Anda di halaman 1dari 14

Nama : Rama Rizkia Setiadji

Kelas : B
NPM : 0113u401
Chapter 1 - Definisi Marketing untuk Abad 21
Apa yang Dimaksud Dengan Marketing ?
Marketing adalah segala sesuatu yang berhubungan dengan Identifikasi
dan pemenuhan kebutuhan manusia dan sosial.

Asosiasi Marketing Amerika menawarkan definisi formal marketing


sebagai berikut: Marketing merupakan kegiatan, kumpulan institusi dan
proses untuk menciptakan, mengkomunikasikan, menyampaikan
dan melakukan pertukaran penawaran yang memberikan nilai bagi
konsumen, klien, partner dan masyarakat sosial secara umum.

Marketing manajemen merupakan seni dan ilmu pemilihan target


pasar untuk mendapatkan, mempertahankan serta meningkatkan
konsumen melalui penciptaan, penyampaian dan
mengkomunikasikan Nilai konsumen yang superior.

Dari kacamata sosial, marketing dapat didefinisikan sebagai berikut :


"Marketing adalah proses sosial dimana individu dan grup mendapatkan
apa yang mereka inginkan dan butuhkan melalui penciptaan, penawaran
dan secara bebas melakukan pertukaran barang dan jasa dengan nilai
lainnya".

Kadang-kadang manajer berpendapat bahwa marketing merupakan "Seni


Menjual", akan tetapi banyak orang terkejut ketika mereka mendengar
bahwa penjualan bukan merupakan bagian terpenting dari marketing.
Penjualan hanya merupakan ujung dari gunung es "Marketing".

Apa yang dipasarkan ?

Pemasar memasar 10 jenis entitas utama yaitu :

Barang

Jasa. dengan semakin membaiknya tingkat ekonomi maka


semakin meningkat pula produksi jasa.

Even. Pemasar mempromosikan kegiatan berbasis waktu seperti


pameran dagang, penampilan seni dan perayaan perusahaan.
Peristiwa olahraga seperti Olimpiade dan Piala Dunia diromosikan
secara agresif baik kepada perusahaan maupun kepada
penggemar.

Pengalaman. Melalui pengaturan beberapa barang dan jasa.


Perusahaan dapat menciptakan, menampilkan dan memasarkan
pengalaman. Contoh, Walt Disney yang mengijinkan pelanggannya
untuk mengunjungi kerajaan, kapal perompak atau rumah hantu.

Orang. Artis, musisi, CEO, ahli fisik memerlukan promosi agar


mereka lebih dkenal.

Tempat. Beragam tempat dipasarkan sebagai tempat tujuan


wisata.

Hak Kepemilikan (Property).

Organisasi. Semua organisasi berusaha untuk membuat imge


yang kuat, disenangi dan unik dihadapan target publiknya.

Informasi. Produksi, pengemasan dan distribusi informasi


merupakan salah satu industri yang utama.

Ide.Setiap penawaran di pasar termasuk ide dasar.

Siapa yang melakukan Pemasaran?

PEMASAR DAN PROSPEK

Pemasar merupakan seseorang yang berupaya untuk mendapatkan


respon, perhaian, pembelian, pilihan atau sumbangan dari pihak lain
yang disebut dengan Prospek. Jika terdapat dua pihak yang berupaya

untuk menjual sesuatu kepada pihak lain, maka kita dapat menyebut
keduanya sebagai pemasar.

Pemasar merupakan keahlian yang dapat menstimulasi pemrintaan


terhadap produk mereka, namun hanya terbatas kepada apa yang
mereka kerjakan. Mereka berusaha untuk mempengaruhi level, timing
dan komposisi permintaan agar sesuai dengan sasaran organisasi.
Delapan keadaan permintaan (demand) yang mungkin terjadi adalah :

1. Negative Demand, Konsumen tidak menyukai suatu produk dan


bahkan bersedia membayar untuk mengindarinya.
2. Nonexistent Demand, Konsumen mungkin tidak menyadari atau
tidak tertarik terhadap produk.
3. Latent Demand, Konsumen mungkin memiliki kebutuhan yang
tinggi namun tidak dapat terpenuhi oleh produk yang ada.
4. Declining Demand, Konsumen mulai mengurangi atau bahkan
berhenti untuk membeli.
5. Irregular Demand, Pembelian konsumken bervariasi terganung
kepada musim, bulanan, mingguan, harian atau bahkan mungkin
berbasis jam.
6. Full Demand, Konsumen melakukan pembelian yang cukup
terhadap produk yang tersedia di pasar.
7. Overfull Demand, Banyak konsumen menginginkan untuk
membeli produk dan dapat dipenuhi oleh pasar.
8. Unwholesome Demand, Konsumen mungkin tertarik terhadap
produk yang mempunyai konsekuensi sosial yang tidak diinginkan.
Dalam setiap kasus, pemasar harus melakukan identifikasi penyebab dari
keadaan permintaan tersebut dan menentukan rencana tindakan yang
akan diambil untk menggerakkan permintan ke tingkat yang diinginkan.

PASAR

Secara tradisional, pasar merupakan tempat dimana pembeli dan penjual


bertemu untuk melakukan penjualan atau pembelian barang. Para Ahli
ekonomi menjelaskan pasar sebagai sekumpulan pembeli dan penjual
yang bertransaksi untuk produk atau kelas produk tertentu.

Pasar dapat dibedakan menjadi 5 Padar dasar yang terdiri dari 1)


Manufacturer Market (Pasar Pabrikan), 2) Resource Markets
(Pasar Sumber Daya), 3) Consumer Market (Pasar Konsumen), 4)
Intermediary Market (Pasar Perantara) dan 5) Government
Market (Pasar Pemerintah).

Hubungan antar masing-masing pasar dapat dilihat dari gambar 1.1


berikut

Gambar 1.1
Struktur Alur dalam pertukaran ekonomi modern
Pabrikan melakukan pembelian sumberdaya-sumberdaya yang
diperlukan di Pasar Sumber daya (pasar bahan baku, pasar tenaga kerja
dan psar uang) kemudian merubah sumberdaya-sumberdaya tersebut
menjadi barang dan jasa. Produk akhir kemudian di jual kepada perantara
yang selanjutnya oleh perantara dijual ke konsumen. Konsumen menjual
tenaganya dan menerima uang dalam bentuk upah yang selanjutnya
digunakan untuk membeli barang dan jasa. Pemerintah menarik pajak
untuk membeli barang dan jasa dari pasar sumber daya dan pasar
perantara kemudian menggunakan brang dan jaa tersebut untuk
memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Gambar 1.2 menunjukkan hubungan antara industri dan pasar.

Gambar 1.2 Sistem Marketing Sederhana

PASAR KONSUMEN UTAMA

Consumer Markets (Pasar Konsumen), perusahaan menjual barang


dan jasa konsumen masal. Menghabiskan banyak waktu untuk
membangun citra perusahaan melalui hasil produksi dan pengemasan
yang berkualitas, memastikan ketersediaan dan didukung oleh
komunikasi yang intensif serta pelayanan yang dapat diandalkan.

Business Markets (Pasar Bisnis), Pembeli bisnis membeli barang


untuk dijual kembali kepada pembeli lain untuk mendapatkan
keuntungan. Pemasar Bisnis harus mendemonstrasikan bahwa produk
mereka akan membantu mencapai pendapatan yang tinggi atau biaya
yang rendah. Iklan dapat memainkan perannya, namun tenaga penjual,
harga dan reputasi perusahaan memainkan peran yang lebih besar.

Global Markets (Pasar Global), Perusahaan di pasar global harus


menentukan negara mana yang akan dimasuki, bagaimana cara masuk,
bagaimna melakukan adaptasi produk dan jasa untuk setiap negara,
bagimana menerapkan kebijakan harga untuk negara-negara yang
berbeda dan bagaimana merancang komunikasi untuk budaya yang
berbeda.

Non Profit and Government Markets (Pasar Pemeintah dan


nirlaba), Perusahaan menjual produk kepadda organisasi yang

mempunyai keterbatasan daya beli. Sebagian besar proses pemebelian


oleh pemerintah dilakukan melalui lelang.

Konsep-konsep Inti Pemasaran

NEEDS (KEBUTUHAN), WANTS (KEINGINAN) dan DEMANDS


(PERMINTAAN)

Needs (Kebutuhan) merupakan kebutuhan dasar manusia seperti udara,


makanan, air, pakaian dan tempat tinggal. Manusia juga mempunyai
kebutuhan yang kuat untuk rekreasi, pendidikan dan hiburan. Kebutuhan
ini akan berubah menjadi wants (Keinginan) pada saat mengarah kepada
objek spesifik yang dapat memuaskan kebutuhannya.

Demand (permintaan) merupakan keinginan (wants) untuk spesifik


produk yang didukung oleh daya beli.

Para pemasar (Marketers) tidak menciptakan kebutuhan. Pemasar besert


faktor sosial lain mempengaruhi wants (keinginan).

Needs (kebutuhan) dibedakan menjadi lima type kebutuhan, yaitu :

Stated Needs (kebutuhan yang diungkapkan)(Konsumen


menginginkan mobil murah)

Real Needs (Kebutuhan Real), (Konsumen menginginkan mobil


ber biaya operasi rendah walaupun harga perolehannya (initial
cost) relatif tinggi).

Unstated Needs (Kebutuhan yang tidak diungap) (Konsumen


mengharapkan pelayanan prima dari dealer).

Delight Needs (Konsumen menginginkan dealer memasukkan


Onboard PS System dalam jumlah harga yang ditawarkan.

Secret Neeeds (Konsumen menginginkan agar temannya melihat


dirinya sebagai konumen yang mengerti).

TARGET MARKET, POSITIONING DAN SEGMENTASI

Para pemasar memulai dengan membagi pasar kedalam beberapa


segmen. Mereka melakukan identifikasi dan membuat profil group
pembeli yang berbeda dengan memperhitungkan perbedaan demografi,
psychografi perilaku diantara pembeli. Setelah melakukan identifikasi
selanjutnya pemasar memutuskan kelompok yang memberikan
kesempatan terbesar (target market). Untuk setiap kelompok,
perusahaan akan memberikan penawaran yang berbeda.

PENAWARAN DAN MEREK

Perusahaan mengenali kebutuhan konsumen melalui penempatan Value


proposition. Serangkaian manfaat yang memenuhi kebutuhan tersebut.
Value Proposition yang tidak jelas terlihat dibuat lebih jelas secara fisik
dalam bentuk penawaran (offering), yang merupakan kombinasi dari
produk, jasa, informasi dan pengalaman.

Brand (merek) merupakan penawaran dari sumber yang diketahui.


Semua perusahaan berusaha untuk membangun "Brand Image" yng
kuat.

NILAI DAN KEPUASAN

Pembeli memilih penawaran yang diterima yang bisa memberikan nilai


(value) terbesar yang merupakan jumlah dari manfaat baik yang terlihat
maupun yang tidak terlihat dibandig harus dikeluarkan dibandng dengan
biaya yang harus dikeluarkan. Value, yang merupakan merupakan inti
dari konsep marketing, adalah kombinasi dari Quality (kualitas), Service
(pelayanan) dan Price(Harga) (QSP) disebut dengan Customer Value
Triad (Tiga serangkai). Persepsi terhadap nilai meningkat sejalan dengan

meningkatnya kualitas dan pelayanan dan menurun sejalan dengan


meningktnya harga

Marketing dapat diartikan sebagai identifikasi, penciptaan, komunikasi,


penyampaian dan pemantauan Nilai Konsumen. Kepuasan
menggambarkan pertimbangan seseorang terhadap kinerja produk yang
diterimanya dalam kaitannya dengan ekspektasi. Apabila kinerja produk
berada dibawah ekspektasi maka konsumen akan kecewa. Jika kinerja
produk sama dengan ekspektasi maka konsumen akan puas. Apabila
kinerja produk melampaui ekspektasi maka konsumen akan sangat
senang.

MARKETING CHANNELS (SALURAN PEMASARAN)


Untuk mencapai target pasar, pemasar menggunakan 3 macam
marketing channel, yaitu :
Communication Channels. Communication channels menyampaikan dan
menerima pesan dari target pembeli.
Distribution Channels. Pemasar menggunakan distribution channels untuk
menampilkan, menjual dan menyampaikan produk atau jasa secara fisik
kepada pembeli atau pengguna.
Service Channels. Untuk melaksanakan transaksi dengan pembeli
potensial juaga menggunakan service channels yang meliputi
pergudangan, perusahaan transportasi, perbankan dan perusahaan
asuransi.
Para pemasar menghadapi tantangan untuk memilih kombinasi terbaik
dari Communication, Distribtion dan Service Channel untuk
penawarannya.
SUPPLY CHAIN
Supply chain merupakan saluran yang panjang mulai dari bahan baku,
komponen sampai dengan produk akhir yang disampaikan kepada
pembeli terakhir.

KOMPETISI
Kompetisi meliputi semua penawaran aktual maupun potensial dari
pesaing dan substitusi yang mungkin dipertimbangkan oleh pembeli.

LINGKUNGAN MARKETING
Lingkungan Marketing terdiri dari lingkungan Tugas (Task
Environment) dan Lingkungan yang lebih luas (broad
Environment).
Task Environment meliputi semua pelaku yang terlibat dalam proses
produksi, distribusi dan promosi penawaran.
Broad Environment terdiri dari enam komponen yaitu : Lingkungan
Demografik, Lingkungan Ekonomi, Lingkungan Sosial Budaya,
Lingkungan Alam, Lingkungan Teknologi dan Lingkungan HukumPolitik.
Pemasar harus memperhatikan trend dan perkembangan yang terjadi
seta harus melakukan penyesuaian strategi sesuai kebutuhan.
Realitas Pemasaran Baru
KEKUATAN PASAR UTAMA
Saat ini kekuatan masyarakat telah menciptakan perilaku, kesempatan
dan tantangan baru. Berikut adalah 12 kekuatan diantaranya :

Teknonologi Informasi Jaringan

Globalisasi

Deregulasi

Privatisasi

Peningkatan Kompetisi

Konvergensi Industri

Transformasi Retail

Disintermediasi

Daya Beli Konsumen

Informasi Konsumen

Partisipasi Konsumen

Resistensi Konsumen

KEKUATAN BARU PERUSAHAAN


Kekuatan masyarakat utama menciptakan tantangan yang kompleks
untuk pemasar, akan tetapi hal ini menghasilkan kemampuan baru untuk
mengatasi dan merespon hal tersebut.

Pemasar dapat menggunakan Internet sebagai informasi yang kuat


dan saluran penjualan.

Pemasar dapat mengumpulkan informasi yang lebih kaya dan


lengkap mengenai pasar, konsumen, prospek dan pesaing.

Pemasar dapat memanfaatkan media sosial untuk memperkuat


pesan-pesan mengenai brand-nya.

Pemasar dapat memfasilitasi dan mempercepat komunikasi


eksternal diantara konsumen.

Pemasar dapat mengirimkan iklan, kupon, sample dan informasi


kepada konsumen yang memintanya atau yang memberikan ijin
kepada perusahaan untuk mengirimkannya.

Pemasar dapat mencapai konsumen yang bergerak dengan


menggunakan mobile marketing.

Perusahaan dapat membuat dan menjual secara individu barangbarang yang berbeda.

Perusahaan dapat meningkatkan pembelian, perekrutan, pelatihan


dan komunikasi baik yang bersifat internal maupun eksternal

Perusahaan dapat memfasilitasi dan mempercepat komunikasi


internal diantara karyawan dengan menggunakan internet sebagai
intranet pribadi.

Perusahaan dapat meningkatkan efisiensi biaya melalui


penggunaan internet dengan terampil

MARKETING DALAM PRAKTEK


Kekuatan dan kemampuan marketing baru telah merubah manajemen
marketing secara mendalam. Secara teori, proses perencanaan marketing
terdiri dari analisa kesempatan marketing, pemilihan target pasar,
mendesain strategi marketing, membangun program-program marketing
dan mengelola usaha-usaha marketing.Secara praktek, dengan adanya
persaingan yang sangat ketat adalah normal apabila perencanaan

marketing menjadi lebih fleksibel dan diperbaharui secara kontinu.


Perusahaan harus terus bergerak dengan program-program marketing,
inovasi produk dan jasa, tetap berhubungan dengan kebutuhan
konsumen dan mencari keunggulan-keunggulan baru dibanding dengan
mengandalkan kepada kekuatan masa lalu.
CMO BARU
Perubahan yang cepat di lingkungan marketing menimbulkan
meningkatnya permintaan atas marketing executives. Berdasarkan hasil
survey yang telah dipublikasikan rata-rata masa jabatan CMO di
perusahaan di Amerika adalah 28 bulan jauh dibawah rata-rata masa
jabatan CEO (54 bulan).
CMO harus mempunyai keahlian kualitatif dan kuantitatif yang
kuat.Mereka harus mempunyai sikap independen, entreprenerial dan juga
mampu bekerja sama secara harmonis dengan departemen lain. Mereka
harus mampu menangkap suara dan sudut pandang konsumen dan
mempunyai pengertian mengenai bagaimana marketing dapat
menciptakan nilai di dalam organisasi.
MARKETING DALAM ORGANISASI
Walaupun kebutuhan akan seorang CMO merupakan hal yang krusial,
namun pekerjaan marketing tidak hanya dilakukan oleh departemen
marketing. Karena marketing harus semua aspek dari pengalaman
konsumen maka pemasar harus secara tepat mengelola semua titik
sentuh - layout toko, desain kemasan, fungsi produk,pelatihan karyawan,
metoda logistik dan pengapalan.
Untuk menciptakan suatu organisasi yang kuat, pemasar harus berfikir
seperti eksekutif departemen lain dan eksekutif di departemen lain harus
berfikir seperti pemasar.
Orientasi Perusahaan Terhadap Pasar
Dengan terjadinya kenyatan marketing saat ini, filosofi apa yang harus
digunakan sebagai petunjuk bagi usaha-usaha marketing perusahaan ?
Terjadi peningkatan penggunaan konsep holistik marketing oleh
pemasar saat ini. Disamping konsep holistik marketing, telah ada
beberapa konsep marketing sebelumnya.
KONSEP PRODUKSI

Konsep produksi merupakan konsep tertua dalam usaha. Konsep ini


berpendapat bahwa konsumen lebih menyukai produk yang secara luas
tersedia dan tidak mahal. Manajer yang berorientasi pada konsep ini akan
berkonsentrasi untuk mencapai efisiensi produksi yang tinggi, berbiaya
rendah dan didistribusikan secara masal.
KONSEP PRODUK
Konsep produk mengemukaan bahwa konsumen menyukai produk-prosuk
yang ditawarkan yang mempunyai kualitas terbaik, kinerja terbaik dan
fitur-fitur inovatif. Namun demikian, manajer kadang terjebak dalam
kecintaannya terhadap produk mereka. Mereka percaya bahwa produk itu
sendairi yang akan mengarahkan konsumen untuk membelinya.
KONSEP PENJUALAN
Konsep Penjualan berpendapat bahwa apabila dibiarkan secara sendirisendiri, maka konsumen dan dunia usaha tidak akan membeli barang dari
perusahaan mereka. Perusahaan berupaya untuk menjual barang yang
mereka produksi bukan barang yang konsumen perlukan.
KONSEP MARKETING
Konsep marketing muncul pada pertengahan tahun 1950-an sebagai
filosofi yang terpusat kepada konsumen, rasa dan respon. Tugas dari
perusahan bukan mencari konsumen yang tepat untuk produk yang
dihasilkan namun mencari produk yang tepat untuk konsumen. Konsep
Marketing berpendapat bahwa kunci untuk mencapai tujuan perusahaan
adalah dengan menjadi lebih efektif dibanding pesaing dalam hal
penciptaan, menyampaikan dan mengkomunikasikan nilai-nilai konsumen
yang tinggi kepada target pasar.
KONSEP HOLISTIK MARKETING
Konsep Holistik Marketing didasarkan kepada pengembangan, desain
dan implementasi program, proses dan kegiatan marketing yang
mengenali sifat dan saling ketergantungan masing-masing elemen.
Holistik Marketing mengakui bahwa semua hal yang terkait dengan
marketing selalu penting, sehingga diperlukan perspektif yang lebih
terintegrasi.

Gambar 1.3 memperlihatkan skema dari empat komponen yang


membentuk holistik marketing.

Gambar 1.3 Dimensi-Dimensi Holistik Marketing

Relationship Marketing
Relationship Marketing bertujuan untuk membangun hubungan janga
panjang yang saling menguntungkan dengan konsituen kunci dalam
upaya untuk menghasilkan dan mempertahankan kegiatan usaha.
Lima konsituen kunci dalam relationship marketing adalah Konsumen,
Pegawai, Partner Marketing (Channels, suplier, distributor, dealer
dan agen), dan anggota komunitas keuangan (Pemegang saham,
investor, analis). Pemasar harus dapat menciptakan kemakmuran bagi
semua konsituen dan dapat menyeimbangkan hasil untuk semua
stakholder kunci. Untuk membangun hubungan yang kuat dengan
mereka diperlukan pemahaman mengenai kemampuan, sumberdaya,
kebutuhan, tujuan dan keinginan mereka.
Hasil utama dari relationsip marketing adalah aset perusahaan yang unik
yang disebut dengan Marketing Network. Prinsip dari relaionship
marketing adalah "Membangun jaringan hubungan yang efektif
dengan stakeholer kunci dan keuntungan akan mengikuti".
Mengingat penarikan konsumen baru memerlukan biaya lima kali lebih
besar dari biaya untuk mempertahankan konsumen lama, maka
relationship marketing menekankan kepada retensi konsumen.

Integrated Marketing
Integrated marketing didasari oleh pendapat yang menyatakan 1) Banyak
kegiatan marketing yang berbeda dapat menciptakan,
mengkomunikasikan dan menyampaikan nilai dan 2) pemasar harus
merancang dan mengimplementasikan kegiatan marketing setiap orang
dengan seluruh kegiatan yang ada.
Semua komunikasi perusahaan juga harus diintegrasikan. Penggunaan
komunikasi yang terintegrasi berarti memilih pilihan komunikasi yang
dapat memperkuat dan melengkapi satu sama lain.
Perusahaan juga harus membangun strategi channel yang terintegrasi.
Perusahaan harus melakukan penilaian terhadap efek langsung dan tidak
langsung dari setiap pilihan channel. Pemasar harus memperhitungan
pengaruh dari terlalu banyak (Mengarah kepada konflik diantara anggota
channel/atau kurangya dukungan) atau terlalu sedikit (berakibat kepada
diabaikannya kesempatan marketing) channel.