Anda di halaman 1dari 2

A

dilakukan oleh penolong.


SOAL PRE TEST
PELATIHAN BANTUAN HIDUP DASAR KEPADA KARYAWAN
PUSKESMAS JETIS
SEPTEMBER 2015

A. Data Demografis
Isilah data di bawah ini dengan sejujur-jujurnya pada tempat yang telah
tersedia.
1. Inisial
:
2. Usia
:
tahun
3. Pendidikan Terakhir
:
4. Masa Kerja di Puskesmas Jetis
:
B. Pengetahuan tentang Bantuan Hidup Dasar (BHD)
Pilihlah jawaban dari pernyataan-pernyataan di bawah ini dengan
memberikan tanda pada kolom:- B jika menurut Anda BENAR- S
jika menurut Anda SALAH
No
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10

Pernyataan
BHD hanya dapat dilakukan oleh tim medis seperti dokter
dan perawat.
BHD diberikan kepada korban dalam situasi henti nafas
dan henti detak jantung .
Menepuk atau mengguncang bahu dan memanggilmanggil nama korban yang tidak sadar bukan merupakan
cara untuk mengetahui respon korban.
Korban harus dibaringkan telentang pada permukaan
yang keras dan datar agar resusitasi jantung paru efektif.
Rasio resusitasi jantung paru pada orang dewasa adalah
15 kali kompresi dada diikuti 2 kali bantuan napas.
Letak tangan ketika melakukan kompresi jantung adalah
di dada bagian kanan.
Kecepatan kompresi dada pada korban henti jantung
orang dewasa adalah minimal 80 kali permenit.
Kedalaman kompresi dada pada orang dewasa adalah
minimal 5 cm.
Penolong tidak boleh berhenti melakukan resusitasi
jantung paru jika pernapasan atau detak jantung korban
belum muncul kembali.
Setelah korban menunjukkan tanda-tanda perbaikan
atapun kesadaran, maka tidak ada lagi hal yang perlu

SOAL POST TEST


PELATIHAN BANTUAN HIDUP DASAR KEPADA KARYAWAN
PUSKESMAS JETIS
SEPTEMBER 2015

A. Data Demografis
Isilah data di bawah ini dengan sejujur-jujurnya pada tempat yang telah
tersedia.
4. Inisial
:
5. Usia
:
tahun
6. Pendidikan Terakhir
:
4. Masa Kerja di Puskesmas Jetis
:
B. Pengetahuan tentang Bantuan Hidup Dasar(BHD)
Pilihlah jawaban dari pernyataan-pernyataan di bawah ini dengan
memberikan tanda pada kolom:- B jika menurut Anda BENAR- S
jika menurut Anda SALAH
No
1
2
3
4
5
6
7
8

Pernyataan
BHD hanya dapat dilakukan oleh tim medis seperti dokter
dan perawat.
BHD diberikan kepada korban dalam situasi henti nafas
dan henti detak jantung .
Menepuk atau mengguncang bahu dan memanggilmanggil nama korban yang tidak sadar bukan merupakan
cara untuk mengetahui respon korban.
Korban harus dibaringkan telentang pada permukaan
yang keras dan datar agar resusitasi jantung paru efektif.
Rasio resusitasi jantung paru pada orang dewasa adalah
15 kali kompresi dada diikuti 2 kali bantuan napas.
Letak tangan ketika melakukan kompresi jantung adalah
di dada bagian kanan.
Kecepatan kompresi dada pada korban henti jantung
orang dewasa adalah minimal 80 kali permenit.
Kedalaman kompresi dada pada orang dewasa adalah
minimal 5 cm.

10

Penolong tidak boleh berhenti melakukan resusitasi


jantung paru jika pernapasan atau detak jantung korban
belum muncul kembali.
Setelah korban menunjukkan tanda-tanda perbaikan
atapun kesadaran, maka tidak ada lagi hal yang perlu
dilakukan oleh penolong.