Anda di halaman 1dari 3

UNIT MEDIS

PELAYANAN PASIEN PRE-TERM


No. Dokumen

STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Tanggal Terbit

No Revisi
0

Halaman
1/3
Ditetapkan,
Direktur RS Petukangan

Pengertian

Persalinan pada usia kehamilan antara 22 dan 37 minggu


lengkap, atau antara 140 dan 259 hari dihitung dari hari
pertama haid terakhir dengan berat badan janin kurang dari
2500 gram

Tujuan

Memberikan pelayanan dan perawatan medis

Kebijakan

Persalinan preterm membutuhkan perhatian yang khusus


mengingat berbagai macam komplikasinya terutama
komplikasi yang ditimbulkan terhadap janin

Prosedur

Penegakkan diagnosis:
Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam penegakkan
diagnosis preterm antara lain:
1.
Kriteria Diagnosis:
Usia gestasi 22-37 minggu
Dijumpai tanda-tanda persalinan
2.
Gambaran Laboratorium:

Darah: darah tepi, kimia darah, ABO


inkompatibilitas, rhesusfaktor

Urine: kultur urine (bakteri uri)

Pemeriksaan bakterial vaginosis

Pemeriksaan gas dan pH darah janin


3.
Gambaran Radiologi
Ultrasonografi: usia getasi, besar janin, jumlah janin,
aktifitas biopisik, cacat bawaan, letak dan maturasi
plasenta, volume cairan amnion, kelainan uterus
Kardiotokografi: kesejahteraan janin, frekuensi dan
kekuatan kontraksi
Pemeriksaan berkala dilatasi serviks

UNIT MEDIS
PELAYANAN PASIEN PRE-TERM
No. Dokumen

No Revisi
0

Halaman
1/3

Penatalaksanaan:
1.
Kehamilan
Persalinan sedapat mungkin dicegah
Istirahat baring
Deteksi dan penanganan terhadap faktor resiko persalinan
preterm
a. Pemberian obat tokolitik:
Golongan beta mimetik

Salbutamol per infus: 20-50 ug/ men, per oral: 4


mg, 2-4 kali/ hari (maintenance)

Terbutalin
o
Per infus: 10-25 ug/ men (maksimal 80
ug/ men)
o
Subkutan: 250 ug/ 6 jam
o
Per oral: 5-7,5 mg/ 8 jam (maintenance)

Magnesium sulfat
Parental: 4-6 g/ iv pemberian bolus selama 20-30
menit, infus 2-4 g/ jam (maintenance)
Efek samping: demam paru, lethargia, nyeri dada,
depresi pernafasan (pada ibu dan bayi)
b. Pemeriksaan kesejahteraan janin (USG, KTG)
c. Kontra indikasi penundaan persalinan:
Mutlak: gawat janin, korioamionitis, perdarahan
sntepartum yang banyak
Relatif: gestosis, diabetes melitus, pertumbuhan
janin terlambat, pembukaan serviks lebih dari 4
macam
2.
Persalinan
Janin presentasi kepala: pervaginam dengan episiotomi
lebar dan perlindungan forseps terutama bayi > 35
minggu
Indikasi seksio sesar:
a. Janin dengan presentasi bokong
b. Taksiran janin < 1500 gram (kontroversi)
c. Gawat janin, bila syarat pervaginam tak dipenuhi
d. Infeksi intra partum, bila pervaginam tak dipenuhi
e. Kontra indikasi persalinan pervaginam lainnya (letak
lintang, plasenta previa dan lainnya)
Manipulasi bayi seminimal mungkin, inkubator pemberian
oksigen
Komplikasi pada bayi:
a.
Sidroma gawat nafas (RSD)
b.
Perdarahan intra krinial terutama persalinan
c.
Sepsis

UNIT MEDIS
PELAYANAN PASIEN PRE-TERM
No. Dokumen
d.
e.

Unit Terkait

No Revisi
0
Gangguan neurology
Kelainan konginetal (PDA)

Poliklinik Kebidanan
Perina
NICU

Halaman
1/3