Anda di halaman 1dari 4

Kalsium Karbonat (CaCO3)

Batu kapur adalah batuan sediment yg sebagian besarnya merupakan CaCO 3 dlm
berbagai bentuk kristalnya spt calcite dan aragonite. Calcite adalah mineral karbonat
dgn bentuk kristal yg paling stabil dr CaCO3. Sementara aragonite adalah bentuk kristal
lainnya dr CaCO3 dan memiliki kecenderungan utk berubah ke calcite dlm hitungan
jutaan tahun.
Ciri-ciri dan Sifat Kalisium Karbonat :
Kalsium karbonat umumnya bewarna putih dan umumnya sering di jumpai pada batu kapur, kalsit,
marmer, dan batu gamping. Selain itu kalsium karbonat juga banyak dijumpai pada skalaktit dan
stalagmit yang terdapat di sekitar pegunungan. Karbonat yang terdapat pada skalaktit dan
stalagmit berasal dari tetesan air tanah selama ribuan bahkan juataan tahun. Seperti namanya,
kalsium karbonat ini terdiri dari 2 unsur kalsium dan 1 unsur karbon dan 3 unsur oksigen. Setiap
unsur karbon terikat kuat dengan 3 oksigen, dan ikatan ini ikatannya lebih longgar dari ikatan
antara karbon dengan kalsium pada satu senyawa. Kalsium karbonat bila dipanaskan akan pecah
dan menjadi serbuk remah yang lunak yang dinamakan calsium oksida (CaO). Hal ini terjadi karena
pada reaksi tersebut setiap molekul dari kalsium akan bergabung dengan 1 atom oksigen dan
molekul lainnya akan berikatan dengan oksigen menghasilkan CO2 yang akan terlepas ke udara
sebagai gas karbon dioksida. dengan reaksi sebagai berikut:
CaCO3 --> CaO + CO2
Reaksi ini akan berlanjut apabila ditambahkan air, reaksinya akan berjalan dengan sangat kuat dan
cepat apabila dalam bentuk serbuk, serbuk kalsium karbonat akan melepaskan kalor. Molekul dari
CaCO3 akan segera mengikat molekul air (H2O) yang akan menbentuk kalsium hidroksida, zat
yang lunak seperti pasta. Sebagaimana ditunjukkan pada reaksi sebagai berikut:
CaCO3 + H2O --> Ca(OH)2 + CO2
Pembuatan Kalsium Karbonat
Pembuatan kalsium karbonat dapat dilakukan dengan cara mengeringkan Ca(OH)2 hingga molekul
H2O dilepaskan ke udara sedangkan molekul CO2 diserap dari udara sekitar sehingga Ca(OH)2
dapat berubah kembali menjadi CaCO3. Reaksinya dapat ditunjukkan sebagai berikut:
Ca(OH)2 + CO2 --> CaCO3 + H2O
secara kimia, sama saja dengan bahan mentahnya, namun kalsium karbonat yang terbentuk
kembali tampak berbeda dari CaCO3yang semula sebelum bereaksi, karena kalsium karbonat yang
terbentuk kembali tidak terbentuk dalam tekanan yang tinggi di dalam bumi.
kalsium karbonat light type diperoleh setelah melalui proses produksi yang agak rumit,
dibandingkan dengan heavy type. Pertama-tama batu kapur dibakar dalam tungku berukuran
raksasa, untuk mengubah CaCO3 menjadi CaO (oksida kalsium) dan gas karbon dioksida atau CO2.
CaCO3 --> CaO + CO2
Proses selanjutnya, CaO yang terbentuk kemudian dicampur dengan air dan diaduk. Maka
terbentuklah senyawa kalsium hidroksida atau Ca(OH)2. Kalsium hidroksida yang telah terbentuk
kemudian disaring untuk memisahkan senyawa-senyawa pengotor.
CaO + H2O --> Ca(OH)2
Ca(OH)2 yang telah disaring kemudian direaksikan dengan CO2 untuk membentuk CaCO3 dan air,
seperti ditunjukkan oleh persamaan reaksi berikut:
Ca(OH)2 + CO2 --> CaCO3 + H2O

Endapan CaCO3 hasil reaksi di atas kemudian di saring dan dikeringkan. Selanjutnya Kalsium
hidroksida dihaluskan menjadi powder CaCO3.
Manfaat Kalsium Karbonat
Dalam industri manfaat dari kalsium karbonat adalah sebagai pembuat pasta gigi dan obat anti
asam lambung.

Kalsium Karbonat mempunyai sifat sifat berikut :

Berat molekul 100,09 gr/mol

Indeks bias 1,150

Specific gravity 2,711 (25oC)

Larut dalam air dingin, air panas, dan NH4Cl

Kalsium karbonat dapat dibuat dengan berbagai cara, antara lain :


1. Reaksi antara gas CO2 dan Ca(OH)2
CO2 didapat dari pembakaran CaCO3 pada temperatur tinggi. CaCO3 yang dibakar tersebut
menghasilkan CaO dan CO2
CaCO3

->

CaO + CO2

CO2 kemudian direaksikan dengan Kalsium hidroksida untuk menghasilkan Kalsium karbonat
CO2 + Ca(OH)2 >

CaCO3 + H2O

2. Reaksi antara Ca(OH)2 dan Na2CO3


Ca(OH)2 + Na2CO3

> CaCO3 + NaOH

Kalsium karbonat memiliki banyak kegunaan, diantaranya :


1.

Sumber kapur CaO

2.

Senyawa penetral

3.

Bahan pengisi pada pembuatan karet dan plastik

4.

Bahan pembuat cat

5.

Bahan pengisi pembuatan kertas

6.

Bahan pembuat pasta gigi

7.

Bahan untuk semen portland

8.

Penyerap buangan gas SO2

9.

Untuk meproduksi gas CO2

Banyak industri yang telah memanfaatkan kalsium kabronat. Industri yang menggunakan kalsium
karbonat antara lain:
1. Industri pulp dan Kertas
2. Industri ban mobil dan motor
3. Industri Cat
4. Industri pembuatan pipa PVC, dan
5. Industri pembuatan pasta gigi.

Skema proses pembuatan Ca

CO3 (metode recarbonizing)

Caustic soda