Anda di halaman 1dari 21

Morning Report

03 September 2015
RHEZA GHARBA A
NOVIA KHAIRULBARIA
AJENG FEBRIYANTI
YUKE PUTRI

Identitas Pasien
Nama : Ny. Deby
Umur : 25 tahun
Alamat : Simprug
Pendidikan Terakhir : S1
Pekerjaan : Penjual Online Shop
Agama : Kristen Protestan
Status : Menikah
Tanggal Pemeriksaan : 02 September 2015

Keluhan Utama :
Pasien datang karena mengejar-ngejar
sebelum masuk rumah sakit

keponakannya

Riwayat Penyakit Sekarang :


Pasien datang ke IGD RSJSH diantar oleh kakanya karena
mengejar-ngejar keponakannya padahal pasien sudah
mempunyai suami. Menurut keterangan keluarga pasien
sejak 2 minggu masuk rumah sakit pasien menjadi lebih
banyak bicara dan sulit untuk dihentikan. Jika dicoba untuk
berhenti pasien langsung marah-marah pasien juga sulit tidur
sejak 3 hari sebelum masuk rumah sakit. Pasien juga kerap
berdandan, membeli baju baru secara berlebihan dan
memakai baju dengan warna warna mencolok.

Menurut kakanya pasien menyukai keponakannya sendiri


Tn R, dan juga ingin menikah dengan keponakannya
tersebut. Pasien sering menelepon keponakannya dan pada
hari ini mendatangani dan memaksa untuk bertemu, pasien
merasa kakanya diguna guna oleh keluarga suaminya agar
menyalahkan dirinya.

Riwayat penyakit dahulu :


Pasien pernah mengalami hal ini sebelumnya sejak 1
tahun yang lalu dan telah melakukan rawat jalan di RSJSH.
Keluarga pasien mengatakan pasien sering meminum
obatnya dan beraktivitas kembali secara normal. Obat yang
diberikan adalah amblify 5 mg dan depacote 250 mg.
Namun kakanya berkata bahwa obatnya sudah tidak
mempan lagi. Riwayat kejang, trauma, pembedahan,
pemakaian obat obat terlarang disangkal

Pemeriksaan Fisik
Tanda

TD

Vital :
: 135/80 mmHg

Nadi

: 90 x/ menit

RR

: 28 X/menit

Suhu

: 36 C

Status generalis dan neurologis dalam batas normal

Status Mental
Deskripsi Umum
1.

Penampilan : seorang perempuan tampak sesuai


usianya, memakai baju merah, lengan pendek, sepatu,
tampak bersih, rapi dan terawatt

2.

Sikap : kooperatif

3.

Perilaku dan aktivitas psikomotor : gelisah

4.

Pembiacaraan
:
spontan,
lancar,
artikulasi
jelas,intonasi tinggi, volume tinggi, hendaya bahasa (+)

5. Perasaan : - Mood : iritable


- Afek
: luas
- Keserasian : serasi
6. Persepsi: - Halusinasi
:- Ilusi
:- Depersonalisasi : - Derealisasi
:7. Proses pikir :
- Arus pikir : - produktivitas : banyak ide
- Kontinuitas : Flight of idea

- Isi Pikir : - Waham


: (+)
- Preokupasi : (-)
Pengendalian impuls : kurang baik
Tilikan
: Derajat 1
Realibilitas
: dapat dipercaya
RTA
: Terganggu

Diagnosis Banding
Axis I : F 31.2 gangguan bipolar episode kini manik dengan ciri psikotik
Dd/ F 25 skizofrenia tipe manik
Axis II : belum dapat dinilai
Axis III : tidak ada
Axis IV : masalah primary support
Axis V : -GAF Current : 50-41
-GAF HLPY : 70-61

Tatalaksana

Injeksi
haloperidol
1x5 mg

Injeksi
diazepam
1x10 mg

Antipiprazol
1x15 mg

Merlopam

Natrium
Divalproax
1x500 mg

Identitas Pasien
Nama : Tn. Y
Umur : 25 tahun
Alamat : Cikarang
Pendidikan Terakhir : SMA
Pekerjaan : Karyawan pabrik
Agama : Islam
Status : Belum Menikah
Tanggal Pemeriksaan : 02 September 2015

Keluhan Utama :
Pasien datang karena bertingkah laku aneh sejak 2 hari
SMRS.
Riwayat Penyakit Sekarang :
Pasien datang ke IGD RSJSH diantar oleh teman kantor
dan orang tuanya karena bertingkah laku aneh sejak 2 hari
SMRS. Menurut teman kantornya sudah 2 hari ini pasien tidak
pulang ke rumah. Sejak 3 bulan ini pasien mulai bertingkah
laku aneh seperti berdiam diri, tidak focus kerja, tidak mau
berkomunikasi dengan teman yang lain. Pasien juga
mengatakan kepada teman kantornya bahwa dia sering
melihat bayangan-bayangan Nabi.

Sejak 4 bulan yang lalu pasien dikejar sekelompok begal


pada saat mengantar pulang kakanya, motor pasienpun
diambil. Sejak kejadian itu pasien meras ketakutkan untuk
pulang ke rumah karena takut dimarahi oleh kedua orang
tuanya karena motornya hilang.
Pada saat pulang ke rumah, pasien menjadi lebih suka
mengurung diri di kamar, banyak melamun, jarang
berkomunikasi dengan orang lain. Menurut ayah pasien,
pasien mendengar suara bisikan-bisikan yang ingin
membunuhnya sehingga membuat pasien takut dan juga
pasien melihat bayangan yang ingin mencelakainya.

Riwayat penyakit dahulu :


Pasien belum pernah mengalami hal ini sebelumnya.
Riwayat kejang, trauma, pembedahan, pemakaian obat
obat terlarang disangkal

Pemeriksaan Fisik
Tanda

TD

Vital :
: 120/80 mmHg

Nadi

: 100 x/ menit

RR

: 26X/menit

Suhu

: 36,5 C

Status generalis dan neurologis dalam batas normal

Status Mental
Deskripsi Umum
1.

Penampilan : seorang laki-laki tampak sesuai usianya,


memakai seragam kerja berwarna abu-abu, lengan pendek,
sepatu warna hitam, tampak bersih, rapi dan terawat

2.

Sikap : tidak kooperatif

3.

Perilaku dan aktivitas psikomotor : gaduh gelisah

4.

Pembiacaraan : spontan, lancar, artikulasi jelas,intonasi


tinggi, volume tinggi, hendaya bahasa (-)

5. Perasaan : - Mood : iritable


- Afek
: terbatas
- Keserasian : serasi
6. Persepsi: - Halusinasi
: visual + auditorik
- Ilusi
:- Depersonalisasi : - Derealisasi
:7. Proses pikir :
- Arus pikir : - produktivitas : cukup ide
- Kontinuitas : koheren

- Isi Pikir : - Waham


: (+) waham kejar+kebesaran
- Preokupasi : (-)
Pengendalian impuls : kurang baik
Tilikan
: Derajat 1
Realibilitas
: dapat dipercaya
RTA
: Terganggu

Diagnosis Banding
Axis I : F 20. Skizofrenia paranoid
Axis II : belum dapat dinilai
Axis III : tidak ada
Axis IV : masalah primary support
Axis V : -GAF Current : 40-31
-GAF HLPY : 80-71

Tatalaksana

Rawat Inap

Injeksi
haloperidol
1x5 mg

Injeksi
diazepam
1x10 mg

Risperidon
2x2mg

THP 2x2mg
(p.r.n)