Anda di halaman 1dari 1

Aktifitas Phenoloksidase (PO)

Aktivitas Phenoloksidase (PO) hemosit udang diukur menggunakan metode yang


dilakukan Liu dan Chen (2004) berdasarkan formasi dopachrome yang dihasilkan oleh LDOPA (L-dihydroxyphenylalanine). Sebanyak 1 mL campuran hemolim-antikoagulan
disentrifuse pada 1.500 rpm selama 10 menit pada temperatur 4 C. Supernatan dibuang dan
pelet disuspensi kembali secara perlahan dengan menambahkan 1 mL larutan cacodylatecitrate buffer (0,01 M sodium cacodylate, 0,45 M sodium chloride, 0,10 M trisodium citrate,
pH 7) dan disentrifuse kembali (1.500 rpm selama 10 menit pada temperatur 4 oC).
Supernatan yang terbentuk dibuang dan ditambahkan 200 L cacodylate-citrate buffer (0,01
M sodium cacodylate, 0,45 M sodium chloride, 0,10 M trisodium citrate, pH 7). Suspensi sel
sebanyak 100 L kemudian diinkubasi dengan 50 L trypsin (1 mg/mL cacodylate buffer)
sebagai aktivator selama 10 menit pada temperatur 25-26 C. Selanjutnya ditambahkan 50 L
L-DOPA (3 mg/mL cacodylate buffer), didiamkan selama 5 menit dan ditambahkan 800 L
cacodylate buffer. Densitas optikal (OD) diukur dengan menggunakan spektrofotometer pada
panjang gelombang 490 nm. Larutan standar mengandung 100 L suspensi hemosit, 50 L
cacodylate buffer (pengganti trypsin), dan 50 L L-DOPA. Densitas optikal (OD) dari
aktivitas PO dinyatakan sebagai formasi dopachrome dalam 100 L hemolim.
Liu CH, Chen JC. 2004. Effect of ammonia on the immune response of white shrimp
Litopenaeus vannamei and its susceptibility to Vibrio alginolyticus. Fish Shellfish
Immunol 16: 321-334.
Aktifitas lysozime
Kedalam 15 ml NaH2PO4 0,07M atau Na2HPO4 buffer dilarutkan agarose 1%, pH
6,2. M.leuteus sebanyak 50g/ml ditambahkan kedalam campuran kemudian panaskan
selama 10 menit. Kemudian campuran tadi disebar menggunakan mikropipet secara merata
diatas gelas objek. Setelah itu bila agar pada gelas objek sudah memadat buat lubang
sebanyak 4 buah dan masukan sampel uji kedalam lubang pada agarose menggunakan
mikropipet. Masing-masing lubang diisi sampai penuh oleh sampel uji berturut-turut pbs,
darah ikan, hemolim udang dan putih telur. Selanjutnya gelas objek yang sudah berisi sampel
uji di masukkan kedalam baki yag sudah dialas tissue yang dibasahkan guna menjaga
kelembaban. Kemudian baki dibungkus dengan menggunakan plastik wrap kemudian
inkubasi selama 17 jam. Amati dan hitung diameter zona bening yang terbentuk