Anda di halaman 1dari 5

1.

Studi Pendahuluan
Studi pendahuluan merupakan tahap awal pengembangan sistem yang
dilakukan untuk mengetahui masalah, peluang dan tujuan pengguna serta
mengetahui kelayakan pengembangan sistem informasi manajemen. Masalah
pertama pada studi pendahuluan ditemukan di departemen sumber daya manusia
terkait dengan penghitungan gaji pegawai rumah sakit yang masih manual.
Masalah kedua ditemukan di departemen keuangan mengenai rincian tindakan
dokter dan total pembayaran jasa medis yang masih dilakukan secara manual
akibat dari tidak adanya fitur menampilkan rincian tindakan dokter dan total
pembayaran jasa medis pada sistem informasi manajemen rumah sakit yang saat
ini telah terpasang.
Berdasarkan permasalahan tersebut, maka dapat dirumuskan prioritas
permasalahan yaitu bagaimana merancang bangun sistem informasi penggajian
Rumah Sakit Bedah Surabaya. Masalah yang ditemukan pada studi pendahuluan
dapat disajikan pada tabel 1 problem statement dan dikelompokkan berdasarkan
kerangka PIECES. Peluang dapat dilihat dari keinginan pengguna sistem
informasi di departemen sumber daya manusia untuk mengoptimalkan fungsi
komputer sebagai pengolah data tanpa mengandalkan buku register. Berdasarkan
hasil wawancara dan observasi terkait dengan kondisi sistem informasi yang
berjalan di departemen sumber daya manusia Rumah Sakit Bedah Surabaya yang
ditinjau dari tersedianya teknologi yang memadai, adanya pelatihan yang telah
diberikan dan kemampuan tenaga dalam mengoperasikan, serta melihat
permasalahan yang ditemukan, maka sistem informasi manajemen Rumah Sakit
Bedah Surabaya layak untuk dikembangkan.

Tabel 1 Problem Statement


Informasi
Performance

Brief Statements of Problem, Oppurtunity, or Directive


Sistem semi manual dalam pengolahan data memerlukan

Information
Economy

banyak waktu dan tenaga, serta tidak feasible


Informasi yang dihasilkan oleh sistem kurang dapat dipercaya
Banyaknya penggunaan kertas membutuhkan biaya

Control

operasional yang besar


Kesulitan mengetahui eror pemrosesan data penggajian

Efficiency
Service

pegawai
Adanya penduplikasian data
Sistem yang tersedia belum mampu men-generate data
absensi dan melakukan penghitungan berdasarkan beberapa
variabel yang telah ditetapkan sebelumnya

2. Analisis Masalah
Hasil penelitian pada studi pendahuluan diketahui adanya permasalahan yang
terjadi dalam pengolahan data yaitu dilakukan dengan cara semi manual, pada
tahap analisis masalah ini dilakukan untuk mengetahui penyebab masalah dan
mengidentifikasi solusi masalah. Hasil analisis dapat disajikan pada tabel 2 cause
and effect analysis dan pada tabel 3 identifikasi solusi masalah. Pada tabel
tersebut penyebab masalah yang ditemukan didasarkan pada masalah yang
ditemukan pada studi pendahuluan terkait dengan kerangka PIECES, sedangkan
solusi masalah diidentifikasi berdasarkan penyebab masalah yang dikelompokkan
ke dalam input, proses, dan output.

Tabel 2 Cause and Effect Analysis


Problem
Sistem
manual

Cause and Effects


dalam a. Jumlah pegawai yang semakin besar seiring

pengolahan data memerlukan dengan berkembangnya RS Bedah Surabaya dan


banyak waktu dan tenaga dan dalam pengolahannya dilakukan oleh satu orang
tidak feasible

saja
b. Tidak dapat memberikan informasi dengan

cepat dalam pengambilan keputusan


Informasi yang dihasilkan oleh a. Dalam mengolah data masih mengandalkan
sistem kurang dapat dipercaya

sistem semi manual, sehingga hasil informasi

tidak menjamin keakuratan data


Sistem yang tersedia belum a. Tugas pegawai semakin berat karena dikejar
mampu

memperlihatkan deadline

laporan gaji yang tepat waktu

Tabel 3 Identifikasi Solusi Masalah


Indikato

Penyebab Masalah

Solusi Masalah

r
Input

Data pegawai yang diinput

Penginputan

Proses

sederhana
variabel seperti absensi pegawai
Proses pengolahan data masih a. Mengembangkan
sistem
semi

manual

banyak

waktu

membutuhkan
dan

memungkinkan
kesalahan

terjadinya

informasi
yang

ditambahkan

berbasis
dapat

pengolahan

komputer
membantu

data

dengan

pemrosesan

memberikan kemudahan dan

data menjadi informasi, sulit

keakuratan informasi (dengan

dalam

klik link data/ laporan yang

pegawai

pada

tenaga,

data

pencarian

data

gaji

ingin

dibuka,

memudahkan

akses

sehingga
data

laporan oleh pihak manajerial)


b. Mengembangkan

sistem

komputer untuk memudahkan


petugas

dalam

mengolah

banyaknya

data

sedangkan

deadline waktu penyelesaian


penghitungan
Output

gajinya

hanya

singkat
Informasi yang diberikan untuk Membangun sistem komputer yang
pengambilan keputusan belum mampu menyajikan informasi secara
tentu akurat

akurat, terupdate dan lengkap serta


dapat membantu pelaporan data
untuk pihak manajerial rumah sakit
menjadi tepat waktu (laporan yang
diinginkan kapan saja bisa langsung
dibuka)

3. Analisis Kebutuhan
Analisis kebutuhan pengembangan sistem informasi pada tahap ini dilakukan
dengan mengumpulkan dan menganalisis form yang digunakan, menganalisis data
yang dibutuhkan dalam laporan, mengidentifikasi kebutuhan pengguna yang
berdasarkan pada masalah yang dihadapi dan penyebab masalah. Rekomendasi
ataupun solusi sistem diberikan dalam memenuhi kebutuhan sistem yang mampu
mendukung kebutuhan pengguna terhadap pengembangan sistem informasi
manajemen Rumah Sakit Bedah Surabaya. Hasil penelitian terkait analisis
kebutuhan adalah sebagai berikut :
1. Effisiensi dalam hal waktu penyelesaian penghitungan gaji. Deadline
waktu yang singkat sehingga memaksa SDM harus melakukan kerja
lembur.
2. Input master form yang datanya akan dijadikan variabel dalam
3.
4.
5.
6.

penghitungan absensi dan gaji pegawai.


Mengimpor data dari database fingerprint kedalam database aplikasi.
Merencanakan shift pegawai.
Verifikasi perencanaan shift dan lembur.
Melakukan penghitungan gaji secara otomatis berdasarkan variabel
penghitungan gaji yang telah di-input-kan sebelumnya.

7. Menghasilkan laporan slip gaji.