Anda di halaman 1dari 6

FORMAT TELAAH BUKU PEGANGAN GURU DAN BUKU TEKS PELAJARAN KURIKULUM 2013

IDENTITAS RESPONDEN
Nama
Putri Nur Aulia
Jabatan
Peneliti
Mata Pelajaran
Kimia
Nomor Telepon
08974489759
Email
putri.na0001@yahoo.com
Nama Sekolah
SMA N 2 Palembang
Alamat Sekolah
Jl. Puncak Sekuning No.84 Palembang 30137
Kab./Kota
Palembang
Provinsi
Sumatera Selatan
Jenis Buku yang Ditelaah
Buku Pegangan Guru / Buku Teks Pelajaran untuk Siswa *)
BAB IX: Sistem Koloid
No
.
1z

Komponen

Aspek yang Belum Layak

Halama
n

Tidak ada kegiatan yang


membuat peserta didik
mengajukan ide/gagasan
untuk memodifikasi
pembuatan koloid
berdasarkan pengalaman
membuat beberapa jenis
koloid seperti pada KD
4.15

314-331

Saran Perbaikan

Kebenaran isi/konsep
a. Kesesuaian dengan KI
dan KD

Sebaiknya ditambahkan kegiatan yang membuat peserta didik


memiliki kompetensi pada KD 4.15 setelah mempelajari bab ini.

No
.

Komponen
b. Kesesuaian dengan
perkembangan peserta
didik,
c. Kesesuaian dengan
kebutuhan bahan ajar,

d. Kebenaran substansi
materi pelajaran,

Aspek yang Belum Layak


-

Tidak terdapat masalah


atau topik khusus untuk
didiskusikan.

Halama
n
-

Saran Perbaikan

314-331

Dalam kurikulum 2013 diskusi merupakan salah satu kegiatan inti


yang dilakukan peserta didik saat belajar. Oleh karena itu,
sebaiknya ditambahkan masalah atau topik khusus terkait sistem
koloid untuk dijadikan bahan diskusi oleh peserta didik. Misalnya,
setelah Gambar 9.5, yaitu pengendap Cottrel pada halaman 320,
dibuat pertanyaan yang memancing keingintahuan peserta didik
mengenai cara kerja dan fungsi alat pengendap cottrell, serta
dampak pengunaannya bagi lingkungan, sehingga diskusi dapat
berlangsung.
Sistem koloid dengan fase terdispersi padat tidak selalu disebut
sol karena jika medium pendispersinya gas, maka disebut
aerosol padat, fase terdispersi cair tidak selalu disebut emulsi
karena jika medium pendispersinya gas, maka disebut aerosol,
sehingga lebih baik dibuat lebih rinci dengan melihat medium
pendispersinya juga.
Sifat khas sistem koloid tidak hanya tiga (efek tyndall, gerak
brown dan bermuatan listrik), sehingga pada peta konsep ini
sebaiknya juga dituliskan adsorpsi, koagulasi, dan stabil.

Peta konsep

314

Pengertian adsorpsi

320

Adsorpsi jangan hanya diartikan sebagai penyerapan muatan


oleh permukaan partikel-partikel koloid, sebaiknya dibuat
menjadi pengertian umum seperti penyerapan suatu partikel
zat, baik berupa ion, atom, atau pun molekul pada permukaan

No
.

Komponen

e. Manfaat untuk
penambahan wawasan,
f. Kesesuaian dengan
nilai moral dan nilainilai sosial;
2

Aspek yang Belum Layak

Tidak ada isu yang


mengandung nilai moral
atau pun sosial yang bisa
dijadikan bahan diskusi

314-331

Koherensi penyajian gagasan


a. KI dan KD
b. Materi
Peta konsep yang tidak
sesuai dengan pemaparan
materi.

c. Kegiatan

Halama
n

Prosedur kegiatan

Saran Perbaikan
zat lain, kemudian barulah jelaskan bahwa pada sistem koloid,
partikel-partikel koloid mengadsorpsi ion-ion yang ada di
dalam medium pendispersi sehingga koloid jadi memiliki
muatan listrik.
Sebaiknya ditambahkan isu yang terkait sistem koloid seperti
kabut asap yang kerap terjadi di Riau dan Sumatera Selatan, atau
penambahan zat pengemulsi dan pengental yang diragukan
kehalalannya pada makanan.

314, 318

Pada peta konsep tidak dituliskan adsorpsi, koagulasi, dan


stabil sebagai sifat khas dari sistem koloid, namun pada
halaman 318 hal tersebut ditulis sebagai sifat khas, sehingga
sebaiknya peta konsep diperbaiki dan dibuat sesuai dengan
paparan materi yang disajikan.
314, 328 Pada peta konsep, busur bredig dibuat berdampingan dengan
pembuatan koloid secara dispersi dan kondensasi, padahal di
halaman 328 dijelaskan bahwa busur bredig adalah salah satu
metode dalam pembuatan sistem koloid secara dispersi,
sehingga Sebaiknya kotak busur bredig di peta konsep
diletakkan di bawah kotak cara dispersi. Selain itu, metodemetode dispersi dan kondensasi yang lain bisa ditambahkan di
sebelahnya.
317Sebaiknya prosedur kerja dan latihan memuat seluruh langkah

No
.

Komponen

d. Pelatihan/tugas

e. Penilaian

Kelayakan bahasa
a. Keterbacaan
b. Kejelasan informasi
c. Kesesuaian dengan
kaidah Bahasa
Indonesia yang baik
dan benar
d. Pemanfaatan bahasa
secara efektif dan
efisien

Fisibilitas implementasi
contoh-contoh kegiatan
pembelajaran pada tingkat
SMA

Aspek yang Belum Layak

Halama
n
praktikum dan latihan
318;
/tugas yang belum disusun 324sesuai dengan metode
325;
ilmiah (tidak ada tahap
326-327
merumuskan masalah dan
hipotesis)
332-339
Tidak ada rubrik penilaian
diri (untuk peserta didik)
atau pun penilaian guru.

Penggunaan frase oleh


karena

315,
316,

Saran Perbaikan
dalam metode ilmiah yang secara umum adalah: merumuskan
masalah, merumuskan hipotesis, melakukan eksperimen,
mengolah dan menganalisis data, serta menarik kesimpulan,
sehingga sikap ilmiah seperti jujur, tekun, berani, santun, memiliki
rasa ingin tahu, peduli lingkungan, teliti, objektif dan kritis bisa
muncul dalam kegiatan tersebut.
Sebaiknya dibuat rubrik penilaian di akhir tiap sub-bab, kegiatan
(praktikum), dan latihan sehingga peserta didik dapat menilai
kinerjanya sendiri dan mengetahui bagaimana sistem penilaian
guru, juga seperti apa nilai yang mereka peroleh.
-

Sebaiknya kata oleh dihilangkan, sehingga kalimat menjadi


lebih mudah dipahami. Contoh pada halaman 316 dari oleh
karena ukuran partikelnya relatif kecil, sistem koloid tidak dapat
diamati dengan mata menjadi karena ukuran partikelnya relaif
kecil, sistem koloid tidak dapat diamati dengan mata.
-

No
.
5

Komponen

Aspek yang Belum Layak

Kelayakan perujukan pada


sumber yang dirujuk

Tidak ada jurnal, artikel,


atau alamat web yang
dijadikan sumber rujukan
pada tiap sub-bab.

Kegrafikan
a. Lay-out atau tata letak
b. Ilustrasi
c.
d.
e.
f.

Gambar
Foto
Desain tampilan
Identitas/keterangan
gambar, dll

Hanya hitam-putih
Hanya hitam-putih
Hanya hitam-putih
Sumber gambar tidak
jelas, hanya ditulis
sebagai dokumentasi
penerbit
Sumber gambar tidak
ditulis sama sekali

Halama
n
314-331

319,320,
323, 326
324
317, 330
319, 323

Saran Perbaikan
Sebaiknya dimasukkan saduran atau kutipan sebagian atau
keseluruhan jurnal dan artikel, juga alamat website yang bisa
menjadi sumber belajar alternatif untuk peserta didik.

Sebaiknya dibuat berwarna agar lebih menarik


Sebaiknya dibuat berwarna agar lebih menarik
Sebaiknya dibuat berwarna agar lebih menarik
Sebaiknya sumber gambar ditulis dengan jelas, seperti pada
halaman 317 dan 330.

320, 326

Palembang, Februari 2015


Penelaah,

Putri Nur Aulia

sumber format telaah:


https://www.scribd.com/doc/182488633/FORMAT-TELAAH-BUKU-PEGANGAN-GURU-DAN-BUKU-TEKS-PELAJARAN-KURIKULUM-2013-guru-docx