebab variola mayor bila
dimokulasikan pada membrane
karioalontrik tubuh pada suhu 38oC.
Sedangkan yang menyebabkan
variola minor tumbuh dibawah suhu

Patofisiologi
Variola (Smallpox)disebabkan oleh virus yang menyebar dari satu orang ke
orang lainnya melalui udara. Virus ini ditularkan dengan menghirup virus dari
orang yang terinfeksi. Selain itu, Smallpoxjuga bisa menyebar melalui kontak
langsung dengan cairan tubuh orang yang terinfeksi dan objek yang terkontaminasi
seperti baju.
Penularannya melalui kontak langsung ataupun tak langsung tapi infeksi
primernya selalu melalui hawa nafas. Virusnya yang terdapat di udara, berasal dari
debu pakaian, tempat tidur, dari keropeng yang jatuh ditanah ataupun dari hawa
nafas si penderita, terhirup bersama hawa pernafasan sehingga terjadi penularan.
Cacar adalah penyakit yang sangat menular.
Virus variola diperoleh dari inhalasi (pernafasan ke paru-paru). Partikel virus
cacar dapat tetap pada benda seperti pakaian, tempat tidur, dan permukaan hingga 1
minggu. Virus dimulai di paru-paru, dari sana virus menyerang aliran darah dan
menyebar ke kulit, usus, paru-paru, ginjal, dan otak. Aktivitas virus dalam sel-sel
kulit menciptakan ruam yang disebut makula (karakteristik : datar, lesi merah).
Setelah itu vesikel (lepuh mengangkat) terbentuk. Kemudian, pustula (jerawat
berisi nanah) muncul sekitar 12-17 hari setelah seseorang menjadi terinfeksi.
Sembuh dari cacar sering meninggalkan bekas di kulit oleh karena pustula.

Gejala klinis
Masa tunas 10-14 hari terdapat 4 stadium :
1) Stadium prodromal/invasi
Stadium ini berlangsung selama 3-4 hari
2) Stadium makulao papular /erupsi
Suhu tubuh kembali nomal, tetapi timbul makulamakula eritematosa dengan cepat
3) Stadium vesikula pustulosa / supurasi
Dalam waktu 5 10 hari timbul vesikula-vesikula
yang cepat berubah menjadi pustule.
4) Stadium resolusi
Berlangsung dalam 2 minggu

Stadium krustasi
Pustula mengering menjadi krusta
Stadium dekrustasi
Krusta mengelupas
Valensensi
Lesi-lesi menyembuh

Komplikasi
1. Bronkopneumania
2. Infeksi kulit sekunder (furunkel,
impetigo)
3. Ulkus kornea
4. Ensefalitis
5. Effluvium
6. Telogen dalam 3-4 bulan.

Pengobatan
a.Paracetamol tablet
b.Acyclovir tablet
c.Bedak Talek
d.Vitamin Neurobian/neuroboran

Konsep dasar asuhan keperawatan


1)Pengkajian
Dalam pengumpulan datayang perlu dikaji adalah sebagai
berikut :
a.Biodata
b. Riwayat kesehatan
c.Pola fungsi kesehatan
d. Pola persepsi terhadap kesehatan
e.Pola aktivitas latihan
f.Pola istirahat tidur.
g.Pola nutrisi metabolik
h.Pola elimnesi
i.Pola kognitif perceptual
j.Pola peran hubungan
k.Pola nilai dan kepercayaan
l.Pola konep diri
m.Pola seksual reproduksi

Diagnosa keperawatan
a.Gangguan integritas kulit
berhubungan dengan Trauma
b.Gangguan rasa nyaman : nyeri
berhubungan dengan kerusakan
kulit/jaringan
c.Potensial penularan infeksi
berhubungan dengan kerusakan
perlindungan kulit
d.Kurang pengetahuan berhubungan
dengan salah interpretasi informasi

Rencana Keperawatan
..\inter. var.docx

Evaluasi
Hasil yang diharapkan adalah sebagai be
rikut
Mencapai penyembuhan tepat waktu
Menunjukan regenerasi jaringan
Nyeri berkurang dan terkontrol
Ekspresi wajah rileks
Menatakan pemahaman kondisi
prognosis dan pengobatan
Melakukan dengan benar tindakan
tertentu

Anda mungkin juga menyukai