Anda di halaman 1dari 13

KEPUTUSAN DIREKTUR RUMAH SAKIT UMUM DAERAH AL IHSAN

NOMOR ..............................
TENTANG
PEDOMAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN PEGAWAI
DI RSUD AL IHSAN
Bismillahirrahmanirrahim
Dengan memanjatkan puji dan syukur kepada Allah SWT, atas ridho dan
magfiroh-Nya, shalawat dan salam semoga senantiasa dicurahkan kepada Nabi
Muhammad SAW, keluarga, sahabat dan pengikutnya sampai akhir zaman.
DIREKTUR RSUD AL IHSAN
Menimbang

a. bahwa untuk menciptakan Sumber Daya Manusia RSUD


Al Ihsan yang memiliki kompetensi, diperlukan peningkatan
mutu,
profesionalitas,
sikap
pengabdian
serta
pengembangan wawasan melalui pendidikan dan
pelatihan, yang merupakan bagian tak terpisahkan dan
upaya pembinaan pegawai secara menyeluruh.
b. bahwa dengan adanya perubahan susunan organisasi
RSUD Al Ihsan sesuai dengan Perda SOTK , dipandang
perlu mengatur kembali ketentuan tentang Diklat di RSUD
Al
Ihsan
sebagai
pengganti
Keputusan
................................
c. bahwa berdasarkan butir a dan b di atas, dipandang perlu
menetapkan Keputusan Direktur tentang Pedoman
Pendidikan dan Pelatihan Pegawai Negeri Sipil di
Lingkungan RSU Al Ihsan.

Mengingat

1. Undang-undang Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 2009


tentang Kesehatan
2. Undang-undang Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 2009
tentang Rumah Sakit
3.
Surat
Keputusan
Menteri
Kesehatan
Nomor
401/Menkes/SK/III/2010 Tentang Penetapan Kelas B
Rumah Sakit Umum Daerah Al Ihsan Milik Pemerintah
Daerah Provinsi Jawa Barat
4. Peraturan Daerah Provinsi Jawa Barat 17 Tahun 2014
tentang Perubahan Peraturan Daerah Nomor 23 Tahun
2008 tentang Organisasi dan Tata Kerja RSUD Al Ihsan
Provinsi Jawa Barat
5. Peraturan Gubernur Jawa Barat Nomor 61 Tahun 2009
tentang Tugas Pokok, Fungsi, Rincian tugas unit dan tata
kerja rumah sakit umum daerah Provinsi Jawa Barat.

6. Peraturan Gubernur Jawa Barat Nomor 78 Tahun 2009


tentang Petunjuk Teknis Pengelolaan Keuangan Badan
Layanan Umum Daerah (BLUD)
7.
MEMUTUSKAN:
Dengan Mencabut Keputusan Direktur RSUD Al Ihsan Nomor
........ Tentang Pedoman Pendidikan dan Pelatihan
Pegawai Di RSUD Al Ihsan
Menetapkan

KEPUTUSAN DIREKTUR RSUD AL IHSAN


TENTANG
PEDOMAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN PEGAWAI DI
RSUD
AL
IHSAN.
BAB I
KETENTUAN UMUM
Pasal I

Dalam Keputusan RSUD Al Ihsan ini yang dimaksud dengan:


1. Pendidikan dan Pelatihan yang selanjutnya disebut Diklat adalah
penyelenggaraan proses belajar mengajar dalam rangka meningkatkan
kompetensi Pegawai di lingkungan RSUD Al Ihsan yang dilaksanakan
sekurang-kurangnya 40 jam pelajaran, dengan durasi tiap jam pelajaran
adalah 45 menit.
2. Pegawai RSUD Al Ihsan adalah disesuaikan dengan Pergub SDM
3. Jabatan adalah kedudukan yang menunjukkan tugas, tanggung jawab,
wewenang dan hak seseorang pegawai dalam suatu satuan organisasi.
4. Jabatan Struktural adalah kedudukan yang menunjukkan tugas, tanggung
jawab, wewenang dan hak seorang pegawai dalam rangka
memimpin suatu satuan organisasi.
5. Jabatan Fungsional adalah jabatan pegawai dalam suatu satuan
organisasi yang dalam pelaksanaan tugasnya didasarkan pada keahlian
dan atau keterampilan tertentu serta bersifat mandiri.
6. Bagian Diklat dan Penelitian adalah lembaga Diklat RSUD Al Ihsan yang
mempunyai
tugas
menyelenggarakan
Diklat
kepernimpinan,
fungsional dan teknis administrasi bagi pegawai, berdasarkan kebijakan
teknis yang ditetapkan oleh Direktur.

BAB II
TUJUAN DAN SASARAN
Pasal 2

(1)

Tujuan Diklat adalah:


a. Meningkatkan pengetahuan, keahlian, keterampilan dan sikap pegawai
untuk dapat melaksanakan tugas jabatan secara profesional
yang dilandasi kepribadian dan kode etik pegawai sesuai dengan
kebutuhan RSUD Al Ihsan.
b. Menciptakan pegawai yang mampu berperan sebagai pembaru dan
perekat organisasi dan manajemen RSUD Al Ihsan.
c. Memantapkan orientasi sikap dan sernangat pengabdian yang
berorientasi kepada pelayanan, pengayoman, dan pernberdayaan
masyarakat.
d. Menciptakan kesamaan visi, dinarnika pola pikir, dan mengernbangkan
sinergi, dalam melaksanakan tugas urnum rumah sakit dan
pembangunan dibidang kesehatan demi terwujudnya clean goverment
e. Memantapkan jati diri pegawai RSUD Al Ihsan yang berdasarkan pada
komitmen, tanggung jawab, kejujuran, dan pengabdian profesi dalam
pelaksanaan
tugas
dalam
jabatan
rnasing-masing.

(2) Sasaran Diklat adalah terwujudnya pegawai yang berkinerja tinggi dan
memiliki kompetensi sesuai dengan persyaratan jabatan masing-masing.

BAB III
JENIS DAN JENJANG DIKLAT
Pasal 3
Jenis Diklat terdiri dari:
1. Diklat Prajabatan
2. Diklat Dalarn Jabatan
3. Diklat Formal
4. Diklat Informal
(1)

Pasal 4
Diklat Prajabatan merupakan syarat pengangkatan CPNS inenjadi PNS
yang dilaksanakan untuk membenikan pengetahuan dalam rangka
pembentukan wawasan kebangsaan, kepribadian dan etika PNS, di
samping pengetahuan dan kompetensi dasar tentang sistern
penyelenggaraan pernerintahan negara, serta bidang tugas dan budaya
organisasinya agar mampu melaksanakan tugas dan perannya sebagai
pelayan masyarakat.

(2)

Diklat Prajabatan terdiri dari:


a. Diklat Prajabatan Golongan I sebagai syarat untuk menjadi PNS
Golongan I
b. Diklat Prajabatan Golongan II sebagai syarat untuk menjadi PNS
Golongan II
c. Diklat Prajabatan Golongan III sebagai syarat untuk menjadi PNS
Golongan III

(3)

Diklat Prajabatan wajib diikuti oleh CPNS selambat-lambatnya 2 (dua)


dan tahun setelah pengangkatannya sebagai CPNS.
CPNS wajib mengikuti dan lulus Diklat Prajabatan untuk dapat diangkat
sebagai PNS.

(4)

Pasal 5
(1)

Diklat Dalam Jabatan dilaksanakan untuk mengembangkan pengetahuan,


ketrampilan dan sikap pegawai agar dapat melaksanakan
tugas-tugas pemerintahan dan pembangunan dengan sebaik-baiknya.

(2)
a.
b.
c.

Diklat Dalam Jabatan terdiri dari:


Diklat Kepemimpinan.
Diklat Fungsional.
Dikat Teknis

Pasal 6
(1)
(2)
(3)

(4)
(5)

Diklat Kepemimpinan dllaksanakan untuk mencapai persyaratan


kompetensi kepemimpinan pegawai RSUD Al Ihsan sesuai dengan
jenjang jabatan struktural.
Diklat Kepemimpinan di RSUD Al Ihsan terdiri dari Diklat Kepemimpinan
(Diklatpim) dan Diklat Pengembangan Kepemimpinan
Diklatpim untuk jabatan struktural terdiri dari :
a. Diklatpim Tingkat IV adalah Diklatpim untuk Jabatan Struktural Eselon
IV:
b. Diklatpim Tingkat III adalah Diklatpim untuk Jabatan Struktural Eselon III.
c. Diklatpim Tingkat II adalah Diklatpim untuk Jabatan Struktural Eselon II.
d. Diklatpim Tingkat I adalah Diklatpim untuk Jabatan Strukturai Eselon I.
Diklat Pengembangan Kepemimpinan adalah Diklat yang dilaksanakan
dalam rangka rnengembangkan wawasan manajemen bagi pejabat
structural dan pejabat fungsional.
Jenis Diklat Pengembangan Kepemimpinan sebagaimana dimaksud
ayat (4) terdiri antara lain:
Disesuaikan dengan Permenkes 971 th 2009 tentang Standar Kompetensi
Pejabat Struktural

Pasal 7
(1)

(2)
(3)

(4)

Diklat Fungsional dilaksanakan untuk mencapai persyaratan kompetensi


yang diperlukan dan dibutuhkan dalam pelaksanaan tugas fungsional
administrative dan tugas fungsional pelayanan kesehatan di lingkungan
RSUD Al Ihsan.
Jenis Diklat Fungsional sebagaimana dimaksud ayat (1) terdiri dan Diklat
Fungsional Administrasi dan Diklat Fungsional Pelayanan (dokter, perawat,
penunjang medik).
Jenis Diklat Fungsional Administrasi terdiri antara lain
a. Diklat Pustakawan
b. Diklat Arsiparis
c. Diklat Pranata Komputer
d. Diklat Perencana
e. Diklat Auditor
f. Diklat Statisi
g. Diklat Penganalisis Organisasi
h. Diklat Analis Kepegawaian
i. Diklat Litkayasa
j. Diklat Widyaiswara Administrasi
Jenis Diklat Fungsional Tenaga Teknis terdiri antara lain:
a. Diklat Dokter
b. Diklat Perawat
c. Diklat Penunjang Medik
Pasal 8

(1)
(2)

Diklat Teknis dilaksanakan untuk mencapai persyaratan kompetensi teknis


yang diperlukan untuk pelaksanaan tugas administrative dan tugas
teknis profesi di lingkungan RSUD Al Ihsan.
Jenis Diklat Teknis sebagaimana dimaksud ayat (1) terdiri dari:
a. Diklat Teknis Administratif
b. Diklat Teknis Profesi

(3)

Diklat Teknis Administratif terdiri antara lain:


a. Diklat perencanaan
b. Diklat kepegawaian
c. Diklat keuangan
d. Diklat perlengkapan
e. Diklat keprotokolan
f. Diklat penelitian
g. Diklat Penyelenggara Program Diklat Administrasi

(4)

Diklat Teknis Profesi terdiri antara lain:

a. disesuaikan dengan profesi masing-masing


(1)
(2)
(3)

Pasal 9
Jenjang Diklat Kepemimpinan mengikuti ketentuan yang telah ditetapkan
Pergub Kepegawaian.
Jenjang Diklat Fungsional diatur dalam pedoman yang ditetapkan Direktur
RSUD Al Ihsan setelah berkoordinasi dengan unit teknis dan berkonsultasi
dengan instansi pembina jabatan fungsional.
Jenjang Diklat Teknis diatur dalam pedoman yang ditetapkan oleh Direktur
RSUD
Al
Ihsan
setelah
berkonsultasi
dengan unit kerja jabatan teknis yang bersangkutan.
BAB IV
KURIKULUM DAN METODE

(1)

(2)
(3)
.
(5)
(6)

(1)

(2

(3)

Pasal 10
Kurikulum Diklat di lingkungan RSUD Al Ihsan disusun berdasarkan
kompetensi jabatan, output Diklat, kebutuhan perkembangan pelaksanaan
tugas dan fungsi organisasi, perkembangan ilmu pengetahuan dan
teknologi, serta norma-norma islami.
Penyusunan dan pengembangan kurikulum Diklat dilakukan dengan
melibatkan pengguna lulusan, peiiyelenggara Diklat, widyaiswara,
peserta dan alumni Diklat, tenaga ahli, dan unsur lain yang terkait.
Penyusunan dan pengembangan kurikulum Diklat sebagaimana dimaksud
ayat (2), dilakukan oleh Tim Kurikulum Diklat RSUD Al Ihsan yang dibentuk
dan ditetapkan oleh Direktur RSUD Al Ihsan.
Kurikulum Diklat fungsional dan Diklat teknis di lingkungan RSUD Al Ihsan
disusun oleh Tim Kurikulum Diklat RSUD Al Ihsan
Tim Kurikulum terdiri dari Bagian Diklat, perwakilan Komite Medis, Komite
Keperawatan, Komite Adminitrasi& Penunjang dan Unit Teknis Terkait.
Pasal 11
Metode yang digunakan adalah cara pembelajaran bagi orang dewasa
(andragogi), serta disesuaikan dengan perkembangan ilmu pengetahuan
dan teknologi yang menggambarkan kebutuhan praktis dan
pengembangan din peserta, bersifat interaksi antara peserta dengan
widyaiswara dan antar peserta, menyenangkan, dinarnis dan fleksibel
Metode Diklat sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diterapkan dalam
bentuk kegiatan pembelajaran seperti: ceramah, diskusi, praktek/latihan,
studi banding, studi kasus, simulasi, bermain peran, dan belajar dengan
menggunakan media.
Metode Diklat sebagaimana dimaksud pada ayat (2), dipilih dan diterapkan
secara seimbang pada setiap proses Diklat.

BAB V
PESERTA
Pasal 12
Peserta Diklat Prajabatan adalah semua pegawai baru RSUD Al Ihsan.
(1)
(2)

Pasal 13
Peserta Diklatpim adalah pegawai yang telah atau akan menduduki jabatan
struktural.
Pegawai yang akan mengikuti Diklatpim tingkat tertentu tidak
dipersyaratkan mengikuti Diklatpim tingkat di bawahnya.

Pasal 14
Peserta Diklat Fungsional adalah pegawai yang akan atau telah menduduki
Jabatan Fungsional tertentu.
Pasal 15
Peserta Diklat Teknis adalah pegawai yang dalam pelaksanaan tugasnya
membutuhkan peningkatan kompetensi teknis tertentu.
(1)

(2)
(1)

(2)

(1)

Pasal 16
Penentuan calon peserta Diklat bersifat selektif dan merupakan penugasan
dengan memperhatikan kebutuhan organisasi dan pengembangan karier
pegawai pada jabatan struktural, jabatan fungsional maupun jabatan teknis
tertentu.
Penentuan calon peserta ditetapkan oleh pejabat yang berwenang.
Pasal 17
Calon peserta Diklat harus mernenuhi persyaratan umum sebagai
berikut:
a. Memiliki akhlak dan moral yang baik
b. Memiliki potensi untuk dikembangkan
c. Memiliki komitmen, dedikasi dan loyalitas terhadap tugas dan
organisasi.
d. Memiliki kemampuan menjaga reputasi din dan instansinya
e. Memiliki motivasi yang tinggi untuk meningkatkan kompetensi
f. Memiliki prestasi baik dalam rnelaksanakan tugas.
g. Memiliki jasmani dan rohani yang sehat
Persyaratan khusus bagi calon peserta Diklat akan diatur dalam petunjuk
pelaksanaan masing-masing jenis Diklat.
Pasal 18
Untuk rnelaksanakan seleksi calon peserta Diklat dibentuk Tim Seleksi
Peserta Diklat Instansi (TSPDI)

(2)
(3)
(4)
(6)

TSPDI terdin atas Direksi, Ka Bag/Bid dan Komite Medis, Komite


Keperawatan serta Komite Adminitrasi& Penunjang
Seleksi calon peserta Diklatpim Tingkat I, II, dan III dilakukan oleh TPSDI
Seleksi calon peserta Diklatpim Tingkat IV dilakukan oleh Bagian Diklat.
Seleksi calon peserta Diklat Fungsional dan Teknis dilakukan oleh pimpinan
satuan organisasi yang bersangkutan dan ditetapkan oleh
Direktur RSUD Al Ihsan.
BAB VI
TENAGA KEDIKLATAN
Pasal 19

Tenaga kediklatan terdiri dari:


a. Widyaiswara
b. Widyaiswara Luar Biasa
c. Pengelola Lembaga Diklat
d. Tenaga profesional keDiklatan
Pasal 20
(1) Widyaiswara adalah PNS yang diangkat sebagai pejabat fungsional oleh
pejabat yang berwenang dengan tugas, tanggung jawab, wewenang untuk
mendidik, mengajar dan atau melatih-pegawai pada lembaga Diklat
pemerintah.
(2) Widyaiswara luar biasa adalah pejabat atau seseorang yang bukan
Widyaiswara dan bukan pengelola lembaga Diklat pemerintah, tetapi karena
keahlian, kemampuan, atau kedudukannya, diikutsertakan dalam kegiatan
Diklat dan ditetapkan oleh Kepala Badan Litbang Agama dan Diklat
Keagamaan.
(3) Pengelola Lembaga Diklat adalah pegawai yang bertugas mengelola
program Diklat pada Bagian Diklat RSUD Al Ihsan
(4) Tenaga profesional keDiklatan ialah para pakar atau praktisi di bidang
tertentu baik dan lembaga pendidikan maupun Lembaga Swadaya
Masyarakat yang ditunjuk secara resmi oleh Direktur RSUD Al Ihsan.
Pasal 21
Penugasan tenaga kediklatan pada berbagai jenis dan jenjang Diklat di
lingkungan RSUD Al Ihsan ditetapkan oleh Direktur RSUD Al Ihsan.
BAB VII
SARANA DAN PRASARANA
Pasal 22

(1)
(2)

Sarana dan prasarana Diklat ditetapkan sesuai dengan jenis, jenjang,


dan jumlah peserta Diklat, guna mendukung kelancaran keberhasilan
proses belajar mengajar.
Standarisasi sarana dan prasarana Diklat ditetapkan oleh Wadir SDM dan
Diklat
dengan
mengacu
pada
standar
akreditasi yang ditetapkan oleh Instansi Pembina.

Pasal 23
Apabila sarana dan prasarana yang dibutuhkan dalam penyelenggaraan Diklat
tertentu belum dimiliki, maka dapat memanfaatkan sarana dan
prasarana dan pihak lain berdasarkan ketentuan yang berlaku.
BAB VIII
PEMBIAYAAN
Pasal 24
Pernbiayaan Diklat dibcbankan pada DPA RSUD Al Ihsan dan sumber anggaran
lainnya
sepanjang
tidak
bertentangan dengan ketentuan yang berlaku.
(1)

(2)

Pasal 25
Komponen pembiayaan Diklat meliputi penyusunan kebutuhan Diklat,
penyusunan disain dan program Diklat, penyusunan kurikulum dan silabus,
penyusunan bahan standar, penyusunan standar sarana dan prasarana,
pengadaan sarana dan prasarana, pembinaan, penyelenggaraan,
pengendalian dan pemantauan, serta evaluasi dan penilaian.
Rincian biaya untuk setiap komponen pembiayaan Diklat disesuaikan
dengan pedoman pembiayaan yang dikeluarkan oleh pemerintah provinsi
jawa barat.

BAB IX
PERENCANAAN DIKLAT
Pasal 26
(1)

(2)

Setiap satuan organisasi di Iingkungan RSUD Al Ihsan menyusun rencana


kebutuhan Diklat berdasarkan kebutuhan pengembangan kompetensi dan
persyaratan jabatan dalam rangka pelaksanaan tugas organisasi dan
rencana pengembangan karier pegawai pada satuan organisasi yang
bersangkutan.
Bagian Diklat melakukan koordinasi penyusunan prioritas kebutuhan Diklat
dengan satuan organisasi di wilayah kerja masing-masing.

(3)
(4)

Bagian Diklat menyelenggarakan Rapat Konsultasi Perencanaan Program


Diklat guna menyusun prioritas kebutuhan Diklat masing-masing satuan
organisasi di lingkungan RSUD Al Ihsan.
Bagian Diklat bersama Bagian SDM, Bagian Perencanaan, dan unit terkait
membahas usulan prioritas kebutuhan Diklat setiap satuan organisasi pusat
dan daerah, untuk bahan penyusunan DPA.

Pasal 27
Berdasarkan prioritas program Diklat yang telah ditetapkan, Bagian Diklat
melakukan koordinasi dengan Wadir SDM dan Diklat guna rnenyusun disain
program setiap jenis Diklat yang meliputi sasaran, kurikulum, silabus, hahan ajar,
kepesertaan,
dan
mekanisme
penyelenggaraan.
BAB X
PENYELENGGARAAN
Pasal 28
(I)
(2)
(3)
(4)

(1)
(2)
(3)
(4)
(5)

Penyelenggaraan Diklat pegawai di lingkungan RSUD Al Ihsan menjadi


tanggung jawab dan kewenangan Bagian Diklat.
Pelaksanaan Diklatpim tingkat II dan III, Diklat fungsional dan Diklat teknis
administrasi menjadi tanggung jawab Bagian Diklat.
Pelaksanaan Diklat fungsional dan Diklat teknis menjadi tanggung jawab
Bagian Diklat.
Pelaksanaan Diklatpim tingkat IV, Diklat fungsional administrasi, Diklat
fungsional, Diklat teknis administrasi, dan Diklat teknis pelayanan
kesehatan serta Diklat prajabatan dilaksanakan oleh Bagian Diklat.

Pasal 29
Setiap pelaksanaan Diklat di lingkungan RSUD Al Ihsan mengikuti pedoman
setiap jenis dan jenjang Diklat yang ditetapkan.
Pelaksanaan Diklat dapat dilakukan secara klasikal atau non kiasikal.
Pelaksanaan Diklat secara klasikal dilakukan dengan tatap muka
Pelaksanaan Diklat non klasikal dapat dilakukan dengan pelatihan di alam
terbuka, Dikat Di Tempat Kerja (DDTK), pelatihan dengan
sistem jarak jauh dan penugasan.
Dalam pelaksanaan Diklat klasikal jumlah peserta ditetapkan maksimum 40
orang,
sedangkan
untuk
Diklat
non
klasikal
disesuaikan
dengan kebutuhan.
BAB XI
PENGENDALIAN, EVALUASI DAN PELAPORAN

Pasal 30
(1)
(2)
(3)
(4)

Pengendalian adalah kegiatan atau upaya pemeriksaan, pengecekan dari


tindakan sejenis yang bertujuan agar pelaksanaan kegiatan terlaksana;
sesuai dengan rencana.
Sasaran pengendalian meliputi perencanaan, pelaksanan dan pelaporan.
Pengendalian terhadap Diklat di Iingkungan RSUD Al Ihsan dilakukan oleh
Bagian Diklat.
Pengendalian Diklat dapat dilakukan secara langsung di tempat
penyelenggaraan Diklat dengan memberikan bimbingan dan pengarahan
serta pengumpulan data, atau secara tidak langsung dengat melakukan
pengkajian dan pengolahan laporan.
Pasal 31

(1)
(2)
(3)

(1)

(2)
(3)
(4)

(5)
(6)

Evaluasi
adalah
penilaian
terhadap
keberhasilan perencanaan
pelaksanaan, dan pelaporan kegiatan sesuai dengan tujuan yang ingin
dicapai.
Sasaran evaluasi Diklat adalah mengukur tingkat keberhasilan proses
pelaksanaan Diklat dan pencapaian hasil Diklat.
Hasil evaluasi yang berkaitan dengan prestasi akademik, keterampilan dan
sikap peserta Diklat, dijadikan sebagai salah satu bahan pembinaan dan
pengembangan karir pegawai.
Pasal 32
Pelaporan Diklat merupakan media pertanggungjawaban yang
mengemukakan informasi tentang perkembangan pelaksanaan serta
pencapaian kinerja disertai analisis keberhasilan yang dicapai atau kendala
yang masih dihadapi dalam penyelenggaraan Diklat.
Aspek pelaporan Dikat meliputi : kurikulum, peserta, widyaiswara,
pembiayaan, sarana dan prasarana, pclaksanaan, bahan, metode dan
jangka waktu pelaksanaan.
Kegiatan pelapoian meliputi laporan persiapan dan laporan pelaksanaan
Diklat.
Laporan persiapan disampaikan selarnbat-lambatnya 10 hari sebelum
waktu pelaksanaan Diklat kepada:
a. Bagian Diklat untuk kegiatan Diklat kepemimpinan, Diklat fungsional
administrasi dan Diklat teknis administrasi.
b. Bagian Diklat untuk kegiatan Diklat fungsional dan Diklat teknis.
Laporan pelaksanaan disampaikan selambat-lambatnya 10 hari setelah
selesai pelaksanaan Diklat kepada Bagian Diklat.
Laporan prestasi akademik dan hasil penilaian sikap peserta Diklat
disampaikan kepada Bagian Diklat.
Pasal 33

Standar pengendalian evaluasi dan pelaporan diatur lebih lanjut oleh


Kepala Bagian Diklat.
BAB XII
PEMBINAAN
Pasal 34
Pembinaan Diklat di lingkungan RSUD Al Ihsan dilakukan dengan mengacu
kepada ketentuan yang ditetapkan oleh Instansi Pembina.
BAR XIII
AKREDITASI DAN SERTIFIKASI
(1)
(2)
(3)
(4)
(5)

Pasal 35
Untuk menjamin standar mutu dan kelayakan bagi penyelenggaraan Diklat,
perlu
dilakukan
akreditasi
terhadap
lembaga
Diklat
yang
bersangkutan.
Akreditasi Diklat merupakan penilaian dan pengakuan formal mengenai
kelayakan suatu lembaga Diklat.
Akreditasi Diklat meliputi unsur kelembagaan, program, widyaiswara dan
SDM penyelenggara.
Sertifikasi adalah pemyataan tertulis tentang kewenangan lembaga Diklat
untuk menyelenggarakan jenis dan jenjang Diklat tertentu.
Pelaksanaan akreditasi dan sertifikasi Diklat akan diatur lebih lanjut oleh
Bagian
Diklat
sesuai
dengan
ketentuan yang berlaku.
BAB XIV
SURAT KETERANGAN DIKLAT

(1)
(2)
(3)
(4)

Pasal 36
Setiap peserta Diklat yang telah selesai dan dinyatakan lulus dan suatu
program Diklat diberikan Surat Keterangan Diklat.
Surat Keterangan Diklat sebagaimana dimaksud ayat (1), berupa Surat
Tanda Tarnat Pendidikan dan Pelatihan (STTPP), Sertifikat atau
Piagarn.
Ketentuan tentang Surat Keterangan Diklat akan diatur lebih lanjut oleh
Kepala
Bagian
Diklat
sesuai
dengan ketentuan yang berlaku.
Kewenangan memberikan Surat Keterangan Diklat di lingkungan RSUD Al
Ihsan berada pada Kepala Bagian Diklat.
BAB XV
KETENTUAN LAIN-LAIN
Pasal 37

(1)
(2)

Diklat dalam jabatan dapat dilakukan melalui program pendidikan formal


D2, D3, SI, S2 dan S3 sesuai kebutuhan.
Prosedur dan mekanisme pelaksanaan program pendidikan formal
sebagaimana dimaksud ayat (I) mengikuti ketentuan yang berlaku.

BAB XVI
PENUTUP
(1)
(2)

Pasal 38
Hal-hal yang belum diatur dalam Keputusan mi, akan diatur leb lanjut oleh
Kepala
Bagian
Diklat
berkoordinasi dengan unit terkait.
Keputusan ini mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan.
Ditetapkan di : Bandung
Pada tanggal :
Direktur RSUD Al Ihsan