Anda di halaman 1dari 20

BAB 1

AUDITING DAN JASA ASSURANCE


Larry F. Konrath
Messier/Glover/Prawitt
Arens/Elder/Beasley
Dr. H. Deddy Supardi
Fekon Universitas Komputer Indonesia

Kebutuhan akan jasa audit


Organisasi
Organisasi nirlaba dan profit (bisnis)
Organisasi bisnis

Perseorangan ;
Kelemahan : modal dan risiko

Partnership :
Kelemahan : modal, risiko dan keputusan

Joint Stock Limited Liability ( Perseroan Terbatas )


kontrak manajemen
Jarak pengendalian,
Kebutuhan pengawasan dan pengarahan
Benturan kepentingan

TEORI AGENSI

Pemegang saham

Dana

Akuntabilitas ?
Audit
Independen

Manajemen

Asymmetric
information

Perilaku
menyimpang

Earning
management

Kebutuhan akan jasa audit


Organisasi
Organisasi nirlaba dan profit (bisnis)
Organisasi bisnis

Perseorangan ;
Kelemahan : modal dan risiko

Partnership :
Kelemahan : modal, risiko dan keputusan

Joint Stock Stock Limited Liability ( Perseroan Terbatas )


kontrak manajemen
Jarak pengendalian,
Kebutuhan pengawasan dan pengarahan
Benturan kepentingan

Auditing, Attestation dan Assurance

Auditing adalah suatu proses sistematik tentang pengumpulan dan evaluasi bukti yang objektif
dari suatu asertasi tentang kegiatan ekonomi dengan tujuan pelaporan perbedaan antara
asertasi dengan kriteria yang telah ditetapkan dan mengkomunikasikan hasilnya kepada pihak
yang berkepentingan.

Attestation adalah komunikasi tertulis yang mencerminkan suatu kesimpulan tentang keandalan
dari suatu asertasi yang menjadi tanggungjawab pihak lain.

Assurance adalah jasa profesional yang diberikan oleh pihak independen yang dapat
memperbaiki kualitas informasi, atau suatu makna untuk pengambilan suatu keputusan.

Hubungan auditing, atestasi dan assurance

Keandalan sistem informasi


Ketepatan manajemen risiko

Kompilasi
Audit laporan keuangan

Auditing

Atestasi

Audit kepatuhan

Assurance

Audit manajemen
Peramalan
Efektivitas pengukuran kinerja
Keamanan transaksi elektronik

Assurance services: memperbaiki kualitas informasi untuk pengambilan keputusan


Keandalan sistem informasi,
Ketepatan sistem manajemen risiko,
Efektivitas sistem pengukuran kinerja,
Kecukupan keamanan transaksi elektronik
Attestation services: opini tentang keandalan suatu asertasi
Asertasi tentang internal control,
Asertasi tentang kepatuhan terhadap kontrak,
Asertasi tentang kepatuhan terhadap peraturan dan perundang-undangan,
Auditing, asertasi tentang kewajaran penyajian laporan keuangan

Auditing dan Asertasi manajemen


Asertasi merupakan suatu representasi manajemen tentang kewajaran
laporan keuangan.
Penggolongan asertasi manajemen dibagi ke dalam:
1. Keberadaan atau keterjadian : apakah semua aset dan ekuitas dalam
neraca ada?, atau apakah semua transaksi yang tercermin dalam
income statement benar terjadi?
2. Kelengkapan : apakah aset, ekuitas atau transaksi tidak dihilangkan dari
laporan keuangan?
3. Hak dan kewajiban : apakah aset yang tampak dalam neraca milik
entitas, dan hutang yang dilaporkan merupakan kewajiban entitas per
tanggal neraca?
4. Penilaian atau alokasi : apakah aset, ekuitas telah dinilai sesuai
dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum? dan apakah jumlah telah
dialokasikan antara neraca dan laba-rugi
5. Presentasi dan pengungkapan : apakah klasifikasi laporan telah benar
direfleksikan dalam laporan keuangan dan apakah catatan atas
laporan keuangan tidak menyesatkan.

A risk-based audits
A risk-based audit salah satu analisis yang dilakukan auditor
tentang suatu entitas, keberadaan internal control dan identifikasi
area-area yang memiliki potensi risiko tinggi salah saji dalam
laporan keuangan, serta mengalokasikan proporsi sumber daya
audit yang lebih besar untuk area-area tersebut.

Independen auditing
Dengan terpisahnya antara pemilik dan manajemen, kemungkinan
besar terjadi potensi konflik (a symetris information). Manajemen
mengetahui bahwa dirinya akan dievaluasi oleh pemilik melalui
laporan keuangannya. Untuk menghindari konflik tersebut
diperlukan audit laporan keuangan oleh pihak yang independen.
Diharapkan dengan audit oleh pihak yang indendenpen akan
mengurangi gap tersebut.

Peran independen auditor

Manajemen

Penyusunan
Laporan Keuangan
Audited
Laporan keuangan
Evaluasi
Laporan Keuangan
Independent
auditor

Users

Independent auditing Versus Internal auditing


Independent auditing dilakukan oleh pihak yang berada di luar
organisasi entitas dan difokuskan kepada audit atas laporan
keuangan.
Internal auditing dilakukan oleh pihak yang berada di dalam
organisasi entitas dan difokuskan kepada audit operasional.
Internal auditing merupakan fungsi penilaian yang independen yang
ditetapkan dalam suatu organisasi untuk memeriksa dan menilai
suatu aktivitas dalam memberikan jasanya kepada organisasi.

Audits by Government Organizations


General Accounting Office (GAO)
Defense Contract Audit Agency (DCAA)
Internal Revenue Service (IRS)

Jenis auditor dan audit

Independent
auditor

Operational Auditing
Efficiency &
Effectiveness

Financial Auditing
Fairness

Compliance Auditing
Conformity

Nominal

Primary

Secondary

Internal
auditor

Governmental
auditor

Primary

Primary

Secondary

Nominal

Primary

Primary

Perbedaan Akuntansi dengan Auditing


Akuntansi mencakup pengumpulan, pengikhtisaran, pelaporan dan
interpretasi data keuangan.
Auditing merupakan kebalikan berdasarkan theory of evidence - mencakup
verifikasi kewajaran penyajian laporan keuangan secara keseluruhan.

Akuntansi
Pencatatan transaksi
dan penyusunan
Laporan Keuangan
Prinsip-Prinsip
Akuntansi
Evaluasi
Laporan Keuangan
Auditing

Proses akuntansi & Auditing

Transaksi

Dokumen

Proses akuntansi

Buku
Harian

Buku
Besar

Buku
Pembantu

Proses auditing

Laporan
Keuangan

Requirements for an Effective Audit


Auditor harus memahami entitas dan industri yang diaudit,
Auditor harus memahami secara menyeluruh prinsip-prinsip
akuntansi yang berlaku umum,
Auditor harus memahami konsep dan implementasi internal control
Auditor harus memahami pengetahuan tentang area pengumpulan
dan penilaian suatu bukti audit.

Evaluasi bukti-bukti audit


Bukti audit harus dipandang cukup memadai yang mencakup
sufficient dan competence

Komunikasi temuan audit


Temuan audit dikomunikasikan melalui laporan audit
Laporan audit, terdiri dari :

Judul laporan,

Nama dan alamat pihak yang dituju,

Paragrap pendahuluan,

Paragrap scope,

Paragrap pendapat,

Tanggal laporan dan,

Tandatangan auditor

Standar Audit Report


Laporan auditor Independen
Kepada Pemegang saham dan Direksi
PT. KLM
Kami telah mengaudit Neraca PT. KLM tanggal 31 Desember 2008 dan 2007, serta Laporan Laba
Rugi, Laporan Perubahan Ekuitas dan Laporan Arus Kas untuk tahun yang berakhir pada tanggaltanggal tersebut. Laporan Keuangan adalah tanggungjawab manajemen perusahaan. Tanggungjawab
kami terletak pada pernyataan pendapat atas laporan keuangan berdasarkan audit kami.
Kami malaksanakan audit berdasarkan standar auditing yang ditetapkan Institut Akuntan Publik
Indonesia. Standar tersebut mengharuskan kami merencanakan dan melaksanakan audit agar
memperoleh keyakinan memadai bahwa laporan keuangan bebas dari salah saji material. Suatu audit
meliputi pemeriksaan, atas dasar pengujian, bukti-bukti yang mendukung jumlah-jumlah dan
pengungkapan dalam laporan keuangan. Audit juga meliputi penilaian atas prinsip akuntansi yang
digunakan dan estimasi signifikan yang dibuat oleh manajemen, serta penilaian terhadap penyajian
laporan keuangan secara keseluruhan. Kami yakin bahwa audit kami memberikan dasar memadai
untuk menyatakan pendapat.
Menurut pendapat kami, laporan keuangan yang kami sebut di atas menyajikan secara wajar, dalam
semua hal yang material, posisi keuangan PT. KLM tanggal 31 Desember 2008 dan 2007, dan hasil
usaha, serta arus kas untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut sesuai dengan prinsip
akuntansi yang berlaku umum di Indonesia.
Bandung, 31 Maret 2009
Nama Rekan,
Ijin AP
Ijin KAP

Proses Audit
Mulai

Perencanaan

Perencanaan
Audit

Interim audit
Pelaksanaan
Final audit

Pelaporan

Laporan audit

Perencanaan audit:
Survey pendahuluan,
Penerimaan klien,
Penandatanganan surat perikatan,
Analisis risiko audit,
Penyusunan program audit
Pelaksanaan audit:
Tahap audit tahun berjalan (test transaksi),
Tahap audit akhir tahun (test saldo-saldo akhir).
Pelaporan hasil audit:

Other Services performed by CPA FIRMS:

Tax services, including tax advising and tax return preparation,


Other assurance services,
Management consulting,
Accounting and data processing.