Anda di halaman 1dari 1

Pemalsuan perizinan dilakukan dengan berbagai cara yang salah satunya memanfaatk

an perkembangan teknologi, seperti yang di lansir oleh beritasatu.com [2] modus


pemalsuan izin dilakukan melalui scanning blangko perizinan yang kemudian diguna
kan untuk membuat perizinan palsu, perizinan palsu ini tentu saja tidak terdafta
r secara resmi di pihak pengelola perizinan namun perizinan palsu ini tidak dapa
t di deteksi dengan cepat karena belum ada nya metode verifikasi cepat perizinan
.
Untuk menangulangi bila QR code tidak dapat terbaca maka di sertakan kode akses
yang nantinya di gunakan untuk melakukan verifikasi perizinan melalui aplikasi w
eb verifikasi perizinan. Selain menyediakan layanan untuk membangkitkan QR Code,
layanan ini juga berfungsi sebagai layer akses ke basis data perizinan yang nan
tinya di gunakan oleh aplikasi web saat verifikasi perizinan di lakukan.
Server di gunakan untuk memproses data-data yang ada pada warkah perizinan, QR c
ode di sandikan dari nomor serial perizinan ditambah dengan kode akses, kode aks
es di hasilkan secara acak, setiap nomor serial perizinan memiliki kode akses ya
ng unik, hal ini gunakan untuk membatasi akses ke data perizinan sehingga data p
erizinan hanya bisa di akses jika pengakses memang memegang warkah perizinan yan
g bersangkutan. Kode akses ini juga digunakan untuk mengakses data perizinan mel
alui website sebagai langkah antisipasi bilamana QR code tidak dapat terbaca.
Selain menyediakan fungsi pengolahan data perizinan dan penyandian QR code bagia
n sistem ini juga berfungsi sebagai layer akses ke basis data perizinan. Layer i
ni berfungsi sebagai penyedia data perizinan yang nantinya di akses oleh Smartp
hone dan Website saat melakukan verifikasi perizinan.