Anda di halaman 1dari 5

FISIKA MATERIAL DAN DIVAIS NANO

diajukan untuk memenuhi tugas mata kuliah Fisika Material dan Divais Nano
(FI6131)

Oleh:
PUSPORINI
20214021

JURUSAN FISIKA
FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG
Agustus, 2015

FISIKA MATERIAL DAN DIVAIS NANO


PENGERTIAN
Fisika material yaitu ilmu fisika yang mempelajari sifat-sifat material, gejalagejala, interaksi suatu material, dan perubahan dari hasil interaksi tersebut.
Sedangkan untuk pengertian divais terdapat beberapa pengertian yaitu diantaranya
adalah [1]: (1) An object, machine, or piece of equipment that has been made for
some special purpose; (2) A weapon that explodes; (3) Something that is done in
order to achieve a particular effect; (4) A piece of equipment or a mechanism
designed to serve a special purpose or perform a special function.
Pengertian nano adalah one billionth part of something [2], yaitu satu per milyar
dari suatu bagian. Divais nano sendiri tidak harus selalu terkait dengan
elektronika. Misalnya gigi-gigi berukuran nano dapat disebut dengan divais nano.
Maka dapat dibuat kesimpulan bahwa pengertian fisika material dan divais nano
adalah ilmu fisika yang mempelajari suatu material dan piranti atau alat yang
berukuran nano atau alat yang dapat menghasilkan material berukuran nano.
Pertama kali konsep nanoteknologi diperkenalkan oleh Richard Feynman pada
sebuah pidato ilmiah yang diselenggarakan oleh American Physical Society di
Caltech (California Institute of Technology), pada 29 Desember 1959. dengan
judul "There's Plenty of Room at the Bottom" [3].
Nano teknologi erat kaitannya dengan nano sains, yaitu ilmu dimana manusia
berusaha untuk mempelajari berbagai gejala-gejala alam yang berukuran
nanometer. Secara konseptual, nanosains dan nanoteknologi tidak terlepas dari
mekanika kuantum. Nanoteknologi dapat didefinisikan sebagai aplikasi nanosains
dalam berbagai bidang kehidupan atau sebagai rekayasa dalam pembuatan
material, fungsional, maupun piranti dalam skala nanometer [4].
APLIKASI TEKNOLOGI NANO
Para ilmuwan yakin bahwa teknologi nano akan membawa pengaruh yang penting
di berbagai bidang yaitu: (1) Bidang medis dan kesehatan; (2) Produksi dan

konservasi energi; (3) Kebersihan dan perlindungan lingkungan; (4) Elektronik,


komputer dan sensor; dan (5) Keamanan dan pertahanan dunia.
1. Bidang medis/kesehatan dan farmasi
Terdapat beberapa aplikasi dari nano teknologi pada bidang kesehatan dan
farmasi seperti tampak pada gambar 1 dibawah ini.

Gbr 1. Berbagai aplikasi nano teknologi dalam bidang kesehatan dan farmasi.
Di dunia kesehatan, teknologi nano berperan dalam meningkatkan kualitas
produksi dan keamanan (safety performance), membantu kelarutan, stabilitas,
dan kemampuan penyerapan obat, dan dapat mendeteksi kanker [3].
Di bidang farmasi dan kesehatan, produk-produk kesehatan telah menggunakan
partikel nano untuk meningkatkan efektifitas obat. Para pakar di bidang ini kini
tengah mengembangkan nanoteknologi untuk drug targeted dan drug delivery
system. Obat yang diproduksi dapat mencapai target dengan dosis tertentu yang
lebih efisien dan efektif [5].
2. Produksi dan konservasi energi
Di bidang transportasi teknologi nano mampu mengurangi penggunaan bahan
bakar, selain itu ditemukan solar sel yang bisa mengurangi sumber energi fosil,
nanoteknologi memungkinkan penemuan baterai dengan kapasitas tinggi dan
bertahan lama, dan nanoteknologi memungkinkan penghematan energi karena
nanoteknologi memungkinkan penggunaan hydrogen sebagai sumber energi
baru. Sel bahan bakar adalah salah satu baterai alternatif yang mempunyai
kapasitas energi terbesar dalam konversi energi dengan menggunakan proton
hydrogen dan oksigen sebagai bahan bakarnya [6].
3. Kebersihan dan perlindungan lingkungan

Teknologi nano memberikan jalan keluar mengatasi polusi yaitu dengan


penguasaan nanoteknologi akan mengurangi gas buang dan limbah, serta
dengan menggunakan nanofilter akan mampu menyaring debu, gas, dan
partikel berukuran di bawah orde satu mikro. Sistem penyaringan air bio
dengan gabungan teknologi nano berfungsi untuk menghilangkan bakteri dan
virus, menyingkirkan toksin dari tubuh, memperbaiki sistem metabolisme dan
ketahanan tubuh [6].
4. Elektronik, komputer dan sensor
Tujuan utama aplikasi nanoteknologi di bidang elektronika adalah untuk
meningkatkan tenaga, kapasitas, dan kecepatan alat. Sebagai contoh, untuk
komputer, perakitan berbasis nanoteknologi akan dilakukan secara bottom up.
Dengan demikian, hasil yang diharapkan antara lain, ukuran chips yang 3
sampai 4 kali lebih kecil, daya dengan 2 sampai 3 kali lebih besar, dan tidak
diperlukan start up time. Selain itu, memori komputer akan dirancang
menggunakan nanodot (nano titik) berbasis nikel. Akibatnya, kapasitas
penyimpanannya diharapkan dapat mencapai orde terabyte [4].
Selain itu terdapat pula nano robot yang mempunyai kegunaan untuk
mengobati penyakit kanker. Caranya, obat kanker dimasukkan ke dalam nano
robot, kemudian ditusukkan ke jari si penderita, dengan remote control, robot
bisa diarahkan untuk mencari sendiri sel-sel kanker yang menyebar di dalam
tubuh. Ketika sampai di tempat sel-sel kanker tersebut, robot akan melepaskan
obat, kemudian sel kanker akan mati dan hancur. Sel itu akan keluar melalui
pembuangan kotoran manusia bersama nano robot [5].
Nano teknologi juga bisa berkembang menjadi karbon nano chip, yang
merupakan bahan sangat kuat dan ringan, yang akan membuat revolusi
kekuatan material. Artinya, nano chip mampu mempengaruhi industri ruang
angkasa, dan industri automotif. Tiap mobil yang dilapisi karbon nano chip
akan membuat mobil tersebut kuat mencapai seratus kali kekuatan baja [5].
5. Keamanan dan pertahanan dunia/ Bidang militer
Penginderaan di malam hari dan sensor suhu digunakan oleh tentara, pilot
pesawat terbang, dan pesawat terbang tanpa awak. Inti dari penginderaan
malam hari (night vision) adalah adalah lempeng microchannel (microchannel

plate-MCP). Elektron-elektron akan melewati ribuan microchannel yang


nantinya akan melipat gandakan jumlah elektron. Selanjutnya elektron-elektron
tersebut akan melewati layar fosfor [4]. Ilustrasi penginderaan malam hari
dapat diamati pada gambar 2 di bawah ini.

Gbr 2. Teknologi penginderaan di malam hari. (a) Mekanisme berkas elektron


bergerak sepanjang alat night vision. (b) Hasil kenampakan suatu daerah
jika diteropong melalui alat night vision.
DAFTAR PUSTAKA
[1] http://www.merriamwebster.com/dictionary/device
[2] http://www.merriamwebster.com/dictionary/nano1
[3] http://superflavo.blogspot.com/2013/03/apakahteknologinanoitusejarah.html
[4] Dwandaru WSB, Aplikasi Nanosains dalam Berbagai Bidang Kehidupan:
Nanoteknologi; Yogyakarta. Diunduh dari
http://staff.uny.ac.id/sites/default/files/penelitian/Dr.%20Wipsar%20Sunu
%20Brams%20Dwandaru,%20S.Si.,M.Sc.,%20Ph.D/APLIKASI
%20NANOSAINS%20DALAM%20KEHIDUPAN%20SEHARI.pdf
[5] http://subari.blogspot.com/2009/02/teknologinanosensor.html
[6] http://subari.blogspot.com/2008/07/peranteknologinanonanotechnology.html