Anda di halaman 1dari 3

1. Bagaimana hubungan riwayat perjalanan ke Bangka dengan keluhan pada kasus?

(ttg
endemik)
Penyakit malaria masih ditemukan di seluruh provinsi di Indonesia. Berdasarkan API,
dilakukan stratifikasi wilayah dimana Indonesia bagian Timur masuk dalam stratifikasi
malaria tinggi, stratifikasi sedang di beberapa wilayah di Kalimantan, Sulawesi dan
Sumatera sedangkan di Jawa-Bali masuk dalam stratifikasi rendah, meskipun masih
terdapat desa/fokus malaria tinggi.

Berikut adalah API (Annual Parasite Incidence) per 100.000 penduduk per provinsi tahun
2009

2. Apa jenis-jenis demam? Jelaskan!


Suhu mencapai normal
Demam hektik range 2 C
Suhu badan berangsur naik ke tingkat yang tinggi sekali pada malam hari
dan turun kembali ke tingkat normal pada pagi hari. Contoh: Tuberkulosis
& abses piogenik.
Demam intermiten range < 2 C
Suhu badan turun ke tingkat yang normal selama beberapa jam dalam satu
hari. Bila demam seperti ini terjadi setiap dua hari sekali disebut tersiana
dan bila terjadi dua hari bebas demam diantara dua serangan demam
disebut kuartana. Contoh : Malaria.
Demam siklik
Pada tipe demam siklik terjadi kenaikan suhu badan selama beberapa hari
yang diikuti periode bebas demam untuk beberapa hari yang kemudian
diikuti oleh kenaikan suhu tubuh seperti semula. Contoh : Limfoma
Hodgkin's.
Suhu tidak mencapai normal
Demam septik range 2 C
Suhu badan berangsur naik ke tingkat yang tinggi sekali pada malam hari
dan turun kembali ke tingkat diatas normal pada pagi hari. Sering disertai
keluhan menggigil dan berkeringat. Contoh: Tuberkulosis & abses
piogenik.
Demam remiten
Pada tipe demam remiten, suhu badan dapat turun setiap hari tetapi tidak
pernah mencapai suhu badan normal. Perbedaan suhu yang mungkin
tercatat dapat mencapai dua derajat dan tidak sebesar perbedaan suhu
yang dicatat pada demam septik. Contoh : demam tifoid, infeksi virus &
mikoplasma.
Demam kontinyu range 1 C
Pada tipe demam kontinyu variasi suhu sepanjang hari tidak berbeda lebih
dari satu derajat. Pada tingkat demam yang terus menerus tinggi sekali
disebut hiperpireksia.Contoh : pneumonia.
3. Apa yang menyebabkan keluhan sakit kepala, mual, dan rasa penuh di perut?
Mekanisme sakit kepala:
infeksi Plasmodium melepaskan toksin malaria (GPI) maktivasi makrofag
menskresikan IL12 mengaktivasi sel Th mensekresikan IL 3 maktivasi sel
mast menskresikan PAF maktivasi faktor Hagemann sintesis bradikinin
merangsang serabut saraf (di otak) nyeri SAKIT KEPALA
Atau :infeksi Plasmodium melepaskan toksin malaria (GPI) maktivasi
makrofag TNF >>menstimulasi sel otak msintesis NO (Nitrit oksida)
SAKIT KEPALA
Mekanisme nausea:

infeksi Plasmodium melepaskan toksin malaria (GPI) aktivasi makrofag


menskresikan IL12 mengaktivasi sel Th mensekresikan IL 3 aktivasi sel mast
menskresikan H2 pesekresi As. Lambung NAUSEA
Abdominal discomfort akibat splenomegaly.
4. Bagaimana interpretasi dan mekanisme abnormal dari pemeriksan fisik?
Konjungtiva pucat akibat anemia karena eritrosit parasit yang memakan Hb.
Mekanisme splenomegali:
Manusia digigit nyamuk Anopheles sporozoit menuju sel parenkim
hati, terjadi faseaseksual ( Skizogoni Eksoeritrosit ) skizont merozoit ke sel
RES limpa difagositosisserta difiltrasi limpa menghitam & mengeras karena
timbunan pigmen EP dan jaringan ikat >>splenomegali
Selain itu pemeriksaan fisik dinyatakan normal.