Anda di halaman 1dari 5

Instrumentasi Pengaturan

Anggara Trisna Nugraha

Gambar 1.35 menunjukkan P & ID untuk proses dimana bahan A dan B dalam ruang untuk
membuat produk C. Reaksi menghasilkan panas dan preasure dalam ruangan.
1. Berikan deskripsi dari setiap elemen dalam diagram dan sinyal yang menghubungkan elemen
a. Elemen dan Simbol Instrument yang digunakan
No
1

Gambar

Keterangan
Pada huruf pertama yaitu Y adalah Event, State. Pada huruf kedua yaitu
I adalah Indication, Readout dan Current. Pada huruf ketiga yaitu C
adalah Control. Jadi element tersebut adalah Event Indication Control.
Menunjukkan kondisi tersebut adalah field location pada PLC dengan
putaran yang terletak pada lokasi 110. Unit ini tidak dapat di akses
dengan operator.
Pada huruf pertama yaitu Y adalah Event, State. Pada huruf kedua yaitu
I adalah Indication, Readout dan Current. Pada huruf ketiga yaitu C
adalah Control. Jadi element tersebut adalah Event Indication Control.
Menunjukkan kondisi tersebut adalah field location pada PLC dengan
putaran yang terletak pada lokasi 102. Unit ini tidak dapat di akses
dengan operator.

Pada huruf pertama yaitu Y adalah Event, State. Pada huruf kedua yaitu
I adalah Indication, Readout dan Current. Pada huruf ketiga yaitu C
adalah Control. Jadi element tersebut adalah Event Indication Control.
Menunjukkan kondisi tersebut adalah field location pada PLC dengan
putaran yang terletak pada lokasi 112. Unit ini tidak dapat di akses
dengan operator.

10

11

Pada huruf pertama yaitu F adalah Flowrate. Pada huruf kedua yaitu T
adalah Transmitter. 5Jadi jadi element tersebut adalah Flowrate
Transmitter.
Menunjukkan kondisi tersebut adalah pada field location pada Stand
Alone Instrument dengan putaran kerja yang terletak pada lokasi 103.
Unit ini diakses pada operator dengan kemungkinan pada panel ruang
control.
Pada huruf pertama yaitu F adalah Flowrate. Pada huruf kedua yaitu T
adalah Transmitter. Jadi jadi element tersebut adalah Flowrate
Transmitter.
Menunjukkan kondisi tersebut adalah pada field location pada Stand
Alone Instrument dengan putaran kerja yang terletak pada lokasi 104.
Unit ini diakses pada operator dengan kemungkinan pada panel ruang
control.
Pada huruf pertama yaitu P adalah Preassure. Pada huruf kedua yaitu C
adalah Controller. Jadi jadi element tersebut adalah Preassure
Controller.
Menunjukkan kondisi tersebut adalah pada field location pada Stand
Alone Instrument dengan putaran kerja yang terletak pada lokasi 104.
Unit ini diakses pada operator dengan kemungkinan pada panel ruang
control.
Pada huruf pertama yaitu P adalah Preassure. Pada huruf kedua yaitu C
adalah Controller. Jadi jadi element tersebut adalah Preassure
Controller.
Menunjukkan kondisi tersebut adalah pada field location pada Stand
Alone Instrument dengan putaran kerja yang terletak pada lokasi 101.
Unit ini diakses pada operator dengan kemungkinan pada panel ruang
control.
Pada huruf pertama yaitu P adalah Preassure. Pada huruf kedua yaitu Y
adalah Convert. Jadi jadi element tersebut adalah Preassure Convert.
Menunjukkan kondisi tersebut adalah pada field location pada Stand
Alone Instrument dengan putaran kerja yang terletak pada lokasi 104.
Unit ini diakses pada operator dengan kemungkinan pada panel ruang
control.
Ruang Reaksi.

Pada huruf pertama yaitu P adalah Preassure. Pada huruf kedua yaitu T
adalah Transmitter. Jadi jadi element tersebut adalah Preassure
Transmitter.
Menunjukkan kondisi tersebut adalah pada field location pada Stand
Alone Instrument dengan putaran kerja yang terletak pada lokasi 101.
Unit ini diakses pada operator dengan kemungkinan pada panel ruang
control.

Pada huruf pertama yaitu T adalah Temperatur. Pada huruf kedua yaitu
S adalah Switch. Jadi jadi element tersebut adalah Temperatur Switch.
Menunjukkan kondisi tersebut adalah pada field location pada Stand
Alone Instrument dengan putaran kerja yang terletak pada lokasi 102.
Unit ini diakses pada operator dengan kemungkinan pada panel ruang
control.
13
Pada huruf pertama yaitu P adalah Preassure. Pada huruf kedua yaitu C
adalah Controller. Jadi jadi element tersebut adalah Preassure
Controller.
Menunjukkan kondisi tersebut adalah pada fungsi komputer dan diakses
pada operator dengan putaran kerja yang terletak pada lokasi 101. Unit
ini diakses pada operator dengan kemungkinan pada panel ruang control.
b. P dan ID Sinyal dan garis proses
No Gambar Keterangan
1
Internal System Link
12

Koneksi pada proses / supply pada instrument

Pneumatic Sinyal

Electric Sinyal

c. Elemen Kontrol
No Gambar Keterangan
Spring Opposite Electric
Actuator
Control Valve
Orifice Plate
Pneumetic Actuator
Moisture / motor Actuator
d. Fungsi Matematika
No Gambar Keterangan
6
Masukan nilai perhitungan matematika pada
PLC
2. Gambarkan sifat dari loop kontrol ditampilkan dan melihat keseluruhan bagaimana proses
beroperasi.
Pada gambar 1.35 dapat dilihat bahwa sistem kerja yang digunakan pada reaction chamber.
Diawali dengan input masukan cairan awal pada B. input pada B akan dikontrol menggunakan
PLC dengan sistem Event Indication Control pada field location yang terletak pada lokasi 110.
Pada PLC tersebut akan mengirim signal elektrik kepada spring opposite electric aktuator yang
tekoneksi pada valve. Valve tersebut akan terbuka maupun tertutup sesuai dari kontrol yang
digunakan pada PLC yaitu sistem YIC. Ketika keran terbuka dan cairan masuk maka cairan
tersebut mengenai orifice plate yang akan melakukan monitoring menggunakan Flow
transmitter yang terletak pada lokasi 103. Sehingga dapat diambil sebuah nilai yang akan
diproses dengan PLC melalui signal pneumatic. Dari hasil nilai yang didapat akan dilakukan

pengiriman nilai pada FT 103 menuju FT 104 sehingga terjadi feedback dengan frequency point
tertentu.
Pada saat FT 104 menerima data dilanjutkan menggukan signal pneumatic yang akan
diteruskan pada orifice plate. Preassure controller yg terletak pada lokasi 104 yang menerima
feedback dari FT 104 diteruskan dengan mengirim sinyal elektrik ke preasure convert untuk
mengkonversi nilai tekanan yang akan mengkontrol pneumatic actuator dengan sinyal
pneumatic sehingga valve akan terkontrol kapan terbuka maupun tertutup.
Setelah cairan pada valve A dan B masuk pada reaction chamber maka PLC dengan sistem
YIC yang terletak pada lokasi 102 akan memulai mengkondisikan reaction chamber
memberikan implus sinyal elektrik pada temperature switch pada lokasi 102 sehingga kondisi
suhu pada reaction chamber terjaga. Reaction chamber juga akan mendapatkan monitoring dari
preassure transmitter yang terletak pada lokasi 101 dan dapat diakses pada oprator pada panel
ruang kontrol. Setelah mendapatkan monitoring maka hasil yang didapat akan ditransfer
menggunakan sinyal elektrik menuju preassure control terletak pada lokasi 101 dengan speed
point tertentu sehingga diproses menggunakan komputer. Maka, tekanan pada reaction chamber
dapat dikontrol dengan baik. Kemudian hasil dari preassure control akan mengkondisikan
pergerakan motor aktuator menggunkan sinyal elektrik sehingga valve pada C akan terbuka apa
masih tertutup pada output reaction chamber.
Sisa dari pembuatan cairan akan keluar melalui pipa ventury melalui valve yang telah
dikontrol oleh PLC dengan sistem YIC yang berlokasi pada 112. Dengan impuls sinyal elektrik
yang menuju spring opposite electric actuator untuk mengatur terbuka ataupun tertutupnya
valve untuk menuju proses selanjutnya.

3. Menjelaskan tujuan unit PLC dan komputer.

Tujuan Unit PLC

PLC unit yang terdapat pada lokasi 110, 102 dan 112 digunakan untuk mengkontrol laju elemen
- elemen yang beroprasi. Pada lokasi 110 digunakan untuk mengkondisikan cairan yang akan
masuk baik dari pipa ventury A dan B. Pada lokasi 102 untuk mengkondisikan suhu dan tekanan
pada reaction chamber sehingga data yang didapat akan segera dikirim dengan sinyal elektrik
menuju operator untuk dilakukan proses selanjutnya pada valve output. Sedangkan pada lokasi
112 digunakan untuk mengkondisikan hasil sisa cairan yang ada pada reaction chamber yang
akan dilewatkan melalui pipa ventury menggunakan valve.

Tujuan Unit komputer

Unit komputer hanya terletak pada PC 101. Unit komputer tersebut digunakan untuk melihat
kondisi pencapaian hasil pada reaction chamber. Operator akan mengkondisikan valve output
menggunakan panel yang ada pada ruang kontrol.