Anda di halaman 1dari 6

Ujian Tengah Semester Analisis Data Penelitian

1. Di dalam implementasi Manajemen Berbasis Sekolah, peran Komite Sekolah merupakan


diterminan yang berpengaruh terhadap kualitas layanan pembelajaran. Suatu kajian tentang
Intensitas Keterlibatan Komite Sekolah dalam pengelolaan pendidikan hubungannya dengan
Kenerja SMP di Kabupaten Jember Dimana indikator kinerja sekolah mengacu pada penenuhan
Stndar Nasional Pendidikan (SNP). Sedangkan data intensitas keterlibatan komite sekolah
diperoleh dari hasil angket mengacu pada 4 (empat) peran dan funsi Komite sekolah sesuai
dengan PP. No. 17 tahun 2010 dan Kepmendiknas no. 044/U/2002 yakni: Sebagai mediator,
advisory, supporting dan controlling. Hasil pengumpulan data, disajikan pada tabel berikut
(masing-masing data berskala interval)
No. Urut
Responden
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30

Skor Intensitas
keterlibatan Komite
Sekolah
5
4
4
5
5
3
3
3
2
2
5
4
4
3
4
2
4
5
3
3
3
4
5
5
4
3
3
5
4
3

Hasil
Belajar
75
70
70
80
85
90
70
80
90
95
70
75
65
65
65
60
70
80
75
85
50
55
60
65
80
70
50
50
60
75

Tugas:

a) Buatlah Rumusan Hipotesisnya


Jawab :
H0
: Tidak ada pengaruh yang signifikan antara intensitas keterlibatan komite sekolah
dalam pengelolaan pendidikan dengan Kinerja guru SMP di Kabupaten Jember
H1
: Ada pengaruh yang signifikan antara intensitas keterlibatan komite sekolah dalam
pengelolaan pendidikan dengan Kinerja guru SMP di Kabupaten Jember
b) Lakukan analisis data dengan analisis statistik sesuai dengan persyaratanya (Skala dan jumlah
variabelnya).
Amanda Rakhmi Karunia (140220303008)

1 | Page

Jawab :
Analisis Regresi Sederhana
Analisis ini digunakan untuk mengetahui model hubungan dan besarnya pengaruh dari
variabel bebas (intensitas keterlibatan komite sekolah) terhadap variabel terikat (kinerja guru).
c) Uji-lah hipoesisnya dan buat interpretasi dari hasil analisis data.

Regression
Variables Entered/Removeda
Model

Variables

Variables

Entered

Removed

Method

. Enter

a. Dependent Variable: Y
b. All requested variables entered.

Output Bagian Pertama (Variabel Entered/Removed).


Tabel di atas menjelaskan tentang variabel yang dimasukkan atau dibuang dan metode yang
digunakan. Dalam hal ini variabel yang dimasukkan adalah variabel nilai Trust sebagai
predictor dan metode yang digunakan adalah metode Enter.
Model Summary
Model

R Square

.197a

Adjusted R

Std. Error of the

Square

Estimate

.039

.004

11.966

a. Predictors: (Constant), X

Output Bagian Kedua (Model Summary)


Tabel di atas menjelaskan besarnya nilai korelasi atau hubungan (R) yaitu sebesar 0, 197 dan
dijelaskan besarnya prosentase pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat yang disebut
koefisien determinisasi yang merupakan hasil dari penguadratan R. Dari output tersebut
diperoleh koefisien determinasi (R2) sebesar 0,039 yang mengandung pengertian bahwa
pengaruh variabel bebas (intesitas keterlibatan komite sekolah) terhadap variabel terikat
(kinerja guru) adalah sebesar 3,9% sedangkan sisanya dipengaruhi oleh variabel lainnya.
ANOVAa
Model

Sum of Squares
Regression

df

Mean Square

161.089

161.089

Residual

4008.911

28

143.175

Total

4170.000

29

F
1.125

Sig.
.298b

a. Dependent Variable: Y
b. Predictors: (Constant), X

Output Bagian Ketiga (ANOVA)

Amanda Rakhmi Karunia (140220303008)

2 | Page

Pada bagian ini untuk menjelaskan apakah ada atau tidak pengaruh yang nyata (signifikan)
antara variabel intesitas keterlibatan komite sekolah (variabel X) dengan variabel kinerja guru
(variabel Y). Dari output tersebut terlihat bahwa F hitung = 1, 125 dengan tingkat signifikansi
atau probabilitas 0,298 > 0,05
Coefficientsa
Model

Unstandardized Coefficients

Standardized

Sig.

Coefficients
B
1

Std. Error

(Constant)

79.976

8.740

-2.404

2.267

Beta

-.197

9.151

.000

-1.061

.298

a. Dependent Variable: Y

Output Bagian Keempat (Coefficients)


Pada tabel Coefficients, pada kolom B pada constant (a) adalah 79,976 sedangkan nilai X (b)
adalah -2,404, sehingga persamaan regresinya dapat ditulis :
Y = a + bX atau 79,979 + (-2,404) atau 79,979 -2,404
Koefisien b dinamakan koefisien arah regresi dan menyatakan perubahan variabel X sebesar
satu satuan. Perubahan ini merupakan pertambahan bila b bertanda positif dan penurunan bila
b bertanda negatif.
MAKNA HASIL UJI REGRESI SEDERHANA :
Dasar pengambilan keputusan Uji Regresi Sederhana :
1. Membandingkan nilai t hitung dengan nilai t tabel
Jika nilai t hitung lebih besar dari nilai t tabel, artinya variabel bebas berpengaruh
terhadap variabel terikat.
Jika nilai t tabel tidak lebih besar dari nilai t tabel, artinya variabel bebas tidak
berpengaruh terhadap variabel terikat
2. Membandingkan nilai signifikansi dengan probabilitas 0,05
Jika nilai signifikansi tidak lebih dari nilai probabilitas 0,05 maka variabel bebas
berpengaruh secara signifikan terhadap variabel terikat
Jika nilai signifikansi lebih dari nilai probabilitas 0,05 maka variabel bebas tidak
berpengaruh secara signifikan terhadap variabel terikat.
Dari output diatas dapat diketahui nilai t hitung = -1,061 dengan nilai signifikansi 0,298 >
0,05, maka H0 di terima dan H1 di tolak. Tidak ada pengaruh yang signifikan antara intensitas
keterlibatan komite sekolah dalam pengelolaan pendidikan dengan Kinerja guru SMP di
Kabupaten Jember

Amanda Rakhmi Karunia (140220303008)

3 | Page

2. Suatu penelitian kualitatif dengan judul: Motivasi kerja gurudi Kabupaten Jember. Kategori
guru dipilah menjadi: (1). Guru SD; Guru SMP; dan Guru SMA/SMK. Indikator motivasi
kerja mengacu pada teori Kebutuhan Abraham Maslow, dimana komponen-komponen yang
mempengarui motivasi kerja adalah: (1). Terpenuhinya kebutuhan biologis (Sandang, pangan
dan papan); (2). Terpenuhinya rasa aman; (3). Mendapat pengakuan dari orang lain atas
keberhasilannya; (4). Kepuasan atas prestasinya; dan (5). Aktualisasi diri. Struktur
instrumennya dapat dilihat pada tabel berikut.
No
.

Komponen Motivasi

Jumlah Item

Terpenuhinya
biologis

kebutuhan

Terpenuhinya rasa aman

Mendapat pengakuan
orang
lain
keberhasilannya

Kepuasan atas prestasinya

Aktualisasi diri

12

dari
atas

Pembobotan Skor Motivasi


Kerja

Sangat tinngi = 4
Tinggi= 3
Sedang = 2
Rendah = 1
Sangat tinngi = 4
Tinggi= 3
Sedang = 2
Rendah = 1
Sangat tinngi = 4
Tinggi= 3
Sedang = 2
Rendah = 1
Sangat tinngi = 4
Tinggi= 3
Sedang = 2
Rendah = 1
Sangat tinngi = 4
Tinggi= 3
Sedang = 2
Rendah = 1

Tugas:
a) Tentukan skor minimal dan maksimal masing-masing komponen
Jawab :
No
.
1
2
3
4
5

Komponen Motivasi
Terpenuhinya kebutuhan biologis
Terpenuhinya rasa aman
Mendapat pengakuan dari orang lain atas
keberhasilannya
Kepuasan atas prestasinya
Aktualisasi diri
TOTAL

Skor
Minimal

5
6

Skor
Maksima
l
20
24

16

8
12
35

32
48
140

8
12
35

Jumla
h Item

5
6

b) Tentekukan skor minimal dan maksimal dari keseluruhan komponen motivasi kerja.
Jawab :
Skor Maksimal dari keseluruhan motivasi kerja adalah 140 dan Skor Minimal dari keseluruhan
motivasi kerja adalah 35
Amanda Rakhmi Karunia (140220303008)

4 | Page

c) Buatlah interval kelas untuk mengukur intensitas masing-masing komponen motivasi kerja
guru.
Jawab :
No
Sangat
Renda
Komponen Motivasi
Tinggi Sedang
.
Tinggi
h
1 Terpenuhinya kebutuhan biologis
15-20
14-10
5-9
1-4
2 Terpenuhinya rasa aman
19-24
13-18
7-12
1-6
3 Mendapat pengakuan dari orang lain atas
13-16
9-12
5-8
1-4
keberhasilannya
4 Kepuasan atas prestasinya
25-32
17-24
9-16
1-8
5 Aktualisasi diri
37-48
25-36
13-24
1-12
d) Buatlah interval kelas untuk mengukur intensitas motivasi kerja guru.
Motivasi Kerja Guru
Interval Kelas
Sangat Tinggi
106-140
Tinggi
71-105
Sedang
36-70
Rendah
1-35
e) Jika hasil pengumpulan datanya tertabulasikan pada tabel dibawah, tentukan intensitas
motivasi kerja guru-guru di Kabupaten Jember.
Tabel: Data Rata-rata Intesitas Motivasi Kerja Guru Di Kab. Jember
Guru

Biologis

Komponen Motivasi Kerja


Rasa
Pengakua
Prestasi
Aman
n

SD

17: .?

22: ?

SMP

15: .?

17: ?

SMA/SMK

10: .?

8 : .?

6
:
..?
8
:
..?
15
:
?

Motivasi Kerja Guru


Aktualisas
i diri

30: .?

40: ..?

23:
?
10: .?

30:
..?
14: ..?

?
.?

Jawab :
Motivasi
Kerja
Guru

Komponen Motivasi Kerja


Guru
Biologis
SD

SMP
SMA/SM
K

17
(Sangat
Tinggi)
15
(Sangat
Tinggi)
10
(Tinggi)

Rasa
Aman
22
(Sangat
Tinggi)

Pengakua
n

Prestasi
30
(Sangat
Tinggi)

Aktualisas
i diri
40
(Sangat
Tinggi)

6
(Sedang)

115
(Sangat
Tinggi)

17
(Tinggi)

8
(Tinggi)

23
(Tinggi)

30
(Tinggi)

93
(Tinggi)

8
(Sedang)

15
(Sangat
Tinggi)

10
(Sedang)

14
(Sedang)

57
(Sedang)

f) Buatlah interpretasi berdasarkan hasil analisis tabel di atas.


Amanda Rakhmi Karunia (140220303008)

5 | Page

Motivasi kinerja Guru SD di Kabupaten Jember paling tinggi (dengan skor 115)
dibandingkan dengan motivasi kinerja guru SMP dan guru SMA/SMK. Motivasi
kinerja guru SD yang sangat tinggi tersebut dikarenakan terpenuhinya kebutuhan
biologis (sandang, pangan dan papan), terpenuhinya rasa aman, kepuasan atas
prestasinya, serta aktualisasi diri yang sangat tinggi (sangat memuaskan).
Motivasi kinerja guru SMA/SMK di Kabupaten Jember paling rendah (dengan skor 57)
dibandingkan dengan motivasi kinerja guru SD dan guru SMP. Motivasi kinerja guru
SMA/SMK yang tidak begitu tinggi tersebut dikarenakan oleh kurang terpenuhinya
rasa aman, kurangnya kepuasan atas prestasinya, serta kurang dalam aktualisasi diri.

Amanda Rakhmi Karunia (140220303008)

6 | Page

Anda mungkin juga menyukai