Anda di halaman 1dari 7

1.

2.

3.

4.

5.

6.

7.

Ginjal memiliki berbagai fungsi, salah satunya adalah mensekresi


a. Renin dan eritropoetin
b. 1,25 dihidroksi vit D3
c. Pepsin
d. A dan B benar
e. Semua benar
Dalam sistem RAA (Renin-Angiotensin-Aldosteron), angiotensin 2 memiliki
efek
a. Vasodilatasi arteriole dan peningkatan reabsorbsi air dan Na
b. Vasokontriksi arteriole dan penurunan reabsorbsi air dan Na
c. Vasokontriksi arteriole dan peningkatan reabsorbsi air dan Na
d. Vasodilatasi arteriole dan penurunan reabsorbsi air dan Na
e. Semua benar
Proteinuria yang disebabkan oleh ekskresi protein BM rendah pada kasus
Multiple Mieloma adalah
a. Proteinuria menetap
b. Proteinuria prarenal
c. Proteinuria glomerular
d. Proteinuria fungsional
e. Proteinuria ortostatik
Penatalaksanaan medik pada pasien dengan gagal ginjal kronik adalah
sebagai berikut, kecuali
a. Diet (karbohidrat, garam, lemak)
b. Dialysis
c. Diet (protein, K, Na, dan cairan)
d. Transplantasi ginjal
e. Pencegahan dan pengobatan komplikasi
Pencegahan dan pengobatan hiperkalemia pada gagal ginjal kronik adalah
dengan memberikan
a. Glukosa dan insulin iv
b. Ca-karbonat
c. Ca-glukonat 10% iv
d. A dan B benar
e. A dan C benar
Perjalanan klinis gagal ginjal akut yang ditandai dengan penurunan keluaran
urin secara terus-menerus dan azotemia progresif adalah
a. Stadium oliguria
b. Stadium diuresis
c. Stadium prarenal
d. Stadium penyembuhan
e. Stadium pascarenal
Berikut ini adalah ganggguan biokimiawi pada penyakit ginjal stadium akhir,
kecuali
a. Asidosis metabolic, ketidakseimbangan Na dan K
b. Hiperurisemia, ketidakseimbangan Na dan K

8.

9.

10.

11.

12.

13.

14.

c. Hipomagnesemia, asidosis metabolic, hiperurisemia


d. Hiperurisemia, asidosis metabolic, hipermagnesemia
e. Hiperurisemia, azotemia, hipermagnesemia
Manifestasi sindrom uremia pada kulit adalah sebagai berikut, kecuali
a. Gambaran kulit menyerupai lilin dan berwarna kuning
b. Perubahan warna rambut
c. Pruritus
d. Perdarahan kulit
e. Deposit urea
Kumpulan tanda dan gejala yang terlihat seperti insufisiensi ginjal progresif
dan GFR menurun < 10% dari normal adalah definisi dari
a. Gagal ginjal akut
b. Sindrom uremia
c. Insufisiensi ginjal
d. Gagal ginjal kronik
e. Acute renal failure
Penolakan hiperakut/kronik dan penyakit ginjal berulang adalah salah satu
komplikasi dari
a. Dialysis
b. Peritoneal dialysis
c. Gagal ginjal kronik
d. Hemodialysis
e. Transplantasi ginjal
Difusi O2 dan CO2 melalui membran kapiler alveoli adalah definisi dari
a. Respirasi eksternal
b. Pernapasan
c. Respirasi internal
d. A dan C benar
e. Semua benar
Mekanisme pertahanan saluran napas dengan membersihkan jalan napas
menggunakan tekanan tinggi adalah
a. Penyaringan udara
b. Reflek bronkokontriksi
c. Reflek batuk
d. Reflek muntah
e. Pembersihan mukosiliaris
Pada analisis gas darah, contoh darah yang digunakan untuk analisis diambil
dari
a. Arteri brakialis
b. Arteri radialis
c. Arteri pulmonalis
d. A dan B benar
e. Semua benar
Berikut ini adalah mechanism hipoksemia akibat penyakit paru, kecuali
a. PaO2 turun di bawah normal
b. Gangguan difusi

15.

16.

17.

18.

19.

20.

21.

c. Hipoventilasi alveolar
d. Ketidakseimbangan antara proses ventilasi-perfusi
e. Pirau anatomic intrapulmonar
Tanda dan gejala penyakit paru berupa perasaan sulit bernapas pada posisi
berbaring adalah
a. Dyspnea
b. Ortopnea
c. Takipnea
d. Sianosis
e. Hemoptysis
Gangguan klinis yang ditandai dengan pembentukan mukus yang berlebihan
dalam bronkus dan bermanifestasi sebagai batuk kronik adalah definisi dari
a. COPD
b. Emfisema
c. Asma bronkial
d. Gagal napas
e. Bronchitis kronik
Berikut ini merupakan tatalaksana terapi COPD pada pasien rawat jalan,
kecuali
a. Terapi O2
b. Bronchodilator
c. Transplantasi paru
d. Berhenti merokok
e. Kortikosteroid
Istilah penyakit asma yang terkait dengan pekerjaan adalah
a. Occupational asthma
b. Infectious asthma
c. Allergic asthma
d. Exercise-induced asthma
e. Drug-induced asthma
Klasifikasi asma berdasarkan penampakan klinis menurut NAEPP (1997)
dengan gejala > 2x/minggu tapi < 1x/hari adalah
a. Asma intrinsic
b. Asma persisten berat
c. Asma intermitten
d. Asma persisten ringan
e. Asma persisten sedang
Penatalaksanaan pada gagal napas yang termasuk dalam general supportive
care adalah sebagai berikut, kecuali
a. Nutrisi yang adekuat
b. Mempertahankan pertukaran gas yang adekuat
c. Koreksi hypokalemia, hipofosfatemia
d. Pemakaian sedative dan hipnotik
e. Pencegahan dekubitus
Rangkaian anatomi aliran darah yang benar adalah

22.

23.

24.

25.

26.

a. Vena kava-atrium kanan-ventrikel kanan-vena pulmonalis-paru-arteri


pulmonalis-atrium
kiri-ventrikel
kiri-aorta-arteria-arteriola-kapilarvenula-vena-vena kava
b. Vena kava-atrium kanan-ventrikel kanan-arteri pulmonalis-paru-vena
pulmonalis-atrium
kiri-ventrikel
kiri-aorta-arteria-arteriola-kapilarvenula-vena-vena kava
c. Vena kava-atrium kanan-ventrikel kanan-arteri pulmonalis-paru-vena
pulmonalis-atrium
kiri-ventrikel
kiri-arteria-aorta-arteriola-kapilarvenula-vena-vena kava
d. Vena kava-atrium kanan-ventrikel kanan-arteri pulmonalis-paru-vena
pulmonalis-atrium
kiri-ventrikel
kiri-aorta-arteria-arteriola-venulakapilar-vena-vena kava
e. Vena kava-atrium kanan-ventrikel kanan-arteri pulmonalis-paru-vena
pulmonalis-atrium kiri-ventrikel kiri-aorta-arteria-arteriola-kapilar-venavenula-vena kava
Berikut ini adalah sifat yang dimiliki oleh jantung sebagai sistem konduksi,
kecuali
a. Otomatisasi
b. Daya rangsang
c. Ritmisasi
d. Depolarisasi
e. Konduktivitas
Dalam mekanisme kontraksi dan relaksasi otot jantung, fase dimana terjadi
penutupan kanal Na+ dank anal K+ terbuka sehingga K+ keluar sel adalah
a. Fase 1
b. Fase 2
c. Fase 3
d. Fase 4
e. Fase 0
Kontraksi jantung terjadi pada saat fase
a. Fase 1
b. Fase 2
c. Fase 3
d. Fase 4
e. Fase 0
Gejala dan tanda klinis yang timbul pada pasien dengan gagal jantung
adalah
a. Sesak napas saat aktivitas
b. Mudah lelah
c. Adanya retensi cairan
d. Sesak napas saat istirahat
e. Semua benar
Klasifikasi gagal jantung menurut NYHA dimana pasien dengan kelainan
jantung yang menyebabkan banyak pembatasan aktivitas fisik adalah

27.

28.

29.

30.

a. Gagal jantung kelas I


b. Gagal jantung kelas II
c. Gagal jantung kelas III
d. Gagal jantung kelas IV
e. Gagal jantung berat
Strategi terapi pada pasien dengan angina pectoris untuk mereduksi
kebutuhan oksigen adalah sebagai berikut, kecuali
a. Reduksi progresi arterosklerosis
b. Reduksi preload
c. Reduksi afterload
d. Reduksi kecepatan/kontraktilitas
Klasifikasi angina menurut CCS dimana pasien mengalami keterbatasan
ringan pada aktivitas biasa akibat angina adalah
a. Kelas 0
b. Kelas I
c. Kelas II
d. Kelas III
e. Kelas IV
Berikut ini adalah faktor yang dapat meningkatkan tekanan darah, kecuali
a. Drop/liquorice
b. Merokok
c. Kontrasepsi
d. BB overweight
e. Stress
Penyebab hipertensi yang resisten terhadap pengobatan adalah sebagai
berikut, kecuali
a. Pengukuran tekanan darah yang tidak baik
b. Modifikasi gaya hidup
c. Pengaruh obat
d. Volume berlebihan (konsumsi garam berlebih)
e. Kondisi yang berkaitan (obesitas, alkohol berlebih)

ESSAY
1. Seorang pasien bernama Tn. M dengan umur 50 tahun dan berat badan 70 Kg
melakukan pemeriksaan serum Cr, hasilnya adalah 1 mg/dL, hitung nilai
GFR Tn. M.
2. Seorang pasien bernama Ny. N dengan umur 55 tahun dan berat badan 65 Kg
menderita gagal ginjal dan tidak ada perbaikan selama > 3 bulan, kemudian
hasil pemeriksaan serum Cr terakhir hasilnya adalah 5 mg/dL,
a. Jenis gagal ginjal apa yang diderita oleh Ny N.
b. Hitung nilai GFR Ny. N, stadium berapa.
c. Terapi apa yang kalian sarankan, beri alasan.
3. Jelaskan perbedaan antara bronchitis, emfisema, asma dan gagal nafas.
4. Jelaskan perbedaan antara infark miokard dan angina pectoris berdasarkan
patofisiologinya.

5.

Jelaskan mekanisme kontraksi jantung berdasarkan fasenya.

Bronkitis kronik gangguan klinis yg ditandai oleh pembentukan mukus


yg berlebihan dalam bronkus dan bermanifestasi sbg batuk kronik dan
pembentukan sputum selama minimum 3 bulan dalam setahun
Emfisema suatu perubahan anatomis parenkim paru yg ditandai oleh
pembesaran alveolus dan duktus alveolaris yg tidak normal, serta destruksi
dinding alveolar
Asma adalah penyakit inflamasi / peradangan kronik yang ditandai
episode serangan berulang berupa sesak nafas, batuk, mengi akibat
hiperresponsivitas bronkus dan cabang-cabangnya.
Definisi Disfungsi respirasi yang mengakibatkan gangguan oksigenasi
atau ventilasi (eliminasi CO2) berat yang mengancam fungsi organ-organ
vital.
Definisi sindrom klinik yg disebabkan oleh kelainan struktural dan

fungsional jantung. Gagal jantung merupakan keadaan patofisiologis


ketika jantung sebagai pompa tidak mampu memenuhi kebutuhan darah
utk metabolisme jaringan
Angina Definisi : Sindrom dengan nyeri di dada akibat terjadinya iskemik
pada miokardium (kebutuhan oksigen miokardium lebih besar dr
pasokannya). Angina tidak menimbulkan kerusakan miokard yg permanen
Angina pasokan oksigen ke miokard terbatas akibat sempitnya
pembuluh darah akibat aterosklerosis atau vasospasme arteri koroner
Fase 0 (depolarisasi cepat)
Kanal Na+ terbuka, Na+ masuk kedalam sel
Fase 1 (repolarisasi parsial)
Kanal Na+ tertutup (inaktif), kanal K+ terbuka, K+ keluar sel
Fase 2 (plateau)

Kanal Ca2+ terbuka, Ca2+ masuk ke dalam sel bersamaan dengan


K+ keluar sel
Fase 3 (repolarisasi cepat)
Kanal Ca2+ tertutup, K+ terus keluar sel
Fase 4 (fase istirahat)
K+ terus keluar sampai nantinya kembali ke fase 0

Anda mungkin juga menyukai