Anda di halaman 1dari 3

FARMASI 3C ( Absen 13 18 )

ISO PROPIL ALKOHOL

Isopropil (Alkohol 2-propanol/( CH3)2CHOH) BM 60,10


Pemerian cairan jernih tidak berwarna, bau khas mirip etanol, rasa membakar dan mudah
terbakar. Kelarutan mudah larut dalam air dalam kloroform P dan dalam eter P. Bersifat racun
bila diminum. Isopropil alkohol dibuat dari hidrasi suatu alkena yang berasal dari
perengkahan (crakcing) minyak bumi.
Reaksi identifikasi isopropil alkohol
1. Uji Logam Na ( Insan Kamil G )
Dalam percobaan ini iso propil alkohol direaksikan dengan logam Na yang
kemudian akan menghasilkan gas hidrogen, reaksinya :
2C3H7OH + 2Na 2C3H7ONa + H2
2. Uji Lucas ( Iqlima Sarah )
Uji Lucas dalam alkohol adalah tes untuk membedakan antara alkohol primer,
sekunder dan tersier. Hal ini didasarkan pada perbedaan reaktivitas dari tiga kelas
alkohol dengan hidrogen halida . Uji lucas dapat dilakukan dengan mereaksikan iso
propil alkohol dengan pereaksi lucas ( asam klorida dengan seng klorida).
ZnCl2
(CH3)2 CHOH + HCl (CH3)2CHCl + H2O
ZnCl2
Iso propil alkohol + asam klorida larutan keruh
ZnCl2 berfungsi sebagai katalis untuk memercepat reaksiantara senyawa yang
memiliki gugus alkohol dengan HCl. Reagen melarutkan alkohol, menghilangkan
gugus OH, membentuk karbokation. Kecepatan reaksi ini sebanding dengan energi
yang dibutuhkan untuk membentuk karbokation, sehingga tersier, benzilik, dan
karbokation allylic bereaksi cepat, sementara yang lebih kecil, substitusi kurang,

FARMASI 3C ( Absen 13 18 )

alkohol bereaksi lebih lambat. Hal ini disebabkan oleh karbokation segera bereaksi
dengan ion klorida yang mudah larut dalam chloroalkane.
3. Reaksi dengan reagen vanillin dan asam sulfat ( Irma Retnasari )
OH

CH3CH=CH2 + H2O

CH3CHCH3

Isopropyl alcohol + vanillin + H2SO4 P

merah

diencerkan dengan air

Ungu
4. Uji Oksidasi ( Kania Oktapiani )
Untuk uji oksidasi pertama-tama iso propil alkohol ditambahakan dengan larutan
kalium dikromat.
C3H7OH + K2Cr2O7 C2H5COH
Oksidator ion dikromat yang berwarna jingga jika bereaksi sebagai oksidator akan
direduksi menjadi ion kromium III sehingga jika alkohol dioksidasi oleh oksidator ini
maka dapat diamati perubahan warna larutan yang terjadi. Pada hasil percobaan ini
iso propil menghasilkan larutan berwarna hijau dan berbau menyengat yang
dihasilkan dari propanol yang terbentuk.
5. Uji esterifikasi ( Kiki Khandea )
Dalam percobaan ini, asam asetat direaksikan dengan iso propil alkohol menghasilkan
larutan bening homogen. Kemudian ditambahkan H2SO4 ke dalam larutan tersebut
setelah direaksikan, larutan berubah menjadi berwarna maroon muda (mendekati
pink) dan tercium bau seperti obat. reaksi yang terjadi yaitu:
CH3CH(CH3)OH + CH3COOH + Katalis H2SO4 --> CH3COOCH(CH3)2+ H2O
perubahan warna menjadi maroon muda yang menandakan terbentuknya ion
kompleks. Penambahan asam sulfat ini berfungsi sebagai katalis asam dan juga

FARMASI 3C ( Absen 13 18 )

berfungsi sebagai sumber proton untuk terjadinya protonasi terhadap atom oksigen
pada gugus karbonil.
6. Reaksi iodoform ( Laila Awaliyah D )
Dengan menyiapkan tabung reaksi, kemudian masukan 2 ml larutan iso propil alkohol
dan tambahkan 2 ml iodin, sambil mengaduk tambahkan NaOH 6 M hingga warna
iodin berubah menjadi kuning muda dan bau yang menyengat Hal ini disebabkan
karena alkohol bereaksi dengan hidrogen halida menghasilkan alkil halida. Berarti
pada setiap sampel alkohol mengandung iodoform. Reaksinya :
(CH3)2CHCOH + 3I2 + NaOH CHI3 + CHOONa + 3 HI